Bombana Cup 2025 Resmi Dibuka, Bupati Burhanuddin Dorong Pembinaan Atlet Muda

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Mini Bombana Cup 2025 yang mempertemukan para pemain muda dari tiga kategori usia, yakni U-12, U-14, dan U-17. Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Lapangan A.A Rifai, Kecamatan Rumbia, Kamis, 1 Mei 2025, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Bombana, Pimpinan Bank Sultra, Kepala OPD, pelatih, serta ratusan masyarakat dari berbagai wilayah. (1/5)

Turnamen ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang fokus pada penguatan sektor kepemudaan dan olahraga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan manfaat nyata dalam masa 100 hari kerja pertama bersama Wakil Bupati Ahmad Yani. Menurutnya, pembangunan di Bombana harus dimulai dari hal-hal mendasar yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk melalui kegiatan olahraga.

“Kami ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa tanggung jawab yang diberikan kepada saya dan Pak Ahmad Yani harus segera dirasakan manfaatnya. Turnamen ini menjadi salah satu bentuk implementasi program 100 hari kerja kami,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia juga menekankan bahwa turnamen ini bukan semata-mata soal kemenangan, melainkan bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Bombana. “Kami ingin menjadikan olahraga sebagai media pendidikan yang menyenangkan dan membangun semangat kebersamaan. Harapan kami bukan hanya jangka pendek, tapi jangka panjang. Dari turnamen ini, kita berharap muncul bibit-bibit atlet masa depan,” katanya.

Sebanyak 53 tim dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara ikut ambil bagian dalam Bombana Cup 2025. Turnamen ini digelar di tiga lapangan berbeda dan akan berlangsung hingga 4 Mei mendatang. Pemerintah Kabupaten Bombana menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti tim medis, wasit berlisensi, hingga pengamanan dari pihak kepolisian dan Satpol PP demi memastikan jalannya pertandingan berlangsung tertib dan aman.

Bupati Burhanuddin optimistis Bombana bisa menjadi pusat lahirnya atlet berprestasi. Ia bahkan membayangkan suatu hari nanti ada pemain nasional atau pemimpin daerah yang berasal dari para peserta turnamen ini. “Tidak menutup kemungkinan, anak-anak yang hari ini bermain di lapangan suatu saat nanti bisa menjadi atlet nasional atau bahkan pemimpin daerah. Kita harus mulai dari sekarang,” tambahnya.

Turnamen ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi hari, lapangan sudah dipadati penonton. Orang tua, pelatih, dan warga dari berbagai desa dan kecamatan datang memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka yang bertanding. Kemeriahan terasa tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga di sekitarnya, menciptakan suasana yang akrab dan penuh semangat.

Selain sebagai sarana kompetisi, turnamen ini juga menjadi ruang produktif bagi anak-anak dan remaja Bombana untuk menyalurkan energi positif. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di masa mendatang.

Bombana Cup 2025 adalah satu dari sekian banyak program prioritas dalam agenda kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang bertujuan mendekatkan pelayanan dan program kepada masyarakat. Lewat pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dan minat warga, pemerintah ingin menciptakan suasana Bombana yang aktif, sehat, dan harmonis melalui olahraga.




Bupati Burhanuddin Hadiri Tahlilan Mantan Sekda Bombana

Bombana, sultranet.com – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Drs. Man Arfa, M.Si di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Kamis malam, 1 Mei 2025. Ratusan warga, kerabat, dan para pejabat pemerintah daerah memadati rumah duka untuk mengikuti acara tahlilan atas wafatnya mantan Sekretaris Daerah Bombana tersebut.

Tampak hadir secara langsung Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, yang datang memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang berdedikasi, jujur, dan penuh komitmen selama mengabdi sebagai birokrat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Beliau adalah orang baik, penuh komitmen dalam menjalankan amanah. Kita semua merasa sangat kehilangan,” ujar Bupati Burhanuddin dengan suara bergetar menahan haru. “Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga seluruh dosa-dosanya diampuni dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.”

