Pemprov Sultra Hadiri Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi di Bali

BALI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., menghadiri Temu Karya Nasional dan Penganugerahan Desa serta Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Acara ini berlangsung di Gedung Ksiramawa, Kompleks Art Center, Bali, Selasa (8/10/2024).

Kegiatan yang dimulai sejak 7 hingga 10 Oktober 2024 tersebut dihadiri oleh para gubernur se-Indonesia atau perwakilannya. Temu Karya Nasional ini menjadi puncak dari serangkaian acara untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah desa dan kelurahan yang berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam mendorong kemajuan dan kemandirian wilayahnya. Dalam acara tersebut, penghargaan Upakarya Wanua Nugraha juga diberikan kepada kepala daerah yang mendukung keberhasilan desa dan kelurahan di wilayahnya.

Sekda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan. Menurutnya, rangkaian kegiatan ini meliputi diskusi, pembekalan, serta motivasi yang bertujuan untuk memperkuat tata kelola berbasis inovasi dan potensi unggulan. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memajukan desa dan kelurahan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Pada acara tersebut, panel diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dirjen Bina Pemdes Kemendagri, Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM, serta Direktur Pembangunan Daerah Kemen-PPN/Bappenas. Pembahasan utama mencakup kebijakan kolaboratif dan inovasi yang mendukung keberlanjutan tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan pada 9 Oktober 2024 ke dua lokasi di Provinsi Bali. Lokasi pertama adalah Kelurahan Kubu/Desa Adat Panglipuran di Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, dan lokasi kedua adalah Desa Kutuh di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik baik keberlanjutan kinerja tata kelola berbasis potensi lokal.

Sekda Sultra menambahkan bahwa partisipasi Sultra dalam kegiatan ini menjadi dorongan besar untuk terus meningkatkan kapasitas desa dan kelurahan di wilayahnya. Ia berharap desa dan kelurahan di Sulawesi Tenggara semakin mandiri, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah serta nasional.




Bombana Raih Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter di Puncak Pusaka 2024

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, berhasil meraih penghargaan Apresiasi Kabupaten Cerdas Berkarakter dalam puncak rangkaian kegiatan Pekan untuk Sahabat Karakter (Pusaka) 2024.

Penghargaan ini diberikan di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), pada Senin (07/10/2024).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Dr. Edy Suharmanto, M.Si.

Kabupaten Bombana dinobatkan sebagai salah satu dari beberapa kabupaten/kota yang memiliki kebijakan serta program penguatan karakter secara berkelanjutan, terutama terkait dengan profil Pelajar Pancasila.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Kemendikbudristek ini memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, berkeadilan, dan aman dari kekerasan, serta berupaya untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Penghargaan ini juga diberikan kepada pemangku kepentingan di ekosistem pendidikan yang telah mengambil langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan penguatan karakter di sekolah.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana dinilai layak menerima penghargaan ini berkat sejumlah terobosan yang dilakukan, seperti kampanye anti-bullying melalui media sosial, pembinaan berkelanjutan kepada pendidik dan tenaga kependidikan dalam bentuk Festival Kurikulum Merdeka, serta implementasi Kurikulum Merdeka di semua satuan pendidikan.

Pemkab Bombana bersama Kabupaten / Kota lain saat menerima penghargaan
Pemkab Bombana bersama Kabupaten / Kota lain saat menerima penghargaan

Selain itu, kurikulum muatan lokal juga digarap untuk memperkuat karakter peserta didik.

Komitmen pemerintah daerah pun terlihat dari dukungan anggaran yang memadai, sehingga program penguatan karakter dapat dijalankan dengan optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, A. Muh. Arsyad, S.Sos., M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudristek atas penghargaan yang diberikan.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menerapkan penguatan karakter di lingkungan pendidikan.

“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh pihak di Kabupaten Bombana dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Bombana,” ujarnya.

Arsyad menegaskan bahwa penghargaan ini bukan akhir dari perjuangan, tetapi justru menjadi pendorong untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan pendidikan karakter di Bombana.

“Kami tidak akan berpuas diri. Dinas Dikbud akan terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan agar mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen pendidikan di Bombana untuk tetap konsisten dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan inklusif.

