Pemkab Bombana Apresiasi Program Ramadhan Berbagi BPR Bahteramas

Bombana, sultranet.com, – Pemerintah Kabupaten Bombana yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K., menghadiri kegiatan Ramadhan Berbagi Berkah yang diselenggarakan oleh PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas Bombana (Perseroda). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan selama bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga keuangan daerah dengan masyarakat, yang digelar di Gedung PT BPR Bahteramas Bombana, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Komisaris Utama Dr. Sofyan, S.E., M.M., Direktur Utama Yusrianti Mansur, Direktur Operasional I Made S. Widiantara, serta masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kantor BPR Bahteramas Bombana.

Dalam kegiatan Ramadhan Berbagi Berkah, BPR Bahteramas Bombana menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di momen penuh berkah seperti bulan Ramadhan.

Penjabat Sekretaris Daerah Bombana, Syahrun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif sosial yang dilakukan oleh BPR Bahteramas Bombana. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang perlu terus dijaga.

“Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial. Apa yang dilakukan oleh BPR Bahteramas Bombana hari ini tentu menjadi contoh yang baik dalam menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang lebih luas.

Sementara itu, Komisaris Utama BPR Bahteramas Bombana, Sofyan, menyampaikan bahwa program Ramadhan Berbagi Berkah merupakan wujud rasa syukur perusahaan sekaligus bentuk tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan serta mempererat hubungan antara BPR Bahteramas Bombana dengan masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa BPR Bahteramas Bombana tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya selama bulan Ramadhan yang menjadi momen untuk mempererat solidaritas dan kebersamaan.




PT Almharig Tempuh Jalur Musyawarah, Siap Selesaikan Persoalan Lahan Warga Langkema Melalui Kesepakatan Bersama

Bombana, sultranet.com – PT Almharig menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan lahan yang dipersoalkan oleh masyarakat Desa Langkema, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana melalui jalur musyawarah dan kesepakatan bersama. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang difasilitasi DPRD Kabupaten Bombana dan dipimpin langsung Ketua DPRD Bombana, Iskandar, SP, dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta pihak perusahaan, Senin (9/3/2026).

Dalam forum tersebut, PT Almharig menyatakan kesediaannya untuk melakukan pembayaran kepada masyarakat pengadu terkait penggunaan lahan yang diduga menjadi jalur hauling perusahaan. Pembayaran akan dilakukan berdasarkan hasil perhitungan yang disepakati bersama oleh kedua belah pihak sebagai bagian dari upaya penyelesaian persoalan secara damai dan bermartabat.

Direktur PT Almharig, Basmala Septian Jaya, menegaskan bahwa perusahaan selalu mengedepankan komunikasi terbuka dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami tetap mengutamakan dialog dan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Prinsip kami adalah mencari solusi terbaik yang dapat diterima semua pihak sehingga hubungan yang telah terjalin selama ini tetap terjaga dengan baik,” ujarnya dalam forum RDPU.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu poin penting dalam kesimpulan rapat yang dibacakan di akhir pertemuan. Dalam hasil rapat disebutkan bahwa PT Almharig bersedia melakukan pembayaran kepada masyarakat pengadu berdasarkan kemampuan perusahaan serta melalui mekanisme perhitungan yang disepakati bersama.

Kesediaan perusahaan tersebut dinilai sebagai bentuk itikad baik dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus memastikan aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan dengan tetap menghormati hak-hak warga di sekitar area kegiatan usaha.

Ketua DPRD Bombana, Iskandar, yang memimpin jalannya rapat, memberikan ruang kepada seluruh pihak untuk menyampaikan pandangan dan aspirasinya. Melalui forum tersebut, berbagai masukan dan informasi terkait persoalan yang terjadi dapat disampaikan secara terbuka sehingga menghasilkan kesepahaman bersama mengenai langkah-langkah penyelesaian yang akan ditempuh.

Selain membahas persoalan penggunaan lahan, rapat juga menghasilkan kesepakatan bahwa pemerintah kecamatan, Kapolsek, dan Kepala Desa Langkema akan memfasilitasi komunikasi lanjutan antara masyarakat dan perusahaan. Langkah tersebut dilakukan guna mempercepat proses penyelesaian dan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai kesepakatan.

