Dikbud Bombana Sukses Gelar O2SN dan FLS2N 2025, Usung Semangat Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan

BOMBANA, sultranet.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bombana sukses menggelar seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten tahun 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Rumbia ini tidak hanya menampilkan bakat olahraga dan seni para pelajar, tetapi juga menonjolkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah lomba fashion show tingkat sekolah dasar yang digelar pada Rabu malam, 21 Mei 2025. Lomba ini mewajibkan seluruh peserta menggunakan bahan daur ulang dengan tema etnik nusantara. Anak-anak tampil percaya diri di atas panggung mengenakan busana hasil kreasi bersama guru dan orang tua, mulai dari kantong plastik yang disulap menjadi gaun, hingga botol bekas yang dijadikan rok etnik elegan.

Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, hadir sebagai juri kehormatan dalam lomba tersebut. Istri Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin itu menyampaikan apresiasinya atas semangat anak-anak yang mampu mengolah sampah menjadi karya seni bernilai.

“Anak-anak tidak hanya belajar percaya diri, tapi juga belajar memanfaatkan limbah menjadi sesuatu yang berguna. Ini bukan hanya soal penampilan, tapi juga soal pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Fatmawati.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan misi Dekranasda dan TP PKK dalam mendorong kreativitas, inovasi, dan kesadaran lingkungan sejak dini. Fatmawati bahkan memberikan hadiah uang tunai dari dana pribadinya kepada para pemenang sebagai bentuk dukungan langsung.

Tiga peserta terbaik dalam lomba fashion show tersebut yakni:

  • Juara I: Noren Muhrinsani Powatu dari SDN 08 Kasipute, Kecamatan Rumbia
  • Juara II: Fatina Morini Poni dari SDN 52 Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara
  • Juara III: Shafira Luna Elfan dari SDN 151 Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah

Selain fashion show, seleksi O2SN dan FLS2N juga mempertandingkan berbagai cabang lomba lainnya, seperti pencak silat (SD dan SMP), karate (SD dan SMP), senam (SD), menyanyi solo (SD dan SMP), tari kreasi (SMP), menulis cerita (SD dan SMP), serta mendongeng (SD dan SMP).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Kandamang, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bibit unggul di bidang seni dan olahraga yang akan mewakili Bombana ke tingkat provinsi. Terkait Lomba Dongeng, Ia menyebut bahwa lomba dongeng ini juga bertujuan menghidupkan kembali tradisi bertutur yang hampir punah di era digital.

“Melalui O2SN ini, kami ingin memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda. Diharapkan kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk melestarikan budaya lokal yang hampir tidak pernah lagi ditemukan saat ini,” ujar Kandamang, Kamis (22/5/2025).

Pembukaan O2SN dan FLS2N Bombana
Pembukaan O2SN dan FLS2N Bombana

Sebelumnya, kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, pada Selasa, 20 Mei 2025, di Lapangan AA Rifai, Kelurahan Kasipute. Dalam sambutannya, Burhanuddin mengapresiasi peran sekolah, guru, dan orang tua yang turut membina potensi siswa sejak dini.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh dengan karakter, bakat, dan semangat gotong royong. Kita bangga, Bombana punya generasi muda yang kreatif dan peduli lingkungan,” ujar Burhanuddin.

Melalui ajang ini, Dikbud Bombana tak hanya menyaring siswa berprestasi, tapi juga mendorong pendidikan karakter, budaya, dan kepedulian lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini ditutup meriah dan penuh apresiasi, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta, pendamping, dan masyarakat yang hadir. Bombana membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal prestasi, tapi juga soal nilai dan kepedulian sejak dini. (adv)




Bupati Bombana Serahkan Alsintan ke 19 Kelompok Tani

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus mendorong kemajuan sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Rabu, 21 Mei 2025, sebanyak 19 kelompok tani dari berbagai kecamatan menerima bantuan tersebut secara langsung dari Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam seremoni yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati.

Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, jajaran Dinas Pertanian Bombana, serta para penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa bantuan alsintan ini bukan sekadar pengadaan alat pertanian, tetapi bentuk nyata dari keberpihakan pemerintah daerah terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

“Bantuan ini harus digunakan sebagaimana mestinya. Tidak boleh dijual, tidak boleh ada pungutan atau bayaran sebelum alat digunakan. Ini murni untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Kalau ada yang menyalahgunakan, kami akan proses secara hukum,” tegas Bupati dengan nada serius di hadapan para hadirin. (21/5)

 

Adapun jenis alsintan yang dibagikan meliputi traktor roda dua, traktor roda empat, serta handsprayer. Berbagai alat ini diharapkan mampu mempercepat proses tanam dan panen, serta meningkatkan efisiensi kerja kelompok tani di lapangan. Dengan teknologi pertanian yang tepat guna, pemerintah berharap produktivitas hasil tani masyarakat dapat meningkat secara signifikan.

Bupati Burhanuddin juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi terhadap pemanfaatan alsintan tersebut. Ia meminta Dinas Pertanian bersama pihak terkait untuk rutin melakukan pengecekan terhadap alat-alat yang sudah disalurkan.

“Saya minta Dinas Pertanian dan semua pihak untuk melakukan evaluasi minimal tiga bulan sekali. Pemerintah itu bukan hanya sekadar memberi lalu pergi. Kita harus tahu apakah alat-alat ini masih layak digunakan, dimanfaatkan dengan baik, dan apakah benar-benar berdampak pada peningkatan hasil panen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian bantuan harus disertai tanggung jawab untuk memastikan alat-alat pertanian itu memberi manfaat nyata bagi petani. Pemerintah tidak ingin bantuan ini hanya menjadi seremonial tanpa efek positif di lapangan. Oleh karena itu, evaluasi berkala menjadi instrumen penting untuk mengukur dampak bantuan terhadap kesejahteraan petani.

Para kelompok tani penerima bantuan menyambut baik program ini. Mereka menyatakan siap menjaga dan memanfaatkan alsintan yang diterima untuk kepentingan bersama. Bantuan ini menurut mereka sangat dibutuhkan, terutama di tengah tantangan produktivitas dan akses terhadap alat pertanian modern yang masih terbatas.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Bantuan ini akan kami gunakan secara maksimal, dan akan kami rawat dengan baik karena sangat membantu meringankan kerja kami di sawah,” ujar salah satu perwakilan kelompok tani usai menerima bantuan.

Langkah Pemerintah Kabupaten Bombana ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangun ketahanan pangan dan meningkatkan kemandirian sektor pertanian. Sejalan dengan itu, Bupati Burhanuddin terus mendorong pendekatan pembangunan berbasis potensi lokal yang salah satunya adalah sektor pertanian.

Penyerahan bantuan alsintan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus berinovasi dan membangun solidaritas antar petani dalam mengelola sumber daya secara efektif. Pemerintah berharap kelompok-kelompok tani penerima bantuan dapat menjadi contoh praktik pertanian modern yang efisien dan produktif.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat tani, Kabupaten Bombana optimistis mampu mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Pemerintah juga memastikan akan terus memperluas jangkauan program serupa di masa mendatang guna menjangkau lebih banyak kelompok tani yang membutuhkan.

Langkah ini bukan hanya menjadi bentuk kepedulian, tetapi juga investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun perekonomian masyarakat dari akar rumput.




Dinas PUPR Bombana Pasang Papan Informasi Sempadan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyelesaikan program pemasangan papan informasi penataan ruang sebagai bagian dari implementasi 100 hari kerja Bupati H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani. Dua unit papan telah dipasang di kawasan sempadan pantai, sungai, jalan, dan bangunan, sebagai bentuk edukasi dan penegasan komitmen menjaga tertib ruang. Program ini selesai lebih awal dari target pada akhir Mei 2025.

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.PW., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membentuk kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya menjaga garis sempadan dalam pembangunan.

“Kita ingin masyarakat tahu bahwa membangun tidak bisa sembarangan, ada aturan ruang yang harus ditaati, terutama di kawasan sempadan pantai, sungai, dan jalan. Papan ini menjadi pengingat bagi semua,” ujar Sofian di Rumbia, Rabu, 21 Mei 2025.