 

Sumber: Diskominfo Bombana




45 Anggota DPRD Sultra 2024-2029 Resmi Dilantik, Pj Gubernur Sampaikan Amanah Mendagri

Kendari, sultranet.com – Sebanyak 45 anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2024-2029 resmi dilantik pada Rapat Paripurna yang digelar di Hotel Claro Kendari, Senin, 7 Oktober 2024. Acara yang berlangsung khidmat ini menandai berakhirnya masa jabatan anggota DPRD periode 2019-2024.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.5-4183 Tahun 2024 tentang Pengangkatan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, di hadapan jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan keluarga anggota DPRD yang dilantik.

Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., turut hadir dalam acara tersebut untuk membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam pidatonya, ia mengapresiasi peran masyarakat Sultra yang telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 dan menyukseskan pelaksanaannya dengan aman dan damai.

“Pemilu 2024 merupakan bukti nyata bahwa bangsa Indonesia menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Terima kasih kepada seluruh rakyat, penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan aparat keamanan yang telah berkolaborasi sehingga pemilu dapat berjalan lancar,” ujar Andap.

Ia juga menekankan pentingnya peran DPRD sebagai mitra sejajar pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi legislatif, anggaran, dan pengawasan. DPRD diharapkan dapat berperan aktif dalam memastikan pelayanan publik yang prima, mendukung penciptaan lapangan kerja, serta mendorong investasi demi kesejahteraan masyarakat Sultra.

Ketua sementara DPRD Sultra, La Ode Tariala dari Partai NasDem, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin sementara DPRD. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan.

Sebagai langkah awal, La Ode Tariala menyebutkan fokus DPRD sementara adalah memfasilitasi rapat-rapat awal, membentuk fraksi-fraksi, serta menyusun rancangan peraturan tata tertib DPRD. Ia mengingatkan para anggota untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto juga menyampaikan harapannya agar para anggota DPRD baru terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan orientasi guna menunjang tugas legislatif mereka. “Masyarakat memiliki harapan besar terhadap kinerja saudara-saudara sebagai wakil rakyat. Persiapkan diri dengan baik agar dapat menjalankan amanah hingga purna tugas nanti,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Andap menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional, termasuk Pilkada serentak 2024. Ia meminta para anggota DPRD untuk selalu mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun partai politik.

Acara diakhiri dengan pembacaan sumpah dan janji para anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik, menandai dimulainya masa jabatan mereka untuk periode 2024-2029. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para legislator untuk mulai bekerja demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Berikut adalah daftar nama 45 anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik berdasarkan daerah pemilihan:

  1. Dapil Sultra 1 (Kota Kendari): Sudarmanto, Hj. Gunartin, Amiruddin Nurdin, Hj. Isyatin Syam, Muh. Mu’Tashim Saifullah, Dra. Hj. Harmawati.
  2. Dapil Sultra 2 (Konawe Selatan dan Bombana): Suparjo, Tya Roysman, Hj. Nurlin Surunuddin, A. Syarifuddin, Hj. Hasmawati, Drs. Abdul Halik, Wahyu Sulaiman, Aflan Zulfadli.
  3. Dapil Sultra 3 (Muna, Muna Barat, Buton Utara): La Ode Tariala, La Ode Frebi Rifai, H. Uking Djassa, La Isa, La Ode Muhammad Marshudi, Dra. Hj. Muniarty M. Ridwan.
  4. Dapil Sultra 4 (Buton, Kota BauBau, Buton Selatan, Buton Tengah, Wakatobi): Syahrul Said, Nursalam Laba, Achmad Aksar, La Ode Abdul Muzzafar, Rosni, Muh. Poli, Ali Mardan, Suwandi, Yusman Fahim, Fajar Ishak Daeng Jaya.
  5. Dapil Sultra 5 (Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur): Hartini, Muh. Tyas Zulfikar, Andi Muhammad Saenuddin, H. Abdul Azis, Wisra Wasta Wati, Hj. Hatija, Masyhuri, Ir. H. Muhammad Irpani Thalib, Daswar.
  6. Dapil Sultra 6 (Konawe, Konawe Utara, Konawe Kepulauan): Irwan, Hj. Sulaeha Sanusi, H. Herry Asiku, Hj. Nurponirah, Budhi Prasodjo, Dr. H. Ardin.

