KPU Bombana Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada 2024

Bombana, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi menetapkan nomor urut pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2024.

Pengumuman ini disampaikan pada 23 September 2024 oleh Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, sesuai dengan ketentuan Pasal 122 ayat (2) Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan serta Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 803 Tahun 2024.

Nomor urut pasangan calon yang akan bertarung pada Pilkada Bombana 2024. Nomor urut 1 ditempati oleh pasangan Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si yang diusung oleh koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Nomor urut 2 diberikan kepada pasangan Hj. Andi Nirwana S., SP., MM dan Heryanto, SKM, yang didukung oleh Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerindra.

Sementara itu, pasangan Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si menempati nomor urut 3, dengan dukungan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa penetapan nomor urut ini merupakan bagian penting dalam tahapan Pilkada 2024.

“Nomor urut ini menjadi identitas resmi para pasangan calon yang akan digunakan dalam kampanye hingga pencoblosan nanti. Kami memastikan semua tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Hasdin.

Ia juga menegaskan bahwa KPU Bombana siap mengawal seluruh proses Pilkada dengan integritas dan transparansi. “Kami mengajak masyarakat Bombana untuk berpartisipasi aktif dan menjaga suasana demokrasi yang kondusif. Penetapan Nomor urut ini adalah salah satu tahapan  dari serangkaian tahapan penting dalam Pilkada 2024 yang akan kita laksanakan bersama-sama,” tambahnya.

Pengumuman nomor urut ini menandai dimulainya kampanye secara resmi bagi para pasangan calon, yang diharapkan dapat berlangsung dengan tertib dan sesuai aturan yang berlaku.

Dengan penetapan ini, KPU Bombana berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan baik, mencerminkan demokrasi yang sehat, serta menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan aspirasi masyarakat Bombana.

 

Baca pengemuman lengkap dengan mengklik tautan dibawah ini

PENGUMUMAN PENETAPAN NOMOR URUT

https://drive.google.com/file/d/1gDoTglnri8jJIbsH2iufM51x9FvEvNXt/view?usp=sharing




Enam Perusahaan Raih Penghargaan Siddhakarya Provinsi Sultra 2024

Kendari, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, secara resmi membuka acara Penganugerahan Siddhakarya Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2024 di Hotel Zahra Kendari pada Senin, 23 September 2024. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk perwakilan dari Kementerian Tenaga Kerja RI, serta sejumlah instansi terkait seperti Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UMKM, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menjelaskan bahwa penghargaan Siddhakarya diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil meningkatkan produktivitasnya secara berkelanjutan selama tiga tahun berturut-turut. Penghargaan ini merupakan bagian dari program Sultra Produktif, yang bertujuan untuk memotivasi dunia usaha agar terus menerapkan prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, kualitas, dan kelestarian lingkungan dalam operasional mereka.

“Di tengah persaingan global yang semakin ketat, peningkatan produktivitas menjadi kunci dalam memperkuat daya saing perusahaan, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerjanya,” ungkap Sekda Sultra.

Penganugerahan Siddhakarya ini diberikan setiap dua tahun sekali kepada perusahaan yang telah menunjukkan prestasi luar biasa dalam meningkatkan produktivitasnya. Penghargaan ini diharapkan dapat membangun kesadaran akan pentingnya produktivitas, baik bagi pelaku usaha kecil, menengah, maupun besar, serta memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Pada tahun 2024, enam perusahaan berhasil meraih penghargaan Siddhakarya, antara lain CV. Jazirah Pangan Sejahtera, PT. Umi Minten, Indoherbal, CV. Kopindo Sukses Bersama, Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al-Irsyad Konawe Selatan, dan Sultra Tenun. Perusahaan-perusahaan ini dinilai telah berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam meningkatkan produktivitas serta menerapkan metode yang berkelanjutan.

Sekda Sultra berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi perusahaan-perusahaan lain untuk terus meningkatkan daya saing dan produktivitas mereka. Ia juga menyampaikan bahwa penganugerahan ini membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan di Sultra untuk meraih penghargaan Paramakarya di tingkat nasional, yang akan diserahkan langsung oleh Presiden RI pada tahun ganjil.

Sebagai penutup, Sekda memberikan apresiasi kepada semua penerima penghargaan Siddhakarya dan mengajak pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk terus mendukung dan membina perusahaan-perusahaan yang berpotensi untuk meningkatkan produktivitas. “Semoga penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah dan nasional,” tutupnya.




