KPU Bombana Lakukan Pleno Terbuka Penetapan Calon Terpilih Pilkada 2024

Bombana, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi menetapkan pasangan nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih untuk periode 2025-2030.

Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar pada Kamis, 9 Januari 2025, bertempat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.

Penetapan pasangan calon ini dilakukan setelah dipastikan tidak ada gugatan sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Keputusan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Bombana Nomor 1 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024.

Penetapan tersebut didasarkan pada sejumlah aturan hukum, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah, yang terakhir diubah oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020, serta Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan. Selain itu, Berita Acara Nomor 10/PL.02.7-BA/7406/2/2025 juga menjadi dokumen resmi yang menyatakan perolehan suara pasangan calon terpilih.

Komisioner dan Sekretaris KPU Bombana
Komisioner dan Sekretaris KPU Bombana

Dalam rapat pleno tersebut, Komisioner KPU Bombana, Aminuddin, menyampaikan bahwa pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani memperoleh 51.053 suara atau 53,93 persen dari total suara sah. Pasangan nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana Sebbu, SP., MM, dan Heryanto, SKM, memperoleh 37.711 suara.

 Sementara itu, pasangan nomor urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH, dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si, yang diusung oleh PDIP, meraih 5.900 suara.

Dengan hasil tersebut, pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani unggul dan dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Bombana 2024.

Plt Ketua KPU Bombana, Desy Arisandy, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai prinsip demokrasi dan transparansi.

Desy menyebutkan bahwa suksesnya Pilkada ini tidak terlepas dari kerja keras berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Bombana, DPRD, Polres Bombana, Kodim 1431, dan Bawaslu Kabupaten Bombana, yang memberikan dukungan penuh dari sisi anggaran, personel, hingga pengamanan selama proses pemilu berlangsung.

Pj Bupati Bombana, Edy Suharmanto, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kondusivitas selama masa Pilkada. Edy mengapresiasi KPU dan Bawaslu atas profesionalisme mereka dalam menyelenggarakan Pilkada yang jujur dan adil.

“Keberhasilan Pilkada ini adalah hasil kerja sama kita semua. Saya berharap pasangan terpilih dapat membawa Kabupaten Bombana ke arah yang lebih maju,” ujar Edy.

Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto (Kanan) dan Komisioner KPU Bombana, Aminuddin
Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto (Kanan) dan Komisioner KPU Bombana, Aminuddin

Sementara itu, Ketua DPRD Bombana, Iskandar, juga memberikan dukungan penuh kepada pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Ia berharap pasangan ini mampu merealisasikan visi dan misi mereka untuk kesejahteraan masyarakat. Iskandar menambahkan bahwa DPRD siap bekerja sama dengan pemerintah daerah yang baru untuk memastikan program-program pembangunan berjalan lancar.

Ketua DPRD Bombana, Iskandar (Paling Kanan) bersama Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto dan Calon Bupati Bombana Terpilih, Burhanuddin dan Ahmad Yani
Ketua DPRD Bombana, Iskandar (Paling Kanan) bersama Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto dan Calon Bupati Bombana Terpilih, Burhanuddin dan Ahmad Yani

Dalam sambutannya, Aminuddin selaku anggota KPU Bombana bidang Advokasi dan Pencegahan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran PPK, PPS, dan KPPS di Bombana.

Ia mengapresiasi dedikasi mereka yang telah bekerja keras memastikan kelancaran pemilu, mulai dari tahap perencanaan hingga penetapan calon terpilih. Aminuddin juga menyampaikan permohonan maaf jika selama proses Pilkada terdapat perbedaan pandangan antara berbagai pihak. Namun, ia menegaskan bahwa semua pihak telah bersatu di tahap akhir untuk mendukung penetapan pasangan terpilih.

Setelah penetapan ini, langkah selanjutnya adalah pengusulan pelantikan pasangan terpilih kepada DPRD untuk diteruskan kepada pemerintah pusat. Pelantikan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden.

Aminuddin menjelaskan bahwa pelantikan dapat dilakukan secara serentak atau bertahap, tergantung pada kebijakan pemerintah.

“Tugas KPU selesai di sini. Selanjutnya, kami menyerahkan proses pelantikan kepada DPRD dan Pemerintah Daerah sesuai aturan yang berlaku,” tambah Aminuddin.