Selamat kepada para anggota DPRD Provinsi Sultra yang baru dilantik. Semoga dapat menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi demi kemajuan Sulawesi Tenggara.




Pj. Gubernur Sultra Tekankan Netralitas ASN dan Kecepatan Informasi

Kendari, sultranet.com – Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, memimpin apel gabungan yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra pada Senin, 07 Oktober 2024. Apel ini diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Sultra, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D., serta kepala OPD, pejabat struktural, dan staf di Kantor Gubernur Sultra.

Dalam amanatnya, Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam merealisasikan program pembangunan daerah. “Kita harus bersatu untuk mengklasifikasikan dan memperjuangkan anggaran demi kemajuan infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Tanggung jawab kita sangat besar,” katanya.

Pj. Gubernur juga mengingatkan tentang lima hak konstitusional yang wajib dipenuhi pemerintah, yaitu sandang, pangan, papan, pendidikan, dan lingkungan. “Pemenuhan hak-hak dasar masyarakat seperti penyediaan rumah layak huni dan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu harus menjadi prioritas. Jangan hanya berbicara, mari kita buktikan dengan tindakan nyata,” tegasnya.

Selain itu, Andap Budhi Revianto menekankan pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024. Pj. Gubernur memastikan bahwa telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur netralitas ASN dalam lingkup Pemprov Sultra. “Sebagai ASN, kita harus bebas dari pengaruh politik. Mari kita jaga integritas dan fokus pada tugas kita demi masyarakat,” ujar Andap.

Pentingnya kecepatan dalam penyampaian informasi juga menjadi sorotan Pj. Gubernur. Dalam era digital yang penuh disrupsi ini, informasi memiliki peranan yang sangat penting. “Informasi adalah kekuatan. Kita harus aktif menyampaikan perkembangan kinerja kita kepada masyarakat agar mereka dapat memahami apa yang kita lakukan,” katanya.

Dalam apel gabungan tersebut, Pj. Gubernur juga memberikan informasi terkait penerimaan ASN tahun 2024, di mana Sultra berhasil mengakomodasi 7.497 kuota ASN. Jumlah tersebut terdiri dari 1.509 formasi CPNS dan 5.988 PPPK. “Proses penerimaan ASN harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar semua pihak bisa melihat bahwa kita serius dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Apel gabungan ini ditutup dengan semangat untuk terus bekerja keras demi mewujudkan Sultra yang lebih baik, serta meningkatkan pelayanan publik. Pj. Gubernur berharap seluruh pegawai dapat memberikan kontribusi maksimal untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dengan komitmen dan sinergi yang baik, Pemprov Sultra siap menghadapi berbagai tantangan dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.




Pemprov Sultra Ikuti Rakor Inflasi, Nasional Catat Deflasi 0,12% September 2024

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual pada Senin, 7 Oktober 2024. Rakor ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia dan menghadirkan berbagai narasumber dari kementerian serta lembaga terkait.

Dalam rakor tersebut, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismatini, melaporkan deflasi nasional sebesar 0,12% pada September 2024. “Angka inflasi year-on-year (y-o-y) sebesar 1,84%, merupakan capaian terendah dalam dua tahun terakhir, bahkan sejak Indonesia merdeka,” ungkap Pudji.

Deputi III Bidang Perekonomian Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono, menyebut deflasi ini didukung oleh penurunan harga komponen energi sebesar 0,30%, terutama dari bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Selain itu, bahan makanan mencatat deflasi 1,93%, sementara harga cabai rawit turun 3,24% dibandingkan bulan sebelumnya.

Plt. Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, mengungkapkan bahwa meski secara nasional terjadi deflasi, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga meningkat pada minggu pertama Oktober 2024. “Tercatat 247 kabupaten/kota mengalami kenaikan harga, terutama untuk bawang merah dan cabai rawit,” ujarnya.

Tomsi menambahkan bahwa kenaikan harga bersifat sporadis dan tidak saling memengaruhi antar daerah. “Ini menunjukkan permasalahan berada pada pengelolaan internal masing-masing kabupaten/kota. Diharapkan pemerintah daerah dapat introspeksi agar tidak ada lonjakan harga pada pekan-pekan berikutnya,” imbuhnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi Presiden atas capaian inflasi yang terkendali. Namun, Tito juga menyoroti sepuluh provinsi dengan inflasi tertinggi, antara lain Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Sulawesi Utara. Sulawesi Tenggara masuk dalam sepuluh provinsi dengan inflasi terendah, bersama Bangka Belitung, Papua, dan Nusa Tenggara Timur.

Delegasi Pemprov Sultra yang hadir dalam rakor ini terdiri dari sejumlah instansi, seperti Bank Indonesia (BI) Sultra, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Dinas Perdagangan, serta dinas terkait lainnya. Kehadiran ini menunjukkan komitmen Pemprov Sultra dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.

Deputi BPS, Pudji Ismatini, juga mencatat peningkatan harga beberapa komoditas seperti bawang merah naik 5,50%, minyak goreng naik 0,36%, dan telur ayam naik 0,53%. Namun, deflasi pada beberapa bahan pokok lainnya berhasil menyeimbangkan inflasi di tingkat nasional.

Melalui rakor ini, Pemprov Sultra bersama pemerintah daerah lainnya diharapkan dapat meningkatkan langkah strategis dalam pengendalian harga. Langkah ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan global.




Bombana Percepat Digitalisasi Transaksi Pemerintah, Indeks ETPD Capai 89,6%

Kendari, Sulawesi Tenggara — Pemerintah Kabupaten Bombana terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat digitalisasi transaksi di lingkungan pemerintahan. Langkah ini ditandai dengan digelarnya High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta penyerahan Kartu Kredit Pemerintah Daerah sebagai bagian dari implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Acara berlangsung pada Selasa (5/10/2024) di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan bahwa upaya digitalisasi merupakan langkah strategis dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana telah membentuk Satuan Tugas TP2DD sebagai motor penggerak digitalisasi, melibatkan seluruh perangkat daerah, serta menggandeng mitra perbankan dan sektor swasta.

“Kami telah menyusun regulasi, menyediakan sarana dan prasarana penunjang, mengalokasikan anggaran, hingga membangun kolaborasi strategis dengan pihak perbankan dan sektor swasta. Semua langkah ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong penerapan transaksi berbasis digital,” ujar Edy.

Transformasi Digital di Bombana

Pemerintah Kabupaten Bombana telah mengubah pola transaksi pendapatan dan belanja daerah dari manual ke digital. Langkah ini diwujudkan melalui penyediaan kanal pembayaran digital, termasuk Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah. Pj. Bupati juga menyebutkan bahwa capaian Indeks ETPD Bombana pada semester satu tahun 2024 mencapai 89,6%, meningkat 2,2% dibandingkan semester dua tahun 2023.

“Capaian ini menunjukkan progres yang signifikan dalam transformasi digital kita. Kami akan terus menjaga konsistensi ini untuk memastikan pencapaian yang lebih baik di masa mendatang,” katanya.

Apresiasi dan Arahan kepada Perangkat Daerah

Edy Suharmanto memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras dalam mendukung implementasi ETPD. Ia juga meminta kepala perangkat daerah, khususnya pengelola pajak dan retribusi, untuk lebih giat mensosialisasikan kanal pembayaran digital kepada masyarakat.

“Kami harap ASN juga dapat menjadi teladan dalam memanfaatkan transaksi digital, khususnya dalam pembayaran kewajiban pajak dan retribusi daerah,” tegasnya.

Peran Kolaborasi dalam Digitalisasi

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan sektor terkait. Mereka bersama-sama mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi sebagai bagian dari program nasional. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi administrasi pemerintahan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Dengan implementasi ETPD yang semakin matang, Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjadi contoh sukses digitalisasi pemerintah daerah di Indonesia. Komitmen ini sekaligus sejalan dengan visi Indonesia menuju era digital dalam tata kelola pemerintahan.

Penyerahan Kartu Kredit Pemerintah Daerah diharapkan menjadi simbol penting transformasi keuangan pemerintah menuju era non-tunai. Kanal pembayaran berbasis digital yang telah disediakan menjadi pondasi kuat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.

“Ini adalah wujud nyata langkah maju kita bersama. Kami optimistis, dengan kerja sama semua pihak, digitalisasi akan membawa manfaat besar bagi pembangunan di Kabupaten Bombana,” pungkas Edy.

