Bupati Ruksamin Tandatangani PKS Pemanfaatan Sertifikat Elektronik dengan BSSN-RI

Wanggu, SultraNET. | Sebagai wujud nyata Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mendukung perkembangan digitalisasi guna meningkatkan birokrasi, Pemkab. Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Konawe Utara bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) lakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), di Aula Mayjen TNI (Purn.) dr. Roebiono Kertopati BSSN. Selasa (25/07/2023)

Kerja sama guna melegalkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) ini meliputi Penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung penerapan Sertifikat Elektronik pada layanan pemerintah, penerbitan sertifikat elektronik, pemanfaatan sertifikat elektronik dalam sistem elektronik pada masing-masing instansi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam pemanfaatan Sertifikat Elektronik.

Perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh 19 (Sembilan Belas) Pemerintah Daerah.

Bupati Konut, H.Ruksamin saat menghadiri kegiatan Penandatanganan PKS dengan BSSN
Bupati Konut, H.Ruksamin saat menghadiri kegiatan Penandatanganan PKS dengan BSSN

Dalam sambutanya, Sekretaris Utama BSSN YB Susilo Wibowo menjelaskan transformasi digital dalam institusi pemerintah merupakan sebuah keharusan. Hal ini merupakan amanat yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana transformasi digital bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan tepercaya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang diberikan oleh Bupati Konawe Utara, mewakili pemerintah daerah yang melakukan PKS hari ini, menyampaikan kesan dan Pesannya menyampaikan bahwa Pada era digitalisasi, penggunaan tanda tangan digital ini sangat membantu karena menghemat waktu karena proses penandatanganan dapat dilakukan dari manapun dan kapanpun tanpa harus melibatkan kertas dan tinta. Proses yang jauh lebih mudah dan praktis ini sangat berguna bagi kami di Pemda dalam memberikan layanan yang terbaik, cepat, akuntabel.

“Saya berharap usai dilaksanakanya PKS ini dapat segera di aplikasikan di kabupaten masing-masing dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) untuk segera di implementasikan kedalam aplikasi-aplikasi yang ada di Pemerintahan Daerah,” tegas H.Ruksamin.

Nampak hadir saat penandatanganan kerja sama itu, Kepala BSrE Jonathan Gerhard Tarigan, Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mitra Perjanjian Kerja Sama, serta Pejabat di lingkungan Badan Siber dan Sandi Negara. (S)




Konawe Utara Sukses Raih Predikat Kota Layak Anak Predikat Pratama

Kendari, SultraNET. | Pada malam penganugerahan Kabupaten dan Kota Layak Anak yang diselenggarakan oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, untuk pertama kalinya Kabupaten Konawe Utara (Konut) berhasil mendapatkan predikat sebagai Kota Layak Anak Predikat Pratama dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Gusti Ayu Bintang Puspayoga. Sabtu (22/7/2023)

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, di dampingi oleh Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Konawe Utara Ikbar, SH, Ketua TP-PKK Kab. Konawe Utara Hj. Nur Ponira Ruksamin, Sekertaris Daerah Drs. H. M. Kasim Pagala, M.Si, dan Kepala Dinas PPPA Konawe Utara Hj. Sarlina Abuhaera bersama-sama mengikuti rangkaian acara malam penganugerahan melalui aplikasi zoom meeting di aula Hotel Plaza Inn, Kendari.

Seusai acara, Bupati Konawe Utara H. Ruksamin menjelaskan predikat yang dicapai oleh Kabupaten Konawe Utara tidak luput dari usaha.dan kerjasama yang dikoordinasikan oleh Dinas PPPA selaku Perangkat Daerah yang menangani masalah anak.

Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng mengatakan untuk mewujudkan Konawe Utara layak anak, Pemerintah Daerah sudah menyiapkan regulasi berupa Perda tentang Kabupaten Layak Anak yang menjamin terpenuhnya hak-hak atas anak.

