Wabup Bombana Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

Bombana, sultranet,com, – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Bombana sebagai momentum refleksi keagamaan untuk memperkuat nilai spiritual dan sosial masyarakat. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi pengingat pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman Kasipute, Jumat malam (6/3/2026).

Peringatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bombana, penceramah agama Abdullah Fahmi Majid, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat yang memadati masjid.

Dalam sambutannya, Ahmad Yani mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama memperingati malam yang penuh berkah tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah petunjuk (hudan), pembeda antara yang hak dan yang batil (al-furqan), serta sumber ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan bagi umat manusia,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa di bulan suci Ramadhan, umat Islam tidak hanya diajak untuk membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, toleransi, dan semangat menuntut ilmu merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Ahmad Yani juga mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai landasan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga dukungan moral dan spiritual dari masyarakat.

“Dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bombana, kami sangat membutuhkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Mari kita jadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan etika dalam bekerja, dalam melayani masyarakat, dan dalam membangun daerah,” tuturnya.

Ia berharap peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.

“Semoga peringatan ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik, lebih dekat kepada Al-Qur’an, serta mampu menjadikannya sebagai penerang dalam setiap langkah menuju Bombana yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Abdullah Fahmi Majid serta doa bersama sebagai bentuk syukur dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.




Dinas Sosial Bombana Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Barangga melalui Anggota DPRD Dapil Poleang

Bombana, sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana kebakaran di Kelurahan Barangga, Kecamatan Poleang. Bantuan tersebut diserahkan kepada anggota DPRD Bombana daerah pemilihan Poleang, Ambo Lolo, untuk kemudian didistribusikan kepada keluarga korban yang terdampak musibah, di Kabupaten Bombana, Kamis (6/3/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa pemulihan pascakejadian.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari sejumlah paket kebutuhan pokok serta perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan oleh keluarga korban. Paket tersebut disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bombana sebagai bagian dari program bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.

Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Karman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik yang harus terus dijaga.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah agar warga yang tertimpa musibah tetap merasakan kehadiran pemerintah di tengah mereka,” ujar Karman.

Ia menjelaskan bahwa meskipun bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya dapat menggantikan kerugian yang dialami korban, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak untuk sementara waktu.

Karman juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah, baik melalui bantuan sosial maupun berbagai program penanganan bencana lainnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bombana dari daerah pemilihan Poleang, Ambo Lolo, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas langkah cepat dalam menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran.

Ia mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perwakilan rakyat sangat penting dalam memastikan bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara korban kebakaran,” kata Ambo Lolo.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat segera disalurkan secara langsung kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Barangga.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di tingkat lokal sangat diperlukan agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran.

Selain itu, Ambo Lolo juga berharap masyarakat yang terdampak kebakaran tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan yang sedang dialami.

Ia menilai bahwa dukungan moral dan kepedulian sosial dari berbagai pihak sangat penting dalam membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga korban dan memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit kembali setelah musibah yang terjadi,” ujarnya.

Rencananya, bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Barangga agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Sosial juga menyatakan akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak bencana serta berupaya memberikan dukungan yang diperlukan sesuai dengan kemampuan dan program bantuan yang tersedia.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para korban kebakaran dapat memperoleh dukungan awal untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi langkah awal dalam proses pemulihan kehidupan mereka setelah mengalami musibah.




DPPKB dan IPeKB Bombana Berbagi Takjil Ramadhan, Pererat Kepedulian Sosial dengan Masyarakat

Bombana, sultranet.com— Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana bersama Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Bombana menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara penyuluh keluarga berencana dan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut berlangsung di jalan poros Kasipute–Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Jumat (6/3/2026).

Aksi sosial ini melibatkan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) PKB, serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Bombana. Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan Sebagai Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus wujud nyata kepedulian para penyuluh keluarga berencana terhadap masyarakat.

Sejak sore hari, para penyuluh terlihat berdiri di sepanjang jalur poros Kasipute–Lameroro dengan membawa paket takjil yang kemudian dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta warga yang melintas di lokasi tersebut.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima takjil menjadi gambaran kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi sarana berbagi makanan berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran penyuluh keluarga berencana dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam berbagai program pembangunan keluarga.

Sekretaris Umum DPD IPeKB Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Suhernawati, SKM, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan berbagi takjil yang diinisiasi oleh DPC IPeKB Bombana bersama DPPKB Kabupaten Bombana.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membagikan makanan untuk berbuka puasa.

“Berbagi takjil ini bukan hanya tentang membagikan makanan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta memperkuat silaturahmi antar sesama,” ujar Suhernawati.

Ia menilai kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan kepedulian.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat respons positif dari Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kabupaten Bombana, Drs. Budiman, M.M.

Dukungan tersebut disampaikan setelah tim DPC IPeKB Bombana terlebih dahulu menyampaikan informasi mengenai rencana kegiatan pembagian takjil kepada pihak DPPKB Kabupaten Bombana melalui sekretaris dinas.

Budiman mengapresiasi inisiatif para penyuluh keluarga berencana yang menggelar kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat peran penyuluh keluarga berencana sebagai bagian dari pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para penyuluh keluarga berencana yang melaksanakan kegiatan berbagi takjil ini. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa penyuluh tidak hanya hadir dalam program pembangunan keluarga, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh keluarga berencana berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara petugas lapangan dengan warga yang mereka dampingi.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap tertib dan lancar. Para peserta kegiatan bekerja sama membagikan takjil dengan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan poros Kasipute–Lameroro.

Antusiasme masyarakat yang menerima takjil juga terlihat jelas. Banyak pengendara yang menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian para penyuluh keluarga berencana.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat citra positif para penyuluh keluarga berencana sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam program pembangunan keluarga tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bombana.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini, DPPKB dan IPeKB Bombana berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, serta semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.




Dandim 1431/Bombana Buka Persami KKRI 2026, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

Bombana, sultranet.com — Komandan Kodim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi, S.H secara resmi membuka kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Triwulan I Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda di Kabupaten Bombana. Kegiatan yang melibatkan unsur TNI dan pelajar dari berbagai sekolah ini digelar di Lapangan Sepak Bola Lameroro, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan Persami tersebut diikuti sekitar 85 peserta yang terdiri dari personel TNI serta para siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Bombana. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari proses pembelajaran yang menekankan pada kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat kebangsaan.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan tertib dengan Komandan Kodim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kapten Inf Syafaruddin bertugas sebagai Perwira Upacara dan Letda Inf Iwan Salasi sebagai Komandan Upacara.

Sejak awal upacara hingga berakhirnya rangkaian pembukaan, seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh disiplin. Suasana lapangan yang dipenuhi para kadet muda menambah semangat tersendiri dalam dimulainya kegiatan Persami KKRI di wilayah Kodim 1431/Bombana.

Sejumlah pejabat dan unsur pendukung turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Staf Kodim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Perwira Seksi Operasi Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Nyoman Admika, serta dua pelatih Pramuka yang mendampingi para peserta yakni Kharisman, S.Pd dan Haris Ismail, S.Pd.

Dalam amanatnya, Letkol Arm Mulyadi mengajak seluruh peserta untuk bersyukur karena dapat mengikuti kegiatan Persami dalam keadaan sehat serta penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan perkemahan tersebut bukan sekadar aktivitas berkemah biasa, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Persami ini bukan hanya ajang berkumpul dan berkemah, tetapi merupakan wadah pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan serta semangat kebangsaan bagi para kadet muda,” ujar Letkol Arm Mulyadi di hadapan para peserta upacara.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali dengan nilai-nilai kebangsaan, integritas, serta kemampuan bekerja sama agar mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan di masa depan.

Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan Persami, para peserta dilatih untuk menghargai perbedaan, memperkuat kerja sama tim, serta mengasah kemampuan memimpin kelompok.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran yang mendorong peserta untuk membangun rasa tanggung jawab, kemandirian, serta solidaritas di antara sesama.

“Melalui kegiatan seperti ini, para peserta tidak hanya belajar tentang kedisiplinan, tetapi juga tentang kebersamaan, kepemimpinan, dan bagaimana menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah,” katanya.

Letkol Arm Mulyadi juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga dalam proses pembentukan karakter.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, kerja sama dan tanggung jawab. Jadikan setiap pengalaman dalam Persami ini sebagai bekal untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Dandim 1431/Bombana mengingatkan kepada seluruh panitia serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan agar selalu mengutamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.

Ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara panitia, pelatih, serta seluruh peserta agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Selenggarakan kegiatan ini dengan baik dan tetap perhatikan faktor keamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dengan prinsip zero accident,” tegasnya.

