RSUD Bombana Dinilai dalam Lomba Kebersihan Antar-OPD

Bombana – BLU RSUD Kabupaten Bombana menjadi salah satu peserta dalam penilaian lomba kebersihan kantor antar-OPD yang digelar Pemerintah Kabupaten Bombana sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Penilaian dilaksanakan oleh tim juri pada Jumat (15/8/2025).

Tim penilai yang terdiri dari lima unsur—Tim Penggerak PKK, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, dan perwakilan jurnalis—disambut oleh Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Bombana Apt. Muh. Alwi, S.Si., MM, bersama Kabid Penunjang Medis dan Nonmedis Yuliana, SKM, serta jajaran kepala seksi dan staf. Mereka mendampingi proses penilaian yang mencakup pemeriksaan seluruh ruang kerja, ruang pelayanan, hingga lingkungan luar rumah sakit. Pada kesempatan tersebut, para juri menilai kebersihan, kerapian, kelengkapan fasilitas, dan estetika lingkungan sebagai indikator utama lomba.

Wakil Ketua TP PKK Bombana, Ny. Henny Setiawati Ahmad Yani, menyampaikan apresiasi atas kondisi rumah sakit yang dinilainya bersih dan tertata. “Untuk kebersihan, kami nilai bersih. Jendela, ventilasi, dan ruangan dalam keadaan rapi. Toilet juga bersih dan bagus karena tersedia fasilitas laktasi serta layanan bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian besar indikator penilaian sudah terpenuhi dengan baik. “Kita lihat dari indikator-indikator penilaian, semuanya sudah cukup baik,” tambahnya.

Rumah sakit ini tampil cukup memuaskan setelah melakukan pembenahan di berbagai titik beberapa hari sebelum penilaian. Upaya tersebut tidak terlepas dari partisipasi seluruh pegawai. Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Bombana menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah berkontribusi. “Kami berharap kebersihan tetap menjadi budaya kita bersama, dan semoga lomba ini menjadi motivasi bagi civitas rumah sakit untuk terus menjaga kenyamanan lingkungan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, RSUD Bombana tidak hanya menunjukkan komitmen pada peningkatan kualitas layanan, tetapi juga mempertegas bahwa lingkungan kerja yang bersih memberikan dampak besar bagi kenyamanan pasien, pegawai, dan seluruh pengunjung.




Pemkab Bombana dan DPRD Sepakati RPJMD 2025–2029

Bombana, sultranet.com | Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dengan agenda Persetujuan Bersama terhadap Hasil Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Rapat berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Bombana, Kamis, 14 Agustus 2025.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, serta dihadiri para wakil ketua, anggota dewan, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, dan undangan lainnya. Suasana rapat berlangsung tertib dan penuh nuansa kebersamaan antara eksekutif dan legislatif.

Dalam kesempatan itu, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama yang solid dalam membahas Raperda RPJMD hingga mencapai tahap persetujuan bersama. Ia menegaskan bahwa dokumen RPJMD menjadi pedoman pembangunan strategis daerah untuk lima tahun ke depan.

“RPJMD ini bukan hanya dokumen formal, tetapi komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Bombana yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing,” kata Burhanuddin dalam sambutannya.

Bupati menekankan bahwa RPJMD 2025–2029 memuat arah pembangunan dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan perekonomian daerah, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bombana. Menurutnya, keberhasilan implementasi dokumen ini sangat bergantung pada sinergi semua pihak, baik pemerintah, DPRD, maupun masyarakat.

“Dengan persetujuan bersama ini, kita telah menyatukan pandangan untuk membawa Bombana lima tahun ke depan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera. RPJMD adalah pijakan untuk mewujudkan harapan itu,” tambah Burhanuddin.

Persetujuan bersama ini menandai tahap akhir pembahasan di tingkat daerah sebelum Raperda RPJMD disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara untuk dievaluasi. Setelah melalui tahap evaluasi, dokumen tersebut akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang mengikat dan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan.

Rapat paripurna ini sekaligus memperlihatkan sinergi eksekutif dan legislatif dalam mengawal kebijakan pembangunan. Kerja sama yang erat antara Pemkab Bombana dan DPRD diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan disepakatinya RPJMD ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen menjadikan pembangunan lima tahun ke depan sebagai momentum untuk memperkuat sektor perekonomian, meningkatkan kualitas layanan publik, dan memperluas akses keadilan sosial bagi seluruh warga.




