Sekda Sultra Tinjau Dampak Banjir di Konawe Utara, Pemprov Siapkan Langkah Tanggap Darurat

 

Konawe UtaraSultranet.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., meninjau langsung dampak banjir yang melanda Kabupaten Konawe Utara, khususnya di Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, dan Desa Padalere Utama, Kecamatan Wiwirano. Kunjungan ini dilakukan pada Minggu, 6 April 2025, sebagai tindak lanjut atas arahan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi oleh Kepala BPBD Sultra, Muhammad Yusuf, serta sejumlah pejabat dari OPD terkait. Rombongan bertolak dari Kendari pukul 05.00 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WITA.

“Kondisinya sangat membutuhkan perhatian dengan segera. Untuk itu, dari hasil peninjauan ini akan dilakukan sejumlah langkah tindak lanjut, selain desakan untuk pembangunan fisik kembali, juga penanganan psikis dan sosial bagi masyarakat terdampak banjir,” ujar Asrun Lio.

Pemerintah Provinsi Sultra merencanakan rapat koordinasi pada Selasa, 8 April 2025, pukul 10.30 WITA di Kantor Gubernur Sultra. Rapat ini bertujuan untuk membahas pembangunan jembatan layang sebagai solusi jangka panjang dan jembatan bailey sebagai solusi jangka pendek guna mengatasi dampak banjir di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemprov Sultra melalui Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, termasuk 1 ton beras, 110 kasur lipat, 110 terpal, 500 paket makanan siap saji, 110 selimut, dan 110 family kit.

Menurut laporan Wakil Bupati Konawe Utara, masyarakat yang terdampak di Desa Sambandete berjumlah 110 KK atau 457 jiwa. Pemerintah daerah setempat telah memberikan bantuan darurat, termasuk penyediaan perahu/rakit gratis untuk penyeberangan, penetapan tarif penyeberangan, serta penyediaan tenda bencana dan tenda keluarga.

Sekda Sultra menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan instansi terkait dalam menangani bencana ini.

Dalam kunjungannya, Sekda juga menerima permohonan dari Camat Oheo terkait bantuan perahu karet dan pembangunan jembatan layang. Salah satu warga terdampak juga meminta penertiban dan himbauan kepada pengemudi kendaraan yang akan menyeberang agar menjaga ketertiban dan keselamatan selama proses penyeberangan.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan penanganan dampak banjir di Konawe Utara dapat dilakukan secara efektif dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak.




Bupati Bombana Hadiri Halal Bihalal Bersama Gubernur Sultra

KENDARI, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Ny. Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal yang digelar oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Kamis, 3 April 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, dan dihadiri oleh para kepala daerah se-Sultra beserta jajaran pemerintahan masing-masing.

Turut mendampingi Bupati Bombana dalam kegiatan tersebut yaitu para asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan lintas pemerintahan serta memperkuat semangat sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa momentum halal bihalal ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk saling berbagi informasi dan menyatukan persepsi tentang arah pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini adalah bagian dari komitmen kita bersama untuk membangun Sulawesi Tenggara yang lebih baik. Ini juga menjadi kesempatan kami di provinsi untuk mendengarkan langsung perkembangan di 17 kabupaten dan kota,” ujar Gubernur Andi Sumangerukka.

Ia juga mengapresiasi peran serta seluruh kepala daerah yang hadir, dan berharap pertemuan seperti ini dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sementara itu, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat menjadi penguat semangat kebersamaan dan kolaborasi antar daerah. Ia menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Melalui silaturahmi dan halal bihalal ini, kita perkuat rasa kekeluargaan dan kekompakan. Ini juga momen yang tepat untuk memperkuat semangat kolaboratif demi kemajuan Kabupaten Bombana dan Sulawesi Tenggara secara keseluruhan,” kata Burhanuddin usai acara.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, diwarnai saling sapa dan bersalaman antar kepala daerah dan pejabat. Para kepala daerah tampak saling berbincang ringan, bertukar informasi, dan menyampaikan pandangan mengenai tantangan serta capaian di daerah masing-masing.

Bupati Burhanuddin juga menyampaikan secara langsung sejumlah isu strategis di Kabupaten Bombana, termasuk program peningkatan pelayanan publik dan lingkungan yang baru saja diluncurkan, serta harapan dukungan dari pemerintah provinsi dalam mewujudkan sejumlah agenda pembangunan prioritas.