Papan informasi pertama dipasang di kawasan sempadan pantai dan sungai, sementara papan kedua terletak di lokasi strategis dekat permukiman dan akses jalan. Keduanya memuat larangan dan ketentuan sesuai dengan regulasi tata ruang nasional dan daerah. Progres pekerjaan tercatat 100 persen dan selesai tepat waktu.

Menurut Sofian, kawasan sempadan adalah ruang vital yang harus dijaga dari aktivitas pembangunan tanpa izin. Pelanggaran terhadap kawasan ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga berdampak langsung terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan warga.

“Jika garis sempadan dilanggar, dampaknya bisa sangat serius. Risiko banjir meningkat, degradasi lingkungan makin cepat, dan masyarakat yang paling dirugikan,” kata Sofian.

Ia juga menegaskan bahwa papan informasi bukan satu-satunya upaya. Edukasi langsung dan pengawasan akan terus dilakukan oleh tim teknis dinas, khususnya di wilayah yang rawan terjadi pelanggaran tata ruang.

“Kami akan lakukan pendekatan humanis kepada masyarakat. Tapi jika ada pembangunan yang tetap melanggar garis sempadan, kami tak segan memberi tindakan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pemasangan papan informasi ini merupakan bagian dari program Penyelenggaraan Penataan Ruang, salah satu dari lima program utama Dinas PUPR dalam 100 hari kerja kepala daerah. Program ini diharapkan memperkuat landasan hukum dalam pelaksanaan pembangunan yang tertib dan berkelanjutan.

Sofian menambahkan, kerja-kerja awal ini akan dilanjutkan dengan penyusunan zonasi ruang yang lebih rinci dan pendampingan teknis bagi desa dan kelurahan agar seluruh wilayah di Bombana memiliki peta penataan ruang yang legal dan operasional.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap tata ruang. Kota yang tertata bukan hasil pembangunan semata, tapi buah dari kesadaran bersama untuk taat aturan,” pungkasnya.

Melalui pendekatan yang informatif dan kolaboratif, Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen menjadikan tata ruang sebagai dasar pembangunan yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman, legal, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.




Pemkab Bombana Genjot Perbaikan Trotoar dan Jalan Kota

Bombana, sultranet.com – Dalam rangka mendukung visi misi pembangunan 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2025, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bombana mulai melaksanakan sejumlah proyek strategis infrastruktur, termasuk pengecatan dan perbaikan trotoar serta penyelenggaraan jalan dalam ibu kota kabupaten. Program ini dimulai sejak 14 April dan dijadwalkan rampung pada 30 Mei 2025.

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.PW., menegaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam membenahi wajah perkotaan yang lebih ramah, tertata, dan aman bagi masyarakat.

“Pembangunan trotoar ini bukan sekadar mempercantik kota. Ini bentuk perhatian kami terhadap keselamatan dan kenyamanan warga saat beraktivitas. Kami ingin wajah kota ini mencerminkan semangat baru kepemimpinan H. Burhanuddin dan Ahmad Yani,” ujar Sofian di Rumbia, Rabu, 21 Mei 2025.

Adapun rincian kegiatan yang telah dan tengah dilakukan meliputi pengecatan serta perbaikan trotoar pada 10 ruas jalan utama dalam kota dengan capaian pekerjaan telah mencapai 60 persen. Selain itu, dilakukan juga penambalan (patching) jalan di enam ruas jalan yang pelaksanaannya dimulai pada 15 Mei hingga akhir bulan.

Pekerjaan infrastruktur lain yang juga termasuk dalam program 100 hari kerja ini antara lain penimbunan jalan lingkar Pasar Tadoha Mapacing sepanjang 30 meter yang telah rampung 100 persen, serta pembangunan bronjong di bahu Jalan Wolter Monginsidi yang sempat longsor sepanjang 8 meter yang juga telah diselesaikan.

Sejumlah proyek rehabilitasi seperti plat deuker di Jalan MAN Bombana dan talud di Jalan Ring Road yang terdampak longsor juga masuk dalam agenda Mei 2025. Meskipun saat ini masih dalam tahap survei dan pengukuran, proyek-proyek tersebut sudah memiliki alokasi material yang siap digunakan di lapangan.