Bombana Ikuti Rakor Nasional Penguatan Fungsi Gubernur dalam Pembinaan Produk Hukum Daerah

Bombana, sultranet.com | Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, bersama Asisten/Staf Ahli Setda Bombana dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting yang membahas Penguatan Fungsi Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat dalam Pembinaan dan Pengawasan Produk Hukum Daerah, Kamis, 14 Agustus 2025.

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Measa Laro Lantai 2 Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri. Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan diikuti kepala daerah, wakil kepala daerah, serta pejabat terkait dari seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Mendagri Tito menegaskan pentingnya peran gubernur dalam memastikan setiap produk hukum daerah sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Ia menekankan penguatan fungsi pembinaan dan pengawasan guna mendukung kebijakan nasional, memperkuat sinergi pusat dan daerah, sekaligus mencegah lahirnya regulasi yang dapat menghambat investasi maupun pelayanan publik.

“Produk hukum daerah harus harmonis dengan aturan nasional agar tidak menjadi hambatan bagi pembangunan dan pelayanan masyarakat. Gubernur memiliki fungsi strategis untuk memastikan sinkronisasi itu berjalan baik,” ujar Mendagri.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyampaikan komitmen daerahnya untuk mendukung langkah penguatan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara akan menjadi kunci terwujudnya regulasi yang harmonis.

“Kebijakan yang harmonis antara pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci terwujudnya pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” kata Ahmad Yani.

Rakor juga membahas strategi pendampingan, mekanisme evaluasi, serta langkah percepatan penyelarasan produk hukum daerah dengan kebijakan nasional. Melalui forum ini, diharapkan setiap daerah mampu memperkuat regulasi yang mendorong pembangunan daerah sekaligus menjaga kepastian hukum.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, hasil rakor menjadi acuan penting dalam memastikan setiap regulasi yang diterbitkan benar-benar mendukung pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Pemerintah daerah menilai harmonisasi kebijakan bukan hanya soal kepatuhan pada aturan, tetapi juga wujud komitmen dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berdampak langsung bagi masyarakat.




Pramuka Bombana Peringati HUT ke-64, Wabup Ajak Generasi Muda Perkuat Ketahanan Bangsa

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bombana menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64 di halaman Kantor Bupati Bombana. Upacara dipimpin Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Bombana, Kamis (14/8/2025).

Ratusan peserta dari berbagai kwartir ranting dan gugus depan turut menghadiri kegiatan tersebut. Hadir pula Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Pj. Sekda Bombana, para kepala perangkat daerah, jajaran Kwarcab, pembina, serta anggota pramuka dari seluruh wilayah Bombana. Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera merah putih, pembacaan Tri Satya dan Dasa Dharma, hingga penyematan tanda penghargaan bagi tokoh dan pembina pramuka yang dinilai berprestasi dalam pembinaan generasi muda.

Mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa,” upacara ini menegaskan kembali peran penting Gerakan Pramuka dalam menyiapkan generasi yang tangguh, disiplin, dan cinta tanah air. Dalam amanatnya, Wakil Bupati Bombana menyampaikan bahwa pembentukan karakter generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, salah satunya melalui pendidikan kepramukaan.

“Melalui pramuka, kita mendidik generasi penerus untuk siap menghadapi tantangan zaman, menjaga persatuan, dan mengabdi untuk bangsa,” ujarnya dalam sambutan yang disampaikan di hadapan seluruh peserta upacara.

Ia menambahkan, semangat kolaborasi menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan bangsa, terutama di tengah perkembangan teknologi, dinamika sosial, hingga tantangan global yang terus berubah. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki ruang besar dalam melahirkan kader-kader muda yang tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi dan kepemimpinan.

Upacara ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan HUT Pramuka ke-64 tingkat Kabupaten Bombana. Sebelumnya, serangkaian kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari Malam Ulang Janji, lomba ketangkasan kepramukaan, hingga bakti sosial yang melibatkan anggota pramuka dari berbagai tingkatan. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan memperkuat solidaritas, menanamkan nilai pengabdian, serta mendorong pramuka untuk terlibat langsung dalam aktivitas sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap momentum peringatan ini menjadi dorongan baru bagi pembina dan anggota pramuka untuk terus berinovasi dalam metode pembinaan, sehingga Gerakan Pramuka tetap relevan dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Dengan sinergi antara pemerintah, pembina, dan seluruh elemen pramuka, pembentukan karakter generasi muda yang berdaya saing dapat terus diperkuat.




