Sekda Sultra Sampaikan Tiga Pesan Penting Pj. Gubernur dalam Apel Gabungan

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov. Sultra) menggelar apel gabungan yang diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemprov. Sultra pada Senin, 14 Oktober 2024. Apel ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D., yang juga menyampaikan tiga pesan penting dari Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra.

Pesan pertama berkaitan dengan proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang sudah diumumkan. Sekda menegaskan pentingnya para calon peserta untuk melengkapi dokumen yang diperlukan guna menghindari masalah di kemudian hari. Selain itu, ia juga menyoroti adanya permasalahan data yang menyebabkan lebih dari 300 tenaga honorer tidak menerima pembayaran BPJS. Sekda meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk segera mengklarifikasi dan menyelesaikan permasalahan data tersebut.

Pesan kedua yang disampaikan Sekda adalah tentang pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi masing-masing pegawai, khususnya bagi Inspektorat yang memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengawasan jalannya pemerintahan. Sekda mengingatkan bahwa pengawasan yang baik sangat berpengaruh pada keberhasilan pemerintah daerah dalam mencapai tujuannya.

Pesan ketiga menyangkut evaluasi pekerjaan menjelang akhir tahun. Sekda mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk segera melakukan evaluasi progres pekerjaan yang telah dilakukan, terutama terkait dengan pencairan anggaran. Mengingat tenggat waktu pada 14 Desember 2024, ia menekankan agar tidak ada keterlambatan dalam proses pencairan anggaran dan pelaksanaan kegiatan. Sekda juga menegaskan bahwa realisasi kegiatan sangat terkait dengan evaluasi kinerja, di mana Pj. Gubernur berhak memberhentikan sementara pegawai yang tidak memenuhi target kinerja sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani.

“Untuk itu, sisa waktu ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar capaian di bulan Oktober dan November dapat dilaksanakan dengan optimal,” ujar Sekda dengan tegas.

Apel gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan kinerja seluruh pegawai Pemprov. Sultra dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka, serta memastikan program-program yang sudah direncanakan dapat berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.




Pemprov Sultra Ikut Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Fokus pada Stabilisasi Harga

Rakor Inflasi Daerah – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual pada Senin, 14 Oktober 2024. Rakor ini dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri, Restuardy Daud, dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga terkait.

Acara ini menghadirkan berbagai narasumber seperti Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS), Windhiarso Ponco Adi P, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, I Gusti Ketut Astawa, serta perwakilan dari Kementerian Perdagangan, Bulog, Polri, dan Kejaksaan. Selain itu, perwakilan Pemprov Sultra juga hadir dari berbagai instansi terkait, termasuk Sekretaris Dinas ESDM, Bank Indonesia (BI), Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, dan BPS.

Restuardy Daud, dalam arahannya, menyampaikan bahwa secara nasional, kondisi inflasi menunjukkan perbaikan signifikan dengan adanya deflasi, meskipun harga bahan pokok di beberapa daerah masih belum stabil. Inflasi tahun ke tahun (year on year, y-on-y) per September 2024 tercatat sebesar 1,84 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,93. Provinsi Papua Pegunungan tercatat dengan inflasi tertinggi sebesar 4,14 persen, sementara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tercatat terendah dengan inflasi 0,49 persen.

Rakor ini juga membahas sejumlah komoditas yang berkontribusi terhadap inflasi pada minggu kedua Oktober 2024, seperti bawang merah, minyak goreng, dan telur ayam ras. Restuardy menekankan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan setiap minggu serta memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang aktif mengawasi inflasi di wilayahnya. “Kami berharap perhatian khusus diberikan kepada daerah dengan inflasi tinggi, serta daerah yang mengalami deflasi agar dapat menjaga stabilitas harga,” ujarnya.

Rakor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pengendalian inflasi yang efektif dan menjaga stabilitas harga di seluruh wilayah Indonesia. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mengimplementasikan kebijakan pengendalian inflasi secara lebih optimal.

Sebagai langkah lanjutan, Badan Pangan Nasional juga mengalokasikan anggaran dekonsentrasi untuk pengendalian inflasi pangan, dengan harapan pemerintah daerah dapat segera merealisasikan anggaran tersebut dalam upaya menjaga kestabilan harga pangan.

