Bupati Bombana Hadiri Rakor TPID, Pastikan Stabilitas Harga Jelang Idulfitri

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Tenggara yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu (12/3/2025). Rapat ini mengusung tema “Strategi Pengendalian Inflasi Jelang HBKN Idulfitri 1446 H” dan dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., selaku Ketua TPID Sulawesi Tenggara.

Rakor ini diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara dengan metode hybrid, baik secara daring maupun luring. Pembahasan utama dalam pertemuan ini berfokus pada strategi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri, di mana permintaan barang dan jasa cenderung meningkat signifikan.

Dalam forum tersebut, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menegaskan pentingnya koordinasi antardaerah dalam menjaga harga tetap stabil dan ketersediaan bahan pokok aman hingga lebaran.

“Rapat ini sangat penting untuk menyusun strategi yang efektif dalam mengendalikan inflasi. Kita harus memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan tenang, tanpa khawatir terhadap lonjakan harga yang tidak terkendali,” ujar Bupati Bombana.

Ia juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap distribusi barang dan stok pangan, serta mencegah praktik spekulasi harga yang berpotensi merugikan masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah harus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan pedagang, untuk memastikan kelancaran suplai bahan pokok.

“Pemerintah daerah harus bersinergi dengan semua pemangku kepentingan agar distribusi bahan pokok tetap lancar dan harga tetap stabil,” tambahnya.

Selain itu, Burhanuddin mengungkapkan bahwa upaya konkret perlu segera dijalankan guna menekan laju inflasi di daerah. Ia berharap hasil dari rapat koordinasi ini dapat diimplementasikan dengan baik, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau menjelang Idulfitri 1446 H.

Pelaksanaan rapat koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya dalam menghadapi momen-momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri. Dengan adanya kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, TPID, serta stakeholder terkait, diharapkan lonjakan harga bahan pokok dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan lebaran dengan nyaman.




Pesona Pulau Sagori di Bombana, Tawarkan Keajaiban Alam

Sultranet.com, Bombana – Pulau Sagori di Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, semakin menarik perhatian wisatawan karena keindahan alamnya yang masih asri. Pulau kecil dengan pasir putih lembut dan air laut jernih ini menawarkan pengalaman wisata bahari yang menakjubkan. Dengan keanekaragaman hayati bawah laut yang memukau, Pulau Sagori menjadi destinasi ideal bagi pencinta snorkeling dan diving.

Pulau ini memiliki karang atol berbentuk setengah lingkaran yang berfungsi sebagai pelindung alami, menciptakan perairan yang tenang dan aman bagi wisatawan. Hamparan pasir putih sepanjang 3.000 meter dengan lebar 200 meter di bagian tengahnya semakin menambah pesonanya. Kombinasi antara pasir putih, air laut biru, dan langit cerah menciptakan suasana yang menenangkan.

Untuk mencapai Pulau Sagori, wisatawan dapat memulai perjalanan dari Sikeli, ibu kota Kecamatan Kabaena Barat. Dari sana, perjalanan laut hanya membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit dengan perahu nelayan atau speedboat. Sepanjang perjalanan, wisatawan bisa menikmati panorama laut yang memukau dan berkesempatan melihat kawanan lumba-lumba yang berenang di sekitar perahu.

Pulau Sagori menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi wisatawan. Snorkeling dan diving menjadi pilihan utama karena air lautnya yang jernih memungkinkan wisatawan menikmati keindahan terumbu karang dan ikan-ikan warna-warni. Selain itu, pulau ini juga menjadi tempat yang sempurna untuk fotografi alam, dengan pemandangan sunset yang indah. Bagi yang ingin menikmati pengalaman lebih lama, berkemah di Pulau Sagori bisa menjadi pilihan menarik, memberikan sensasi tidur di bawah langit berbintang dengan deburan ombak yang menenangkan.