“Kami bekerja secara simultan. Setiap titik pekerjaan kami pastikan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Selain perbaikan jalan, kami juga mengecat ulang 11 unit jembatan di dalam kota demi meningkatkan estetika dan fungsi jembatan sebagai elemen penting transportasi,” tambah Sofian.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja prioritas 100 hari pertama Bupati H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani, yang menekankan percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai fondasi utama pelayanan publik.

Bupati Bombana H. Burhanuddin sebelumnya menyampaikan bahwa fokus pembangunan di awal masa kepemimpinannya adalah menata ulang infrastruktur kota agar memberikan rasa nyaman dan aman bagi warganya.

“Wajah kota harus mencerminkan arah pembangunan yang berpihak pada rakyat. Kami ingin kota ini ramah, tertib, dan nyaman. Perbaikan trotoar dan jalan adalah bagian dari ikhtiar itu,” kata Burhanuddin dalam sambutannya beberapa waktu lalu.

Warga pun menyambut baik langkah cepat pemerintah ini. Sejumlah pedagang dan pengguna jalan menyampaikan rasa syukur karena trotoar yang sebelumnya rusak kini mulai diperbaiki, menjadikan aktivitas mereka lebih aman dan nyaman.

“Dulu banyak lubang di trotoar, kadang bikin jatuh orang. Sekarang sudah mulai dicat, dirapikan. Kami senang sekali,” ujar Ani, warga Kelurahan Kasipute.

Dengan capaian yang terus bergerak positif hingga akhir Mei, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kerja-kerja awal ini mampu memberikan kesan baik sekaligus menjadi titik tolak untuk pembangunan yang lebih luas di masa mendatang.




Momentum Harkitnas, Bupati Burhanuddin Serahkan SK CPNS dan PPPK

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di halaman Kantor Bupati Bombana. Upacara yang berlangsung khidmat pada Selasa, 20 Mei 2025 ini dipimpin langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si sebagai inspektur upacara.

Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Bupati Bombana, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, Pj. Sekretaris Daerah, para staf ahli dan asisten, kepala OPD, unsur Forkopimda, jajaran ASN, serta CPNS dan PPPK formasi tahun 2024. Momen ini menjadi bagian dari refleksi perjalanan bangsa sekaligus penegasan semangat kebangkitan dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam upacara tersebut, Bupati Burhanuddin membacakan amanat tertulis Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya menjadikan peringatan Harkitnas sebagai tonggak untuk meneguhkan arah pembangunan nasional yang merata, inklusif, dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum bersejarah yang menandai lahirnya kesadaran nasional sebagai sebuah bangsa. Kini, semangat itu harus kita gelorakan kembali dalam konteks pembangunan dan transformasi digital yang merata dan inklusif,” ucap Burhanuddin saat membacakan amanat Menkomdigi.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah menetapkan Asta Cita sebagai kompas utama kebangkitan nasional. Kerja kolaboratif lintas sektor, penguasaan teknologi digital, dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan modern.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun anggaran 2024. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Burhanuddin kepada beberapa perwakilan CPNS dan PPPK yang telah dinyatakan lulus seleksi dan siap mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Pengangkatan CPNS dan PPPK ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat secara cepat dan tepat,” kata Burhanuddin usai menyerahkan SK.

Foto bersama usai pelaksanaan upacara
Foto bersama usai pelaksanaan upacara

Menurutnya, hadirnya tenaga ASN baru diharapkan bisa membawa semangat baru, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun Bombana yang lebih baik dan berdaya saing. Ia juga menegaskan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan semangat melayani dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan pemasangan stiker logo pemerintah daerah pada kendaraan dinas. Pemasangan ini menjadi simbol penguatan identitas aset daerah sekaligus langkah awal menuju tata kelola aset yang lebih transparan dan akuntabel.

Secara simbolis, Bupati Bombana memasang langsung stiker pada salah satu kendaraan dinas yang telah disiapkan di lokasi. Ia berharap, dengan adanya penanda ini, seluruh pengguna kendaraan dinas dapat menjaga etika penggunaan, serta merawat fasilitas negara dengan penuh tanggung jawab.