“Termasuk fasilitas- fasilitas yang mendukung terpenuhinya hak atas anak, kami sudah siapkan mulai dari sekolah, Puskesmas, Desa, Kecamatan, sampai OPD lingkup Pemda.” ungkap H. Ruksamin.

Bupati Ruksamin saat mengikuti rangkaian acara malam penganugerahan melalui aplikasi zoom meeting
Bupati Ruksamin saat mengikuti rangkaian acara malam penganugerahan melalui aplikasi zoom meeting

Bupati Konut 2 periode itu menambahkan bahwa predikat yang di raih hari ini merupakan langkah awal untuk terus menciptakan inovasi untuk menjadikan Konawe Utara Layak Anak, menciptakan generasi yang berkualitas, anak-anak Konawe Utara tidak hanya akan dijadikan objek pembangunan, tetapi juga akan menjadi subjek pembangunan.

Disamping itu, Hj. Sarlina selaku Kepala Dinas PPPA menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai macam indikator untuk dapat mengikuti penilaian Kab/Kota Layak ini, dimana yang menjadi tim penilai bukan hanya dari Provinsi maupun Pusat, tetapi juga melibatkan tim independent yang berkompeten untuk Kabupaten dapat dianugerahi predikat Kabupaten Layak Anak.

“Alhamdulillah kita bisa meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Pratama. Yang jelas untuk kedepan kita akan berbenah bersama dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menciptakan Daerah Ramah Anak, sehingga tercipta generasi Konawe Utara yang berkualitas, unggul, sejahtera, dan berdaya saing.” ungkap Hj. Sarlina.

Setelah mendapatkan gelar Pratama, Kabupaten Konawe Utara diharapakan bisa mendapatkan gelar madya bahkan utama. Untuk itu Dinas PPPA yang dikepalai oleh Ibu Hj. Sarlina akan terus berkoordinasi, dokumen-dokumen yang diperlukan akan dipenuhi, diperbaiki, dan disempurnakan untuk memberikan perlindungan terhadap hak-hak anak di Kabupaten Konawe Utara (S)




Wujudkan Konasara Budaya Membaca, Pemkab Konut Gelar Talk Show Literasi

Wanggudu, SultraNET. | Minat baca masyarakat yang kian hari belum dapat menunjukan kenaikan yang signifikan menjadikan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara  menggelar kegiatan Talk Show Literasi, dengan mengusung tema “Kolaborasi dan Bersinergi untuk Penguatan Literasi Masyarakat Melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial”. Jum’at (21/07/2023)

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Konawe Utara ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng, sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Juga terlihat menghadiri kegiatan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Ketua DPRD Prov. SULTRA, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Prov. SULTRA, Para Staf Ahli, Asisten Setda dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, serta Para Dewan Juri dan Peserta Kegiatan Road Show Literasi 2023.

Perpustakaan yang merupakan salah satu institusi layanan publik, melalui kegiatan ini bertujuan untuk memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran membaca, serta memperluas wawasan, dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng saat menghadiri Talk Show Literasi
Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN.Eng saat menghadiri Talk Show Literasi

Melalui sambutannya, H. Ruksamin menyampaikan bahwa masyarakat mempunyai hak yang sama untuk memperoleh layanan, memanfaatkan, dan mendayagunakan fasilitas perpustakaan baik untuk mereka yang berada di daerah terpencil, terisolir, atau terbelakang sebagai akibat faktor geografis begitu pula masyarakat yang cacat atau kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan sosial berhak memperoleh layanan perpustakaan sesuai dengan kemampuan dan keterbatasan masing-masing.

”Kami Pemerintah Daerah sangat mendukung upaya yang telah dilakukan oleh Perpustakaan Nasional dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial sejak tahun 2016, dan Kabupaten Konawe Utara telah menjadi mitra, baik itu Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Konawe Utara hingga Perpustakaan Desanya.” ungkap H. Ruksamin.