Kementerian Pertanian Pantau Program Perluasan Areal Tanam di Bombana

Bombana, sultranet.com –  Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP) Kementerian Pertanian, Batara Siagian, SP., M.A.B, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dalam rangka monitoring Program Perluasan Areal Tanam (PAT). Didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, serta sejumlah pejabat daerah dan penyuluh pertanian, Batara Siagian meninjau beberapa kelompok tani yang terlibat dalam program tersebut. Senin 23 September 2024

Kunjungan pertama dilakukan di Kelompok Tani (Poktan) Mekar Satu, Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, yang memiliki areal PAT seluas 38 hektare. Lokasi kedua adalah Poktan Salibu di Desa Pasaeapua, dengan luas lahan sebesar 35 hektare. Di kedua lokasi tersebut, kelompok tani telah menerima bantuan sarana berupa pompa air dari Kementerian Pertanian. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diperlukan serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh para petani.

Selanjutnya, tim monitoring bergeser ke Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia, untuk meninjau Poktan yang memiliki areal PAT seluas 25 hektare. Kelompok tani ini juga telah menerima bantuan satu unit pompa 3 inci, yang menurut laporan telah dimanfaatkan dengan baik untuk mengoptimalkan pengairan sawah mereka.

Dalam pernyataannya, Batara Siagian menekankan pentingnya interaksi langsung dengan petani penerima bantuan. Menurutnya, dengan mendengarkan langsung aspirasi dan kendala para petani, Kementerian Pertanian dapat lebih tepat dalam memberikan solusi dan merancang program yang lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan. “Banyak diskusi interaktif dengan petani menjadi momen penting untuk saling bertukar informasi dan solusi,” ujar Batara.

Uji coba pompa air
Uji coba pompa air

Ia menambahkan, masalah pengairan menjadi salah satu kendala terbesar yang sering dihadapi petani dalam meningkatkan indeks pertanaman mereka. Oleh karena itu, bantuan alsintan seperti pompa air dianggap sangat strategis dalam membantu petani meningkatkan produktivitas dan memastikan pengairan sawah yang optimal. Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung program yang dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, termasuk melalui monitoring dan evaluasi program seperti ini.

Selain itu, Batara menyampaikan bahwa masukan dari petani selama kunjungan ini akan dijadikan bahan laporan untuk evaluasi di tingkat pusat. “Harapannya dari hasil interaksi ini bisa menjadi bahan laporan dan evaluasi kepada Kementerian Pertanian agar kedepannya petani dapat meningkatkan indeks pertanamannya,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, juga memberikan pesan kepada para kelompok tani agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya. Ia berharap bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dapat digunakan sesuai peruntukannya dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Bombana. “Bantuan yang diterima oleh kelompok tani agar dimanfaatkan sebaik-baiknya dan digunakan sesuai peruntukannya. Kami dari pemerintah daerah, terutama Dinas Pertanian, akan terus berupaya agar pertanian di Bombana dapat meningkatkan produktivitas karena sudah didukung berbagai sarana bantuan,” ujarnya.

Di akhir kunjungannya, Batara Siagian bersama tim Kementerian Pertanian menegaskan komitmen untuk terus turun langsung ke lapangan dalam rangka mendokumentasikan dan mengevaluasi masukan serta saran dari petani. Program Perluasan Areal Tanam (PAT) ini diharapkan mampu membawa dampak positif bagi peningkatan ketahanan pangan di wilayah Bombana, khususnya melalui optimalisasi penggunaan lahan pertanian dan peningkatan indeks pertanaman.

Program ini tidak hanya difokuskan pada pemberian bantuan alsintan, tetapi juga memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi petani di lapangan. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan kelompok tani diharapkan dapat terus terjalin dengan baik, guna mewujudkan pertanian yang lebih maju dan produktif di Kabupaten Bombana.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Pertanian dalam mendukung petani lokal dan memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.




Peringatan Maulid Nabi di Bombana Meriah, Sekda Ajak Teladani Sifat Rasulullah

BOMBANA,  – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H/2024 M di Kabupaten Bombana berlangsung meriah. Acara ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana, di Alun-Alun Masjid Raya Nurul Iman Kasipute, Senin (23/9/2024). Acara tersebut dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh agama, serta warga yang antusias.

Dalam sambutannya, Sekda Man Arfa menekankan pentingnya Maulid Nabi sebagai momentum bagi umat Islam untuk meneladani sifat-sifat Rasulullah, seperti kasih sayang, kejujuran, dan toleransi. Ia juga berharap agar peringatan ini dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat solidaritas antarwarga.