“Stiker ini bukan hanya tanda identitas, tetapi juga pengingat bahwa kendaraan ini dibeli dari uang rakyat dan digunakan untuk melayani rakyat. Maka harus digunakan secara bijak,” ujar Bupati Burhanuddin menutup rangkaian kegiatan.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Pemerintah Kabupaten Bombana ingin menegaskan kembali komitmennya dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan bersama untuk terus menjaga semangat kebangsaan, memperkuat pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan daerah di era digital.




Dukung Potensi Generasi Muda, Bupati Bombana Buka Turnamen Basket

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi membuka Turnamen Bupati Cup Basketball 100 Day Celebration sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sarana Olahraga Rumbia (SOR) ini dibuka secara langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Selasa, 20 Mei 2025.

Turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi menjadi simbol semangat baru dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan positif. Hadir dalam pembukaan acara Wakil Bupati Bombana, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK, pimpinan DPRD Bombana, Pj. Sekda, para kepala OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan masyarakat yang memenuhi tribun untuk menyaksikan pertandingan perdana.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa olahraga adalah salah satu fondasi pembangunan sumber daya manusia, terutama di kalangan anak muda. Ia berharap turnamen ini menjadi titik awal kebangkitan semangat olahraga di Bombana.

“Ini merupakan salah satu program dalam 100 hari kerja kami untuk menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda Bombana. Semoga dari lapangan ini, lahir atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah,” kata Burhanuddin dengan penuh semangat.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat melemparkan bola tanda dimulainya kompetisi
Bupati Bombana, H. Burhanuddin saat melemparkan bola tanda dimulainya kompetisi

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pihak sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Bupati menilai semangat kolaboratif seperti ini perlu terus dijaga demi menciptakan ruang-ruang kreatif dan produktif bagi anak muda Bombana.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa hari ke depan ini diikuti oleh puluhan tim basket dari berbagai kecamatan. Kompetisi akan mempertemukan tim-tim terbaik antar pelajar dan komunitas, sekaligus menjadi ajang seleksi bibit-bibit atlet berbakat yang potensial untuk dibina ke tingkat lebih tinggi.

Plt. Ketua PERBASI Bombana, Yani Irawan, turut memberikan apresiasi atas dukungan Pemkab Bombana terhadap dunia olahraga. Ia berharap turnamen ini menjadi langkah awal menuju pembinaan olahraga bola basket yang lebih serius dan berkelanjutan di daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah atas dukungan penuh terhadap turnamen ini. Harapannya, event ini tidak hanya digelar sekali, tapi bisa menjadi agenda tahunan yang membangun tradisi olahraga di Bombana,” ujar Yani.

Sebagai simbol dimulainya pertandingan, Bupati Bombana melakukan tip-off atau lemparan bola pertama dalam laga pembuka. Riuh sorakan penonton menambah semarak suasana pertandingan yang berlangsung dengan penuh semangat sportivitas.

Selain pertandingan, acara pembukaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari para pelajar dan komunitas seni Bombana. Tidak ketinggalan pameran produk UMKM lokal yang memajang aneka hasil kerajinan dan olahan makanan khas daerah, menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.

Dengan menggabungkan unsur olahraga, seni, dan ekonomi kreatif, Turnamen Bupati Cup Basketball 100 Day Celebration bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang tumbuh bagi berbagai potensi lokal. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap kegiatan semacam ini mampu memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan positif, dan menjadi contoh bahwa pembangunan daerah juga dapat digerakkan dari lapangan olahraga.

Langkah ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang ingin menjadikan daerah ini tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kaya secara budaya, unggul dalam prestasi, dan kuat dalam kebersamaan.




Dinas PUPR Bombana Monev dan Pasang Papan Informasi PBG

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menuntaskan program penataan bangunan dan gedung dalam rangka 100 hari kerja Bupati H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani. Program ini difokuskan pada penegakan aturan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta sosialisasi langsung kepada masyarakat agar memahami pentingnya membangun sesuai izin. Seluruh kegiatan rampung pada 13 Mei 2025.

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.PW., menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan terbangun yang tertib, aman, dan sesuai tata ruang.

“Penertiban PBG ini bukan untuk mempersulit, justru untuk memastikan bangunan yang berdiri layak, aman, dan tidak mengganggu warga lainnya,” ujar Sofian di Rumbia, Selasa, 20 Mei 2025.

