KPU Bombana Tetapkan Pasangan Calon Pilkada 2024

Bombana, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi menetapkan pasangan calon peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024. Penetapan ini diumumkan berdasarkan ketentuan Pasal 120 ayat (4) Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang pencalonan Gubernur, Bupati, dan Walikota, serta Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 375/PL.02.3-Pu/7406/2/2024. Senin (22/9/2024)

Tiga pasangan calon telah ditetapkan untuk mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana. Pasangan calon pertama adalah Hasrat Haji Nabi, SH berpasangan dengan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si, yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pasangan kedua adalah Ir. Burhanuddin, M.Si berpasangan dengan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, didukung oleh koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pasangan ketiga adalah Hj. Andi Nirwana S., SP., MM berpasangan dengan Heryanto, SKM, yang diusung oleh koalisi Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar), dan Partai Gerindra.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa pasangan calon yang telah ditetapkan berhak mengikuti pengundian nomor urut yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya. “Penetapan pasangan calon ini merupakan bagian penting dari tahapan Pilkada 2024. Kami berharap semua pihak, termasuk pasangan calon dan tim suksesnya, dapat menjaga suasana yang kondusif dan tertib selama proses pilkada berlangsung,” ujar Hasdin.

KPU Bombana berharap penetapan ini akan menjadi langkah awal dalam memastikan bahwa Pilkada 2024 berjalan dengan lancar, adil, dan transparan. Masyarakat diimbau untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan Pilkada guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Bombana.




Dukung Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Bombana Serahkan Bibit Sayuran dan Benih ke Warga

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan serah terima bibit sayuran, benih, dan sarana pendukung lainnya kepada masyarakat Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kamis (19/09/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung lomba PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Harno, S.KM., M.Kes., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Hasbi, SP., MM., Kepala Bidang Penyuluhan, Hasriani Husain, SP., bersama para pejabat fungsional dan staf Dinas Pertanian Bombana. Kepala Desa Lantowua, Irwan, serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) turut menyaksikan proses penyerahan tersebut.

Sekretaris Dinas Pertanian, Harno, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan bibit sayuran dan benih ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam upaya menganekaragamkan konsumsi pangan, sekaligus mendukung desa dalam lomba PKK tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menciptakan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman pangan.

“Penyerahan bibit tanaman cabai, terong, tomat, serta tanaman toga ini merupakan salah satu kontribusi dari Dinas Pertanian Bombana dalam rangka penurunan angka stunting. Melalui pemberdayaan lahan pekarangan, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman pangan, buah-buahan, sayuran, dan tanaman obat keluarga (toga),” ujar Harno.

Kepala Desa Lantowua, Irwan, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian, yang terus berupaya membantu masyarakat di sektor pertanian. “Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan berupa bibit sayuran, benih, dan sarana pendukung lainnya. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan produksi hortikultura di desa kami,” ucap Irwan.

Lebih lanjut, Irwan berharap bantuan ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola lahan pekarangan mereka. “Kita berharap apa yang diberikan oleh Dinas Pertanian ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam pertanian hortikultura. Bantuan yang kami terima bukan hanya berupa bibit sayuran dan tanaman buah, tetapi juga sarana pendukung lainnya seperti waring untuk pemagaran, selang, dan gembor untuk penyiraman,” tutupnya.

Program penyerahan bibit sayuran ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program nasional ketahanan pangan keluarga. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa dan Dinas Pertanian Bombana, diharapkan masyarakat dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan pangan harian mereka, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah.

Penyerahan bantuan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bombana, khususnya di bidang hortikultura. Dinas Pertanian terus mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal guna menanam berbagai jenis tanaman pangan dan sayuran yang bermanfaat untuk kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Lantowua ini tidak hanya berfokus pada pemberian bibit dan benih, tetapi juga diiringi dengan arahan teknis dari penyuluh pertanian setempat. Para penyuluh memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait cara budidaya tanaman hortikultura yang efektif, mulai dari tahap penanaman hingga perawatan agar hasil panen maksimal.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi isu stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Bombana. Dengan adanya dukungan dari Dinas Pertanian melalui program ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan melalui perbaikan gizi masyarakat yang lebih baik dan beragam.

