Polri dan Kementan Percepat Swasembada Jagung 2025
Bombana, sultranet.com – Kementerian Pertanian bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar rapat koordinasi untuk mempercepat pencapaian swasembada jagung nasional melalui program tanam jagung 2025. Rapat berlangsung di Pusat Data dan Analisis Kriminal (Pusdaslis) Mabes Polri, Jakarta, pada 13 Januari 2025, dipimpin oleh Ketua Gugus Tugas Pangan Polri, Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran kepolisian di seluruh Indonesia, termasuk Polres Bombana yang mengikuti rapat secara virtual melalui zoom meeting di Aula Polres Bombana. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., Wakapolres, sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bombana, serta jajaran pemerintah daerah, seperti Kepala Dinas Pertanian Bombana Sarif, S.H., Asisten Bidang Pemerintahan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Binnuraeni, Kabag Ekonomi Sekretariat Daerah Bombana, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Kabid Perkebunan Dinas Pertanian.
Dalam arahannya, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri menekankan pentingnya optimalisasi manajemen citra Polri menjelang pelaksanaan penanaman jagung serentak yang dijadwalkan pada 16 Januari 2025. Ia meminta seluruh Polda dan Polres untuk mulai menciptakan pemberitaan yang mendukung isu ketahanan pangan.
“Polda dan Polres dapat mulai mempublikasikan berita mengenai pentingnya ketahanan pangan, pemanfaatan lahan oleh Polri, serta keberhasilan personel Polri dalam mendukung program ketahanan pangan,” ujar Irwasum Polri.
Langkah ini bertujuan untuk membangun momentum positif, sehingga pada 16 Januari mendatang, isu penanaman jagung serentak dapat menjadi perhatian nasional dan memberikan dampak signifikan bagi sektor pertanian.
Sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, Polri menjalankan berbagai inisiatif strategis, termasuk pemanfaatan lahan tidur untuk kegiatan pertanian. Personel Polri turut aktif dalam mengelola lahan tidak produktif dengan menanam jagung, padi, dan komoditas lainnya guna meningkatkan produksi pangan nasional.
Tak hanya itu, Polri juga menjalin kemitraan dengan para petani untuk mendorong pengelolaan lahan secara optimal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jagung nasional, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kolaborasi antara Polri, Kementerian Pertanian, dan dinas terkait di daerah diharapkan dapat memastikan keberhasilan program ketahanan pangan ini. Dengan keterlibatan aktif Polri, program penanaman jagung serentak ini tidak hanya berkontribusi pada stabilitas pangan, tetapi juga memperkuat peran kepolisian dalam menjaga ketahanan nasional.
Melalui program ini, Polri menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian. Keberhasilan program ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kesejahteraan petani dan perekonomian nasional.
Bombana Harmonisasi Dua Raperbup Strategis untuk Tingkatkan PAD
Kendari, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menggelar forum harmonisasi dua rancangan peraturan bupati (Raperbup) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara. Forum ini berlangsung di ruang Legal Drafter Kanwil Kemenkumham Sultra, pada Jumat, 10 Januari 2025.
Dua Raperbup yang dibahas dalam rapat tersebut dinilai strategis dalam memperkuat basis regulasi daerah dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Keduanya adalah Raperbup tentang Nilai Sewa Reklame dan Raperbup tentang Besaran Persentase serta Pertimbangan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai Dasar Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan.
Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bombana, Doddy A. Muchlisi, yang hadir memimpin delegasi pemda, menegaskan pentingnya forum ini sebagai ajang penyelarasan agar setiap regulasi yang dihasilkan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga relevan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Regulasi ini bertujuan untuk memastikan nilai sewa reklame ditetapkan berdasarkan parameter yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, baik pemerintah maupun pelaku usaha memiliki pedoman tarif yang transparan dan adil,” kata Doddy saat memberikan keterangan usai rapat.
Raperbup tentang Nilai Sewa Reklame memang menjadi salah satu agenda utama pembahasan. Pemkab Bombana menilai sektor reklame merupakan salah satu potensi besar untuk mendongkrak PAD. Dengan adanya regulasi baru yang lebih terukur, pemerintah berharap bisa mengoptimalkan kontribusi sektor periklanan secara legal, tertib, dan profesional.
