Pertanian Bombana Jadi Andalan Wujudkan Swasembada Pangan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program nasional swasembada pangan. Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, menegaskan bahwa sektor pertanian harus menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Komitmen itu disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis, 6 Maret 2025.

Sarif mengatakan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan di Bombana semakin mendapatkan perhatian serius. Ia menyebutkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama untuk mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan.

“Dengan potensi yang kita miliki, Bombana bisa menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Sarif. Ia menambahkan bahwa luas lahan yang tersedia, serta dukungan program dari pemerintah pusat, memberikan peluang besar untuk meningkatkan produksi pertanian secara signifikan.

Menurut Sarif, langkah strategis yang dilakukan saat ini adalah memperbaiki infrastruktur pertanian, seperti jaringan irigasi dan akses lahan produksi. Hal ini penting untuk mendukung peningkatan produksi komoditas unggulan Bombana seperti padi, kelapa sawit, dan kakao.

Tidak hanya soal infrastruktur, Dinas Pertanian Bombana juga mendorong pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen. “Kami ingin memastikan petani di Bombana dapat mengakses teknologi pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Itu termasuk penggunaan pupuk organik, benih unggul, hingga mekanisasi pertanian,” terang Sarif.

Selain itu, penguatan kelembagaan petani juga menjadi fokus utama. Dinas Pertanian Bombana aktif mendorong pembentukan dan penguatan kelompok tani serta koperasi. Tujuannya agar para petani lebih mudah mendapatkan akses permodalan, pelatihan, dan pemasaran hasil produksi.

Untuk meringankan beban produksi, pemerintah daerah juga terus menggulirkan bantuan berupa subsidi pupuk dan alat pertanian. Sarif optimistis, kebijakan ini akan berdampak positif pada produktivitas dan pendapatan petani.

“Kami harap program swasembada pangan ini terus menjadi prioritas, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dengan kerja sama semua pihak, saya yakin Bombana bisa menjadi daerah lumbung pangan yang tangguh dan mandiri,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis bahwa dengan berbagai program dan kebijakan strategis yang dijalankan saat ini, sektor pertanian akan tumbuh lebih kuat, memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, dan mendorong tercapainya swasembada pangan nasional.




Gub Sultra ASR Launching Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Khas) Al-Alam

Kendari, sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., didampingi Wakil Gubernur Ir. Hugua, secara resmi melaunching Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (Khas) Al-Alam di pelataran Masjid Al-Alam Kendari, Rabu, 5 Maret 2025
Peluncuran ini juga dirangkaikan dengan kick-off program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi) yang berlangsung pada 5–16 Maret 2025. Zona Khas Al-Alam merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia (BI), Pemerintah Provinsi Sultra, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), serta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Kepala Perwakilan BI Sultra, Kepala OJK, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Prov. Sultra, dan pimpinan instansi vertikal Sultra, Kepala OPD/Instansi Provinsi Sultra, serta para pimpinan organisasi non-pemerintah wilayah Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka mengapresiasi terselenggaranya acara ini serta menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah di sekitar zona kuliner agar tetap sehat dan nyaman bagi masyarakat.
“Zona Khas di Masjid Al-Alam ini merupakan terobosan yang sangat baik untuk mendorong ikon Sulawesi Tenggara tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai destinasi wisata berbasis syariah,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan bahwa sertifikasi halal menjadi aspek penting dalam menjamin keamanan, kenyamanan, dan kepercayaan masyarakat terhadap produk konsumsi.
“Dengan adanya sertifikat halal, kita tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk menembus pasar yang lebih besar, baik dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Sebagai bagian dari program Quick Win 100 Hari, Pemprov Sultra akan mendorong penguatan dan perluasan sertifikat halal bagi seluruh UMKM, khususnya di bidang makanan dan minuman.
“Kami akan mengumpulkan pelaku UMKM untuk mendapatkan pelatihan agar produk mereka tidak hanya halal, tetapi juga memiliki cita rasa yang enak dan kemasan yang menarik,” ungkap Gubernur.
Selain itu, ia mengajak lembaga keuangan syariah untuk mendukung UMKM halal di Sultra melalui penyaluran kredit syariah, serta mengoptimalkan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sultra, Doni Septadijaya, menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam mendukung industri halal tidak hanya melalui peresmian Zona Khas Al-Alam, tetapi juga melalui berbagai inisiatif lainnya.
“Zona Khas Al-Alam hadir sebagai bentuk komitmen BI dalam menyediakan pilihan kuliner yang tidak hanya lezat, tetapi juga terjamin kehalalan, kebersihan, dan kesehatannya bagi masyarakat serta wisatawan,” ujarnya.
Dalam mendukung program ini, BI juga menyerahkan sertifikasi halal kepada 40 UMKM dan menyelenggarakan pelatihan bagi Pendamping Proses Produk Halal (P3H) dan Auditor Halal. Selain itu, BI menjalankan program Serambi 2025 untuk memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup dan kondisi layak edar di 85 titik layanan penukaran uang di Sultra.
Selain peresmian Zona Khas Al-Alam dan kick-off Serambi 2025, Bank Indonesia juga menghadirkan berbagai program lain selama Ramadan, seperti:
1. Ramadhan Talkshow – Diskusi interaktif tentang ekonomi syariah dan industri halal.
2. Pasar Murah – Penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
3. Ramadhan Competition – Berbagai kompetisi kreatif dan edukatif bagi masyarakat.
Dengan adanya Zona Khas Al-Alam serta program pendukung lainnya, diharapkan masyarakat dapat menikmati kuliner halal yang aman dan sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.



