KPU Bombana Umumkan Penetapan Hasil Pilkada 2024 Secara Resmi

Rumbia, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana tahun 2024. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 1173 Tahun 2024 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024. Kegiatan berlangsung di aula Kantor KPU Bombana pada Selasa (3/12/2024), dihadiri berbagai elemen penting, termasuk saksi dari pasangan calon, Bawaslu, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa seluruh tahapan Pilkada telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Proses rekapitulasi perolehan suara dilakukan dengan penuh transparansi, melibatkan semua pihak, dan mengacu pada Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Dengan ini, kami secara resmi menetapkan hasil Pilkada Kabupaten Bombana 2024,” ujar Hasdin Nompo.

Pasangan calon nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, berhasil meraih kemenangan dengan total suara sah sebanyak 51.053 suara. Pasangan ini mengungguli pasangan calon nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana, S.P., MM dan Heryanto, SKM, yang memperoleh 37.711 suara sah, sedangkan Pasangan Calon Nomor Urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. Rifai Gunawas, M.Si mengumpulkan suara sebanyak 5.900

Keunggulan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani terlihat signifikan di sebagian besar kecamatan  yang memberikan kontribusi besar terhadap total suara mereka.

Hasdin Nompo menyerukan persatuan kepada seluruh elemen masyarakat Bombana. “Pilkada adalah bagian dari demokrasi. Kini saatnya kita bersama-sama mendukung pembangunan daerah tanpa perpecahan. Mari bergandengan tangan untuk Bombana yang lebih maju,” katanya.

Dengan penetapan ini, KPU Bombana menyatakan bahwa tahapan Pilkada hampir selesai. Jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi dalam waktu tiga hari kerja, maka hasil ini akan bersifat final. Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2025.

Proses Pilkada Bombana 2024 telah mencerminkan semangat demokrasi yang tinggi di tengah masyarakat. Dengan partisipasi pemilih yang signifikan, hasil ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bombana dalam lima tahun ke depan.

LINK Pengumuman Lengkapnya dibawah ini:

SK Penetapan Hasil Pilkada Bombana Tahun 2024-2

 




Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto Lantik 5 Pejabat Eselon II

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., melantik lima pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana pada Senin (2/12/2024). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, dan dihadiri sejumlah pejabat eselon II, III, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menegaskan bahwa pelantikan ini telah melalui proses seleksi yang ketat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Edy Suharmanto.

Adapun pejabat yang dilantik adalah Abdul Muslikh, S.Pd., M.P.W. sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Binnuraeni, AS., SE., S.Pd. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Syukri Kasim, S.IP. sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Musdalifah, S.Sos., M.Si. sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, serta Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM. sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Edy Suharmanto menyebut pelantikan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik agar menyadari bahwa tugas mereka tidak hanya dinilai oleh pimpinan, tetapi juga oleh masyarakat luas. “Apa yang saudara kerjakan akan dilihat masyarakat dan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Jadilah pemimpin inspiratif yang menunjukkan integritas dan dedikasi tinggi,” tegasnya.

5 Orang Pejabat Eselon 2 yang dilantik
5 Orang Pejabat Eselon 2 yang dilantik

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman dari jabatan sebelumnya sebagai pelajaran berharga dalam menjalankan tugas di posisi baru. Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Pelantikan ini disambut antusias oleh berbagai pihak. Para pejabat eselon II dan III yang hadir memberikan dukungan moril kepada rekan sejawat mereka yang dilantik. Momen ini juga dianggap sebagai langkah signifikan Pemkab Bombana dalam memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan pelantikan ini, Pemkab Bombana diharapkan semakin solid dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Edy Suharmanto berharap para pejabat baru dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. “Semangat kebersamaan adalah kunci untuk membawa Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan ucapan selamat dari Pj. Bupati kepada para pejabat yang dilantik. Dukungan dari kolega dan masyarakat diharapkan menjadi dorongan bagi para pejabat baru untuk melaksanakan tugas mereka dengan baik demi kemajuan Bombana. (adv)




BRIDA Bombana dan Poltekkes Kendari Gelar Seminar Akhir Pola Pengasuhan Cegah Stunting

Bombana, sultranet.com – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bombana berkolaborasi dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari menyelenggarakan seminar bertajuk “Pola Pengasuhan Ibu Hamil dan Balita terhadap Tumbuh Kembang Anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”. Senin (02/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang baik untuk mencegah stunting sebagai bagian dari upaya strategis menekan angka stunting di Kabupaten Bombana.