“Kita harus mengambil hikmah dari perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, yang mengajarkan kita tentang kasih sayang, kejujuran, dan pentingnya persatuan,” ujar Man Arfa di hadapan peserta yang hadir.

Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Suasana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Selain sambutan, acara ini dimeriahkan dengan penampilan seni dan budaya lokal yang menambah semarak perayaan. Warga Bombana tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dari latar belakang yang berbeda menunjukkan semangat kolektif dalam memperingati momen bersejarah ini.

Lebih jauh, Man Arfa juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai sarana mendalami ajaran Islam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis di Bombana.

Acara yang digelar setiap tahun ini bukan hanya sebagai bentuk seremonial, tetapi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran spiritual serta memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.




KPU Bombana Tetapkan Pasangan Calon Pilkada 2024

Bombana, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi menetapkan pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024. Penetapan ini diumumkan berdasarkan ketentuan Pasal 120 ayat (4) Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang pencalonan Gubernur, Bupati, dan Walikota, serta Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 375/PL.02.3-Pu/7406/2/2024. Senin (22/9/2024)

Tiga pasangan calon telah ditetapkan untuk mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana. Pasangan calon pertama adalah Hasrat Haji Nabi, SH berpasangan dengan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si, yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pasangan kedua adalah Ir. Burhanuddin, M.Si berpasangan dengan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, didukung oleh koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pasangan ketiga adalah Hj. Andi Nirwana S., SP., MM berpasangan dengan Heryanto, SKM, yang diusung oleh koalisi Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerindra.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa pasangan calon yang telah ditetapkan berhak mengikuti pengundian nomor urut yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya. “Penetapan pasangan calon ini merupakan bagian penting dari tahapan Pilkada 2024. Kami berharap semua pihak, termasuk pasangan calon dan tim suksesnya, dapat menjaga suasana yang kondusif dan tertib selama proses pilkada berlangsung,” ujar Hasdin.

KPU Bombana berharap penetapan ini akan menjadi langkah awal dalam memastikan bahwa Pilkada 2024 berjalan dengan lancar, adil, dan transparan. Masyarakat diimbau untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan Pilkada guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Bombana.




Dukung Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Bombana Serahkan Bibit Sayuran dan Benih ke Warga

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan serah terima bibit sayuran, benih, dan sarana pendukung lainnya kepada masyarakat Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kamis (19/09/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung lomba PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Harno, S.KM., M.Kes., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Hasbi, SP., MM., Kepala Bidang Penyuluhan, Hasriani Husain, SP., bersama para pejabat fungsional dan staf Dinas Pertanian Bombana. Kepala Desa Lantowua, Irwan, serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) turut menyaksikan proses penyerahan tersebut.

Sekretaris Dinas Pertanian, Harno, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan bibit sayuran dan benih ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam upaya menganekaragamkan konsumsi pangan, sekaligus mendukung desa dalam lomba PKK tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menciptakan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman pangan.

“Penyerahan bibit tanaman cabai, terong, tomat, serta tanaman toga ini merupakan salah satu kontribusi dari Dinas Pertanian Bombana dalam rangka penurunan angka stunting. Melalui pemberdayaan lahan pekarangan, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman pangan, buah-buahan, sayuran, dan tanaman obat keluarga (toga),” ujar Harno.

Kepala Desa Lantowua, Irwan, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian, yang terus berupaya membantu masyarakat di sektor pertanian. “Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan berupa bibit sayuran, benih, dan sarana pendukung lainnya. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan produksi hortikultura di desa kami,” ucap Irwan.

Lebih lanjut, Irwan berharap bantuan ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola lahan pekarangan mereka. “Kita berharap apa yang diberikan oleh Dinas Pertanian ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam pertanian hortikultura. Bantuan yang kami terima bukan hanya berupa bibit sayuran dan tanaman buah, tetapi juga sarana pendukung lainnya seperti waring untuk pemagaran, selang, dan gembor untuk penyiraman,” tutupnya.

Program penyerahan bibit sayuran ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program nasional ketahanan pangan keluarga. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa dan Dinas Pertanian Bombana, diharapkan masyarakat dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan pangan harian mereka, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah.

