Pemkab Bombana dan BPK-RI Rapat Bahas LKPD 2023

Bombana, Sultranet.com – Rapat penting antara Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Bombana dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) telah dilangsungkan pada Senin (25/3/2024) di Ruang Rapat Bupati Bombana. Rapat tersebut bertujuan untuk membahas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023 dan permintaan dokumen awal sebagai bagian dari proses pemeriksaan terinci.

Dalam rapat yang dihadiri oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Bombana Drs. Man Arfa, M.Si., Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Sultra, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab. Bombana, BPK RI Perwakilan Sultra meminta dokumen awal terkait LKPD Tahun 2023 dari PEMKAB Bombana. Permintaan ini dilakukan sebagai langkah awal dalam proses pemeriksaan mendalam terhadap pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2023.

Dalam tanggapannya, Pj. Bupati Bombana menyatakan kesiapan PEMKAB Bombana untuk bekerja sama penuh dengan BPK RI Perwakilan Sultra dalam menyediakan semua dokumen dan informasi yang diperlukan. Tujuan utama pemeriksaan ini adalah untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan yang berlaku.

Selain itu, Pj. Bupati Bombana juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang sudah disepakati bersama seluruh Kepala OPD. Beliau juga mengingatkan tentang pentingnya menindaklanjuti 19 persen tindak lanjut dari pemeriksaan sebelumnya, yang memerlukan kerjasama semua pihak.

Pemeriksaan terinci atas LKPD Tahun 2023 ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang pengelolaan keuangan daerah oleh PEMKAB Bombana. Hasil pemeriksaan akan menjadi acuan bagi pihak terkait untuk melakukan perbaikan di masa mendatang guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.




Dukung Pengembangan Olahraga Basket, Dinas Pariwisata Bombana Bantu Club Mimosa

Bombana, sultranet.com – Dalam upaya mendukung pengembangan olahraga basket di Kabupaten Bombana, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga memberikan bantuan berupa prasarana kepada Mimosa Basketball Club. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan olahraga serta membangun infrastruktur olahraga yang lebih baik.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., menyatakan kegembiraannya terhadap dukungan ini. Beliau menjelaskan bahwa olahraga, terutama basket, memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan fisik, kerjasama tim, disiplin, dan semangat kompetisi. Anisa menambahkan,

“Kami sangat bersemangat mendukung Mimosa Basketball Club karena kami percaya bahwa olahraga, terutama basket, memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan fisik, kerjasama tim, disiplin, dan semangat kompetisi.” ujarnya. Rabu (20/03/2024)

Pelatih Mimosa Basketball Club, Laode Zulkifli, juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan kualitas latihan dan kompetisi klubnya. Laode menegaskan komitmen klub untuk terus berusaha keras dalam dunia basket lokal.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk meningkatkan kualitas latihan dan kompetisi. Kami berkomitmen untuk terus berusaha keras dalam dunia basket lokal,” paparnya.

Bantuan prasarana berupa bola basket dan fasilitas penunjang lainnya diserahkan langsung oleh Sainal Danu, SE., MM, Kabid Kepemudaan dan Olahraga. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga basket di wilayah Mimosa dan sekitarnya.

Pemerintah daerah Bombana berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga lokal sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan masyarakat dan memupuk semangat kebersamaan di komunitas. Diharapkan, bantuan ini akan menjadi pijakan bagi Mimosa Basketball Club untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan. (adv)




Dorong Reformasi Birokrasi, Dinas Pariwisata Bombana Sosialisasikan Aplikasi E-Kinerja

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan kinerja pegawai, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana menggelar rapat evaluasi sosialisasi penginputan e-kinerja. Rapat ini merupakan langkah konkret dalam mendukung reformasi birokrasi yang tengah dilakukan oleh pemerintah daerah. Kamis (18/3/2024)

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos.,M.Si, menjelaskan pentingnya keseriusan dalam mengimplementasikan e-kinerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Penggunaan e-kinerja akan membantu mempercepat proses evaluasi kinerja pegawai serta memudahkan penyusunan laporan kinerja secara berkala,” ujarnya.

Rapat evaluasi ini membahas berbagai aspek terkait penggunaan E-Kinerja sebagai sistem pengelolaan kinerja pegawai. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam penilaian kinerja pegawai di lingkungan Dispar Bombana.

Dalam kesimpulan rapat, para peserta menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kinerja pegawai melalui penerapan e-kinerja. Diharapkan, langkah ini akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional dan berkualitas, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan pariwisata di Kabupaten Bombana. (adv)




Dinas Lingkungan Hidup bersama Polres Bombana Lakukan Aksi Bersih-bersih Pasca Banjir

Bombana, Sultranet.com | Sebagai bentuk respons cepat terhadap dampak banjir yang baru-baru ini melanda wilayah Talabente, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana bersama anggota Polres Bombana turut serta dalam aksi bersih-bersih sampah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (13/03/2024) sebagai tanggapan atas situasi darurat akibat tingginya intensitas hujan yang menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bombana, Makmur Darwis, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai jumlah sampah yang berserakan di jalanan akibat banjir. Laporan ini menjadi pemicu untuk segera bergerak menuju lokasi dan melaksanakan kegiatan pembersihan sampah guna mengurangi dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan oleh sampah-sampah tersebut.

Personil dari DLH dan Polres Bombana saat bersiap membersihkan sampah akibat banjir
Personil dari DLH dan Polres Bombana saat bersiap membersihkan sampah akibat banjir

Koordinasi yang baik antara Dinas Lingkungan Hidup, anggota Polres Bombana, dan partisipasi aktif warga setempat menjadikan proses pembersihan berlangsung dengan cepat dan efisien. Hal ini mencerminkan responsifnya pemerintah dan aparat keamanan terhadap situasi darurat akibat bencana alam.

Makmur Darwis juga memberikan apresiasi kepada Polres Bombana atas sigapnya dalam menyediakan personel untuk membantu dalam kegiatan pembersihan sampah pasca banjir. Dia menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat, termasuk warga setempat yang ikut berpartisipasi dalam upaya pembersihan tersebut.

“Proses pembrsihan berjalan cepat dan lancar, ini berkat kerja sama dan bantuan Personil Polres Bombana dan masyarakat sekitar,” ujar Makmur Darwis

Personil dari DLH dan Polres Bombana saat membersihkan sampah akibat banjir
Personil dari DLH dan Polres Bombana saat membersihkan sampah akibat banjir

Aksi bersih-bersih ini bukan hanya sekadar tindakan fisik untuk menghilangkan sampah, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi masalah kesehatan yang dapat muncul akibat tumpukan sampah pasca banjir.

“Kondisi lingkungan yang bersih diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya

Dengan adanya aksi bersih-bersih ini, pemerintah setempat menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Responsifnya tindakan ini akan terus dipertahankan dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam untuk mencapai pemulihan yang lebih cepat dan efektif. (adv)




Kolaborasi Antar Daerah, Dinas Pariwisata Bombana Hadiri Kharisma Event Nusantara

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka memperkuat langkahnya dalam memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana menghadiri acara peluncuran Kharisma Event Nusantara yang berlangsung di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk mempromosikan destinasi pariwisata unggulan di seluruh Indonesia dan memperkuat kolaborasi antar daerah. Jumat (8/3/2024)

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Ibu Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, menyambut baik partisipasi Kabupaten Bombana dalam acara ini. “Kolaborasi antar daerah sangat penting untuk mengangkat pariwisata Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Semakin banyak destinasi yang dikenal, semakin banyak peluang untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujarnya.

Acara yang dihelat di Lippo Plaza Kendari pada hari Jum’at 8 Maret 2024 ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana. Delegasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana hadir dengan membawa berbagai potensi pariwisata yang dimiliki oleh daerah tersebut.

Selama acara, peserta dapat melihat presentasi dari masing-masing daerah yang menyoroti keunikan acara-acara khas, festival, dan destinasi pariwisata yang menjadi daya tarik utama. Kabupaten Bombana menonjolkan keindahan alamnya, termasuk pantai berpasir putih, hutan tropis, dan berbagai tempat bersejarah yang dapat menjadi tujuan wisata yang menarik.