Setelah membahas regulasi reklame, forum harmonisasi berlanjut dengan pembahasan Raperbup tentang Besaran Persentase dan Pertimbangan NJOP. Raperbup ini hadir sebagai bentuk adaptasi pemerintah terhadap perubahan nilai lahan dan properti di wilayah Bombana yang terus berkembang.
Dalam forum tersebut, Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan dari Kanwil Kemenkumham Sultra memberikan masukan penting, mulai dari aspek substansi, redaksional, hingga sinkronisasi norma hukum dengan aturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
“Harmonisasi ini menjadi tahap krusial sebelum rancangan peraturan disahkan. Kami pastikan bahwa seluruh ketentuan yang diatur telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dapat memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar salah satu perancang dari Kanwil Kemenkumham Sultra.
Tak hanya aspek legal, forum ini juga memperhatikan dimensi sosial ekonomi dari penerapan dua regulasi tersebut. Pemkab Bombana ingin memastikan bahwa kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam soal kemampuan membayar pajak dan akses informasi yang terbuka.
Selain itu, Pemkab juga menekankan pentingnya menciptakan sistem perpajakan yang adil dan tidak membebani masyarakat kecil. Dalam rapat, dibahas pula bagaimana NJOP bisa dihitung lebih adil berdasarkan potensi ekonomi lokal dan kondisi ril masyarakat.
Harmonisasi yang dilakukan ini diyakini menjadi langkah awal untuk memperkuat sistem fiskal daerah. Setelah disahkan, kedua Raperbup tersebut akan menjadi landasan hukum yang memadai bagi upaya peningkatan PAD secara berkelanjutan dan inklusif.
Forum harmonisasi juga mencerminkan arah baru tata kelola pemerintahan Kabupaten Bombana yang makin akuntabel dan responsif terhadap perubahan zaman. Pemkab menyadari bahwa regulasi yang kuat dan selaras dengan hukum nasional merupakan prasyarat penting bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Ke depan, forum serupa akan terus digelar guna memastikan setiap produk hukum daerah benar-benar menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat serta mampu mendorong kemajuan wilayah secara kolektif.
Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan keseriusannya dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Lebih dari sekadar regulasi, ini adalah bagian dari visi besar dalam menjadikan Bombana sebagai daerah yang mandiri secara fiskal, adil dalam pengelolaan pajak, serta inklusif dalam setiap pengambilan kebijakan publik.
Kesbangpol Bombana Panen Ubi Kayu, Wujudkan Ketahanan Pangan Lokal
BOMBANA, sultranet.com – Keluarga Besar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh dr. Sunandar, MM.Kes, menggelar panen ubi kayu di kebun milik Kesbangpol pada Jumat, 10 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang digagas untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa tanah berbatu pun bisa diolah dengan baik.
Panen ubi kayu yang dilakukan di lahan seluas kurang lebih 50 x 20 meter itu membuahkan hasil memuaskan. Umbi yang dipanen berukuran besar dengan tekstur yang lembut saat direbus. Kesuksesan panen ini disambut dengan rasa syukur dan semangat kebersamaan oleh para pegawai Kesbangpol yang terlibat langsung dalam prosesnya.
Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, yang mengomandoi panen ubi kayu tersebut, tampak aktif mengarahkan para staf. Sesekali, ia melontarkan guyonan yang membuat suasana semakin meriah. Ia juga mengajak semua staf untuk kembali mengolah kebun demi keberlanjutan program ini.
“Teman-teman, minggu depan kita mulai olah kembali kebun ini. Kita akan tanam sayur-sayuran untuk menghadapi puasa Ramadhan. Biasanya di bulan puasa harga sayuran melonjak, jadi mari kita manfaatkan kebun yang ada,” ujar Budiman.
Program ini bertujuan untuk mendorong kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan, khususnya dalam memanfaatkan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap pertanian skala kecil.
Dengan adanya panen ini, Kesbangpol Bombana berharap masyarakat bisa terinspirasi untuk memanfaatkan lahan yang tersedia, baik di halaman rumah maupun lahan kosong yang tidak produktif. Budiman menambahkan, pertanian mandiri seperti ini dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Setelah panen, hasil ubi kayu tersebut dibagikan kepada seluruh staf sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Kegiatan ini pun menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dalam lingkungan kerja sekaligus membangun semangat gotong royong dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Bombana.