Bombana Hadiri Rakor Nasional Penguatan Fungsi Gubernur dalam Pengawasan Produk Hukum Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat nasional yang membahas penguatan fungsi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dalam pembinaan dan pengawasan produk hukum daerah. Kegiatan yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting ini diikuti Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si bersama Asisten/Staf Ahli Setda dan pimpinan OPD terkait. Rakor dipusatkan di Ruang Rapat Measa Laro Lantai 2 Setda Bombana, Kamis (14/8/2025).

Rakor tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Toto Karnavian. Seluruh kepala daerah, wakil kepala daerah, serta pejabat terkait dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia turut mengikuti agenda tersebut secara serentak.

Dalam arahannya, Mendagri menegaskan urgensi memperkuat peran gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk memastikan seluruh produk hukum daerah selaras dengan peraturan perundang-undangan. Ia mengingatkan bahwa penyelarasan regulasi merupakan fondasi penting dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan memperkuat layanan publik.

“Pengawasan produk hukum daerah harus dilakukan secara konsisten agar tidak muncul regulasi yang dapat menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Mendagri dalam kesempatan tersebut.

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung langkah penguatan pembinaan dan pengawasan regulasi yang dilakukan pemerintah provinsi. Ia menyampaikan bahwa harmonisasi kebijakan lintas level pemerintahan menjadi kunci penting dalam mewujudkan tata kelola yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kebijakan yang harmonis antara pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci terwujudnya pemerintahan yang efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Rakor juga membahas strategi pendampingan daerah, mekanisme evaluasi, serta langkah percepatan penyesuaian produk hukum daerah dengan kebijakan nasional. Melalui forum ini, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas regulasi, memastikan kepatuhan, serta memperkuat koordinasi dalam implementasi kebijakan bidang pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.

Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah siap meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memastikan setiap regulasi yang disusun memenuhi prinsip legalitas, efektivitas, dan keberpihakan kepada masyarakat.




Raperda RPJMD Bombana 2025–2029 Disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) resmi menyetujui hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bombana. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si hadir langsung dalam rapat tersebut, Kamis (14/8/2025).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP dan dihadiri para wakil ketua, anggota dewan, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, serta undangan lainnya. Persetujuan bersama terhadap Raperda RPJMD menjadi momentum penting penataan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas proses pembahasan yang berlangsung efektif dan konstruktif. Ia menegaskan bahwa dokumen RPJMD bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan fondasi strategis pembangunan daerah.

“RPJMD ini bukan hanya dokumen formal, tetapi komitmen bersama untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan Bombana yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Dokumen RPJMD 2025–2029 berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan perekonomian daerah, dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bombana. Raperda ini juga mengatur kerangka kebijakan pembangunan lintas sektor, mulai dari reformasi birokrasi, pelayanan publik, peningkatan kualitas infrastruktur, hingga penguatan sektor unggulan daerah.

Bupati menekankan bahwa penyusunan RPJMD merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan arah pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi daerah. Ia menambahkan bahwa kerja sama eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan penyelesaian rancangan tersebut.

“Persetujuan ini adalah hasil kerja kolektif yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama,” tegasnya.

Persetujuan bersama ini menandai tahap akhir pembahasan di tingkat kabupaten sebelum dokumen tersebut diserahkan kepada Gubernur Sulawesi Tenggara untuk dievaluasi. Setelah proses evaluasi selesai, RPJMD akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah dan menjadi pedoman utama perencanaan pembangunan daerah hingga tahun 2029.

Dengan disahkannya Raperda RPJMD, pemerintah daerah kini memasuki fase implementasi kebijakan strategis yang diharapkan mampu memperkuat fondasi pembangunan Bombana sebagai daerah yang tumbuh, tangguh, dan kompetitif.




GTRA Bombana Sosialisasikan Reforma Agraria untuk Dorong Produktivitas Lahan di Desa Tongkoseng

Bombana, sultranet.com – Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana bersama Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) menggelar sosialisasi akses reforma agraria di Desa Tongkoseng, Kecamatan Tontonunu, sebagai langkah memperkuat pemahaman masyarakat terkait pemanfaatan dan pengelolaan lahan secara produktif. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pertanian melalui kehadiran Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Rahmatia, SP., MP, Kamis (14/08/2025).

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat penerima manfaat reforma agraria memiliki kemampuan, pendampingan, dan akses yang memadai untuk mengelola tanah secara berkelanjutan. Dalam forum dialog, peserta mendapatkan penjelasan mengenai arah kebijakan reforma agraria, strategi pemanfaatan tanah untuk usaha produktif, hingga penguatan kapasitas kelompok tani di tingkat desa.