Direktur Statistik Harga BPS, Windhiarso Ponco Adi, dalam sesi tinjauan inflasi, mengungkapkan bahwa meskipun mayoritas kabupaten/kota mengalami penurunan Indeks Perubahan Harga (IPH), namun jumlah daerah yang mengalami kenaikan IPH juga meningkat dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan pengendalian inflasi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Sultra, dapat terus ditingkatkan untuk memastikan kestabilan harga, terutama komoditas pangan, demi kesejahteraan masyarakat.




Atlet Paralimpiade Sultra Raih Prestasi Gemilang, Pj. Gubernur Apresiasi Keberhasilan

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet kontingen Sultra yang berhasil meraih prestasi pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Kota Solo, pada Minggu (13/10/2024). Dua atlet Sultra, Tety Umbola dan Muhammad Usman, meraih medali di dua cabang olahraga, menambah kebanggaan bagi Provinsi Sultra.

Pada Peparnas XVII yang diselenggarakan di Solo pada 6-13 Oktober 2024, Tety Umbola berhasil meraih medali perak di cabang atletik nomor tolak peluru kelas T13 penglihatan jarak pandang 10 meter, sementara Muhammad Usman menyumbangkan medali perunggu pada cabang catur cepat perorangan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki oleh atlet penyandang disabilitas Sultra.

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para atlet atas kerja keras dan dedikasi mereka. “Alhamdulillah, terima kasih atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah membawa nama baik Sultra di kancah nasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa kita memiliki potensi besar yang perlu terus dikembangkan,” ujar Andap saat dihubungi awak media.

Lebih lanjut, Andap berharap prestasi ini dapat menjadi momentum untuk mendorong pencapaian lebih tinggi bagi atlet Sultra, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung atlet penyandang disabilitas dan memfasilitasi mereka agar dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Pj. Gubernur juga mengajak masyarakat Sultra untuk memberikan perhatian lebih kepada olahraga bagi penyandang disabilitas. “Prestasi para atlet ini harus menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya bagi para pemuda, bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih prestasi,” tegasnya.

Dalam Peparnas XVII ini, Sultra mengirimkan 55 orang peserta yang terdiri dari 23 atlet daksa, 4 atlet netra, 10 pelatih, dan 18 ofisial, yang berpartisipasi dalam 9 cabang olahraga dari total 20 cabang yang dipertandingkan. Cabang olahraga yang diikuti antara lain para atletik, para tenis meja, para catur, para bulu tangkis, para renang, para panahan, para taekwondo, para tenpin bowling, dan para angkat berat.

Peparnas merupakan ajang kompetisi empat tahunan yang dikhususkan untuk penyandang disabilitas, baik dengan hambatan fisik, hambatan visual, maupun hambatan intelektual. Keberhasilan atlet Sultra dalam ajang bergengsi ini membuktikan bahwa dengan kerja keras, tekad, dan semangat juang yang tinggi, tidak ada halangan bagi siapa pun untuk meraih prestasi, meskipun menghadapi keterbatasan fisik.




Sekda Sultra Berikan Arahan pada Latihan Gabungan Paskibraka 2024 untuk Siswa-siswi Kendari

Kendari, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (HC) Andap Budhi Revianto, SIK, MH, memberikan arahan pada Latihan Gabungan Paskibraka Tahun 2024 dan calon Paskibraka bagi siswa-siswi SMA/SMK/MA sederajat wilayah Kota Kendari, Minggu (13/10/2024). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sultra dan diikuti oleh ratusan pelajar.

Sekda Sultra menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Sultra dan Purna Paskibraka Indonesia Kota Kendari. Program ini bertujuan untuk membantu Pemprov Sultra dalam membentuk generasi muda yang berideologi Pancasila, berwawasan kebangsaan, serta berkarakter Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan para peserta.

Dalam arahannya, Sekda Sultra menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk membentuk karakter generasi muda. “Di tengah perubahan dan perkembangan zaman saat ini, rasa kebangsaan dan cinta tanah air harus terus dipupuk agar tidak mudah terkikis, apalagi sampai hilang. Kegiatan seperti ini adalah sarana yang sangat penting dalam menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.

