Antisipasi Dampak Fenomena “La Nina” Bupati Tafdil Keluarkan Imbauan

Bombana, SultraNET. | Fenomena La Nina jika didasarkan pada pengamatan dan pemantauan Badan Klimatologi Meteorologi dan Geofisika (BMKG) di prediksi dapat melanda Wilayah Indonesia pada periode Oktober hingga Februari 2022.

Fenomena La Nina berasal dari bahasa Spanyol yang berarti anak perempuan. Dalam klimatologi, La Nina adalah fenomena alam di mana suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah turun hingga menjadi lebih dingin daripada biasanya.

La Nina terjadi apabila angin mengembus air hangat permukaan laut dari Amerika Selatan ke arah barat menuju Indonesia, sehingga air dingin naik ke permukaan, proses penghangatan perairan Indonesia mendorong pembentukan awan yang berlebih sehingga meningkatkan curah hujan yang cukup signifikan.

Menghadapi fenomena alam tersebut dan tingginya curah hujan di Kabupaten Bombana, Bupati Bombana mengeluarkan imbauan dengan nomor : 361/1766 perihal Kesiapsiagaan menghadapi Fenomena La Nina, Kamis (9/12/2021).

Isi imbauan Bupati meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Kepala Desa atau Lurah dan masyarakat se-Kabupaten Bombana untuk melakukan langkah-langkah Kesiapsiagaan dalam menghadapi Fenomena La Nina.

Para Camat, Kepala Desa dan Lurah  di imbau untuk mengimbau masyarakatnya agar waspada terhadap kemungkinan resiko bencana banjir yang dapat terjadi, selanjutnya memastikan kesiapsiagaan masyarakat dengan melibatkan stakeholder kebencanaan termasuk relawan dan kelompok masyarakat, selanjutnya menetapkan jalur evakuasi dan menyiapkan lokasi evakuasi disetiap wilayah kerja masing-masing.

Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kelurahan diharapkan senantiasa berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait.

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana diminta agar meningkatkan koordinasi kesiapsiagaan dengan stakeholder kebencanaan, selanjutnya memastikan Operasional Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOP-PB) dan sarana prasarana evakuasi penyelamatan tetap berjalan dan melakukan evaluasi lokasi potensi bahaya banjir.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lainnya agar mempersiapkan Sumber Daya kesiapsiagaan sesuai bidang tugas masing-masing.

Berikut isi surat imbauan Bupati Bombana

Imbauan Bupati Bombana
Imbauan Bupati Bombana




Link Sulta Gelar Aksi di Jakarta, Desak Pemerintah Pusat Hentikan Aktivitas PT. VDNI dan PT. OSS

JAKARTA, SultraNET. | Lingkar Kajian Kehutanan (Link) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi unjuk rasa di beberapa tempat di Jakarta, Ibu Kota Negara Republik Indonesia dengan tuntutan utama meminta Pemerintah menghentikan aktivitas dua perusahaan asal China yakni PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) dan PT OSS di kawasan mega industri Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara karena dinilai memberikan dampak negatif terhadap keberlangsungan hidup masyarakat sekitar, Rabu (8/12/2021) .

Saat menyampaikan orasi di Kantor Kementerian Investasi-RI Ketua Umum Link Sultra. Muh. Andriansyah Husen, mengatakan pihaknya bakal terus mengawal perjuangan masyarakat Konawe dan Konawe Utara, agar terbebas dari teror kejahatan lingkungan oleh PT VDNI dan PT OSS.

Ia menuding, investasi dua perusahaan asing tersebut dapat membawa petaka bagi masyarakat di bumi anoa, disamping itu berbagai kejahatan lingkungan terus meneror masyarakat, mulai dari wabah penyakit ISPA akibat debu batu bara hingga hilangnya mata pencaharian warga sekitar lingkar tambang.

“Link Sultra mendesak Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Investasi agar segera menghentikan segala aktivitas PT VDNI dan PT OSS,” ujar Muh. Andriansyah Husen.

Lingkar Kajian Kehutanan (Link) saat menggelar aksi Unras di Jakarta
Lingkar Kajian Kehutanan (Link) saat menggelar aksi Unras di Jakarta

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada prinsipnya pihaknya tidak pernah menolak investasi untuk masuk ke daerah, namun ketika investasi tersebut memberikan dampak buruk kepada masyarakat, maka pihaknya akan selalu menjadi garda terdepan untuk melawan kejahatan tersebut.