Ir. H. Burhanuddin, M.Si, sebagai calon Bupati Bombana terpilih, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Bombana yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Ahmad Yani.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengungkapkan bahwa kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Bombana. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bombana atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kami. Kemenangan ini bukan hanya milik kami berdua, tetapi milik seluruh masyarakat Bombana,” ujar Burhanuddin.

Burhanuddin juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, pendukung pasangan lain, dan seluruh elemen pemerintah, untuk bersatu membangun Bombana. Ia menegaskan bahwa keberhasilan suatu pemerintahan tidak hanya bergantung pada pemimpin, tetapi juga pada kerja sama semua pihak.

“Mari kita tinggalkan perbedaan yang ada selama masa Pilkada. Sekarang saatnya kita bersatu untuk membangun Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” serunya.

H. Burhanuddin menyampaikan sambutannya usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Bombana
H. Burhanuddin menyampaikan sambutannya usai ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Bombana

Ia juga menyampaikan komitmennya untuk merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan selama masa kampanye. Burhanuddin menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang kami jalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bombana,” tegasnya.

Penetapan ini sekaligus menandai tonggak baru bagi Kabupaten Bombana, yang siap memasuki masa kepemimpinan baru di bawah pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Diharapkan, pemerintahan yang baru mampu menghadirkan inovasi dan kebijakan yang progresif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.

KPU Bombana mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu mendukung pemerintahan yang baru demi kemajuan daerah.

Foto bersama usai Pleno Penetapan
Foto bersama usai Pleno Penetapan

Acara penetapan berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, perwakilan partai politik, dan aparat keamanan. Dengan selesainya proses ini, Pilkada Bombana 2024 dapat dikatakan sebagai salah satu pemilu yang berjalan sukses dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen semua pihak dalam mendukung pelaksanaan pemilu yang bersih, jujur, dan adil.

KPU Bombana berharap bahwa pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani dapat segera bekerja untuk mewujudkan visi dan misi yang telah mereka sampaikan selama masa kampanye. Harapan besar masyarakat Bombana kini berada di pundak pasangan terpilih, yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan kemajuan bagi daerah ini.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, Bombana diharapkan dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera. (Advetorial)




KPU Bombana Tetapkan Burhanuddin–Ahmad Yani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Bombana, sultranet.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, bersama Pejabat Fungsional Bidang Politik Dalam Negeri, Irwan Jamal, menghadiri pleno terbuka penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Kamis, 9 Januari 2025, di Aula Tanduale.

Pleno tersebut secara resmi menetapkan pasangan calon Nomor Urut 1, Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana terpilih periode 2025–2030. Keduanya ditetapkan setelah memperoleh 51.053 suara atau 53,93 persen dari total suara sah. Penetapan ini dilakukan setelah KPU menyelesaikan seluruh tahapan rekapitulasi pascapilkada.

Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Ketua KPU beserta komisioner, Kajari Bombana, Kabag OPS Polres Bombana, Ketua Bawaslu Bombana, perwakilan Kodim 1431, pasangan calon terpilih, perwakilan partai politik peserta pemilu, serta awak media dari berbagai organisasi pers di Bombana. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama menjaga keterbukaan dan legitimasi hasil pilkada.

Plh. Ketua KPU Bombana, Desy Arisandi, membuka pleno secara resmi dan melanjutkan dengan pembacaan Berita Acara Penetapan Pasangan Calon Terpilih. Dokumen tersebut kemudian diserahkan kepada perwakilan pihak-pihak terkait sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemilu.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menjaga kelancaran pilkada. “Terima kasih atas kerja sama semua pihak dalam mengawal pelaksanaan pilkada sehingga dapat berlangsung kondusif, aman, dan damai,” ujar Edy.

Hal senada disampaikan Kepala Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, yang menegaskan komitmen lembaganya sebagai leading sector pemerintah dalam urusan politik dan pemilu daerah. “Kami tak henti-hentinya berterima kasih kepada semua pihak atas kerja samanya dalam menjaga pelaksanaan pilkada tetap aman dan damai. Semoga Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Bapak Burhanuddin dan Ahmad Yani, dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan di wonua Bombana ini,” ujarnya selepas pleno.

Pleno penetapan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bombana. Dengan ditetapkannya pasangan terpilih, pemerintah daerah dan masyarakat kini memasuki fase transisi menuju pemerintahan baru yang akan mulai bekerja untuk periode 2025–2030.