Program ini mencakup dua kegiatan utama. Pertama, pemasangan dua unit papan informasi larangan membangun tanpa izin PBG di titik strategis. Kegiatan yang dimulai 25 April itu selesai tepat waktu dengan capaian 100 persen.

Kedua, monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Surat Edaran Bupati Bombana terkait penertiban PBG. Monev dilakukan melalui tiga kegiatan lapangan sejak 2 Mei, dan kini juga telah selesai seluruhnya.

“Setelah papan informasi dipasang dan monev kami jalankan, respons masyarakat cukup baik. Banyak yang mulai sadar bahwa membangun itu harus sesuai aturan,” kata Sofian.

Ia menambahkan, tim lapangan juga menggandeng aparat desa dan kelurahan untuk menyampaikan edukasi langsung soal pentingnya memiliki PBG sebelum membangun rumah atau tempat usaha.

Menurut Sofian, izin bangunan tidak sekadar formalitas. Di dalamnya terdapat aspek teknis seperti keamanan struktur, sirkulasi udara, drainase, hingga jarak antar bangunan yang semuanya berpengaruh pada kenyamanan bersama.

“Kalau bangunan dibangun sembarangan tanpa izin, bisa merugikan orang lain. Bisa ganggu saluran air, merusak jalan, bahkan membahayakan saat bencana,” jelasnya.

Penegakan aturan ini, lanjutnya, juga menjadi bagian dari visi-misi kepala daerah untuk membangun kota yang rapi, sehat, dan berkelanjutan.

“Bupati dan Wakil Bupati ingin agar ruang kota ini tertata, dan pembangunan tidak dilakukan seenaknya. Semua harus taat aturan, agar kota ini tumbuh teratur,” ujarnya.

Dinas PUPR Bombana ke depan akan terus melakukan pengawasan dan penertiban, sekaligus membuka ruang konsultasi dan layanan perizinan yang mudah diakses masyarakat.

“Kalau ada yang mau bangun rumah, silakan datang ke kantor kami. Kami bantu urus PBG-nya. Jangan bangun dulu baru urus izin. Itu yang kita ingin ubah,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan program ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap masyarakat makin sadar pentingnya membangun dengan izin. Tertib membangun menjadi langkah awal menciptakan kota yang nyaman dan aman bagi semua.

Tag:
Frasa kunci:
Topik:




Trotoar dan Jalan Dalam Kota Bombana Mulai Diperbaiki

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melaksanakan program pengecatan dan perbaikan trotoar serta penyelenggaraan jalan dalam wilayah ibu kota kabupaten. Program ini merupakan bagian dari implementasi 100 hari kerja Bupati Bombana H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani dalam bidang infrastruktur dasar.

Pekerjaan perbaikan tersebut menargetkan 10 ruas jalan utama di dalam kota yang akan dikerjakan sejak 14 April hingga 30 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program penataan infrastruktur kota yang sebelumnya telah dimulai, dengan fokus utama pada peningkatan kenyamanan pejalan kaki dan keindahan kota.

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.PW., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menunjang langsung visi dan misi kepala daerah dalam membangun kawasan perkotaan yang aman, tertata dan ramah bagi masyarakat.

“Trotoar bukan hanya tempat berjalan kaki. Di sinilah wajah kota diperlihatkan. Karena itu, kita pastikan trotoar dalam kota ini bersih, aman, dan estetis. Semua akan kita cat ulang, kita perbaiki yang rusak, supaya masyarakat bisa berjalan dengan nyaman dan kota ini terlihat lebih tertata,” ujar Sofian saat dikonfirmasi pada Selasa, 20 Mei 2025.

Menurut Sofian, ruas jalan yang menjadi sasaran merupakan jalan-jalan protokol dan kawasan padat aktivitas publik seperti jalur kantor pemerintahan, pusat pendidikan, dan kawasan perdagangan. Perbaikan trotoar meliputi pengecatan ulang, perbaikan permukaan lantai, serta penataan ulang beberapa titik yang dianggap berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Ia juga memastikan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aktivitas warga agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun kegiatan ekonomi. “Kami atur pengerjaannya agar tidak menghambat mobilitas warga. Di titik-titik sibuk, pengerjaan dilakukan malam hari. Kami juga pasang rambu dan pengaman agar masyarakat tetap merasa aman,” tambahnya.