Sebagai bagian dari upaya menjaga hubungan kerja yang sehat dan harmonis, kegiatan seperti ini dinilai sangat penting dalam membangun pemahaman bersama, mempercepat koordinasi lintas sektor, dan mendorong percepatan pembangunan daerah secara kolektif.

Dengan kehadiran seluruh elemen pemerintahan daerah, kegiatan ini menandai semangat baru pasca Idul Fitri untuk kembali bekerja, membangun, dan melayani masyarakat dengan lebih baik. Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut positif undangan tersebut sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan yang konstruktif.

Halal bihalal ini menjadi ruang saling memahami dan saling mendukung antar pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi, terutama dalam menyatukan langkah ke depan untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.




Disdukcapil Bombana Raih Juara 1 Lomba Takbir Tingkat OPD

BOMBANA, sultranet.com – Lomba Takbir tingkat OPD Kabupaten Bombana pada malam takbiran menjelang Idul Fitri 2025 berlangsung sukses dan meriah, menyatukan berbagai elemen pemerintahan dalam semangat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan yang dimulai dari Rumah Jabatan Bupati (Rujab Bupati) dan berakhir di Alun-alun Bombana ini, dibuka langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Lomba tersebut diikuti oleh seluruh OPD, serta Remaja Mesjid Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah, yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyambut hari raya.

Lomba takbir ini bukan hanya sebagai ajang perayaan menyambut Idul Fitri, namun juga sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan di antara instansi pemerintahan dan masyarakat. Disdukcapil Bombana, yang dipimpin oleh Firdaus, S.Pd, MM, berhasil meraih Juara 1 dalam perlombaan yang penuh warna ini. Pencapaian tersebut menambah catatan prestasi gemilang bagi Disdukcapil dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bombana.

Selain Disdukcapil, Sekretariat Daerah berhasil meraih Juara 2, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menempati posisi Juara 3. Kompetisi ini tak hanya menonjolkan semangat persaingan, tetapi juga semangat kolaborasi antar OPD yang saling mendukung dan menunjukkan kebersamaan yang sangat kental sepanjang lomba.

Firdaus, Kepala Disdukcapil Bombana, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian timnya dalam lomba takbir tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya hasil kerja keras seluruh tim, tetapi juga simbol dari semangat kebersamaan dan dedikasi para staf Disdukcapil yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat.

“Saya sangat bersyukur dan bangga atas prestasi ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan kerjasama tim kami. Lomba takbir ini bukan hanya untuk merayakan Idul Fitri, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperlihatkan bahwa kita semua bersatu dalam kegembiraan menyambut hari kemenangan. Semoga ke depannya kami bisa terus berinovasi dan membawa Disdukcapil Bombana menjadi yang terbaik di segala bidang,” ujar Firdaus.

Sebagai bentuk apresiasi, Firdaus juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh staf yang telah berpartisipasi dalam lomba takbir ini. Ia berharap agar prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan semangat kerja dan kontribusi positif di masa depan.

“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf yang berpartisipasi dalam lomba ini. Ke depan, kita akan terus mendukung tim dan memastikan semangat kebersamaan ini tidak hanya terwujud dalam lomba, tetapi juga dalam setiap tugas yang kita emban sebagai abdi negara,” tambah Firdaus.

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, Disdukcapil Bombana berkomitmen untuk terus berprestasi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan berkontribusi dalam kemajuan Kabupaten Bombana. Kegiatan seperti lomba takbir ini menjadi bagian dari usaha mereka untuk terus menjalin hubungan baik antara instansi pemerintahan dan masyarakat dalam semangat gotong royong.

Dengan capaian ini, Disdukcapil Bombana berharap dapat terus menjadi pelopor dalam pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang, serta memotivasi instansi lain untuk berkompetisi secara sehat dan memberikan yang terbaik untuk daerah tercinta.




Gubernur Sultra Ajak Warga Jaga Persatuan di Hari Kemenangan

KENDARI, Sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah/2025 Masehi. Ajakan tersebut disampaikan saat memberi sambutan usai pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid Raya Al-Kautsar, Kendari, Rabu, 2 April 2025.