Keunikan Pulau Sagori tidak hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada kehidupan masyarakat pesisirnya. Wisatawan dapat berinteraksi dengan nelayan lokal dan mengenal lebih dekat budaya serta sejarah mereka. Pulau ini masih tergolong sepi, menjadikannya destinasi yang cocok bagi mereka yang mencari ketenangan dari hiruk-pikuk perkotaan.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, mengapresiasi potensi wisata Pulau Sagori. “Pulau Sagori adalah salah satu destinasi unggulan di Bombana yang masih sangat alami. Kami terus mendorong pengembangan wisata berbasis kelestarian lingkungan agar keindahan pulau ini tetap terjaga,” ujarnya. (10/3)

Pemerintah daerah dan masyarakat setempat berupaya menjaga kelestarian Pulau Sagori dengan menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. Upaya ini mencakup perlindungan ekosistem laut dan kebersihan pantai agar tetap nyaman bagi wisatawan. Keasrian Pulau Sagori menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang ingin menikmati pesona alam tanpa gangguan.

Bagi wisatawan yang mencari destinasi yang menawarkan keindahan alami dan ketenangan, Pulau Sagori adalah pilihan yang sempurna. Dengan segala pesonanya, pulau ini menjadi surga tersembunyi yang patut dikunjungi. Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan keindahan Pulau Sagori untuk dinikmati oleh generasi mendatang.




Pendaftaran Paskibraka Bombana 2025 Resmi Dibuka, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Bombana, sultranet.com – Pendaftaran calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bombana tahun 2025 resmi dibuka mulai Senin, 10 Maret 2025, dan akan berlangsung hingga 24 Maret 2025 mendatang. Kesempatan ini terbuka bagi siswa-siswi terbaik yang ingin menjadi bagian dari tim kehormatan yang bertugas dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat kabupaten maupun nasional.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, selaku penyelenggara, mengajak seluruh pelajar yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Paskibraka di https://paskibraka.bpip.go.id. Para peserta diwajibkan untuk memahami dengan saksama setiap ketentuan dan petunjuk yang tersedia di laman tersebut.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana menjelaskan bahwa seleksi tahun ini tetap mengacu pada standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Para calon peserta akan melalui berbagai tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, tes kesehatan, wawancara, hingga uji keterampilan baris-berbaris.

“Kami berharap para peserta mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik maupun mental. Ini adalah kesempatan emas bagi putra-putri terbaik Bombana untuk menunjukkan dedikasi dan nasionalisme melalui Paskibraka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Paskibraka bukan sekadar tentang baris-berbaris, tetapi juga tentang membentuk karakter kepemimpinan dan disiplin yang tinggi. Para peserta yang lolos seleksi nantinya akan mendapatkan pembinaan khusus dan pelatihan intensif sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan 17 Agustus 2025.

Tahun 2025 merupakan tahun kedua di mana Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana mengelola pelaksanaan seleksi Paskibraka. Dengan sistem seleksi yang semakin ketat dan transparan, diharapkan para peserta yang terpilih benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Bagi yang ingin mendaftar, beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi antara lain:

  • Berstatus sebagai pelajar SMA/sederajat di Kabupaten Bombana
  • Berusia maksimal 18 tahun pada saat seleksi
  • Memiliki tinggi badan minimal 165 cm untuk putra dan 160 cm untuk putri
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak memiliki riwayat penyakit kronis
  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi dan pelatihan

Pendaftaran dan pengunggahan berkas dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi BPIP. Jika terdapat kendala atau pertanyaan lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia seleksi yang informasinya tersedia di situs resmi Kesbangpol atau melalui sekolah masing-masing.

Dengan dibukanya pendaftaran ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi serta siap mengemban tugas sebagai simbol kehormatan bangsa. Jangan lewatkan kesempatan ini dan segera daftarkan diri sebelum batas waktu yang ditentukan!




Bombana Raih Peringkat Kedua Penilaian Pelayanan Publik di Sultra

Kendari, sultranet.com – Kabupaten Bombana mencatatkan prestasi membanggakan dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 atau Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara.

Dalam acara yang berlangsung di Kantor Ombudsman Sultra pada Kamis (7/3/2025), Bombana berhasil meraih skor 93,09 dan menempati peringkat kedua terbaik se-Sulawesi Tenggara dalam aspek pelayanan publik di antara kabupaten/kota lainnya.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sultra, Mastri Susillo, kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., turut hadir dalam acara tersebut bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana.