H. Ruksamin sebagai pimpinan tertinggi di Kab. Konawe Utara menyadari sepenuhnya bahwa Paradigma perpustakaan saat ini telah berubah dari hanya sekedar tempat menyimpan buku atau menjadi gudang buku tetapi telah bertransformasi atau berubah menjadi 70% fungsinya adalah melakukan transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat, 20 % berfungsi sebagai manajemen ilmu pengetahuan, dan 10% adalah manajemen koleksi, sebuah perubahan yang menuntut kesiapan khususnya bagi insan-insan perpustakaan dan pegiat literasi.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga ikut bertransformasi khususnya dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah, yang tidak lagi semata-mata fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, tetapi arah pembangunan mengarah pada atau fokus pada kondisi saat ini yaitu penanganan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrem.

H. Ruksamin juga menyampaikan dalam sambutannya bahwa upaya penciptaan nilai tambah daerah melalui pengembangan industri dari pengelolaan sektor – sektor unggulan daerah diantaranya Pertambangan, Perkebunan, Pariwisata, Pertanian dalam arti luas, harus mendapat prioritas dengan tetap mengedepankan pemerataan dan pertumbuhan yang berkualitas dalam upaya mewujudkan percepatan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara, sesuai dengan visi Kabupaten Konawe Utara Yang Lebih Sejahtera dan Beradaya Saing (KONASARA).

”Dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia, budaya literasi perlu menjadi fondasi yang kokoh untuk mewujudkan masyarakat berkualitas dan sejahtera. Literasi adalah bentuk cognitive skill atau memampukan manusia untuk mengidentifikasi, mengerti, memahami, dan mencipta yang diperoleh dari kegiatan membaca yang kemudian ditransformasikan dalam kegiatan-kegiatan yang produktif yang memberikan manfaat sosial, ekonomi dan kesejahteraan.” tegas H. Ruksamin.

Pengukuran budaya literasi diukur dalam tiga dimensi, yaitu : Persentase penduduk yang membaca selain kitab suci dengan nilai, Persentase Penduduk yang mengakses internet, Persentase penduduk yang mengunjungi perpustakaan/memanfaatkan taman baca. Walaupun secara nasional Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia tahun 2022 sebesar 63,90 tergolong tinggi, tetapi secara regional Sulawesi Tenggara masih berada diluar 10 besar. Hal ini menjadi pemicu bagi Pemerintah Daerah Kab. Konawe Utara untuk berbenah untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dengan peningkatan minat baca masyarakat (S)




Bupati H.Ruksamin Pimpin langsung Penyusunan Naskah Akademik Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

MANFAATKAN SUMBER DAYA ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, H. RUKSAMIN PIMPIN PENYUSUNAN NASKAH AKADEMIK RAPERDA TENTANG PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH

Kendari, SultraNET. | Kabupaten Konawe Utara (Konut) memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar untuk dikelola dan di optimalkan sebagai sumber pendapatan asli daerah. Untuk itu, Pemerintah Daerah menggelar Seminar Akhir Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Kabupaten Konawe Utara Tahun 2023, di Aula Hotel Plaza Inn Kendari.  Kamis (20/07/2023)

Pertemun hari ini dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, sekaligus membuka secara resmi Seminar Akhir Penyusunan Naskah Akademik ini.

Nampak  hadir dalam pertemuan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, Kepala Kantor Kementerian Hukum Dan HAM Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator Dan Pengawas Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, Para Camat se-Kabupaten Konawe Utara serta Tokoh Masyarakat.

Kegiatan Penyusunan Naskah Akademik Raperda Pajak dan Retribusi Daerah
Kegiatan Penyusunan Naskah Akademik Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

Bupati Konawe Utara H. Ruksamin menyadari sepenuhnya tentang pentingnya regulasi berupa peraturan daerah untuk mengelola berbagai macam potensi pajak daerah dan retribusi daerah ini, sehingga dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Ruksamin mengungkapkan seminar akhir yang dilaksanakan hari ini sangat diperlukan untuk menghasilkan output peraturan daerah yang kredibel, sesuai dengan perkembangan dan keadaan masyarakat konawe utara itu sendiri.

