KPU Bombana Apresiasi Partisipasi Warga dalam Pilkada 2024

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bombana yang telah menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, yang berlangsung pada 27 November 2024. Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, mengungkapkan apresiasi mendalam atas antusiasme warga dalam menentukan masa depan kepemimpinan di daerah ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Bombana yang telah berpartisipasi dalam Pilkada 2024. Tingginya tingkat partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran akan pentingnya hak suara dalam membangun demokrasi yang lebih baik,” ujar Hasdin Nompo.

Menurutnya, pelaksanaan Pilkada tahun ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari masyarakat, aparat keamanan, penyelenggara pemilu, serta semua pihak yang terlibat. “Keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Kami juga berterima kasih kepada aparat keamanan yang telah menjaga suasana kondusif selama proses pemungutan suara berlangsung,” tambahnya.

Hasdin menjelaskan bahwa partisipasi masyarakat tidak hanya sebatas hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi juga mencerminkan kepercayaan terhadap sistem demokrasi. Ia menilai, semangat warga Bombana untuk menentukan pilihan mencerminkan harapan besar terhadap pemimpin baru yang akan membawa perubahan positif di masa mendatang.

“Kami berharap semangat ini terus terjaga, tidak hanya dalam momen pemilu, tetapi juga dalam mendukung program dan kebijakan pemimpin terpilih nanti. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hasdin mengingatkan masyarakat untuk tetap bersabar menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU. Ia memastikan, proses penghitungan suara hingga rekapitulasi dilakukan secara transparan, akurat, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami sedang menjalankan proses penghitungan suara dengan teliti dan transparan. Mari kita tunggu hasilnya dengan tetap menjaga persatuan dan kedamaian,” imbaunya.

Pelaksanaan Pilkada 2024 di Bombana, yang diikuti oleh tiga pasangan calon, berhasil menciptakan atmosfer demokrasi yang damai dan tertib. Hasdin berharap semangat yang sama dapat terus terjaga dalam setiap tahapan demokrasi di masa mendatang.

“Terima kasih sekali lagi kepada seluruh masyarakat Bombana. Anda semua adalah pahlawan demokrasi yang telah memberikan kontribusi besar bagi keberhasilan Pilkada ini. Mari kita terus bersatu untuk membangun Kabupaten Bombana yang lebih maju,” tutup Hasdin.

KPU Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas demokrasi di daerah tersebut, salah satunya dengan memastikan proses pemilu yang bersih, jujur, dan adil. Ucapan terima kasih ini menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu dan sistem demokrasi di Indonesia.




Pemkab Bombana Gelar Diseminasi Audit Stunting untuk Percepat Penurunan Kasus

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), resmi membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II tahun 2024 pada Jumat (29/11/2024). Acara yang berlangsung di Aula Kantor DPPKB ini dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Muslihin, SP, dan dihadiri sejumlah pejabat terkait, tenaga kesehatan, camat, serta kepala desa dan lurah.

Kegiatan ini bertujuan memaparkan hasil audit serta evaluasi kasus stunting yang dilakukan selama semester kedua. Selain itu, acara ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman mengenai strategi dan langkah konkret dalam penanganan stunting. Stunting, sebagai permasalahan kesehatan yang signifikan, terus menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, terutama balita dan anak-anak.

Dalam sambutannya, Muslihin menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari tingkat pusat hingga desa, untuk menekan angka stunting. “Penurunan stunting ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak. Semua harus terlibat, baik di tingkat pusat, kabupaten, hingga desa. Tanpa kerja sama yang solid dan komitmen yang jelas, target ini sulit tercapai,” ujar Muslihin.

Ia juga mengungkapkan langkah-langkah strategis yang telah diambil Pemerintah Kabupaten Bombana. Salah satunya adalah pembentukan Tim Audit Kasus Stunting, penerbitan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2024 tentang peran desa dalam percepatan penurunan stunting, serta Surat Keputusan Bupati Nomor 494 Tahun 2023 yang menetapkan 45 desa sebagai lokus stunting tahun 2024.

Pendekatan konvergensi juga menjadi kunci dalam penanganan stunting di Bombana. Program ini dilaksanakan melalui delapan aksi konvergensi yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sektor terkait. Langkah ini diharapkan mampu memastikan setiap pihak bekerja secara terpadu dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Menurut data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, angka prevalensi stunting di Kabupaten Bombana mencapai 30,4%, sedikit di atas rata-rata Provinsi Sulawesi Tenggara yang berada di angka 30%. Target nasional pada tahun 2024 adalah menurunkan angka stunting dari 24,4% menjadi 14%.