Dengan capaian Indeks ETPD yang terus meningkat, Kabupaten Bombana optimis menghadapi tantangan digitalisasi di masa mendatang, sekaligus mendukung transformasi Indonesia sebagai negara berbasis ekonomi digital.




Pemprov Sultra Hadiri Upacara HUT ke-79 TNI

Konawe Selatan, sultranet.com – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2024 diadakan dengan khidmat di Apron Landasan Udara Halu Oleo, Kabupaten Konawe Selatan. Upacara tersebut dipimpin oleh Komandan Korem 143/HO, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., hadir mewakili Pj. Gubernur Sultra. (5/10)

Rangkaian upacara dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sultra, personel TNI, Polri, Brimob, Basarnas, Avsec Bandara, dan sejumlah instansi terkait lainnya. Komandan upacara dipercayakan kepada Mayor Kes Masrio Septi Hanafi, S.Si., yang juga menjabat sebagai Kasibinjas Lanud Halu Oleo. Sementara itu, Mayor Chk Agung Widhi, S.H., M.H., Kakum Korem 143/HO, bertindak sebagai komandan defile, dan Mayor Lek Adie Mardiyanto, Kasibakti Dispotdirga Lanud Halu Oleo, menjabat sebagai perwira upacara.

Salah satu momen penting dalam upacara tersebut adalah pemberian tanda kehormatan negara oleh Irup, yang diberikan kepada prajurit-prajurit terbaik TNI. Penghargaan diterima oleh Kapten Inf Sulhan dari Angkatan Darat (AD), Serma Mar Hasrin Hamsis dari Angkatan Laut (AL), dan Praka Candra Wijaya dari Angkatan Udara (AU).

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, S.E., M.Si., yang dibacakan oleh Irup, tema peringatan HUT TNI tahun ini adalah “TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional Untuk Indonesia Maju.” Tema ini menggarisbawahi pentingnya profesionalisme dan modernisasi TNI dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seiring dengan perkembangan politik, ekonomi, dan teknologi yang semakin dinamis.

Panglima TNI juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia TNI yang inovatif dan mampu mengoperasikan alat utama sistem senjata (alutsista) berteknologi tinggi. Hal ini sejalan dengan transformasi TNI untuk menjadi kekuatan pertahanan yang disegani di tingkat internasional.

Di akhir amanat, Panglima TNI memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo atas kontribusinya dalam memajukan TNI selama 10 tahun masa pemerintahannya. Jenderal Agus Subianto juga mengajak seluruh prajurit TNI untuk menyambut Presiden terpilih Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang diyakini akan memperkuat posisi TNI baik di tingkat nasional maupun global.

Rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI ke-79 tidak hanya diisi dengan upacara, namun juga berbagai kegiatan sosial, seperti bakti kesehatan, pengobatan umum, donor darah, sunatan massal, makan gratis, doa bersama, serta ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubanga.

Dengan semangat peringatan HUT ke-79, seluruh prajurit TNI diharapkan dapat terus menjaga soliditas, profesionalisme, dan kemanunggalan dengan rakyat, demi tercapainya visi Indonesia Maju. “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia!”




Pj Gubernur Sultra Hadiri Rapat KNEKS dan Sinergi Ekonomi Syariah Nasional

Jakarta, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, yang juga menjabat Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sultra, menghadiri Rapat Pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Tahun 2024 sekaligus Pembukaan Rapat Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional yang digelar di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia. Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, yang juga menjabat Ketua Harian KNEKS.

Rapat pleno dimulai dengan laporan dari Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, yang menyampaikan bahwa KNEKS, yang berdiri sejak 2016, bertujuan menjadikan Indonesia sebagai pusat bisnis halal dunia. Pada Oktober 2024, KNEKS telah berhasil merealisasikan 13 program prioritas untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kodifikasi data industri produk halal, master plan industri halal 2023-2029, percepatan sertifikasi halal untuk UMKM, serta pengembangan UMKM industri halal.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang juga Sekretaris KNEKS, mengungkapkan optimisme terhadap pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Beliau menyatakan bahwa potensi sektor ini masih terbuka luas, dengan dukungan APBN, serta program pemerintah seperti kredit usaha rakyat (KUR) syariah dan penerbitan sukuk negara. Sri Mulyani juga mendorong para Kepala Daerah untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah di wilayah masing-masing, agar dapat mewujudkan Indonesia Maju pada 2045.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam arahannya mengungkapkan bahwa ekonomi dan keuangan syariah bisa berjalan beriringan dengan ekonomi konvensional untuk memperkuat ketahanan perekonomian nasional. Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem industri halal dan kewirausahaan syariah di daerah, meningkatkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pengembangan ekonomi syariah, serta memaksimalkan kontribusi dana sosial syariah untuk mengurangi ketimpangan dan kemiskinan.