Kepala BRIDA Bombana, Sumarni, S.ST., M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya pola pengasuhan selama masa 1000 HPK sebagai periode emas tumbuh kembang anak.

“Stunting bukan hanya masalah gizi buruk, tetapi juga pola asuh yang tidak tepat. Masa 1000 HPK adalah masa kritis untuk memastikan anak tumbuh sehat, baik secara fisik maupun kognitif. Jika pola asuh salah, dampaknya dapat menghambat kualitas generasi masa depan,” ungkapnya.

Sumarni menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen BRIDA Bombana mendukung program nasional penurunan angka stunting. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Kita ingin Kabupaten Bombana bebas stunting. Melalui seminar ini, kami berharap ibu hamil dan keluarga dapat memahami dan menerapkan pola asuh yang benar sehingga anak-anak Bombana tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegas Sumarni.

Seminar ini diikuti oleh puluhan peserta, termasuk tenaga kesehatan, kader posyandu, ibu hamil, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Materi seminar disampaikan oleh para ahli kesehatan anak, gizi, dan tumbuh kembang balita, termasuk Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari yang juga hadir sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari menjelaskan pentingnya pola asuh yang baik dan asupan gizi yang tepat selama 1000 HPK.

“Stunting bukan hanya berdampak pada pertumbuhan fisik yang terhambat, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu, pendidikan terkait pola pengasuhan menjadi kunci agar ibu hamil dan keluarga dapat memberikan asuhan optimal,” jelasnya.

Seminar ini memberikan pemahaman mendalam tentang:
1. Pentingnya asupan gizi seimbang selama kehamilan dan masa menyusui.
2. Pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk memantau kesehatan ibu dan janin.
3. Pemberian ASI eksklusif sebagai fondasi gizi bayi.
4. Stimulasi tumbuh kembang anak untuk mendukung perkembangan kognitif dan motorik.
5. Identifikasi tanda-tanda risiko stunting dan langkah-langkah intervensi yang dapat dilakukan.

Sebagai tindak lanjut, BRIDA Bombana dan Poltekkes Kemenkes Kendari merancang program pendampingan rutin bagi ibu hamil dan keluarga. Program ini mencakup edukasi langsung di lapangan, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang berisiko tinggi. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa edukasi yang diberikan dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana telah menetapkan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Bupati Bombana secara konsisten mendorong program berbasis kesehatan masyarakat, termasuk edukasi pola pengasuhan dan peningkatan gizi anak.

Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan angka stunting di Kabupaten Bombana dapat ditekan secara signifikan. Pemerintah optimistis bahwa upaya preventif melalui edukasi dan intervensi dini akan menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas di masa depan.




Pemkab Bombana Gelar Seminar Akademik Bahas Cadangan Pangan dan Dampak Lalu Lintas

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar seminar akademik membahas naskah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah dan Analisis Dampak Lalu Lintas. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (29/11/2024) di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana.

Seminar dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sadli Sirajuddin, S.Kom., M.A.P., yang mewakili Penjabat Bupati Bombana, perwakilan Bulog Cabang Bombana, Kementerian Hukum dan HAM, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat.

Seminar ini bertujuan memperkuat fondasi kebijakan melalui pembahasan dua isu strategis, yakni penyelenggaraan cadangan pangan untuk ketahanan daerah serta analisis dampak lalu lintas terhadap pembangunan infrastruktur. Diskusi akademis tersebut diharapkan melahirkan rumusan kebijakan yang efektif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Bombana.

Dalam sambutannya, Sadli Sirajuddin menyatakan pentingnya naskah akademik sebagai dasar perumusan kebijakan yang kuat.

“Melalui kajian yang mendalam, Raperda ini diharapkan mampu memberikan solusi atas tantangan lokal, terutama terkait ketahanan pangan dan pengelolaan lalu lintas,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan yang berbasis data akan membantu pemerintah daerah merespons dinamika sosial dan ekonomi secara lebih adaptif.