Dalam jangka panjang, kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga dan desa, sehingga masyarakat tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pangan mereka sendiri, tetapi juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Acara penyerahan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima, yang menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengoptimalkan program pemberdayaan di sektor pertanian. Dengan adanya sinergi ini, Kabupaten Bombana diharapkan dapat terus maju dan berkembang, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi sektor unggulan.




Inspektorat Bombana Dampingi Kegiatan Gelar Pangan Murah Keliling

Bombana, sultranet.com – Untuk mendukung ketersediaan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana mengadakan kegiatan Gelar Pangan Murah Keliling (GAUL) pada 12-13 September 2024.

Acara ini berlangsung di halaman Kantor Camat Poleang Barat, dengan pendampingan penuh dari Inspektorat Kabupaten Bombana. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan, mengingat pentingnya program tersebut bagi stabilitas ekonomi lokal.

Inspektorat Bombana, yang diwakili oleh Inspektur Pembantu Wilayah II, Arniati, S.STP., M.Si., bersama tim auditor dan staf lainnya, turut hadir dalam acara GAUL untuk mendampingi dan mengawasi jalannya distribusi pangan murah.

Hadir pula Kepala Bulog Cabang Bombana, Camat Poleang Barat, Sekretaris Camat, serta tim dari Dinas Ketahanan Pangan yang berkolaborasi demi kelancaran dan ketepatan sasaran program ini.

“Kami dari Inspektorat mendukung penuh program Gelar Pangan Murah Keliling ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang kami lakukan bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai aturan, sehingga masyarakat bisa benar-benar mendapatkan manfaatnya,” ungkap Arniati. (13/9/2024)

Ia menegaskan bahwa pengawasan dari Inspektorat juga bertujuan menjaga transparansi dalam penyelenggaraan program yang bersifat sosial ini.

Rusli, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Bombana, menjelaskan bahwa GAUL adalah bagian dari program daerah untuk mendukung ketersediaan pangan murah di Bombana.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan saat ini.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meringankan beban warga dan meningkatkan akses mereka terhadap pangan berkualitas. Adanya pendampingan Inspektorat juga semakin memperkuat komitmen kami dalam mewujudkan transparansi dan kepatuhan dalam pelaksanaannya,” ujar Rusli.

Program GAUL ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan lainnya dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sesuai dengan arahan pemerintah pusat untuk menekan inflasi di tingkat lokal.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan pedagang setempat yang berpartisipasi dalam menyediakan barang-barang kebutuhan masyarakat di Kecamatan Poleang Barat, sehingga kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.

Selama dua hari pelaksanaan, antusiasme warga Poleang Barat tampak tinggi. Banyak dari mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pangan murah ini. Harga barang yang lebih rendah sangat berarti bagi kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar seorang warga yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Arniati kembali menambahkan bahwa Inspektorat Bombana akan terus mengawal setiap program pemerintah yang melibatkan masyarakat luas, terutama yang menyangkut kesejahteraan ekonomi dan ketersediaan pangan.

“Kehadiran kami di sini juga untuk memastikan program ini berjalan efektif dan mencapai sasaran yang tepat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kesuksesan penyelenggaraan GAUL di Poleang Barat ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana merencanakan kegiatan serupa di wilayah lain. Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen penuh untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal. (adv)




Pj. Bupati dan Sekda Bombana Raih Penghargaan Sultra Awards 2024

Kendari, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dan Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., menerima penghargaan bergengsi Sultra Awards dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Sulawesi Tenggara. Penghargaan ini diserahkan oleh Harian Kendari Pos sebagai apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memajukan daerah.

Acara pemberian penghargaan berlangsung di Hotel Claro Kendari pada Kamis (12/9/2024) dan diserahkan langsung oleh Pj. Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D.

Sultra Awards 2024 melibatkan 50 penerima penghargaan dari berbagai latar belakang, termasuk birokrat, tokoh masyarakat, hingga sektor swasta. Para penerima dinilai memiliki inovasi, visi, dan dedikasi tinggi di bidang masing-masing.

Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menerima penghargaan
Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menerima penghargaan

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Harian Kendari Pos. “Penghargaan ini bukan hanya milik kami, tetapi juga milik seluruh masyarakat Bombana yang telah bersama-sama bekerja keras dalam membangun daerah. Ini adalah bukti nyata dari hasil kerja kita bersama,” ungkap Edy.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, juga menyampaikan apresiasinya, seraya menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi pemicu semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi Bombana, baik dalam pelayanan maupun pengembangan daerah,” katanya.

Sekda Bombana Man Arfa saat menerima penghargaan
Sekda Bombana Man Arfa saat menerima penghargaan

Sultra Awards merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Harian Kendari Pos untuk menghargai individu dan kelompok yang telah menunjukkan kontribusi positif bagi pembangunan Sulawesi Tenggara. Terdapat 24 kategori penghargaan yang diberikan, dengan harapan dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin dan masyarakat lainnya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerahnya.

Penghargaan ini tidak hanya mengakui capaian Pj. Bupati dan Sekda Bombana, tetapi juga menyoroti berbagai inisiatif yang telah mereka lakukan dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Harapan besar diutarakan agar penghargaan ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi kedua pejabat untuk melanjutkan inovasi dan program yang bermanfaat bagi Bombana.

Acara tersebut dihadiri oleh para mitra Kendari Pos serta para tokoh dari berbagai bidang yang juga menerima penghargaan. Pengakuan ini diharapkan dapat mengukuhkan komitmen para penerima untuk terus berkarya bagi kemajuan Sulawesi Tenggara, khususnya di Bombana.




Inspektorat Bombana Hadiri Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola TIK dalam Mendukung SPBE dan Transformasi Digital

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana turut hadir dalam kegiatan Sosialisasi dan Asistensi dengan tema Kebijakan Tata Kelola TIK dalam Mendukung Penyelenggaraan SPBE, Satu Data Indonesia, Transformasi Digital, dan Keterpaduan Layanan Digital di Pemerintah Daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) melalui Direktorat Tata Kelola Aplikasi Informatika pada Kamis, 5 September 2024, bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari.

Kegiatan yang dihadiri secara daring oleh Direktur Tata Kelola Aptika Kementerian Kominfo RI, Aries Kusdaryono, S.Kom., M.Kom., Ph.D, ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga terkait, termasuk Tim Tata Kelola Sistem Elektronik Pemerintahan Kementerian PAN-RB, Tim Satu Data Indonesia dari Bappenas, serta Pusat Riset Sains Data dan Informasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari BSSN, Kepala Dinas Kominfo se-Sulawesi Tenggara, serta sejumlah pejabat terkait dari Inspektorat Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana.

Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen untuk mewujudkan digitalisasi layanan pemerintahan yang terintegrasi di seluruh Indonesia.

Menurutnya, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) merupakan fondasi utama bagi transformasi digital nasional, yang sejalan dengan Nawacita ke-2 untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

“SPBE bukan hanya sekadar penerapan teknologi, tetapi juga soal menciptakan pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” kata Ridwan. (10/9/2024)

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Ridwan menekankan bahwa penyusunan rencana dan anggaran SPBE, serta kebijakan audit TIK, perlu menjadi prioritas.

Ini bertujuan agar manajemen SPBE dapat berjalan dengan baik di semua tingkatan pemerintahan. Selain itu, Ridwan juga menyadari tantangan yang dihadapi daerah, seperti kurangnya kapasitas teknis dan pemahaman mengenai regulasi TIK.

Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi dan asistensi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang tata kelola TIK yang baik dan benar.

“Kami berharap, setelah sosialisasi ini, tantangan tersebut bisa teratasi dan pemerintah daerah semakin siap untuk menghadapi perkembangan teknologi digital,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kemenkominfo RI, Aries Kusdaryono, yang hadir secara virtual, mengungkapkan pentingnya peran Kementerian Kominfo dalam mendukung berbagai sektor pemerintahan untuk memfasilitasi digitalisasi.