Pisah Sambut Kapolres Bombana, AKBP Wahyu Hadi Resmi Gantikan AKBP Roni Syahendra

Bombana, sultranet.com – AKBP Wahyu Hadi, SIK., MIK resmi menjabat sebagai Kapolres Bombana menggantikan AKBP Roni Syahendra, SH., SIK., M.Si dalam acara pisah sambut yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu, 8 Januari 2025. Acara ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol, dr. Sunandar, MM.Kes, Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana.

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, mengapresiasi dedikasi dan pengabdian AKBP Roni Syahendra selama menjabat sebagai Kapolres Bombana. “Kami berterima kasih atas kerja keras beliau dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Wonua Bombana. Semoga di tempat tugas yang baru, beliau semakin sukses,” ujar Edy. Ia juga menyambut hangat AKBP Wahyu Hadi dan berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, juga memberikan apresiasi kepada AKBP Roni Syahendra atas kontribusinya dalam pengamanan Pemilu Legislatif, Pilpres, dan Pilkada yang berlangsung kondusif. “Kami harap kerja sama yang sudah baik antara Polres dan pemerintah daerah bisa semakin ditingkatkan untuk memastikan masyarakat Bombana hidup dalam suasana yang aman dan damai,” kata Sunandar.

AKBP Roni Syahendra dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sinergi yang telah terjalin dengan Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat selama masa jabatannya. “Saya merasa bangga bisa bekerja bersama jajaran di Bombana. Koordinasi yang baik telah menciptakan situasi yang kondusif, terutama dalam menghadapi pesta demokrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres baru, AKBP Wahyu Hadi, SIK., MIK, yang merupakan anak asuh AKBP Roni Syahendra saat pendidikan kepolisian, mengaku terharu dengan sambutan yang diberikan. “Pisah sambut ini berlangsung penuh khidmat dan sangat menghibur dengan adanya persembahan lagu dari keluarga besar Polres Bombana. Saya merasa seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

AKBP Wahyu Hadi telah berkeluarga dan memiliki dua anak yang saat ini masih bersekolah di Jawa. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat sinergi antara Polres Bombana dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Acara pisah sambut ini menjadi momen haru dan penuh kehangatan bagi seluruh peserta yang hadir. Kegiatan diakhiri dengan pemberian cendera mata kepada AKBP Roni Syahendra sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya selama bertugas di Bombana.




BLU RSUD Bombana dan BPJS Kesehatan Bahas Sinkronisasi Klaim INA-CBG

Bombana, sultranet.com – Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bombana menggelar pertemuan dengan BPJS Kesehatan untuk menyamakan persepsi terkait proses klaim tarif Indonesia Case Based Groups (INA-CBG), khususnya dalam pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat RSUD Bombana pada Senin (08/01/2025) dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan daerah.

Dalam pertemuan ini, hadir Dewan Pengawas BLU RSUD Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bombana, Sulkifli, serta perwakilan Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Dr. Hj. Hayami, M.Kes. Selain itu, Direktur RSUD Bombana, drg. Riswanto, M.KM, turut hadir bersama para direksi, dokter spesialis, dan tenaga kesehatan rumah sakit.

Direktur RSUD Bombana, drg. Riswanto, M.KM, menegaskan pentingnya penyamaan pemahaman antara pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan agar tidak terjadi kendala dalam proses klaim layanan. “Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman bersama mengenai prosedur klaim, serta mengatasi hambatan yang mungkin terjadi dalam proses administrasi klaim terkait pelayanan darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa diskusi ini juga menjadi upaya untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, terutama dalam kondisi darurat. Dengan adanya pemahaman yang sama, proses klaim akan lebih lancar dan sesuai dengan regulasi yang berlaku di BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bombana, Sulkifli, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa optimalisasi sistem klaim INA-CBG dapat membantu fasilitas kesehatan dalam mengelola pembiayaan layanan yang lebih efisien. “Kita berharap ada sinergi yang baik antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam hal administrasi klaim, agar pelayanan kepada pasien tidak terganggu oleh kendala administratif,” ungkapnya.

Selain membahas kendala teknis dalam proses klaim, pertemuan ini juga membahas strategi peningkatan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan pasien gawat darurat. Para dokter spesialis dan tenaga medis RSUD Bombana diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan skema pembiayaan INA-CBG.