Menanggapi arahan Wakil Presiden, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, berkomitmen untuk terus memacu pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Tenggara. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mewujudkan komitmen bersama yang konkret.

“Sulawesi Tenggara akan terus mendukung pengembangan ekonomi syariah, serta berperan aktif dalam mendorong laju ekonomi syariah yang inklusif, demi mencapai Indonesia Maju 2045,” kata Andap Budhi Revianto.

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sultra telah meresmikan Zona Khas Al Alam, sebuah kawasan yang akan dilengkapi dengan fasilitas UMKM modern serta sertifikasi halal. Saat ini, proses persetujuan lahan oleh Takmir Masjid Al Alam sedang berjalan, dan rencananya akan ada dukungan dari Bank Indonesia Sultra untuk fasilitas parkir modern yang juga akan dilaksanakan tahun ini.

Turut hadir dalam acara tersebut, selain Wakil Presiden dan Menteri Keuangan, juga para Menteri terkait, Gubernur dari seluruh Indonesia, serta Ketua Dewan Komisioner OJK, Deputi Senior Bank Indonesia, dan Ketua Umum Kadin.




Pj. Bupati Bombana Raih DILAN Award, Sukses Dorong Akses Keuangan dan Kesejahteraan Masyarakat

Kendari, 4 Oktober 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, meraih penghargaan DILAN Award pada acara Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Mall The Park, Kendari. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas upaya luar biasa Pj. Bupati dalam mendorong peningkatan akses keuangan melalui sektor-sektor unggulan daerah, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Acara yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah, lembaga keuangan, dan stakeholder lainnya, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan inklusi keuangan. Di samping itu, acara ini juga dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi sektor unggulan daerah, salah satunya adalah Bombana, yang terus berkembang pesat di bawah kepemimpinan Edy Suharmanto.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penghargaan tersebut, yang dianggap sebagai hasil kerja keras dan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bombana dan berbagai pihak yang mendukungnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Bombana, tetapi juga sebagai dorongan untuk terus berinovasi dalam meningkatkan layanan keuangan bagi masyarakat, terutama dalam sektor-sektor yang menjadi andalan daerah.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas kerja keras kita bersama dalam meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor unggulan daerah, agar masyarakat dapat menikmati manfaat dari layanan keuangan yang lebih baik,” ungkap Edy Suharmanto dengan penuh semangat.

Edy Suharmanto juga menekankan pentingnya literasi keuangan yang harus terus ditingkatkan di masyarakat, agar setiap lapisan warga bisa memahami dan memanfaatkan layanan keuangan secara optimal. “Saya berharap penghargaan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berperan aktif dalam pengembangan inklusi keuangan, khususnya di daerah kita. Literasi keuangan adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan ini harus menjadi perhatian utama kita semua,” tambahnya.

Pj. Bupati Bombana menjelaskan bahwa penghargaan DILAN Award ini sekaligus menjadi motivasi bagi daerah lain untuk lebih aktif dalam mengembangkan program-program yang mendukung inklusi keuangan. Pengembangan inklusi keuangan yang lebih merata di seluruh Indonesia diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan mempercepat tercapainya kesejahteraan.

“Keberhasilan Bombana dalam meraih DILAN Award adalah bukti nyata bahwa daerah-daerah di luar pusat bisa melakukan terobosan besar dalam hal inklusi keuangan. Kami berharap daerah-daerah lain dapat belajar dan terinspirasi untuk berkomitmen pada program-program inklusi keuangan di wilayah masing-masing,” jelas Edy Suharmanto.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Bombana berencana untuk terus mengembangkan program-program inovatif yang mendukung akses keuangan bagi masyarakat. Salah satunya adalah menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga keuangan, baik nasional maupun lokal, untuk menyediakan solusi pembiayaan yang lebih beragam. Program ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Bombana, khususnya dalam bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang merupakan salah satu sektor unggulan di daerah tersebut.

