Pemkab Bombana Gelar Apel Akbar, Pj. Bupati Edy Suharmanto Tekankan Adaptasi dan Inovasi

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengawali tahun 2025 dengan melaksanakan Apel Akbar yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan daerah. Apel berlangsung di halaman Kantor Bupati Bombana pada Kamis (2/1/2025) dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.

Dalam amanatnya, Edy Suharmanto menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perubahan, terutama dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang. Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja lebih baik dibanding tahun sebelumnya dan melakukan terobosan dalam sistem pemerintahan.

“Kita dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang semakin cepat. Karena pada prinsipnya, orang yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal dan terlindas oleh perubahan zaman,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengingatkan agar ASN di Bombana terus menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jika di tahun 2024 masih ada kekurangan dalam kinerja kita, mari di tahun ini kita buat perubahan nyata,” tegasnya.

Selain itu, Edy Suharmanto menyinggung soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menjadi perhatian ASN. Ia memastikan bahwa pembayaran TPP akan segera ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku dan akan diberikan berdasarkan evaluasi kinerja masing-masing pegawai.

“Kami akan segera membayarkan TPP sesuai ketentuan. Namun, pembayaran ini tetap mempertimbangkan kinerja pegawai agar lebih adil dan sesuai harapan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati juga menyampaikan selamat kepada tenaga honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahun ini, sebanyak 902 tenaga honorer di Bombana resmi diangkat sebagai PPPK.

Apel Akbar ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Bombana, serta ASN dan non-ASN dari berbagai instansi pemerintah daerah. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas pemerintahan di tahun 2025.

Setelah apel, seluruh peserta melaksanakan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Bombana.




Apel Akbar Awali Kinerja Pemkab Bombana di Tahun 2025

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar apel akbar sebagai penanda dimulainya aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di awal tahun, Kamis, 2 Januari 2025, di Lapangan Kantor Bupati Bombana.

Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin langsung apel yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Bombana, termasuk ASN Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang dipimpin dr. Sunandar, MM.Kes. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kembali semangat kerja, mempererat sinergi antarlembaga, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Edy Suharmanto menegaskan pentingnya memulai tahun 2025 dengan energi baru dan fokus kerja yang lebih efektif. “Selamat tahun baru 2025. Mari kita bersama-sama menjaga semangat untuk bekerja lebih baik lagi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta melaksanakan program-program unggulan yang telah direncanakan demi kemajuan Bombana yang lebih baik,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia menekankan bahwa disiplin, integritas, dan profesionalisme harus menjadi landasan bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang cekatan, responsif, dan mampu beradaptasi. Komitmen tersebut, katanya, menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mendorong percepatan program strategis yang telah disusun pemerintah daerah.

Selain menyampaikan arahan internal, Penjabat Bupati juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendukung agenda pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat tercapainya Bombana yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. “Peran masyarakat sangat penting. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membangun Bombana dengan bersama-sama,” tambahnya.

ASN Kesbangpol Bombana yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat. Kebersamaan ini disebut menjadi momentum awal untuk memperbaiki kualitas kerja dan meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah sepanjang tahun 2025.

Apel akbar kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh langkah pemerintahan di tahun baru dapat membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat Bombana. Pemerintah berharap kegiatan ini menjadi penguat komitmen bersama dalam menjalankan amanah pelayanan publik sepanjang tahun berjalan.




KPU Bombana: Pengumuman Pemenang Pilkada Bombana Tunggu BPRK dari MK

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana memastikan akan menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada Bombana 2024 setelah menerima Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BPRK) dari Mahkamah Konstitusi (MK). Penegasan ini disampaikan Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, dalam keterangan resminya kepada media, Sabtu (21/12/2024).

Menurut Hasdin, tahapan ini merupakan bagian dari mekanisme hukum yang harus dipatuhi KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu. “Pasca KPU menerima BPRK dari MK, barulah KPU daerah yang hasil Pilkadanya tidak terdapat sengketa dapat menetapkan pasangan calon terpilih,” ujar Hasdin.