Dewan Pengawas BLU RSUD Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes, menyampaikan bahwa rumah sakit harus terus beradaptasi dengan kebijakan sistem pembiayaan yang ditetapkan pemerintah. “Rumah sakit perlu meningkatkan kapasitas dalam mengelola klaim dengan sistem yang transparan dan akuntabel, sehingga tidak ada keterlambatan dalam pencairan biaya layanan yang telah diberikan kepada pasien,” katanya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara RSUD Bombana dan BPJS Kesehatan semakin kuat, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap prima tanpa terkendala permasalahan administrasi klaim. Evaluasi berkala dan koordinasi lebih lanjut direncanakan untuk memastikan efektivitas implementasi kebijakan tersebut.

Tag:
Frasa Kunci:
Topik: A




DPPKB Bombana Gelar Zoom Meeting Evaluasi Program Bangga Kencana 2025

Bombana, sultranet.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar Zoom Meeting dalam rangka evaluasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Kepala DPPKB, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si, dan diikuti oleh seluruh Kepala UPTD Balai Penyuluh KB dari 22 kecamatan di Kabupaten Bombana, Rabu (8/1/2025).

Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si, menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) yang digunakan setiap UPTD di lapangan. “Kita ingin memastikan bahwa dana BOKB dikelola secara optimal dan tepat sasaran agar program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, setiap Kepala UPTD diminta memaparkan perkembangan pelaksanaan program di wilayah masing-masing, termasuk kendala yang dihadapi dalam pengelolaan dana dan pelaporan kegiatan. Diskusi juga menyoroti pentingnya intensifikasi peran penyuluh KB di lapangan untuk meningkatkan efektivitas program.

Selain itu, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si, memberikan arahan agar setiap UPTD meningkatkan kualitas pelaporan dan memanfaatkan teknologi dalam proses administrasi. “Pemanfaatan teknologi dalam pelaporan sangat penting agar monitoring dan evaluasi bisa lebih efektif serta transparan,” tambahnya.

Zoom Meeting ini berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan peserta menyampaikan masukan dan usulan terkait pengelolaan dana BOKB. DPPKB Bombana berharap, melalui rapat evaluasi ini, pelaksanaan program Bangga Kencana dapat lebih efektif dan sesuai dengan petunjuk teknis serta kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

Rapat ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antar-UPTD dalam mendukung keberhasilan program pembangunan keluarga di tahun 2025. Dengan pengelolaan dana yang lebih baik dan koordinasi yang semakin solid, diharapkan program Bangga Kencana dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Bombana.




Sidak LPG 3 Kg di Bombana, Pemkab dan Pertamina Awasi Distribusi Subsidi

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta Pertamina Kendari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik distribusi dan pangkalan LPG 3 Kg di Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Rarowatu Utara, dan Lantari Jaya. Sidak ini merupakan langkah cepat merespons kelangkaan gas melon yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. Rabu, 8 Januari 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bombana, Binnuraeni AS, S.E., S.Pd., menegaskan bahwa sidak ini bertujuan memastikan distribusi LPG 3 Kg berjalan sesuai mekanisme yang berlaku serta menghindari praktik penimbunan dan penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami ingin memastikan bahwa LPG bersubsidi ini benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak dengan harga yang sesuai ketentuan. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan segera menindak,” ujarnya saat memimpin sidak di salah satu pangkalan di Kecamatan Rumbia.

Dalam sidak tersebut, tim menemukan beberapa pelanggaran, termasuk pangkalan yang menjual LPG dengan harga di atas HET serta indikasi distribusi yang tidak tepat sasaran. TPID Kabupaten Bombana langsung memberikan teguran keras kepada pangkalan yang melanggar aturan, serta menginstruksikan perbaikan mekanisme distribusi agar lebih tertib dan transparan.

Perwakilan Pertamina Kendari yang turut hadir dalam sidak menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau penyaluran LPG bersubsidi di wilayah Bombana dan siap memberikan sanksi kepada agen atau pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami memastikan pasokan LPG 3 Kg ke Bombana tetap aman dan cukup. Jika ditemukan kendala distribusi, kami akan segera melakukan penyesuaian pasokan agar tidak terjadi kelangkaan,” kata perwakilan Pertamina Kendari.

Pemerintah Kabupaten Bombana juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan dengan melaporkan jika menemukan adanya praktik penimbunan atau harga jual LPG yang melebihi HET kepada pihak berwenang.