Sekda Sultra juga memberikan pembekalan terkait pembinaan dan pembentukan generasi bangsa yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan semangat kebangsaan yang tinggi. Ia percaya bahwa latihan gabungan ini akan memberikan dampak positif dalam membentuk sikap, karakter, dan cara pandang siswa-siswi. “Melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, ketegasan, jiwa kepemimpinan, serta kepercayaan diri. Yang paling penting, mereka akan semakin bangga terhadap bangsa dan negara,” tambahnya.

Latihan Gabungan Paskibraka 2024 ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa nasionalisme yang tinggi, siap berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara. Pemerintah Provinsi Sultra mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan generasi penerus yang berkompeten dan berwawasan luas.




Sekda Sultra Pimpin Rapat Awal KUB Bank Jatim dan Bank Sultra

KENDARI, sultranet.com – Mewakili Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin rapat koordinasi tahap awal antara Bank Jatim dan Bank Sultra pada Jumat (11/10/2024).

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Sultra dengan fokus pembahasan mengenai Kelompok Usaha Bank (KUB) sesuai amanat POJK 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

Sekda Sultra, pada Minggu (13/10/2024), menjelaskan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi antara kedua bank daerah dalam mendukung implementasi kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemenuhan modal inti minimum.

“Bank Sultra telah menunjukkan kinerja yang sangat baik meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk pandemi Covid-19. Bahkan tanpa suntikan dana dari pemerintah daerah, Bank Sultra tetap mampu memberikan dividen bagi pemegang saham, yang selanjutnya digunakan untuk mendukung pemulihan daerah,” ungkap Asrun.

Dia menambahkan, pertumbuhan Bank Sultra semakin pesat sejak 2022 hingga kini, tetapi amanat konsolidasi bank umum melalui KUB wajib dilaksanakan sesuai kebijakan OJK. Dalam skema ini, Bank Jatim akan bertindak sebagai bank induk KUB dengan Bank Sultra sebagai anggotanya.

“Sebagai salah satu bank anchor KUB, Bank Jatim telah dinyatakan siap oleh OJK untuk mendukung pengembangan kapasitas Bank Sultra. Sinergi ini juga diharapkan dapat menciptakan peluang bisnis baru antara kedua belah pihak,” ujar Sekda.

Dalam rapat tersebut, Bank Jatim menawarkan pengembangan kapasitas bisnis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dapat tetap berlanjut meski periode KUB nantinya berakhir.

Hadir dalam kegiatan ini, Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, bersama jajaran direksi dan manajerial, termasuk Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Edi Masrianto, SEVP Network & Services Revi Adiana Silawati, VP Corporate Secretary Wioga Adhiarma Aji, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sementara itu, Sekda Sultra turut didampingi oleh Direktur Utama Bank Sultra, Kepala Biro Pemerintahan, Inspektur Inspektorat, Kepala Biro Hukum Pemprov Sultra, dan pejabat terkait lainnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal penting dalam membangun kerja sama yang lebih erat antara Bank Jatim dan Bank Sultra untuk mendukung keberlanjutan ekonomi dan stabilitas perbankan daerah.




Sultra Borong Tiga Penghargaan Bergengsi dari LKPP

JAKARTA, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencetak prestasi nasional di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj.) Gubernur Komjen Pol. (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H. Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Sultra berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dalam Rapat Koordinasi SDM dan Kelembagaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Kamis (10/10/2024).

Penghargaan bergengsi tersebut meliputi:

  1. Peringkat Ketiga Kategori Kepala UKPBJ Berprestasi Tahun 2024 yang diterima oleh Khaerudin, Plt. Kepala Biro PBJ Sultra.
  2. Peringkat Pertama Kategori Mentor Kematangan UKPBJ Terbaik untuk K/L/PD Tahun 2024 yang diterima oleh Umikun Latifah, JF PPBJ Madya.
  3. Peringkat Pertama Swargaloka Metaverse Pengadaan Booth Virtual Expo Terfavorit Tahun 2024 yang diterima oleh W. Sulhan, staf Biro PBJ Sultra.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Plh. Kepala LKPP, Iwan Herniwan, kepada perwakilan Pemprov Sultra.