Sekretaris Dinas Pertanian Bombana menjelaskan urgensi cadangan pangan daerah. Ia menyoroti bahwa keberadaan cadangan pangan tidak hanya strategis untuk menghadapi situasi darurat seperti bencana atau krisis, tetapi juga untuk menjamin akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

“Langkah ini adalah bagian dari visi besar memastikan setiap warga Bombana terlindungi dari kerawanan pangan,” tuturnya.

Selain isu ketahanan pangan, seminar ini juga membahas pentingnya analisis dampak lalu lintas. Perwakilan Dinas Perhubungan Bombana menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur yang masif sering kali membawa dampak signifikan terhadap pola lalu lintas.

“Pembangunan harus memperhatikan aspek mobilitas masyarakat. Analisis dampak lalu lintas adalah alat untuk mencegah potensi kemacetan atau gangguan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan lalu lintas yang baik akan meningkatkan efisiensi transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang ilmu memberikan pandangan mereka dalam seminar ini. Dari aspek ketahanan pangan, pembicara memaparkan bagaimana cadangan pangan dapat dikelola secara efisien melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan masyarakat. Sedangkan dalam analisis lalu lintas, disoroti perlunya pendekatan teknologi untuk memantau pola lalu lintas secara real-time.

Sesi diskusi interaktif di penghujung acara mempertemukan gagasan dari peserta seminar dengan pandangan narasumber. Diskusi ini menghasilkan beberapa rekomendasi, di antaranya adalah penyempurnaan naskah akademik dengan data lokal yang lebih spesifik serta penetapan indikator keberhasilan yang jelas untuk setiap kebijakan yang diusulkan.

Dengan terselenggaranya seminar ini, Pemerintah Kabupaten Bombana diharapkan dapat merumuskan Raperda yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat tetapi juga proaktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal dokumen peraturan, tetapi langkah strategis menuju Bombana yang lebih mandiri dan maju,” ujar Sadli Sirajuddin menutup sambutannya.

Langkah ini memperlihatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memadukan kajian akademik dengan kebijakan praktis. Dengan kebijakan berbasis data, Bombana diyakini mampu menghadapi tantangan masa depan, mulai dari ketahanan pangan hingga pengelolaan mobilitas, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.




KPU Bombana Apresiasi Partisipasi Warga dalam Pilkada 2024

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bombana yang telah menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, yang berlangsung pada 27 November 2024. Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, mengungkapkan apresiasi mendalam atas antusiasme warga dalam menentukan masa depan kepemimpinan di daerah ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bombana yang telah berpartisipasi dalam Pilkada 2024. Tingginya tingkat partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran akan pentingnya hak suara dalam membangun demokrasi yang lebih baik,” ujar Hasdin Nompo.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada tahun ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari masyarakat, aparat keamanan, penyelenggara pemilu, serta semua pihak yang terlibat. “Keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Kami juga berterima kasih kepada aparat keamanan yang telah menjaga suasana kondusif selama proses pemungutan suara berlangsung,” tambahnya.

Hasdin menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat tidak hanya sebatas hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi juga mencerminkan kepercayaan terhadap sistem demokrasi. Ia menilai, semangat warga Bombana untuk menentukan pilihan mencerminkan harapan besar terhadap pemimpin baru yang akan membawa perubahan positif di masa mendatang.

“Kami berharap semangat ini terus terjaga, tidak hanya dalam momen pemilu, tetapi juga dalam mendukung program dan kebijakan pemimpin terpilih nanti. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasdin mengingatkan masyarakat untuk tetap bersabar menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU. Ia memastikan, proses penghitungan suara hingga rekapitulasi dilakukan secara transparan, akurat, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami sedang menjalankan proses penghitungan suara dengan teliti dan transparan. Mari kita tunggu hasilnya dengan tetap menjaga persatuan dan kedamaian,” imbaunya.

Pelaksanaan Pilkada 2024 di Bombana, yang diikuti oleh tiga pasangan calon, berhasil menciptakan atmosfer demokrasi yang damai dan tertib. Hasdin berharap semangat yang sama dapat terus terjaga dalam setiap tahapan demokrasi di masa mendatang.