Muslihin juga mengingatkan peserta agar berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Sebagai bagian dari masyarakat, mari kita menjalankan peran kita masing-masing dengan komitmen tinggi. Program ini tidak hanya untuk memenuhi target, tetapi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tegasnya.

Diseminasi ini mencakup pemaparan hasil audit stunting semester II, diskusi strategi penanganan, dan sesi tanya jawab untuk menggali ide serta rekomendasi dari peserta. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan program pembinaan kesehatan ibu dan anak, peningkatan akses layanan gizi, dan pengawasan lebih intensif di desa lokus stunting.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen besar Pemkab Bombana untuk menciptakan generasi masa depan yang bebas stunting. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional.

Melalui sinergi dan langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis mampu menurunkan angka stunting secara signifikan, sekaligus menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. “Stunting adalah tantangan besar, tetapi dengan kerja bersama, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Muslihin.




Pilkada 2024, Pj. Bupati Bombana Tinjau Tempat Pemungutan Suara

Bombana, sultranet.com – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana serta Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara berlangsung serentak. Pada momen penting ini, Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Rumbia dan Rarowatu untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara. Rabu (27/11/2024)

Didampingi oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana, Hasdin Nompo, unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu Bombana, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bombana, Edy Suharmanto mengunjungi beberapa TPS, di antaranya TPS 2 Kelurahan Doule, TPS 3 Kelurahan Lameroro, serta TPS 1 Kecamatan Rarowatu.

Dalam pemantauannya, Pj. Bupati ingin memastikan bahwa seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai prosedur dan aman, tanpa hambatan berarti. Edy menyatakan pentingnya proses demokrasi yang bersih dan transparan untuk menghasilkan pemimpin yang berintegritas. “Pemilu ini adalah pesta demokrasi masyarakat Bombana. Kami ingin memastikan semua berjalan lancar, tertib, dan aman, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang kita junjung tinggi,” ujarnya di sela-sela kunjungannya.

Edy juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Bombana yang datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran demokrasi yang semakin meningkat. “Antusiasme masyarakat dalam memberikan hak pilihnya patut diapresiasi. Ini membuktikan bahwa warga Bombana memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.

Proses pemantauan juga dilakukan untuk meninjau kesiapan panitia pemungutan suara dalam menjalankan tugasnya. Edy Suharmanto memberikan dukungan moral kepada petugas TPS yang bekerja di lapangan untuk memastikan pemilu berjalan sukses. “Panitia memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelaksanaan pemilu. Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka,” ungkap Edy.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, yang turut mendampingi, melaporkan bahwa pelaksanaan pemungutan suara di seluruh wilayah Bombana secara umum berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa seluruh petugas TPS telah dibekali pelatihan teknis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala. “Hingga saat ini, kami belum menerima laporan adanya hambatan berarti. Semua berjalan sesuai rencana,” jelas Hasdin.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bombana memastikan bahwa pengawasan terhadap proses pemilu dilakukan secara ketat. “Kami berkomitmen untuk menjaga integritas pemilu. Setiap potensi pelanggaran akan langsung ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Ketua Bawaslu.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bombana juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang kondusif selama dan setelah proses pemungutan suara. Ia berharap masyarakat tetap menghormati hasil pemilu yang diumumkan sesuai jadwal oleh KPU.

Pemantauan ini diakhiri dengan dialog singkat antara Pj. Bupati dengan masyarakat dan petugas di lokasi TPS. Edy mengapresiasi kerjasama semua pihak, mulai dari penyelenggara pemilu hingga aparat keamanan, dalam menjaga kelancaran pesta demokrasi ini.

Dengan adanya pemantauan langsung oleh Pj. Bupati, diharapkan masyarakat Bombana semakin percaya terhadap pelaksanaan pemilu yang jujur, adil, dan akuntabel. Momen ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung proses demokrasi yang berkualitas di daerah tersebut.




Logistik Pilkada Tiba di Kodeoha, Pengawasan Berjalan Ketat

Kolaka Utara, sultranet.com – Logistik Pilkada serentak yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024, tiba di Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (25/11/2024).