Kegiatan Persami KKRI di wilayah Kodim 1431/Bombana ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda yang efektif dalam membangun karakter, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI juga berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa.




Peksos Dinsos Bombana Dampingi Korban Disabilitas dan Saksi Anak dalam Pemeriksaan Polisi

Bombana, sultranet.com – Pekerja Sosial (Peksos) Anak dari Dinas Sosial Kabupaten Bombana melakukan pendampingan terhadap seorang korban perempuan penyandang disabilitas serta saksi anak dalam proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Bombana sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap kelompok rentan yang tengah menghadapi proses hukum, Kamis (5/3/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan korban dan saksi anak dapat menjalani proses pemeriksaan dengan rasa aman dan nyaman. Kehadiran pekerja sosial juga bertujuan memberikan dukungan psikososial sehingga mereka tidak merasa tertekan saat memberikan keterangan kepada penyidik.

Dalam proses pemeriksaan, pekerja sosial berperan mendampingi korban sekaligus membantu menjembatani komunikasi antara korban dengan penyidik. Langkah ini dinilai penting agar proses pengambilan keterangan berjalan lebih lancar serta tetap memperhatikan kondisi psikologis korban dan saksi anak.

Pekerja Sosial Anak Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Muhamad Arif, mengatakan pendampingan terhadap korban disabilitas dan saksi anak merupakan bagian dari tugas pekerja sosial dalam memberikan perlindungan dan memastikan hak-hak kelompok rentan tetap terpenuhi selama proses hukum berlangsung.

“Pendampingan ini penting agar korban perempuan disabilitas dan saksi anak merasa didampingi dan lebih tenang saat menjalani proses pemeriksaan,” kata Muhamad Arif.

Ia menjelaskan, pekerja sosial tidak hanya hadir secara fisik saat proses pemeriksaan berlangsung, tetapi juga memberikan dukungan emosional agar korban dan saksi anak dapat menyampaikan keterangan secara lebih terbuka tanpa tekanan.

Menurutnya, korban yang berasal dari kelompok rentan, seperti anak dan penyandang disabilitas, membutuhkan pendekatan khusus dalam proses penanganan hukum. Oleh karena itu, kehadiran pekerja sosial menjadi bagian penting dalam memastikan proses tersebut berjalan secara humanis dan berpihak kepada korban.

Selain memberikan pendampingan langsung, Dinas Sosial Kabupaten Bombana juga terus membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan setiap kasus yang melibatkan anak maupun penyandang disabilitas ditangani dengan pendekatan perlindungan yang tepat.

Muhamad Arif menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintah dan aparat penegak hukum sangat diperlukan agar proses perlindungan terhadap korban dapat berjalan secara komprehensif.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar penanganan kasus yang melibatkan anak maupun penyandang disabilitas dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi korban,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, Dinas Sosial Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan layanan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas yang sedang menghadapi situasi sulit.

Pendampingan oleh pekerja sosial diharapkan dapat membantu korban dan saksi anak melewati proses hukum dengan lebih tenang, sekaligus memastikan bahwa hak-hak mereka sebagai individu yang membutuhkan perlindungan tetap terpenuhi.

Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perhatian.




Dinsos Bombana Verifikasi Komitmen KPM PKH untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Bombana, sultranet.com – Dinas Sosial Kabupaten Bombana bersama para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) memperkuat koordinasi pelaksanaan verifikasi komitmen bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan sosial berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait pelaksanaan verifikasi komitmen KPM PKH Triwulan I Tahun 2026. Proses ini menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan PKH sebagai program bantuan sosial bersyarat atau Conditional Cash Transfer (CCT).

Dalam pelaksanaannya, pendamping sosial PKH melakukan pengecekan serta pencocokan data anggota keluarga penerima manfaat berdasarkan komponen yang dimiliki setiap keluarga. Verifikasi ini mencakup pemanfaatan layanan dasar seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, serta layanan kesejahteraan sosial.

Langkah tersebut bertujuan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kondisi keluarga penerima serta mendorong anggota keluarga KPM untuk aktif mengakses layanan publik yang tersedia.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Sadli Sirajuddin, mengatakan koordinasi antara pemerintah daerah dan pendamping sosial PKH menjadi kunci penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan program di lapangan.