Penilaian penghargaan ini didasarkan pada inovasi pengadaan barang dan jasa, pencapaian mentoring dalam meningkatkan kematangan UKPBJ daerah, serta partisipasi aktif dalam expo virtual. Pemprov Sultra berhasil membawa dua UKPBJ kabupaten/kota ke level proaktif, sementara lainnya berada di tahap akhir menuju kematangan tertinggi.

Penerima Penghargaan

Booth virtual UKPBJ Sultra dalam Swargaloka Metaverse juga menjadi daya tarik utama expo selama 35 hari, dengan pengunjung terbanyak dibanding booth lainnya.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mewujudkan prestasi ini.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk terus berinovasi, meningkatkan tata kelola, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sultra. Terima kasih kepada tim UKPBJ yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa,” ujar Andap.

Andap juga memuji peluncuran aplikasi BOSARA, sebuah terobosan teknologi dalam pengadaan barang dan jasa di Sultra. Aplikasi ini dianggap mampu mewujudkan pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Inovasi seperti BOSARA adalah langkah maju dalam membangun tata kelola yang lebih baik. Kami akan terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk kemajuan Sultra,” katanya.

Keberhasilan mentoring UKPBJ kabupaten/kota menjadi sorotan dalam peningkatan kapasitas SDM. Andap menegaskan, pembinaan ini akan terus diperkuat agar seluruh UKPBJ di Sultra mencapai level proaktif dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Prestasi ini bukan hanya capaian, tetapi juga tantangan bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan dampak yang lebih besar,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plh. Kepala LKPP, pejabat LKPP bidang SDM dan pengembangan kelembagaan, serta para kepala UKPBJ Kementerian, Lembaga, dan Daerah. Momentum ini sekaligus menjadi ajang strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi di tingkat nasional.




Pj. Gubernur Sultra: Pencegahan Pornografi Harus Jadi Prioritas Bersama

KENDARI, sultranet.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam pencegahan dan penanganan pornografi. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penguatan Dukungan Pemerintah Daerah dalam Pencegahan dan Penanganan Pornografi secara virtual pada Rabu (9/10/2024).

Rakornas dibuka oleh Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, mewakili Menteri Agama yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi (GTP3). Dalam sambutannya, Saiful menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan penguatan pendidikan karakter untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari dampak negatif pornografi.

“Peran pendidikan sangat vital. Kurikulum yang memasukkan nilai-nilai pencegahan pornografi di madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya harus terus diperkuat,” ujar Saiful.

Sementara itu, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, mengungkapkan bahwa dalam empat tahun terakhir, Indonesia mencatat lebih dari 5,5 juta kasus pornografi, menempatkannya di peringkat keempat dunia dan kedua di ASEAN.

Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi di tingkat daerah sesuai amanat Perpres Nomor 25 Tahun 2012. “Peran aktif pemerintah daerah, TP PKK, dan Karang Taruna sangat diperlukan untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya pornografi,” ungkap Woro.

Menanggapi hal ini, Pj. Gubernur Sultra menyatakan komitmennya dalam mendukung pembentukan GTP3 di wilayahnya. Ia juga menyoroti perlunya langkah-langkah strategis, mulai dari pembinaan, pengawasan teknologi, hingga penegakan hukum yang tegas.

“Kami berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih terhadap pencegahan pornografi. Ini bukan hanya isu moral, tapi juga ancaman serius terhadap ketahanan sosial. Langkah preventif dan tindakan hukum harus berjalan seimbang,” kata Andap.

Rakornas turut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, kementerian/lembaga, dan institusi terkait. Acara ini juga diisi dengan pemaparan sejumlah narasumber dari Kemenko PMK, Kemenko Polhukam, Polri, Kominfo, dan Kementerian PPPA.

Selain membahas pentingnya regulasi dan literasi digital, Rakornas juga mendorong pemda untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk program pencegahan pornografi sesuai Permendagri Nomor 15 Tahun 2023.

“Pornografi memiliki dampak destruktif yang jauh lebih besar dibanding narkotika. Oleh karena itu, perlu tindakan menyeluruh dan berkelanjutan,” ujar Pribudiarta Nur Sitepu, Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak, Kementerian PPPA.