Sebagai tindak lanjut, para pihak akan melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi lahan yang menjadi objek permasalahan. Peninjauan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi faktual di lapangan sehingga proses perhitungan maupun penyelesaian dapat dilakukan secara objektif.

Hasil kunjungan lapangan nantinya akan dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Asisten I Bidang Pemerintahan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Bagi PT Almharig, proses mediasi yang difasilitasi DPRD Bombana merupakan ruang yang konstruktif dalam menyelesaikan persoalan secara terbuka. Perusahaan menilai keterlibatan berbagai pihak dalam forum dialog menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

“Musyawarah adalah jalan terbaik untuk menemukan solusi. Kami menghargai semua pihak yang telah terlibat dan membantu proses komunikasi ini berjalan dengan baik,” kata Basmala.

Dalam pembahasan rapat juga muncul persoalan terkait batas administrasi antara Desa Langkema dan Desa Batu Awu. Sejumlah peserta rapat menilai kejelasan tapal batas kedua desa perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut melalui pembahasan dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kejelasan batas wilayah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian administrasi dan mencegah munculnya persoalan serupa di masa mendatang, khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dan aktivitas usaha di wilayah perbatasan desa.

Sementara itu, dalam kesepakatan rapat juga disebutkan bahwa setelah proses pembayaran kepada masyarakat pengadu diselesaikan sesuai hasil kesepakatan bersama, pihak pengadu akan mencabut laporan yang sebelumnya diajukan ke Polres Bombana.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyelesaian menyeluruh yang mengedepankan pendekatan dialogis, kekeluargaan, dan saling menghormati hak serta kepentingan masing-masing pihak.

Rapat dengar pendapat yang berlangsung sejak pagi hari itu akhirnya ditutup pada pukul 12.45 WITA setelah seluruh peserta menyepakati langkah-langkah penyelesaian yang akan dilakukan ke depan.

Melalui proses musyawarah tersebut, PT Almharig berharap persoalan yang terjadi dapat segera menemukan titik terang dan terselesaikan secara baik. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan kegiatan operasional secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat, menjaga hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar, serta mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Bombana.

Sumber: Kibar News




Pendamping PKH Lakukan Verifikasi Komitmen Pendidikan KPM di Sekolah, Pastikan Anak Tetap Aktif Belajar

Bombana, sultranet.com — Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan kunjungan ke sejumlah satuan pendidikan untuk memverifikasi komitmen pendidikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Langkah ini dilakukan guna memastikan anak-anak dari keluarga penerima bantuan sosial tersebut benar-benar terdaftar di sekolah serta aktif mengikuti proses pembelajaran sebagai bagian dari kewajiban dalam program PKH, di sejumlah sekolah di Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (10/3/2026).

Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan evaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan, khususnya pada komponen pendidikan. Pemerintah melalui pendamping PKH berupaya memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga kurang mampu benar-benar berkontribusi pada peningkatan akses dan keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka.

Dalam pelaksanaannya, para pendamping PKH mendatangi langsung pihak sekolah untuk berkoordinasi dengan guru serta petugas administrasi sekolah. Melalui koordinasi tersebut, dilakukan pencocokan data antara daftar penerima manfaat dengan data kehadiran serta status pendidikan siswa yang berasal dari keluarga penerima PKH.

Proses ini penting untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga penerima bantuan tidak hanya terdaftar secara administratif, tetapi juga aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pendamping PKH Kecamatan Kabaena Utara, Masrudin, menjelaskan bahwa verifikasi komitmen pendidikan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan secara berkala guna memastikan program bantuan sosial tersebut berjalan sesuai tujuan.

“Melalui kunjungan langsung ke satuan pendidikan, kami memastikan anak-anak dari KPM PKH tetap aktif bersekolah. Ini juga menjadi bagian dari upaya kami memastikan komitmen pendidikan yang menjadi syarat dalam program PKH dapat dipenuhi dengan baik,” ujar Masrudin.

Ia menjelaskan bahwa dalam program PKH, terdapat sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi oleh keluarga penerima manfaat, salah satunya adalah memastikan anak-anak mereka mengikuti pendidikan sesuai dengan jenjang yang berlaku.

Oleh karena itu, verifikasi langsung ke sekolah menjadi langkah penting untuk memastikan komitmen tersebut benar-benar dijalankan.

Selain melakukan verifikasi data, pendamping PKH juga memberikan penguatan kepada keluarga penerima manfaat agar terus mendorong anak-anak mereka untuk disiplin hadir di sekolah serta menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.

Menurut Masrudin, pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui pendidikan yang baik, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidup di masa depan.

“Pendamping PKH tidak hanya melakukan verifikasi data, tetapi juga memberikan motivasi kepada keluarga agar tetap mendukung pendidikan anak-anak mereka. Kami ingin memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan pemerintah benar-benar memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak,” katanya.

Masrudin juga menekankan pentingnya kerja sama antara pendamping PKH, pihak sekolah, serta keluarga penerima manfaat dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Ia menilai bahwa kolaborasi yang baik antara ketiga pihak tersebut akan membantu memastikan anak-anak dari keluarga penerima manfaat tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

“Kerja sama antara pendamping PKH, pihak sekolah, dan keluarga penerima manfaat sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama memastikan anak-anak tetap bersekolah dan memperoleh pendidikan yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Program Keluarga Harapan sendiri merupakan salah satu program bantuan sosial pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu melalui dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Dalam komponen pendidikan, keluarga penerima manfaat diwajibkan memastikan anak-anak mereka tetap mengikuti pendidikan formal sesuai dengan jenjang usia sekolah. Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, maka bantuan yang diterima dapat dievaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan verifikasi komitmen pendidikan ini, pemerintah berharap bantuan sosial PKH dapat benar-benar mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pendamping PKH di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Kabaena Utara, terus berupaya memastikan bahwa setiap keluarga penerima manfaat memahami kewajiban yang harus dipenuhi serta memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah secara optimal.

Dengan adanya pengawasan dan pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan program PKH dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan akses pendidikan, mengurangi angka putus sekolah, serta membantu menciptakan generasi muda yang lebih berdaya saing di masa depan.




Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra dan Wabup Ahmad Yani Buka Puasa Bersama

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyambut kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua dalam rangka Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Bombana. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Bombana di bulan suci Ramadan, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kabupaten Bombana. Suasana kebersamaan tampak terasa ketika para undangan berkumpul untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi keberkahan di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan yang tengah dihadapi rakyat Palestina. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan donasi yang dihadiri langsung oleh seorang syekh dari Palestina.

Menurut Ahmad Yani, kehadiran perwakilan dari Palestina tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada pihak yang dipercaya dalam menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau biasanya kita menyumbang melalui media sosial atau di jalan, hari ini orangnya langsung hadir bersama kita. Mari kita berbagi untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Ahmad Yani.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak harus dalam jumlah besar. Menurutnya, kepedulian kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.

“Kalau ada lima ribu atau sepuluh ribu rupiah saja, jika dikumpulkan dari banyak orang tentu akan menjadi bantuan yang besar. Yang penting niat kita untuk membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Kabupaten Bombana yang dinilai menunjukkan kemajuan positif dalam berbagai sektor pembangunan.

Ia juga menilai kondisi sosial masyarakat di daerah tersebut terlihat harmonis dan penuh semangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Saya melihat Bombana ini luar biasa perkembangannya. Situasi masyarakatnya juga terlihat ceria dan aktivitas berjalan dengan aman serta lancar,” ujar Hugua.

Menurutnya, stabilitas sosial dan kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan demi kemajuan Kabupaten Bombana ke depan.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para tamu undangan tampak menikmati momen berbagi di bulan Ramadan sambil memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Usai berbuka puasa, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara bersama Wakil Bupati Bombana, jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan melaksanakan salat Maghrib berjamaah.

Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian sosial serta solidaritas kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah.




Safari Ramadan Pemprov Sultra, Wagub Hugua dan Wabup Bombana Salat Tarawih Bersama Warga

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Rabu (04/03/2026).

Kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara disambut hangat oleh masyarakat yang memenuhi masjid untuk melaksanakan ibadah bersama. Safari Ramadan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta kebersamaan di bulan suci.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Suasana khidmat terlihat ketika para jamaah melaksanakan ibadah bersama sebagai wujud syukur dan penguatan iman di bulan Ramadan.

Usai salat Isya, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menyampaikan sambutan kepada para jamaah yang hadir. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam bulan Ramadan ini kita diingatkan untuk tidak bersikap sombong terhadap harta maupun jabatan yang kita miliki. Mari kita bersama-sama menjaga negeri ini agar tetap aman dan damai serta saling mendoakan agar para pemimpin diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Hugua.

Menurutnya, bulan suci Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan mempererat hubungan antara sesama manusia serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan dapat terus mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial yang kondusif.

Sementara itu, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyambut baik kehadiran rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Bombana. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadan, pemerintah daerah juga dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan emosional antara pemimpin dan warga.

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah yang berlangsung khidmat. Para jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan hingga akhir kegiatan.

Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini menjadi salah satu agenda rutin yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain sebagai kegiatan ibadah bersama, safari ini juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin harmonis, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju kesejahteraan yang lebih baik.




Bombana Matangkan Regulasi Layanan Darurat 112

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus mematangkan kesiapan penyelenggaraan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 melalui proses harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si, bersama jajaran terkait di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Rabu (25/2/2026).

Harmonisasi Raperbup ini merupakan bagian penting dalam proses pembentukan produk hukum daerah agar regulasi yang disusun memiliki dasar hukum yang kuat serta selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, regulasi ini juga diharapkan dapat menjadi landasan operasional bagi penyelenggaraan layanan panggilan darurat 112 di Kabupaten Bombana.

Dalam forum tersebut, tim perancang peraturan perundang-undangan dari Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara bersama perangkat daerah terkait melakukan pembahasan secara komprehensif terhadap substansi Raperbup. Berbagai aspek teknis dibahas secara mendalam, mulai dari pengaturan kelembagaan penyelenggara layanan 112, mekanisme operasional, hingga pola koordinasi lintas instansi yang akan terlibat dalam penanganan keadaan darurat.

Pembahasan juga menyoroti standar pelayanan yang harus dipenuhi agar layanan 112 dapat berjalan efektif, cepat, dan responsif dalam menangani berbagai situasi kegawatdaruratan yang dihadapi masyarakat. Standar tersebut mencakup kesiapan sumber daya manusia, sistem pusat panggilan, hingga integrasi komunikasi antarinstansi.

Kepala Diskominfos Kabupaten Bombana, Muhammad Siarah, menegaskan bahwa layanan 112 merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penanganan kondisi darurat yang membutuhkan respon cepat.

“Layanan 112 nantinya akan menjadi pusat koordinasi bagi berbagai instansi yang menangani keadaan darurat. Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat dapat memperoleh bantuan secara lebih cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat,” kata Siarah.

Ia menambahkan bahwa Diskominfos memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi layanan tersebut, terutama dalam pengelolaan sistem informasi, pengoperasian pusat panggilan darurat, serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan layanan 112.

Menurut Siarah, keberadaan layanan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi komunikasi, tetapi juga menuntut sinergi yang kuat antara berbagai perangkat daerah dan lembaga terkait, termasuk unsur keamanan, kesehatan, dan penanggulangan bencana.

“Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama agar layanan ini benar-benar mampu memberikan respon cepat dan terkoordinasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain Kepala Diskominfos, kegiatan harmonisasi ini juga dihadiri Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfos Kabupaten Bombana. Kehadiran berbagai perangkat daerah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan regulasi yang komprehensif dan implementatif.

Melalui proses harmonisasi ini, pemerintah daerah berharap Raperbup tentang Penyelenggaraan Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 dapat segera disempurnakan dan ditetapkan menjadi peraturan resmi. Dengan demikian, implementasi layanan darurat terpadu tersebut dapat segera dijalankan secara optimal di Kabupaten Bombana.

Pemerintah Kabupaten Bombana menilai kehadiran layanan 112 akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem perlindungan masyarakat, sekaligus meningkatkan rasa aman warga dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

Ke depan, pemerintah daerah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar layanan ini dapat dimanfaatkan secara tepat dan efektif ketika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan segera.




Disparpora Bombana Tinjau Lapangan Futsal Poleang, Pastikan Sarana Olahraga Siap Digunakan Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sarana olahraga di daerah. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan melalui peninjauan langsung Lapangan Futsal Poleang yang berada di Kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah tetap dalam kondisi baik, layak, dan siap digunakan oleh masyarakat, Jumat (6/3)

Peninjauan lapangan futsal tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparpora Kabupaten Bombana, Anton Ferdinan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga sebagai ruang pembinaan generasi muda serta pengembangan potensi atlet daerah.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Plt Kadis Disparpora meninjau sejumlah aspek fasilitas, mulai dari kondisi lapangan, kelayakan sarana pendukung, hingga tingkat pemanfaatan oleh masyarakat setempat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas olahraga dapat digunakan secara optimal, aman, dan nyaman bagi para pengguna.

Anton Ferdinan menegaskan bahwa sarana olahraga yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dari daerah. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai akan mendorong minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif berolahraga secara rutin.

“Fasilitas yang baik adalah kunci lahirnya atlet-atlet berbakat dari daerah. Karena itu, kami terus memastikan seluruh sarana olahraga yang ada di Kabupaten Bombana dalam kondisi prima dan siap digunakan masyarakat,” ujar Anton Ferdinan.

Ia juga menambahkan bahwa Disparpora Bombana akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap seluruh fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah kabupaten. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan publik di sektor olahraga serta mendukung program pembinaan atlet sejak usia dini.

Menurutnya, olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan memiliki semangat kebersamaan. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas seperti Lapangan Futsal Poleang diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas olahraga yang telah dibangun. Kesadaran bersama untuk menjaga sarana publik dinilai menjadi faktor penting agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Lapangan Futsal Poleang yang berada di Kelurahan Boepinang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga masyarakat setempat. Selain digunakan untuk pertandingan futsal, lapangan tersebut juga kerap dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan kepemudaan dan ajang silaturahmi antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Disparpora Bombana juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Pemerintah daerah menilai bahwa aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi risiko penyakit.

“Terus bergerak, terus berolahraga. Karena dengan tubuh yang sehat, kita bisa membangun daerah ini dengan lebih baik,” tambah Anton Ferdinan.

Monitoring dan evaluasi sarana olahraga ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor olahraga yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Disparpora Bombana menargetkan agar seluruh fasilitas olahraga di daerah dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga, termasuk melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan atau fasilitas yang belum memenuhi standar penggunaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Bombana.

Selain sebagai sarana pembinaan atlet, fasilitas olahraga juga dipandang memiliki peran penting dalam mempererat hubungan sosial masyarakat. Aktivitas olahraga bersama dinilai mampu menciptakan ruang interaksi yang positif dan memperkuat solidaritas antarwarga.

Dengan adanya peninjauan ini, Disparpora Bombana berharap Lapangan Futsal Poleang dapat terus menjadi ruang publik yang aktif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memastikan fasilitas publik dapat digunakan secara maksimal demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bombana




Wabup Bombana Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

Bombana, sultranet,com, – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Bombana sebagai momentum refleksi keagamaan untuk memperkuat nilai spiritual dan sosial masyarakat. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi pengingat pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman Kasipute, Jumat malam (6/3/2026).

Peringatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bombana, penceramah agama Abdullah Fahmi Majid, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat yang memadati masjid.

Dalam sambutannya, Ahmad Yani mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama memperingati malam yang penuh berkah tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah petunjuk (hudan), pembeda antara yang hak dan yang batil (al-furqan), serta sumber ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan bagi umat manusia,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa di bulan suci Ramadhan, umat Islam tidak hanya diajak untuk membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, toleransi, dan semangat menuntut ilmu merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Ahmad Yani juga mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai landasan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga dukungan moral dan spiritual dari masyarakat.

“Dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bombana, kami sangat membutuhkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Mari kita jadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan etika dalam bekerja, dalam melayani masyarakat, dan dalam membangun daerah,” tuturnya.

Ia berharap peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.

“Semoga peringatan ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik, lebih dekat kepada Al-Qur’an, serta mampu menjadikannya sebagai penerang dalam setiap langkah menuju Bombana yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Abdullah Fahmi Majid serta doa bersama sebagai bentuk syukur dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.




Dinas Sosial Bombana Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Barangga melalui Anggota DPRD Dapil Poleang

Bombana, sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana kebakaran di Kelurahan Barangga, Kecamatan Poleang. Bantuan tersebut diserahkan kepada anggota DPRD Bombana daerah pemilihan Poleang, Ambo Lolo, untuk kemudian didistribusikan kepada keluarga korban yang terdampak musibah, di Kabupaten Bombana, Kamis (6/3/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa pemulihan pascakejadian.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari sejumlah paket kebutuhan pokok serta perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan oleh keluarga korban. Paket tersebut disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bombana sebagai bagian dari program bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.

Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Karman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik yang harus terus dijaga.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah agar warga yang tertimpa musibah tetap merasakan kehadiran pemerintah di tengah mereka,” ujar Karman.

Ia menjelaskan bahwa meskipun bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya dapat menggantikan kerugian yang dialami korban, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak untuk sementara waktu.

Karman juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah, baik melalui bantuan sosial maupun berbagai program penanganan bencana lainnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bombana dari daerah pemilihan Poleang, Ambo Lolo, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas langkah cepat dalam menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran.

Ia mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perwakilan rakyat sangat penting dalam memastikan bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara korban kebakaran,” kata Ambo Lolo.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat segera disalurkan secara langsung kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Barangga.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di tingkat lokal sangat diperlukan agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran.

Selain itu, Ambo Lolo juga berharap masyarakat yang terdampak kebakaran tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan yang sedang dialami.

Ia menilai bahwa dukungan moral dan kepedulian sosial dari berbagai pihak sangat penting dalam membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga korban dan memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit kembali setelah musibah yang terjadi,” ujarnya.

Rencananya, bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Barangga agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Sosial juga menyatakan akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak bencana serta berupaya memberikan dukungan yang diperlukan sesuai dengan kemampuan dan program bantuan yang tersedia.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para korban kebakaran dapat memperoleh dukungan awal untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi langkah awal dalam proses pemulihan kehidupan mereka setelah mengalami musibah.




DPPKB dan IPeKB Bombana Berbagi Takjil Ramadhan, Pererat Kepedulian Sosial dengan Masyarakat

Bombana, sultranet.com— Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana bersama Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Bombana menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara penyuluh keluarga berencana dan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut berlangsung di jalan poros Kasipute–Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Jumat (6/3/2026).

Aksi sosial ini melibatkan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) PKB, serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Bombana. Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan Sebagai Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus wujud nyata kepedulian para penyuluh keluarga berencana terhadap masyarakat.

Sejak sore hari, para penyuluh terlihat berdiri di sepanjang jalur poros Kasipute–Lameroro dengan membawa paket takjil yang kemudian dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta warga yang melintas di lokasi tersebut.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima takjil menjadi gambaran kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi sarana berbagi makanan berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran penyuluh keluarga berencana dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam berbagai program pembangunan keluarga.

Sekretaris Umum DPD IPeKB Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Suhernawati, SKM, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan berbagi takjil yang diinisiasi oleh DPC IPeKB Bombana bersama DPPKB Kabupaten Bombana.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membagikan makanan untuk berbuka puasa.

“Berbagi takjil ini bukan hanya tentang membagikan makanan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta memperkuat silaturahmi antar sesama,” ujar Suhernawati.

Ia menilai kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan kepedulian.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat respons positif dari Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kabupaten Bombana, Drs. Budiman, M.M.

Dukungan tersebut disampaikan setelah tim DPC IPeKB Bombana terlebih dahulu menyampaikan informasi mengenai rencana kegiatan pembagian takjil kepada pihak DPPKB Kabupaten Bombana melalui sekretaris dinas.

Budiman mengapresiasi inisiatif para penyuluh keluarga berencana yang menggelar kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat peran penyuluh keluarga berencana sebagai bagian dari pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para penyuluh keluarga berencana yang melaksanakan kegiatan berbagi takjil ini. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa penyuluh tidak hanya hadir dalam program pembangunan keluarga, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh keluarga berencana berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara petugas lapangan dengan warga yang mereka dampingi.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap tertib dan lancar. Para peserta kegiatan bekerja sama membagikan takjil dengan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan poros Kasipute–Lameroro.

Antusiasme masyarakat yang menerima takjil juga terlihat jelas. Banyak pengendara yang menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian para penyuluh keluarga berencana.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat citra positif para penyuluh keluarga berencana sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam program pembangunan keluarga tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bombana.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini, DPPKB dan IPeKB Bombana berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, serta semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.