”Oleh karena itu, saya sangat mengharapkan keseriusan, dan kesungguhan Bapak dan Ibu dalam mengikuti seminar akhir ini,” tegas H.Ruksamin.

Ia menyebut, usulan, saran dan masukan dari Tokoh Masyarakat, Perangkat Daerah, Para Camat dan peserta sangat diperlukan guna tersusunnya rancangan peraturan daerah ini, sebagai salah satu upaya dan ikhtiar bersama dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan yaitu Konawe Utara yang Lebih Sejahtera Dan Berdaya Saing” yang SELARAS (Selalu Ada Untuk Rakyat Sulawesi Tenggara).

“Ini semua dalam rangka mewujudkan Sultra Sebagai Pusat Energi Dunia.” ujar Bupati Konut 2 Periode itu.

Di akhir sambutanya, H. Ruksamin mengharapkan kepada para peserta agar sudah dapat merampungkan dan melengkapi bahan analisisnya. Seminar akhir ini merupakan langkah selanjutnya setelah seminar awal yang dilakukan beberapa waktu yang lalu, dengan maksud untuk lebih memperdalam dan menyamakan persepsi dalam Penyusunan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Kabupaten Konawe Utara.

“Sehingga melahirkan kesimpulan atau solusi yang lebih komprehensip,” tandasnya




Pengumuman Penetapan Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahap 1 Tahun 2023

Keputusan Bupati Bombana Nomor 968 Tahun 2023,

Tanggal, 12 Juli 2023,

Tentang Penetapan Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahap 1 tahun 2023.

Download Daftar Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahap 1 tahun 2023.

KLIK LINK DOWNLOAD DIBAWAH INI

PENGUMUMAN BEASISWA BOMBANA PINTAR TAHAP I TAHUN 2023-1 

 

 




Tingkatan Branding Wisata, Bombana Pilih Duta Wisata

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) memilih Duta Wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan Branding Wisata daerah yang terkenal penghasil emas itu. Kamis, (06/07/2023)

Kepala Dispora Bombana, Anisa Sri Prihatin mengatakan ajang pemilihan duta wisata Bombana diikuti 21 peserta dari sebelas Kecamatan se-Kabupaten Bombana yang melahirkan dua duta wisata terdiri dari satu putri dan satu putra.

Dua duta wisata yang terpilih adalah Erwin untuk Putra dan Bella Kategori Putri, keduanya berhasil menunjukkan penampilan terbaik mereka dalam berbagai aspek penilaian, seperti wawasan kebangsaan, bahasa asing (bahasa Inggris) dan performance.

“Duta wisata yang terpilih mampu meningkatkan branding wisata yang ada di kabupaten Bombana,” ujar Anisa.

Hal tersebut tidak lain bertujuan meningkatkan rasa bangga dan cinta daerah sendiri. Selain dari pada itu, duta wisata yang terpilih dituntut pula untuk mampu mempromosikan, mengedukasi, dan menginspirasi masyarakat terhadap destinasi wisata yang ada di kabupaten Bombana.

“Saya berharap duta wisata ini mampu menjadi motivator untuk membangun animo masyarakat khususnya pada generasi muda dalam menggali, mengenali, dan memahami nilai-nilai budaya tradisi daerah yang sarat dengan kearifan dan tata nilai budaya yang khas, serta mampu membangkitkan ekonomi masyarakat melalui kreativitas dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di kabupaten Bombana,” tandasnya

Salah satu duta wisata yang terpilih, Erwin mengaku senang dan bangga bisa mewakili kabupaten Bombana di tingkat provinsi. Ia berjanji akan berusaha sebaik mungkin untuk memperkenalkan potensi wisata Bombana kepada masyarakat luas.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa terpilih sebagai duta wisata Bombana. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi saya untuk mengabdi kepada daerah saya. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memperkenalkan potensi wisata Bombana kepada masyarakat luas. Saya juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menjaga kelestarian alam dan budaya kita,” ujar Erwin.