Program ini merupakan bagian dari langkah awal Pemerintah Kabupaten Bombana di bawah kepemimpinan Burhanuddin dan Ahmad Yani dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur dasar yang layak dan berkelanjutan. Selain perbaikan trotoar, PUPR juga menyiapkan beberapa proyek lanjutan yang difokuskan pada pemeliharaan jalan antar kecamatan dan desa di tahap berikutnya.

Bupati Bombana, H. Burhanuddin, dalam beberapa kesempatan, telah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur perkotaan akan menjadi prioritas dalam periode awal pemerintahannya. Ia menilai bahwa wajah kota yang tertata rapi adalah bagian penting dari pelayanan dasar kepada masyarakat dan dapat mendorong pertumbuhan sektor lain seperti perdagangan dan pariwisata.

“Kota ini adalah cermin dari seluruh Bombana. Kalau pusat kotanya rapi, bersih dan ramah bagi pejalan kaki, maka daerah ini akan lebih menarik untuk ditinggali dan dikunjungi,” kata Burhanuddin dalam pidatonya saat pencanangan program 100 hari kerja beberapa waktu lalu.

Masyarakat Bombana pun menyambut baik pelaksanaan program ini. Beberapa warga menyampaikan bahwa perbaikan trotoar sangat dibutuhkan, terutama di area yang sebelumnya rusak dan membahayakan pejalan kaki. Mereka berharap agar pelaksanaan program ini berjalan cepat dan merata ke seluruh wilayah kota.

Dengan berjalannya program ini, pemerintah daerah berharap mampu membangun kepercayaan publik dan menunjukkan keseriusan dalam membenahi sektor-sektor pelayanan dasar yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan trotoar juga diharapkan bisa mengurangi potensi kecelakaan dan meningkatkan kualitas hidup warga Bombana secara umum.




Bupati H. Burhanuddin Terima PJS Awards 2025, Bukti Komitmen Dukung Kemerdekaan Pers

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, ia dianugerahi penghargaan Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Awards 2025 atas dedikasinya dalam menjaga kemerdekaan pers dan mendukung pertumbuhan media yang independen di daerah. Penghargaan itu diserahkan dalam sebuah seremoni resmi yang berlangsung di Best Western Grand Place Kemayoran, Jakarta, Selasa, 13 Mei 2025.

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh organisasi PJS sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai aktif menjaga iklim keterbukaan informasi dan menjalin hubungan konstruktif dengan insan pers, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Dalam acara yang dihadiri tokoh-tokoh media dan pejabat publik itu, Bupati Bombana hadir didampingi istri tercinta yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral atas pencapaian penting yang sekaligus membawa nama baik daerah di pentas nasional.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah pengakuan sekaligus amanah besar bagi pemerintah daerah untuk terus membangun relasi yang sehat dan produktif dengan media. Ia menyebut peran jurnalis sebagai mitra penting dalam pembangunan yang transparan dan partisipatif.

“Kami menyadari betapa pentingnya peran media dalam membentuk masyarakat yang kritis dan berdaya. Pemerintah harus menjadi mitra, bukan pembatas kebebasan pers. Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Bombana dan insan pers yang telah menjadi bagian dari pembangunan daerah,” ujar Burhanuddin dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa media yang bebas dan bertanggung jawab adalah salah satu fondasi demokrasi. Karena itu, pemerintahannya terus membuka ruang dialog dan keterlibatan pers dalam proses pembangunan di Bombana.

PJS Awards merupakan agenda tahunan dari organisasi Pro Jurnalismedia Siber, yang rutin memberikan penghargaan kepada figur publik, kepala daerah, dan tokoh masyarakat yang konsisten mendukung kemerdekaan pers, keberlangsungan media lokal, serta prinsip keterbukaan informasi.

Para penerima penghargaan diseleksi secara ketat oleh dewan juri independen yang terdiri dari praktisi jurnalisme dan pengamat media. Mereka dinilai berdasarkan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem media di wilayahnya masing-masing.