GTRA menekankan pentingnya memaksimalkan potensi lokal melalui pendampingan usaha dan akses permodalan yang lebih mudah. Masyarakat juga diperkenalkan pada pola kemitraan yang dapat dibangun bersama berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan lembaga pembiayaan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mempercepat peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Tongkoseng.

Kepala Bidang PSP Dinas Pertanian, Rahmatia, SP., MP, mengatakan bahwa sinergi lintas instansi menjadi kunci keberhasilan reforma agraria di tingkat akar rumput. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menerima lahan, tetapi juga mendapatkan pembinaan dan akses usaha agar tanah tersebut benar-benar produktif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengawal peningkatan kapasitas kelompok tani agar mampu mengelola lahan secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat juga menerima informasi mengenai dukungan pemerintah dalam bentuk pelatihan, fasilitasi sarana produksi, pemberdayaan ekonomi desa, serta peluang kerja sama yang dapat membuka ruang usaha baru. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini mendorong warga untuk lebih percaya diri memanfaatkan potensi sumber daya alam yang dimiliki desanya.

Program ini menjadi bagian dari agenda strategis GTRA dalam memperkuat reforma agraria di Bombana, dengan harapan masyarakat Desa Tongkoseng dapat menikmati manfaat yang lebih luas dari pengelolaan tanah yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.




Pramuka Bombana Gelar Malam Ulang Janji HUT ke-64, Bupati Tekankan Pembentukan Karakter Pemuda

Bombana, sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bombana menggelar Malam Ulang Janji dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-64 di halaman Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu, 13 Agustus 2025.

Acara yang dipimpin langsung oleh Bupati Bombana selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini diikuti jajaran pengurus Kwarcab, kwartir ranting, pembina pramuka, serta anggota pramuka penegak dan pandega dari berbagai gugus depan.

Prosesi diawali dengan pembacaan ulang Janji Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka secara serentak oleh seluruh peserta. Momen ini menjadi pengingat komitmen pramuka untuk mengamalkan nilai-nilai luhur gerakan dalam kehidupan sehari-hari. Dilanjutkan dengan prosesi penyalaan obor oleh Bupati, kegiatan kemudian berlanjut dengan Pawai Obor yang diikuti seluruh peserta. Rombongan bergerak dari halaman Rumah Jabatan Bupati, menyusuri ibu kota Rumbia, dan kembali ke lokasi awal.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menyalaka obor
Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat menyalaka obor

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda. Menurutnya, Pramuka bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh dan peduli pada sesama.

“Pramuka bukan hanya belajar tali-temali atau baris-berbaris, tetapi membentuk insan yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan,” kata Burhanuddin.

Ia juga mengajak anggota Pramuka untuk terus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Kegiatan Malam Ulang Janji kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud syukur sekaligus harapan agar Gerakan Pramuka terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.

Bagi masyarakat Bombana, momentum HUT Pramuka ke-64 menjadi pengingat bahwa peran generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan, disiplin, dan kepedulian sosial harus terus dipupuk. Pemerintah daerah menilai Gerakan Pramuka sebagai mitra penting dalam mencetak pemimpin masa depan yang berkarakter, berdaya saing, dan berjiwa pengabdian.




Lomba Kebersihan OPD Bombana Dimulai, Tim Juri Tinjau Kantor Hingga Malam Hari

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi memulai Lomba Kebersihan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan pemantik semangat perayaan kemerdekaan dengan melibatkan seluruh OPD, instansi vertikal, dan kecamatan untuk menunjukkan kualitas penataan dan kebersihan lingkungan kerja mereka. Penilaian perdana berlangsung pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Lomba ini digagas bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi sebagai upaya membangun kesadaran bahwa kebersihan kantor mencerminkan kualitas pelayanan publik. Tahap awal penilaian dimulai dari Sekretariat Daerah, kemudian berlanjut ke Bappeda, BKD, Disdukcapil, dan Dinas Pertanian. Proses penilaian berlangsung sejak pukul 14.30 WITA, mencakup area luar ruangan, ruang kerja, hingga taman toga.