Disdukcapil Bombana Gandeng Pengadilan Agama Rumbia Permudah Layanan Administrasi via Aplikasi “Munajah Gembira”
Bombana, sultranet.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana resmi berkolaborasi dengan Pengadilan Agama Rumbia untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan administrasi kependudukan terkait pencatatan perkawinan, perceraian, serta dokumen hukum lainnya. Kerjasama ini diwujudkan melalui sosialisasi aplikasi “Munajah Gembira”, sistem terintegrasi berbasis digital yang menghubungkan Kementerian Agama dengan Disdukcapil Bombana. Sosialisasi digelar Jumat (10/1/2025) dengan melibatkan perwakilan kedua instansi.
Sri Patonah, S.Kom, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Bombana, menjelaskan bahwa aplikasi ini memberikan hak akses khusus (*user*) kepada admin Disdukcapil untuk memverifikasi dan memperbarui data kependudukan secara real-time. “Masyarakat tidak perlu lagi mengantri lama atau mengurus dokumen di dua instansi berbeda. Proses seperti pembuatan akta perkawinan atau perubahan status kependudukan bisa diselesaikan lewat satu platform,” ujarnya dalam sambutan.
Aplikasi “Munajah Gembira” dirancang untuk menjawab tantangan pelayanan publik yang sering terkendala birokrasi berbelit. Kamariah Sunusi, SH., M.H., Ketua Pengadilan Agama Rumbia, menegaskan bahwa integrasi sistem ini akan memangkas waktu proses administrasi hingga 70%. “Contohnya, jika ada putusan pengadilan terkait perceraian, data langsung terkirim ke Disdukcapil. Masyarakat cukup datang sekali untuk mencetak dokumen resmi,” jelas Kamariah.
Kolaborasi ini juga diharapkan mengurangi kesalahan data kependudukan, seperti ketidaksesuaian nama atau status perkawinan. Menurut Sri Patonah, selama ini banyak kasus dokumen ganda atau ketertinggalan pembaruan data karena kurangnya koordinasi antarinstansi. “Dengan sistem terpusat, semua pihak bisa memantau dan memperbarui data secara bersamaan. Ini juga meminimalisir risiko pemalsuan dokumen,” tambahnya.
Selain percepatan layanan, aplikasi ini dirancang ramah pengguna dengan fitur notifikasi progres pengajuan dokumen. Masyarakat bisa memantau status permohonan mereka via smartphone. Uji coba aplikasi telah dilakukan sejak Desember 2024, dengan hasil 98% pengguna menyatakan kepuasan atas kecepatan dan kemudahan prosedur.
Ke depan, kedua pihak berencana memperluas fungsi “Munajah Gembira” untuk layanan lain, seperti pengurusan akta kelahiran atau perubahan data kependudukan akibat putusan pengadilan. “Kami juga akan membuka pelatihan bagi masyarakat kurang melek teknologi agar tidak tertinggal dalam memanfaatkan layanan ini,” ujar Kamariah.
Kerjasama ini mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat. Ahmad Yani, Ketua LSM Peduli Birokrasi Bombana, menyebut inovasi ini sebagai terobosan penting. “Selama ini, masalah administrasi sering menjadi beban warga. Dengan digitalisasi, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan karena prosedur yang rumit,” katanya.
Disdukcapil Bombana menargetkan 100% desa/kelurahan di wilayahnya telah terhubung dengan aplikasi ini pada akhir 2025. Untuk tahap awal, sosialisasi akan difokuskan di Kecamatan Rumbia dan Kecamatan Poleang sebagai wilayah dengan permintaan layanan tertinggi.
Kesbangpol Bombana Panen Ubi sebagai Upaya Penguatan Ketahanan Pangan
Bombana, sultranet.com – Keluarga Besar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana menggelar panen ubi kayu di kebun seluas sekitar 50 x 20 meter yang dikelola internal lembaga tersebut, Jumat, 10 Januari 2025.
Panen ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, dan diikuti seluruh staf dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang digagas Kesbangpol Bombana, yang bertujuan menunjukkan bahwa lahan berbatu sekalipun dapat diolah dan dimanfaatkan secara optimal jika dipadukan dengan teknik tanam yang tepat.
