Pemkab Bombana Terima Duplikat Bendera Pusaka Jelang HUT RI ke-79

Bombana, sultranet.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi menerima duplikat Bendera Pusaka. Duplikat ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. Kh.H Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D, kepada Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Balai Samudera Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (7/8/2024). Didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dr. H. Sunandar, M.Kes., dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Bombana, penyerahan ini menandai momen penting menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Selain Bombana, kegiatan ini dihadiri pula oleh para bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Indonesia yang turut menerima duplikat Bendera Pusaka.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyatakan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini menjadi simbol penting bagi masyarakat Bombana dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kehadiran kami di sini adalah bukti nyata komitmen Kabupaten Bombana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat Bombana akan turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-79,” ujar Edy.

Ia juga menambahkan bahwa penerimaan duplikat ini bukan hanya simbolis, tetapi juga sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat akan perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. “Dengan menerima duplikat bendera pusaka ini, kami berkomitmen untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan terus memperkuat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.

Perayaan HUT RI ke-79 di Kabupaten Bombana akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk memperingati sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia. Bendera pusaka yang telah diterima akan menjadi simbol semangat dan inspirasi bagi seluruh masyarakat Bombana dalam menjaga kemerdekaan dan mengisinya dengan berbagai kegiatan positif yang mencerminkan nilai kebersamaan dan kemajuan.

Momen penerimaan duplikat bendera ini terasa istimewa karena terjadi kembali setelah 55 tahun, sejak pertama kali Presiden Soeharto menyerahkan duplikat Bendera Pusaka kepada para gubernur dan kepala daerah di seluruh Indonesia pada 5 Agustus 1969. Peristiwa ini dianggap sebagai tonggak penting yang mengingatkan kembali pada tanggung jawab setiap daerah untuk terus menjaga keutuhan NKRI.

Prof. Drs. Kh.H Yudian Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerimaan duplikat bendera ini tidak hanya sebagai seremonial, tetapi merupakan simbol kebangkitan dan semangat nasionalisme. “Bendera Pusaka ini adalah pengingat agar kita semua terus menjaga semangat juang, persatuan, dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. H. Sunandar, M.Kes., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana, menambahkan bahwa penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini akan menjadi dorongan bagi seluruh masyarakat Bombana untuk berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat persatuan akan semakin kuat dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Pemkab Bombana saat menerima duplikat Bendera Pusaka
Pemkab Bombana saat menerima duplikat Bendera Pusaka

Dengan penerimaan duplikat Bendera Pusaka ini, Kabupaten Bombana siap menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-79. Kegiatan-kegiatan ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah hingga tokoh masyarakat, dengan tujuan untuk memperkuat rasa kebangsaan dan cinta tanah air.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap, perayaan HUT RI kali ini akan menjadi momen yang tidak hanya dirayakan dengan sukacita, tetapi juga diisi dengan refleksi mendalam terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan. Semangat yang terkandung dalam Bendera Pusaka ini akan menjadi pemersatu bagi masyarakat Bombana dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan untuk membangun bangsa yang lebih baik.

Kabupaten Bombana terus berkomitmen dalam memperjuangkan dan menjaga persatuan, serta melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar hidup berbangsa dan bernegara.




Bombana Raih Penghargaan Nasional Atas Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2024

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua penghargaan sekaligus. Bombana berhasil menempati Peringkat 1 sebagai Pemerintah Daerah Terbaik dalam penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Peringkat 3 dalam penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2024. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari, Agung Mulyono, dan diterima oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kantor KPPN Kendari pada Selasa (6/8/2024).

Prestasi ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam pengelolaan dan penyaluran anggaran negara secara efektif dan tepat sasaran. DAK Fisik dan Dana Desa merupakan instrumen penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di daerah. Keberhasilan ini mencerminkan kinerja yang solid dari seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, terutama dalam memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. “Kami mengucapkan terima kasih kepada KPPN Kendari yang telah mendorong percepatan pelaksanaan penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa di Kabupaten Bombana. Terima kasih juga kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pengelolaan dana ini, baik dari jajaran pemerintah daerah hingga masyarakat yang berperan aktif dalam memanfaatkannya.”

Edy menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga menjadi tantangan dan motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah. Ia berharap capaian ini dapat mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan, khususnya di Bombana.

Penghargaan ini juga menjadi refleksi atas komitmen daerah dalam mendukung program nasional. Menurut Agung Mulyono, Kepala KPPN Kendari, keberhasilan Bombana dalam penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa tidak terlepas dari ketepatan waktu dan transparansi dalam penggunaan anggaran. “Bombana berhasil membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang paling responsif dan akuntabel dalam mengelola dana dari pusat. Kami berharap prestasi ini bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

DAK Fisik dan Dana Desa sendiri merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di daerah-daerah, terutama di sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, dan pemberdayaan masyarakat desa. Pemerintah Kabupaten Bombana dinilai berhasil dalam mengoptimalkan penggunaan dana ini, yang tercermin dari kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menerima penghargaan
Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menerima penghargaan

Keberhasilan dalam penyaluran Dana Desa juga mencerminkan dedikasi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memberdayakan desa-desa di wilayahnya. Desa merupakan ujung tombak pembangunan nasional, dan pengelolaan Dana Desa yang baik diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal serta memperkuat ketahanan masyarakat di level paling bawah.

Tidak hanya menjadi ajang penghargaan, acara ini juga menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk berbagi pengalaman sukses dalam pengelolaan anggaran. Edy Suharmanto menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dari keberhasilan tersebut. “Kami selalu berusaha menjalankan setiap proses dengan terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan ketat dan perencanaan yang matang juga menjadi bagian penting dari strategi kami,” jelasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bombana bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan anggaran yang lebih baik lagi. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh elemen pemerintahan di Bombana untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan masyarakat.

Dengan pencapaian ini, Bombana sekali lagi menunjukkan kemampuannya dalam memanfaatkan anggaran secara efektif dan efisien, serta membuktikan diri sebagai daerah yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.




Bombana Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah Kabupaten Bombana Tahap III Tahun 2024. Acara ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dan berlangsung di pelataran Kantor Bupati Bombana pada Senin (5/8/2024). Penyaluran ini dilakukan bekerja sama dengan Perum BULOG Bombana dan PT. Jasa Prima Logistik BULOG Sulawesi Tenggara.

Dalam acara tersebut, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan bahwa bantuan pangan ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, serta upaya untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, kerawanan pangan, dan menjaga stabilitas harga. “Melalui penyaluran ini, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penerima bantuan. Meskipun nilai bantuan tidak terlalu besar, jika dimanfaatkan secara tepat, akan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ungkap Edy Suharmanto.

Pada tahap ketiga penyaluran bantuan pangan ini, sebanyak 12.948 Penerima Bantuan Pangan (PBP) akan menerima 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi bulan Agustus, Oktober, dan Desember 2024. Untuk hari ini, rencana penyaluran beras berjumlah 18,83 ton kepada 1.883 PBP yang berada di Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Rarowatu, dan Rarowatu Utara.

Acara launching ini juga disertai dengan pelepasan mobil angkutan beras secara simbolis. Pj. Bupati Edy Suharmanto berharap agar distribusi bantuan pangan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi penerima. “Dengan launching ini, kami menegaskan komitmen kami untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan mendukung upaya pemulihan ekonomi lokal,” jelasnya.

Bantuan pangan beras ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Program ini juga mencerminkan upaya pemerintah dalam menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama di masa pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Pj. Bupati Bombana saat melaunching penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah
Pj. Bupati Bombana saat melaunching penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat terkait, termasuk Forkopimda Kabupaten Bombana, pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para stakeholder lainnya. Kehadiran mereka menegaskan dukungan terhadap program bantuan pangan yang digulirkan oleh pemerintah.

Sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi kerawanan pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok, penyaluran bantuan pangan cadangan beras ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga serta memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang terdampak.

Dalam rangka mendukung program ini, pemerintah Kabupaten Bombana juga berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan penyaluran bantuan pangan, agar program ini tepat sasaran dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung keberlanjutan program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana.

Dengan demikian, penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bombana, menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.




Pj. Bupati Bombana Luncurkan Program Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL)

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan program Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Badan Pangan Nasional. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kecamatan Lantari Jaya pada Senin (29/7/2024). Peluncuran ini mengusung tema “Sinergi Bersama Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan serta Menjaga Inflasi Tetap Rendah dan Stabil.” Turut hadir Forkopimda Kabupaten Bombana, pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lantari Jaya, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa program GAUL merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, terutama di wilayah yang sulit dijangkau oleh pasar konvensional. “Kami berharap GAUL dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga mereka dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih murah dan stabil,” ujar Edy Suharmanto.

Program GAUL ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan inflasi dan harga pangan yang terus berfluktuasi. Pj. Bupati Bombana menambahkan bahwa meskipun beberapa komoditas pangan, seperti beras, mengalami kenaikan harga, kondisi ini masih relatif stabil berkat masuknya musim tanam periode April hingga September.

Berdasarkan laporan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana, stok beras di wilayah tersebut masih aman, termasuk persediaan di gudang Bulog. Selain itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan nilai positif, menandakan bahwa upaya pengendalian inflasi daerah berjalan dengan baik. Komoditas utama yang mempengaruhi IPH antara lain daging sapi, cabai merah, dan udang basah.

Kegiatan Launching program Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL)
Kegiatan Launching program Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL)

Selain meluncurkan program GAUL, Pj. Bupati Bombana juga menyerahkan bantuan alat pertanian berupa hand traktor dan mesin pompa air kepada kelompok tani setempat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para petani meningkatkan produktivitas mereka dan mendukung ketahanan pangan daerah. “Bantuan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami kepada para petani, agar mereka bisa terus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan,” kata Edy Suharmanto.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati mengimbau agar ibu rumah tangga yang berbelanja di GAUL menggunakan bahan pangan yang dibeli untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk dijual kembali. Ia berharap program ini dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan pangan murah.

Program GAUL ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Kecamatan Lantari Jaya. Banyak warga yang merasa terbantu dengan adanya program ini, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi. “Dengan program seperti ini, kami bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Terima kasih kepada pemerintah yang selalu peduli dengan kami,” ungkap salah satu warga.

Peluncuran GAUL ini menandai komitmen pemerintah Kabupaten Bombana dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam pengendalian inflasi dan kestabilan harga pangan di tingkat lokal. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat, diharapkan program ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Bombana, khususnya di wilayah-wilayah yang lebih terpencil.




Pj. Bupati Bombana Luncurkan Aplikasi SRIKANDI Versi 3 untuk Tingkatkan Kearsipan Digital

Bombana, sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., secara resmi meluncurkan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) versi 3, sekaligus menggelar bimbingan teknis (Bimtek) terkait aplikasi tersebut, pada Senin (29/7/2024) di Aula Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Bombana. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah.

Peluncuran aplikasi SRIKANDI versi 3 ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan tata kelola kearsipan yang berbasis digital, sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Bombana. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa aplikasi ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Saya harap setelah launching ini, aplikasi SRIKANDI segera diimplementasikan oleh seluruh perangkat daerah. Ini akan menjadi lompatan besar dalam pengelolaan kearsipan yang lebih baik di Kabupaten Bombana,” ujar Edy.

Edy Suharmanto juga menyampaikan optimisme bahwa aplikasi SRIKANDI akan meningkatkan hasil pengawasan kearsipan dan evaluasi reformasi birokrasi di Bombana, yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan arsip sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang lebih modern dan efisien.