Bupati dan Wakil Bupati Bombana Resmi Menjabat, Ajak Seluruh Elemen Bersatu Membangun Daerah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati Bombana dari Penjabat (Pj.) Bupati Drs. Edy Suharmanto, M.Si kepada Bupati terpilih Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati terpilih Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Acara berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, pada Selasa (4/3/2025), dan dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, camat, serta sejumlah elemen masyarakat.

Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si secara resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025-2030 setelah memenangkan Pilkada serentak pada 27 November 2024. Keduanya telah dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Momen Sertijab ditandai dengan penyerahan memori jabatan dari Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekda Kabupaten Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru.

Dalam sambutannya, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ahmad Yani untuk memimpin Kabupaten Bombana selama lima tahun ke depan.

“Hari ini, saya dan Pak Ahmad Yani resmi menerima tugas dan tanggung jawab besar. Ada 150 ribu masyarakat Kabupaten Bombana yang menitipkan harapan kepada kami, untuk membawa Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujar Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa tantangan dalam memimpin daerah ini tidak ringan, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak untuk mencapai tujuan bersama.

“Kita semua harus menyadari bahwa Bombana ini seperti kapal besar yang harus didorong bersama oleh seluruh stakeholder. Baik itu unsur ASN, Forkopimda, maupun masyarakat, semuanya harus bersatu. Saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan demi Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tambahnya.

Burhanuddin juga mengajak masyarakat untuk mengakhiri perbedaan politik pasca-Pilkada dan bersama-sama membangun daerah.

“Mari kita rajut kembali persaudaraan. Kalau kemarin dalam pesta demokrasi ada yang ke kiri atau ke kanan, mendukung si A atau si B, mari kita akhiri di sini. Kini saatnya kita bersatu untuk membangun Bombana,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah, termasuk para kepala dinas dan camat, untuk berfokus pada tugas membangun daerah dan menghindari pola pikir negatif.

“Semua pihak harus menyatukan visi dan energi untuk kemajuan Bombana. Kepala dinas dan camat jangan lagi berpikir negatif. Apa yang kita lakukan hari ini akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto, melalui Plh. Sekda Kabupaten Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., berharap kepemimpinan baru dapat membawa Bombana ke arah yang lebih baik serta menjaga kondusivitas dan kerjasama antarelemen masyarakat.