Hasil panen ubi kali ini dinilai memuaskan. Ubi kayu yang dihasilkan berukuran besar dan memiliki tekstur lembut setelah direbus. Kondisi ini dianggap sebagai bukti bahwa pemanfaatan lahan sederhana dapat memberikan hasil signifikan bagi kebutuhan pangan sehari-hari. Program tersebut dirancang sebagai pembelajaran bagi keluarga besar Kesbangpol, sekaligus inspirasi bagi masyarakat sekitar.
Budiman mengatakan bahwa panen ini bukan sekadar kegiatan pertanian biasa, melainkan langkah nyata untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia. “Teman-teman, minggu depan kita akan mulai olah kembali ini kebun. Kita akan tanam sayur-sayuran untuk menghadapi puasa Ramadhan. Biasanya di bulan puasa harga sayuran melonjak, jadi mari kita manfaatkan kebun yang ada,” ujarnya sambil memberi arahan kepada seluruh staf.
Suasana panen berlangsung hangat dan penuh canda, mencerminkan kekompakan internal lembaga tersebut. Selain memetik hasil panen, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bersama tentang pentingnya kemandirian pangan di tingkat keluarga dan instansi. Kesbangpol berharap masyarakat bisa tergerak untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah mereka sebagai sumber pangan alternatif.
Program ketahanan pangan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran tentang keberlanjutan pangan lokal, terutama di masa ketika biaya kebutuhan pokok kerap berfluktuasi. Melalui kegiatan panen dan pengolahan lahan, Kesbangpol ingin menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab sektor pertanian, tetapi juga dapat dimulai dari rumah tangga dan instansi pemerintah.
Kegiatan panen ditutup dengan pembagian hasil kepada seluruh staf sebagai bentuk apresiasi atas kerja bersama. Pembagian ini sekaligus menjadi simbol keberhasilan program yang berjalan secara mandiri dan partisipatif.
KPU Bombana Umumkan Pemenang Pilkada 2024: Ir. H. Burhanuddin dan Ahmad Yani
Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi menetapkan pasangan nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, sebagai pemenang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2024. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka pada Kamis, 9 Januari 2025, setelah tidak adanya gugatan sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).
Komisioner KPU Bombana, Aminuddin, menyatakan bahwa pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani memperoleh 51.053 suara atau 53,93% dari total suara sah. “Kami menetapkan pasangan ini sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih untuk periode 2025-2030 berdasarkan peraturan yang berlaku,” ujar Aminuddin.
Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Bombana Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih. Acara berlangsung tertib dan dihadiri oleh perwakilan partai politik, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.
Aminuddin menjelaskan bahwa penetapan dilakukan setelah KPU menerima Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BPRK) dari MK yang menyatakan tidak ada gugatan sengketa untuk Pilkada Bombana 2024. Hal ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan.
“Proses ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan Pilkada. Kami mengikuti seluruh prosedur hukum yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Dalam Pilkada Bombana 2024, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing. Pasangan nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana S., SP., MM dan Heryanto, SKM, memperoleh 37.711 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si, yang diusung PDIP, meraih 5.900 suara.
Aminuddin menekankan pentingnya amanat rakyat bagi pemimpin terpilih. “Kami berharap pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani dapat menjalankan visi dan misi yang telah mereka sampaikan kepada masyarakat serta membawa Bombana ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Dengan selesainya proses penetapan ini, KPU Bombana mengimbau semua pihak untuk mendukung pemerintahan yang baru demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bombana. (ADV)
Bombana Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2026
Sultranet.com, Bombana – Kabupaten Bombana semakin mantap mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Bombana terpilih, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, sesaat setelah penutupan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang digelar oleh KPU Bombana di Gedung Tanduale, Rumbia, Kamis, 9 Januari 2025.
Burhanuddin menyampaikan bahwa Bombana memiliki potensi besar untuk menyukseskan ajang olahraga empat tahunan tingkat provinsi tersebut. Infrastruktur yang terus berkembang, aksesibilitas yang memadai, serta kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama yang mendukung kesiapan Bombana sebagai tuan rumah.