Berdasarkan Peraturan MK Nomor 14 Tahun 2024, BPRK dijadwalkan akan disampaikan kepada KPU pada 3 Januari 2025. Setelah itu, KPU memiliki waktu maksimal tiga hari untuk menetapkan pasangan calon terpilih bagi daerah yang tidak terdapat sengketa perselisihan hasil Pilkada di MK. “Untuk daerah yang tidak terdapat sengketa, penetapan dilakukan segera setelah kami menerima BPRK. Ini sesuai dengan ketentuan Pasal 57 Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Rekapitulasi Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan,” jelas Hasdin.

KPU RI sebelumnya telah menyampaikan bahwa sejumlah daerah di Indonesia tidak terdapat pengajuan sengketa hasil Pilkada di MK. Daerah-daerah tersebut di antaranya adalah Pilgub Banten, Pilgub Bali, serta sejumlah Pilbup dan Pilwalkot lainnya. Untuk daerah-daerah ini, penetapan pasangan calon dapat dilakukan sesegera mungkin setelah BPRK diterima.

Namun, di Bombana, Hasdin menegaskan bahwa Pilkada Bombana 2024 tidak memiliki gugatan di MK. Hal ini membuka jalan bagi KPU Bombana untuk segera menetapkan pasangan calon terpilih sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dalam Pilkada Bombana 2024, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati. Pasangan calon nomor urut 1 adalah Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, yang didukung oleh koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasangan nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana S., SP., MM. dan Heryanto, SKM, diusung oleh Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Sedangkan pasangan nomor urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH. dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si, diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hasil rekapitulasi perolehan suara sah dari setiap kecamatan, berdasarkan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU), menunjukkan pasangan nomor urut satu, Burhanuddin dan Ahmad Yani, unggul dengan perolehan suara sebanyak 51.053 suara.

Pasangan ini mengalahkan dua pasangan calon lainnya. Pasangan Andi Nirwana dan Heryanto berada di posisi kedua dengan 37.711 suara, terpaut selisih 13.342 suara. Sementara itu, pasangan Hasrat Haji Nabi dan Rifai Gunawas menempati posisi ketiga dengan 5.900 suara.




PKK Kolaka Utara Gandeng Swasta, Anak Sekolah Dapat Makanan Bergizi Gratis

Kolaka Utara, sultranet.com – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., memantau langsung pemberian makanan bergizi gratis di Kecamatan Batu Putih, Sabtu (14/12).

Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Utara dengan PT Tambang Mineral Maju sebagai upaya meningkatkan pemenuhan nutrisi bagi anak-anak sekolah.

Kegiatan tersebut menyasar siswa SMP 3 Satap Kolaka Utara dan PAUD/TK Binaan Batu Putih. Para siswa menerima makanan bergizi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal.

Dalam sambutannya, Ny. Nurhayati Yusmin menyampaikan pentingnya perhatian terhadap gizi anak sebagai investasi masa depan bangsa.

“Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya adalah generasi emas kita. Kami berterima kasih atas peran swasta yang turut mendukung program ini. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut,” ujar Ny. Nurhayati.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menegaskan komitmennya untuk mendorong program serupa di berbagai wilayah guna memastikan anak-anak bebas stunting dan memiliki masa depan cerah.

Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., sebelumnya juga menyampaikan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan bagian dari agenda prioritas pembangunan di bidang kesehatan.

Sementara itu, A. Jafar, perwakilan manajemen PT Tambang Mineral Maju, menyatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi program pemberian makanan bergizi ini. PT Tambang Mineral Maju siap berkolaborasi dengan pemerintah demi kesuksesan program nasional di bidang kesehatan,” ujarnya.

Antusiasme para siswa terlihat saat menikmati makanan yang disediakan. Salah satu guru di PAUD Batu Putih,  menyebut kegiatan ini sangat membantu anak-anak di daerah tersebut.

“Ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, terutama di wilayah yang sulit mendapatkan akses makanan bergizi setiap hari,” ungkapnya.

Kolaka Utara terus mengupayakan kerja sama yang melibatkan berbagai pihak untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya generasi muda, tetap terjaga.

Program pemberian makanan bergizi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendukung target nasional menurunkan angka stunting di Indonesia.