Sementara itu, duta wisata lainnya, Bella mengatakan bahwa ia siap menghadapi tantangan yang akan datang di tingkat provinsi. Ia berharap bisa mendapatkan dukungan dan doa dari masyarakat Bombana agar bisa meraih prestasi yang membanggakan.

“Saya siap menghadapi tantangan yang akan datang di tingkat provinsi. Saya berharap bisa mendapatkan dukungan dan doa dari masyarakat Bombana agar bisa meraih prestasi yang membanggakan. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Dispora Bombana yang telah memberikan kesempatan dan pembinaan kepada kami selama ini,” ujar Bella.

Duta wisata yang terpilih akan mewakili kabupaten Bombana pada ajang pemilihan duta wisata provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023 yang akan diselenggarakan pada 22 Juli 2023 mendatang di kabupaten Kolaka. Mereka akan bersaing dengan duta wisata dari 16 kabupaten/kota lainnya di provinsi Sulawesi Tenggara. (Adv)




LDR (Logique De Rue) Brand Lokal, Harga Terjangkau, Kualitas Internasional

Jawa Timur, SultraNET. | Kebutuhan Fashion terus mengalami peningkatan peningkatan salah satunya Fashion Brand Lokal. Bagaimana tidak, saat ini saja sudah ada banyak sekali brand distro lokal yang mengeluarkan produk-produk berkualitas yang tidak kalah bagus dengan produk luar.

Salah satu brand lokal Indonesia yaitu Logique De Rue ( LDR) yang siap menjadi pilihan kita dengan tawaran harga terjangkau tapi kualitas Internasional. Store LDR beralamat Jln KH Agus Salim No 114 Banyuwangi Jawa Timur.

Produk LDR

Owner LDR, Yanuar Dika PC menuturkan LDR merupakan brand fashion yang tidak hanya menyuguhkan pakaian dengan kualitas terbaik tetapi juga parfum yang beraneka ragam dari brand sendiri dengan konsep karakter seseorang hingga parfum inspired brand internasional di Jamin mirip dengan aroma parfum Ori yang harganya Jutaan, awet hingga 8 jam dan bergaransi jika tidak tahan lama.

Meskipun harga yang di banderol terbilang murah, namun kualitas bahan pada pakaian dan parfum yang digunakan tidak pernah diragukan.

“Pakaian dan parfum merupakan suatu rangkaian yang sangat berkaitan. Karena parfum tidak lagi menjadi benda koleksi, melainkan sudah menjadi kebutuhan. Tidak hanya digunakan sebagai wangian yang bisa meningkatkan rasa percaya diri parfum juga bisa mewakili karakter seseorang,” tutur Dhika yang menjadi sapaan Akrab owner LDR tersebut.

Yang tidak kalah penting menurut Dhyka, di Store LDR menerima pembuatan pakaian dengan desain sendiri (custom) mulai dari kaos, polo, hoodie, sweater, jaket, rompi, trainingpack, untuk kebutuhan pribadi, komunitas, sekolah, partai, instansi dan perusahaan, untuk harga bisa menyesuaikan Budget.

Terdapat size mulai dari anak usia 1 tahun sampai dewasa (big size) 6XL dan Free desain. Pasti keren! Custom baju dengan kualitas brand populer.

“Sekedar Saran Untuk memilih parfum yang tepat kita perlu mengenali karakter diri dan juga dapat menyesuaikan dengan suasana atau situasi yang sedang kita alami. Seperti aroma manis yang sangat cocok dan serasi dengan karakteristik orang yang cenderung kalem dan feminim.” Ungkap Pria Yang Lulusan IPDN tersebut.

Produk LDR sudah pernah di pakai Artis artis di Indonesia seperti Ajun Perwira, aktris Vita Alvia, Ega Olivia dan para selegram antara lain Esa Risty, Brisaturang (gabriela), Dj Youna, Salsyabila fanny, Aida Kieh, Sintia Hapsari, Monisa DN dan masih banyak lagi lain nya.