“Kami sangat berharap Porprov 2026 dapat digelar di Kabupaten Bombana. Ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga peluang besar untuk mempromosikan potensi daerah, seperti sektor pariwisata dan budaya lokal,” ujar Burhanuddin.
Ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan fasilitas olahraga guna mendukung pelaksanaan Porprov. Menurutnya, Bombana telah memiliki venue yang memenuhi standar dan hanya perlu peningkatan di beberapa sarana olahraga.
“Insya Allah setelah pelantikan, kami akan berupaya maksimal mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan. Venue sudah ada dan memenuhi standar. Tinggal beberapa fasilitas yang perlu ditingkatkan. Di sisi lain, aksesibilitas Bombana cukup baik bagi kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Dukungan masyarakat Bombana juga dinilai menjadi faktor kunci dalam menyukseskan ajang ini. Burhanuddin menilai semangat dan partisipasi masyarakat sangat luar biasa untuk mendukung Bombana menjadi tuan rumah Porprov 2026.
“Kami percaya jika diberi kepercayaan, Bombana mampu memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh peserta dan pengunjung,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin, menyambut baik kesiapan Bombana dalam mengajukan diri sebagai tuan rumah Porprov 2026. Ia menyatakan bahwa ajang ini tidak hanya menjadi momentum penting bagi dunia olahraga, tetapi juga berkontribusi terhadap sektor ekonomi dan pariwisata daerah.
“Porprov bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun ekonomi daerah. Dengan adanya ribuan atlet, ofisial, dan wisatawan yang datang, sektor perhotelan, kuliner, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal akan mendapat manfaat besar,” jelas Annisa.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan bekerja sama dengan pelaku UMKM dalam penyediaan suvenir khas Bombana serta pengembangan sentra kuliner di sekitar venue pertandingan.
“Kami ingin menjadikan Porprov sebagai ajang untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan kekayaan kuliner Bombana kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, berbagai persiapan akan kami lakukan, termasuk menggandeng UMKM untuk mendukung ekonomi kreatif lokal,” tambahnya.
Porprov Sulawesi Tenggara merupakan ajang olahraga bergengsi yang bertujuan menjaring atlet berbakat dan meningkatkan prestasi olahraga di tingkat daerah. Kegiatan ini juga berperan dalam mempererat persatuan, mengevaluasi pembinaan olahraga, serta mempersiapkan atlet untuk kompetisi nasional, seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Bombana optimistis dapat menjadi tuan rumah yang sukses dan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan olahraga di Sulawesi Tenggara. Keputusan resmi terkait lokasi pelaksanaan Porprov 2026 diharapkan dapat segera diumumkan dan berpihak kepada Bombana.
KPU Bombana Lakukan Pleno Terbuka Penetapan Calon Terpilih Pilkada 2024
Bombana, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi menetapkan pasangan nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih untuk periode 2025-2030.
Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar pada Kamis, 9 Januari 2025, bertempat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.
Penetapan pasangan calon ini dilakukan setelah dipastikan tidak ada gugatan sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keputusan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Bombana Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024.
Penetapan tersebut didasarkan pada sejumlah aturan hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, yang terakhir diubah oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020, serta Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan. Selain itu, Berita Acara Nomor 10/PL.02.7-BA/7406/2/2025 juga menjadi dokumen resmi yang menyatakan perolehan suara pasangan calon terpilih.
Komisioner dan Sekretaris KPU Bombana
Dalam rapat pleno tersebut, Komisioner KPU Bombana, Aminuddin, menyampaikan bahwa pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani memperoleh 51.053 suara atau 53,93 persen dari total suara sah. Pasangan nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana Sebbu, SP., MM, dan Heryanto, SKM, memperoleh 37.711 suara.
Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH, dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si, yang diusung oleh PDIP, meraih 5.900 suara.
Dengan hasil tersebut, pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani unggul dan dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Bombana 2024.
Plt Ketua KPU Bombana, Desy Arisandy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai prinsip demokrasi dan transparansi.
Desy menyebutkan bahwa suksesnya Pilkada ini tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Bombana, DPRD, Polres Bombana, Kodim 1431, dan Bawaslu Kabupaten Bombana, yang memberikan dukungan penuh dari sisi anggaran, personel, hingga pengamanan selama proses pemilu berlangsung.