KPU Bombana Umumkan Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada 2024

Bombana, sultranetcom – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi mengumumkan hasil audit Laporan Dana Kampanye (LDK) pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Berdasarkan berita acara penerimaan hasil audit, dua pasangan calon dinyatakan patuh, sementara satu pasangan calon dinyatakan belum memenuhi kepatuhan terhadap ketentuan pelaporan tersebut.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyampaikan bahwa laporan audit dana kampanye merupakan kewajiban bagi setiap pasangan calon yang berpartisipasi dalam Pilkada. “Laporan ini menjadi wujud transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana kampanye. Kami memastikan setiap pasangan calon mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Hasdin, Jumat (13/12)

Berdasarkan hasil audit yang diumumkan, pasangan calon Ir. Burhanuddin, M.Si – Ahmad Yani, S.Pd., M.Si melaporkan penerimaan dana kampanye sebesar Rp3.200.000.000,00 dengan pengeluaran Rp3.198.980.000,00. Saldo akhir yang tercatat sebesar Rp1.020.000,00, dan pasangan ini dinyatakan patuh terhadap aturan pelaporan dana kampanye.

Pasangan calon kedua, Hj. Andi Nirwana S., SP., MM – Heryanto, SKM, melaporkan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye masing-masing sebesar Rp744.352.000,00. Dengan saldo akhir Rp0,00, pasangan ini juga dinyatakan patuh oleh KPU Bombana.

Namun, pasangan calon Hasrat Haji Nabi, SH – Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si mengalami ketidaksesuaian dalam laporan mereka. Berdasarkan audit, pasangan ini melaporkan penerimaan sebesar Rp248.660.000,00 dengan pengeluaran Rp249.601.000,00, sehingga saldo akhir mengalami defisit sebesar Rp-941.000,00. KPU menyatakan pasangan ini tidak patuh terhadap ketentuan pelaporan dana kampanye.

Hasdin menegaskan bahwa audit dana kampanye ini menjadi bagian penting dari proses pemilihan yang transparan. “Hasil ini harus menjadi perhatian semua pihak, bahwa pengelolaan dan pelaporan dana kampanye wajib dilakukan sesuai aturan. Kepatuhan adalah cerminan integritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, KPU Bombana menyampaikan bahwa tahapan ini merupakan proses akhir dari pengawasan terhadap penggunaan dana kampanye. “Kami mengapresiasi pasangan calon yang telah mematuhi ketentuan pelaporan. Bagi yang belum patuh, hasil ini akan menjadi catatan penting dalam evaluasi,” kata Hasdin.

Pengumuman ini sekaligus menjadi penutup rangkaian proses pelaporan dana kampanye Pilkada Bombana 2024. KPU berharap hasil pemilihan yang telah ditetapkan menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas. Selain itu, KPU mengajak masyarakat untuk tetap mengawal hasil pemilihan dan memastikan pemimpin terpilih menjalankan amanah dengan baik.

Dengan selesainya audit dana kampanye ini, KPU Bombana menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan pemilihan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang berkualitas. (ADV)

Link Pengumuman dibawah ini:

PENGUMUMAN HASIL AUDIT LAPORAN DANA KAMPANYE PILKADA BOMBANA 2024-1

 




Bombana Raih Skor 38,85, Masuk Kategori Inovatif dalam Indeks Inovasi Daerah 2024

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam penilaian indeks inovasi daerah. Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 400.10.11-4898 Tahun 2024 tentang Indeks Inovasi Daerah, Bombana berhasil meraih skor 38,85 dan masuk dalam kategori “Inovatif”. Rabu (11/12/2024)

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bombana, Sumarni, S.ST., M.Kes menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil ini merupakan bukti nyata dari kerja keras pemerintah daerah dalam mendorong inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Skor 38,85 ini bukan sekadar angka, tetapi menunjukkan bagaimana upaya dan komitmen kami dalam menciptakan berbagai inovasi, baik di bidang pelayanan publik, pengembangan ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Sumarni dalam keterangannya, Senin (16/12/2024).

Sumarni menambahkan, BRIDA Bombana terus berkolaborasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sektor swasta, serta masyarakat untuk menghasilkan inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Kami berfokus pada inovasi berbasis kebutuhan masyarakat. Misalnya, pengembangan digitalisasi pelayanan administrasi, penguatan teknologi pertanian dan perikanan, serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Semua ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bombana,” tambahnya.

Penilaian indeks inovasi daerah dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk pengukuran atas berbagai kebijakan dan program inovasi yang dilakukan pemerintah daerah. Evaluasi ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang menekankan pentingnya inovasi dalam pembangunan daerah.

