Bupati dan Wakil Bupati Bombana Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama di Kendari

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menggelar acara Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama di kediaman Bupati di Mandonga, Kota Kendari, pada Minggu (2/3/2025). Acara ini digelar setelah keduanya kembali dari kegiatan Retret Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Momen ini menjadi ajang silaturahmi dengan keluarga, jajaran pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat yang hadir.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asrun Lio, M. Hum., Ph.D., Pelaksana Harian (Plh) Sekda Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., beserta jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang turut serta dalam momen kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para tamu yang telah berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Terima kasih atas sambutan hangat dan kebersamaan yang terjalin di kesempatan ini. Semoga Ramadan ini membawa berkah bagi kita semua serta mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujarnya.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani juga menambahkan bahwa acara buka puasa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Momentum Ramadan ini adalah saat yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyatnya. Kami berharap kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Acara diawali dengan doa bersama menjelang berbuka puasa, diikuti dengan penyajian hidangan khas Ramadan yang telah disiapkan. Setelah berbuka, para tamu melaksanakan salat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Dalam suasana yang penuh kehangatan, para tamu berinteraksi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati Bombana, berbagi cerita, serta berdiskusi tentang berbagai hal terkait pembangunan daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, acara buka puasa ini menjadi simbol persatuan dan solidaritas, serta menegaskan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Bombana untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Kembali dari Retret, Disambut Hangat di Kendari

Kendari, sultranet.com – Setelah menyelesaikan retret kepemimpinan selama delapan hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang dari 21 hingga 28 Februari 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, tiba di Kendari pada Minggu pagi (2/3/2025) dan langsung disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta puluhan anggota tim pemenangan. Kendari, 2 Maret 2025.

Setibanya di Bandara Haluoleo, kedua pemimpin daerah langsung diarahkan menuju kediaman Bupati di Kecamatan Mandonga untuk beristirahat sejenak setelah perjalanan panjang dari Magelang. Penyambutan di bandara yang diwarnai dengan pengalungan bunga dan penampilan tarian tradisional mencerminkan harapan masyarakat Bombana terhadap kepemimpinan yang segar dan inovatif. Program retret kepemimpinan tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi kepala daerah, strategi Astacita, serta visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran dan komunikasi politik yang efektif.

Retret yang berlangsung selama delapan hari tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mempererat koordinasi antar kepala daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di era yang semakin dinamis. Melalui berbagai materi strategis, para peserta mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman yang komprehensif, mulai dari peningkatan ketahanan nasional hingga penguatan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk selalu memperbarui dan menyempurnakan kinerja demi kesejahteraan masyarakat Bombana yang semakin menuntut inovasi dan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebelum menyampaikan kutipan, pihak penyelenggara retret dan jajaran pemerintah menekankan bahwa bekal ilmu dari pelatihan tersebut akan segera diimplementasikan dalam setiap aspek pemerintahan. Hal ini menjadi momentum penting bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk menerapkan berbagai strategi pembangunan yang telah dipelajari guna menghadapi permasalahan dan memaksimalkan potensi daerah.

Dalam sambutannya di kediaman Bupati, Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat yang diterima serta komitmennya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama retret.

“Kami sangat menghargai dukungan dan sambutan luar biasa ini. Retret kepemimpinan telah memberikan banyak wawasan berharga yang akan segera kami terapkan untuk memajukan Kabupaten Bombana,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Wakil Bupati Ahmad Yani kemudian menambahkan bahwa pengalaman selama retret menjadi modal penting dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ilmu dan pengalaman dari retret ini akan menjadi dasar kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Bombana yang berkelanjutan,” katanya.

Penyambutan antusias di Kendari juga mendapat tanggapan positif dari jajaran pemerintah daerah. Plh Sekda Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes, menyatakan bahwa kepulangan kedua pemimpin tersebut merupakan langkah awal strategis dalam menyongsong berbagai program pembangunan. Dukungan penuh dari semua elemen masyarakat diharapkan mampu mengakselerasi implementasi strategi pembangunan yang telah dirancang.