“Idul Fitri tahun ini adalah yang pertama bagi saya dan Bapak Ir. Hugua sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan masyarakat untuk memimpin daerah yang kita cintai ini,” ucap Gubernur Andi.

Ia menegaskan, pemerintahan yang dipimpinnya adalah pemerintahan untuk semua, tanpa membedakan golongan, dan berkomitmen untuk memberikan karya terbaik demi kemajuan daerah. “Kami telah mewakafkan diri dengan sepenuh hati untuk Sultra. Kemajuan hanya akan terwujud jika kita bersatu,” katanya.

Menurutnya, Hari Raya Idul Fitri adalah momen tepat untuk menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga persatuan. “Hilangkan sekat-sekat di antara kita. Jangan tercerai-berai hanya karena perbedaan agama, etnis, budaya, bahasa, status sosial, atau pilihan politik. Mari hilangkan ego sektoral dan perkuat semangat gotong royong,” ajaknya.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi juga menekankan makna puasa Ramadhan yang baru saja dilalui. Ia menyebutkan, puasa mengandung dua aspek penting: sosial dan religi. “Puasa mengajarkan kita peduli terhadap penderitaan sesama. Secara spiritual, puasa adalah jalan untuk menjadi insan bertakwa, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Baqarah ayat 183,” jelasnya.

Ia juga mengutip Surah Ali-Imran ayat 133–135 untuk menggambarkan ciri-ciri orang bertakwa, yaitu suka berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit, mampu menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, serta segera bertobat jika berbuat salah.

“Semoga ibadah kita selama Ramadhan membawa perubahan positif terhadap peningkatan iman, akhlak mulia, dan kepekaan sosial,” lanjut Gubernur.

Menjelang akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk saling memaafkan. “Mari kita lupakan perselisihan masa lalu dan pererat ikatan persaudaraan sebagai sesama umat, warga Sultra, dan anak bangsa. Semoga keikhlasan dan kesabaran membawa kita pada keselamatan dunia dan akhirat,” ucapnya.

Ia juga mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Sultra. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Provinsi Sultra, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H/2025 M, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa mencurahkan rahmat dan bimbingan-Nya kepada kita semua,” tutupnya.

Gubernur Andi turut menyampaikan penghormatan kepada Wakil Gubernur Ir. Hugua, pimpinan Forkopimda, Sekda, Kakanwil Kemenag Sultra, unsur TNI/Polri, Ketua MUI, tokoh agama, alim ulama, tokoh masyarakat, insan pers, serta seluruh jamaah Salat Idul Fitri yang hadir.

Khutbah Idul Fitri pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Drs. KH Muslim, M.Si dengan tema “Jadikan Idul Fitri sebagai Momentum Rekonsiliasi Pasca Pilkada”, yang mengajak umat untuk menyatukan kembali persaudaraan pasca perbedaan pilihan politik.




Bupati Bombana Sholat Id dan Gelar Open House, Warga Antusias

Bombana, sultranet.com – Suasana penuh khidmat mewarnai pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1446 Hijriah di Kabupaten Bombana. Ribuan warga memadati Alun-Alun Masjid Agung Nurul Iman, Kelurahan Kasipute, untuk menunaikan Sholat Id bersama Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ibu Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Senin, 31 Maret 2025.

Momen Idul Fitri tahun ini menjadi momentum silaturahmi dan kebersamaan yang hangat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam sambutannya usai sholat, Bupati Burhanuddin mengajak seluruh warga Bombana untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat tali silaturahmi sebagai pondasi kemajuan daerah.

“Idul Fitri adalah momen kemenangan setelah sebulan penuh kita menahan hawa nafsu dan mendekatkan diri kepada Allah. Mari kita jadikan hari ini sebagai titik awal untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga persatuan di daerah kita tercinta,” kata Burhanuddin.

Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah koordinasi aparat keamanan dan panitia yang telah mempersiapkan lokasi sejak pagi hari. Para jamaah dari berbagai kecamatan datang sejak subuh untuk bisa mendapatkan tempat di lapangan yang berada di jantung ibu kota Kabupaten Bombana.