Penyerahan bantuan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bombana, khususnya di bidang hortikultura. Dinas Pertanian terus mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal guna menanam berbagai jenis tanaman pangan dan sayuran yang bermanfaat untuk kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Lantowua ini tidak hanya berfokus pada pemberian bibit dan benih, tetapi juga diiringi dengan arahan teknis dari penyuluh pertanian setempat. Para penyuluh memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait cara budidaya tanaman hortikultura yang efektif, mulai dari tahap penanaman hingga perawatan agar hasil panen maksimal.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi isu stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Bombana. Dengan adanya dukungan dari Dinas Pertanian melalui program ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan melalui perbaikan gizi masyarakat yang lebih baik dan beragam.

Dalam jangka panjang, kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga dan desa, sehingga masyarakat tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pangan mereka sendiri, tetapi juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Acara penyerahan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima, yang menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengoptimalkan program pemberdayaan di sektor pertanian. Dengan adanya sinergi ini, Kabupaten Bombana diharapkan dapat terus maju dan berkembang, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi sektor unggulan.




Inspektorat Bombana Dampingi Kegiatan Gelar Pangan Murah Keliling

Bombana, sultranet.com – Untuk mendukung ketersediaan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana mengadakan kegiatan Gelar Pangan Murah Keliling (GAUL) pada 12-13 September 2024.

Acara ini berlangsung di halaman Kantor Camat Poleang Barat, dengan pendampingan penuh dari Inspektorat Kabupaten Bombana. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan, mengingat pentingnya program tersebut bagi stabilitas ekonomi lokal.

Inspektorat Bombana, yang diwakili oleh Inspektur Pembantu Wilayah II, Arniati, S.STP., M.Si., bersama tim auditor dan staf lainnya, turut hadir dalam acara GAUL untuk mendampingi dan mengawasi jalannya distribusi pangan murah.

Hadir pula Kepala Bulog Cabang Bombana, Camat Poleang Barat, Sekretaris Camat, serta tim dari Dinas Ketahanan Pangan yang berkolaborasi demi kelancaran dan ketepatan sasaran program ini.

“Kami dari Inspektorat mendukung penuh program Gelar Pangan Murah Keliling ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai aturan, sehingga masyarakat bisa benar-benar mendapatkan manfaatnya,” ungkap Arniati. (13/9/2024)

Ia menegaskan bahwa pengawasan dari Inspektorat juga bertujuan menjaga transparansi dalam penyelenggaraan program yang bersifat sosial ini.

Rusli, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Bombana, menjelaskan bahwa GAUL adalah bagian dari program daerah untuk mendukung ketersediaan pangan murah di Bombana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan saat ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga dan meningkatkan akses mereka terhadap pangan berkualitas. Adanya pendampingan Inspektorat juga semakin memperkuat komitmen kami dalam mewujudkan transparansi dan kepatuhan dalam pelaksanaannya,” ujar Rusli.

Program GAUL ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan lainnya dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk menekan inflasi di tingkat lokal.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan pedagang setempat yang berpartisipasi dalam menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat di Kecamatan Poleang Barat, sehingga kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.

Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme warga Poleang Barat tampak tinggi. Banyak dari mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pangan murah ini. Harga barang yang lebih rendah sangat berarti bagi kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar seorang warga yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Arniati kembali menambahkan bahwa Inspektorat Bombana akan terus mengawal setiap program pemerintah yang melibatkan masyarakat luas, terutama yang menyangkut kesejahteraan ekonomi dan ketersediaan pangan.

“Kehadiran kami di sini juga untuk memastikan program ini berjalan efektif dan mencapai sasaran yang tepat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kesuksesan penyelenggaraan GAUL di Poleang Barat ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana merencanakan kegiatan serupa di wilayah lain. Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen penuh untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal. (adv)




Pj. Bupati dan Sekda Bombana Raih Penghargaan Sultra Awards 2024

Kendari, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dan Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., menerima penghargaan bergengsi Sultra Awards dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Sulawesi Tenggara. Penghargaan ini diserahkan oleh Harian Kendari Pos sebagai apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memajukan daerah.

Acara pemberian penghargaan berlangsung di Hotel Claro Kendari pada Kamis (12/9/2024) dan diserahkan langsung oleh Pj. Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

Sultra Awards 2024 melibatkan 50 penerima penghargaan dari berbagai latar belakang, termasuk birokrat, tokoh masyarakat, hingga sektor swasta. Para penerima dinilai memiliki inovasi, visi, dan dedikasi tinggi di bidang masing-masing.

Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menerima penghargaan
Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menerima penghargaan

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Harian Kendari Pos. “Penghargaan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga milik seluruh masyarakat Bombana yang telah bersama-sama bekerja keras dalam membangun daerah. Ini adalah bukti nyata dari hasil kerja kita bersama,” ungkap Edy.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, juga menyampaikan apresiasinya, seraya menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi pemicu semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi Bombana, baik dalam pelayanan maupun pengembangan daerah,” katanya.

Sekda Bombana Man Arfa saat menerima penghargaan
Sekda Bombana Man Arfa saat menerima penghargaan

Sultra Awards merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Harian Kendari Pos untuk menghargai individu dan kelompok yang telah menunjukkan kontribusi positif bagi pembangunan Sulawesi Tenggara. Terdapat 24 kategori penghargaan yang diberikan, dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin dan masyarakat lainnya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerahnya.

Penghargaan ini tidak hanya mengakui capaian Pj. Bupati dan Sekda Bombana, tetapi juga menyoroti berbagai inisiatif yang telah mereka lakukan dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Harapan besar diutarakan agar penghargaan ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi kedua pejabat untuk melanjutkan inovasi dan program yang bermanfaat bagi Bombana.

Acara tersebut dihadiri oleh para mitra Kendari Pos serta para tokoh dari berbagai bidang yang juga menerima penghargaan. Pengakuan ini diharapkan dapat mengukuhkan komitmen para penerima untuk terus berkarya bagi kemajuan Sulawesi Tenggara, khususnya di Bombana.




Inspektorat Bombana Hadiri Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola TIK dalam Mendukung SPBE dan Transformasi Digital

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Asistensi dengan tema Kebijakan Tata Kelola TIK dalam Mendukung Penyelenggaraan SPBE, Satu Data Indonesia, Transformasi Digital, dan Keterpaduan Layanan Digital di Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) melalui Direktorat Tata Kelola Aplikasi Informatika pada Kamis, 5 September 2024, bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari.

Kegiatan yang dihadiri secara daring oleh Direktur Tata Kelola Aptika Kementerian Kominfo RI, Aries Kusdaryono, S.Kom., M.Kom., Ph.D, ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga terkait, termasuk Tim Tata Kelola Sistem Elektronik Pemerintahan Kementerian PAN-RB, Tim Satu Data Indonesia dari Bappenas, serta Pusat Riset Sains Data dan Informasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari BSSN, Kepala Dinas Kominfo se-Sulawesi Tenggara, serta sejumlah pejabat terkait dari Inspektorat Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana.

Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan digitalisasi layanan pemerintahan yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan fondasi utama bagi transformasi digital nasional, yang sejalan dengan Nawacita ke-2 untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

“SPBE bukan hanya sekadar penerapan teknologi, tetapi juga soal menciptakan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Ridwan. (10/9/2024)

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Ridwan menekankan bahwa penyusunan rencana dan anggaran SPBE, serta kebijakan audit TIK, perlu menjadi prioritas.

Ini bertujuan agar manajemen SPBE dapat berjalan dengan baik di semua tingkatan pemerintahan. Selain itu, Ridwan juga menyadari tantangan yang dihadapi daerah, seperti kurangnya kapasitas teknis dan pemahaman mengenai regulasi TIK.

Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan asistensi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang tata kelola TIK yang baik dan benar.

“Kami berharap, setelah sosialisasi ini, tantangan tersebut bisa teratasi dan pemerintah daerah semakin siap untuk menghadapi perkembangan teknologi digital,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI, Aries Kusdaryono, yang hadir secara virtual, mengungkapkan pentingnya peran Kementerian Kominfo dalam mendukung berbagai sektor pemerintahan untuk memfasilitasi digitalisasi.

“Penerapan SPBE yang terintegrasi di seluruh lini pemerintahan sangat penting untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Kami ingin memastikan bahwa setiap dinas di provinsi, kabupaten, dan kota bisa mengelola data dan informasi dengan cara yang benar dan terorganisir,” ungkap Aries.

Aries juga menekankan bahwa pemetaan infrastruktur digital yang terstruktur dengan baik akan mempermudah integrasi antar sistem dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Desain infrastruktur SPBE yang baik akan memungkinkan pemanfaatan data secara maksimal, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan,” katanya.

Sosialisasi ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk memperkuat infrastruktur digital, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan SPBE.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan digitalisasi layanan publik akan lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital di Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana.