Dengan adanya sidak ini, diharapkan kelangkaan LPG 3 Kg di wilayah Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Rarowatu Utara, dan Lantari Jaya dapat segera teratasi, serta distribusi LPG bersubsidi dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Rapat IV Majelis Sinode Gepsultra, Serahkan Bantuan Rp150 Juta

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., menghadiri Rapat IV Majelis Sinode Gereja Protestan Sulawesi Tenggara (Gepsultra) yang diselenggarakan di Gereja Tondowatu Kasipute, Kecamatan Rumbia, Rabu (8/1/2025). Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Bombana, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat eselon II, tokoh agama, pimpinan gereja, serta pejabat pemerintah daerah lainnya. (8/1)

Rapat Majelis Sinode Gepsultra menjadi momentum penting bagi perjalanan gereja dalam memperkuat peran sosial dan spiritual di tengah masyarakat. Mengusung tema “Aku Adalah Yang Awal dan Yang Akhir” serta subtema “Bersama Seluruh Warga Gepsultra Memperkokoh NKRI yang Demokratis, Adil, dan Sejahtera bagi Semua Ciptaan Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” agenda ini bertujuan menyusun strategi pelayanan gereja yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menyampaikan apresiasi terhadap peran Gepsultra dalam membangun harmoni sosial dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. “Gereja telah menjadi mitra strategis dalam menciptakan masyarakat yang toleran, damai, dan sejahtera. Sinode ini bukan hanya forum pengambilan keputusan, tetapi juga refleksi untuk menyelaraskan visi pelayanan gereja dengan kebutuhan jemaat serta tantangan global yang semakin kompleks,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto menegaskan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk jemaat gereja. Ia menilai keberagaman suku, agama, dan budaya yang ada di Bombana sebagai aset penting dalam memperkuat persatuan. “Kehidupan umat beragama di Kabupaten Bombana sangat harmonis. Ini adalah modal besar dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan daerah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap program-program Gepsultra yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap mendukung inisiatif gereja yang berfokus pada pemberdayaan sosial dan spiritual. Semoga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Bombana menyerahkan bantuan sebesar Rp150 juta untuk pembangunan Gereja Jemaat Tondowatu Kasipute. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan fasilitas ibadah yang lebih representatif bagi jemaat.

Rapat IV Majelis Sinode Gepsultra ditutup dengan komitmen bersama antara gereja dan pemerintah daerah dalam mempererat sinergi untuk kesejahteraan masyarakat. Acara ini juga diwarnai dengan foto bersama Pj. Bupati, Forkopimda, serta pimpinan gereja sebagai simbol kebersamaan dalam membangun daerah yang harmonis dan religius.




Kapolres Bombana Berganti, Pj. Bupati: Sinergi Harus Tetap Kuat

Bombana, sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Bombana yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana pada Rabu (8/1/2025). Acara ini menjadi momen penting dalam pergantian kepemimpinan di Polres Bombana dari AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si kepada AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.KM.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKBP Roni Syahendra selama menjabat sebagai Kapolres Bombana. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini tidak terlepas dari kerja keras serta komitmen kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Roni Syahendra atas pengabdiannya selama bertugas di Bombana. Banyak capaian positif yang telah diraih, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada Kapolres yang baru, AKBP Wisnu Hadi, agar dapat melanjutkan dan meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kepada Kapolres yang baru, kami berharap kerja sama antara kepolisian dan pemerintah daerah semakin erat. Sinergi yang telah terjalin harus tetap kuat demi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat Bombana,” tambahnya.

Kapolres Bombana yang baru, AKBP Wisnu Hadi, dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmennya untuk meneruskan kebijakan strategis kepolisian serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polres Bombana akan terus berupaya meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen di Bombana untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ungkap AKBP Wisnu Hadi.

Acara pisah sambut ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan diakhiri dengan pemberian cenderamata kepada Kapolres lama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Bombana.