Diharapkan, kehadiran Kabupaten Bombana dalam acara peluncuran Kharisma Event Nusantara ini dapat membuka peluang baru bagi pariwisata daerah tersebut dan meningkatkan kerjasama antar wilayah demi kemajuan sektor pariwisata di Indonesia. (Adv)




Jagung Program Satu Hektar Satu OPD di Bombana Dipanen

Bombana, Sultranet.com – Program pertanian “Satu Hektar Satu OPD” yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana mencapai tonggak penting dengan dilaksanakannya panen jagung di kebun Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana. Pada Selasa (27/2/2024).

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, beserta Pj. Ketua Tim Penggerak PKK, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, dan rombongan Pemerintah Kabupaten Bombana, turut serta dalam kegiatan panen yang berlangsung di Baruga Moico, Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah.

Program “Satu Hektar Satu OPD” diarahkan untuk menekan laju inflasi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi pangan lokal. Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen serius dalam menjalankan program ini, dengan harapan agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan lokal serta mengurangi tekanan inflasi di wilayah Bombana.

Panen Jagung di Kebun Setda Bombana

Panen jagung hari ini tidak hanya merupakan implementasi program, tetapi juga menjadi bukti nyata dari kesungguhan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung sektor pertanian. Menurut Pj. Bupati, keberhasilan panen ini mencerminkan potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal di Bombana.

“Keberhasilan panen ini menegaskan potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal di Bombana,” tegasnya.

Program “Satu Hektar Satu OPD” diharapkan akan terus memperluas pengetahuan teknologi pertanian dan meningkatkan produksi pertanian di seluruh Kabupaten Bombana. Melalui upaya ini, diharapkan tercipta dampak positif yang signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bombana.

Dengan demikian, kegiatan panen jagung dalam program “Satu Hektar Satu OPD” tidak hanya memberikan hasil dalam bentuk produksi pangan lokal yang meningkat, tetapi juga menciptakan dorongan bagi pengembangan sektor pertanian secara keseluruhan di Bombana. (Adv)




Dinas Pariwisata Bombana Susun Master Plan Kawasan Wisata Terpadu

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat. Acara ini dihadiri oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dibuka secara langsung oleh Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kantor Bupati Bombana pada hari Senin (26/2/2024).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang terkoordinasi dan terpadu untuk memanfaatkan potensi besar Kabupaten Bombana. “Pengembangan pariwisata sama dan pengembangan sektor lain, selalu memiliki dampak bagi perkembangan masyarakat maupun kawasan sekitarnya,” katanya

Penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Wisata Ranokomea dan sekitarnya menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memberikan arahan yang matang dalam pengembangan pariwisata di daerah tersebut. “Kawasan wisata terpadu Desa Wisata Ranokomea memiliki nilai strategis yang besar sebagai pilihan wisata yang menarik,” jelas Pj. Bupati.

Peserta FGD
Peserta FGD

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menjelaskanm, hasil dari FGD ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bombana.

Selain itu, master plan ini akan menjadi dasar bagi program konservasi kawasan pariwisata, yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kekayaan alam dan budaya di Kecamatan Poleang Barat.

“Pengembangan pariwisata dan penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu merupakan salah satu langkah krusial dalam mengangkat potensi pariwisata Bombana ke tingkat yang lebih tinggi,” jelas Anisa Sri Prihatin. (Adv)




Dinas Pariwisata Bombana Gandeng ITB Gali Potensi Desa Wisata Ranokomea

Bombana, Sultranet.com – Sebuah kolaborasi yang strategis terjadi antara Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana dengan tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka melakukan survei terkait penyusunan masterplan kawasan wisata terpadu Ranokomea di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Sabtu (24/2/2024)

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menyebut , kgiatan ini sebagai langkah penting dalam mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.

Kolaborasi dengan ITB untuk menggali potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Wisata Ranokomea, sebuah kawasan yang kaya akan keindahan alam dan budaya.

“Kami sangat antusias bekerja sama dengan tim peneliti dari ITB untuk mengembangkan masterplan kawasan wisata terpadu di Ranokomea.” ujarnya

Survei ini dilakukan dengan pendekatan lintas disiplin ilmu, melibatkan masyarakat setempat, Kepala Desa, dan pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata alam, budaya, yang dapat diintegrasikan dalam masterplan kawasan wisata terpadu.

Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” tambah Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si.

Ketua Tim Peneliti dari ITB, Yani Adriani, S.T., M.P.Par, menjelaskan bahwa masterplan yang akan disusun akan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat. “Kami tidak hanya ingin menciptakan destinasi wisata yang indah, tetapi juga berkelanjutan dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya.” bebernya

Dengan adanya survei ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan Ranokomea sebagai destinasi wisata unggulan. Masterplan yang akan disusun nantinya diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut. (adv)




Ikuti Sosialisasi SIPD-RI, Kadis DLH Bombana Optimis Tingkatkan Pelayanan Publik

Bombana, Sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan sosialisasi penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) dengan tujuan utama meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Acara ini dihelat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (20/02/2024) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Drs. Alimuddin, serta Kasubag Perencanaan, Astuti Achmad, S.Pt., M.M.

Sosialisasi tersebut bukan semata-mata sebagai kegiatan rutin, melainkan sebuah langkah strategis untuk mempersiapkan para Kepala Perangkat Daerah sebagai Pengguna Anggaran dalam mengimplementasikan Aplikasi SIPD-RI pada Tahun Anggaran 2024.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., menekankan bahwa aplikasi ini menjadi penting sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur, terukur, dan transparan.

Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., dalam arahannya menyatakan pentingnya aplikasi SIPD-RI dalam meningkatkan efisiensi dan memastikan bahwa proses pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si (Kiri) dan Kadis DLH Bombana Drs. Alimuddin.
Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si (Kiri) dan Kadis DLH Bombana Drs. Alimuddin.

Menurutnya, penerapan teknologi informasi dalam administrasi keuangan daerah menjadi salah satu pilar utama dalam membangun tata kelola keuangan yang baik.

“Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Bombana,” ungkap Sekda Bombana.

Drs. Alimuddin, Kadis DLH Bombana, juga turut menyampaikan optimisme atas manfaat sosialisasi ini dalam mempersiapkan semua pihak terlibat untuk mendukung penuh aplikasi SIPD-RI.

“Keberhasilan dalam penerapan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Bombana,” tutur Alimuddin.

Selain materi sosialisasi, acara tersebut juga menyediakan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai implementasi aplikasi SIPD-RI dari narasumber yang kompeten di bidangnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempersiapkan Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menghadapi Tahun Anggaran 2024 dengan sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Harapannya, melalui penerapan teknologi informasi ini, pelayanan publik di Kabupaten Bombana dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (adv)




Pemkab Bombana Sosialisasikan Penggunaan SIPD-RI

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Badan Keuangan Daerah (BKD), menggelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) bagi para Kepala Perangkat Daerah selaku Pengguna Anggaran. Acara tersebut diadakan di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (20/2/2024).

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengimplementasikan Aplikasi SIPD-RI dalam pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Bombana pada Tahun Anggaran 2024. Sosialisasi ini diikuti oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan masing-masing Perangkat Daerah.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, dalam arahannya, menekankan pentingnya implementasi aplikasi SIPD-RI sebagai langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Beliau menyatakan bahwa dengan adanya aplikasi ini, proses pengelolaan keuangan diharapkan dapat menjadi lebih terstruktur, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Suasana Sosialisasi Aplikasi SIPD-RI
Suasana Sosialisasi Aplikasi SIPD-RI

Selain itu, para peserta juga mendapatkan pemahaman detail mengenai fitur-fitur dan prosedur penggunaan aplikasi SIPD-RI melalui pemaparan yang disampaikan oleh Achmad Said Effendy, ST, MM. Hal ini bertujuan agar seluruh pihak terlibat memahami dengan baik tata cara penggunaan aplikasi tersebut.

Acara juga menyediakan sesi tanya jawab bagi peserta, memungkinkan mereka untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan implementasi aplikasi SIPD-RI. Para peserta dapat mengklarifikasi atau meminta penjelasan lebih lanjut kepada narasumber yang ahli di bidang tersebut.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, diharapkan semua pihak terlibat dapat memahami dan mendukung penuh implementasi aplikasi SIPD-RI dalam pengelolaan keuangan daerah pada Tahun Anggaran 2024. Keberhasilan dalam penerapan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Bombana. (adv)