Ke depan, Inspektorat Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendampingi setiap proses digitalisasi pemerintahan di daerah guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. (adv)




Deklarasi Damai Pilkada 2024, Pj. Bupati Bombana Imbau Jaga Suasana Kondusif dan Demokratis

Bombana, 10 September 2024 – Dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Polres Bombana menggelar acara Deklarasi Damai yang resmi dibuka oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Acara yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pihak terkait yang memiliki peran penting dalam kelancaran Pilkada 2024.

Deklarasi Damai ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024. Acara ini juga diharapkan menjadi simbol komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelangsungan demokrasi yang jujur, adil, dan damai.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman dan damai selama proses pemilihan. “Sebagai pemerintah daerah, saya mengajak kita semua, khususnya para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka turut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Edy Suharmanto.

Pentingnya pendidikan politik dan pemahaman terhadap proses demokrasi juga menjadi sorotan utama dalam sambutan Bupati. Ia mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak untuk memilih dan dipilih dengan aman, tanpa adanya gangguan yang merusak jalannya proses demokrasi. “Tugas kita adalah menjaga agar Pilkada Bombana 2024 berjalan dengan penuh integritas, bebas dari potensi kerusuhan, serta bebas dari berita bohong atau hoaks yang dapat memengaruhi opini publik,” imbuh Edy Suharmanto.

Acara Deklarasi Damai ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam suksesnya pelaksanaan Pemilihan, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, jajaran Polres Bombana, perwakilan KPU Bombana, Bawaslu, Ketua DPRD, Kajari Bombana, Kodim 1431 Bombana, serta sejumlah anggota partai politik, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan selama proses Pemilihan. “Kami akan memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar dan aman. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bisa merusak suasana,” ujar AKBP Roni Syahendra.

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan pentingnya penanggulangan penyebaran hoaks, yang sering kali menjadi isu utama dalam setiap proses pemilihan. “Mari bersama-sama kita lawan penyebaran hoaks, terutama di media sosial yang dapat memecah belah persatuan dan merusak proses demokrasi,” tandasnya.

Deklarasi Damai ini juga diwarnai dengan penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan para calon peserta pemilihan, partai politik, dan pihak terkait lainnya. Penandatanganan ini menjadi simbol bahwa seluruh pihak berkomitmen untuk menjalankan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024 dengan penuh integritas, menjaga etika politik, serta menghindari segala bentuk kecurangan yang dapat merusak proses demokrasi.

Selain itu, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto juga mengingatkan akan pentingnya peran media dalam mengawasi proses Pemilihan. “Media harus aktif dalam memberikan informasi yang benar dan objektif kepada masyarakat. Media juga diharapkan dapat membantu mengawasi dan melaporkan setiap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas Pemilihan,” katanya.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, dengan cara menghindari tindakan-tindakan yang dapat merusak proses Pemilihan. “Mari kita semua berkomitmen untuk menjaga Pilkada ini berjalan dengan adil, damai, dan transparan. Jangan biarkan politik praktis merusak kualitas demokrasi yang kita bangun,” tegasnya.

Dengan adanya deklarasi damai ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerjasama dalam memastikan Pilkada 2024 berjalan aman dan berkualitas. “Pilkada yang damai dan berkualitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau pihak keamanan, tetapi juga seluruh masyarakat. Bersama-sama kita bisa menciptakan demokrasi yang lebih baik untuk Kabupaten Bombana,” tutup Pj. Bupati Bombana.

Acara deklarasi damai ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif menuju Pilkada yang aman, tertib, dan bebas dari potensi kerusuhan. Dengan komitmen bersama ini, semua pihak berjanji untuk menjalankan Pemilihan dengan integritas, menghindari segala bentuk penyimpangan, serta memastikan bahwa demokrasi berjalan dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Bombana.

Sebagai penutup, Pj. Bupati Bombana mengingatkan bahwa pesta demokrasi ini bukan hanya untuk memilih pemimpin, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan antarwarga, membangun semangat kebersamaan, serta memastikan bahwa suara rakyat didengar dengan jujur dan adil. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita sukseskan Pilkada 2024 dengan penuh kedamaian dan semangat persatuan,” ujar Edy Suharmanto, mengakhiri sambutannya.

Dengan adanya acara Deklarasi Damai ini, harapannya adalah seluruh masyarakat Bombana dapat menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Sebuah langkah menuju demokrasi yang lebih baik di Kabupaten Bombana, dengan menjaga keamanan dan kedamaian sebagai prioritas utama.