Sejumlah OPD yang menerima penghargaan antara lain Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Lombakasih Kecamatan Lantari Jaya dan Puskesmas Kecamatan Rumbia, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil), Dinas Pendidikan, serta Dinas Sosial.

Kepala Ombudsman Sultra, Mastri Susillo, mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pencapaian ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi standar pelayanan yang baik dan sesuai dengan regulasi.

“Kami melihat upaya nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana untuk meningkatkan pelayanan publik. Hasil penilaian ini menunjukkan bahwa Bombana telah bertransformasi menjadi salah satu daerah dengan pelayanan terbaik di Sulawesi Tenggara,” ujar Mastri Susillo.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada Ombudsman RI Perwakilan Sultra atas bimbingan dan arahan yang diberikan kepada jajarannya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik agar semakin optimal bagi masyarakat.

“Hasil ini akan menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bombana. Kami juga akan menindaklanjuti setiap rekomendasi dan saran dari Ombudsman untuk perbaikan ke depan,” kata Burhanuddin.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelayanan publik agar dapat terus memenuhi harapan masyarakat.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengelola pelayanan publik secara transparan dan profesional. Dengan meningkatnya standar pelayanan, masyarakat Bombana akan semakin merasakan manfaat nyata dari kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah.




Pertanian Bombana Jadi Andalan Wujudkan Swasembada Pangan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program nasional swasembada pangan. Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Komitmen itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 6 Maret 2025.

Sarif mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan di Bombana semakin mendapatkan perhatian serius. Ia menyebutkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama untuk mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan.

“Dengan potensi yang kita miliki, Bombana bisa menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Sarif. Ia menambahkan bahwa luas lahan yang tersedia, serta dukungan program dari pemerintah pusat, memberikan peluang besar untuk meningkatkan produksi pertanian secara signifikan.

Menurut Sarif, langkah strategis yang dilakukan saat ini adalah memperbaiki infrastruktur pertanian, seperti jaringan irigasi dan akses lahan produksi. Hal ini penting untuk mendukung peningkatan produksi komoditas unggulan Bombana seperti padi, kelapa sawit, dan kakao.

Tidak hanya soal infrastruktur, Dinas Pertanian Bombana juga mendorong pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen. “Kami ingin memastikan petani di Bombana dapat mengakses teknologi pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Itu termasuk penggunaan pupuk organik, benih unggul, hingga mekanisasi pertanian,” terang Sarif.

Selain itu, penguatan kelembagaan petani juga menjadi fokus utama. Dinas Pertanian Bombana aktif mendorong pembentukan dan penguatan kelompok tani serta koperasi. Tujuannya agar para petani lebih mudah mendapatkan akses permodalan, pelatihan, dan pemasaran hasil produksi.

Untuk meringankan beban produksi, pemerintah daerah juga terus menggulirkan bantuan berupa subsidi pupuk dan alat pertanian. Sarif optimistis, kebijakan ini akan berdampak positif pada produktivitas dan pendapatan petani.

“Kami harap program swasembada pangan ini terus menjadi prioritas, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin Bombana bisa menjadi daerah lumbung pangan yang tangguh dan mandiri,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis bahwa dengan berbagai program dan kebijakan strategis yang dijalankan saat ini, sektor pertanian akan tumbuh lebih kuat, memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, dan mendorong tercapainya swasembada pangan nasional.