Kehadiran orang nomor satu di Bombana ini menjadi bentuk nyata penghormatan kepada sosok almarhum yang telah banyak berjasa dalam roda pemerintahan. Drs. Man Arfa diketahui merupakan figur birokrat senior yang telah malang melintang di dunia pemerintahan daerah dan dikenal luas sebagai pribadi sederhana dan bersahaja.

Acara tahlilan juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang mengenal baik sosok almarhum. Mereka larut dalam doa bersama, memohonkan ampunan dan tempat terbaik bagi almarhum di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Bagi para kolega dan bawahannya, Drs. Man Arfa adalah pemimpin yang tenang, visioner, dan selalu memberikan keteladanan dalam setiap langkahnya. Tak heran jika kepergiannya menyisakan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang pernah bekerja bersama dirinya.

“Beliau bukan hanya atasan, tapi juga teladan bagi kami. Selalu mendengarkan, membimbing, dan tidak pernah meninggikan suara. Sosok seperti beliau sangat sulit ditemukan lagi,” tutur salah satu staf senior yang turut hadir malam itu.

Semasa menjabat sebagai Sekretaris Daerah Bombana, almarhum dikenal sangat aktif dalam berbagai perumusan kebijakan pembangunan daerah. Ia tak hanya bekerja dari balik meja, tapi juga sering turun langsung ke lapangan, memastikan program berjalan sesuai harapan masyarakat.

Tahlilan malam itu berjalan penuh khidmat, dengan suasana yang sarat akan kehangatan dan kekeluargaan. Doa-doa mengalir dari mulut para pelayat, mengiringi kepergian sang birokrat sejati yang telah memberikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian di tanah Bombana.

Kehadiran para pejabat daerah dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan penghargaan terhadap pengabdian almarhum. Ini juga mencerminkan bahwa jasa seseorang tidak pernah dilupakan, meski telah berpulang ke pangkuan Ilahi.

Masyarakat setempat pun mengapresiasi kehadiran Bupati Burhanuddin dan jajaran pemerintah daerah lainnya, yang dianggap sebagai bentuk empati dan kedekatan emosional antara pemimpin dan warganya. “Kami merasa bangga karena pemimpin kami datang langsung. Ini menunjukkan bahwa Pak Burhanuddin sangat menghargai jasa almarhum,” ujar seorang tokoh masyarakat Lameroro.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana haru masih menyelimuti, namun terasa juga kehangatan kebersamaan dan ketulusan hati yang ditinggalkan oleh almarhum selama hidupnya.




Kesbangpol Bombana Rutin Perdengarkan Panca Prasetya Korpri

Bombana, sultranet.com – Dalam upaya memperkuat semangat nasionalisme dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana secara konsisten melaksanakan kegiatan mendengarkan pembacaan naskah Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) setiap hari Rabu. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 10.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM. (30/4)

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-32/KSN/S/TU.00/01/2025 tertanggal 20 Januari 2025. Surat edaran itu menginstruksikan pemutaran Lagu Kebangsaan Indonesia Raya setiap Senin dan Kamis, pembacaan Naskah Pancasila setiap Selasa dan Jumat, serta mendengarkan Panca Prasetya Korpri setiap Rabu di seluruh instansi pemerintahan.

Menurut Budiman, kegiatan yang telah rutin digelar sejak awal Maret 2025 ini bukan sekadar seremonial semata. “Ini bukan hanya kegiatan simbolis. Ini adalah bagian dari upaya untuk menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air, nasionalisme, dan loyalitas ASN terhadap Pancasila dan UUD 1945,” ujar Budiman saat memberikan arahan kepada seluruh ASN di lingkup Badan Kesbangpol.

Dalam pelaksanaannya, para ASN berdiri dengan tertib layaknya upacara apel. Suasana berlangsung khidmat ketika naskah Panca Prasetya Korpri diperdengarkan. Semua peserta terlihat menyimak dengan penuh keseriusan, seolah menggenggam kembali semangat pengabdian yang menjadi inti dari nilai-nilai Korps Pegawai Republik Indonesia.

Budiman menegaskan bahwa pembacaan Panca Prasetya Korpri memiliki makna penting dalam membangun karakter ASN yang berintegritas dan memiliki etos kerja tinggi. Ia menekankan bahwa seluruh isi dari Panca Prasetya tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap tugas pelayanan publik yang dijalankan.

“Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan mengutamakan kepentingan bangsa harus menjadi komitmen kita bersama. Salah satu bentuk pengamalan dari semangat itu adalah dengan disiplin hadir di kantor dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” kata Budiman dengan penuh semangat.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum dalam memperbaiki pola kerja dan meningkatkan profesionalisme. Baginya, loyalitas kepada bangsa dan negara tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap lini pelayanan publik.

Budiman berharap, rutinitas ini dapat menjadi contoh yang baik bagi perangkat daerah lainnya. Dengan membudayakan kebiasaan mendengarkan dan menghayati Panca Prasetya Korpri, semangat pengabdian dan tanggung jawab ASN terhadap masyarakat dan negara akan terus terjaga dan berkembang.

“ASN harus menjadi teladan, baik dalam kedisiplinan, etika kerja, maupun dalam pelayanan. Mari kita jadikan Panca Prasetya Korpri sebagai cermin sikap dan perilaku kita dalam mengabdi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari seluruh jajaran pegawai di lingkup Kesbangpol Bombana. Mereka menilai bahwa kegiatan tersebut mampu membangkitkan kembali semangat kolektif sebagai abdi negara dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Korps Pegawai Republik Indonesia.

Ke depan, Kesbangpol Bombana berkomitmen untuk terus menghidupkan nilai-nilai nasionalisme dalam setiap aktivitas kelembagaan. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa semangat melayani, mengabdi, dan mencintai tanah air harus senantiasa tertanam dalam hati setiap ASN.




DPPKB Bombana Gelar Bimbingan Terpadu, Perkuat Implementasi Bangga Kencana 2025

Bombana, sultranet.com – Dalam upaya memperkuat pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menyelenggarakan Pertemuan Bimbingan Terpadu Gelombang I Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Rahmat dan diikuti oleh seluruh Kepala UPTD Balai Penyuluh KB dari 22 kecamatan se-Kabupaten Bombana, masing-masing didampingi oleh satu staf. (30/4)

Kepala DPPKB Kabupaten Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) tahun 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini disebabkan oleh tambahan beberapa kegiatan strategis, termasuk program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsyat). Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap kebijakan Bangga Kencana serta penguatan peran UPTD sebagai ujung tombak pelaksanaan program di tingkat kecamatan.

“Penyaluran Dana BOKB untuk kali ini mungkin tidak seperti tahun kemarin, yang langsung bisa digunakan setelah pertemuan. Tahun ini, kita menunggu proses pencairan dana dari pusat terlebih dahulu sebelum pelaksanaan kegiatan di lapangan,” jelas Abdul Azis.

Pertemuan ini juga menjadi ajang pembekalan bagi para peserta terkait petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan yang dibiayai BOKB, khususnya kegiatan Dahsyat. Dalam juknisnya, kegiatan Dahsyat bertujuan untuk mengajarkan keluarga sasaran, seperti ibu hamil, ibu dengan balita, calon pengantin, dan balita usia 0–23 bulan, untuk mengolah makanan bergizi dengan memanfaatkan sumber pangan lokal.

DPPKB menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan Dahsyat, terutama koordinasi dengan petugas gizi di lapangan untuk memastikan jenis pangan yang sesuai dan layak di masing-masing wilayah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh lini pelaksana di lapangan memahami arah dan strategi pelaksanaan Program Bangga Kencana di tahun 2025, sehingga hasilnya bisa lebih maksimal dan tepat sasaran,” tambah Irna Rochatiningrum, S.TP., MM.

Kegiatan bimbingan ini juga diisi dengan penyampaian materi dari masing-masing bidang di DPPKB Kabupaten Bombana. Setiap bidang memberikan penjelasan teknis terkait pelaksanaan program, strategi operasional, serta evaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi forum koordinasi yang efektif dan menjadi pemacu semangat seluruh penyuluh KB dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan kesejahteraan masyarakat Bombana melalui program Bangga Kencana.