“Semoga di bawah kepemimpinan yang baru, Bombana semakin maju. Kerjasama dari semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan bisa berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ungkap Sunandar.

Dengan resminya kepemimpinan Ir. H. Burhanuddin dan Ahmad Yani, masyarakat Bombana menaruh harapan besar pada visi dan program kerja yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bombana.




Danau Laponu Ponu Jadi Salah Satu Objek Wisata Andalan Bombana

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan dengan keindahan alam yang masih alami. Salah satu objek wisata yang kini menarik perhatian wisatawan adalah Danau Laponu Ponu, yang terletak di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat. Keindahan danau yang menawan serta potensi besar dalam sektor pariwisata menjadikannya sebagai daya tarik utama bagi pelancong lokal maupun luar daerah.

Danau Laponu Ponu menawarkan panorama alam yang luar biasa dengan air jernih berwarna biru kehijauan, dikelilingi pepohonan hijau yang menyejukkan. Saat sinar matahari menyentuh permukaan air pada pagi dan sore hari, pantulan cahayanya menciptakan pemandangan yang memukau. Selain itu, keberadaan pulau kecil di tengah danau yang ditumbuhi pohon kelapa semakin menambah daya tarik tempat ini.

Untuk mencapai Danau Laponu Ponu, wisatawan harus menempuh perjalanan darat sekitar 120 km dari ibu kota Bombana, Rumbia. Jarak tersebut dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 1,5 jam menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski perjalanan cukup menantang, keindahan yang menanti di ujung perjalanan sepadan dengan usaha yang dikeluarkan.

“Alhamdulillah, perkembangan wisatawan yang berkunjung semakin meningkat, terutama saat hari libur. Pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata Bombana sudah membangun kawasan ini cukup baik sejak tahun 2020,” ujar Kepala Desa Ranokomea, Iskandar Wase. (3/3)

Danau ini menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi pengunjung. Beberapa di antaranya adalah fotografi alam, piknik keluarga, hingga mendayung menggunakan perahu kecil yang disewakan di sekitar danau. Bagi pecinta alam dan ketenangan, Danau Laponu Ponu menjadi tempat yang ideal untuk bersantai sambil menikmati udara segar.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin, turut mengapresiasi perkembangan destinasi ini. Menurutnya, pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan infrastruktur dan fasilitas guna menunjang kenyamanan wisatawan.

“Kami melihat potensi besar dari Danau Laponu Ponu sebagai destinasi wisata andalan di Bombana. Oleh karena itu, kami terus berupaya memperbaiki akses jalan, menambah fasilitas seperti gazebo dan homestay, serta mendorong masyarakat setempat untuk mengembangkan produk kerajinan tangan dan kuliner khas daerah,” kata Annisa Sri Prihatin.

Pengembangan Danau Laponu Ponu sebagai objek wisata juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, masyarakat memiliki peluang lebih besar dalam usaha penyewaan perahu, warung makan, hingga jasa pemandu wisata.

Dengan pesona yang dimilikinya dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Danau Laponu Ponu diyakini mampu menjadi destinasi unggulan di Sulawesi Tenggara. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat sekaligus memperkenalkan potensi wisata Bombana ke kancah yang lebih luas.




Gubernur Baru Sultra Resmi Menjabat, Bupati Bombana Hadiri Sertijab di Kendari

Kendari, sultranet.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2025-2030, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, resmi menjabat setelah prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung di Kantor Gubernur Sultra, Kendari, pada Senin (3/3/2025). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sultra, Forkopimda, Pimpinan Instansi Vertikal, serta Bupati dan Wali Kota se-Sultra, termasuk Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya untuk mewakafkan diri dalam membangun Sultra yang lebih maju, aman, sejahtera, dan religius. “Melalui momentum serah terima jabatan ini, kami pertegas kembali tekad dan komitmen kami sejak awal mencalonkan diri sebagai Gubernur. Kami dengan penuh kesungguhan siap mewakafkan diri untuk masyarakat dan daerah Sultra,” ujarnya.