“Insya Allah kedepannya target pemasaran kami sudah bisa go Internasional.” Pungkas Dhyka

Cukup mudah untuk menemukan LDR, Hanya di:
WA STORE: 082 139 023 459
WA Custom pakaian: 085 295 325 457
Shopee: ldr.official
Ig: ldr.officialbrand
Tiktok/tiktok shop: ldr.officialbrand / LDR STORE
Link: https://linktr.ee/Ldr.official




Mengenal PSC 119 Bombana, Layanan Kesehatan Kegawatdaruratan

Rumbia, SultraNET. – Warga  Kabupaten Bombana tidak perlu Panik atau khawatir lagi saat mendapati orang lain, Keluarga, Soudara atau mengalami kondisi kegawat Daruratan. Cukup menghubungi call centre PSC 119 Kabupaten Bombana.

Anda akan langsung di jemput langsung ke lokasi anda dalam hitungan menit, dengan fasilitas mobil ambulance gratis dan penanganan pertama oleh perawat perawat Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, yang setelah itu akan di antarkan ke Rumah Sakit terdekat untuk penanganan Perawatan lebih lanjut

Ketua Pelaksana Harian Public Safety Center Kabupaten Bombana, Nasruddin, S.Farm,Apt menjelaskan konsep awal PSC 119 adalah layanan kegawatdaruratan medis pre-rumah sakit, yang artinya PSC 119 memberikan layanan kegawatdaruratan medis awal dengan segara, sebelum akhirnya diarahkan menuju fasilitas kesehatan lanjutan yang terkait.

Layanan ini merupakan bagian utama dari sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan.

“Tujuan dibentuknya PSC untuk memfasilitasi pasien-pasien atau korban yang belum mendapatkan penanganan medis di luar rumah sakit.” ujarnya

Tidak hanya merujuk pasien, tapi juga bisa dilakukan penanganan medis sederhana sebelum merujuk pasien ke rumah sakit. Minimal, harus mampu menginformasikan kondisi dan riwayat pasien, agar rumah sakit terinformasi dengan baik dan siap menerima pasien yang dirujuk.

Layanan yang diberikan oleh PSC 119, di antaranya mengedukasi pasien atau pelapor melalui panduan lewat telepon untuk menangani kegawatdaruratan. Selanjutnya petugas PSC 119 juga akan diturunkan beserta ambulans ke lokasi pasien.

Jika diharuskan, pasien akan dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dengan dilakukan tindakan pre-hospital care sebelum dan selama perjalanan pengantaran ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain memberikan layanan terkait kesehatan masyarakat, PSC 119 juga bergerak dalam memitigasi kejadian darurat lainnya seperti misalnya kecelakaan lalu lintas, bencana alam dan sebagainya.

Dalam hal ini, PSC juga berkolaborasi serta bersinergi lintas sektoral dengan badan lain terkait, seperti kepolisian, pemadam kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan lain-lain.

“Dengan koordinasi yang baik, diharapkan penanganan terhadap kejadian kedaruratan bisa ditangani dengan efisien jika dilakukan dengan kolaborasi yang baik antar sektornya,” sambungnya.

Nasruddin berharap, ke depannya kolaborasi antarbadan lintas sektoral ini bisa dilakukan dengan efisien dalam suatu sistem terpadu. Tujuannya untuk membantu pasien dan keluarganya mendapatkan layanan yang lebih baik.

Saat ini akses pelayanan bantuan bagi masyarakat masih terpisah di masing-masing badan terkait. Sehingga memungkinkan masyarakat menjadi salah tujuan ketika meminta bantuan.

“Contohnya dalam kondisi kejadian henti jantung, dalam setiap menitnya, harapan hidup pasien berkurang 10%. Maka dari itu, kecepatan penanganan menjadi suatu hal yang sangat penting,” tambahnya.