Sumarni menjelaskan bahwa inovasi menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan. “Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Pemerintah daerah harus mampu menghadirkan solusi kreatif dan inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan,” tegasnya.

Hasil ini juga menjadi pemacu semangat bagi BRIDA Bombana untuk terus mengembangkan inovasi di berbagai sektor. Ke depan, Sumarni berharap Bombana bisa meraih skor lebih tinggi dan mempertahankan posisinya sebagai daerah inovatif di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Pemkab Bombana melalui BRIDA terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya inovasi di daerah tersebut. Bupati Bombana, melalui berbagai kebijakan strategis, mendorong inovasi yang bersifat inklusif dan partisipatif. Program unggulan yang menjadi fokus antara lain peningkatan layanan publik berbasis teknologi, optimalisasi potensi ekonomi lokal, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang inovasi dan teknologi.

“Penghargaan ini adalah hasil kerja sama kita semua. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi demi menjadikan Bombana sebagai daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Sumarni.

Dengan skor 38,85, Bombana berhasil membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang mampu beradaptasi dan menciptakan solusi inovatif. Penetapan kategori “Inovatif” ini menjadi bukti bahwa Bombana memiliki potensi besar dalam mengembangkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik.

Keputusan Mendagri tentang Indeks Inovasi Daerah juga diharapkan dapat memotivasi kabupaten/kota lain di Sulawesi Tenggara untuk mengikuti jejak Bombana dalam menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat. (adv)




KPU Bombana Umumkan Penetapan Hasil Pilkada 2024 Secara Resmi

Rumbia, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana tahun 2024. Penetapan ini dituangkan dalam Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 1173 Tahun 2024 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024. Kegiatan berlangsung di aula Kantor KPU Bombana pada Selasa (3/12/2024), dihadiri berbagai elemen penting, termasuk saksi dari pasangan calon, Bawaslu, serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa seluruh tahapan Pilkada telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Proses rekapitulasi perolehan suara dilakukan dengan penuh transparansi, melibatkan semua pihak, dan mengacu pada Peraturan KPU Nomor 18 Tahun 2024 tentang Pemilihan Kepala Daerah. Dengan ini, kami secara resmi menetapkan hasil Pilkada Kabupaten Bombana 2024,” ujar Hasdin Nompo.

Pasangan calon nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, berhasil meraih kemenangan dengan total suara sah sebanyak 51.053 suara. Pasangan ini mengungguli pasangan calon nomor urut 2, Hj. Andi Nirwana, S.P., MM dan Heryanto, SKM, yang memperoleh 37.711 suara sah, sedangkan Pasangan Calon Nomor Urut 3, Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. Rifai Gunawas, M.Si mengumpulkan suara sebanyak 5.900

Keunggulan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani terlihat signifikan di sebagian besar kecamatan  yang memberikan kontribusi besar terhadap total suara mereka.

Hasdin Nompo menyerukan persatuan kepada seluruh elemen masyarakat Bombana. “Pilkada adalah bagian dari demokrasi. Kini saatnya kita bersama-sama mendukung pembangunan daerah tanpa perpecahan. Mari bergandengan tangan untuk Bombana yang lebih maju,” katanya.

Dengan penetapan ini, KPU Bombana menyatakan bahwa tahapan Pilkada hampir selesai. Jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi dalam waktu tiga hari kerja, maka hasil ini akan bersifat final. Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2025.

Proses Pilkada Bombana 2024 telah mencerminkan semangat demokrasi yang tinggi di tengah masyarakat. Dengan partisipasi pemilih yang signifikan, hasil ini diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bombana dalam lima tahun ke depan.

LINK Pengumuman Lengkapnya dibawah ini:

SK Penetapan Hasil Pilkada Bombana Tahun 2024-2

 




Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto Lantik 5 Pejabat Eselon II

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., melantik lima pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana pada Senin (2/12/2024). Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, dan dihadiri sejumlah pejabat eselon II, III, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menegaskan bahwa pelantikan ini telah melalui proses seleksi yang ketat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing,” ujar Edy Suharmanto.