Acara penyambutan yang meriah, dengan sentuhan budaya melalui tarian tradisional dan pengalungan bunga, bukan hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga cerminan semangat baru dalam pemerintahan daerah. Kembalinya Bupati dan Wakil Bupati Bombana dari retret memberikan energi positif bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, diharapkan kepemimpinan transformasional ini akan menjawab tantangan pembangunan secara holistik dan berkelanjutan.




Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Disambut Meriah

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar penyambutan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Ir. Hugua secara meriah, Sabtu (1/3/2025). Acara ini diawali dengan penjemputan di Bandara Haluoleo yang disertai penyerahan Kampurui dan Selempang Adat Tolaki serta buket bunga.

Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mengatakan bahwa selain penyambutan, terdapat agenda serah terima jabatan dan rapat paripurna pada 2 hingga 3 Maret 2025.

Ketua Tim Pengendali Program Quick Win ASR-Hugua, Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi SIP.,M.H.,M.M mengungkapkan, penjemputan yang dilakukan sebagai tanda bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur yang disambut merupakan Gubernur dan Wagub seluruh masyarakat Sultra.

“Penjemputan ini menjadi simbol bahwa gubernur dan wakil gubernur adalah pemimpin seluruh masyarakat Sultra,” ujar Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi.

Setelah tiba di Kendari, rombongan gubernur dan wakil gubernur melanjutkan perjalanan ke Rumah Jabatan Gubernur Sultra. Di sana, mereka disambut dengan tarian empat etnis serta para pejabat dan tokoh masyarakat. Malam harinya, diadakan penandatanganan Pakta Integritas dan perjanjian kinerja oleh pimpinan OPD.

Pada 2 Maret 2025, agenda berlanjut dengan pengambilan voice over Ramadhan oleh RRI, salat tarawih berjamaah, serta pembagian sembako kepada masyarakat. Sementara pada 3 Maret 2025, dilaksanakan apel pagi dan pembagian sembako bagi ASN Golongan I dan II. Acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, kepada Andi Sumangerukka dan Hugua di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra.

Hari yang sama juga diisi dengan rapat paripurna di DPRD Sultra, di mana Ketua DPRD akan menyampaikan pidato pengantar. Acara ini turut dihadiri Forkopimda, Bupati dan Wali Kota se-Sultra, serta berbagai elemen masyarakat.




Pemkab Bombana Gelar Pasar Murah di Rarowatu untuk Kendalikan Harga Jelang Ramadan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dinas Perindagkop dan UKM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah di Kecamatan Rarowatu. Kegiatan yang bekerja sama dengan Perum Bulog ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan. (28/2)

Pasar murah ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana, Asis Fair, didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Ferawati. Dalam sambutannya, Asis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menggelar pasar murah agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan terjangkau,” ujar Asis.

Sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung dijual dengan harga lebih murah dibanding pasaran. Warga Kecamatan Rarowatu tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini.

Ibu Lina, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Menjelang bulan puasa, harga-harga biasanya naik. Pasar murah ini sangat membantu kami,” tuturnya. Hal serupa disampaikan oleh Hermanto, seorang petani di Rarowatu. “Pendapatan kami tidak tetap, jadi kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap pasar murah bisa diadakan lebih sering,” katanya.

Selain membantu masyarakat, pasar murah juga memberi manfaat bagi para pedagang. Arif, salah seorang pedagang yang berpartisipasi, menyebut bahwa program ini memperluas jangkauan pelanggan. “Meski harga lebih murah, kami tetap bisa mendapatkan keuntungan karena ada subsidi dari pemerintah,” jelasnya.

Kepala Bidang Perdagangan, Ferawati, menambahkan bahwa pasar murah ini bukan hanya untuk menekan harga, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi warga. “Kami ingin masyarakat lebih cerdas dalam berbelanja dan tidak panik menghadapi kenaikan harga menjelang hari-hari besar,” ujarnya.

Melihat tingginya antusiasme warga, pemerintah daerah berencana menggelar pasar murah di wilayah lain di Kabupaten Bombana. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan.




PUPR Bombana bersama Kodim 1431 Tinjau Lokasi TMMD ke-124

Bombana, sultranet.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bombana bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1431/Bombana melakukan peninjauan sejumlah desa yang menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum pelaksanaan program pembangunan yang direncanakan berlangsung pada April hingga Mei 2025. (28/1)

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W., menyampaikan bahwa TMMD merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam percepatan pembangunan infrastruktur di desa.