Dalam menjalankan tugasnya, PSC Kabupaten Bombana dibantu Tujuh tim tenaga kesehatan. Fasilitas yang dimiliki oleh PSC 119 Kabupaten Bombana saat ini terdiri dari 3 buah ambulans dengan fasiltas yang memadai sementara untuk wilayah kepulauan tersedia juga Ambulance Laut.

Setiap bulannya, PSC 119 Kota Bombana menerima ratusan pengaduan masuk dari masyarakat. Dari pengaduan tersebut, rata-rata 70-100 kasus berhasil ditangani oleh PSC 119 Kota Bombana.

Sebagian kasus bisa diselesaikan melalui panduan telepon, sementara untuk pengaduan lain yang tidak bisa difasilitasi dan dibantu rujuk ke fasilitas kesehatan lain.

” Dengan Motto Cepat, Tepat, Layanan PSC 119 beroperasi penuh selama 24 jam dan gratis. Selain mengakses layanan jejaring nasional 119, warga kabupaten Bombana juga bisa mengakses nomor lokal PSC 119 Bombana di 081 3611 74119 atau di 085361581119 untuk pelayanan yang lebih cepat.” Pungkas Pria Berkacamata ini.




KPU Bombana Buat 3 Rancangan Penataan DAPIL Pemilu 2024

Bombana, SultraNET. – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana mengumumkan Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dalam Pemilihan Umum 2024. PENGUMUMAN PENDAPILAN

Pengumuman itu berdasarkan Berita Acara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bombana Nomor : 66/PL.01.3-BA/7406/2/2022 tentang Penetapan Rancangan Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bombana dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

Pengumuman ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat, Tanggapan masyarakat mulai diterima pada tanggal 23 November hingga 6 Desember 2024, tanggapan dibuat secara tertulis sesuai format yang dapat di unduh pada laman https://helpdesk.kpu.go.id/tanggapan.

Penyampaian masukan atau tanggapan dilengkapi dengan surat pengantar resmi bagi lembaga/badan/organisasi masyarakat/partai politik atau identitas diri foto copy Kartu Tanda Penduduk Electronik bagi perorangan.

Penyampaian dokumen sesuai jadwal dapat dilakukan dengan cara diantar langsung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bombana, Jalan Yos Sudarso, Komplek Pelabuhan Kasipute, Kecamatan Rumbia pada jam 08:00 hinga 16:00 wita, atau melalui laman https://helpdesk.kpu.go.id/tanggapan.

Kepada awak media, Kamis (24/11/2022) Ketua KPU Bombana, Aminuddin mengatakan rancangan penataan Dapil tidak mengubah alokasi kursi DPRD Kabupaten Bombana secara umum, rancangan yang dibuat dengan tiga rancangan itu disusun berdasarkan tujuh prinsip sebagaimana diatur dalam PKPU 6/2022.

Prinsip dimaksud yaitu memiliki kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas dan berkesinambungan.

“Untuk alokasi kursi DPRD Bombana 2024 tetap 25 kursi,” ujar Aminuddin.

Aminuddin menambahkan Rancangan Penataan Dapil sifatnya belum final lantaran masih bersifat rancangan sembari menerima masukan dan tanggapan warga terhadap rancangan penataan dapil tersebut.

“Saat ini kami masih menerima masukan dari masyarakat luas. Nanti akan ada uji publik,” tandasnya.

Adapun Rancangan penataan Dapil Pemilu 2024 yaitu Rancangan Pertama masih sama saat Pemilu tahun 2019 lalu yakni Dapil 1 meliputi : Rumbia, Rumbia Tengah, Mataoleo dan Masaloka Raya dengan total Kursi 5. Dapil 2 Meliputi : Poleang Timur, Poleang Utara, Poleang Selatan, Poleang Tenggara  dengan Total Kursi 5. Dapil 3 meliputi : Poleang , Poleang Barat   Poleang Tengah  Tontonunu   dengan total kursi 6. Dapil 4 Meliputi : Rarowatu, Rarowatu Utara, Lantari Jaya dan Matausu  dengan Total Kursi 4. Dapil 5 Meliputi : Kabaena, Kabaena Timur, Kabaena Selatan, Kabaena Barat, Kabaena Utara, Kabaena Tengah  dengan total kursi 5.