Gub Sultra ASR Launching Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Khas) Al-Alam

Kendari, sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., didampingi Wakil Gubernur Ir. Hugua, secara resmi melaunching Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Khas) Al-Alam di pelataran Masjid Al-Alam Kendari, Rabu, 5 Maret 2025
Peluncuran ini juga dirangkaikan dengan kick-off program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) yang berlangsung pada 5–16 Maret 2025. Zona Khas Al-Alam merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia (BI), Pemerintah Provinsi Sultra, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Kepala Perwakilan BI Sultra, Kepala OJK, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Prov. Sultra, dan pimpinan instansi vertikal Sultra, Kepala OPD/Instansi Provinsi Sultra, serta para pimpinan organisasi non-pemerintah wilayah Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka mengapresiasi terselenggaranya acara ini serta menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah di sekitar zona kuliner agar tetap sehat dan nyaman bagi masyarakat.
“Zona Khas di Masjid Al-Alam ini merupakan terobosan yang sangat baik untuk mendorong ikon Sulawesi Tenggara tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata berbasis syariah,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan bahwa sertifikasi halal menjadi aspek penting dalam menjamin keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap produk konsumsi.
“Dengan adanya sertifikat halal, kita tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk menembus pasar yang lebih besar, baik dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Sebagai bagian dari program Quick Win 100 Hari, Pemprov Sultra akan mendorong penguatan dan perluasan sertifikat halal bagi seluruh UMKM, khususnya di bidang makanan dan minuman.
“Kami akan mengumpulkan pelaku UMKM untuk mendapatkan pelatihan agar produk mereka tidak hanya halal, tetapi juga memiliki cita rasa yang enak dan kemasan yang menarik,” ungkap Gubernur.
Selain itu, ia mengajak lembaga keuangan syariah untuk mendukung UMKM halal di Sultra melalui penyaluran kredit syariah, serta mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sultra, Doni Septadijaya, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung industri halal tidak hanya melalui peresmian Zona Khas Al-Alam, tetapi juga melalui berbagai inisiatif lainnya.
“Zona Khas Al-Alam hadir sebagai bentuk komitmen BI dalam menyediakan pilihan kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga terjamin kehalalan, kebersihan, dan kesehatannya bagi masyarakat serta wisatawan,” ujarnya.
Dalam mendukung program ini, BI juga menyerahkan sertifikasi halal kepada 40 UMKM dan menyelenggarakan pelatihan bagi Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dan Auditor Halal. Selain itu, BI menjalankan program Serambi 2025 untuk memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup dan kondisi layak edar di 85 titik layanan penukaran uang di Sultra.
Selain peresmian Zona Khas Al-Alam dan kick-off Serambi 2025, Bank Indonesia juga menghadirkan berbagai program lain selama Ramadan, seperti:
1. Ramadhan Talkshow – Diskusi interaktif tentang ekonomi syariah dan industri halal.
2. Pasar Murah – Penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
3. Ramadhan Competition – Berbagai kompetisi kreatif dan edukatif bagi masyarakat.
Dengan adanya Zona Khas Al-Alam serta program pendukung lainnya, diharapkan masyarakat dapat menikmati kuliner halal yang aman dan sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.



Bupati dan Wakil Bupati Bombana Resmi Menjabat, Ajak Seluruh Elemen Bersatu Membangun Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Bombana dari Penjabat (Pj.) Bupati Drs. Edy Suharmanto, M.Si kepada Bupati terpilih Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati terpilih Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Acara berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, pada Selasa (4/3/2025), dan dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, camat, serta sejumlah elemen masyarakat.

Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si secara resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025-2030 setelah memenangkan Pilkada serentak pada 27 November 2024. Keduanya telah dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Momen Sertijab ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekda Kabupaten Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ahmad Yani untuk memimpin Kabupaten Bombana selama lima tahun ke depan.

“Hari ini, saya dan Pak Ahmad Yani resmi menerima tugas dan tanggung jawab besar. Ada 150 ribu masyarakat Kabupaten Bombana yang menitipkan harapan kepada kami, untuk membawa Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa tantangan dalam memimpin daerah ini tidak ringan, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak untuk mencapai tujuan bersama.

“Kita semua harus menyadari bahwa Bombana ini seperti kapal besar yang harus didorong bersama oleh seluruh stakeholder. Baik itu unsur ASN, Forkopimda, maupun masyarakat, semuanya harus bersatu. Saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan demi Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Burhanuddin juga mengajak masyarakat untuk mengakhiri perbedaan politik pasca-Pilkada dan bersama-sama membangun daerah.

“Mari kita rajut kembali persaudaraan. Kalau kemarin dalam pesta demokrasi ada yang ke kiri atau ke kanan, mendukung si A atau si B, mari kita akhiri di sini. Kini saatnya kita bersatu untuk membangun Bombana,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah, termasuk para kepala dinas dan camat, untuk berfokus pada tugas membangun daerah dan menghindari pola pikir negatif.

“Semua pihak harus menyatukan visi dan energi untuk kemajuan Bombana. Kepala dinas dan camat jangan lagi berpikir negatif. Apa yang kita lakukan hari ini akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto, melalui Plh. Sekda Kabupaten Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., berharap kepemimpinan baru dapat membawa Bombana ke arah yang lebih baik serta menjaga kondusivitas dan kerjasama antarelemen masyarakat.

“Semoga di bawah kepemimpinan yang baru, Bombana semakin maju. Kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ungkap Sunandar.

Dengan resminya kepemimpinan Ir. H. Burhanuddin dan Ahmad Yani, masyarakat Bombana menaruh harapan besar pada visi dan program kerja yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bombana.




Danau Laponu Ponu Jadi Salah Satu Objek Wisata Andalan Bombana

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan dengan keindahan alam yang masih alami. Salah satu objek wisata yang kini menarik perhatian wisatawan adalah Danau Laponu Ponu, yang terletak di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat. Keindahan danau yang menawan serta potensi besar dalam sektor pariwisata menjadikannya sebagai daya tarik utama bagi pelancong lokal maupun luar daerah.

Danau Laponu Ponu menawarkan panorama alam yang luar biasa dengan air jernih berwarna biru kehijauan, dikelilingi pepohonan hijau yang menyejukkan. Saat sinar matahari menyentuh permukaan air pada pagi dan sore hari, pantulan cahayanya menciptakan pemandangan yang memukau. Selain itu, keberadaan pulau kecil di tengah danau yang ditumbuhi pohon kelapa semakin menambah daya tarik tempat ini.

Untuk mencapai Danau Laponu Ponu, wisatawan harus menempuh perjalanan darat sekitar 120 km dari ibu kota Bombana, Rumbia. Jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski perjalanan cukup menantang, keindahan yang menanti di ujung perjalanan sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.

“Alhamdulillah, perkembangan wisatawan yang berkunjung semakin meningkat, terutama saat hari libur. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Bombana sudah membangun kawasan ini cukup baik sejak tahun 2020,” ujar Kepala Desa Ranokomea, Iskandar Wase. (3/3)

Danau ini menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi pengunjung. Beberapa di antaranya adalah fotografi alam, piknik keluarga, hingga mendayung menggunakan perahu kecil yang disewakan di sekitar danau. Bagi pecinta alam dan ketenangan, Danau Laponu Ponu menjadi tempat yang ideal untuk bersantai sambil menikmati udara segar.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin, turut mengapresiasi perkembangan destinasi ini. Menurutnya, pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur dan fasilitas guna menunjang kenyamanan wisatawan.

“Kami melihat potensi besar dari Danau Laponu Ponu sebagai destinasi wisata andalan di Bombana. Oleh karena itu, kami terus berupaya memperbaiki akses jalan, menambah fasilitas seperti gazebo dan homestay, serta mendorong masyarakat setempat untuk mengembangkan produk kerajinan tangan dan kuliner khas daerah,” kata Annisa Sri Prihatin.

Pengembangan Danau Laponu Ponu sebagai objek wisata juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, masyarakat memiliki peluang lebih besar dalam usaha penyewaan perahu, warung makan, hingga jasa pemandu wisata.

Dengan pesona yang dimilikinya dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Danau Laponu Ponu diyakini mampu menjadi destinasi unggulan di Sulawesi Tenggara. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat sekaligus memperkenalkan potensi wisata Bombana ke kancah yang lebih luas.