“Terima kasih sekali lagi kepada seluruh masyarakat Bombana. Anda semua adalah pahlawan demokrasi yang telah memberikan kontribusi besar bagi keberhasilan Pilkada ini. Mari kita terus bersatu untuk membangun Kabupaten Bombana yang lebih maju,” tutup Hasdin.

KPU Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi di daerah tersebut, salah satunya dengan memastikan proses pemilu yang bersih, jujur, dan adil. Ucapan terima kasih ini menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu dan sistem demokrasi di Indonesia.




Pemkab Bombana Gelar Diseminasi Audit Stunting untuk Percepat Penurunan Kasus

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), resmi membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II tahun 2024 pada Jumat (29/11/2024). Acara yang berlangsung di Aula Kantor DPPKB ini dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Muslihin, SP, dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, tenaga kesehatan, camat, serta kepala desa dan lurah.

Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil audit serta evaluasi kasus stunting yang dilakukan selama semester kedua. Selain itu, acara ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai strategi dan langkah konkret dalam penanganan stunting. Stunting, sebagai permasalahan kesehatan yang signifikan, terus menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, terutama balita dan anak-anak.

Dalam sambutannya, Muslihin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari tingkat pusat hingga desa, untuk menekan angka stunting. “Penurunan stunting ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak. Semua harus terlibat, baik di tingkat pusat, kabupaten, hingga desa. Tanpa kerja sama yang solid dan komitmen yang jelas, target ini sulit tercapai,” ujar Muslihin.

Ia juga mengungkapkan langkah-langkah strategis yang telah diambil Pemerintah Kabupaten Bombana. Salah satunya adalah pembentukan Tim Audit Kasus Stunting, penerbitan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2024 tentang peran desa dalam percepatan penurunan stunting, serta Surat Keputusan Bupati Nomor 494 Tahun 2023 yang menetapkan 45 desa sebagai lokus stunting tahun 2024.

Pendekatan konvergensi juga menjadi kunci dalam penanganan stunting di Bombana. Program ini dilaksanakan melalui delapan aksi konvergensi yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sektor terkait. Langkah ini diharapkan mampu memastikan setiap pihak bekerja secara terpadu dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Menurut data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, angka prevalensi stunting di Kabupaten Bombana mencapai 30,4%, sedikit di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Tenggara yang berada di angka 30%. Target nasional pada tahun 2024 adalah menurunkan angka stunting dari 24,4% menjadi 14%.

Muslihin juga mengingatkan peserta agar berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Sebagai bagian dari masyarakat, mari kita menjalankan peran kita masing-masing dengan komitmen tinggi. Program ini tidak hanya untuk memenuhi target, tetapi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Diseminasi ini mencakup pemaparan hasil audit stunting semester II, diskusi strategi penanganan, dan sesi tanya jawab untuk menggali ide serta rekomendasi dari peserta. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan program pembinaan kesehatan ibu dan anak, peningkatan akses layanan gizi, dan pengawasan lebih intensif di desa lokus stunting.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen besar Pemkab Bombana untuk menciptakan generasi masa depan yang bebas stunting. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.

Melalui sinergi dan langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis mampu menurunkan angka stunting secara signifikan, sekaligus menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. “Stunting adalah tantangan besar, tetapi dengan kerja bersama, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Muslihin.




Pilkada 2024, Pj. Bupati Bombana Tinjau Tempat Pemungutan Suara

Bombana, sultranet.com – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara berlangsung serentak. Pada momen penting ini, Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Rumbia dan Rarowatu untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara. Rabu (27/11/2024)

Didampingi oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana, Hasdin Nompo, unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu Bombana, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana, Edy Suharmanto mengunjungi beberapa TPS, di antaranya TPS 2 Kelurahan Doule, TPS 3 Kelurahan Lameroro, serta TPS 1 Kecamatan Rarowatu.

Dalam pemantauannya, Pj. Bupati ingin memastikan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai prosedur dan aman, tanpa hambatan berarti. Edy menyatakan pentingnya proses demokrasi yang bersih dan transparan untuk menghasilkan pemimpin yang berintegritas. “Pemilu ini adalah pesta demokrasi masyarakat Bombana. Kami ingin memastikan semua berjalan lancar, tertib, dan aman, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang kita junjung tinggi,” ujarnya di sela-sela kunjungannya.