Serah terima logistik berlangsung di Sekretariat PKK Kodeoha, Kelurahan Mala-Mala, dengan pengawasan ketat oleh berbagai pihak untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi dua hari mendatang.

Turut hadir dalam acara penerimaan logistik tersebut Kapolsek Kodeoha, IPTU Arianto Sarira; Ketua PPK Kodeoha, Baso Maryam M., bersama anggota PPK dan PPS; Ketua Panwascam Kodeoha, Ary Saputra, bersama anggota Panwascam dan PTPS; serta Camat Kodeoha, Syahlan Launu, didampingi Kepala Seksi Trantibum, Pemerintahan, dan Kesos Kecamatan Kodeoha.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Kodeoha, Syahlan Launu, S.H., memastikan logistik yang diterima sudah lengkap dan sesuai dengan berita acara penerimaan.

“Logistik yang diterima sudah kami pastikan cukup untuk mendukung kelancaran Pilkada. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk memastikan proses ini berjalan dengan lancar,” ujar Syahlan.

Syahlan juga berharap Pilkada yang akan digelar dua hari lagi dapat berjalan dengan demokratis dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk Kabupaten Kolaka Utara dan Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap Pilkada ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tentunya demokratis, agar masyarakat dapat memilih pemimpin yang benar-benar menjadi pilihan rakyat dan membawa kemajuan bagi daerah,” tambahnya.

Komisioner KPU Kolaka Utara, Aswar, S.H., menyatakan bahwa distribusi logistik adalah bagian penting dari persiapan pemilu.

“Kami terus berkoordinasi dengan PPK, PPS, dan Panwaslu untuk memastikan logistik sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik,” ungkap Aswar.

Aswar juga menegaskan komitmen KPU dalam menjaga integritas Pilkada.

“Kami akan terus memastikan semua tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk mewujudkan Pemilu yang transparan, jujur, dan adil,” katanya.

Dengan logistik yang telah diterima dengan baik, Kecamatan Kodeoha siap melaksanakan Pilkada serentak 2024. Seluruh pihak berharap pemilu kali ini dapat berjalan aman dan sukses, serta menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Kolaka Utara dan Sulawesi Tenggara secara umum.




Pemprov Sultra Genjot Kinerja Jelang Akhir Tahun Anggaran 2024

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendorong pencapaian target kinerja yang optimal menjelang akhir Tahun Anggaran 2024. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D, mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya di lingkup Sekretariat Daerah, untuk fokus pada pencapaian hasil kerja yang memuaskan dalam sisa waktu pelaksanaan anggaran yang kini hanya tersisa sekitar 20 hari.

Dalam rapat evaluasi capaian kinerja program dan kegiatan semester II Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kendari, Minggu (24/11/2024), Asrun Lio menekankan pentingnya sinergitas antar biro di lingkungan Pemprov Sultra. “Rapat evaluasi ini bertujuan untuk memantau sejauh mana progres capaian kinerja kita, serta memperkuat sinergitas agar kinerja pemerintah semakin optimal,” ujarnya.

Sekda Sultra menjelaskan, pencapaian kinerja yang baik dapat terwujud melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar unit kerja. Selain itu, pelaksanaan program dan kegiatan harus dilakukan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran, serta diimbangi dengan administrasi yang tertib dan pengendalian internal yang ketat. “Kami berharap pengendalian internal yang dilakukan secara sistematis mulai dari Sekda selaku pengguna anggaran hingga pejabat pengadaan dapat memastikan semua kegiatan berjalan sesuai ketentuan,” tambahnya.

Laode Fasikin, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Sultra yang hadir mewakili Sekda, menambahkan bahwa evaluasi capaian kinerja ini penting untuk mengidentifikasi kendala-kendala yang ada dan mencari solusi terbaik. “Menggunakan sisa waktu sebaik-baiknya sangat penting untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, mengingat kita telah memasuki triwulan IV atau akhir semester II 2024,” ujarnya.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Pemprov Sultra, LM Martosiswoyo SE M.Si, menyampaikan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar pejabat terkait, termasuk kuasa pengguna anggaran, PPK, dan PPTK, guna mempercepat penyerapan anggaran. Ia juga menyatakan bahwa rapat evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan mencari solusi bersama.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, Kepala Biro, serta sejumlah kepala bagian dan fungsional madya lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Sultra ini, Ketua Panitia Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Pembangunan Daerah Biro Lingkup Setda Provinsi Sultra, Yakop Udi SE M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan berdasarkan sejumlah peraturan perundang-undangan, termasuk UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Gubernur Sultra Nomor 19 Tahun 2021.

Yakop juga menegaskan bahwa tujuan dari rapat ini adalah untuk meningkatkan efektivitas program dan kegiatan Biro Setda Provinsi Sultra agar dapat diselesaikan tepat waktu, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan, sehingga hasil pembangunan dapat segera dinikmati oleh masyarakat.

Dengan adanya evaluasi ini, Pemprov Sultra berharap agar percepatan realisasi anggaran dan kualitas pelaksanaan program kegiatan dapat tercapai dengan baik di penghujung Tahun Anggaran 2024.




Pemprov Sultra Ajak Dunia Kembangkan Kecerdasan Buatan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

KENDARI, sultranet.com  – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H Asrun Lio., M.Hum., Ph.D, mendapat kehormatan untuk menjadi pembicara utama dalam International Conference on Augmenting Artificial-Human Intelligence (ICAAHI) 2024 yang digelar di Kendari pada Sabtu, (23/11/2024). Pada kesempatan tersebut, Asrun Lio mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto., S.I.K., M.H, yang juga turut berpartisipasi dalam konferensi internasional ini.

Dalam pidatonya yang disampaikan menggunakan Bahasa Inggris, Sekda Sultra menyampaikan bahwa tema konferensi kali ini sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini, yakni mengenai peningkatan kecerdasan buatan manusia. Ia menjelaskan, Augmented AI atau kecerdasan buatan yang ditingkatkan adalah konsep yang berfokus pada peningkatan kecerdasan manusia dengan memanfaatkan sistem kecerdasan buatan (AI).

“Augmented AI adalah konsep yang berfokus pada peningkatan kecerdasan manusia, dengan memanfaatkan sistem kecerdasan buatan. Tujuannya adalah untuk menciptakan sinergi, dimana sistem AI memberdayakan manusia untuk mencapai hasil lebih baik daripada yang dapat dicapai manusia atau AI itu sendiri,” ujar Asrun Lio.

Sekda Sultra yang juga merupakan mantan Kepala Pusat Studi Eropa di Universitas Halu Oleo (UHO) ini menjelaskan bahwa AI memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, bisnis, industri kreatif, dan teknik. Di sektor kesehatan, AI dapat meningkatkan kemampuan dalam diagnostik, perawatan yang dipersonalisasi, serta bedah robotik. Dalam pendidikan, AI dimanfaatkan sebagai platform pembelajaran adaptif dan tutor digital. Sementara itu, di bidang bisnis, AI bisa memperbaiki pengambilan keputusan melalui analitik prediktif dan wawasan tren pasar.

“AI juga dapat dimanfaatkan pada industri kreatif untuk seni, menulis, dan produksi multimedia. Di sektor teknik, AI yang ditingkatkan dapat membantu dalam optimasi dan simulasi desain,” tambahnya.

Meski memiliki potensi besar, Asrun Lio juga menyoroti tantangan yang muncul seiring implementasi Augmented AI. Beberapa pertanyaan penting harus dijawab bersama, seperti bagaimana memastikan sistem AI berfungsi secara adil dan tanpa bias, membangun kepercayaan pengguna terhadap sistem AI, serta menghindari ketergantungan berlebihan pada teknologi yang mengancam kemampuan manusia dalam pengambilan keputusan.

“Ini adalah sejumlah pertanyaan penting yang perlu kita jawab bersama-sama. Menatap ke depan, ditambah lagi dengan keberadaan AI yang sangat menjanjikan maka beberapa bidang pengembangan yang perlu diperhatikan termasuk: sistem simbiotik, komputasi neuromorfik, antarmuka otak-komputer, dan kebijakan serta kerangka kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Sultra menjelaskan bahwa di Sultra, pemerintah daerah sudah mengambil beberapa langkah konkret untuk mendukung pengembangan dan penerapan Augmented AI di berbagai sektor. Di bidang pendidikan, perguruan tinggi di Sultra diminta untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses pembelajaran, seperti yang telah dilakukan oleh Universitas Halu Oleo yang mengembangkan platform pembelajaran online berbasis AI. Pemerintah juga menyelenggarakan program pelatihan coding dan robotik bagi siswa sekolah untuk menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

Di sektor kesehatan, RSUD Bahteramas di Kendari telah menerapkan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) yang terintegrasi dengan teknologi AI. Beberapa klinik dan puskesmas di Sultra juga mulai menggunakan aplikasi telemedis untuk mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil. Di sektor pertanian, teknologi AI dimanfaatkan dengan penggunaan drone untuk pemetaan lahan pertanian dan pemantauan hama serta penyakit tanaman.