“Pemerintah seharusnya berpihak kepada masyarakat lokal, karena itu adalah amanah UU. Jangan malah memihak kepada investor asing yang hanya meraup keuntungan dari potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki bangsa kita,” tegas aktivis yang populer dengan sapaan Binggo itu.

Lebih lanjut, Ia meminta Pemerintah RI agar dengan masuknya investasi asing tak lantas mengorbankan keberlangsungan hidup warga lokal, tak hanya itu ia mendesak Kedutaan Besar (Kedubes) China segera menarik populasi rakyat China dari bumi anoa.

“Kami juga mendesak agar populasi Rakyat China segera angkat kaki dari bumi anoa,” pintanya.

Aksi demonstrasi di Kantor Kedubes China nyaris ricuh, karena tak ada satu pun perwakilan Kedubes China yang menemui demonstran. Sehingga masa aksi memaksa untuk masuk ke dalam, namun dihalang aparat kepolisian. Akibatnya masa aksi dan aparat kepolisian saling dorong dan nyaris bentrok.

Kemudian, Link Sultra melanjutkan aksi demonstrasi di Kantor PT VDNIP di kawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) SCBD. Sayangnya, tak ada satu pun pimpinan PT. VDNIP yang bersedia menemui masa aksi. (rls/Link)




Periode Kedua Tafdil di Bombana, Angka Kemiskinan Menurun Drastis

Rumbia, SultraNET. | Periode kedua H. Tafdil di Bombana sebagai Bupati, Pemerintah Kabupaten mengklaim jumlah penduduk miskin tiap tahunnya menurun drastis, hal itu merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.

Dari data BPS Bombana, di tahun 2017 jumlah penduduk miskin sebanyak 21.520 jiwa atau 12,36 persen dan pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 18.840 jiwa atau 10.01 persen.

Sekretaris Daerah Bombana, Man Arfa pada rapat koordinasi kesejahteraan sosial di Gedung Tanduale Auditorium Kantor Bupati Bombana, Rabu, (8/12/2021) mengatakan sejak tahun 2017 sampai dengan 2020 jumlah penduduk kabupaten Bombana berkurang rata-rata sebesar 893 jiwa pertahun.

Tak hanya itu, progres verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Bombana tahun 2021 juga mengalami penurunan.

“Dari 20.397 KK pada tahun 2020 turun menjadi 2.420 KK pada tahun 2021 atau 5,16 persen dari total KK Kabupaten Bombana,” ujar Man Arfa.

Ia menyebut Pemerintah fokus pada pengentasan kemiskinan melalui program gembira yang tepat sasaran dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dengan target penurunan satu sampai dua persen tiap tahunnya.

“kita berharap semua perangkat daerah agar dapat bersinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat miskin dan rentan,” harapnya.




Petakan Program Pengentasan Kemiskinan, Dinsos Bombana Launching Aplikasi “Smart Sakina”

Rumbia, SultraNET. | Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bombana gelar rapat koordinasi kesejatraan sosial kelembagaan masyarakat dirangkaikan lauching aplikasi Sistem Informasi Terpadu Pengentasan Kemiskinan (Smart Sakina), Rabu (8/12/2021).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan sinergitas serta penguatan kelembagaan sosial di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana.

Sedangkan aplikasi yang dilauncing tersebut merupakan suatu aplikasi pemetaan program pengentasan kemiskinan yang terpotret dalam Program Gembira, sesuai dengan kriteria kemiskinannya.

“Ini untuk memudahkan kami dalam membangun kesejatraan masyarakat, saya berharap dengan hadirnya aplikasi ini sekiranya dapat berjalan tepat sasaran,” ungkapnya saat digelar di aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Rabu, 8 Desember 2021.

Launcing Aplikasi "Smart Sakina"
Launcing Aplikasi “Smart Sakina”

Ia menyebut aplikasi tersebut merupakan gagasan dan dorongan Bupati Bombana, H. Tafdil yang saat ini konsen terhadap program pengentasan kemiskinan, dengan mengalokasikan anggaran APBD setiap tahunnya.

