Raker Awal Tahun 2024, ASN DLH Bombana Fokus Tingkatkan Kinerja
Bombana, Sultranet.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana memulai tahun 2024 dengan menggelar Rapat Kerja (Raker) yang bertujuan untuk membahas pelaksanaan tugas-tugas kedinasan untuk tahun ini. Rapat yang digelar di ruang rapat DLH Kabupaten Bombana tersebut dihadiri oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan koordinator lapangan lingkungan DLH. Kamis (4/1/2024)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, Drs. Alimuddin, memimpin rapat tersebut bersama Sekretaris DLH dan para Kepala Bidang (Kabid) dalam upaya memotivasi ASN untuk meningkatkan kinerja dan disiplin dalam menjalankan rutinitas kedinasan.
Drs. Alimuddin menekankan pentingnya disiplin dan peningkatan kualitas kerja, terutama bagi koordinator lapangan dan seluruh ASN lingkup DLH. “Kami tidak bosan mengingatkan ASN untuk meningkatkan disiplin dan kualitas dalam bekerja. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja kita,” ujarnya dengan tegas.
Selain itu, dalam konteks komunikasi dengan masyarakat, Alimuddin mengharapkan agar bidang-bidang di DLH lebih aktif dalam melakukan publikasi melalui media online OPD, seperti website dan sosial media DLH, serta melalui kerja sama dengan media luar sebagai mitra.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Sekretaris DLH, para Kabid, ASN, dan tenaga honorer atas dedikasi dan prestasi yang telah diraih selama tahun 2023, yang menjadi fondasi bagi pencapaian yang lebih baik di tahun 2024,” tutur Alimuddin dengan penuh apresiasi.
Rapat kerja ini diharapkan dapat menjadi momentum awal yang baik bagi DLH Bombana dalam mencapai target-target dan pencapaian yang lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugasnya untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Bombana. (adv)
Festival Ranokomea 2023, Wisata Alam Jadi Andalan
Bombana, SultraNET. – Pelaksanaan Festival Ranokomea 2023 di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menawarkan sejumlah objek wisata andalan yang menarik untuk dikunjungi wisatawan. Sabtu (15/12/2023)
Ada empat objek wisata andalan di Desa ranokomea, keempat objek wisata yang layak dikunjungi sebagai pihan destinasi wisata yaitu Pulau Kondo: Pulau kecil dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Pengunjung dapat menikmati keindahan bawah laut melalui kegiatan snorkeling atau diving.
Pulau Kondo
Karang Empat: Kawasan karang yang menjadi rumah bagi berbagai jenis ikan dan biota laut. Karang ini terdiri dari empat jenis, yaitu karang lunak, karang keras, karang api, dan karang bunga, menciptakan keindahan alam bawah laut yang memukau.
Danau Laponu-Ponu: Danau yang terletak di tengah hutan, menampilkan keanekaragaman flora dan fauna. Pengunjung dapat melihat burung, monyet, dan bahkan buaya di sekitar danau. Sumber air panas di sekitar danau juga dipercaya memiliki khasiat penyembuhan.
Dnau Laponu Ponu
Taman Teknologi Pertanian: Menampilkan inovasi dan teknologi pertanian modern seperti hidroponik, aeroponik, dan vertikultur. Pengunjung dapat belajar dan berinteraksi langsung dengan petani dan praktisi pertanian, memberikan pengalaman edukatif yang berbeda.
Saat membuka Festival Ranokomea sebagai bagian dari rangkaian Kegiatan HUT Bombana ke-20, Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Man Arfa, menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mengembangkan dan mengelola potensi wisata alam Ranokomea.
“Efek positif dari pengembangan destinasi wisata di Bombana akan menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, bahkan investor sekalipun,” ujarnya.
Man Arfa juga mengajak pemerintah desa dan kecamatan untuk bersama-sama membangun destinasi wisata di Ranokomea. “Sekarang ini belum terlalu maju, saya kira ke depan kita berkomitmen secara bersama-sama membangun daerah ini menjadi destinasi wisata yang terkemuka,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, menegaskan bahwa Desa Ranokomea bukan hanya menjadi potensi wisata lokal, namun juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. “Desa Ranokomea masuk dalam daftar 10 besar desa wisata terbaik di Provinsi Sulawesi Tenggara dan 100 besar di tingkat nasional,” ungkap Annisa.