Penilaian tahun ini melibatkan lima institusi utama yang menjadi tim juri, yaitu TP PKK Kabupaten Bombana, Persit Chandra Kirana, Bhayangkari, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, serta tim jurnalis. Kehadiran beragam organisasi ini diharapkan membuat penilaian lebih objektif dan transparan. Sebelum turun menilai, para juri mengikuti sesi briefing yang dipandu Sitti Arnidar, S.Hut., MM.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Ny. Henny Setiawati Ahmad Yani, hadir langsung mendampingi proses penilaian bersama para ketua organisasi perempuan dan perwakilan instansi terkait. Ia mengapresiasi antusiasme seluruh peserta.
“Kami melihat semangat luar biasa dari seluruh OPD. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi dorongan bagi kita semua untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja setiap hari,” ujarnya.

Sitti Arnidar menegaskan bahwa setiap aspek penilaian dilakukan dengan disiplin sesuai indikator yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan tidak dipengaruhi faktor di luar kriteria,” jelasnya.

Panitia menetapkan lima kriteria utama, yaitu penataan kantor, kelengkapan papan profil, ketersediaan foto resmi pemimpin daerah dan nasional, kebersihan serta keindahan ruangan, dan pencahayaan kategori Bombana Terang. Khusus kategori pencahayaan, penilaian dilakukan malam hari mulai pukul 20.00 WITA oleh tim jurnalis Syahrir Lantoni dan Soeherman.
“Kami akan melihat bagaimana pencahayaan kantor mampu mendukung suasana yang nyaman dan aman pada malam hari,” ujar salah satu jurnalis penilai.

Sejumlah OPD tampak melakukan pembenahan serius menjelang penilaian, mulai dari memperbaiki taman, mengecat ulang bangunan, hingga menambahkan ornamen bertema kemerdekaan. Hal ini menambah suasana peringatan HUT RI ke-80 semakin meriah.

Panitia menyebutkan bahwa penilaian dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Agustus 2025 dan akan terus berlanjut hingga semua OPD serta instansi terkait selesai dinilai. Penilaian dilakukan hanya jika ada pegawai yang mendampingi tim juri selama proses berlangsung. Hasil akhir lomba akan diumumkan menjelang puncak peringatan HUT RI ke-80 Bombana, dan pemenang akan menjadi contoh bagi OPD lain dalam membangun budaya kerja yang bersih dan tertata.




DPPKB Bombana Gelar Lomba HUT RI untuk Perkuat Kebersamaan Pegawai

Bombana, sultranet.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar berbagai lomba antar bidang dan UPTD Balai Penyuluh KB yang diikuti 22 kepala UPTD bersama seluruh staf serta tim dari Kantor DPPKB Bombana. Kegiatan berlangsung meriah dengan cabang lomba karaoke, bola gotong, sambung kata, joget, hingga rebutan kursi, pada Rabu (13/08/25).

Kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan seluruh jajaran DPPKB sekaligus momentum memperkuat semangat nasionalisme di lingkungan kerja. Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, menegaskan bahwa ajang tersebut tidak hanya sekadar hiburan, tetapi sarana untuk mempererat hubungan antarsesama pegawai dan menumbuhkan etos kerja yang positif.
“Kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan. Ini bukan hanya hiburan, tetapi cara kita membangun solidaritas dan semangat kerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Azis juga menyampaikan rasa haru dan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta. Ia menilai kehadiran perwakilan dari berbagai wilayah, termasuk dari Kabaena, menunjukkan kuatnya komitmen kebersamaan.
“Pada malam ini sangat luar biasa, saya tidak menyangka akan semeriah ini. Terima kasih kepada teman-teman dari Kabaena yang hadir meski harus menyeberang laut. Masalah juara itu soal kedua, yang utama adalah kebersamaan karena kebersamaan itu indah,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum terakhir baginya sebelum memasuki masa purnabakti pada 31 Desember mendatang. “Saya harap kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dan dibuat lebih meriah lagi,” tuturnya.

Sekretaris DPPKB Bombana, Irna Rochatiningrum, STP., MM, juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Ia menilai semangat yang ditunjukkan para pegawai menjadi cerminan kuatnya kebersamaan di lingkungan DPPKB.
“Kita bisa melihat semangat dan kekompakan seluruh jajaran DPPKB, baik dari kantor maupun dari UPTD di lapangan. Terima kasih atas partisipasi dan semangat semua pihak. Inilah wujud kebersamaan kita dalam memaknai HUT RI,” ujarnya.
Irna berharap kegiatan yang mengutamakan kolaborasi dan sportivitas seperti ini dapat terus memberikan energi positif bagi peningkatan kinerja pegawai.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman juara dari seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. DPPKB Bombana berharap tradisi semarak peringatan HUT RI ini dapat terus dijalankan setiap tahun sebagai bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan suasana kerja yang harmonis.