Adapun pejabat yang dilantik adalah Abdul Muslikh, S.Pd., M.P.W. sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Binnuraeni, AS., SE., S.Pd. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, M. Syukri Kasim, S.IP. sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Musdalifah, S.Sos., M.Si. sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, serta Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM. sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Edy Suharmanto menyebut pelantikan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan para pejabat yang dilantik agar menyadari bahwa tugas mereka tidak hanya dinilai oleh pimpinan, tetapi juga oleh masyarakat luas. “Apa yang saudara kerjakan akan dilihat masyarakat dan dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Jadilah pemimpin inspiratif yang menunjukkan integritas dan dedikasi tinggi,” tegasnya.

5 Orang Pejabat Eselon 2 yang dilantik
5 Orang Pejabat Eselon 2 yang dilantik

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman dari jabatan sebelumnya sebagai pelajaran berharga dalam menjalankan tugas di posisi baru. Selain itu, ia menggarisbawahi pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Pelantikan ini disambut antusias oleh berbagai pihak. Para pejabat eselon II dan III yang hadir memberikan dukungan moril kepada rekan sejawat mereka yang dilantik. Momen ini juga dianggap sebagai langkah signifikan Pemkab Bombana dalam memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

Dengan pelantikan ini, Pemkab Bombana diharapkan semakin solid dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Edy Suharmanto berharap para pejabat baru dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. “Semangat kebersamaan adalah kunci untuk membawa Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.

Acara pelantikan diakhiri dengan ucapan selamat dari Pj. Bupati kepada para pejabat yang dilantik. Dukungan dari kolega dan masyarakat diharapkan menjadi dorongan bagi para pejabat baru untuk melaksanakan tugas mereka dengan baik demi kemajuan Bombana. (adv)




BRIDA Bombana dan Poltekkes Kendari Gelar Seminar Akhir Pola Pengasuhan Cegah Stunting

Bombana, sultranet.com – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bombana berkolaborasi dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari menyelenggarakan seminar bertajuk “Pola Pengasuhan Ibu Hamil dan Balita terhadap Tumbuh Kembang Anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)”. Senin (02/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang baik untuk mencegah stunting sebagai bagian dari upaya strategis menekan angka stunting di Kabupaten Bombana.

Kepala BRIDA Bombana, Sumarni, S.ST., M.Kes, dalam sambutannya menekankan pentingnya pola pengasuhan selama masa 1000 HPK sebagai periode emas tumbuh kembang anak.

“Stunting bukan hanya masalah gizi buruk, tetapi juga pola asuh yang tidak tepat. Masa 1000 HPK adalah masa kritis untuk memastikan anak tumbuh sehat, baik secara fisik maupun kognitif. Jika pola asuh salah, dampaknya dapat menghambat kualitas generasi masa depan,” ungkapnya.

Sumarni menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen BRIDA Bombana mendukung program nasional penurunan angka stunting. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

“Kita ingin Kabupaten Bombana bebas stunting. Melalui seminar ini, kami berharap ibu hamil dan keluarga dapat memahami dan menerapkan pola asuh yang benar sehingga anak-anak Bombana tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegas Sumarni.

Seminar ini diikuti oleh puluhan peserta, termasuk tenaga kesehatan, kader posyandu, ibu hamil, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Materi seminar disampaikan oleh para ahli kesehatan anak, gizi, dan tumbuh kembang balita, termasuk Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari yang juga hadir sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari menjelaskan pentingnya pola asuh yang baik dan asupan gizi yang tepat selama 1000 HPK.

“Stunting bukan hanya berdampak pada pertumbuhan fisik yang terhambat, tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif anak. Oleh karena itu, pendidikan terkait pola pengasuhan menjadi kunci agar ibu hamil dan keluarga dapat memberikan asuhan optimal,” jelasnya.

Seminar ini memberikan pemahaman mendalam tentang:
1. Pentingnya asupan gizi seimbang selama kehamilan dan masa menyusui.
2. Pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk memantau kesehatan ibu dan janin.
3. Pemberian ASI eksklusif sebagai fondasi gizi bayi.
4. Stimulasi tumbuh kembang anak untuk mendukung perkembangan kognitif dan motorik.
5. Identifikasi tanda-tanda risiko stunting dan langkah-langkah intervensi yang dapat dilakukan.