Melalui Rakornas ini, pemerintah berharap pencegahan pornografi dapat menjadi prioritas bersama untuk melindungi moral dan ketahanan sosial bangsa, khususnya di tengah gempuran arus digital yang semakin tak terbendung.




Pemprov Sultra Hadiri Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi di Bali

BALI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., menghadiri Temu Karya Nasional dan Penganugerahan Desa serta Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Acara ini berlangsung di Gedung Ksiramawa, Kompleks Art Center, Bali, Selasa (8/10/2024).

Kegiatan yang dimulai sejak 7 hingga 10 Oktober 2024 tersebut dihadiri oleh para gubernur se-Indonesia atau perwakilannya. Temu Karya Nasional ini menjadi puncak dari serangkaian acara untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah desa dan kelurahan yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam mendorong kemajuan dan kemandirian wilayahnya. Dalam acara tersebut, penghargaan Upakarya Wanua Nugraha juga diberikan kepada kepala daerah yang mendukung keberhasilan desa dan kelurahan di wilayahnya.

Sekda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan. Menurutnya, rangkaian kegiatan ini meliputi diskusi, pembekalan, serta motivasi yang bertujuan untuk memperkuat tata kelola berbasis inovasi dan potensi unggulan. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan desa dan kelurahan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Pada acara tersebut, panel diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, serta Direktur Pembangunan Daerah Kemen-PPN/Bappenas. Pembahasan utama mencakup kebijakan kolaboratif dan inovasi yang mendukung keberlanjutan tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan pada 9 Oktober 2024 ke dua lokasi di Provinsi Bali. Lokasi pertama adalah Kelurahan Kubu/Desa Adat Panglipuran di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, dan lokasi kedua adalah Desa Kutuh di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik baik keberlanjutan kinerja tata kelola berbasis potensi lokal.

Sekda Sultra menambahkan bahwa partisipasi Sultra dalam kegiatan ini menjadi dorongan besar untuk terus meningkatkan kapasitas desa dan kelurahan di wilayahnya. Ia berharap desa dan kelurahan di Sulawesi Tenggara semakin mandiri, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta nasional.




Bombana Raih Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter di Puncak Pusaka 2024

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berhasil meraih penghargaan Apresiasi Kabupaten Cerdas Berkarakter dalam puncak rangkaian kegiatan Pekan untuk Sahabat Karakter (Pusaka) 2024.

Penghargaan ini diberikan di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pada Senin (07/10/2024).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Dr. Edy Suharmanto, M.Si.

Kabupaten Bombana dinobatkan sebagai salah satu dari beberapa kabupaten/kota yang memiliki kebijakan serta program penguatan karakter secara berkelanjutan, terutama terkait dengan profil Pelajar Pancasila.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek ini memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkeadilan, dan aman dari kekerasan, serta berupaya untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Penghargaan ini juga diberikan kepada pemangku kepentingan di ekosistem pendidikan yang telah mengambil langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan penguatan karakter di sekolah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana dinilai layak menerima penghargaan ini berkat sejumlah terobosan yang dilakukan, seperti kampanye anti-bullying melalui media sosial, pembinaan berkelanjutan kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam bentuk Festival Kurikulum Merdeka, serta implementasi Kurikulum Merdeka di semua satuan pendidikan.

Pemkab Bombana bersama Kabupaten / Kota lain saat menerima penghargaan
Pemkab Bombana bersama Kabupaten / Kota lain saat menerima penghargaan

Selain itu, kurikulum muatan lokal juga digarap untuk memperkuat karakter peserta didik.

Komitmen pemerintah daerah pun terlihat dari dukungan anggaran yang memadai, sehingga program penguatan karakter dapat dijalankan dengan optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, A. Muh. Arsyad, S.Sos., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek atas penghargaan yang diberikan.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menerapkan penguatan karakter di lingkungan pendidikan.

“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Bombana dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Bombana,” ujarnya.

Arsyad menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi justru menjadi pendorong untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan pendidikan karakter di Bombana.

“Kami tidak akan berpuas diri. Dinas Dikbud akan terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan agar mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen pendidikan di Bombana untuk tetap konsisten dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan inklusif.