Edy juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bombana yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran demokrasi yang semakin meningkat. “Antusiasme masyarakat dalam memberikan hak pilihnya patut diapresiasi. Ini membuktikan bahwa warga Bombana memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Proses pemantauan juga dilakukan untuk meninjau kesiapan panitia pemungutan suara dalam menjalankan tugasnya. Edy Suharmanto memberikan dukungan moral kepada petugas TPS yang bekerja di lapangan untuk memastikan pemilu berjalan sukses. “Panitia memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelaksanaan pemilu. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka,” ungkap Edy.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, yang turut mendampingi, melaporkan bahwa pelaksanaan pemungutan suara di seluruh wilayah Bombana secara umum berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa seluruh petugas TPS telah dibekali pelatihan teknis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala. “Hingga saat ini, kami belum menerima laporan adanya hambatan berarti. Semua berjalan sesuai rencana,” jelas Hasdin.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bombana memastikan bahwa pengawasan terhadap proses pemilu dilakukan secara ketat. “Kami berkomitmen untuk menjaga integritas pemilu. Setiap potensi pelanggaran akan langsung ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Ketua Bawaslu.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bombana juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang kondusif selama dan setelah proses pemungutan suara. Ia berharap masyarakat tetap menghormati hasil pemilu yang diumumkan sesuai jadwal oleh KPU.

Pemantauan ini diakhiri dengan dialog singkat antara Pj. Bupati dengan masyarakat dan petugas di lokasi TPS. Edy mengapresiasi kerjasama semua pihak, mulai dari penyelenggara pemilu hingga aparat keamanan, dalam menjaga kelancaran pesta demokrasi ini.

Dengan adanya pemantauan langsung oleh Pj. Bupati, diharapkan masyarakat Bombana semakin percaya terhadap pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan akuntabel. Momen ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung proses demokrasi yang berkualitas di daerah tersebut.




Logistik Pilkada Tiba di Kodeoha, Pengawasan Berjalan Ketat

Kolaka Utara, sultranet.com – Logistik Pilkada serentak yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024, tiba di Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (25/11/2024).

Serah terima logistik berlangsung di Sekretariat PKK Kodeoha, Kelurahan Mala-Mala, dengan pengawasan ketat oleh berbagai pihak untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi dua hari mendatang.

Turut hadir dalam acara penerimaan logistik tersebut Kapolsek Kodeoha, IPTU Arianto Sarira; Ketua PPK Kodeoha, Baso Maryam M., bersama anggota PPK dan PPS; Ketua Panwascam Kodeoha, Ary Saputra, bersama anggota Panwascam dan PTPS; serta Camat Kodeoha, Syahlan Launu, didampingi Kepala Seksi Trantibum, Pemerintahan, dan Kesos Kecamatan Kodeoha.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Kodeoha, Syahlan Launu, S.H., memastikan logistik yang diterima sudah lengkap dan sesuai dengan berita acara penerimaan.

“Logistik yang diterima sudah kami pastikan cukup untuk mendukung kelancaran Pilkada. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk memastikan proses ini berjalan dengan lancar,” ujar Syahlan.

Syahlan juga berharap Pilkada yang akan digelar dua hari lagi dapat berjalan dengan demokratis dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Kabupaten Kolaka Utara dan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap Pilkada ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tentunya demokratis, agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan rakyat dan membawa kemajuan bagi daerah,” tambahnya.

Komisioner KPU Kolaka Utara, Aswar, S.H., menyatakan bahwa distribusi logistik adalah bagian penting dari persiapan pemilu.

“Kami terus berkoordinasi dengan PPK, PPS, dan Panwaslu untuk memastikan logistik sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik,” ungkap Aswar.

Aswar juga menegaskan komitmen KPU dalam menjaga integritas Pilkada.

“Kami akan terus memastikan semua tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk mewujudkan Pemilu yang transparan, jujur, dan adil,” katanya.

Dengan logistik yang telah diterima dengan baik, Kecamatan Kodeoha siap melaksanakan Pilkada serentak 2024. Seluruh pihak berharap pemilu kali ini dapat berjalan aman dan sukses, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Kolaka Utara dan Sulawesi Tenggara secara umum.




Pemprov Sultra Genjot Kinerja Jelang Akhir Tahun Anggaran 2024

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pencapaian target kinerja yang optimal menjelang akhir Tahun Anggaran 2024. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D, mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya di lingkup Sekretariat Daerah, untuk fokus pada pencapaian hasil kerja yang memuaskan dalam sisa waktu pelaksanaan anggaran yang kini hanya tersisa sekitar 20 hari.

Dalam rapat evaluasi capaian kinerja program dan kegiatan semester II Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kendari, Minggu (24/11/2024), Asrun Lio menekankan pentingnya sinergitas antar biro di lingkungan Pemprov Sultra. “Rapat evaluasi ini bertujuan untuk memantau sejauh mana progres capaian kinerja kita, serta memperkuat sinergitas agar kinerja pemerintah semakin optimal,” ujarnya.

Sekda Sultra menjelaskan, pencapaian kinerja yang baik dapat terwujud melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar unit kerja. Selain itu, pelaksanaan program dan kegiatan harus dilakukan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, serta diimbangi dengan administrasi yang tertib dan pengendalian internal yang ketat. “Kami berharap pengendalian internal yang dilakukan secara sistematis mulai dari Sekda selaku pengguna anggaran hingga pejabat pengadaan dapat memastikan semua kegiatan berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Laode Fasikin, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Sultra yang hadir mewakili Sekda, menambahkan bahwa evaluasi capaian kinerja ini penting untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang ada dan mencari solusi terbaik. “Menggunakan sisa waktu sebaik-baiknya sangat penting untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, mengingat kita telah memasuki triwulan IV atau akhir semester II 2024,” ujarnya.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Pemprov Sultra, LM Martosiswoyo SE M.Si, menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar pejabat terkait, termasuk kuasa pengguna anggaran, PPK, dan PPTK, guna mempercepat penyerapan anggaran. Ia juga menyatakan bahwa rapat evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan mencari solusi bersama.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, Kepala Biro, serta sejumlah kepala bagian dan fungsional madya lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Sultra ini, Ketua Panitia Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Pembangunan Daerah Biro Lingkup Setda Provinsi Sultra, Yakop Udi SE M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan berdasarkan sejumlah peraturan perundang-undangan, termasuk UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Gubernur Sultra Nomor 19 Tahun 2021.

Yakop juga menegaskan bahwa tujuan dari rapat ini adalah untuk meningkatkan efektivitas program dan kegiatan Biro Setda Provinsi Sultra agar dapat diselesaikan tepat waktu, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan, sehingga hasil pembangunan dapat segera dinikmati oleh masyarakat.

Dengan adanya evaluasi ini, Pemprov Sultra berharap agar percepatan realisasi anggaran dan kualitas pelaksanaan program kegiatan dapat tercapai dengan baik di penghujung Tahun Anggaran 2024.




Pemprov Sultra Ajak Dunia Kembangkan Kecerdasan Buatan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

KENDARI, sultranet.com  – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H Asrun Lio., M.Hum., Ph.D, mendapat kehormatan untuk menjadi pembicara utama dalam International Conference on Augmenting Artificial-Human Intelligence (ICAAHI) 2024 yang digelar di Kendari pada Sabtu, (23/11/2024). Pada kesempatan tersebut, Asrun Lio mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto., S.I.K., M.H, yang juga turut berpartisipasi dalam konferensi internasional ini.

Dalam pidatonya yang disampaikan menggunakan Bahasa Inggris, Sekda Sultra menyampaikan bahwa tema konferensi kali ini sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini, yakni mengenai peningkatan kecerdasan buatan manusia. Ia menjelaskan, Augmented AI atau kecerdasan buatan yang ditingkatkan adalah konsep yang berfokus pada peningkatan kecerdasan manusia dengan memanfaatkan sistem kecerdasan buatan (AI).

“Augmented AI adalah konsep yang berfokus pada peningkatan kecerdasan manusia, dengan memanfaatkan sistem kecerdasan buatan. Tujuannya adalah untuk menciptakan sinergi, dimana sistem AI memberdayakan manusia untuk mencapai hasil lebih baik daripada yang dapat dicapai manusia atau AI itu sendiri,” ujar Asrun Lio.

Sekda Sultra yang juga merupakan mantan Kepala Pusat Studi Eropa di Universitas Halu Oleo (UHO) ini menjelaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, industri kreatif, dan teknik. Di sektor kesehatan, AI dapat meningkatkan kemampuan dalam diagnostik, perawatan yang dipersonalisasi, serta bedah robotik. Dalam pendidikan, AI dimanfaatkan sebagai platform pembelajaran adaptif dan tutor digital. Sementara itu, di bidang bisnis, AI bisa memperbaiki pengambilan keputusan melalui analitik prediktif dan wawasan tren pasar.

“AI juga dapat dimanfaatkan pada industri kreatif untuk seni, menulis, dan produksi multimedia. Di sektor teknik, AI yang ditingkatkan dapat membantu dalam optimasi dan simulasi desain,” tambahnya.

Meski memiliki potensi besar, Asrun Lio juga menyoroti tantangan yang muncul seiring implementasi Augmented AI. Beberapa pertanyaan penting harus dijawab bersama, seperti bagaimana memastikan sistem AI berfungsi secara adil dan tanpa bias, membangun kepercayaan pengguna terhadap sistem AI, serta menghindari ketergantungan berlebihan pada teknologi yang mengancam kemampuan manusia dalam pengambilan keputusan.

“Ini adalah sejumlah pertanyaan penting yang perlu kita jawab bersama-sama. Menatap ke depan, ditambah lagi dengan keberadaan AI yang sangat menjanjikan maka beberapa bidang pengembangan yang perlu diperhatikan termasuk: sistem simbiotik, komputasi neuromorfik, antarmuka otak-komputer, dan kebijakan serta kerangka kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Sultra menjelaskan bahwa di Sultra, pemerintah daerah sudah mengambil beberapa langkah konkret untuk mendukung pengembangan dan penerapan Augmented AI di berbagai sektor. Di bidang pendidikan, perguruan tinggi di Sultra diminta untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pembelajaran, seperti yang telah dilakukan oleh Universitas Halu Oleo yang mengembangkan platform pembelajaran online berbasis AI. Pemerintah juga menyelenggarakan program pelatihan coding dan robotik bagi siswa sekolah untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

Di sektor kesehatan, RSUD Bahteramas di Kendari telah menerapkan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang terintegrasi dengan teknologi AI. Beberapa klinik dan puskesmas di Sultra juga mulai menggunakan aplikasi telemedis untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil. Di sektor pertanian, teknologi AI dimanfaatkan dengan penggunaan drone untuk pemetaan lahan pertanian dan pemantauan hama serta penyakit tanaman.

“Saat ini, beberapa tempat wisata di Sultra juga mulai memanfaatkan teknologi AI yang ditingkatkan, seperti aplikasi berbasis augmented reality (AR) untuk mempromosikan tempat wisata, serta penggunaan virtual reality (VR) untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik,” kata Asrun Lio.

Meski begitu, ia mengakui bahwa implementasi Augmented AI di Sultra masih dalam tahap awal dan menghadapi berbagai tantangan. Namun, ia optimis bahwa dengan kerja keras dan dukungan berbagai pihak, Augmented AI dapat memberikan kontribusi besar untuk kemajuan Sultra dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap konferensi ini dapat menjadi forum yang produktif untuk berbagi ilmu, bertukar gagasan, dan membangun jaringan. Semoga konferensi ini dapat menghasilkan rekomendasi dan solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk kemajuan Sultra dan Indonesia secara umum,” harapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pakar internasional, antara lain Prof. DR. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc. Agric, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, serta dosen-dosen dari berbagai universitas ternama seperti DR. Ahmed J. Obaid dari Universitas Kufa Irak, dan DR. Dalwinder Kaur dari Universitas Globalnxt Manipal, Malaysia.

Pemerintah Daerah Sultra berkomitmen untuk mendukung pengembangan Augmented AI secara bertanggung jawab demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.