“Penerapan SPBE yang terintegrasi di seluruh lini pemerintahan sangat penting untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Kami ingin memastikan bahwa setiap dinas di provinsi, kabupaten, dan kota bisa mengelola data dan informasi dengan cara yang benar dan terorganisir,” ungkap Aries.

Aries juga menekankan bahwa pemetaan infrastruktur digital yang terstruktur dengan baik akan mempermudah integrasi antar sistem dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Desain infrastruktur SPBE yang baik akan memungkinkan pemanfaatan data secara maksimal, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan,” katanya.

Sosialisasi ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk memperkuat infrastruktur digital, termasuk perangkat keras, perangkat lunak, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan SPBE.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan digitalisasi layanan publik akan lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital di Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana.

Ke depan, Inspektorat Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendampingi setiap proses digitalisasi pemerintahan di daerah guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. (adv)




Deklarasi Damai Pilkada 2024, Pj. Bupati Bombana Imbau Jaga Suasana Kondusif dan Demokratis

Bombana, 10 September 2024 – Dalam rangka menciptakan suasana yang kondusif menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Polres Bombana menggelar acara Deklarasi Damai yang resmi dibuka oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Acara yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pihak terkait yang memiliki peran penting dalam kelancaran Pilkada 2024.

Deklarasi Damai ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024. Acara ini juga diharapkan menjadi simbol komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelangsungan demokrasi yang jujur, adil, dan damai.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman dan damai selama proses pemilihan. “Sebagai pemerintah daerah, saya mengajak kita semua, khususnya para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar mereka turut berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ujar Edy Suharmanto.

Pentingnya pendidikan politik dan pemahaman terhadap proses demokrasi juga menjadi sorotan utama dalam sambutan Bupati. Ia mengingatkan bahwa setiap warga negara berhak untuk memilih dan dipilih dengan aman, tanpa adanya gangguan yang merusak jalannya proses demokrasi. “Tugas kita adalah menjaga agar Pilkada Bombana 2024 berjalan dengan penuh integritas, bebas dari potensi kerusuhan, serta bebas dari berita bohong atau hoaks yang dapat memengaruhi opini publik,” imbuh Edy Suharmanto.

Acara Deklarasi Damai ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam suksesnya pelaksanaan Pemilihan, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, jajaran Polres Bombana, perwakilan KPU Bombana, Bawaslu, Ketua DPRD, Kajari Bombana, Kodim 1431 Bombana, serta sejumlah anggota partai politik, tokoh masyarakat, dan stakeholder lainnya.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan selama proses Pemilihan. “Kami akan memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar dan aman. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bisa merusak suasana,” ujar AKBP Roni Syahendra.

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan pentingnya penanggulangan penyebaran hoaks, yang sering kali menjadi isu utama dalam setiap proses pemilihan. “Mari bersama-sama kita lawan penyebaran hoaks, terutama di media sosial yang dapat memecah belah persatuan dan merusak proses demokrasi,” tandasnya.

Deklarasi Damai ini juga diwarnai dengan penandatanganan komitmen bersama yang melibatkan para calon peserta pemilihan, partai politik, dan pihak terkait lainnya. Penandatanganan ini menjadi simbol bahwa seluruh pihak berkomitmen untuk menjalankan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024 dengan penuh integritas, menjaga etika politik, serta menghindari segala bentuk kecurangan yang dapat merusak proses demokrasi.

Selain itu, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto juga mengingatkan akan pentingnya peran media dalam mengawasi proses Pemilihan. “Media harus aktif dalam memberikan informasi yang benar dan objektif kepada masyarakat. Media juga diharapkan dapat membantu mengawasi dan melaporkan setiap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kualitas Pemilihan,” katanya.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menciptakan iklim demokrasi yang sehat, dengan cara menghindari tindakan-tindakan yang dapat merusak proses Pemilihan. “Mari kita semua berkomitmen untuk menjaga Pilkada ini berjalan dengan adil, damai, dan transparan. Jangan biarkan politik praktis merusak kualitas demokrasi yang kita bangun,” tegasnya.