Rancangan Kedua yaitu : Dapil 1 meliputi Kecamatan Rumbia, Mataoleo, Masaloka Raya, Rumbia Tengah dengan Total Kursi 5, Dapil 2 meliputi Kecamatan Kabaena, Kabaena Timur, Kabaena Selatan, Kabaena Barat, Kabaena Tengah, Kabaena Utara, dengan total kursi 5, Dapil 3 meliputi Poleang Timur, Poleang Utara, Poleang Tenggara dan Tontonunu dengan total kursi 5, Dapil 4 Meliputi Poleang, Poleang Barat, Poleang Selatan, Poleang Tengah dengan total kursi 6, Dapil 5 Meliputi Rarowatu, Rarowatu Utara, Lantari Jaya, Matausu dengan total Kursi 4.

Untuk Rancangan Ketiga : Dapil 1 meliputi Rumbia, Rumbia Tengah, Mataoleo, Masaloka Raya dengan total Kursi 5. Dapil 2 Meliputi Kabaena, Kabaena Timur, Kabaena Selatan, Kabaena Barat, Kabaena Barat, Kabaena Utara, Kabaena Tengah dengan total kursi 5. Dapil 3 Meliputi Poleang Timur, Poleang Selatan, Poleang Tenggara dengan total kursi 3. Dapil 4 Meliputi Poleang, Poleang Barat, Poleang Tengah dengan total kursi 5. Dapil 5 poleang Utara, Tontonunu, Matausu dengan total kursi 3. Dapil 6 Meliputi Rarowatu, Rarowatu Utara, Lantari Jaya dengan total kursi 4. (ADV)

Pengumuman Lengkap Dapat diunduh pada link dibawah ini.

PENGUMUMAN PENDAPILAN




Pastikan Akurasi Alat, Dinkes Bombana Kalibrasi Alkes Seluruh Puskesmas

Rumbia, SultraNET. – Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana melakukan kalibrasi alat kesehatan (Alkes) di semua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Daerah itu agar menghindari salah diagnosa awal dan menjaga mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin Ismail menjelaskan, kalibrasi adalah proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat kesehatan. Kalibrasi diperlukan untuk memastikan hasil pengukuran atau pemeriksaan yang dilakukan menggunakan alat kesehatan tersebut akurat dan konsisten. Kalibrasi alkes dilakukan setiap tahun, dengan berkeliling di setiap Puskemas.

“Dengan kalibrasi ini, kita bisa jaminkan alat-alat kesehatan yang digunakan di seluruh Puskesmas senantiasa selalu dikoreksi, diperiksa, sehingga menjadi standar, meskipun barangnya sudah lama,” Jelas Darwin saat di temui awak Media ini, Senin (21/11/2022).

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Kefarmasian Dinkes Bombana, Vivin Erfiani ia menjelaskan kalibrasi alat kesehatan telah banyak membantu daerah untuk menghemat anggaran sekaligus menjaga mutu kesehatan.

Meskipun Alkes yang digunakan merupakan barang lama, sepanjang masih terjamin akurasinya, maka Alkes tersebut tetap dapat digunakan tanpa harus mengadakan alat baru.

“Alat-alat yang digunakan kita jamin terstandardisasi, sehingga hasil diagnosa tidak diragukan,” Ujar Vivin.

Dalam proses kalibrasi ini, pemerintah daerah bekerjasama dengan Balai Pengujian Fasilitas Kesehatan (BPFK) Makassar. Semua kegiatan kalibrasi dibiayai oleh Pemerintah Daerah menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Kalibrasi ini juga wujud komitmen kami dalam Rangka peningkatan Kualitas Pelayanan,” pungkasnya.