Sebagai tindak lanjut, BRIDA Bombana dan Poltekkes Kemenkes Kendari merancang program pendampingan rutin bagi ibu hamil dan keluarga. Program ini mencakup edukasi langsung di lapangan, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang berisiko tinggi. Kegiatan ini bertujuan memastikan bahwa edukasi yang diberikan dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana telah menetapkan penanganan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Bupati Bombana secara konsisten mendorong program berbasis kesehatan masyarakat, termasuk edukasi pola pengasuhan dan peningkatan gizi anak.

Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan angka stunting di Kabupaten Bombana dapat ditekan secara signifikan. Pemerintah optimistis bahwa upaya preventif melalui edukasi dan intervensi dini akan menciptakan generasi yang lebih sehat, produktif, dan berkualitas di masa depan.




Pemkab Bombana Gelar Seminar Akademik Bahas Cadangan Pangan dan Dampak Lalu Lintas

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar seminar akademik membahas naskah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah dan Analisis Dampak Lalu Lintas. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (29/11/2024) di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana.

Seminar dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sadli Sirajuddin, S.Kom., M.A.P., yang mewakili Penjabat Bupati Bombana, perwakilan Bulog Cabang Bombana, Kementerian Hukum dan HAM, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat.

Seminar ini bertujuan memperkuat fondasi kebijakan melalui pembahasan dua isu strategis, yakni penyelenggaraan cadangan pangan untuk ketahanan daerah serta analisis dampak lalu lintas terhadap pembangunan infrastruktur. Diskusi akademis tersebut diharapkan melahirkan rumusan kebijakan yang efektif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Bombana.

Dalam sambutannya, Sadli Sirajuddin menyatakan pentingnya naskah akademik sebagai dasar perumusan kebijakan yang kuat.

“Melalui kajian yang mendalam, Raperda ini diharapkan mampu memberikan solusi atas tantangan lokal, terutama terkait ketahanan pangan dan pengelolaan lalu lintas,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan yang berbasis data akan membantu pemerintah daerah merespons dinamika sosial dan ekonomi secara lebih adaptif.

Sekretaris Dinas Pertanian Bombana menjelaskan urgensi cadangan pangan daerah. Ia menyoroti bahwa keberadaan cadangan pangan tidak hanya strategis untuk menghadapi situasi darurat seperti bencana atau krisis, tetapi juga untuk menjamin akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.

“Langkah ini adalah bagian dari visi besar memastikan setiap warga Bombana terlindungi dari kerawanan pangan,” tuturnya.

Selain isu ketahanan pangan, seminar ini juga membahas pentingnya analisis dampak lalu lintas. Perwakilan Dinas Perhubungan Bombana menggarisbawahi bahwa pembangunan infrastruktur yang masif sering kali membawa dampak signifikan terhadap pola lalu lintas.

“Pembangunan harus memperhatikan aspek mobilitas masyarakat. Analisis dampak lalu lintas adalah alat untuk mencegah potensi kemacetan atau gangguan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengelolaan lalu lintas yang baik akan meningkatkan efisiensi transportasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang ilmu memberikan pandangan mereka dalam seminar ini. Dari aspek ketahanan pangan, pembicara memaparkan bagaimana cadangan pangan dapat dikelola secara efisien melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan masyarakat. Sedangkan dalam analisis lalu lintas, disoroti perlunya pendekatan teknologi untuk memantau pola lalu lintas secara real-time.

Sesi diskusi interaktif di penghujung acara mempertemukan gagasan dari peserta seminar dengan pandangan narasumber. Diskusi ini menghasilkan beberapa rekomendasi, di antaranya adalah penyempurnaan naskah akademik dengan data lokal yang lebih spesifik serta penetapan indikator keberhasilan yang jelas untuk setiap kebijakan yang diusulkan.

Dengan terselenggaranya seminar ini, Pemerintah Kabupaten Bombana diharapkan dapat merumuskan Raperda yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat tetapi juga proaktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya soal dokumen peraturan, tetapi langkah strategis menuju Bombana yang lebih mandiri dan maju,” ujar Sadli Sirajuddin menutup sambutannya.

Langkah ini memperlihatkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memadukan kajian akademik dengan kebijakan praktis. Dengan kebijakan berbasis data, Bombana diyakini mampu menghadapi tantangan masa depan, mulai dari ketahanan pangan hingga pengelolaan mobilitas, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.