Pj Bupati Bombana, Edy Suharmanto, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama masa Pilkada. Edy mengapresiasi KPU dan Bawaslu atas profesionalisme mereka dalam menyelenggarakan Pilkada yang jujur dan adil.
“Keberhasilan Pilkada ini adalah hasil kerja sama kita semua. Saya berharap pasangan terpilih dapat membawa Kabupaten Bombana ke arah yang lebih maju,” ujar Edy.
Sementara itu, Ketua DPRD Bombana, Iskandar, juga memberikan dukungan penuh kepada pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Ia berharap pasangan ini mampu merealisasikan visi dan misi mereka untuk kesejahteraan masyarakat. Iskandar menambahkan bahwa DPRD siap bekerja sama dengan pemerintah daerah yang baru untuk memastikan program-program pembangunan berjalan lancar.
Ketua DPRD Bombana, Iskandar (Paling Kanan) bersama Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto dan Calon Bupati Bombana Terpilih, Burhanuddin dan Ahmad Yani
Dalam sambutannya, Aminuddin selaku anggota KPU Bombana bidang Advokasi dan Pencegahan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran PPK, PPS, dan KPPS di Bombana.
Ia mengapresiasi dedikasi mereka yang telah bekerja keras memastikan kelancaran pemilu, mulai dari tahap perencanaan hingga penetapan calon terpilih. Aminuddin juga menyampaikan permohonan maaf jika selama proses Pilkada terdapat perbedaan pandangan antara berbagai pihak. Namun, ia menegaskan bahwa semua pihak telah bersatu di tahap akhir untuk mendukung penetapan pasangan terpilih.
Setelah penetapan ini, langkah selanjutnya adalah pengusulan pelantikan pasangan terpilih kepada DPRD untuk diteruskan kepada pemerintah pusat. Pelantikan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden.
Aminuddin menjelaskan bahwa pelantikan dapat dilakukan secara serentak atau bertahap, tergantung pada kebijakan pemerintah.
“Tugas KPU selesai di sini. Selanjutnya, kami menyerahkan proses pelantikan kepada DPRD dan Pemerintah Daerah sesuai aturan yang berlaku,” tambah Aminuddin.
Ir. H. Burhanuddin, M.Si, sebagai calon Bupati Bombana terpilih, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Bombana yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ahmad Yani.
Dalam sambutannya, Burhanuddin mengungkapkan bahwa kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Bombana. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bombana atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kami. Kemenangan ini bukan hanya milik kami berdua, tetapi milik seluruh masyarakat Bombana,” ujar Burhanuddin.
Burhanuddin juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, pendukung pasangan lain, dan seluruh elemen pemerintah, untuk bersatu membangun Bombana. Ia menegaskan bahwa keberhasilan suatu pemerintahan tidak hanya bergantung pada pemimpin, tetapi juga pada kerja sama semua pihak.
“Mari kita tinggalkan perbedaan yang ada selama masa Pilkada. Sekarang saatnya kita bersatu untuk membangun Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” serunya.
H. Burhanuddin menyampaikan sambutannya usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Bombana
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan selama masa kampanye. Burhanuddin menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang kami jalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bombana,” tegasnya.
Penetapan ini sekaligus menandai tonggak baru bagi Kabupaten Bombana, yang siap memasuki masa kepemimpinan baru di bawah pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Diharapkan, pemerintahan yang baru mampu menghadirkan inovasi dan kebijakan yang progresif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.
KPU Bombana mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu mendukung pemerintahan yang baru demi kemajuan daerah.
Foto bersama usai Pleno Penetapan
Acara penetapan berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, perwakilan partai politik, dan aparat keamanan. Dengan selesainya proses ini, Pilkada Bombana 2024 dapat dikatakan sebagai salah satu pemilu yang berjalan sukses dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas.
Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen semua pihak dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
KPU Bombana berharap bahwa pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani dapat segera bekerja untuk mewujudkan visi dan misi yang telah mereka sampaikan selama masa kampanye. Harapan besar masyarakat Bombana kini berada di pundak pasangan terpilih, yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah ini.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, Bombana diharapkan dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera. (Advetorial)
KPU Bombana Tetapkan Burhanuddin–Ahmad Yani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Bombana, sultranet.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, bersama Pejabat Fungsional Bidang Politik Dalam Negeri, Irwan Jamal, menghadiri pleno terbuka penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Kamis, 9 Januari 2025, di Aula Tanduale.