Bombana Siapkan 5 Siswa Hadapi Seleksi Paskibraka Provinsi

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memfasilitasi latihan intensif bagi lima siswa-siswi terbaik untuk menghadapi Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2025. Persiapan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM Kes, yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Bombana. (29/4)

Kelima peserta terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai SMA dan SMK di Bombana, yakni Rayn Samudera (SMAN 14 Bombana), Muh. Reza Aris (SMAN 03 Bombana), Muh. Dewa (SMKN 05 Bombana), Farel (SMKN 03 Bombana), dan satu-satunya peserta putri, Reski Aulia (SMAN 09 Bombana).

Awalnya, panitia seleksi merencanakan pengiriman dua putra dan dua putri. Namun, tiga peserta putri harus dikembalikan ke tingkat kabupaten karena belum memenuhi syarat usia minimal 16 tahun. Hal ini mendorong panitia untuk melakukan evaluasi ulang dan akhirnya memutuskan memberangkatkan empat putra dan satu putri ke tingkat provinsi, dengan satu di antaranya disiapkan sebagai cadangan.

“Anak-anak ini adalah putra-putri terbaik yang telah lolos seleksi kabupaten. Kami siapkan mereka semaksimal mungkin agar bisa bersaing di provinsi, bahkan jika mungkin, tembus ke tingkat nasional,” ujar dr. Sunandar.

Latihan digelar selama sepekan, dari 21 hingga 28 April 2025, dengan melibatkan tim pelatih berpengalaman. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan fisik, kedisiplinan, serta mental peserta. Pelatihan meliputi peraturan baris-berbaris (PBB), lari, push-up, sit-up, back-up, hingga pembinaan karakter dan motivasi.

Menurut panitia pelatih, latihan ini tidak hanya ditujukan untuk menguji kemampuan fisik para peserta, tetapi juga untuk membentuk jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri dalam menghadapi kompetisi. Seluruh aspek pembinaan disesuaikan dengan standar seleksi Paskibraka di tingkat provinsi dan nasional.

“Kami tidak hanya melatih gerakan mereka, tapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, cinta tanah air, dan semangat juang yang tinggi. Ini penting agar mereka tampil optimal di hadapan tim seleksi provinsi nanti,” ujar salah satu pelatih.

Pemkab Bombana memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan ini. Selain dukungan moral dan fasilitas latihan, para peserta juga mendapat dukungan dari pihak sekolah dan orang tua. Kolaborasi ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menumbuhkan motivasi peserta.

Latihan yang berlangsung di Rumbia ini berjalan dengan intens dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias dan bersungguh-sungguh mengikuti setiap sesi latihan. Mereka menyadari bahwa kesempatan ini sangat berharga dan bisa menjadi awal dari perjalanan prestasi mereka di level yang lebih tinggi.

Harapan besar disematkan pada lima peserta ini agar mampu membawa nama Kabupaten Bombana bersinar di ajang seleksi tingkat provinsi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jika mereka lolos ke tingkat nasional dan menjadi bagian dari Paskibraka yang bertugas mengibarkan bendera di Istana Negara.

“Doakan kami, semoga salah satu dari kami bisa mengangkat nama Bombana di tingkat nasional,” ujar Rayn Samudera penuh harap.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda berprestasi dan berkarakter. Melalui seleksi Paskibraka ini, nilai-nilai nasionalisme dan kepemimpinan ditanamkan sejak dini, demi mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh dan membanggakan.




Bupati Cup III Resmi Dibuka, Bombana Siap Cetak Atlet Berprestasi

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga daerah melalui pembukaan Open Turnamen Bola Voli Bupati Cup III yang digelar di Sarana Olahraga Rumbia (SOR), Selasa 29 April 2025.

Turnamen tahunan yang telah memasuki edisi ketiga ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua PBVSI Bombana Iskandar, S.P., Ketua KONI Bombana, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan sportif. Ia juga menegaskan kesiapan Bombana menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026.

“Turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat persatuan, membangun mental juara, dan membina potensi atlet daerah. Kami berharap dari sini lahir atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing pada Porprov nanti, yang insyaallah kita akan menjadi tuan rumah,” kata Burhanuddin di hadapan peserta dan penonton.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa selama masa kepemimpinannya, dirinya berkomitmen mendukung kegiatan olahraga dari berbagai cabang, dengan harapan bisa melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat lokal, tetapi juga nasional.

Turnamen Bupati Cup III diikuti oleh 13 tim voli, terdiri dari 7 tim putra dan 6 tim putri yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana, serta tim-tim tamu dari luar daerah. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 29 April hingga 5 Mei 2025, setiap pukul 15.00 hingga 22.00 WITA.

Ketua PBVSI Bombana, Iskandar, mengungkapkan bahwa kualitas turnamen tahun ini meningkat pesat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari kehadiran peserta dari berbagai klub nasional, termasuk dari Bank Jawa Barat, klub-klub di Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, hingga Sulawesi Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah dan sponsor lokal. Komitmen kami adalah menjaga kualitas kompetisi ini dengan menjunjung tinggi fair play. Seluruh wasit yang bertugas adalah wasit bersertifikat dari PBVSI,” jelas Iskandar.

Ia juga menambahkan bahwa Bupati Cup pertama kali digelar pada tahun 2023 saat Ir. Burhanuddin masih menjabat sebagai Pj. Bupati. Turnamen berlanjut pada tahun 2024 di masa kepemimpinan Pj. Bupati Edy Suharmanto, dan kembali digelar tahun ini di bawah kepemimpinan definitif Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si.

Acara pembukaan berlangsung semarak. Selain parade peserta dan sambutan para pejabat, penonton juga disuguhkan dengan penampilan tari tradisional khas Bombana. Pertandingan ekshibisi antara tim voli Putri Utama Bombana dan tim voli Dua La Ode menjadi penutup yang menghibur, disambut antusias dan sorakan penonton yang memadati area pertandingan.

Bupati Cup III menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendorong generasi muda agar aktif dalam kegiatan positif, menjauhi hal-hal negatif, dan terus mengembangkan potensi diri melalui olahraga. Pemerintah berharap, dari ajang seperti ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Turnamen ini sekaligus menjadi cerminan bahwa olahraga bukan sekadar ajang meraih medali, tetapi juga media pembangunan karakter, wadah menjalin persaudaraan, serta sarana membangun rasa cinta terhadap daerah. Pemerintah daerah pun optimistis, dengan dukungan penuh masyarakat dan stakeholder, cita-cita menjadikan Bombana sebagai pusat olahraga prestasi di Sulawesi Tenggara dapat terwujud.




Sultra Dorong Transformasi Digital Lewat E-Katalog 6.0

Kendari, Sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat komitmennya dalam reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan bersih dengan mendorong transformasi digital pengadaan barang dan jasa melalui peluncuran E-Katalog versi 6.0. Kegiatan sosialisasi sistem digital ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, M.Ling., di Hotel Claro Kendari, Selasa, 29 April 2025.

Acara dihadiri oleh perwakilan Direktur Pasar Digital Pengadaan LKPP, Business Development Manager BenQ Indonesia, jajaran PT Datascrip, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Wagub Hugua menekankan bahwa E-Katalog versi 6.0 merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang termuat dalam Asta Cita, khususnya pada poin ketujuh tentang reformasi birokrasi, pemberantasan korupsi, dan penguatan sistem pemerintahan yang akuntabel.

“Transformasi dari versi 5 ke versi 6 ini bukan sekadar pembaruan teknis, tapi merupakan lompatan besar dalam upaya kita membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan efisien,” ujar Hugua.

Ia menyampaikan bahwa sistem terbaru ini menghadirkan mekanisme baru yang lebih ketat dan transparan, karena pembayaran hanya dilakukan setelah barang benar-benar diterima, bukan hanya berdasarkan dokumen administratif.

“Digitalisasi ini bukan hanya soal teknologi, tapi komitmen moral kita. Ini cara kita menutup ruang penyimpangan dan memastikan anggaran daerah digunakan tepat sasaran,” tegasnya.

Wagub juga mengajak seluruh OPD agar menjalankan tugas dengan integritas dan hati yang bersih. Ia menekankan bahwa sebesar apa pun sistem diperbaiki, tidak akan berdampak jika tidak ditopang oleh niat baik dan moralitas aparatur.