Usai sholat, Bupati Bombana bersama keluarga membuka pintu Rumah Jabatan untuk menggelar Open House yang dihadiri oleh warga dari berbagai kalangan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang ingin bersilaturahmi langsung dengan kepala daerahnya. Suasana penuh kehangatan terlihat saat Bupati menyambut warga dengan senyum ramah dan salam hangat.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Kami membuka rumah jabatan ini sebagai rumah rakyat, tempat kita saling menyapa dan menguatkan rasa kebersamaan,” ujar Bupati kepada awak media.

Warga yang hadir dalam Open House menyampaikan rasa senang dan haru karena dapat berbincang langsung dengan Bupati dan Ibu Ketua PKK. Mereka juga menikmati berbagai hidangan khas Lebaran yang disiapkan secara terbuka untuk tamu yang hadir.

Salah seorang warga, Aminah (42), mengungkapkan rasa bahagianya bisa mengikuti sholat bersama dan kemudian bersilaturahmi langsung ke Rumah Jabatan. “Kami sangat terharu bisa bersalaman dengan Pak Bupati. Beliau sangat ramah dan terbuka. Ini membuat kami merasa dihargai sebagai masyarakat,” ucapnya.

Open House yang digelar Pemkab Bombana menjadi simbol nyata kedekatan pemimpin daerah dengan warganya. Tidak hanya mempererat hubungan personal, acara ini juga menjadi ajang komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menjaga sinergi untuk pembangunan Bombana yang lebih baik.

Melalui perayaan Idul Fitri yang dilaksanakan dengan penuh makna dan kesederhanaan, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap semangat persatuan, empati, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Momentum Hari Kemenangan ini diharapkan membawa keberkahan dan semangat baru dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera.

Bupati Burhanuddin menutup rangkaian kegiatan dengan harapan agar seluruh masyarakat Bombana tetap menjaga nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama Ramadan. “Semoga nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian yang kita pelajari selama Ramadan bisa terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.




Inspektorat Bombana Audit Ketaatan di Rumbia, Fokuskan Pengawasan Dana Publik

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana melalui Inspektur Pembantu Wilayah III melaksanakan audit ketaatan di wilayah Kecamatan Rumbia selama bulan Maret 2025. Pengawasan ini difokuskan pada pengelolaan keuangan tahun anggaran 2024 dan mencakup berbagai unit pelayanan publik seperti kantor kecamatan, sekolah dasar dan menengah, Puskesmas, serta UPTD KB, sesuai dengan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2025. (29/3)

Audit ketaatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan dana publik di tingkat kecamatan dan unit pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Inspektur Daerah Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menyatakan bahwa proses pengawasan ini dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan seluruh elemen di lingkungan Inspektorat.

“Semua kami libatkan dalam pengawasan ini, tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan mekanisme pengawasan saat dilakukan di lapangan. Ini juga menjadi atensi penting bagi kami di Inspektorat,” ujar Ridwan saat ditemui usai proses audit.

Pengawasan yang dilakukan mencakup beberapa objek penting, yakni pengelolaan keuangan kantor kecamatan, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD dan SMP, dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada UPTD Puskesmas, dan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOK) di UPTD KB. Audit ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah agar berjalan secara efisien, efektif, dan akuntabel.

Inspektur Pembantu Wilayah III sekaligus Pengendali Teknis, H. Akhmad Amin, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan Inspektorat dan menjadi bagian dari mekanisme kontrol internal pemerintah daerah.

“Pengawasan ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, tetapi lebih kepada memotret kondisi nyata di lapangan dan memberikan arahan kepada objek pengawasan sesuai dengan ketentuan. Kami berharap pihak yang diawasi dapat proaktif dan kooperatif dalam menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, agar proses audit berjalan lancar,” kata Akhmad Amin.

Ia juga menjelaskan bahwa dasar hukum pengawasan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa kepala daerah bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap perangkat daerah, dengan dukungan dari Inspektorat.

Selama proses audit berlangsung, tim Inspektorat yang terdiri dari pimpinan, auditor, dan staf teknis, melakukan serangkaian pemeriksaan langsung ke lokasi. Mereka mengecek kelengkapan dokumen, memastikan kesesuaian pelaporan, serta memberikan rekomendasi awal atas temuan sementara di lapangan.