“Saat ini, beberapa tempat wisata di Sultra juga mulai memanfaatkan teknologi AI yang ditingkatkan, seperti aplikasi berbasis augmented reality (AR) untuk mempromosikan tempat wisata, serta penggunaan virtual reality (VR) untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik,” kata Asrun Lio.

Meski begitu, ia mengakui bahwa implementasi Augmented AI di Sultra masih dalam tahap awal dan menghadapi berbagai tantangan. Namun, ia optimis bahwa dengan kerja keras dan dukungan berbagai pihak, Augmented AI dapat memberikan kontribusi besar untuk kemajuan Sultra dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap konferensi ini dapat menjadi forum yang produktif untuk berbagi ilmu, bertukar gagasan, dan membangun jaringan. Semoga konferensi ini dapat menghasilkan rekomendasi dan solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk kemajuan Sultra dan Indonesia secara umum,” harapnya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pakar internasional, antara lain Prof. DR. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc. Agric, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara, serta dosen-dosen dari berbagai universitas ternama seperti DR. Ahmed J. Obaid dari Universitas Kufa Irak, dan DR. Dalwinder Kaur dari Universitas Globalnxt Manipal, Malaysia.

Pemerintah Daerah Sultra berkomitmen untuk mendukung pengembangan Augmented AI secara bertanggung jawab demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 




Pemprov Sultra Rayakan HUT KORPRI ke-53 dengan Jalan Santai dan Senam Massal

Kendari, sultranet.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-53, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menggelar kegiatan jalan santai dan senam massal di Halaman Kantor Gubernur Sultra, Jumat (22/11/2024). Acara ini diikuti oleh ribuan pegawai negeri sipil (PNS) dan masyarakat umum.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., yang membuka acara ini, menyampaikan apresiasi terhadap tema HUT KORPRI tahun ini, yakni “KORPRI untuk Indonesia”. Tema tersebut memiliki makna pentingnya kebersamaan serta semangat sehat di lingkungan KORPRI.

“Kegiatan ini menjadi momen bagi kita untuk bergerak bersama, sehat bersama, sekaligus kesempatan untuk mendapatkan doorprize. Semua hadiah ini merupakan kontribusi dari perangkat daerah dan sponsor yang mendukung perayaan HUT KORPRI ke-53 tahun 2024,” ujar Sekda Asrun.

Acara dimulai pukul 07.05 WITA dengan peserta yang mengikuti jalan santai. Rute dimulai dari halaman depan Kantor Gubernur, melewati Kantor Polda Sultra, dan berakhir di belakang Kantor Gubernur. Selama perjalanan, peserta diminta menjaga kebersihan dengan memungut sampah yang dijumpai sepanjang rute. Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang, dan peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak berhak mendapatkan hadiah menarik.

Setelah jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan senam massal yang juga diikuti oleh peserta dengan antusias. Senam bersama ini bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh dan mempererat kebersamaan di lingkungan Pemprov Sultra.

Di akhir acara, Sekda Provinsi Sultra mengumumkan undian hadiah utama, yaitu satu unit sepeda motor. Hadiah tersebut dimenangkan oleh Ariyasti Nur P3K dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sultra.

Sekda Asrun mengingatkan bahwa puncak perayaan HUT KORPRI ke-53 akan dilaksanakan pada tanggal 29 November 2024. “Semoga HUT KORPRI ini dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dan dedikasi kita dalam melayani masyarakat,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif dari seluruh peserta, kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, memberikan kesan mendalam bagi para pegawai negeri dan masyarakat yang turut hadir.




Pemprov Sultra Apresiasi Upaya Kantor Bahasa dalam Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik

Kendari, sultranet.com – Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. (P) Dr. Andap Budhi Revianto, melalui Sekda Sultra Drs. H. Asrun Lio.,M.Hum., Ph.D, memberikan apresiasi kepada Kantor Bahasa Provinsi Sultra atas upaya mereka dalam mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik dan dokumen lembaga. Apresiasi ini disampaikan pada acara evaluasi dan apresiasi yang digelar pada Jumat (22/11/2024) di Kendari.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta rasa cinta terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Sekda Sultra yang mewakili Pj. Gubernur mengungkapkan bahwa Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara, yang diatur dalam pasal 36 UUD 1945, harus dijaga dan dipromosikan sebagai bahasa persatuan.