“APBD itu bukan untuk elite, tapi untuk masyarakat kecil. Jika niat di hati para kepala OPD salah, maka tujuan pembangunan pun akan meleset,” katanya.

Lebih jauh, Hugua mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap regulasi seperti Undang-Undang Nomor 23 dan 20 Tahun 2023. Menurutnya, pemahaman tersebut menjadi kunci bagi ASN dalam mengelola tiga elemen utama sistem bernegara: rakyat, wilayah, dan sumber daya.

“Kita ini ditugaskan negara untuk mengelola kekayaan bangsa, baik hayati maupun non-hayati, untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Maka dari itu, ASN harus cakap, efisien, dan tahu tanggung jawab,” ujarnya.

Ia pun menegaskan tiga nilai utama yang harus dipegang oleh OPD agar mampu beradaptasi dengan perubahan sistem pengadaan digital, yakni:

Disiplin dalam menjalankan tugas dan anggaran,
Integritas yang tercermin dalam transparansi dan akuntabilitas,
Adaptif terhadap teknologi dan perubahan regulasi.

“Pemerintah tidak butuh orang paling pintar, tapi orang yang bisa bekerja sama, jujur, dan mampu menjaga integritas. Tugas saya sebagai Wakil Gubernur adalah memastikan sistem ini dijalankan dengan hati yang bersih,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Hugua mengingatkan bahwa Gubernur adalah representasi pemerintah pusat di daerah yang bertanggung jawab atas kontrol, fasilitasi, dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan. Karena itu, para OPD diminta menjadi cerminan tata kelola yang baik agar reputasi pemerintah pusat tidak tercoreng.

“Digitalisasi ini bukan sekadar proyek pengadaan, tapi misi besar dalam memberantas korupsi dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik. Mari kita tunaikan amanat ini dengan sepenuh hati,” pungkasnya.




Gub Sultra ASR Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD 2025

Jakarta, Sultranet.com– Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), menerima penghargaan TOP Pembina BUMD 2025 dalam ajang bergengsi nasional TOP BUMD Awards yang digelar di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Senin, 28 April 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam membina dan mendorong kemajuan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayah Sulawesi Tenggara.

Ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness bekerja sama dengan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), Institut Otonomi Daerah (i-OTDA), serta sejumlah konsultan independen ini menjadi barometer prestasi dan tata kelola terbaik bagi BUMD se-Indonesia.

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja kolektif dan komitmen semua pihak di Sulawesi Tenggara untuk membangun ekonomi daerah melalui BUMD yang sehat, profesional, dan adaptif,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka usai menerima penghargaan.

Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan keberhasilan Pemprov Sultra dalam membina lima BPR Bahteramas yang tahun ini meraih kategori prestisius dalam TOP BUMD Awards 2025. BPR Bahteramas Konawe bahkan kembali mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih TOP BUMD Bintang 5, penghargaan tertinggi yang diberikan hanya kepada BUMD dengan performa luar biasa secara berkelanjutan dalam aspek keuangan, tata kelola, pelayanan publik, inovasi, dan daya saing.

Empat BPR Bahteramas lainnya — dari Kabupaten Kolaka, Konawe Selatan, Bombana, dan Kota Kendari — turut mengukir prestasi dengan mendapatkan predikat TOP BUMD Bintang 4. Kenaikan signifikan juga ditunjukkan oleh BPR Bahteramas Kolaka, yang pada 2024 hanya meraih Bintang 3, dan kini berhasil naik ke Bintang 4 berkat peningkatan nyata dalam manajemen dan operasional.

Pihak penyelenggara menjelaskan bahwa TOP Pembina BUMD diberikan kepada kepala daerah yang mampu menunjukkan komitmen tinggi dalam mendorong BUMD di wilayahnya menjadi institusi yang sehat, efisien, dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

“TOP Pembina BUMD bukan hanya soal simbol, tetapi mencerminkan peran nyata kepala daerah dalam membimbing dan memastikan BUMD-nya berfungsi optimal sebagai penggerak ekonomi,” ujar Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards, M. Lutfi Handayani.