“PKH bukan sekadar bantuan tunai, tetapi program yang mendorong keluarga penerima untuk aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Karena itu, melalui verifikasi komitmen ini kita ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kualitas hidup keluarga penerima,” kata Sadli.

Menurutnya, verifikasi komitmen juga menjadi instrumen penting untuk menjaga akurasi data penerima manfaat sekaligus memastikan bahwa keluarga penerima memenuhi kewajiban yang menjadi syarat dalam program PKH.

Dalam prosesnya, pendamping PKH melakukan pendataan serta konfirmasi langsung terhadap kondisi keluarga penerima, termasuk memastikan kehadiran anak dalam kegiatan pendidikan, pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil maupun balita, serta pemanfaatan layanan sosial lainnya yang telah ditetapkan dalam komponen program.

Sadli menambahkan, keberhasilan pelaksanaan verifikasi komitmen tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penyediaan layanan dasar bagi masyarakat.

“Kerja sama lintas sektor sangat diperlukan, terutama dari fasilitas kesehatan, satuan pendidikan, serta lembaga kesejahteraan sosial yang menjadi tempat layanan bagi KPM PKH. Dengan sinergi ini, kita berharap pelaksanaan program bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Melalui koordinasi yang terus diperkuat serta pelaksanaan verifikasi komitmen secara berkala, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap Program Keluarga Harapan dapat terus berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial yang lebih baik bagi masyarakat.




Pendamping PKH Verifikasi Kehadiran KPM di Posyandu Desa Tajuncu

Bombana, sultranet.com – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan kunjungan verifikasi kehadiran Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH di fasilitas kesehatan Posyandu Desa Tajuncu, Kecamatan Mataoleo, sebagai upaya memastikan penerima bantuan benar-benar memanfaatkan layanan kesehatan dasar yang menjadi bagian dari komitmen program, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemantauan komitmen penerima manfaat dalam Program Keluarga Harapan yang menekankan pentingnya akses dan pemanfaatan layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, balita, serta anak yang masuk dalam komponen kesehatan program PKH.

Dalam pelaksanaannya, pendamping PKH melakukan pengecekan data kehadiran KPM di Posyandu dan mencocokkannya dengan catatan pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh kader kesehatan setempat. Proses ini bertujuan memastikan bahwa keluarga penerima bantuan benar-benar hadir dan mengikuti pelayanan kesehatan yang disediakan.

Selain melakukan pencocokan data, pendamping juga melakukan koordinasi dengan kader Posyandu untuk memperoleh informasi terkait kehadiran KPM serta kondisi kesehatan ibu dan anak yang tercatat dalam kegiatan layanan kesehatan masyarakat tersebut.

Pendamping PKH Kecamatan Mataoleo, Kaswandi, mengatakan bahwa verifikasi kehadiran di Posyandu menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa program bantuan sosial tidak hanya diterima dalam bentuk bantuan tunai, tetapi juga diikuti dengan komitmen keluarga penerima untuk menjaga kesehatan anggota keluarga.

“Melalui verifikasi ini kami memastikan bahwa KPM PKH benar-benar hadir dan memanfaatkan layanan kesehatan di Posyandu. Ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran keluarga penerima manfaat untuk rutin memeriksakan kesehatan ibu dan anak,” kata Kaswandi.

Menurutnya, kegiatan Posyandu memiliki peran penting dalam memantau tumbuh kembang anak sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai permasalahan kesehatan yang mungkin terjadi pada ibu hamil maupun balita.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif KPM dalam kegiatan Posyandu sangat diperlukan agar pemantauan kesehatan keluarga dapat dilakukan secara berkelanjutan, sekaligus mendukung tujuan program PKH dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pendamping PKH juga memberikan edukasi kepada para KPM agar terus aktif mengikuti kegiatan Posyandu setiap bulan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran keluarga penerima manfaat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, khususnya bagi ibu dan anak.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi pendamping untuk memperkuat komunikasi dengan para KPM serta memastikan bahwa mereka memahami kewajiban yang harus dipenuhi sebagai penerima manfaat program PKH.

Dengan adanya verifikasi kehadiran secara langsung di Posyandu, diharapkan pemantauan terhadap pelaksanaan komitmen KPM dapat berjalan lebih optimal. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas program bantuan sosial agar benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, Program Keluarga Harapan diharapkan dapat terus mendorong perubahan perilaku keluarga penerima manfaat menuju kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.




Safari Ramadan, Wagub Sultra dan Wabup Bombana Salat Tarawih Bersama Masyarakat

Bombana, sultranet.com. – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua M.Ling. melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah bersama masyarakat sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan di bulan suci Ramadan, yang berlangsung di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Bombana, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang diikuti oleh masyarakat setempat, tokoh agama, serta jajaran pemerintah daerah. Suasana khidmat dan kebersamaan tampak mewarnai pelaksanaan ibadah yang menjadi bagian penting dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut.

Usai salat Isya, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menyampaikan sambutan di hadapan jamaah. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai kerendahan hati, kebersamaan, serta kepedulian sosial.

“Dalam bulan Ramadan ini kita diingatkan untuk tidak bersikap sombong terhadap harta maupun jabatan yang kita miliki. Mari kita bersama-sama menjaga negeri ini agar tetap aman dan damai serta saling mendoakan agar para pemimpin diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat, terlebih di bulan yang penuh berkah ini. Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama Ramadan harus mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah yang diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh jamaah. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, turut menyambut baik pelaksanaan Safari Ramadan ini. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dengan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran langsung pimpinan daerah di tengah masyarakat menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta menjadi wadah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan sosial.




Wagub Sultra dan Wabup Bombana Tinjau PPI Tapuahi, Dorong Penguatan Sektor Perikanan

Bombana, sultranet.com. – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, meninjau langsung Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) milik Dinas Kelautan dan Perikanan di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sekaligus upaya melihat secara langsung kondisi fasilitas perikanan yang menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir, yang berlangsung pada Rabu (4/3/2026).

Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat berbagai fasilitas yang ada di PPI Tapuahi, yang selama ini menjadi pusat aktivitas nelayan setempat. PPI tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi hasil tangkapan ikan serta meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan di wilayah Kabupaten Bombana.

Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, menegaskan pentingnya keberadaan PPI sebagai salah satu infrastruktur penunjang sektor perikanan daerah. Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus ditingkatkan agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Pangkalan Pendaratan Ikan ini memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya nelayan. Ke depan, kita berharap fasilitas ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menyampaikan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Menurutnya, sektor ini memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Potensi yang dimiliki daerah pesisir seperti Bombana sangat besar dan harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain melakukan peninjauan, kegiatan Safari Ramadan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam suasana penuh keakraban, rombongan berdialog langsung dengan warga dan nelayan setempat untuk mendengarkan berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah, khususnya di sektor perikanan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam memastikan bahwa program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dengan adanya perhatian dari pemerintah, sektor perikanan di Kabupaten Bombana diharapkan mampu berkembang lebih optimal dan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah, khususnya bagi masyarakat pesisir.




Wabup Bombana dan Wagub Sultra Tinjau PPI Tapuahi, Dorong Penguatan Ekonomi Nelayan

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mendampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua meninjau Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) milik Dinas Kelautan dan Perikanan di Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi fasilitas yang menjadi pusat aktivitas nelayan sekaligus bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Bombana, Rabu (4/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan provinsi untuk memastikan fasilitas perikanan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat pesisir. Rombongan meninjau sejumlah sarana yang digunakan nelayan, mulai dari area pendaratan ikan hingga fasilitas penunjang aktivitas perikanan di kawasan tersebut.

Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mengatakan keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan di Desa Tapuahi memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya bagi para nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.

“PPI ini menjadi salah satu titik penting bagi aktivitas nelayan di Bombana. Kami berharap fasilitas yang ada dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat pesisir,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, peningkatan fasilitas perikanan akan berdampak langsung pada produktivitas nelayan, sekaligus memperkuat sektor ekonomi lokal. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Bombana.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Ia menilai potensi sumber daya laut di Sulawesi Tenggara sangat besar dan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sektor perikanan memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan fasilitas, pengelolaan, serta dukungan terhadap aktivitas nelayan di daerah,” kata Hugua.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam mengembangkan infrastruktur perikanan. Dengan dukungan fasilitas yang memadai, menurutnya nelayan dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan.

Selain melakukan peninjauan fasilitas PPI, rombongan pemerintah provinsi dan daerah juga memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat setempat. Dalam suasana penuh kehangatan, pemerintah berdialog dengan warga serta mendengarkan berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama di bulan Ramadan, diharapkan dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan warga sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mendorong pembangunan daerah.

Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap pengembangan fasilitas perikanan di Bombana dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.