Dengan adanya deklarasi damai ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerjasama dalam memastikan Pilkada 2024 berjalan aman dan berkualitas. “Pilkada yang damai dan berkualitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau pihak keamanan, tetapi juga seluruh masyarakat. Bersama-sama kita bisa menciptakan demokrasi yang lebih baik untuk Kabupaten Bombana,” tutup Pj. Bupati Bombana.

Acara deklarasi damai ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif menuju Pilkada yang aman, tertib, dan bebas dari potensi kerusuhan. Dengan komitmen bersama ini, semua pihak berjanji untuk menjalankan Pemilihan dengan integritas, menghindari segala bentuk penyimpangan, serta memastikan bahwa demokrasi berjalan dengan sebaik-baiknya, demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Bombana.

Sebagai penutup, Pj. Bupati Bombana mengingatkan bahwa pesta demokrasi ini bukan hanya untuk memilih pemimpin, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan antarwarga, membangun semangat kebersamaan, serta memastikan bahwa suara rakyat didengar dengan jujur dan adil. “Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita sukseskan Pilkada 2024 dengan penuh kedamaian dan semangat persatuan,” ujar Edy Suharmanto, mengakhiri sambutannya.

Dengan adanya acara Deklarasi Damai ini, harapannya adalah seluruh masyarakat Bombana dapat menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam pelaksanaan Pilkada 2024. Sebuah langkah menuju demokrasi yang lebih baik di Kabupaten Bombana, dengan menjaga keamanan dan kedamaian sebagai prioritas utama.




Dinas Pertanian Bombana Salurkan 25 Ton Benih Padi untuk Perluasan Areal Tanam

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menggelar penyerahan bantuan benih padi sawah varietas Ciherang kepada kelompok tani di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Benih padi yang diserahkan sebanyak 25.000 kg dengan target penanaman seluas 1.000 hektare. (9/9/2024)

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, didampingi oleh Camat Rarowatu, Zakir, S.Pd., dan Kepala Desa Lakomea, Efendi, SH. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hasbi, SP.MM, Kabid Penyuluhan Hasriani Husain, SP, UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bombana Heriyani, SP, M.Si, serta sejumlah pejabat lainnya dari kelompok jabatan fungsional di bidang pertanian.

Sarif dalam arahannya menyampaikan harapannya agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan para petani untuk memperhatikan jadwal tanam serta kondisi cuaca yang tidak menentu, guna memastikan hasil yang maksimal. “Bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan indeks pertanaman serta mengatasi inflasi daerah melalui peningkatan produksi pangan,” ujarnya.

Selain bantuan benih padi untuk PAT, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana juga mendapatkan alokasi bantuan lainnya dari Kementerian Pertanian melalui dana APBN tugas pembantuan (TP) pusat dan provinsi. Bantuan tersebut mencakup:

  1. Bantuan benih padi sawah PAT pusat seluas 1.000 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bombana.
  2. Bantuan benih padi sawah pusat akibat kekeringan seluas 1.000 hektare.
  3. Bantuan benih padi sawah pusat kegiatan PAT dan pompanisasi seluas 1.065 hektare.
  4. Bantuan benih padi sawah TP provinsi seluas 500 hektare.

Untuk wilayah Kecamatan Rarowatu sendiri, terdapat alokasi bantuan untuk penanaman seluas 416 hektare yang mencakup 27 kelompok tani dengan total 465 orang petani. Benih-benih tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendukung petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah tantangan cuaca ekstrem dan inflasi. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan perekonomian petani di Kabupaten Bombana, khususnya di Kecamatan Rarowatu, akan terus meningkat.




Pemkab Bombana Tingkatkan Kapasitas Satlinmas, Siap Jaga Ketertiban Jelang Pilkada 2024

BOMBANA, sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana kembali mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Gelombang II. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., didampingi Sekretaris Daerah, di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Kamis (5/9/2024).