Kegiatan audit ini disambut baik oleh sejumlah aparatur kecamatan dan kepala sekolah yang menjadi objek audit. Mereka menilai kehadiran Inspektorat sebagai bentuk pendampingan agar pelaksanaan program pemerintah lebih tertib administrasi dan sesuai aturan.

Melalui kegiatan ini, Inspektorat Bombana berharap seluruh jajaran di bawah koordinasi Pemerintah Kabupaten Bombana dapat meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran.

Pengawasan yang menyentuh langsung pengelolaan dana publik di tingkat akar rumput ini diharapkan menjadi langkah preventif sekaligus korektif untuk memperkuat sistem pengawasan internal daerah yang profesional dan terpercaya.




Wabup Ahmad Yani Safari Ramadhan di Kabaena Barat, Ajak Masyarakat Bersatu dan Jaga Silaturahmi

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., bersama Ny. Henny Setiawati Rachman, S.Pi., M.M., melaksanakan Safari Ramadhan di penghujung bulan suci dengan mengunjungi Kecamatan Kabaena Barat, Sabtu, 29 Maret 2025. Dalam kunjungan tersebut, Wabup Ahmad Yani berbuka puasa bersama masyarakat di Mess Pemkab Bombana, kemudian melanjutkan dengan salat Tarawih berjamaah di Masjid Al-Anshar Kelurahan Sikeli.

Kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan, mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Safari Ramadhan menjadi wadah silaturahmi sekaligus kesempatan mendengarkan aspirasi warga secara langsung. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahmad Yani menekankan pentingnya menjaga persatuan, terutama setelah perbedaan pilihan politik pada Pilkada serentak tahun lalu.

“Meskipun ada perbedaan pilihan dalam Pilkada lalu, saya ingin mengingatkan bahwa kita semua adalah bagian dari keluarga besar Kabupaten Bombana. Kini, sebagai Wakil Bupati, kami berkomitmen untuk bekerja tanpa membedakan latar belakang politik, demi kemajuan daerah kita bersama,” ujar Ahmad Yani dengan suara tenang dan tegas.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan di Pulau Kabaena akan tetap menjadi prioritas. Mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pelayanan dasar lainnya, pemerintah daerah akan memastikan masyarakat di seluruh wilayah mendapatkan perhatian yang merata.

“Kami percaya bahwa setelah kontestasi politik, saatnya kita bersatu kembali. Kami akan berupaya agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat di setiap desa dan pulau, termasuk Kabaena Barat ini,” ungkapnya.

Dalam suasana Ramadan yang penuh makna, Ahmad Yani juga mengajak masyarakat untuk selalu melibatkan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan kehidupan yang harmonis hanya akan tercapai jika masyarakat bersandar pada nilai-nilai keimanan.

“Kita harus yakin bahwa tanpa pertolongan Allah, tidak ada yang bisa kita raih. Ramadhan ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan menjadikan Allah sebagai pusat dari setiap keputusan hidup dan pembangunan kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana bersama seluruh Kepala OPD akan menggelar acara halal bihalal di Desa Rahadopi, Kecamatan Kabaena, pada 10 April 2025. Kegiatan tersebut sebagai bentuk silaturahmi setelah Idul Fitri, yang terbuka untuk seluruh masyarakat.

“Halal bihalal ini adalah momen kita saling memaafkan, mempererat kembali hubungan kekeluargaan pasca-Ramadhan. Kami mengundang masyarakat untuk hadir dan merayakan kebersamaan di Rahadopi,” tutur Ahmad Yani penuh harap.

Dalam penutupannya, ia mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadhan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bahkan setelah bulan suci berlalu.

“Marilah kita jaga kerukunan, pererat kebersamaan, dan teruslah berbuat baik. Semoga keberkahan bulan Ramadhan ini terus menyertai langkah kita ke depan,” tutup Ahmad Yani di hadapan jamaah yang hadir.

Kegiatan Safari Ramadhan di Kabaena Barat ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dalam membangun Bombana yang inklusif dan sejahtera.