“Ini juga sebagai upaya untuk memantapkan pelaksanaan program pembangunan kesejahteraan sosial tahun 2022 mendatang,” tutupnya. (adv)




Periode Kedua Tafdil, Catatkan Puluhan Penghargaan untuk Pemkab

Bombana, SultraNET. | Sederet penghargaan diraih Bupati Bombana, H. Tafdil selama memimpin Kabupaten Bombana untuk periode kedua sejak dilantik pada 22 Agustus 2017 lalu bersama Wakilnya Johan Salim.

Tercatat sejak awal dilantik, Bupati Tafdil telah meraih sebanyak 40 penghargaan, salah satunya 8 kali penghargaan WTP secara berturut-turut sejak tahun 2014 sebagai bentuk penghargaan terhadap tata kelola keuangan dan aset dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI).

Kepada sejumlah awak media saat ditemui pada acara Peringatan Hari jadi Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Selasa (07/12/2021) H. Tafdil mengatakan penghargaan tersebut menjadi lebih berarti jika dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, ia menyebut sejati pembangunan tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat.

”Sebenarnya penghargaan yang paling berkesan itu adalah penghargaan dari masyarakat, kalau masyarakat masih baik kepada kita dan merasakan hasil pembangunan, itu yang terbaik menurut saya,” Sinkat Ketua DPD PAN Bombana itu.

Adapun Penghargaan yang diraih Kabupaten Bombana dibawah kepemimpainan H. Tafil sebagai Bupati sejak Tahun 2017 hingga  2021 yaitu :

TAHUN 2017 :

  1. Penghargaan atas Keberhasilan Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan Tahun 2016 Dengan Capaian Standar Tertinggi Dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Oleh Menteri Keuangan RI;
  2. Penghargaan Atas Peningkatan Kinerja Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Wilayah Kabupaten Tahun 2016-2017 Oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan;
  3. Penghargaan Atas Ketepatan Usul Naik Pangkat Berbasis Elektronik Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara Oleh Gubernur Sulawesi Tenggara

TAHUN 2018

  1. Penghargaan Terintegrasinya Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Oleh Menteri Dalam Negeri;
  2. Penghargaan Sertifikasi Eliminasi Malaria Oleh Menteri Kesehatan RI;
  3. Penghargaan Pramesti Atas Keberhasilan Dalam Mengimplementasikan Kawasan Bebas Rokok Oleh Menteri Kesehatan RI;
  4. Penghargaan Mendukung Tercapainya UHC Program JKN-KIS Lebih Awal di Tahun 2018 oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan;
  5. Penghargaan Pasar Tertib Ukur Oleh Menteri Perdagangan Ri

Tahun 2019

  1. Penghargaan dan Satya Lencana Pembangunan Bidang Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga Berencana (KKBPK) Oleh Presiden RI;
  2. Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia (API) Oleh Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Pusat;
  3. Penghargaan Atas Upaya Keikutsertaan Tenaga Kerja Sebagai Peserta BPJS Oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan RI;
  4. Penghargaan Terbaik Ketiga Pengelolaan JDIH Se-Sultra Oleh Menteri Hukum Dan Ham RI;
  5. Penghargaan Atas Dukungan Pelaksanaan Program Inovasi Desa Tahun 2017 Sampai 2019 Oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi RI;
  6. Penghargaan Harapan 3 Tata Kelola Program Inovasi Desa Oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI;
  7. Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Standar Pelayanan Publik
    Oleh Ketua Ombudsman RI;
  8. Penghargaan Instansi Yang Menggunakan CAT BKN Dalam Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018 Oleh Kepala BKN RI;
  9. Penghargaan Kota Peduli HAM
    Oleh Kementerian Hukum dan Ham RI;
  10. Penghargaan Terpenuhinya Tiga Kriteria Yaitu :
    Mendukung Program Swasembada Gula Melalui Pengembangan Tebu Nasional
    Melaksanakan Pengembangan Komoditi Melalui Tanaman Pala, Kelapa Dalam dan Cacau Melalui APBD Melaksanakan Pembangunan Taman Teknologi Pertanian (TPP) Oleh Kementerian Pertanian RI;
  11. Penghargaan Atas Komitmen Atas Kerja Keras Selama Kampanye Imunisasi Mr Fase II Dan Berhasil Mencapai Cakupan ≥ 95% Oleh Kementerian Kesehatan RI;
  12. Penganugrahan Award 2019 Kategori Menggagas Program Pro Rakyat Oleh Kendari Pos;
  13. Penghargaan Atas Inovasi Pelayanan Terpadu Pen