“Kami bersama tim dari Kodim 1431/Bombana meninjau langsung titik-titik prioritas yang akan dikerjakan dalam TMMD ke-124. Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan infrastruktur pedesaan, terutama untuk aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sofian Baco.

Adapun delapan titik sasaran yang menjadi prioritas dalam TMMD ke-124 mencakup berbagai proyek pembangunan dan rehabilitasi. Beberapa di antaranya adalah rehabilitasi jembatan di Desa Kolombi, bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Wia-wia, pengerasan jalan tani di Desa Wia-wia, serta pembangunan jembatan di Desa Lumuru. Selain itu, rehabilitasi RTLH juga akan dilakukan di Desa Lumuru dan Desa Totole, termasuk rehabilitasi Masjid Al Mu’min di Desa Totole.

Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan langkah awal untuk menentukan sasaran prioritas sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan tahap awal dalam persiapan TMMD ke-124. Kami ingin memastikan bahwa semua lokasi yang akan dikerjakan telah memenuhi kriteria teknis agar hasilnya optimal dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujar Andi Irfandi.

Sementara itu, Camat Matausu, Rimbu, S.P., menyampaikan apresiasinya terhadap rencana TMMD ini, yang dinilai akan sangat membantu meningkatkan infrastruktur desa serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena program TMMD terbukti mampu meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan kesejahteraan warga. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI ini sangat dinantikan masyarakat,” ucap Rimbu.

Dengan peninjauan awal ini, diharapkan TMMD ke-124 dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Matausu. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju.




Bulog Raha Pastikan Stok Beras Aman hingga Idul Fitri

MUNA, Sultranet.com – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Raha memastikan stok beras di tiga kabupaten, yakni Muna, Muna Barat, dan Buton Utara, dalam kondisi aman hingga perayaan Idul Fitri 2025. Saat ini, ketersediaan beras di gudang Bulog mencapai 3.000 ton dan terus dipasok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kepala Bulog Cabang Raha, Hendra Dionisius, mengatakan stok beras yang ada masih mencukupi dan akan terus bertambah seiring dengan pergeseran stok dari Cabang Kolaka dan Bombana.

“Saat ini stok beras yang tersimpan di dua gudang kami mencapai 3.000 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten, yakni Muna, Muna Barat, dan Buton Utara, hingga Idul Fitri mendatang,” ujar Hendra Dionisius, Jumat (28/2/2025).

Selain beras, Bulog juga menjamin ketersediaan bahan pokok lainnya, seperti gula pasir dan minyak goreng. Hendra menyebutkan bahwa saat ini stok gula di gudang Bulog Cabang Raha sebanyak 10 ton, dan akan bertambah seiring dengan pengiriman 50 ton dari Jawa yang sedang dalam proses distribusi. Sementara itu, stok minyak goreng dalam bentuk kemasan premium mencapai 20.000 liter dan dapat ditambah dari Bulog Kendari jika diperlukan.

“Minyak goreng yang tersedia saat ini masih sangat mencukupi. Apabila stoknya kurang, kami akan datangkan dari Bulog Kendari untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Untuk memastikan harga tetap stabil dan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, Bulog Cabang Raha juga menggelar pasar murah di pelataran kantor. Kegiatan ini berlangsung mulai hari ini hingga menjelang Idul Fitri, dengan harapan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan tanpa terbebani lonjakan harga.

“Kami ingin memastikan semua kebutuhan bahan pangan masyarakat tersedia dengan harga yang wajar. Pasar murah ini diadakan sebagai langkah nyata untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Hari Raya,” jelas Hendra.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Bulog Cabang Raha menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan kestabilan harga di wilayahnya. Masyarakat di Muna, Muna Barat, dan Buton Utara pun diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri nanti.




Pasar Murah di Rarowatu Utara dan Lantari Jaya Diserbu Warga

Bombana, sultranet.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM menggelar pasar murah di Kecamatan Rarowatu Utara dan Lantari Jaya. Program ini disambut antusias oleh masyarakat yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau. (27/2)

Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengendalikan inflasi serta membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang bulan puasa. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung dijual dengan harga subsidi melalui kerja sama dengan Perum Bulog sebagai penyedia bahan utama.

Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Bombana, Asis Fair, yang turun langsung memantau jalannya kegiatan, menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga di daerah. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan akses terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini adalah upaya konkret kami untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan,” ujarnya.

Ferawati, Kepala Bidang Perdagangan sekaligus koordinator pasar murah, menjelaskan bahwa program ini akan terus digelar di berbagai kecamatan lainnya agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Bombana, termasuk daerah terpencil, dapat merasakan dampak positif dari program ini. Pasar murah ini bukan hanya sekadar membantu warga membeli bahan pokok dengan harga lebih murah, tetapi juga sebagai langkah untuk menekan kenaikan harga di pasaran,” katanya.

Camat Rarowatu Utara, Abdul Hajar Aswad, yang turut hadir dan mengarahkan warganya untuk memanfaatkan pasar murah ini, mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah pemerintah. “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini. Pasar murah seperti ini sangat membantu warga kami, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan terbatas. Dengan adanya harga yang lebih murah, mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih ringan,” tuturnya.

Warga yang datang ke pasar murah mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Seorang ibu rumah tangga asal Rarowatu Utara, Hasna, menyampaikan rasa syukurnya karena bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih bersahabat. “Beras dan minyak goreng biasanya mahal kalau mendekati bulan puasa, tapi di pasar murah ini harganya jauh lebih murah. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.

Selain menekan inflasi, pasar murah juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta mengurangi potensi kelangkaan bahan pokok di pasaran. Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus menggencarkan kegiatan serupa di berbagai wilayah guna memastikan stabilitas harga menjelang dan selama Ramadhan.




Distan Bombana Siap Dukung Percepatan Tanam Padi di Sultra

Kendari, SultraNet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) tanaman padi yang menjadi target strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Komitmen itu ditegaskan saat hadirnya perwakilan Distan Bombana dalam Rapat Koordinasi (Rakor) LTT Provinsi Sultra yang berlangsung di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Kamis 27 Februari 2025.

Kepala Dinas Pertanian Bombana, Syarif, SH, diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Hasbi, SP., MM, bersama tim, turut menyimak arah kebijakan nasional dalam Rakor tersebut yang dilaksanakan secara luring dan daring. Rakor dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P., dan dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Dr. La Ode Muhammad Rusdin Jaya, S.Ip., M.Si, perwakilan Korem 143/Haluoleo, serta para kepala dinas pertanian kabupaten dan kota se-Sultra.

Dalam arahannya, Dirjen Tanaman Pangan menekankan pentingnya percepatan tanam di seluruh wilayah untuk mengejar target LTT yang telah ditentukan, terutama pada Februari dan Maret 2025. Ia mengingatkan bahwa seluruh daerah harus lebih aktif mengidentifikasi potensi lahan dan mengoptimalkan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) untuk mempercepat proses tanam.

“Segera lakukan percepatan perluasan areal tanam dan optimalkan seluruh alsintan yang ada. Lakukan juga identifikasi dan verifikasi kebutuhan sarana produksi pertanian (saprodi), agar percepatan LTT di bulan Maret bisa berjalan maksimal dan target yang diberikan dapat terealisasi,” tegas Yudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Dr. La Ode Rusdin Jaya, dalam laporannya menyampaikan bahwa target LTT padi di Sultra untuk Februari 2025 sebesar 30.047 hektar, dengan capaian realisasi sementara 27.837 hektar atau sekitar 92 persen. Ia optimis capaian 100 persen bisa diraih di bulan Maret, terutama dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan dari kabupaten/kota.

“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, penyuluh lapangan, TNI, dan kelompok tani, kami berharap target di bulan Maret bisa tercapai. Ini akan sangat berdampak pada ketersediaan stok pangan kita di Sulawesi Tenggara,” ujar Rusdin.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Bombana, Hasbi, menyatakan kesiapan penuh pihaknya dalam mendukung percepatan tanam padi di wilayahnya. Ia juga menghimbau kepada seluruh stakeholder, termasuk para penyuluh pertanian di tingkat lapangan, agar bersinergi dan mengambil peran aktif dalam menggerakkan petani.