Inspektorat Bombana Audit Keuangan Delapan Desa di Rarowatu

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana melalui Inspektur Pembantu Wilayah III bersama tim melaksanakan audit ketaatan terhadap pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Rarowatu. Kegiatan pengawasan ini berlangsung mulai 27 Februari hingga 9 Maret 2025, dengan ruang lingkup pemeriksaan difokuskan pada pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2024.

Sebanyak delapan desa menjadi objek audit dalam kegiatan ini, yakni Desa Watukalangkari, Ladumpi, Lampeantani, Rarowatu, Lakomea, Pangkuri, Rau-Rau, dan Tahite. Audit ini merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2025 yang disusun berdasarkan pendekatan risiko oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana.

Inspektur Daerah Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan unsur pimpinan, auditor, serta seluruh pegawai di lingkungan Inspektorat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh tim dalam memastikan kualitas dan objektivitas pengawasan di lapangan.

“Semua kami libatkan dalam pengawasan ini. Tujuannya adalah untuk mengetahui secara langsung proses dan mekanisme pengelolaan keuangan di desa, sekaligus menjadi atensi penting bagi kami semua agar pengawasan berjalan sesuai aturan,” ujar Ridwan saat memberikan keterangan di sela kegiatan audit.

Audit ini dilaksanakan berdasarkan beberapa regulasi utama, di antaranya Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, Permendagri Nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa, serta Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2019 mengenai Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.

Inspektur Pembantu Wilayah III sekaligus Pengendali Teknis, H. Akhmad Amin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan merupakan rutinitas tahunan yang bertujuan memperkuat tata kelola keuangan di tingkat desa.

“Pengawasan ini bukan semata untuk mencari kesalahan, melainkan memotret kondisi nyata di lapangan dan memberikan arahan kepada aparatur desa agar pengelolaan keuangan lebih transparan dan akuntabel,” kata Akhmad Amin.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemerintah desa yang menjadi objek audit agar bersikap proaktif dalam proses pemeriksaan. “Kami berharap perangkat desa dapat menyiapkan dokumen yang dibutuhkan secara lengkap agar proses audit berjalan lancar dan efisien,” ujarnya.

Audit yang dilaksanakan ini menyasar berbagai aspek mulai dari perencanaan anggaran, realisasi belanja, pengadaan barang dan jasa, hingga pertanggungjawaban akhir tahun. Setiap hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam laporan resmi yang nantinya menjadi dasar evaluasi serta rekomendasi perbaikan.

Kegiatan pengawasan ini juga menjadi bentuk pendampingan langsung dari Inspektorat kepada pemerintah desa dalam mengelola dana publik. Hal ini penting mengingat dana desa merupakan salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di wilayah pedesaan.

Menurut Akhmad Amin, peran Inspektorat dalam audit ini bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membina desa agar lebih tertib administrasi, sesuai regulasi, dan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan secara mandiri.

Dengan selesainya audit ini, Inspektorat Bombana berharap seluruh desa di Kecamatan Rarowatu mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan dan memperkuat akuntabilitas publik di tingkat lokal.




Bupati Bombana Tutup Nuzulul Qur’an di Watumelomba, Serahkan 80 Al-Qur’an untuk Warga

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., menghadiri acara penutupan Nuzulul Qur’an ke-VII di Desa Watumelomba, Kecamatan Tontonunu, Kamis malam, 27 Maret 2025.

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri Asisten dan Staf Ahli Bupati, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi warga Watumelomba dalam memperingati turunnya Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. “Dengan memahami Al-Qur’an, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT dan dapat menerapkan ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di hadapan jamaah yang memadati masjid desa.

Sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan kualitas keagamaan masyarakat, Bupati Bombana menyerahkan bantuan 80 buah Al-Qur’an kepada masyarakat Desa Watumelomba. Bantuan tersebut disambut antusias oleh warga, yang berharap dapat lebih giat mempelajari kandungan Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap Al-Qur’an ini bisa menjadi sarana memperdalam ilmu agama, menumbuhkan semangat beribadah, dan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat,” ujar Bupati Burhanuddin saat prosesi penyerahan bantuan.

Rangkaian acara juga diisi dengan ceramah agama yang mengupas makna Nuzulul Qur’an dan pentingnya memperbanyak amal ibadah, khususnya di bulan Ramadhan. Para penceramah mengajak masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dan kekuatan dalam menjalani kehidupan sosial yang harmonis dan penuh toleransi.