TAHUN 2020

  1. Penghargaan Atas Kontribusi Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun 2019
    Oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama;
  2. Penghargaan Atas Prestasi Akuntabilitas Kinerja Tahun 2019 Dengan Predikat B Oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi RI;
  3. Penghargaan Atas Komitmen dan Implementasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi ASN, Non ASN, Aparat Desa dan Pekerja Informal Oleh BPJS Ketenagakerjaan
  4. Penghargaan Atas Inovasi Pelayanan Terpadu Penyelesaian Kenaikan Pangkat PNS Tahun 2020 Oleh Kanreg IV BKN Makassar;
  5. Penghargaan Atas Dedikasi Pembinaan dan Mengembangkan Perpustakaan Dan Kegemaran Membaca Di Wilayah Kerjanya
    Oleh Kepala Perpustakaan Nasional;
  6. Penghargaan Atas Upaya Pembinaan Dan Pengembangan Kabupaten/Kota Menjadi Kabupaten/Kota Peduli Ham Tahun 2019 Oleh Kementerian Hukum Dan Ham RI;
  7. Penghargaan Atas Keikutsertaan Dala Pemetaan Indeks Daya Saing Daerah Untuk Mendorong Kemandirian Dan Penguatan Daya Sang Daerah
    Oleh Kementarian Riset Dan Teknologi/ Badan Riset Dan Inovasi Nasional;
  8. Penghargaan Atas Kepercayaan Menggunakan Cat Kepegawaian Negara Dala Rangka Skd Dan Skb Penerimaan Cpns Pemerintah Kabupaten Bombana Formasi Tahun 2019 Oleh KANREG IV BKN Makassar

TAHUN 2021

  1. Penghargaan Atas Inovasi Pelayanan Terpadu Penyelesaian Kenaikan Pangkat PNS Tahun 2021 Oleh KANREG IV BKN Makassar
  2. Penghargaan Atas Pencapaian Penerimaan Pajak Tahun 2020 dan Panutan Penyampaian SPT Tahunan 2020 Oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama;
  3. Penghargaan Atas Prestasi Akuntabilitas Kinerja Tahun 2020 Dengan Predikat B
    Oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI;
  4. Penghargaan Duta Inklusi Dan Literasi Keuangan Nusantara (Dilan) Award
    Oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara
  5. Kabupaten Sangat Inovatif peringkat 72 Se-Indonesia Dan Peringkat Pertama Se-Sulawesi Tenggara Pada Innovative Government Award (IGA) 2020
    Oleh Puslitbang Kemendagri RI;
  6. Kabupaten/Kota Dengan Penyelenggaraan Respon Cepat Bencana Non Alam Wabah Penyakit Epidemi Covid19 Terbaik tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021
    Oleh BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara.

(ADV)




Gelar Pasar Malam Jelang Ultah Bombana, Pemkab Diapresiasi Pedagang

Bombana, SultraNET. | Salah satu kegiatan untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara yang ke 18 Tahun, tanggal 18 desember 2021 mendatang yaitu bakal dibukanya ‘Pasar Malam’ di areal pelataran ex- MTQ Bombana, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia.

Menanggapi rencana Pemerintah Kabupaten tersebut, salah satu pedagang pasar Kasipute. Hasma (37) mengaku sangat bersyukur, pasalnya dengan diadakannya pasar malam tersebut diyakini bakal terjadi perputaran ekonomi yang signifikan mengingat kegiatan serupa tidak dilakukan sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia.

“Kami pedagang pastinya sangat bersyukur, biasanya kalau pasar malam begitu banyak pengunjung dari luar Kota Bombana, yang dari kampung-kampung datang biasanya pada belanja juga jadi bukan cuma bermain-main saja,” ujar Hasma. Selasa (7/12/2021).

Ia menilai dengan kebijakan dibukanya Pasar malam sebagai langkah tepat yang diambil Pemerintah Kabupaten mengingat selama pandemi covid-19 ekonomi masyarakat menjadi lesu dan berpengaruh pada daya beli yang berimbas pada menurunnya omset penjualan para pedagang.

“Terus terang dengan adanya pasar malam ini, kita para pedagang optimis pasti ada peningkatan penjualan barang. Apalagi ini sudah 2 tahun tidak diadakan,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran penyebaran covid-19, ia mengaku sebagai pedagang siap mengikuti seluruh instruksi dan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah seperti menyiapkan tempat cuci tangan, menggunakan masker serta mengatur pengunjung agar tidak terjadi kerumunan berlebih.

“Pokoknya semua yang ditetapkan pemerintah kita siap patuhi,” tutupnya (IS)

 




Tahun 2022 Bombana Dicanangkan ‘Merdeka’ Signal

Bombana, SulraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara optimis Ditahun 2022 mendatang wilayah yang dipimpin H. Tafdil sebagai Bupati itu dapat “merdeka” atau dengan kata lain seluruh wilayahnya terjangkau signal telekomunikasi.

Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Bombana, Sofyan Baco melalui Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Muliadi Billa, SE, Senin (6/12/2021) menjelaskan setidaknya terdapat 49 titik Base Transceiver Station (BTS) akan dibangun mulai tahun 2021 sampai tahun 2022.

“Untuk saat ini terdapat 6 yang menaranya sudah terselesaikan yaitu Site Bungi-bungi, Site Toli-toli, Site Balasari, Site Matabundu, Site Langkema dan Site Puu Nunu. pengerjaan pembangunan BTS dilaksanakan oleh PT.Fiberhome,” ujar Muliadi Billa.

Ia menjelaskan pembangunan BTS merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kominfo dan Statistik  untuk mengatasi persoalan sinyal termasuk meminimalisir area blank spot.

“Selama kurun waktu tahun dua tahun sejak 2019 sampai tahun ini kami terus berupaya dan menjalin komunikasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informasi RI untuk mendapatkan alokasi pembangunan BTS di wilayah Kabupaten Bombana,” terang Muliadi

Namun diakui oleh Muliadi Billa, dalam proses pelaksanaan di lapangan tidak semudah membalikkan telapak tangan, seperti adanya titik dimana ternyata berada di wilayah hutan produksi kemudian ada pula yang titiknya tepat berada di bangunan sekolah.

” Tetapi Insha Allah kami tetap yakin di Juni 2022 Kabupaten Bombana sudah ‘merdeka’ signal, karena diperkirakan bulan Juni 2022 sudah rampung semua,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berikut daftar nama-nama Kecamatan dan Desa tempat bakal berdirinya BTS tersebut.

1.Rarowatu Utara, Lantowua, 2.Poleang, Salosa, 3.Rumbia Tengah, Desa Lampata, 4.Kabaena, Rahadopi
5.Kabaena, Tirongkotua, 6.Masaloka, Batulamburi, 7.Tontonnu, Watumelomba, 8.Tontonunu, Tontonunu, 9.Kabaena Timur, Balo, 10.Kabaena Timur, Toli-Toli

11.Kabaena Timur, Bungi-Bungi, 12.Poleang Barat, Babamolingku, 13.Poleang Barat, Balasari, 14.Poleang Barat, Matabundu, 15.Poleang Barat, Analere, 16.Mataoleo, Pomontoro, 17.Mataoleo, Liano, 18.Mataoleo, Mawar, 19.Mataoleo, Tajuncu, 20.Mataoleo, Laloa.

21.Mataoleo, Hambawa, 22.Poleang Utara, Pusuea, 23.Poleang Tenggara, Lemo, 24.Poleang Tenggara, Lamoare, 25.Poleang Tenggara, Rambaha, 26.Kabaena Selatan, Langkema, 27.Poleang Timur, Tongkoseng, 28.Kabaena Selatan, Puu Nunu, 29.Kabaena Barat, Baliara Kepulauan, 30.Kabaena Utara, Wumbulasa

31.Kabaena Utara, Sangia Makmur, 32.Kabaena Utara, Eemokolo, 33.Kabaena Utara, Tedubara, 34.Kabaena Utara, Larolanu, 35.Kabaena Tengah, Lamonggi, 36.Kabaena Tengah, Enano, 37.Kabaena Tengah, Lengora, 38.Kabaena Tengah, Tangkeno, 39.Kabaena Tengah, Lengora Selatan, 40.Poleng Tengah, Leboea

41.Poleng Tengah, Paria, 42.Poleng Tengah, Poleondro, 43.Lantari Jaya, Tinabite, 44.Poleang, Pokorumba, 45.Poleang Timur, Mambo, 46.Matausu, Morengke, 47.Matausu, Wia-Wia, 48.Matausu, Lamuru, 49.Matausu, Totole (adv)




Bantu Korban Banjir, Bupati Tafdil Salurkan Paket Sembako

Bombana, SultraNET. | Bupati Bombana, H. Tafdil menyalurkan ratusan paket sembako terhadap warga terdampak musibah banjir di empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Poleang Tengah yaitu di Desa Paria dan Desa Mulaeno, Kecamatan Tontonunu Desa Tontonunu dan Desa Watumelomba, Kecamatan Poleang Barat, Desa Lameong-meong dan Rakadua, dan Kecamatan Poleang Selatan, Desa Batu Putih.