Bupati Bombana, Burhanuddin (Tengah) saat menghadiri Sertijab Gubernur Sultra
Bupati Bombana, Burhanuddin (Tengah) saat menghadiri Sertijab Gubernur Sultra

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, Komjen Pol (Purn) dr. (HC) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., yang telah memimpin pembangunan Sultra selama satu tahun lima bulan. “Banyak prestasi cemerlang yang membanggakan kita semua, salah satunya adalah suksesnya penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan optimisme terhadap kepemimpinan baru di Sultra. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik. “Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi untuk membangun Bombana dan Sulawesi Tenggara secara keseluruhan,” katanya.

Prosesi Sertijab ini menjadi awal dari kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dalam menjalankan visi dan misinya untuk membawa Sultra ke arah yang lebih baik. Seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat berharap agar pembangunan di berbagai sektor semakin meningkat di bawah kepemimpinannya.




Wakil Bupati Kolaka Utara Pimpin Apel Perdana, Ajak ASN Maksimalkan Potensi

Kolaka Utara, sultranet.com – Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, memimpin apel perdana di Lapangan Aspirasi setelah resmi menjabat. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan visi daerah yang lebih baik, berdaya saing, dan berkemajuan. (3/3)

Pada apel tersebut, H. Jumarding menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat, khususnya ASN, dalam mempercepat pembangunan Kolaka Utara.

Menurutnya, peran ASN sangat krusial dalam mewujudkan Kabupaten Kolaka Utara sebagai daerah yang madani, maju, dan sejahtera.

“Saya ingin mengajak kita semua untuk memaksimalkan potensi yang ada. Mari kita bekerja sama, berkolaborasi, dan mengutamakan kepentingan daerah di atas kepentingan pribadi,” ujar H. Jumarding dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, beliau juga menekankan pentingnya disiplin dalam bekerja. ASN diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab.

“Kita semua harus disiplin dalam mematuhi waktu kerja dan selalu berpegang teguh pada aturan yang ada. Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena itu adalah kewajiban kita sebagai pelayan publik,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Jumarding juga menegaskan komitmennya bersama Bupati Kolaka Utara, Drs. Nur Rahman Umar, SH., untuk terus berbuat baik demi kemajuan daerah.

“Kami berdua berkomitmen untuk selalu bekerja keras demi kepentingan Kolaka Utara. Kami ingin membuat perubahan yang signifikan, dan untuk itu, kami butuh dukungan penuh dari ASN dan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Di penghujung sambutannya, H. Jumarding mengingatkan para ASN untuk selalu bekerja dengan ikhlas dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Sebaik-baik manusia adalah yang lebih banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Mari kita bekerja dengan hati, dan pastikan setiap tindakan kita memberi dampak positif bagi Kolaka Utara,” ujarnya.

Apel perdana yang berlangsung dengan khidmat ini menjadi simbol awal dari langkah besar yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari pemerintahan yang baru, H. Jumarding berharap seluruh ASN dapat bersinergi dalam menciptakan perubahan positif, serta membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik.

Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih baik.

Dengan penuh semangat, Wakil Bupati Kolaka Utara berharap para ASN tidak hanya berfokus pada tugas administratif, tetapi juga aktif berperan dalam berbagai inisiatif pembangunan di lapangan.

“Kami menginginkan ASN yang tidak hanya bekerja sesuai tupoksi, tetapi juga memiliki rasa kepedulian terhadap kemajuan daerah,” pungkasnya.