 

Sumber: Diskominfo Bombana




45 Anggota DPRD Sultra 2024-2029 Resmi Dilantik, Pj Gubernur Sampaikan Amanah Mendagri

Kendari, sultranet.com – Sebanyak 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2024-2029 resmi dilantik pada Rapat Paripurna yang digelar di Hotel Claro Kendari, Senin, 7 Oktober 2024. Acara yang berlangsung khidmat ini menandai berakhirnya masa jabatan anggota DPRD periode 2019-2024.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.5-4183 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, di hadapan jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga anggota DPRD yang dilantik.

Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., turut hadir dalam acara tersebut untuk membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam pidatonya, ia mengapresiasi peran masyarakat Sultra yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 dan menyukseskan pelaksanaannya dengan aman dan damai.

“Pemilu 2024 merupakan bukti nyata bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Terima kasih kepada seluruh rakyat, penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan aparat keamanan yang telah berkolaborasi sehingga pemilu dapat berjalan lancar,” ujar Andap.

Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD sebagai mitra sejajar pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi legislatif, anggaran, dan pengawasan. DPRD diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan pelayanan publik yang prima, mendukung penciptaan lapangan kerja, serta mendorong investasi demi kesejahteraan masyarakat Sultra.

Ketua sementara DPRD Sultra, La Ode Tariala dari Partai NasDem, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin sementara DPRD. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

Sebagai langkah awal, La Ode Tariala menyebutkan fokus DPRD sementara adalah memfasilitasi rapat-rapat awal, membentuk fraksi-fraksi, serta menyusun rancangan peraturan tata tertib DPRD. Ia mengingatkan para anggota untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto juga menyampaikan harapannya agar para anggota DPRD baru terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan orientasi guna menunjang tugas legislatif mereka. “Masyarakat memiliki harapan besar terhadap kinerja saudara-saudara sebagai wakil rakyat. Persiapkan diri dengan baik agar dapat menjalankan amanah hingga purna tugas nanti,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Andap menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional, termasuk Pilkada serentak 2024. Ia meminta para anggota DPRD untuk selalu mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun partai politik.

Acara diakhiri dengan pembacaan sumpah dan janji para anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik, menandai dimulainya masa jabatan mereka untuk periode 2024-2029. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para legislator untuk mulai bekerja demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Berikut adalah daftar nama 45 anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik berdasarkan daerah pemilihan:

  1. Dapil Sultra 1 (Kota Kendari): Sudarmanto, Hj. Gunartin, Amiruddin Nurdin, Hj. Isyatin Syam, Muh. Mu’Tashim Saifullah, Dra. Hj. Harmawati.
  2. Dapil Sultra 2 (Konawe Selatan dan Bombana): Suparjo, Tya Roysman, Hj. Nurlin Surunuddin, A. Syarifuddin, Hj. Hasmawati, Drs. Abdul Halik, Wahyu Sulaiman, Aflan Zulfadli.
  3. Dapil Sultra 3 (Muna, Muna Barat, Buton Utara): La Ode Tariala, La Ode Frebi Rifai, H. Uking Djassa, La Isa, La Ode Muhammad Marshudi, Dra. Hj. Muniarty M. Ridwan.
  4. Dapil Sultra 4 (Buton, Kota BauBau, Buton Selatan, Buton Tengah, Wakatobi): Syahrul Said, Nursalam Laba, Achmad Aksar, La Ode Abdul Muzzafar, Rosni, Muh. Poli, Ali Mardan, Suwandi, Yusman Fahim, Fajar Ishak Daeng Jaya.
  5. Dapil Sultra 5 (Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur): Hartini, Muh. Tyas Zulfikar, Andi Muhammad Saenuddin, H. Abdul Azis, Wisra Wasta Wati, Hj. Hatija, Masyhuri, Ir. H. Muhammad Irpani Thalib, Daswar.
  6. Dapil Sultra 6 (Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan): Irwan, Hj. Sulaeha Sanusi, H. Herry Asiku, Hj. Nurponirah, Budhi Prasodjo, Dr. H. Ardin.

Selamat kepada para anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi demi kemajuan Sulawesi Tenggara.