Sebagaimana diketahui akibat hujan deras yang mengguyur beberapa  wilayah Bombana akibatnya beberapa tempat direndam banjir.

“Saya akan terus bergerak beserta BPBD dan juga unsur terkait untuk penanganan banjir ini, sekaligus penyediaan bahan pokok yang nantinya diberikan kepada masyarakat yang saat ini memang terdampak banjir,” ujar H. Tafdil, Senin (6/12/2021)

Tafdil berharap masyarakat Bombana agar menjaga kesehatan dan terus waspada terhadap cuaca ekstrim yang saat ini melanda.

“Semoga kondisi ini tidak berlangsung lama dan banjir segera surut. Saya akan terus berkoordinasi dengan unsur-unsur pimpinan baik didaerah, maupun di kecamatan untuk terus memantau wilayah yang terkena banjir,” tutupnya.

Pantauan awak media, penyerahan bantuan kepada warga, Bupati Tafdil didampingi Anggota DPD-RI Hj. Andi Nirwana. Jumlah bantuan sebanyak 7,96 ton beras dan 398 paket sembako. (Adv)




Program “Gembira Terang”, Ribuan Rumah di Bombana Nikmati Pemasangan Listrik Gratis

Bombana, SultraNET. | Program Gembira Terang sebagai salah satu program andalan Bupati Bombana, H. Tafdil di Periode keduanya, Program tersebut berupa pemasangan listrik kerumah warga secara gratis bekerja sama denga Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Bombana, Rusdiamin Basite menjelaskan sejak tahun 2017 hingga saat ini pemkab Bombana telah melakukan pemasangan listrik gratis sebanyak 3.425 unit Kwh.

“Sudah ada ribuan masyakat yang meneriman manfaat dari bantuan ini, Program Gembira Terang ini akan berakhir di masa jabatan H. Tafdil 2022,” ujar Rusdiamin. Senin (6/12/2021).

Ia merinci di tahun 2018 telah terpasang 513 Kwh, tahun 2019 sebanyak 720 Kwh, tahun 2020 sebanyak 738 Kwh, 2021 sebanyak 725 Kwh.

“Di tahun 2022 nanti kami siapkan 725 unit lagi sehingga totalnya mencapai 3.500 unit,” pungkasnya




Pemerintahan Tafdil-Johan Salim Sukses Bangun dan Benahi Puluhan Jaringan Irigasi

Rumbia, SultraNET. | Pemerintahan H. Tafdil dan Johan Salim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana sukses membangun dan meningkatkan kualitas puluhan jaringan irigasi di Beberapa Daerah Irigasi (DI).

Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bombana, Semuel Kadmaerubun mengatakan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut pembiayaannya bersumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Tujuan pembangunan DI tersebut dalam rangka untuk mengoptimalkan distribusi air sampai ke petak sawah,” ujar Semuel, Senin (6/12/2021).

Semuel merinci sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 sebanyak 24 daerah irigasi telah di tingkatkan yaitu di tahun 2017 sebanyak 12 titik, tahun 2018 sebanyak 6 titik, tahun 2019 sebanyak 3 titik, tahun 2020 sebanyak 1 titik dan tahun 2021 sebanyak 2 titik.

“Sedangkan pembangunan Jaringan Irigasi baru sejak tahun 2017 hingga tahun 2021 terdapat 8 titik,” bebernya

Kedelapan titik pembangunan DI baru tersebut yaitu di tahun 2017 di Desa Tosui Kecamatan Poleang Timur, Desa Polewali Kecamatan Poleang Utara, Desa Larolano Kecamatan Kabaena Utara, Desa Baliara Kecamatan Kabaena Barat, Desa Lengora Pantai Kecamatan Kabaena Tengah, kemudian tahun 2019 di Desa Lemboea dan tahun 2021 di desa Larolano Kecamatan Kabaena Utara.

“Kita berharap seluruh bangunan tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik,” tutupnya. (adv)