Gubernur Baru Sultra Resmi Menjabat, Bupati Bombana Hadiri Sertijab di Kendari

Kendari, sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2025-2030, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, resmi menjabat setelah prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, Kendari, pada Senin (3/3/2025). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sultra, Forkopimda, Pimpinan Instansi Vertikal, serta Bupati dan Wali Kota se-Sultra, termasuk Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya untuk mewakafkan diri dalam membangun Sultra yang lebih maju, aman, sejahtera, dan religius. “Melalui momentum serah terima jabatan ini, kami pertegas kembali tekad dan komitmen kami sejak awal mencalonkan diri sebagai Gubernur. Kami dengan penuh kesungguhan siap mewakafkan diri untuk masyarakat dan daerah Sultra,” ujarnya.

Bupati Bombana, Burhanuddin (Tengah) saat menghadiri Sertijab Gubernur Sultra
Bupati Bombana, Burhanuddin (Tengah) saat menghadiri Sertijab Gubernur Sultra

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Komjen Pol (Purn) dr. (HC) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., yang telah memimpin pembangunan Sultra selama satu tahun lima bulan. “Banyak prestasi cemerlang yang membanggakan kita semua, salah satunya adalah suksesnya penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan baru di Sultra. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. “Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi untuk membangun Bombana dan Sulawesi Tenggara secara keseluruhan,” katanya.

Prosesi Sertijab ini menjadi awal dari kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dalam menjalankan visi dan misinya untuk membawa Sultra ke arah yang lebih baik. Seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat berharap agar pembangunan di berbagai sektor semakin meningkat di bawah kepemimpinannya.




Wakil Bupati Kolaka Utara Pimpin Apel Perdana, Ajak ASN Maksimalkan Potensi

Kolaka Utara, sultranet.com – Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, memimpin apel perdana di Lapangan Aspirasi setelah resmi menjabat. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan visi daerah yang lebih baik, berdaya saing, dan berkemajuan. (3/3)

Pada apel tersebut, H. Jumarding menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, khususnya ASN, dalam mempercepat pembangunan Kolaka Utara.

Menurutnya, peran ASN sangat krusial dalam mewujudkan Kabupaten Kolaka Utara sebagai daerah yang madani, maju, dan sejahtera.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk memaksimalkan potensi yang ada. Mari kita bekerja sama, berkolaborasi, dan mengutamakan kepentingan daerah di atas kepentingan pribadi,” ujar H. Jumarding dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, beliau juga menekankan pentingnya disiplin dalam bekerja. ASN diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab.

“Kita semua harus disiplin dalam mematuhi waktu kerja dan selalu berpegang teguh pada aturan yang ada. Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena itu adalah kewajiban kita sebagai pelayan publik,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Jumarding juga menegaskan komitmennya bersama Bupati Kolaka Utara, Drs. Nur Rahman Umar, SH., untuk terus berbuat baik demi kemajuan daerah.

“Kami berdua berkomitmen untuk selalu bekerja keras demi kepentingan Kolaka Utara. Kami ingin membuat perubahan yang signifikan, dan untuk itu, kami butuh dukungan penuh dari ASN dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Di penghujung sambutannya, H. Jumarding mengingatkan para ASN untuk selalu bekerja dengan ikhlas dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang lebih banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Mari kita bekerja dengan hati, dan pastikan setiap tindakan kita memberi dampak positif bagi Kolaka Utara,” ujarnya.

Apel perdana yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi simbol awal dari langkah besar yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari pemerintahan yang baru, H. Jumarding berharap seluruh ASN dapat bersinergi dalam menciptakan perubahan positif, serta membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih baik.

Dengan penuh semangat, Wakil Bupati Kolaka Utara berharap para ASN tidak hanya berfokus pada tugas administratif, tetapi juga aktif berperan dalam berbagai inisiatif pembangunan di lapangan.

“Kami menginginkan ASN yang tidak hanya bekerja sesuai tupoksi, tetapi juga memiliki rasa kepedulian terhadap kemajuan daerah,” pungkasnya.

Dengan tekad dan semangat baru, diharapkan Kolaka Utara akan semakin maju dan sejahtera. Pemerintah daerah berharap para ASN dapat memberikan kontribusi maksimal dalam setiap aspek pembangunan untuk mencapai tujuan bersama.