Bupati Burhanuddin turut mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyambut kegiatan keagamaan ini. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga Desa Watumelomba mencerminkan bahwa nilai-nilai keagamaan masih kuat tertanam di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperingati turunnya Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, membangun solidaritas, serta menyatukan visi dalam membentuk masyarakat yang religius dan beradab,” kata Burhanuddin.

Ia berharap kegiatan Nuzulul Qur’an seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan di berbagai desa. Pemerintah Kabupaten Bombana, lanjutnya, selalu membuka ruang bagi kolaborasi dengan masyarakat dan tokoh agama untuk menghidupkan kegiatan keagamaan yang bermakna.

“Saya percaya, masyarakat yang dekat dengan Al-Qur’an adalah masyarakat yang kuat dan berdaya. Karena itu, mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mempererat tali silaturahmi,” ucapnya menutup sambutan.

Dengan kegiatan ini, pemerintah daerah menunjukkan komitmen nyata untuk membina kehidupan spiritual masyarakat, khususnya di desa-desa. Dukungan seperti penyediaan Al-Qur’an menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari warga Bombana.




Inspektorat Bombana Kawal Penyerahan LKPD ke BPK Sultra

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., kepada Kepala BPK Sultra, Dadek Nandemar, S.E., MIT., Ak., CFE, CA, CSFA, CFrA di Aula Kantor BPK RI Sultra, Selasa 26 Maret 2025, dan dikawal penuh oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana.

Inspektorat daerah mendampingi proses penyerahan dokumen LKPD sebagai bentuk pengawalan terhadap akuntabilitas dan integritas pelaporan keuangan daerah. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Inspektorat bukan hanya sebagai bentuk prosedural, tetapi juga sebagai wujud pengawasan internal yang memastikan seluruh laporan yang disampaikan telah melalui proses reviu yang cermat dan sesuai regulasi.

“Inspektorat memiliki peran penting dalam menjaga kualitas laporan keuangan yang disampaikan. Kami memastikan seluruh proses penyusunan LKPD berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap aturan,” ujar Ridwan.

Ridwan juga menekankan bahwa kerja sama lintas perangkat daerah, khususnya dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta tim penyusun LKPD, berjalan dengan baik sehingga laporan keuangan tahun 2023 dapat diserahkan tepat waktu sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, yang mengatur penyampaian laporan keuangan maksimal tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mengapresiasi kerja keras Inspektorat dan seluruh tim penyusun LKPD yang telah bekerja secara terstruktur dan profesional. Menurutnya, keberhasilan penyampaian LKPD tepat waktu merupakan hasil dari kerja kolektif yang terintegrasi antar instansi.

“Penyerahan LKPD ini tidak lepas dari peran strategis Inspektorat sebagai pengawal mutu laporan keuangan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal demi terciptanya pengelolaan keuangan yang lebih baik,” kata Ahmad Yani.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa hasil audit dari BPK nanti akan menjadi tolok ukur dalam merumuskan kebijakan fiskal yang lebih akurat dan bertanggung jawab.

“Kami tidak hanya ingin mendapatkan opini terbaik, tapi juga menjadikan hasil audit sebagai bahan evaluasi dalam memperbaiki sistem keuangan daerah,” tambahnya.

Kepala BPK Perwakilan Sultra, Dadek Nandemar, menyambut baik penyerahan LKPD Bombana yang tepat waktu. Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif Inspektorat sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap sistem keuangan daerah.

“Kolaborasi antara Inspektorat dan pemda dalam penyusunan laporan ini patut diapresiasi. Pemeriksaan yang akan kami lakukan bertujuan menilai kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), serta memberikan rekomendasi yang konstruktif,” ujar Dadek.

Ia berharap proses pemeriksaan ke depan berjalan lancar dan mampu memperkuat kualitas tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Bombana.

Langkah Pemerintah Daerah Bombana yang terus menjaga transparansi dan akuntabilitas melalui dukungan pengawasan internal menjadi cerminan komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab. Kehadiran Inspektorat tidak hanya sebagai pengawas, namun sebagai mitra strategis dalam pembangunan tata kelola keuangan yang andal dan dipercaya publik.