Pembukaan Festival Ranokomea
Dalam upaya mempromosikan dan mengembangkan destinasi wisata ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana menggelar Festival Ranokomea. Festival ini, yang pertama kali diselenggarakan pada tahun ini, mengangkat tema “Harmonis Dalam Keberagaman,” menunjukkan bahwa Ranokomea tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga kaya akan tradisi dan budaya.
Melalui festival ini, pengunjung dapat menikmati kegiatan lomba kuliner, pemilihan Putra Putri Maritim untuk mewakili Kabupaten Bombana di tingkat provinsi, serta penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang Duta Wisata Kabupaten Bombana.
“Meskipun fasilitas belum maksimal pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas agar Ranokomea menjadi destinasi wisata yang dapat memukau hati para pengunjung di masa depan,” tandasnya. (Adv)
Pemkab Bombana Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Jelang Nataru
Bombana, SultraNET. | Dalam menghadapi momen penting seperti Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan. Melalui sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana, dan Perum Bulog Cabang Bombana, telah diluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Jumat (8/12/2022)
Kegiatan yang berlangsung di RTH Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana. Dalam sabutannya ia menyebut GPM menjadi inisiatif nyata Pemerintah Daerah untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, menjaga stabilitas harga, serta mencegah terjadinya inflasi pangan.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si
“Gerakan Pangan Murah adalah salah satu dari banyak upaya Pemerintah Daerah untuk menjaga harga pangan pokok tetap stabil serta menghindari inflasi harga,” ungkap Sukarnaeni, menyoroti esensi dari kegiatan ini.
GPM, yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2023, menjangkau empat lokasi utama di Kabupaten Bombana, yaitu Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Lantari Jaya, dan Rarowatu. Kegiatan ini merupakan awal pelaksanaan GPM di Kecamatan Rumbia Tengah.
Wakil Ketua DPRD Bombana Ardi saat menyerahkan Pangan secara Simbolis
Selain menekankan upaya menjaga stabilitas harga, GPM juga melibatkan petani lokal dan pelaku usaha kecil demi memastikan ketersediaan pangan yang memadai. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat sambil menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang lebih sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Bombana menaruh harapan besar pada Gerakan Pangan Murah ini. Di luar manfaat ekonomi yang dihadirkannya, diharapkan GPM juga akan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Inisiatif ini bukan sekadar acara, melainkan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat saat menyambut perayaan natal dan akhir tahun. (ADV)
Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto Kumpul Semua Kepala OPD
Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dihadiri oleh seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta masing-masing perencanaan OPD. Acara ini berlangsung pada Kamis (30/11/2023) di ruang Rapat Bupati Bombana.
Dalam rapat tersebut, fokus utama dibahas adalah realisasi atau penyerapan anggaran tahun 2023, serta program kerja OPD untuk tahun 2024 yang sejalan dengan arahan Presiden, termasuk penanganan stunting, penurunan angka inflasi, mengurangi kemiskinan ekstrem, kesiapan untuk Pemilu, dan persiapan perayaan HUT Kabupaten Bombana yang akan diselenggarakan pertengahan Desember mendatang.
Suasana Rapat Koordinasi Pj. Bupati Bombana bersama Seluruh Pimpinan OPD
Hasil rapat menunjukkan bahwa penyerapan anggaran tahun 2023 telah mencapai 86 persen, termasuk belanja langsung dan tidak langsung. Pj. Bupati Edy Suharmanto berharap agar pada bulan Desember, penyerapan anggaran dapat mencapai 100 persen sambil menyelesaikan administrasi beberapa kegiatan OPD yang masih berlangsung.
“Diwaktu kurang lebih sebulan kedepan realisasi anggaran harus dimaksimalkan,” tegas Edy Suharmato
Pj. Bupati Bombana menegaskan bahwa dalam pembahasan rapat ini tidak ada perbedaan dengan pembahasan yang dilakukan oleh Pj. Bupati sebelumnya. Terkait perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bombana yang ke-20, tidak ada perubahan jadwal ataupun lokasi kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya.
“Kita komitmen melanjutkan agenda pembangunan yang telah diletakkan sebelumnya,” ujarnya
Kepala Dinas PUPR Bombana, Syahrun saat menyampaikan laporannya
Edy Suharmanto, yang kini menjabat sebagai Pj. Bupati Bombana, adalah seorang yang memiliki latar belakang sebagai Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri-RI. Lahir pada 31 Desember 1966 di Bima, dia merupakan anak dari pasangan H. Jamaluddin dan Hj. Jubaedah serta beragama Islam.