Foto Bersama Penerima PJS Award
Foto Bersama Penerima PJS Award

Penghargaan kepada Burhanuddin dinilai layak, mengingat selama masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Bombana terus berkomitmen terhadap prinsip transparansi, memberikan ruang dialog bagi jurnalis lokal, serta mendukung kegiatan organisasi pers baik di daerah maupun pada forum nasional.

Tak hanya itu, kebijakan komunikasi publik yang inklusif dan terbuka yang dijalankan Burhanuddin juga dinilai sebagai langkah progresif dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat melalui peran media.

Dengan diraihnya PJS Awards 2025 ini, nama Kabupaten Bombana kembali menguat di mata publik nasional sebagai salah satu daerah yang menjunjung tinggi prinsip demokrasi dan kebebasan informasi. Pencapaian ini sekaligus menjadi pesan positif bahwa pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur dan layanan, tetapi juga tentang kebebasan berekspresi, kemerdekaan pers, dan akuntabilitas publik.

Bagi Burhanuddin, penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari komitmen yang lebih besar. Ia berharap, sinergi antara pemerintah dan media di Bombana akan semakin erat, saling mendukung, dan memberikan kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat.




Buka TMMD ke-124, Bupati Burhanuddin Tegaskan Komitmen Bangun Desa

Bombana, sultranet.com  –  Pemerintah Kabupaten Bombana bersama TNI terus memperkuat sinergi dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Hal ini kembali ditegaskan Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, saat membuka secara resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana yang dipusatkan di Desa Wia-Wia, Kecamatan Matausu, Selasa, 6 Mei 2025.

Dalam upacara pembukaan, Bupati Burhanuddin bertindak sebagai inspektur upacara. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, dan jajaran Forkopimda, serta disambut antusias masyarakat dan tokoh lokal.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa program TMMD merupakan bagian dari 100 hari kerja dirinya bersama Wakil Bupati Bombana. Program ini selaras dengan visi misi daerah, yakni “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan.”

“TMMD ini adalah wujud nyata semangat gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami untuk membuka konektivitas antarwilayah, memperluas akses ekonomi, dan memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1431/Bombana atas kontribusi aktif dan konsistennya dalam mendukung pembangunan di wilayah terpencil. Bupati mengajak seluruh elemen—pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga masyarakat—untuk bersama-sama mensukseskan program tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga membangun nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat kohesi sosial masyarakat desa. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan.

“Saya berharap TMMD tidak hanya menyentuh jalan atau bangunan, tapi juga menyentuh hati masyarakat. Nilai gotong royong dan solidaritas sosial harus tumbuh bersama infrastruktur,” tambahnya.

Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., selaku Dansatgas TMMD ke-124, menjelaskan bahwa program ini akan menyasar pembangunan fisik dan nonfisik yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Selain membuka akses jalan dan memperbaiki sarana umum, kami juga menyelenggarakan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan narkoba, bela negara, wawasan kebangsaan, lingkungan hidup, hingga layanan kesehatan keluarga,” kata Letkol Andi.

Ia menekankan bahwa seluruh kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi infrastruktur tapi juga kesadaran sosial dan wawasan kebangsaan.

Pembukaan TMMD ke-124 turut dihadiri Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, Camat Matausu, kepala sekolah, siswa-siswi, dan tokoh masyarakat setempat. Suasana upacara berlangsung khidmat namun penuh semangat, menandai dimulainya kerja bersama antara TNI dan Pemkab Bombana untuk membangun dari desa.

TMMD ke-124 di Desa Wia-Wia diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan berbasis potensi lokal yang dimiliki masing-masing wilayah. Dengan fokus pada sektor pertanian, kelautan, dan penguatan desa, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis bisa mendorong daerah menjadi lebih berdaya saing dan mandiri.

Langkah nyata ini menjadi cermin dari komitmen Burhanuddin yang tidak hanya fokus pada pembangunan kota, tetapi juga memprioritaskan desa sebagai poros utama pembangunan berkelanjutan. Ke depan, sinergi seperti TMMD diharapkan dapat terus berlanjut di wilayah lain di Bombana.