“Kami di Dinas Pertanian Bombana siap menjalankan arahan dari pusat dan provinsi. Kami mendorong seluruh penyuluh pertanian untuk bekerja bersama para petani agar target LTT bisa tercapai dan produksi padi kita terus meningkat,” kata Hasbi.

Hasbi juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Bombana memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk perluasan tanam, terutama pada masa tanam awal tahun ini. Ia berharap kegiatan percepatan ini tidak hanya menjadi program sesaat, namun berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Kalau kita bisa menjaga ritme tanam dan produksi dengan baik, Bombana bisa menjadi salah satu daerah andalan penyuplai padi untuk Sulawesi Tenggara bahkan secara nasional,” ujarnya.

Dukungan dari unsur TNI juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini. Kolaborasi Distan, penyuluh, dan Babinsa diharapkan dapat mempercepat akselerasi tanam dan menjangkau seluruh wilayah potensial, termasuk lahan-lahan tidur yang bisa diaktifkan kembali untuk mendukung target LTT.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan posisi strategisnya dalam mendukung kebijakan pangan nasional. Selain memacu produksi dan menjaga kestabilan pasokan beras, percepatan tanam juga diharapkan mampu menjadi salah satu solusi konkret menghadapi potensi krisis pangan global.

 




Distan Bombana Dukung Percepatan Tanam di Sultra

Kendari, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana turut mendukung percepatan luas tambah tanam (LTT) padi di Sulawesi Tenggara yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pertanian. Melalui perwakilan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Hasbi, SP., M.M., Distan Bombana mengikuti Rapat Koordinasi LTT Provinsi Sultra secara daring. Rapat ini berlangsung di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, S.P., M.P. (27/2)

Dalam arahannya, Yudi Sastro menegaskan pentingnya percepatan tanam agar target luas tanam pada Februari dapat tercapai. “Segera lakukan percepatan perluasan areal tanam dan optimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Pastikan kebutuhan sarana produksi pertanian (saprodi) teridentifikasi dengan baik agar target di bulan Maret bisa terealisasi,” ujarnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Dr. La Ode Muhammad Rusdin Jaya, melaporkan bahwa target luas tanam padi untuk Februari adalah 30.047 hektare, dengan realisasi saat ini mencapai 27.837 hektare atau sekitar 92 persen. Ia optimistis pada Maret target tersebut dapat terpenuhi.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan produksi padi di daerahnya. “Kami mengimbau penyuluh pertanian dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mendukung upaya percepatan tanam di Bombana agar target produksi bisa tercapai,” kata Kepala Dinas Pertanian Bombana.

Pemerintah daerah terus mendorong percepatan tanam sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Sulawesi Tenggara.




DPPKB Bombana Gelar Pencatatan dan Pelayanan KB di Pasar Poleang

Pelayanan KB di Pasar Tradisional- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana mengadakan kegiatan Pencatatan dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Pasar Poleang, Kecamatan Poleang, pada Rabu (26/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar, terhadap pentingnya perencanaan keluarga dan kesehatan reproduksi.

Acara ini dihadiri oleh Kepala UPTD Balai Penyuluhan KB Kecamatan Poleang Tengah, tenaga medis dari Dinas Kesehatan Bombana, bidan, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Sub Koordinator Penata KB DPPKB Bombana, I Made Rai Adiana, SKM., M.Kes., turut menyaksikan jalannya kegiatan.

“Kami ingin memastikan layanan KB dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat, terutama mereka yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan. Melalui kegiatan ini, kami memberikan layanan pencatatan KB, penyuluhan kesehatan reproduksi, serta deteksi dini masalah kesehatan,” ujar I Made Rai Adiana.

Selain layanan pencatatan KB, kegiatan ini juga mencakup edukasi tentang manfaat KB bagi keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Petugas memberikan pemahaman mengenai pentingnya kontrasepsi, kesehatan ibu dan anak, serta pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan.

DPPKB Bombana terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga kesehatan dan penyuluh KB, guna memastikan layanan KB dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah terpencil. “Kami ingin semua keluarga, terutama perempuan usia subur, mendapatkan akses informasi dan layanan KB yang berkualitas,” tambah I Made Rai Adiana.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai langkah menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.