Pelatihan ini diikuti oleh 311 peserta yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. Para peserta yang terlibat merupakan anggota aktif Satlinmas, yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan, terutama selama masa Pilkada.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa keberadaan Satlinmas menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum. Menurutnya, pelatihan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mempersiapkan Satuan Perlindungan Masyarakat agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik di lapangan.

“Pemerintah menempatkan urusan ketentraman masyarakat, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat sebagai urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh anggota Satlinmas memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar Edy Suharmanto.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto juga menyebutkan bahwa pemerintah Kabupaten Bombana telah menyiapkan beberapa program peningkatan kapasitas Satlinmas. Selain pelatihan ini, salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah pembentukan Sistem Informasi Manajemen Linmas (SIM LINMAS). Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan lingkungan dengan partisipasi masyarakat secara sukarela dan swakarsa.

Satlinmas sendiri memiliki peran penting, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Pemilu maupun Pilkada. Dalam konteks Pilkada 2024 yang akan datang, Satlinmas diharapkan dapat berperan aktif dalam pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga dapat tercipta suasana kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

Adapun materi pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi beberapa aspek utama, seperti indeks potensi kerawanan Pilkada, strategi dan taktik pengamanan TPS, pelibatan pers dalam pengamanan TPS, serta peran penting Satlinmas dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dalam memastikan ketertiban umum selama Pilkada. Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari pihak kepolisian yang memberikan panduan tentang teknik pengamanan dan penanganan situasi darurat di lapangan.

Peserta Peningkatan Kapasitas Satlinmas
Peserta Peningkatan Kapasitas Satlinmas

Pj. Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Satlinmas, SatPol PP, dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada. Dengan demikian, seluruh elemen keamanan dapat bersinergi untuk menciptakan situasi yang kondusif, tidak hanya di hari pemungutan suara, tetapi juga dalam proses kampanye dan pascapemilu.

“Kita berharap pelatihan ini akan memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pengawasan oleh Satlinmas di seluruh Kabupaten Bombana. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka akan lebih siap dalam mengatasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin muncul selama proses Pilkada,” jelas Edy Suharmanto.

Pelatihan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan peserta pelatihan. Mereka menganggap kegiatan ini sangat relevan, mengingat peran Satlinmas yang kian penting dalam menjaga stabilitas daerah di tengah suasana politik yang dinamis.

Salah seorang peserta pelatihan, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam pelatihan ini. Ia menilai bahwa materi yang disampaikan sangat berguna untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilannya sebagai anggota Satlinmas, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan adanya materi tentang strategi pengamanan TPS dan kerawanan Pilkada, kami jadi lebih siap untuk menjaga keamanan di desa kami masing-masing,” ujarnya

Di sisi lain, pemerintah Kabupaten Bombana juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam sistem keamanan lingkungan akan semakin meningkat melalui kegiatan ini. SIM LINMAS yang direncanakan akan diterapkan di seluruh desa dan kelurahan diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

Dengan adanya pelatihan ini, Kabupaten Bombana semakin siap dalam menghadapi Pilkada 2024. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas SDM Satlinmas, tetapi juga mendorong terjalinnya kerja sama yang solid antara berbagai pihak terkait demi menciptakan suasana pemilu yang aman, damai, dan tertib.

Pj. Bupati Bombana berharap, dengan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini, anggota Satlinmas dapat berkontribusi secara maksimal dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing, sehingga proses Pilkada dapat berjalan lancar dan demokratis.




Dinas Pertanian Bombana  Sosialisasi Pengendalian Hama Kakao di Poleang Barat

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan sosialisasi Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang berfokus pada hama penggerek buah kakao (PBK) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Poleang Barat. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Sarif, SH, yang juga memberikan arahan terkait kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Bombana. Turut hadir dalam acara tersebut Camat Poleang Barat, Kepala Bidang Perkebunan, dan Kepala BPP Poleang Barat. (5/9/2024)

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang pengendalian hama, sehingga dampak negatif yang ditimbulkan pada tanaman dapat diminimalisir, dan kualitas buah kakao yang dihasilkan menjadi lebih baik. Abd. Hafid, S.ST, sebagai narasumber, menjelaskan bahwa kegiatan ini meliputi pengenalan awal mengenai hama dan penyakit pada tanaman kakao, cara pengendalian, serta sesi diskusi yang melibatkan peserta.