Pleno tersebut secara resmi menetapkan pasangan calon Nomor Urut 1, Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih periode 2025–2030. Keduanya ditetapkan setelah memperoleh 51.053 suara atau 53,93 persen dari total suara sah. Penetapan ini dilakukan setelah KPU menyelesaikan seluruh tahapan rekapitulasi pascapilkada.
Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Ketua KPU beserta komisioner, Kajari Bombana, Kabag OPS Polres Bombana, Ketua Bawaslu Bombana, perwakilan Kodim 1431, pasangan calon terpilih, perwakilan partai politik peserta pemilu, serta awak media dari berbagai organisasi pers di Bombana. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama menjaga keterbukaan dan legitimasi hasil pilkada.
Plh. Ketua KPU Bombana, Desy Arisandi, membuka pleno secara resmi dan melanjutkan dengan pembacaan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Terpilih. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan pihak-pihak terkait sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemilu.
Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran pilkada. “Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam mengawal pelaksanaan pilkada sehingga dapat berlangsung kondusif, aman, dan damai,” ujar Edy.
Hal senada disampaikan Kepala Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, yang menegaskan komitmen lembaganya sebagai leading sector pemerintah dalam urusan politik dan pemilu daerah. “Kami tak henti-hentinya berterima kasih kepada semua pihak atas kerja samanya dalam menjaga pelaksanaan pilkada tetap aman dan damai. Semoga Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Bapak Burhanuddin dan Ahmad Yani, dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan di wonua Bombana ini,” ujarnya selepas pleno.
Pleno penetapan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bombana. Dengan ditetapkannya pasangan terpilih, pemerintah daerah dan masyarakat kini memasuki fase transisi menuju pemerintahan baru yang akan mulai bekerja untuk periode 2025–2030.
Pisah Sambut Kapolres Bombana, AKBP Wahyu Hadi Resmi Gantikan AKBP Roni Syahendra
Bombana, sultranet.com – AKBP Wahyu Hadi, SIK., MIK resmi menjabat sebagai Kapolres Bombana menggantikan AKBP Roni Syahendra, SH., SIK., M.Si dalam acara pisah sambut yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu, 8 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol, dr. Sunandar, MM.Kes, Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana.
Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, mengapresiasi dedikasi dan pengabdian AKBP Roni Syahendra selama menjabat sebagai Kapolres Bombana. “Kami berterima kasih atas kerja keras beliau dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonua Bombana. Semoga di tempat tugas yang baru, beliau semakin sukses,” ujar Edy. Ia juga menyambut hangat AKBP Wahyu Hadi dan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, juga memberikan apresiasi kepada AKBP Roni Syahendra atas kontribusinya dalam pengamanan Pemilu Legislatif, Pilpres, dan Pilkada yang berlangsung kondusif. “Kami harap kerja sama yang sudah baik antara Polres dan pemerintah daerah bisa semakin ditingkatkan untuk memastikan masyarakat Bombana hidup dalam suasana yang aman dan damai,” kata Sunandar.
AKBP Roni Syahendra dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dengan Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat selama masa jabatannya. “Saya merasa bangga bisa bekerja bersama jajaran di Bombana. Koordinasi yang baik telah menciptakan situasi yang kondusif, terutama dalam menghadapi pesta demokrasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres baru, AKBP Wahyu Hadi, SIK., MIK, yang merupakan anak asuh AKBP Roni Syahendra saat pendidikan kepolisian, mengaku terharu dengan sambutan yang diberikan. “Pisah sambut ini berlangsung penuh khidmat dan sangat menghibur dengan adanya persembahan lagu dari keluarga besar Polres Bombana. Saya merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya.
AKBP Wahyu Hadi telah berkeluarga dan memiliki dua anak yang saat ini masih bersekolah di Jawa. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat sinergi antara Polres Bombana dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Acara pisah sambut ini menjadi momen haru dan penuh kehangatan bagi seluruh peserta yang hadir. Kegiatan diakhiri dengan pemberian cendera mata kepada AKBP Roni Syahendra sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya selama bertugas di Bombana.