Kapolres Bombana Berganti, Pj. Bupati: Sinergi Harus Tetap Kuat

Bombana, sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Bombana yang digelar di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana pada Rabu (8/1/2025). Acara ini menjadi momen penting dalam pergantian kepemimpinan di Polres Bombana dari AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si kepada AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.KM.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi atas dedikasi AKBP Roni Syahendra selama menjabat sebagai Kapolres Bombana. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini tidak terlepas dari kerja keras serta komitmen kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada AKBP Roni Syahendra atas pengabdiannya selama bertugas di Bombana. Banyak capaian positif yang telah diraih, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada Kapolres yang baru, AKBP Wisnu Hadi, agar dapat melanjutkan dan meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kepada Kapolres yang baru, kami berharap kerja sama antara kepolisian dan pemerintah daerah semakin erat. Sinergi yang telah terjalin harus tetap kuat demi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat Bombana,” tambahnya.

Kapolres Bombana yang baru, AKBP Wisnu Hadi, dalam kesempatan tersebut menyatakan komitmennya untuk meneruskan kebijakan strategis kepolisian serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polres Bombana akan terus berupaya meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

“Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen di Bombana untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ungkap AKBP Wisnu Hadi.

Acara pisah sambut ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan diakhiri dengan pemberian cenderamata kepada Kapolres lama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Bombana.




Pemerintah Percepat Penataan Tenaga Non-ASN, Pj. Bupati Bombana Hadiri Rakor Virtual

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penataan Tenaga Non-ASN di Instansi Pemerintah Daerah yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Rakor ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan sinkronisasi perencanaan, penganggaran, dan mekanisme perekrutan tenaga non-ASN agar berjalan tepat waktu dan sesuai regulasi. Rabu (8/1/2025)

Rakor tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, serta pejabat terkait lainnya. Selain itu, turut hadir secara virtual para gubernur, penjabat gubernur, bupati, wali kota, serta kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Menteri PANRB Rini Widyantini mengimbau seluruh kepala daerah untuk memastikan tenaga non-ASN di instansi masing-masing dapat mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap kedua. Untuk memperluas kesempatan bagi tenaga non-ASN, pemerintah telah memperpanjang pendaftaran hingga 15 Januari 2025.

“Kami meminta kepala daerah agar memastikan tenaga non-ASN yang telah terdata dalam database BKN mengikuti seleksi PPPK. Pemerintah telah memberikan perpanjangan waktu pendaftaran hingga 15 Januari agar kesempatan bagi mereka lebih terbuka,” kata Rini Widyantini.

Menurut data BKN, sebanyak 1,7 juta tenaga non-ASN saat ini membutuhkan penataan. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,3 juta diproyeksikan akan terserap melalui seleksi PPPK tahap pertama. Namun, masih terdapat sekitar 400 ribu tenaga non-ASN yang harus mengikuti seleksi tahap kedua agar tidak kehilangan kesempatan menjadi pegawai pemerintah.

Dalam proses penataan ini, Kementerian PANRB telah mengeluarkan dua kebijakan penting. Pertama, Keputusan Menteri PANRB No. 634/2024 yang mengatur kriteria pelamar seleksi PPPK bagi tenaga non-ASN yang terdata di BKN, jenis jabatan yang dapat dilamar, serta mekanisme penyesuaian kebutuhan PPPK di daerah. Kedua, Surat Menteri PANRB Nomor B/5993/M.SM.01.00/2024 yang mengimbau agar pejabat pembina kepegawaian di daerah menganggarkan gaji bagi tenaga non-ASN yang sedang dalam proses seleksi hingga pengangkatan.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa kepala daerah wajib menjalankan amanat Undang-Undang No. 20/2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang melarang pengisian jabatan ASN dengan tenaga non-ASN.

“Kepala daerah harus konsisten menjalankan amanat UU ASN. Tidak boleh ada pengangkatan tenaga non-ASN untuk mengisi jabatan ASN,” ujar Tito Karnavian.

Sejalan dengan itu, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh juga meminta komitmen penuh dari kepala daerah dan BKD dalam menyelesaikan penataan tenaga non-ASN sesuai dengan data yang telah tercatat di BKN.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dan memastikan tenaga non-ASN di daerahnya dapat mengakses seleksi PPPK sesuai kebijakan yang berlaku.

“Kami akan melakukan pendataan secara ketat dan memastikan tenaga non-ASN di Bombana mendapatkan kesempatan terbaik untuk mengikuti seleksi PPPK,” kata Edy Suharmanto.

Dengan berbagai langkah yang telah ditempuh, pemerintah berharap proses penataan tenaga non-ASN dapat berjalan efektif dan memastikan keberlanjutan layanan publik yang profesional serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.