“Program kemitraan ini akan memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga dapat memanfaatkan layanan keuangan untuk meningkatkan taraf hidup mereka, mengembangkan usaha, dan memperkuat perekonomian daerah,” tambahnya.

Penghargaan DILAN Award juga semakin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai inovasi dalam bidang keuangan. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang teredukasi dan diberdayakan dalam hal literasi keuangan, yang pada gilirannya akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup mereka.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Bombana membuktikan bahwa melalui upaya yang sinergis antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat, inklusi keuangan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Bombana pun semakin menunjukkan langkah positif dalam mengoptimalkan potensi lokal dan memberikan dampak yang signifikan bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Melalui penghargaan ini, Pj. Bupati berharap dapat memotivasi seluruh pihak untuk terus bersinergi, mengembangkan berbagai program keuangan inklusif, dan terus berinovasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan Bombana menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera, dengan akses keuangan yang lebih baik bagi semua warga,” tutup Edy Suharmanto.




Sekda Sultra: TPKAD Percepat Akses Keuangan untuk Masyarakat Produktif

Kendari, sultranet.com – Pj. Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi membuka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2024 di Sulawesi Tenggara. Acara yang bertema “Akses Keuangan Inklusif, Wujudkan Masyarakat Produktif” ini berlangsung di The Park Mall Kendari, dengan dihadiri berbagai tamu penting, antara lain Pj. Bupati Bombana, Pj. Bupati Konawe, perwakilan Pj. Walikota Kendari, perwakilan Bupati Wakatobi, serta kepala OJK dan Bank Indonesia (BI) Sultra. (4/10)

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Bulan Inklusi Keuangan 2024, yang bertujuan untuk mempercepat pemahaman dan penggunaan produk serta layanan jasa keuangan oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) dalam mendorong inklusi keuangan di tingkat daerah untuk menciptakan masyarakat yang produktif.

“Peran aktif TPKAD sangat krusial dalam mengakselerasi akses keuangan di daerah. Kami berharap, TPKAD yang telah terbentuk di Sulawesi Tenggara dapat terus aktif berkolaborasi untuk mencapai target inklusi keuangan sebesar 90%,” ujar Asrun Lio.

Di hadapan peserta, Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua Panitia BIK 2024, Abdul Latif, juga menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak untuk mencapai target tersebut. “Indeks literasi dan inklusi keuangan kita memang telah meningkat, namun target 90% masih menjadi tantangan bersama. Mari jadikan Bulan Inklusi Keuangan ini sebagai momentum untuk bersama-sama mengakselerasi pencapaian ini,” kata Abdul Latif.

Kegiatan puncak peringatan BIK 2024 turut menyaksikan pemberian penghargaan kepada empat pemerintah kabupaten/kota atas kinerja terbaik mereka dalam pelaksanaan TPKAD. Penghargaan diberikan kepada:

  • Konawe, sebagai TPKAD pengembang kawasan inklusi keuangan daerah.
  • Kendari, sebagai TPKAD yang terinovatif dalam pembiayaan mikro berbiaya rendah untuk UMKM.
  • Bombana, sebagai TPKAD pendorong akses keuangan melalui sektor unggulan daerah.
  • Wakatobi, sebagai TPKAD yang terinovatif dalam pembiayaan mikro berbiaya rendah untuk UMKM.

Sekda Asrun Lio juga mengungkapkan bahwa saat ini telah terbentuk 16 TPKAD di Sulawesi Tenggara, dengan satu kabupaten, yaitu Buton Tengah, yang belum memiliki TPKAD. Ia berharap TPKAD yang sudah terbentuk terus bekerja keras untuk mempercepat akses keuangan, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain upacara pembukaan, pameran BIK 2024 di Sultra juga berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Oktober 2024, menampilkan berbagai booth industri jasa keuangan, kampanye literasi dan inklusi keuangan, serta perlindungan konsumen. Berbagai lomba edukatif juga digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dunia keuangan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Sulawesi Tenggara dapat semakin memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera.