Jagung Program Satu Hektar Satu OPD di Bombana Dipanen

Bombana, Sultranet.com – Program pertanian “Satu Hektar Satu OPD” yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana mencapai tonggak penting dengan dilaksanakannya panen jagung di kebun Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana. Pada Selasa (27/2/2024).

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, beserta Pj. Ketua Tim Penggerak PKK, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, dan rombongan Pemerintah Kabupaten Bombana, turut serta dalam kegiatan panen yang berlangsung di Baruga Moico, Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah.

Program “Satu Hektar Satu OPD” diarahkan untuk menekan laju inflasi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi pangan lokal. Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen serius dalam menjalankan program ini, dengan harapan agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan lokal serta mengurangi tekanan inflasi di wilayah Bombana.

Panen Jagung di Kebun Setda Bombana

Panen jagung hari ini tidak hanya merupakan implementasi program, tetapi juga menjadi bukti nyata dari kesungguhan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung sektor pertanian. Menurut Pj. Bupati, keberhasilan panen ini mencerminkan potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal di Bombana.

“Keberhasilan panen ini menegaskan potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal di Bombana,” tegasnya.

Program “Satu Hektar Satu OPD” diharapkan akan terus memperluas pengetahuan teknologi pertanian dan meningkatkan produksi pertanian di seluruh Kabupaten Bombana. Melalui upaya ini, diharapkan tercipta dampak positif yang signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bombana.

Dengan demikian, kegiatan panen jagung dalam program “Satu Hektar Satu OPD” tidak hanya memberikan hasil dalam bentuk produksi pangan lokal yang meningkat, tetapi juga menciptakan dorongan bagi pengembangan sektor pertanian secara keseluruhan di Bombana. (Adv)




Dinas Pariwisata Bombana Susun Master Plan Kawasan Wisata Terpadu

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat. Acara ini dihadiri oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dibuka secara langsung oleh Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kantor Bupati Bombana pada hari Senin (26/2/2024).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang terkoordinasi dan terpadu untuk memanfaatkan potensi besar Kabupaten Bombana. “Pengembangan pariwisata sama dan pengembangan sektor lain, selalu memiliki dampak bagi perkembangan masyarakat maupun kawasan sekitarnya,” katanya

Penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Wisata Ranokomea dan sekitarnya menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memberikan arahan yang matang dalam pengembangan pariwisata di daerah tersebut. “Kawasan wisata terpadu Desa Wisata Ranokomea memiliki nilai strategis yang besar sebagai pilihan wisata yang menarik,” jelas Pj. Bupati.

Peserta FGD
Peserta FGD

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menjelaskanm, hasil dari FGD ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bombana.

Selain itu, master plan ini akan menjadi dasar bagi program konservasi kawasan pariwisata, yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kekayaan alam dan budaya di Kecamatan Poleang Barat.

“Pengembangan pariwisata dan penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu merupakan salah satu langkah krusial dalam mengangkat potensi pariwisata Bombana ke tingkat yang lebih tinggi,” jelas Anisa Sri Prihatin. (Adv)




Dinas Pariwisata Bombana Gandeng ITB Gali Potensi Desa Wisata Ranokomea

Bombana, Sultranet.com – Sebuah kolaborasi yang strategis terjadi antara Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana dengan tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka melakukan survei terkait penyusunan masterplan kawasan wisata terpadu Ranokomea di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Sabtu (24/2/2024)

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menyebut , kgiatan ini sebagai langkah penting dalam mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.

Kolaborasi dengan ITB untuk menggali potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Wisata Ranokomea, sebuah kawasan yang kaya akan keindahan alam dan budaya.

“Kami sangat antusias bekerja sama dengan tim peneliti dari ITB untuk mengembangkan masterplan kawasan wisata terpadu di Ranokomea.” ujarnya

Survei ini dilakukan dengan pendekatan lintas disiplin ilmu, melibatkan masyarakat setempat, Kepala Desa, dan pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata alam, budaya, yang dapat diintegrasikan dalam masterplan kawasan wisata terpadu.

Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” tambah Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si.

Ketua Tim Peneliti dari ITB, Yani Adriani, S.T., M.P.Par, menjelaskan bahwa masterplan yang akan disusun akan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat. “Kami tidak hanya ingin menciptakan destinasi wisata yang indah, tetapi juga berkelanjutan dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya.” bebernya

Dengan adanya survei ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan Ranokomea sebagai destinasi wisata unggulan. Masterplan yang akan disusun nantinya diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut. (adv)




Ikuti Sosialisasi SIPD-RI, Kadis DLH Bombana Optimis Tingkatkan Pelayanan Publik

Bombana, Sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan sosialisasi penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) dengan tujuan utama meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Acara ini dihelat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (20/02/2024) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Drs. Alimuddin, serta Kasubag Perencanaan, Astuti Achmad, S.Pt., M.M.

Sosialisasi tersebut bukan semata-mata sebagai kegiatan rutin, melainkan sebuah langkah strategis untuk mempersiapkan para Kepala Perangkat Daerah sebagai Pengguna Anggaran dalam mengimplementasikan Aplikasi SIPD-RI pada Tahun Anggaran 2024.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., menekankan bahwa aplikasi ini menjadi penting sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur, terukur, dan transparan.

Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., dalam arahannya menyatakan pentingnya aplikasi SIPD-RI dalam meningkatkan efisiensi dan memastikan bahwa proses pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si (Kiri) dan Kadis DLH Bombana Drs. Alimuddin.
Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si (Kiri) dan Kadis DLH Bombana Drs. Alimuddin.

Menurutnya, penerapan teknologi informasi dalam administrasi keuangan daerah menjadi salah satu pilar utama dalam membangun tata kelola keuangan yang baik.

“Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Bombana,” ungkap Sekda Bombana.

Drs. Alimuddin, Kadis DLH Bombana, juga turut menyampaikan optimisme atas manfaat sosialisasi ini dalam mempersiapkan semua pihak terlibat untuk mendukung penuh aplikasi SIPD-RI.

“Keberhasilan dalam penerapan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Bombana,” tutur Alimuddin.

Selain materi sosialisasi, acara tersebut juga menyediakan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut mengenai implementasi aplikasi SIPD-RI dari narasumber yang kompeten di bidangnya.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal yang penting dalam mempersiapkan Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menghadapi Tahun Anggaran 2024 dengan sistem pengelolaan keuangan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.

Harapannya, melalui penerapan teknologi informasi ini, pelayanan publik di Kabupaten Bombana dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (adv)




Pemkab Bombana Sosialisasikan Penggunaan SIPD-RI

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Badan Keuangan Daerah (BKD), menggelar Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD-RI) bagi para Kepala Perangkat Daerah selaku Pengguna Anggaran. Acara tersebut diadakan di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (20/2/2024).

Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk mengimplementasikan Aplikasi SIPD-RI dalam pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Bombana pada Tahun Anggaran 2024. Sosialisasi ini diikuti oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan masing-masing Perangkat Daerah.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, dalam arahannya, menekankan pentingnya implementasi aplikasi SIPD-RI sebagai langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Beliau menyatakan bahwa dengan adanya aplikasi ini, proses pengelolaan keuangan diharapkan dapat menjadi lebih terstruktur, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

Suasana Sosialisasi Aplikasi SIPD-RI
Suasana Sosialisasi Aplikasi SIPD-RI

Selain itu, para peserta juga mendapatkan pemahaman detail mengenai fitur-fitur dan prosedur penggunaan aplikasi SIPD-RI melalui pemaparan yang disampaikan oleh Achmad Said Effendy, ST, MM. Hal ini bertujuan agar seluruh pihak terlibat memahami dengan baik tata cara penggunaan aplikasi tersebut.

Acara juga menyediakan sesi tanya jawab bagi peserta, memungkinkan mereka untuk mengajukan pertanyaan terkait dengan implementasi aplikasi SIPD-RI. Para peserta dapat mengklarifikasi atau meminta penjelasan lebih lanjut kepada narasumber yang ahli di bidang tersebut.

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, diharapkan semua pihak terlibat dapat memahami dan mendukung penuh implementasi aplikasi SIPD-RI dalam pengelolaan keuangan daerah pada Tahun Anggaran 2024. Keberhasilan dalam penerapan aplikasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Bombana. (adv)




Dinas Pariwisata Bombana Teken Komitmen Tingkatkan Kinerja

Bombana, Sultranet.com – Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos.,M.Si secara resmi menandatangani perjanjian kinerja untuk tahun 2024. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan pengembangan sektor pariwisata, kepemudaan, dan olahraga di Kabupaten Bombana. Senin (19/2/2024).
Perjanjian kinerja ini menegaskan komitmen Dinas Pariwisata Bombana untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata. “Komitmen kami sangat kuat dalam mencapai hasil yang lebih baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata,” kata  Anisa Sri Prihatin, S.Sos.,M.Si.

Perjanjian tersebut mencakup sejumlah target dan program strategis, salah satunya adalah peningkatan promosi pariwisata dengan melibatkan inovasi pemasaran dan kolaborasi dengan pihak swasta. Langkah-langkah ini diarahkan untuk meningkatkan daya tarik destinasi wisata di Kabupaten Bombana.

Selain itu, perjanjian ini juga menetapkan target untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata, termasuk pemeliharaan dan pengembangan sarana pendukung. “Dengan implementasi perjanjian kinerja ini, kami optimis bahwa pariwisata Kabupaten Bombana dapat berkembang menjadi destinasi unggulan yang menarik perhatian baik dari wisatawan lokal maupun mancanegara,” jelas Anisa Sri Prihatin, S.Sos.,M.Si.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana juga mengumumkan akan terus menggalakkan kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk pelaku usaha di sektor pariwisata, masyarakat lokal, dan pemerintah daerah. Hal ini dianggap penting untuk menciptakan sinergi yang positif guna mencapai visi bersama dalam mewujudkan potensi pariwisata Kabupaten Bombana.

Perjanjian kinerja ini menjadi landasan bagi Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana dalam menjalankan program-programnya sepanjang tahun 2024. Diharapkan, pencapaian target-target yang telah ditetapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana melalui sektor pariwisata. (adv)




Komitmen Bebas KKN, ASN DLH Bombana Tandatangani Pakta Integritas

Bombana, Sultranet.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengambil langkah nyata dalam meneguhkan komitmen untuk bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dengan penandatanganan Pakta Integritas. Acara ini berlangsung di Aula Rapat DLH Kabupaten Bombana pada hari Rabu dan dihadiri oleh para pejabat struktural, fungsional, serta staf yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Drs. Alimuddin. Rabu 7 Februari 2024

Penandatanganan Pakta Integritas ini dianggap sebagai tindakan konkret untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pelayanan publik. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan profesional serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Drs. Alimuddin, dalam arahannya, menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik. “Kami mengajak semua pihak untuk aktif terlibat dalam mengawasi dan melaporkan setiap pelanggaran terhadap prinsip-prinsip yang telah disepakati,” ujar Alimuddin.

Penandatanganan Pakta Integritas ini tidak hanya menjadi simbol komitmen semata, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional. Dengan demikian, DLH Kabupaten Bombana menunjukkan dedikasinya untuk kemajuan bersama.

Ke depannya, diharapkan Pakta Integritas ini akan membawa perubahan positif dan berkelanjutan dalam pelayanan publik di Kabupaten Bombana. Dengan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan menghindari praktik KKN, diharapkan terciptanya lingkungan kerja yang lebih bersih, efisien, dan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk membangun daerah yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh warganya. (adv)




Kadis DLH Bombana: Penguatan Kapasitas Keuangan SKPD Kunci Keberhasilan Pembangunan Daerah

Gowa, Sultranet.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, Drs. Alimuddin turut menghadiri pembukaan pelatihan penguatan kapasitas bendahara pengeluaran dan pejabat pengelola keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Acara prestisius yang diinisiasi oleh Badan Diklat Pemeriksaan Keuangan Negara BPK RI ini diadakan di Kabupaten Gowa mulai tanggal 22 hingga 26 Januari 2024.

Kepada awak media, Drs. Alimuddin menegaskan bahwa penguatan kapasitas keuangan SKPD merupakan kunci utama keberhasilan dalam pembangunan daerah.

“Pelatihan ini memiliki peranan strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelolaan keuangan yang akuntabel,” tegasnya. Senin (22/1/2024)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bombana juga mengajak peserta, khususnya yang mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai platform untuk belajar dan mengembangkan wawasan mereka terkait pengelolaan keuangan yang akuntabel.

“Semoga melalui pelatihan ini, kita dapat mencapai peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah serta mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan,” harap Alimuddin

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai SKPD di Kabupaten Bombana, termasuk Dinas Lingkungan Hidup. Mereka akan diberikan materi yang mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari, serta pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

Selain itu, para peserta akan memperoleh sertifikat sebagai bentuk pengakuan terhadap partisipasi mereka dalam pelatihan ini, yang dapat meningkatkan nilai dalam pengembangan karier di masa depan.

Dengan demikian, pelatihan ini bukan hanya merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas untuk mendukung perbaikan dan pertumbuhan daerah yang lebih baik di masa mendatang. (adv)




Dinas Pariwisata Bombana Rakor Bahas Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya mengoptimalkan potensi pariwisata Kabupaten Bombana, Dinas Pariwisata setempat menggelar rapat koordinasi (Rakor). Rapat ini menjadi forum penting untuk membahas strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Kamis (11/1/2024)

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan Dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara berbagai pihak dalam mengembangkan pariwisata lokal. “Kabupaten Bombana memiliki potensi wisata yang besar dari segi alam, budaya, dan kuliner yang perlu dipromosikan,” ujarnya.

Salah satu fokus utama rapat adalah strategi pemasaran destinasi wisata lokal. Para peserta rapat membahas langkah-langkah untuk meningkatkan promosi pariwisata melalui media sosial, pameran, dan event khusus. Anisa Sri Prihatin menambahkan, “Kami berharap dengan langkah konkret ini, infrastruktur wisata dapat diperbaiki, paket-paket wisata diperkaya, dan layanan kepada pengunjung ditingkatkan.” bebernya

Anisa Sri Prihatin mengungkapkan optimisme atas kerjasama erat antarpihak terkait. “Kami yakin pariwisata Bombana dapat tumbuh lebih pesat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat setempat,” tegasnya. Rencana aksi yang telah disusun dalam rapat akan segera diimplementasikan untuk mencapai visi bersama dalam menggali potensi pariwisata Kabupaten Bombana.

Rapat ini merupakan langkah nyata dalam memajukan industri pariwisata lokal, sejalan dengan visi pemerintah Kabupaten Bombana untuk menjadi tujuan wisata unggulan di Indonesia. (adv)




Kabupaten Bombana segera Miliki Master Plan Pariwisata

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana telah mengalokasikan dana sebesar 700 juta rupiah untuk pembuatan Masterplan dan Desain Engineering Detail (DED) wisata. Langkah ini diambil sebagai persiapan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat, yang menjadi syarat penting bagi pengembangan wisata terpusat.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, menjelaskan pentingnya Masterplan dan DED sebagai dasar yang tak terpisahkan dari pengelolaan wisata yang efektif. “Tanpa dokumen ini, kita tidak bisa mengelola wisata di Bombana dengan baik dan tidak bisa sepenuhnya mengandalkan APBD untuk pembangunan wisata,” ujarnya. Jumat (5/1/2024)

Fokus pengembangan akan difokuskan pada Pulau Kondo dan Danau Ponu-Ponu di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, yang sudah menjadi bagian terintegrasi dari destinasi wisata.

“Kami berharap Masterplan dan DED selesai tahun ini, sehingga pekerjaan pengembangan wisata dapat dimulai pada tahun 2025,” tambah Anisa.

Penyusunan Masterplan dan DED akan melibatkan kerjasama dengan universitas ternama di Indonesia dan Kementerian Ekonomi Kreatif, menunjukkan komitmen serius Bombana dalam mengembangkan potensi wisatanya.

Dengan langkah strategis ini, Bombana berambisi menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang terkelola dengan baik dan berkelanjutan. (adv)