Selain Gubernur Sultra, penghargaan Pembina BUMD juga diberikan kepada kepala daerah lainnya, termasuk Bupati Konawe, Bupati Kolaka, Bupati Konawe Selatan, Bupati Bombana, dan Wali Kota Kendari. Daerah-daerah ini terbukti konsisten dalam mendukung pengembangan BPR Bahteramas masing-masing hingga mampu tampil dan bersaing di level nasional.

TOP BUMD Awards sendiri dikenal sebagai salah satu ajang penghargaan paling kredibel di bidang tata kelola perusahaan milik daerah. Penilaian dilakukan secara objektif oleh tim juri independen yang berasal dari kalangan pakar keuangan, hukum, pelayanan publik, dan pengembangan bisnis.

Sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi Sultra, pemerintah kabupaten/kota, serta pengelola BUMD menjadi kunci keberhasilan Sultra dalam menciptakan ekosistem BUMD yang sehat dan kompetitif. Prestasi lima BPR Bahteramas ini juga menunjukkan bahwa model pembinaan dan tata kelola yang diterapkan di Sultra layak menjadi contoh bagi daerah lain.

“Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus mendorong BUMD agar menjadi lokomotif pembangunan ekonomi daerah, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada rakyat,” tutup Gubernur.

Dengan capaian ini, Sulawesi Tenggara semakin memperkuat posisinya sebagai provinsi yang tidak hanya unggul dalam sumber daya alam, tetapi juga dalam pengelolaan ekonomi lokal yang berbasis pada institusi daerah yang profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat.




Bupati Bombana Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Top BUMD Awards 2025 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 28 April 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dinobatkan sebagai Top Pembina BUMD 2025. Penghargaan ini diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes, yang mewakili Bupati karena berhalangan hadir. (29/4)

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata dari dedikasi Bupati Burhanuddin dalam membina dan mengembangkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bombana secara konsisten dan berkelanjutan sejak awal masa jabatannya.

“Penghargaan ini bukan hanya sebuah pengakuan, tapi menjadi cerminan nyata dari kerja-kerja serius Bapak Bupati dalam memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujar dr. Sunandar Rahim usai menerima penghargaan.

Ia menambahkan bahwa komitmen Bupati dalam penguatan BUMD tidak hanya pada aspek manajerial, namun juga menyentuh tata kelola, transparansi, hingga inovasi pelayanan publik. “Bupati terus mendorong BUMD Bombana agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman, kompetitif dalam persaingan, dan tetap mampu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ungkapnya.

Top BUMD Awards merupakan ajang penghargaan tahunan yang diberikan kepada kepala daerah dan BUMD terbaik di Indonesia. Penilaian dilakukan oleh dewan juri independen dari berbagai latar belakang, termasuk kalangan profesional, akademisi, serta praktisi pemerintahan dan keuangan.

Penghargaan ini diberikan atas dasar evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BUMD, inovasi layanan, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta keberhasilan kepala daerah dalam membina dan mendorong BUMD agar lebih berdaya saing.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bombana dinilai berhasil menunjukkan tata kelola BUMD yang sehat dan produktif. Dalam beberapa tahun terakhir, BUMD Bombana semakin menunjukkan kinerja positif dengan berbagai terobosan yang mampu meningkatkan layanan publik dan mendukung penguatan ekonomi lokal.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes
Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, dr. H. Sunandar Rahim, M.M.Kes

Bupati Burhanuddin sendiri selama ini dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif mendorong kolaborasi antar-perangkat daerah dan stakeholder dalam memperkuat posisi BUMD sebagai ujung tombak pembangunan daerah.

“Semoga prestasi ini bisa menjadi pelecut semangat seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan BUMD Bombana agar terus berkarya dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tutup dr. Sunandar dengan penuh harapan.

Keberhasilan ini juga diharapkan mampu menginspirasi daerah lain dalam memperkuat peran strategis BUMD, tidak hanya sebagai penyumbang PAD, tetapi juga sebagai lokomotif kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan bisnis yang sehat dan bertanggung jawab.

Bombana tak hanya menunjukkan kemajuan dalam pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dalam pengelolaan ekonomi daerah berbasis institusi lokal yang kuat. Komitmen kepemimpinan yang ditunjukkan Bupati Burhanuddin menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi positif tersebut.

Konsistensi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal melalui BUMD yang transparan, profesional, dan berdampak luas menjadi pondasi yang terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.




DWP Sultra gelar  Peringatan Hari Kartini 2025 Secara Virtual

Kendari, Sultranet.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Hj. Wa Ode Munanah Asrun Lio, bersama jajaran pengurus DWP Sultra mengikuti secara virtual acara Halal Bihalal Idulfitri 1446 Hijriah dan Peringatan Hari Kartini 2025 yang diselenggarakan oleh DWP Pusat. Kegiatan ini diikuti dari Aula Mepokoaso, Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, melalui Zoom Meeting, Selasa, 29 April 2025.

Acara nasional tersebut mengangkat tema “Satu Hati dengan Semangat Kartini” dan tagar #DWPSehatBerdaya, dengan konsep hybrid yang menggabungkan partisipasi daring dan luring. Lebih dari 1.000 peserta dari seluruh Indonesia turut hadir secara daring, sementara perwakilan pengurus pusat dan tokoh nasional mengikuti secara luring di lokasi utama.

Ketua Panitia DWP Pusat, Sri Hartanti Azhar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ajang mempererat tali silaturahmi setelah Idulfitri, sekaligus mengenang dan menghidupkan semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam konteks perempuan masa kini.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, dan mengingatkan kembali esensi perjuangan perempuan dalam membangun bangsa,” ujar Sri Hartanti.

Sejumlah agenda penting turut mewarnai acara, di antaranya tausiah inspiratif dari Ustaz Hilman Fauzi Nugraha yang hadir langsung, peluncuran ID Card anggota DWP sebagai langkah pembaruan data keanggotaan, serta peluncuran Batik DWP dan motif hijab terbaru bertajuk “Sarupa” hasil kolaborasi dengan label mode Ikat Indonesia.

Ketua Umum DWP Pusat, Ida Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri dan permohonan maaf lahir batin kepada seluruh anggota DWP se-Indonesia. Dalam sambutannya, Ida mengangkat keteladanan R.A. Kartini sebagai sosok yang menggali kedamaian melalui pemahaman Islam yang mendalam.

 

“Perjuangan perempuan bukan untuk menentang kodrat, melainkan untuk menegaskan bahwa ajaran agama adalah sumber nilai dan keadilan, yang memperkuat posisi perempuan dalam kehidupan,” ujar Ida.

Ia juga menekankan bahwa DWP masa kini harus menjadi organisasi yang bukan hanya berperan sosial, tetapi juga relevan dalam konteks pembangunan bangsa melalui peran strategis perempuan di berbagai sektor.

Dalam rangka membangun identitas organisasi yang kuat dan modern, DWP Pusat memperkenalkan desain baru seragam Batik DWP karya perancang busana Astrid. Batik tersebut diperagakan langsung oleh para pengurus pusat sebagai simbol semangat baru organisasi yang tetap berakar pada nilai budaya bangsa.

Salah satu sesi menarik dalam acara adalah “Brand and Behaviour Kartini DWP Challenge”, sebuah tantangan yang diberikan kepada lima peserta terpilih untuk menyampaikan aspirasi dan inspirasi mereka tentang peran DWP dalam waktu dua menit. Hasilnya akan dijadikan referensi pengembangan program kerja ke depan.

Ketua DWP Sultra, Hj. Wa Ode Munanah Asrun Lio, menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk terus mendorong DWP Sultra menjadi organisasi perempuan yang adaptif dan inspiratif.

“Kegiatan ini menyegarkan kembali semangat kami sebagai bagian dari perjuangan perempuan Indonesia. DWP bukan hanya tempat berkumpul, tetapi tempat membentuk dampak,” ujarnya.

Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi bukti nyata bahwa DWP terus berkembang menjadi organisasi yang sehat, berdaya, dan berdampak. Kolaborasi lintas wilayah dan sektor menjadi modal penting dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat kontribusi nyata perempuan Indonesia.