“Dengan sosialisasi ini, kami berharap para petani di Kabupaten Bombana, terutama di Kecamatan Poleang Barat, dapat lebih memahami cara mengantisipasi serangan hama, khususnya lalat buah dan penggerek buah kakao, yang menjadi ancaman utama bagi hasil pertanian,” ungkap Abd. Hafid. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan sosialisasi sejak dini untuk meminimalisir serangan hama yang dapat merugikan petani.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung dalam pengamatan hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao, dipandu oleh Abd. Hafid dan Duwi Atmanto, SP.

Peserta sosialisasi terdiri dari kelompok tani di Kecamatan Poleang Barat, Poleang Tengah, dan Tontonunu, serta penyuluh pertanian. Dinas Pertanian Kabupaten Bombana berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi kakao di wilayah tersebut dan membantu petani dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Melalui sosialisasi ini, Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung para petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, khususnya kakao, yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Bombana.




KPU Bombana Umumkan Jadwal Resmi Tahapan Pilkada 2024

Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana telah merilis jadwal resmi tahapan pencalonan untuk Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang akan digelar pada tahun 2024. Dengan slogan “Suara Kita Masa Depan Bombana”, KPU mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan ini, yang akan menentukan masa depan daerah.

Jadwal tahapan yang telah ditetapkan mencakup beberapa fase penting yang harus diikuti oleh bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Tahapan dimulai dengan Pendaftaran Bakal Calon yang akan berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Agustus 2024. Dalam periode yang sama, bakal calon juga diwajibkan mengikuti Pemeriksaan Kesehatan yang dijadwalkan mulai 27 Agustus hingga 2 September 2024.

Setelah melewati verifikasi awal, pasangan calon dapat mendaftar secara resmi pada periode Pendaftaran Pasangan Calon yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2024. Selanjutnya, KPU akan melakukan Penelitian Persyaratan Administrasi Calon pada 29 Agustus hingga 4 September 2024, untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diserahkan.

Bakal calon yang memerlukan perbaikan persyaratan administratif diberikan kesempatan hingga 8 September 2024 dalam fase Perbaikan dan Penyerahan Perbaikan serta Pengajuan Pengganti Calon. Hasil dari penelitian administrasi tersebut akan diumumkan pada 13-14 September 2024 dalam fase Pemberitahuan dan Pengumuman Hasil Administrasi Calon.

Partisipasi Masyarakat dan Klarifikasi

KPU Kabupaten Bombana membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan Masukan dan Tanggapan Masyarakat terhadap Keabsahan Persyaratan Calon pada periode 15-18 September 2024. KPU akan menindaklanjuti setiap masukan dengan melakukan Klarifikasi atas Masukan dan Tanggapan Masyarakat dari 15 hingga 21 September 2024.

Tahapan krusial lainnya adalah Penetapan Pasangan Calon yang akan dilakukan pada 22 September 2024. Sehari setelahnya, pasangan calon yang telah ditetapkan akan mengikuti Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon pada 23 September 2024.

Ajakan Partisipasi Aktif

Ketua KPU Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Bombana dalam Pilkada 2024. “Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menyalurkan aspirasi dan menentukan arah pembangunan daerah kita. Mari sukseskan Pilkada ini dengan partisipasi yang penuh tanggung jawab,” ujar Hasdin.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Helpdesk KPU Kabupaten Bombana di nomor 0812-4320-6556 (Rizky) atau 0822-6514-7798 (Farid). Detail lengkap mengenai jadwal dan tahapan Pilkada dapat diakses di situs resmi KPU Kabupaten Bombana di https://kab-bombana-kpu.go.id.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, KPU Kabupaten Bombana siap menyongsong Pilkada 2024 sebagai ajang demokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel, demi masa depan Bombana yang lebih baik. (Adv)