Dengan tekad dan semangat baru, diharapkan Kolaka Utara akan semakin maju dan sejahtera. Pemerintah daerah berharap para ASN dapat memberikan kontribusi maksimal dalam setiap aspek pembangunan untuk mencapai tujuan bersama.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama di Kendari

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menggelar acara Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama di kediaman Bupati di Mandonga, Kota Kendari, pada Minggu (2/3/2025). Acara ini digelar setelah keduanya kembali dari kegiatan Retret Kepala Daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Momen ini menjadi ajang silaturahmi dengan keluarga, jajaran pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat yang hadir.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asrun Lio, M. Hum., Ph.D., Pelaksana Harian (Plh) Sekda Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes., beserta jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang turut serta dalam momen kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para tamu yang telah berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Terima kasih atas sambutan hangat dan kebersamaan yang terjalin di kesempatan ini. Semoga Ramadan ini membawa berkah bagi kita semua serta mempererat tali silaturahmi di antara kita,” ujarnya.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani juga menambahkan bahwa acara buka puasa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Momentum Ramadan ini adalah saat yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyatnya. Kami berharap kebersamaan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Acara diawali dengan doa bersama menjelang berbuka puasa, diikuti dengan penyajian hidangan khas Ramadan yang telah disiapkan. Setelah berbuka, para tamu melaksanakan salat Magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Dalam suasana yang penuh kehangatan, para tamu berinteraksi langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati Bombana, berbagi cerita, serta berdiskusi tentang berbagai hal terkait pembangunan daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan, acara buka puasa ini menjadi simbol persatuan dan solidaritas, serta menegaskan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Bombana untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Kembali dari Retret, Disambut Hangat di Kendari

Kendari, sultranet.com – Setelah menyelesaikan retret kepemimpinan selama delapan hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang dari 21 hingga 28 Februari 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, tiba di Kendari pada Minggu pagi (2/3/2025) dan langsung disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta puluhan anggota tim pemenangan. Kendari, 2 Maret 2025.

Setibanya di Bandara Haluoleo, kedua pemimpin daerah langsung diarahkan menuju kediaman Bupati di Kecamatan Mandonga untuk beristirahat sejenak setelah perjalanan panjang dari Magelang. Penyambutan di bandara yang diwarnai dengan pengalungan bunga dan penampilan tarian tradisional mencerminkan harapan masyarakat Bombana terhadap kepemimpinan yang segar dan inovatif. Program retret kepemimpinan tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi kepala daerah, strategi Astacita, serta visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran dan komunikasi politik yang efektif.

Retret yang berlangsung selama delapan hari tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mempererat koordinasi antar kepala daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di era yang semakin dinamis. Melalui berbagai materi strategis, para peserta mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman yang komprehensif, mulai dari peningkatan ketahanan nasional hingga penguatan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk selalu memperbarui dan menyempurnakan kinerja demi kesejahteraan masyarakat Bombana yang semakin menuntut inovasi dan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebelum menyampaikan kutipan, pihak penyelenggara retret dan jajaran pemerintah menekankan bahwa bekal ilmu dari pelatihan tersebut akan segera diimplementasikan dalam setiap aspek pemerintahan. Hal ini menjadi momentum penting bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk menerapkan berbagai strategi pembangunan yang telah dipelajari guna menghadapi permasalahan dan memaksimalkan potensi daerah.

Dalam sambutannya di kediaman Bupati, Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat yang diterima serta komitmennya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama retret.

“Kami sangat menghargai dukungan dan sambutan luar biasa ini. Retret kepemimpinan telah memberikan banyak wawasan berharga yang akan segera kami terapkan untuk memajukan Kabupaten Bombana,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Wakil Bupati Ahmad Yani kemudian menambahkan bahwa pengalaman selama retret menjadi modal penting dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ilmu dan pengalaman dari retret ini akan menjadi dasar kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Bombana yang berkelanjutan,” katanya.

Penyambutan antusias di Kendari juga mendapat tanggapan positif dari jajaran pemerintah daerah. Plh Sekda Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes, menyatakan bahwa kepulangan kedua pemimpin tersebut merupakan langkah awal strategis dalam menyongsong berbagai program pembangunan. Dukungan penuh dari semua elemen masyarakat diharapkan mampu mengakselerasi implementasi strategi pembangunan yang telah dirancang.

Acara penyambutan yang meriah, dengan sentuhan budaya melalui tarian tradisional dan pengalungan bunga, bukan hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga cerminan semangat baru dalam pemerintahan daerah. Kembalinya Bupati dan Wakil Bupati Bombana dari retret memberikan energi positif bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, diharapkan kepemimpinan transformasional ini akan menjawab tantangan pembangunan secara holistik dan berkelanjutan.




Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Disambut Meriah

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar penyambutan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Ir. Hugua secara meriah, Sabtu (1/3/2025). Acara ini diawali dengan penjemputan di Bandara Haluoleo yang disertai penyerahan Kampurui dan Selempang Adat Tolaki serta buket bunga.

Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mengatakan bahwa selain penyambutan, terdapat agenda serah terima jabatan dan rapat paripurna pada 2 hingga 3 Maret 2025.

Ketua Tim Pengendali Program Quick Win ASR-Hugua, Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi SIP.,M.H.,M.M mengungkapkan, penjemputan yang dilakukan sebagai tanda bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur yang disambut merupakan Gubernur dan Wagub seluruh masyarakat Sultra.

“Penjemputan ini menjadi simbol bahwa gubernur dan wakil gubernur adalah pemimpin seluruh masyarakat Sultra,” ujar Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi.

Setelah tiba di Kendari, rombongan gubernur dan wakil gubernur melanjutkan perjalanan ke Rumah Jabatan Gubernur Sultra. Di sana, mereka disambut dengan tarian empat etnis serta para pejabat dan tokoh masyarakat. Malam harinya, diadakan penandatanganan Pakta Integritas dan perjanjian kinerja oleh pimpinan OPD.

Pada 2 Maret 2025, agenda berlanjut dengan pengambilan voice over Ramadhan oleh RRI, salat tarawih berjamaah, serta pembagian sembako kepada masyarakat. Sementara pada 3 Maret 2025, dilaksanakan apel pagi dan pembagian sembako bagi ASN Golongan I dan II. Acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, kepada Andi Sumangerukka dan Hugua di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra.

Hari yang sama juga diisi dengan rapat paripurna di DPRD Sultra, di mana Ketua DPRD akan menyampaikan pidato pengantar. Acara ini turut dihadiri Forkopimda, Bupati dan Wali Kota se-Sultra, serta berbagai elemen masyarakat.




Pemkab Bombana Gelar Pasar Murah di Rarowatu untuk Kendalikan Harga Jelang Ramadan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dinas Perindagkop dan UKM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah di Kecamatan Rarowatu. Kegiatan yang bekerja sama dengan Perum Bulog ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan. (28/2)

Pasar murah ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana, Asis Fair, didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Ferawati. Dalam sambutannya, Asis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menggelar pasar murah agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan terjangkau,” ujar Asis.

Sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung dijual dengan harga lebih murah dibanding pasaran. Warga Kecamatan Rarowatu tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini.

Ibu Lina, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Menjelang bulan puasa, harga-harga biasanya naik. Pasar murah ini sangat membantu kami,” tuturnya. Hal serupa disampaikan oleh Hermanto, seorang petani di Rarowatu. “Pendapatan kami tidak tetap, jadi kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap pasar murah bisa diadakan lebih sering,” katanya.

Selain membantu masyarakat, pasar murah juga memberi manfaat bagi para pedagang. Arif, salah seorang pedagang yang berpartisipasi, menyebut bahwa program ini memperluas jangkauan pelanggan. “Meski harga lebih murah, kami tetap bisa mendapatkan keuntungan karena ada subsidi dari pemerintah,” jelasnya.

Kepala Bidang Perdagangan, Ferawati, menambahkan bahwa pasar murah ini bukan hanya untuk menekan harga, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi warga. “Kami ingin masyarakat lebih cerdas dalam berbelanja dan tidak panik menghadapi kenaikan harga menjelang hari-hari besar,” ujarnya.

Melihat tingginya antusiasme warga, pemerintah daerah berencana menggelar pasar murah di wilayah lain di Kabupaten Bombana. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan.