Pastikan Pelayanan Masyarakat Meningkat, Bupati Ruksamin Bagikan Sepeda Motor ke Seluruh Kades di Konut

Wanggudu, SultraNET. | Bupati Konawe Utara H. Ruksamin pimpin langsung apel gabungan yang laksankan di lapangan Kantor Bupati dan hadiri oleh Kepala OPD, Kabag dan Staf Lingkup Pemerintah Konawe Utara. Pada kesempatan itu Bupati juga menyerahkan unit sepeda motor kepada Para Kepala Desa (Kades) se Konawe Utara sebagai kendaraan operasional melayani kepentingan masyarakat. Senin (11/09/2023)

Dalam amanatnya Bupati membahas beberapa isu penting terkait kesehatan dan upaya peningkatan kesejahtraan masyarakat Konawe Utara serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang hadir dalam Apel gabungan yang semangat dan dedikasi melayani masyarakat.

“Itulah pentingnnya sinergi dan kolaboritas seluruh elemen pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama,” ujar Ruksamin.

Bupati Konut, H.Ruksamin saat membagikan unit Sepeda Motor kepada Para Kades
Bupati Konut, H.Ruksamin saat membagikan unit Sepeda Motor kepada Para Kades

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan bukti APBD perubahan Pemda Konawe Utara yang sekarang sudah tembus 2 Triliun sehingga ia mewanti wanti agar seluruh OPD betul-betul memaksimalkan kinerjanya.

Bupati Konut, H.Ruksamin saat membagikan unit Sepeda Motor kepada Para Kades
Bupati Konut, H.Ruksamin saat membagikan unit Sepeda Motor kepada Para Kades

Selanjutanya dalam Apel gabungan hari ini ia secara simbolis memberikan bantuan kendaraan oprasional Sepeda motor Kepada Kepala Desa se Kabupaten Konawe Utara yang berjumlah 35 unit.

”Hari ini secara simbolis saya berikan kendaraan oprasional motor kepada para kepala Desa guna menunjang pelayanan kepada masyarakat. Motor ini harus dijaga agar pelayanan kepada masyarakat bisa terus maksimal,” tegasnya

Menutup amanatnya Bupati Konut dua periode itu berpesan agar para ASN dalam melaksanakan tugas terus semangat dan berkerja keras untuk mencapai visi misi pembangunan daerah.

“Untuk urusan kesejahtraan ASN biarlah saya yang pikirkan,” tutup Ruksamin yang di sambut tepuk tangan seluruh ASN yang mengikuti apel Apel gabungan itu. (S)




Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Bombana Pintar dan Bombana Berprestasi Tahap II, 2023

Bombana, SultraNET. | Sehubungan telah dilaksanakannya proses pendaftaran dan verifikasi berkas calon penerima Beasiswa Bombana Pintar tahap II tahun 2023, maka bersama ini disampaikan hasil seleksi berkas sebagai berikut :

1. Jumlah pendaftar sebanyak 532 orang.

2. Jumlah pendaftar yang lulus berkas sebanyak 495 orang.

3. Jumlah pendaftar yang tidak lulus verifikasi berkas sebanyak 37 orang.

Adapun File nama-nama yang lulus berkas dapat dilihat dan didownload pada Link download dibawah ini :

 

PENGUMUMAN SELEKSI BERKAS CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA PINTAR TAHUN 2023 TAHAP II

 

Selain itu adapun hasil proses pendaftaran dan verifikasi berkas calon penerima Beasiswa Bombana Berprestasi tahap II tahun 2023, dapat kami sampaikan hasil seleksi berkas sebagai berikut :

1. Jumlah pendaftar sebanyak 208 orang.

2. Jumlah pendaftar yang lulus berkas sebanyak 193 orang.

3. Jumlah pendaftar yang tidak lulus verifikasi berkas sebanyak 15 orang.

Adapun File nama-nama yang lulus berkas dapat dilihat dan didownload pada Link download dibawah ini :

PENGUMUMAN SELEKSI BERKAS CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA BERPRESTASI TAHUN 2023 TAHAP II

 

 

(ADV)




Upaya Tekan Inflasi, Pemkab Konut Launching “Pak Tani Konasara”

Wanggudu, SultraNET. | Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. menghadiri acara launching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tenggara, sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) dengan terus menguatkan inovasi dan sinergi kebijakan dalam rangka pengendalian inflasi dan respon terhadap tingginya resiko inflasi pangan, Jum’at (11/08/2023).

Dengan mengedepankan sinergi dan inovasi kebijakan yang selaras dengan Peta Jalan Pengendalian Inflasi Daerah, H. Ruksamin sebagai pimpinan tertinggi di Konawe Utara hadir dengan salah satu program unggulan dalam pengendalian inflasi pangan yaitu Program Pengembangan Kebun Pekarangan (P2KP), dan untuk menyesuaikan dengan perkembangan era digital, Pemkab Konut juga hadir dengan Aplikasi Pak Tani KONASARA untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keuntungan pada usaha pertanian.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. (Kanan) saat Melaunching Aplikasi Pak Tani Konasara
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. (Kanan) saat Melaunching Aplikasi Pak Tani Konasara

H. Ruksamin menjelaskan bahwa salah satu keuntungan utama dari Inovasi PakTani Konasara adalah penggunaan data dalam pengambilan keputusan. Dengan adanya sistem pengumpulan dan analisis data, para petani dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya, memperbaiki kualitas tanaman dan meningkatkan produktivitas.

“Dengan melakukan transformasi digitalisasi PakTani Konasara, dapat membuka peluang baru untuk pengembangan bisnis pertanian,” ujar Ruksamin.

Pria nomor 1 di Konut itu menjelaskan bahwa di wilayah yang di pimpinnya beberapa komoditas pangan mengalami tren peningkatan naik signifikan diantaranya komoditas kacang tanah, kedelai, bawang merah, cabai besar serta cabai rawit.

Produktivitas kacang tanah mencapai 10,5 ton/hektar dengan predikat tertinggi ke-2 se Sultra. Produktivitas kedelai 1,6 ton/hektar, bawang merah 7,5 ton/hektar, cabai besar 17,8 ton/hektar, serta cabai rawit 21,2 ton/hektar.

”Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari keterlibatan seluruh pihak utamanya peran Pemerintah Daerah melalui penyuluh pertanian yang berperan dalam pemberian bantuan bibit, melakukan monitoring, evaluasi, dan pendampingan, serta peran Perusahaan Umum Daerah Konasara dalam pemasaran yaitu pembelian langsung hasil panen petani.” beber H. Ruksamin.

Bersama Pemkab Konawe Utara dengan Aplikasi Pak Tani Konasara, hari ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga melaunching Aplikasi SIPENGHARAPAN dan Kabupaten Muna Barat melaunching Aplikasi LAPA-LAPA, yang keseluruhan bertujuan untuk menekan inflasi pangan. (S)




Dapat Kuota 1.544 PPPK, Bupati Ruksamin : Konut Termasuk Terbanyak di Sultra

Wanggudu, SultraNET. | Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebanyak 1.544 kuota PPPK dari Badan Keegawaian Nasional (BKN) berhasil didapatkan Pemerintah Kab. Konawe Utara untuk lebih mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dari 1.544, kuota penerimaan PPPK terbagi menjadi 3, yang terdiri dari 519 Tenaga Guru, 800 Tenaga Kesehatan, dan 225 Tenaga Teknis.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. Selasa (8/8/2023) mengungkapkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan pihaknya untuk mendapatkan kuota penerimaan PPPK Tahun 2023 ini, agar Sumber Daya Manusia yang ada di Konawe Utara dapat terakomodir untuk terlibat langsung dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng.
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng.

Disamping itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Konawe Utara Moch. Nur Sain mengungkapkan bahwa pihaknya selaku Panitia Seleksi PPPK masih menunggu surat dan petunjuk teknis dari BKN Pusat untuk dapat membuka pendaftaran bagi pelamar PPPK Tahun 2023.

Untuk diketahui bahwa kuota PPPK di Kab. Konawe Utara sebanyak 1.544 merupakan salah satu penerima kuota terbesar yang berhasil didapatkan Pemerintah Daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara




Konawe Utara Wakili Wilayah Indonesia Tengah Launching Kampung Moderasi Beragama

Wanggudu, SultraNET. | Untuk menselaraskan kehidupan antar umat beragama di Bumi Oheo, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut) berkolaborasi dengan Kanwil Kemenag provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama yang dilanjutkan dengan Launching Kampung Moderasi Beragama, yang diselenggarakan di Aula Hotel Oheo. Rabu (26/07/2023)

Untuk diketahui bahwa Kabupaten Konawe Utara ditunjuk sebagai Kabupaten perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Indonesia Tengah untuk mengikuti Launching Kampung Moderasi Beragama secara daring bersama 2 Provinsi lainnya yaitu Provinsi Jawa Timur sebagai perwakilan Indonesia Barat dan Provinsi Papua Barat sebagi perwakilan Indonesia Timur, yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama.

Untuk mengikuti program ini, Kabupaten Konawe Utara telah menyiapkan 2 Desa di wilayahnya yaitu Desa Pariama Kecamatan Langgikima dan Dese Wacumelewe Kecamatan Wiwirano.

Suasana Kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama di Konut
Suasana Kegiatan Launching Kampung Moderasi Beragama di Konut

H. Ruksamin selaku pimpinan tertinggi di Konut dalam penyampaiannya mengungkapkan bahwa kampung moderasi beragama merupakan tempat yang sesuai untuk mewujudkan umat beragama sebagai bagian dari kemanusiaan.

”Mengutip perkataan salah satu sahabat Nabi yaitu Sayyidina Ali bin Abi Thalib bahwa yang bukan saudaramu seiman (seagama), adalah saudaramu dalam kemanusiaan. Untuk itu, kampung moderasi beragama ini merupakan tempat untuk menghilangkan sekat-sekat antar manusia, baik itu suku, agama, maupun ras. Keberagaman bukan menjadi penghalang untuk kita bisa hidup rukun dan aman.” ungkap H. Ruksamin.

Bupati Konut 2 Periode itu berharap praktek moderasi dalam beragama dan pemahaman yang benar atas praktek keagamaan dapat menjadi tameng dalam menghalau akses-akses negativ yang mengancam keutuhan NKRI dan menghalau dampak negativ dari globalisasi dan modernisasi yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama yang selama ini telah di bina.

Kakanwil Kemenag Sultra H. M. Saleh sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh Pemda Konawe Utara dalam mensukseskan salah satu program prioritas pemerintah dalam penguatan moderasi beragama.

Pantauan awak media, hadir dalam acara itu Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng., Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Kakanwil Kemenag Sultra H. Muhammad Saleh, S.Ag., M.Pd.I., Forkopimda, Asisten/Staf Ahli, Kepala OPD, para Tokoh Agama, serta para Penyuluh Agama se-Kabupaten Konawe Utara. (S)




Wadah Satukan Gagasan Moderasi Beragama, Bupati Ruksamin Resmikan Gedung FKUB Konut

Wanggudu, SultraNET. | Dalam pembangunan suatu wilayah, tentunya memerlukan gagasan dan kerjasama dari berbagai pihak. Untuk itu pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) bersama Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara meresmikan Gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terletak di Desa Wunduhaka, Kecamatan Andowia. Rabu (26/07/2023)

Bupati Konut Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. dan Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. M. Saleh, S.Ag.,M.Pd.I. terlihat bersama-sama menandatangani plakat peresmian Gedung FKUB, yang didampingi oleh Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Forkopimdanserta para tokoh lintas agama.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. saat meresmikan Gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng. saat meresmikan Gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

Usai penandatanganan, H. Ruksamin menyampaikan bahwa gedung ini di bangun untuk para tokoh lintas agama berkumpul menyatukan gagasan untuk persatuan serta menjaga keseimbangan antara pemeluk agama sebagai warga negara.

”Melalui pembangunan gedung ini, saya mengajak kepada seluruh tokoh lintas agama untuk ikut serta.berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ciptakan ide dan gagasan kreativ untuk bersama-sama mewujudkan Konawe Utara yang Lebih Sejahtera dan Berdaya Saing, mari bersama-sama menjadikan agama sebagai sumber moralitas.” ungkap H. Ruksamin.

Selaku Bupati, H. Ruksamin juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendukung dan menyiapkan segala fasilitas pendukung dalam upaya penguatan moderasi beragama.

Disamping itu, Kepala Kanwil kemenag Sultra H. M. Saleh mengungkapkan bahwa Gedung FKUB yang di bangun di Konawe Utara merupakan satu-satunya gedung yang ada dari seluruh Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tenggara.

”Saya mengapresiasi penuh atas langkah-langkah yang telah diambil oleh Bupati Konut H. Ruksamin untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama. Saya sebagai Kakanwil Kemenag Sultra baru melihat di Konawe Utara yang mana Pemimpin Daerah membangun sekertariat untuk para tokoh lintas agama. Hal ini saya tidak temukan di daerah lain di Sulawesi Tenggara.” jelas H. M. Saleh. (S)




Bupati Ruksamin Tandatangani PKS Pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN-RI

Wanggu, SultraNET. | Sebagai wujud nyata Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mendukung perkembangan digitalisasi guna meningkatkan birokrasi, Pemkab. Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe Utara bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), di Aula Mayjen TNI (Purn.) dr. Roebiono Kertopati BSSN. Selasa (25/07/2023)

Kerja sama guna melegalkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) ini meliputi Penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung penerapan Sertifikat Elektronik pada layanan pemerintah, penerbitan sertifikat elektronik, pemanfaatan sertifikat elektronik dalam sistem elektronik pada masing-masing instansi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan Sertifikat Elektronik.

Perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh 19 (Sembilan Belas) Pemerintah Daerah.

Bupati Konut, H.Ruksamin saat menghadiri kegiatan Penandatanganan PKS dengan BSSN
Bupati Konut, H.Ruksamin saat menghadiri kegiatan Penandatanganan PKS dengan BSSN

Dalam sambutanya, Sekretaris Utama BSSN YB Susilo Wibowo menjelaskan transformasi digital dalam institusi pemerintah merupakan sebuah keharusan. Hal ini merupakan amanat yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana transformasi digital bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan tepercaya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang diberikan oleh Bupati Konawe Utara, mewakili pemerintah daerah yang melakukan PKS hari ini, menyampaikan kesan dan Pesannya menyampaikan bahwa Pada era digitalisasi, penggunaan tanda tangan digital ini sangat membantu karena menghemat waktu karena proses penandatanganan dapat dilakukan dari manapun dan kapanpun tanpa harus melibatkan kertas dan tinta. Proses yang jauh lebih mudah dan praktis ini sangat berguna bagi kami di Pemda dalam memberikan layanan yang terbaik, cepat, akuntabel.

“Saya berharap usai dilaksanakanya PKS ini dapat segera di aplikasikan di kabupaten masing-masing dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) untuk segera di implementasikan kedalam aplikasi-aplikasi yang ada di Pemerintahan Daerah,” tegas H.Ruksamin.

Nampak hadir saat penandatanganan kerja sama itu, Kepala BSrE Jonathan Gerhard Tarigan, Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mitra Perjanjian Kerja Sama, serta Pejabat di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara. (S)




Konawe Utara Sukses Raih Predikat Kota Layak Anak Predikat Pratama

Kendari, SultraNET. | Pada malam penganugerahan Kabupaten dan Kota Layak Anak yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk pertama kalinya Kabupaten Konawe Utara (Konut) berhasil mendapatkan predikat sebagai Kota Layak Anak Predikat Pratama dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Gusti Ayu Bintang Puspayoga. Sabtu (22/7/2023)

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, di dampingi oleh Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Konawe Utara Ikbar, SH, Ketua TP-PKK Kab. Konawe Utara Hj. Nur Ponira Ruksamin, Sekertaris Daerah Drs. H. M. Kasim Pagala, M.Si, dan Kepala Dinas PPPA Konawe Utara Hj. Sarlina Abuhaera bersama-sama mengikuti rangkaian acara malam penganugerahan melalui aplikasi zoom meeting di aula Hotel Plaza Inn, Kendari.

Seusai acara, Bupati Konawe Utara H. Ruksamin menjelaskan predikat yang dicapai oleh Kabupaten Konawe Utara tidak luput dari usaha.dan kerjasama yang dikoordinasikan oleh Dinas PPPA selaku Perangkat Daerah yang menangani masalah anak.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng mengatakan untuk mewujudkan Konawe Utara layak anak, Pemerintah Daerah sudah menyiapkan regulasi berupa Perda tentang Kabupaten Layak Anak yang menjamin terpenuhnya hak-hak atas anak.

“Termasuk fasilitas- fasilitas yang mendukung terpenuhinya hak atas anak, kami sudah siapkan mulai dari sekolah, Puskesmas, Desa, Kecamatan, sampai OPD lingkup Pemda.” ungkap H. Ruksamin.

Bupati Ruksamin saat mengikuti rangkaian acara malam penganugerahan melalui aplikasi zoom meeting
Bupati Ruksamin saat mengikuti rangkaian acara malam penganugerahan melalui aplikasi zoom meeting

Bupati Konut 2 periode itu menambahkan bahwa predikat yang di raih hari ini merupakan langkah awal untuk terus menciptakan inovasi untuk menjadikan Konawe Utara Layak Anak, menciptakan generasi yang berkualitas, anak-anak Konawe Utara tidak hanya akan dijadikan objek pembangunan, tetapi juga akan menjadi subjek pembangunan.

Disamping itu, Hj. Sarlina selaku Kepala Dinas PPPA menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai macam indikator untuk dapat mengikuti penilaian Kab/Kota Layak ini, dimana yang menjadi tim penilai bukan hanya dari Provinsi maupun Pusat, tetapi juga melibatkan tim independent yang berkompeten untuk Kabupaten dapat dianugerahi predikat Kabupaten Layak Anak.

“Alhamdulillah kita bisa meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Pratama. Yang jelas untuk kedepan kita akan berbenah bersama dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menciptakan Daerah Ramah Anak, sehingga tercipta generasi Konawe Utara yang berkualitas, unggul, sejahtera, dan berdaya saing.” ungkap Hj. Sarlina.

Setelah mendapatkan gelar Pratama, Kabupaten Konawe Utara diharapakan bisa mendapatkan gelar madya bahkan utama. Untuk itu Dinas PPPA yang dikepalai oleh Ibu Hj. Sarlina akan terus berkoordinasi, dokumen-dokumen yang diperlukan akan dipenuhi, diperbaiki, dan disempurnakan untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak di Kabupaten Konawe Utara (S)




Wujudkan Konasara Budaya Membaca, Pemkab Konut Gelar Talk Show Literasi

Wanggudu, SultraNET. | Minat baca masyarakat yang kian hari belum dapat menunjukan kenaikan yang signifikan menjadikan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara  menggelar kegiatan Talk Show Literasi, dengan mengusung tema “Kolaborasi dan Bersinergi untuk Penguatan Literasi Masyarakat Melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial”. Jum’at (21/07/2023)

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Konawe Utara ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng, sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Juga terlihat menghadiri kegiatan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Prov. SULTRA, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Prov. SULTRA, Para Staf Ahli, Asisten Setda dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, serta Para Dewan Juri dan Peserta Kegiatan Road Show Literasi 2023.

Perpustakaan yang merupakan salah satu institusi layanan publik, melalui kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan, dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng saat menghadiri Talk Show Literasi
Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng saat menghadiri Talk Show Literasi

Melalui sambutannya, H. Ruksamin menyampaikan bahwa masyarakat mempunyai hak yang sama untuk memperoleh layanan, memanfaatkan, dan mendayagunakan fasilitas perpustakaan baik untuk mereka yang berada di daerah terpencil, terisolir, atau terbelakang sebagai akibat faktor geografis begitu pula masyarakat yang cacat atau kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan sosial berhak memperoleh layanan perpustakaan sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan masing-masing.

”Kami Pemerintah Daerah sangat mendukung upaya yang telah dilakukan oleh Perpustakaan Nasional dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial sejak tahun 2016, dan Kabupaten Konawe Utara telah menjadi mitra, baik itu Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Konawe Utara hingga Perpustakaan Desanya.” ungkap H. Ruksamin.

H. Ruksamin sebagai pimpinan tertinggi di Kab. Konawe Utara menyadari sepenuhnya bahwa Paradigma perpustakaan saat ini telah berubah dari hanya sekedar tempat menyimpan buku atau menjadi gudang buku tetapi telah bertransformasi atau berubah menjadi 70% fungsinya adalah melakukan transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat, 20 % berfungsi sebagai manajemen ilmu pengetahuan, dan 10% adalah manajemen koleksi, sebuah perubahan yang menuntut kesiapan khususnya bagi insan-insan perpustakaan dan pegiat literasi.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga ikut bertransformasi khususnya dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah, yang tidak lagi semata-mata fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi arah pembangunan mengarah pada atau fokus pada kondisi saat ini yaitu penanganan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrem.

H. Ruksamin juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa upaya penciptaan nilai tambah daerah melalui pengembangan industri dari pengelolaan sektor – sektor unggulan daerah diantaranya Pertambangan, Perkebunan, Pariwisata, Pertanian dalam arti luas, harus mendapat prioritas dengan tetap mengedepankan pemerataan dan pertumbuhan yang berkualitas dalam upaya mewujudkan percepatan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara, sesuai dengan visi Kabupaten Konawe Utara Yang Lebih Sejahtera dan Beradaya Saing (KONASARA).

”Dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia, budaya literasi perlu menjadi fondasi yang kokoh untuk mewujudkan masyarakat berkualitas dan sejahtera. Literasi adalah bentuk cognitive skill atau memampukan manusia untuk mengidentifikasi, mengerti, memahami, dan mencipta yang diperoleh dari kegiatan membaca yang kemudian ditransformasikan dalam kegiatan-kegiatan yang produktif yang memberikan manfaat sosial, ekonomi dan kesejahteraan.” tegas H. Ruksamin.

Pengukuran budaya literasi diukur dalam tiga dimensi, yaitu : Persentase penduduk yang membaca selain kitab suci dengan nilai, Persentase Penduduk yang mengakses internet, Persentase penduduk yang mengunjungi perpustakaan/memanfaatkan taman baca. Walaupun secara nasional Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia tahun 2022 sebesar 63,90 tergolong tinggi, tetapi secara regional Sulawesi Tenggara masih berada diluar 10 besar. Hal ini menjadi pemicu bagi Pemerintah Daerah Kab. Konawe Utara untuk berbenah untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan peningkatan minat baca masyarakat (S)




Bupati H.Ruksamin Pimpin langsung Penyusunan Naskah Akademik Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

MANFAATKAN SUMBER DAYA ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, H. RUKSAMIN PIMPIN PENYUSUNAN NASKAH AKADEMIK RAPERDA TENTANG PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH

Kendari, SultraNET. | Kabupaten Konawe Utara (Konut) memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar untuk dikelola dan di optimalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah. Untuk itu, Pemerintah Daerah menggelar Seminar Akhir Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Kabupaten Konawe Utara Tahun 2023, di Aula Hotel Plaza Inn Kendari.  Kamis (20/07/2023)

Pertemun hari ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, sekaligus membuka secara resmi Seminar Akhir Penyusunan Naskah Akademik ini.

Nampak  hadir dalam pertemuan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Kepala Kantor Kementerian Hukum Dan HAM Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator Dan Pengawas Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, Para Camat se-Kabupaten Konawe Utara serta Tokoh Masyarakat.

Kegiatan Penyusunan Naskah Akademik Raperda Pajak dan Retribusi Daerah
Kegiatan Penyusunan Naskah Akademik Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

Bupati Konawe Utara H. Ruksamin menyadari sepenuhnya tentang pentingnya regulasi berupa peraturan daerah untuk mengelola berbagai macam potensi pajak daerah dan retribusi daerah ini, sehingga dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Ruksamin mengungkapkan seminar akhir yang dilaksanakan hari ini sangat diperlukan untuk menghasilkan output peraturan daerah yang kredibel, sesuai dengan perkembangan dan keadaan masyarakat konawe utara itu sendiri.

”Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan keseriusan, dan kesungguhan Bapak dan Ibu dalam mengikuti seminar akhir ini,” tegas H.Ruksamin.

Ia menyebut, usulan, saran dan masukan dari Tokoh Masyarakat, Perangkat Daerah, Para Camat dan peserta sangat diperlukan guna tersusunnya rancangan peraturan daerah ini, sebagai salah satu upaya dan ikhtiar bersama dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yaitu Konawe Utara yang Lebih Sejahtera Dan Berdaya Saing” yang SELARAS (Selalu Ada Untuk Rakyat Sulawesi Tenggara).

“Ini semua dalam rangka mewujudkan Sultra Sebagai Pusat Energi Dunia.” ujar Bupati Konut 2 Periode itu.

Di akhir sambutanya, H. Ruksamin mengharapkan kepada para peserta agar sudah dapat merampungkan dan melengkapi bahan analisisnya. Seminar akhir ini merupakan langkah selanjutnya setelah seminar awal yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, dengan maksud untuk lebih memperdalam dan menyamakan persepsi dalam Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Kabupaten Konawe Utara.

“Sehingga melahirkan kesimpulan atau solusi yang lebih komprehensip,” tandasnya