Kehadiran Edy Suharmanto dalam pemerintahan membawa harapan baru bagi Kabupaten Bombana, di mana kepemimpinannya diharapkan akan membawa terobosan serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan daerah tersebut.
Sekda Bombana Man Arfa mendampingi Pj. Bupati Bombana
Dengan latar belakangnya yang telah aktif di bidang penanggulangan bencana dan administrasi wilayah, diharapkan Edy Suharmanto dapat membawa perubahan yang positif dalam tata kelola daerah dan mewujudkan berbagai program untuk kesejahteraan masyarakat. (ADV)
Pengumuman Penetapan Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahap 2 Tahun 2023
Keputusan Bupati Bombana Nomor 1481Tahun 2023,
Tanggal, 10 November 2023,
Tentang Penetapan Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahap 2 tahun 2023.
Download Daftar Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahap 2 tahun 2023.
Wakafkan Diri untuk Bombana, H. Burhanuddin Kedepankan Prinsip Persaudaraan
Bombana, SultraNET. | Penjabat Bupati (PJ) Bombana, H. Burhanuddin, menyampaikan tekadnya untuk mewakafkan diri demi memajukan Kabupaten Bombana menjadi lebih maju dan sejahtera. Pernyataan ini dia sampaikan dalam acara silaturahmi dengan warga Desa Weaputtang, Kecamatan Poleang Selatan. Sabtu, 7 Oktober 2023
Dalam paparannya, Burhanuddin menjelaskan bahwa pendekatan yang diambilnya dalam membangun Bombana adalah dengan mengutamakan prinsip persaudaraan. Ia meyakini bahwa membangun dengan dasar persaudaraan akan memperkuat sistem pemerintahan dan menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat.
“Hati saya terpanggil, bahwa saya harus bersama saudara-saudara saya di Bombana. Saya ingin membangun Bombana dengan prinsip persaudaraan. Sebab, saya yakin ketika kita semua merasa bersaudara, kita semua akan saling sayang-menyayangi, hormat-menghormati, dan tidak akan saling mencedrai,” ungkap Burhanuddin.
Burhanuddin, yang menahkodai Kabupaten Bombana sejak 2022, sering melakukan silaturahmi dengan warganya di berbagai kecamatan, termasuk Rumbia, Poleang, dan Kabaena. Ia juga memperkenalkan program satu desa satu produk untuk memperkuat ekonomi di tingkat desa melalui sektor UMKM.
Selain itu, rumah jabatan Bupati dijalankan oleh Burhanuddin sebagai “rumah rakyat”. Ia mengundang masyarakat untuk berkunjung dan menyampaikan aspirasi di rumah jabatannya. Pendekatan ini bertujuan untuk mendengarkan secara langsung masukan dan ide masyarakat dalam memajukan Bombana.
“Saya di sana (Rujab) itu hanya penjaga rumah dan merawat rumah tempat berkumpulnya masyarakat,” tambah Burhanuddin.
Burhanuddin juga menekankan bahwa pemerintah adalah pelayan rakyat, mulai dari bupati hingga kepala desa. Rakyat dianggap sebagai kedaulatan tertinggi, dan setiap permasalahan masyarakat yang disampaikan akan menjadi perhatian penuh bagi pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Burhanuddin mengajak masyarakat untuk terbuka menyampaikan permasalahan dan keinginan mereka kepada pemerintah. Ia berharap agar rumah jabatannya menjadi simbol keterbukaan dan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Bombana. (Adv)
Buka Turnamen “Kades Timbala Cup 1”, Pj. Bupati Bombana Puji Keberanian Kepala Desa
Bombana, SultraNET. | Penjabat Bupati Bombana, H. Burhanuddin, berkesempatan membuka secara langsung turnamen Kades Timbala Cup 1. di Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di wonua Bombana itu memberikan inspirasi dan sambutan hangat kepada seluruh hadirin. Kamis (5/10/2023)
Dengan semangat persatuan dan kebersamaan. Pj. Bupati H. Burhanuddin mengawali pidatonya dengan ungkapan syukur dan memuji keberhasilan Kepala Desa Timbala yang menggelar kegiatan olahraga Kades Timbala Cup 1 yang menurutnya jarang ada Kepala Desa yang memiliki semangat memajukan olahraga seperti yang ditunjukkan Kepala Desa Timbala.