Suasana Pembukaan Kegiatan Bimtek
Suasana Pembukaan Kegiatan Bimtek

Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Bombana, Alfian, SH., MAP, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bombana adalah satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tenggara yang telah melaksanakan pengawasan kearsipan internal terhadap seluruh OPD. Penerapan aplikasi SRIKANDI diyakini akan mendongkrak nilai evaluasi SPBE dan Pengawasan Kearsipan Internal.

Peluncuran aplikasi SRIKANDI versi 3 ini juga diiringi dengan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang diikuti oleh 199 peserta, yang terdiri dari 137 peserta Bimtek SRIKANDI dan 62 peserta Bimtek Pengelolaan Arsip Dinamis. Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta terkait fitur-fitur terbaru dari aplikasi, cara penggunaannya, serta solusi terhadap kendala teknis yang mungkin timbul.

Selama sesi Bimtek, para peserta diberikan pelatihan praktis mengenai cara pengelolaan dokumen secara digital melalui aplikasi SRIKANDI. Dengan pelatihan ini, diharapkan instansi pemerintah di Bombana dapat mengoptimalkan penggunaan aplikasi dalam kegiatan sehari-hari, yang pada akhirnya akan mendukung pengelolaan arsip yang lebih efisien, profesional, dan sesuai dengan standar nasional.

Di akhir acara, Edy Suharmanto menegaskan bahwa pengelolaan arsip yang baik bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bagian penting dari pelayanan publik yang berkualitas. Dengan penerapan SRIKANDI, pemerintah Kabupaten Bombana diharapkan dapat memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Acara peluncuran dan bimbingan teknis ini mendapatkan apresiasi dari para peserta yang hadir. Mereka menganggap inisiatif ini sebagai langkah maju dalam modernisasi pemerintahan di Bombana. Dengan pengelolaan arsip yang lebih terintegrasi dan efisien, diharapkan akan tercipta pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang.

Penerapan SRIKANDI ini juga merupakan bagian dari upaya Kabupaten Bombana dalam mendukung program digitalisasi nasional, yang tidak hanya meningkatkan kinerja pemerintahan, tetapi juga mendukung terwujudnya reformasi birokrasi yang lebih efektif dan efisien.




Pj. Bupati Bombana Lantik Pejabat Baru: Dorong Efisiensi dan Profesionalisme ASN

Bombana, sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional, dan Kepala Sekolah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana, pada Jumat (26/7/2024). Acara yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Para Kepala OPD, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pelantikan tersebut melibatkan 112 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengalami mutasi, promosi, atau pengukuhan jabatan. Sebanyak 22 ASN kembali ke jabatan sebelumnya, sementara 17 ASN dikukuhkan pada jabatan yang sama. Selain itu, 73 ASN menduduki posisi baru di jajaran pejabat eselon III dan IV, dengan beberapa di antaranya menempati posisi strategis seperti Camat, Sekretaris Dinas, dan Kepala Bagian (Kabag).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi ASN merupakan bagian dari upaya strategis untuk menjaga dinamika organisasi pemerintah daerah. “Proses ini adalah siklus alamiah dalam sebuah ekosistem organisasi. Hal ini penting dalam evaluasi dan peningkatan kinerja, sekaligus regenerasi sumber daya manusia,” ujar Edy.

Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa penataan ini telah melalui berbagai tahapan prosedural yang ketat dan hati-hati, termasuk mendapatkan izin tertulis dari Menteri Dalam Negeri. “Mutasi dan promosi ini sudah sesuai ketentuan. Saya meminta agar pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas pokok dan fungsi yang diamanatkan untuk meningkatkan efisiensi kinerja,” tambahnya.

Foto bersama usai pelaksanaan pelantikan
Foto bersama usai pelaksanaan pelantikan

Edy Suharmanto juga menekankan pentingnya ASN yang dilantik untuk selalu menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan menjaga marwah Pemerintah Kabupaten Bombana. Ia berharap, melalui pelantikan ini, kualitas birokrasi di Bombana dapat semakin baik dan mampu memenuhi harapan masyarakat. “Saya berharap agar pejabat yang dilantik hari ini dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, sehingga Bombana bisa terus berkembang, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan,” tegasnya.

Pelantikan pejabat ini, menurut Pj. Bupati, adalah langkah strategis dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Kabupaten Bombana. Dengan menempatkan ASN yang memiliki kompetensi sesuai dengan jabatan yang diemban, diharapkan setiap sektor pemerintahan dapat beroperasi lebih optimal.

Selain itu, rotasi dan mutasi ini juga bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan regenerasi di tingkat manajerial pemerintahan. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa struktur organisasi pemerintah daerah tetap dinamis dan adaptif terhadap perkembangan dan tantangan yang dihadapi.

Sejumlah pejabat yang baru dilantik menyatakan kesiapan mereka untuk segera beradaptasi dan melaksanakan tugas yang telah diamanatkan. Salah satu pejabat yang dilantik sebagai Camat, mengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan publik di wilayahnya. “Amanah ini adalah tanggung jawab besar, dan saya akan berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan lancar. Setelah prosesi pelantikan, para pejabat yang baru dilantik berfoto bersama dengan Pj. Bupati dan pejabat lainnya sebagai simbol solidaritas dan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Bombana.

Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan Kabupaten Bombana semakin solid dan mampu bergerak cepat dalam mewujudkan program-program strategis yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pj. Bupati juga berharap agar seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja sama dengan baik, saling mendukung dalam membangun Kabupaten Bombana menjadi lebih maju, transparan, dan akuntabel.




Pemkab Bombana Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Bombana, sultranet.com – Pelaksanaan pengukuhan perpanjangan masa jabatan kepala desa di Kabupaten Bombana berlangsung khidmat pada Jumat (26/7/2024). Acara yang dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan Desa Mandiri ini digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah, Forkopimda Kabupaten Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta para camat dan kepala desa.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi mengukuhkan perpanjangan masa jabatan kepala desa, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang perubahan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi delapan tahun. Dalam pengukuhan ini, sebanyak 9 kepala desa yang periode masa jabatannya 2018-2024 diperpanjang menjadi 2018-2026, 3 kepala desa periode 2019-2025 diperpanjang hingga 2019-2027, dan 109 kepala desa dengan masa jabatan 2022-2028 diperpanjang menjadi 2022-2030.

Selain pengukuhan, acara ini juga ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan Desa Mandiri kepada tiga desa yang berhasil menunjukkan kemandirian dalam tata kelola desa. Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada Desa Lora di Kecamatan Mataoleo, Desa Tapuahi di Kecamatan Rumbia Tengah, dan Desa Waemputtang di Kecamatan Poleang Selatan. Ketiga desa ini dianggap telah berhasil meningkatkan kesejahteraan warganya melalui program-program inovatif yang sejalan dengan visi pembangunan desa mandiri.

Pengukuhan Perpanjangan masa jabatan Kepala Desa
Pengukuhan Perpanjangan masa jabatan Kepala Desa

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan kepala desa merupakan bentuk pengakuan dan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan. “Pengukuhan ini adalah tindak lanjut dari Undang-Undang yang memperpanjang masa jabatan kepala desa dari enam menjadi delapan tahun. Hal ini memberi kesempatan bagi kepala desa untuk memperkuat koordinasi, perencanaan, dan pelaksanaan program pembangunan di desa masing-masing,” jelas Edy.

Lebih lanjut, Pj. Bupati mengingatkan agar kepala desa segera melakukan penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) agar selaras dengan RPJPD dan RPJMD Kabupaten Bombana. Penyesuaian ini penting untuk memastikan sinkronisasi antara program pembangunan desa dan kabupaten, sehingga seluruh perencanaan dan penganggaran berjalan harmonis.

“Kepala desa adalah garda terdepan dalam membangun desa. Saya berharap perpanjangan masa jabatan ini menjadi momentum bagi kepala desa untuk lebih aktif dalam penanggulangan inflasi, penurunan angka stunting, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing,” ujar Edy.

Edy juga memberikan perhatian khusus pada tahun politik yang sedang berlangsung. Ia mengingatkan seluruh kepala desa untuk menjaga netralitas dan menghindari konflik kepentingan, baik secara pribadi maupun kelompok. Menurutnya, kepala desa harus menjadi contoh dalam menjaga stabilitas politik di daerah, terutama menjelang pemilu.

“Saat ini kita memasuki tahun politik. Saya minta kepada seluruh kepala desa agar tetap netral dan menjaga etika, terutama dalam penggunaan media sosial. Prinsip netralitas harus ditegakkan untuk menjaga kehormatan demokrasi di Bombana,” tegasnya.

Selain pengukuhan dan penyerahan penghargaan, acara ini juga ditandai dengan penyerahan surat keputusan dan penandatanganan berita acara pengukuhan. Para kepala desa yang dikukuhkan diharapkan dapat segera menyusun rencana kerja yang lebih baik, berfokus pada kebutuhan serta aspirasi masyarakat di desa masing-masing.

Acara tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara Pj. Bupati Bombana, para kepala desa yang dikukuhkan, dan pejabat terkait lainnya. Dengan perpanjangan masa jabatan ini, diharapkan para kepala desa dapat menjalankan amanah dengan lebih baik dan efektif, serta mampu membawa desa mereka menjadi lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Pengukuhan perpanjangan masa jabatan ini, selain sebagai bentuk formalitas, juga diharapkan dapat menjadi pijakan bagi kepala desa untuk meningkatkan pelayanan dan mempercepat pembangunan di desa masing-masing, sejalan dengan target pemerintah untuk menciptakan desa mandiri di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.




Tahapan Pilkada Segera Diluncurkan, KPU Bombana Ramaikan dengan Ragam Kegiatan

Bombana, SultraNET.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menghadirkan gebrakan baru dalam menyongsong Pilkada 2024. Sejumlah persiapan telah dilakukan untuk memastikan peluncuran tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati berjalan meriah dan penuh informasi.

Acara ini bukan hanya sekadar peluncuran, tetapi juga momen penting untuk mengenalkan jingle dan maskot Pilkada Kabupaten Bombana 2024. Rangkaian kegiatan yang dipersiapkan dengan matang akan dimulai pada Sabtu, 29 Juni 2024, di Alun-Alun MTQ Bombana.

Mengawali hari spesial tersebut, pada pukul 07.00 WITA, KPU Bombana akan menggelar Jalan Sehat yang dilengkapi dengan beragam doorprize menarik untuk seluruh peserta. Ini merupakan kesempatan emas bagi warga Bombana untuk turut serta dalam kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyegarkan tubuh.

Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada pukul 18.30 WITA dengan menghadirkan hiburan dari artis ibu kota yang siap menghibur masyarakat di Alun-Alun MTQ Bombana. Tidak hanya itu, KPU Bombana juga telah menyiapkan penataan panggung yang spektakuler, konsumsi yang memadai, serta peluncuran jingle dan maskot Pilkada 2024 yang akan menjadi simbol keceriaan dan semangat demokrasi.

Ketua KPU Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, menegaskan bahwa peluncuran tahapan pilkada ini bukan hanya kegiatan biasa, melainkan upaya strategis untuk mensosialisasikan seluruh tahapan pemilihan kepada masyarakat.

“Tujuan peluncuran tahapan pilkada ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat Bombana bahwa kita sudah memasuki tahapan Pilkada,” ujar Hasdin penuh semangat.

Ini adalah kali pertama peluncuran tahapan pilkada dilaksanakan di Bombana, dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya pada pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Lebih lanjut, Hasdin Nompo, yang juga mantan Ketua Bawaslu Bombana, menjelaskan bahwa poin utama dalam peluncuran ini adalah untuk mengenalkan jingle dan maskot Pilkada, serta menyampaikan tanggal pelaksanaan pilkada mendatang.

“Gelaran peluncuran tahapan pilkada di Kabupaten Bombana ini sesuai dengan peraturan KPU RI Nomor 2 tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal pemilihan gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati, dan walikota-wakil walikota tahun 2024,” pungkas Hasdin.




KPU Bombana Umumkan Pemenang Sayembara Maskot dan Jingle Pilkada 2024

Bombana, SultraNET. – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi mengumumkan para pemenang Sayembara Maskot dan Jingle Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana Tahun 2024. Pengumuman ini dinyatakan melalui Pengumuman Nomor: 224/PP.06.2-Pu/7406/2024.

Proses seleksi dan penetapan pemenang dilakukan oleh dewan juri yang berkompeten, terdiri dari Rudinan, SH; Anton Ferdinan, S.Pd; Munsir Salam, S.Pd, M.Si; Abdi Mahatma, S.KSi; dan Ridwan, S. Sos. Mereka telah memilih para pemenang dari sejumlah peserta yang mengikuti sayembara ini.

Pemenang Sayembara Maskot:

  • Pemenang Utama: Fauzan F. Amin
  • Pemenang Hiburan:
    • Nanang Qasyim
    • Muhammad Nur Djafar Sigaro
    • Ahmad Sadam
    • Nur Asmawati

Pemenang Sayembara Jingle:

  • Pemenang Utama: Yusuf Alison
  • Pemenang Hiburan:
    • Moh. Rachmat Rahim
    • Opik Farma
    • Waode Amelia
    • Ismail Alí

Para pemenang utama akan menerima hadiah uang tunai sebesar Rp15.000.000,00, sementara pemenang hiburan masing-masing mendapat Rp2.000.000,00. Pajak hadiah ditanggung oleh para pemenang. Hadiah-hadiah tersebut akan diserahkan pada acara Peluncuran Tahapan dan Jadwal Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024, yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Juni 2024.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap maskot serta jingle yang terpilih akan menjadi simbol kebanggaan serta pengingat bagi masyarakat Bombana untuk menyukseskan pemilihan tahun ini.

“Kami berharap maskot dan jingle yang terpilih tidak hanya menjadi identitas Pilkada Bombana 2024, tetapi juga bisa menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi ini,” ujar Hasdin Nompo.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai para pemenang dan proses seleksi, masyarakat dapat mengunjungi tautan resmi KPU Bombana:

https://bit.ly/PemenangSayembaraMaskotJinglePilkadaBombana2024.




KPU Bombana Umumkan Hasil Penetapan Seleksi Calon Anggota PPS

Bombana, SultraNET. – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara telah mengumumkan hasil penetapan seleksi calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2024. Pengumuman ini disampaikan melalui laman resmi KPU Bombana.

Calon anggota PPS yang terpilih akan memainkan peran penting dalam memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka akan bertugas di berbagai wilayah di Kabupaten Bombana, mendukung kelancaran dan keakuratan proses pemilu serentak yang akan berlangsung di tahun ini.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, mengucapkan selamat kepada seluruh anggota PPS terpilih. “Kami berharap anggota PPS yang terpilih dapat menjalankan tugasnya dengan integritas dan profesionalisme tinggi,” ujar Hasdin.

Seleksi anggota PPS dilakukan melalui serangkaian tahapan yang ketat, untuk memastikan para anggota terpilih memiliki kemampuan dan komitmen yang dibutuhkan. Dewan juri yang berkompeten melakukan penilaian berdasarkan berbagai kriteria, termasuk pemahaman tentang proses pemilu, kemampuan administrasi, dan integritas pribadi.

Bagi masyarakat yang ingin melihat daftar lengkap anggota PPS terpilih, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui tautan berikut: https://bit.ly/PengumumanHasilSeleksiPPSPilkadaBombana2024.

Dengan diumumkannya hasil seleksi ini, KPU Bombana berharap seluruh anggota PPS dapat segera mempersiapkan diri dan mulai menjalankan tugas-tugas awal terkait pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2024.

“Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan untuk menyukseskan Pilkada serentak yang akan datang,” tutup Hasdin.