“Bahasa Indonesia adalah jati diri bangsa yang harus kita banggakan. Sebagai bahasa resmi negara, Bahasa Indonesia menjadi sarana pemersatu bangsa dan juga berfungsi sebagai alat komunikasi antarbudaya, pengantar pendidikan, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelas Sekda Sultra.

Dalam kesempatan ini, Sekda Sultra juga menyoroti pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang benar dan baik di ruang publik dan dokumen lembaga. Menurutnya, pengutamaan Bahasa Indonesia sangat penting untuk meningkatkan kualitas literasi kewarganegaraan sepanjang hayat dan menjaga martabat bahasa negara. Ia menekankan pentingnya pemerintah dan masyarakat bekerja sama dalam menertibkan penggunaan bahasa asing di ruang publik.

“Semua ini memerlukan peran serta masyarakat, terutama pemerintah dalam menegakkan penggunaan Bahasa Indonesia. Saya mengajak seluruh masyarakat Sultra untuk lebih aktif dalam menggunakan bahasa negara, serta meningkatkan kualitas penggunaan Bahasa Indonesia dalam dokumen resmi, sesuai dengan amanat UU No. 24 Tahun 2009,” tambahnya.

Sekda Sultra juga menegaskan bahwa pengutamaan bahasa negara merupakan bagian dari upaya memartabatkan Bahasa Indonesia, baik dalam lingkungan pemerintah, pendidikan, maupun sektor swasta. Pemerintah, lanjutnya, memiliki kewajiban untuk mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa Indonesia agar tetap relevan dan dapat memenuhi fungsi sosial, budaya, serta ekonomi di masyarakat.

“Mari kita jadikan Bahasa Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Dengan penuh rasa cinta dan bangga, kita harus selalu mengutamakan bahasa negara dalam setiap aktivitas, baik di ruang publik maupun dalam dokumen lembaga,” pesannya.

Dalam acara tersebut, Sekda Sultra juga mengucapkan terima kasih kepada Kantor Bahasa Provinsi Sultra yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia berharap Kantor Bahasa Provinsi Sultra terus bersinergi dengan Pemprov Sultra serta lembaga dan instansi terkait dalam upaya pengutamaan Bahasa Indonesia.

Sebagai bagian dari puncak acara, penghargaan diberikan kepada tiga lembaga terbaik yang telah menunjukkan komitmen dalam mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik dan dokumen lembaga. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi lembaga lainnya untuk lebih memperhatikan penggunaan bahasa negara dalam aktivitas mereka.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sultra, narasumber berkompeten, serta berbagai pihak terkait lainnya yang mendukung program pengutamaan bahasa negara.




Sekda Sultra Buka Pembinaan Penyedia E-Katalog Lokal untuk Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mewakili Penjabat Gubernur Sultra, Komjen Pol. (Purn) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H, secara resmi membuka kegiatan pembinaan penyedia e-katalog lokal lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra), Kamis (21/11/2024), di Kendari.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menyampaikan arahan Pj. Gubernur bahwa salah satu isu strategis yang menjadi visi dan misi pemerintahan sebagaimana tercantum dalam Asta Cita adalah peningkatan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, serta dorongan terhadap industri kreatif.

“Untuk merealisasikan cita-cita ini, diperlukan kolaborasi dan sinergitas yang didukung semangat terus berbenah dan meningkatkan kemampuan dari semua pihak terkait,” ujarnya.

Sekda juga menegaskan langkah strategis yang telah disiapkan Pemprov Sultra, termasuk mendorong percepatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMKK). Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan UMKK pada pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Langkah Strategis Pengadaan Berbasis E-Katalog Lokal
Sekda memaparkan tiga langkah konkret Pemprov Sultra dalam mendukung kebijakan tersebut:

  1. Percepatan Penayangan Produk dalam E-Katalog Lokal
    Pelaku usaha didorong segera membuat akun dan menayangkan produknya sesuai etalase yang tersedia, termasuk untuk pekerjaan konstruksi. Pemprov juga mendukung platform Bosara sebagai sarana belanja online lokal.
  2. Kewajiban Penggunaan Produk Dalam Negeri dan UMKK
    Semua kontrak kerja sama harus mencantumkan syarat penggunaan produk lokal. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wajib menghitung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari setiap paket pekerjaan.
  3. Pengalihan Proses Pengadaan ke Sistem Elektronik
    Sistem pengadaan manual akan dialihkan sepenuhnya ke pengadaan berbasis elektronik guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan monitoring serta pengambilan keputusan.

Dorong Kesejahteraan dan Integritas
Melalui penerapan kebijakan ini, Pemprov Sultra berharap dapat mendorong pemanfaatan produk lokal sehingga berdampak positif pada pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan langkah-langkah ini, pengadaan barang dan jasa pemerintah diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berintegritas,” kata Asrun Lio.

Ia juga mengimbau para peserta untuk mengikuti pembinaan hingga akhir guna memperoleh pengetahuan yang bermanfaat dalam pelaksanaan tugas di bidang pengadaan barang dan jasa.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Pasar Digital LKPP RI, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Sultra, serta sejumlah pihak terkait lainnya.




KPU Bombana Imbau Warga Salurkan Hak Pilihnya di Pilkada 27 November 2024

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menegaskan bahwa Pilkada merupakan momen penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan membawa perubahan di Kabupaten Bombana selama lima tahun ke depan.

“Pilkada serentak 2024 adalah hak konstitusi setiap warga negara. Kami berharap masyarakat tidak melewatkan kesempatan ini untuk menentukan masa depan daerah kita,” ujar Hasdin. Kamis (21/11/2024)

Dalam upaya menyukseskan pelaksanaan Pilkada, KPU juga mengimbau seluruh instansi, baik pemerintah maupun swasta, untuk mendukung partisipasi para pekerja dengan memberikan waktu kepada mereka untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Kami berharap pihak swasta turut mendukung dengan memberi kesempatan kepada karyawannya menggunakan hak pilih tanpa hambatan. Hal ini penting untuk memastikan setiap warga Bombana dapat berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi,” lanjut Hasdin.

Pemerintah telah menetapkan tanggal 27 November 2024 sebagai hari libur nasional, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 33 Tahun 2024 dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan (SE Menaker) Nomor 1 Tahun 2024.

Penetapan hari libur ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan kepada masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya sebagai pemilih. KPU juga mengingatkan warga untuk memanfaatkan waktu libur ini dengan bijak, memastikan mereka datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan untuk memberikan suaranya.

Pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bombana akan diikuti oleh tiga pasangan calon yang bersaing memperebutkan suara rakyat. Ketiga pasangan tersebut adalah Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si yang didukung oleh koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Selanjutnya, Hj. Andi Nirwana Sebbu, S.P., MM dan Heryanto, S.Km yang diusung oleh Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, dan Partai Gerindra. Pasangan ketiga adalah Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

KPU Bombana mengajak seluruh masyarakat untuk mengenali lebih dalam visi, misi, serta program kerja dari masing-masing pasangan calon sebelum menentukan pilihan. Menurut Hasdin, pemilih yang cerdas adalah mereka yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memastikan pilihannya berdasarkan pertimbangan matang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mencermati program kerja yang ditawarkan para calon. Pilihlah pemimpin yang memiliki komitmen nyata untuk memajukan Bombana,” katanya.

Dalam rangka memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar, KPU Bombana telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu, Hasdin juga meminta warga untuk mengecek nama mereka di Daftar Pemilih Tetap (DPT) guna memastikan mereka terdaftar sebagai pemilih.

“Jangan sampai hak pilih Anda hilang hanya karena tidak terdaftar di DPT. Segera cek dan laporkan jika ada kendala,” tegasnya.

Pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak 2024 akan dilanjutkan dengan proses penghitungan suara dan rekapitulasi hasil mulai 27 November hingga 16 Desember 2024. Hasdin berharap, proses ini dapat berjalan lancar, jujur, dan adil.

Ia juga meminta semua pihak, termasuk para pendukung pasangan calon, untuk menjaga ketertiban selama masa Pilkada berlangsung.

“Kami ingin Pilkada di Bombana menjadi contoh proses demokrasi yang damai dan bermartabat. Mari bersama-sama kita wujudkan pemilihan yang sukses dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi daerah ini,” tutupnya.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, KPU Bombana optimis partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak tahun ini akan meningkat, memberikan legitimasi kuat bagi pemimpin terpilih.