“Kegiatan seperti ini, tidak hanya membangkitkan semangat tetapi juga memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat setempat,” ujar Burhanuddin.
Dalam konteks pembangunan desa, ia menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap inisiatif Kepala Desa Timbala yang mencetuskan “Kades Cup 1 Timbala” ini yang menjadi bukti keberanian dan kreativitas dalam memajukan desa.
“Ini sesuatu yang luar biasa, ditempat saya ini dikenal sebagai “anomali” atau sesuatu yang dianggap tidak bisa dilakukan namun nyatanya bisa dilakukan,” pujinya
Pj. Bupati mengajak seluruh kepala desa dan masyarakat se-Kecamatan Poleang Barat untuk berpikir inovatif dalam membangun daerah mereka. Menurutnya, keberhasilan Kepala Desa Timbala bukan hanya prestasi desa, tetapi juga menjadi contoh inspiratif bagi seluruh Desa di Bombana.
Foto Bersama usai Pembukaan Open Turnamen Kades Cup Timbala 1
“Pembangunan seharusnya dimulai dari desa, dan setiap desa memiliki potensi luar biasa yang harus diaktifkan,” tegasnya.
Dalam kaitannya dengan turnamen olahraga, Pj. Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang membangkitkan semangat olahraga, tetapi juga membuka peluang untuk menggerakkan perekonomian lokal.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memacu semangat olahraga tetapi juga menciptakan kebangkitan ekonomi sadara-sadara kita,” ujarnya dengan penuh antusiasme.
Beliau juga menyoroti pentingnya persaudaraan dalam membangun daerah. Dengan semangat persatuan dan persaudaraan, Pj. Bupati meyakinkan bahwa Bombana akan menjadi daerah yang utama dan maju.
“Saya berharap agar semangat kebersamaan yang terbangun di Desa Timbala dapat menjadi dorongan untuk pembangunan yang lebih baik di seluruh wilayah Kabupaten Bombana,” harapnya.
Pada akhir pidatonya, Pj. Bupati H. Burhanuddin memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Timbala, aparat desa, dan panitia penyelenggara.
“Saya nyatakan di mulahi dengan resmi Kades Cup 1 Timbala ini,” tandasnya dengan penuh semangat, menandai dibukanya turnamen Kades Timbala Cup 1.
Dengan resmi dibukanya turnamen ini oleh Pj. Bupati Bombana, warga desa dan sekitarnya dapat menyaksikan pertandingan-pertandingan seru dan meriah yang akan terus memperkuat semangat kebersamaan dan prestasi di tingkat desa. (Adv)
Bupati Ruksamin Sambut 150 Mahasiswa Poltekes Kemenkes PKK II di Konut
Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menerima Mahasiswa Prodi D-III Kebidanan Poltekes Kemenkes Kendari dalam rangka pelaksanaan Praktek Klinik Kebidanan (PKK) II, bertempat di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara Senin. (02/10/2023)
Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyampaikan sambutan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Bumi Oheo. Bupati dua periode itu berpesan kepada para Mahasiswa untuk melaksanakan PKK dengan baik dan penuh dedikasi tinggi dan agar terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara siap berkolaborasi dengan adik-adik sekalian,” tegas H.Ruksamin
Ia menyebut data Ibu Hamil yang ada wilayah itu, dari yang usia kandungan 0 bulan sampai yang akan melahirkan besok sudah dimiliki Pemerintah Kabupaten, begitu pula data bayi dan balita semua tersedia sehingga data itu dapat menjadi rujukan bagi Mahasiswa PKK dalam memberikan pelayanan.
“Untuk itu, diakhir pelaksanaan PKK II ini, saya minta laporan dari adik-adik sekalian tentang capaian selama turun langsung ke Masyarakat.” jelasnya
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng,
Selaku Bupati ia juga menyadari sepenuhnya tentang peran penting Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, yang mana peran Bidan tidak akan tergerus oleh perkembangangan zaman. Dalam era digitalisasi seperti saat ini, peran bidan dalam meberikan pelayanan kesehatan tidak akan pernah tergantikan.
Tidak mungkin bayi yang akan lahir bisa di download. Untuk itu, adik-adik yang hari ini memilih untuk menjadi bidan, lakukan tugas mulia anda semua dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, bekali diri anda dengan ilmu agama, karena sesayang apapun orang tua kepada bayinya, adik-adik sekalian lah yang akan menyentuh untuk pertama kali saat bayi tersebut lahir ke dunia.” tandasnya
Sebagai bentuk dukungan kepada para Mahasiswa Kebidanan Poltekes Kemenkes kendari, H. Ruksamin selaku Bupati Konawe Utara juga menyiapkan bantuan konsumsi di Rumah Sakit dan tiap-tiap Puskesmas yang akan menjadi lokasi Praktek Kerja Kebidanan (PKK).
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Poltekes Kemenkes kendari mengaku bahwa pihaknya sudah dua kali menyambangi Konawe Utara sebagai lokasi praktek bagi Mahasiswanya, yang mana kali ini akan turun langsung di Rumah Sakit dan Puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan tujuan dilaksanakannya PKK II di Konawe Utara adalah sebagai sarana dalam menginplementasikan interprofesionalisme education agar menjadi interprofesionalisme collaboration, yang mana mahasiswa di tuntut untuk dapat berkolaborasi dalam penyelesaian masalah kesehatan yang ada di lapangan, seperti kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu dalam masa nifas, bayi, seta balita.
Kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II ia berpesan untuk menjaga dan menghormati adat istiadat dan budaya yang ada di Konawe Utara, serta memegang teguh falsafah lokal dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
“Inae Konasara, Iepinesara, Siapa yang menjunjung tinggi adat istiadat dia akan dihargai dan Inae Liasara Iepenekasara yaitu siapa yang melanggar adat dia akan disiksa atau dihukum,” ujarnya.
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyambut langsung Mahasiswa PKK II di Konut
Taklupa ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Konawe Utara khususnya kepada Bupati H. Ruksamin yang telah memberikan penyambutan terbaik, yang mana pihaknya belum pernah dapatkan saat melaksanakan PKK maupun KKN di Kabupaten lainnya.
Kegiatan dihadiri langsung Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, jajaran Forkopimda, para asisten atau staf ahli, para Kepala OPD, serta Kepala Puskesmas se Konawe Utara dan dari pihak Poltekes Kemenkes Kendari dihadiri oleh Wakil Direktur, Ketua Jurusan, para Dosen Pembimbing serta 150 Mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Konawe Utara. (S)
Cegah Penularan Penyakit Difetri, Pemkab Konut Sosialisasikan Pelaksanaan ORI
Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difetri sekaligus penyerahan bantuan sosial di Balai Desa Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan yang bertujuan untuk Penanggulangan dan Pencegahan penularan penyakit Difteri. Sabtu (30/9/2023)
ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri adalah pemberian imunisasi DPT-HB-HIB untuk anak usia 1-5 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu bulan 1, ke 2 dan 6 bulan kemudian.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, Perwakilan WHO (World Health Organization), Kementrian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Tenggara, Kepala OPD se-Kabupaten Konawe Utara, Camat Lasolo Kepulauan, Lurah se-Kec. Lasolo Kepulauan, serta Tokoh Masyarakat dan seluruh Masyarakat Kec. Lasolo Kepulauan
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya penanggulangan difteri. Imunisasi sebagai upaya pencegahan harus lengkap. penguatan imunisasi rutin di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Utara.
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang mempunyai bayi dan anak-anak untuk melakukan imunisasi secara terjadwal ke Puskesmas terdekat. Sebab, hanya imunisasi DPT tersebut, kasus difteri ini dapat dicegah dan tentunya dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kita berada.
“Saya berharap Konawe Utara harus bebas dari penyakit Difteri,” tegasnya.
Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Effendi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama untuk menekan angka kasus difteri. Dalam Laporan Ketua Panitia diketahui bahwa berdasarkan data terakhir, sebelumnya ada 2 kasus difteri dengan jumlah kontak erat sebanyak 162 orang, 16 orang telah diambil sampel swabnya dengan hasil 1 orang swab tenggorokan positif difentri.
“Sebagai langkah awal telah diberikan antiserum pada 2 kasus tersebut dan pemberian profilaksis pada 353 orang di desa Boenaga untuk mengurangi resiko penularan Difteri. Untuk selanjutnya imunisasi masal ini akan dilaksanakan dalam 3 tahapan,” singkatnya (S)