Safari Ramadan di Bombana, Wagub Sultra dan Wabup Ahmad Yani Buka Puasa Bersama

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyambut kunjungan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua dalam rangka Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di Pendopo Rumah Jabatan Wakil Bupati Bombana. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Bombana di bulan suci Ramadan, Rabu (04/03/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat Kabupaten Bombana. Suasana kebersamaan tampak terasa ketika para undangan berkumpul untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi keberkahan di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan yang tengah dihadapi rakyat Palestina. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penggalangan donasi yang dihadiri langsung oleh seorang syekh dari Palestina.

Menurut Ahmad Yani, kehadiran perwakilan dari Palestina tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada pihak yang dipercaya dalam menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau biasanya kita menyumbang melalui media sosial atau di jalan, hari ini orangnya langsung hadir bersama kita. Mari kita berbagi untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Ahmad Yani.

Ia menegaskan bahwa bantuan yang diberikan tidak harus dalam jumlah besar. Menurutnya, kepedulian kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan.

“Kalau ada lima ribu atau sepuluh ribu rupiah saja, jika dikumpulkan dari banyak orang tentu akan menjadi bantuan yang besar. Yang penting niat kita untuk membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan Kabupaten Bombana yang dinilai menunjukkan kemajuan positif dalam berbagai sektor pembangunan.

Ia juga menilai kondisi sosial masyarakat di daerah tersebut terlihat harmonis dan penuh semangat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Saya melihat Bombana ini luar biasa perkembangannya. Situasi masyarakatnya juga terlihat ceria dan aktivitas berjalan dengan aman serta lancar,” ujar Hugua.

Menurutnya, stabilitas sosial dan kebersamaan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan demi kemajuan Kabupaten Bombana ke depan.

Kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para tamu undangan tampak menikmati momen berbagi di bulan Ramadan sambil memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Usai berbuka puasa, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara bersama Wakil Bupati Bombana, jajaran Forkopimda, serta para tamu undangan melaksanakan salat Maghrib berjamaah.

Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai kepedulian sosial serta solidaritas kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat berbagi dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah.




Safari Ramadan Pemprov Sultra, Wagub Hugua dan Wabup Bombana Salat Tarawih Bersama Warga

Bombana, sultranet.com – Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Rabu (04/03/2026).

Kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara disambut hangat oleh masyarakat yang memenuhi masjid untuk melaksanakan ibadah bersama. Safari Ramadan ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta kebersamaan di bulan suci.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Suasana khidmat terlihat ketika para jamaah melaksanakan ibadah bersama sebagai wujud syukur dan penguatan iman di bulan Ramadan.

Usai salat Isya, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menyampaikan sambutan kepada para jamaah yang hadir. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dalam bulan Ramadan ini kita diingatkan untuk tidak bersikap sombong terhadap harta maupun jabatan yang kita miliki. Mari kita bersama-sama menjaga negeri ini agar tetap aman dan damai serta saling mendoakan agar para pemimpin diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Hugua.

Menurutnya, bulan suci Ramadan bukan hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan mempererat hubungan antara sesama manusia serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat diharapkan dapat terus mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas sosial yang kondusif.

Sementara itu, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani menyambut baik kehadiran rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Bombana. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat komunikasi dan silaturahmi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat.

Melalui kegiatan Safari Ramadan, pemerintah daerah juga dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan emosional antara pemimpin dan warga.

Setelah penyampaian sambutan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah yang berlangsung khidmat. Para jamaah mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan hingga akhir kegiatan.

Safari Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ini menjadi salah satu agenda rutin yang bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain sebagai kegiatan ibadah bersama, safari ini juga menjadi sarana memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin harmonis, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju kesejahteraan yang lebih baik.




Bombana Matangkan Regulasi Layanan Darurat 112

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus mematangkan kesiapan penyelenggaraan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 melalui proses harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si, bersama jajaran terkait di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Rabu (25/2/2026).

Harmonisasi Raperbup ini merupakan bagian penting dalam proses pembentukan produk hukum daerah agar regulasi yang disusun memiliki dasar hukum yang kuat serta selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, regulasi ini juga diharapkan dapat menjadi landasan operasional bagi penyelenggaraan layanan panggilan darurat 112 di Kabupaten Bombana.

Dalam forum tersebut, tim perancang peraturan perundang-undangan dari Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara bersama perangkat daerah terkait melakukan pembahasan secara komprehensif terhadap substansi Raperbup. Berbagai aspek teknis dibahas secara mendalam, mulai dari pengaturan kelembagaan penyelenggara layanan 112, mekanisme operasional, hingga pola koordinasi lintas instansi yang akan terlibat dalam penanganan keadaan darurat.

Pembahasan juga menyoroti standar pelayanan yang harus dipenuhi agar layanan 112 dapat berjalan efektif, cepat, dan responsif dalam menangani berbagai situasi kegawatdaruratan yang dihadapi masyarakat. Standar tersebut mencakup kesiapan sumber daya manusia, sistem pusat panggilan, hingga integrasi komunikasi antarinstansi.

Kepala Diskominfos Kabupaten Bombana, Muhammad Siarah, menegaskan bahwa layanan 112 merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penanganan kondisi darurat yang membutuhkan respon cepat.

“Layanan 112 nantinya akan menjadi pusat koordinasi bagi berbagai instansi yang menangani keadaan darurat. Dengan sistem yang terintegrasi, masyarakat dapat memperoleh bantuan secara lebih cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat,” kata Siarah.

Ia menambahkan bahwa Diskominfos memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi layanan tersebut, terutama dalam pengelolaan sistem informasi, pengoperasian pusat panggilan darurat, serta penyebarluasan informasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan layanan 112.

Menurut Siarah, keberadaan layanan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi komunikasi, tetapi juga menuntut sinergi yang kuat antara berbagai perangkat daerah dan lembaga terkait, termasuk unsur keamanan, kesehatan, dan penanggulangan bencana.

“Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci utama agar layanan ini benar-benar mampu memberikan respon cepat dan terkoordinasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain Kepala Diskominfos, kegiatan harmonisasi ini juga dihadiri Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfos Kabupaten Bombana. Kehadiran berbagai perangkat daerah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan regulasi yang komprehensif dan implementatif.

Melalui proses harmonisasi ini, pemerintah daerah berharap Raperbup tentang Penyelenggaraan Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 dapat segera disempurnakan dan ditetapkan menjadi peraturan resmi. Dengan demikian, implementasi layanan darurat terpadu tersebut dapat segera dijalankan secara optimal di Kabupaten Bombana.

Pemerintah Kabupaten Bombana menilai kehadiran layanan 112 akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem perlindungan masyarakat, sekaligus meningkatkan rasa aman warga dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.

Ke depan, pemerintah daerah juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar layanan ini dapat dimanfaatkan secara tepat dan efektif ketika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan segera.




Disparpora Bombana Tinjau Lapangan Futsal Poleang, Pastikan Sarana Olahraga Siap Digunakan Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap sarana olahraga di daerah. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan melalui peninjauan langsung Lapangan Futsal Poleang yang berada di Kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah tetap dalam kondisi baik, layak, dan siap digunakan oleh masyarakat, Jumat (6/3)

Peninjauan lapangan futsal tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparpora Kabupaten Bombana, Anton Ferdinan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga sebagai ruang pembinaan generasi muda serta pengembangan potensi atlet daerah.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Plt Kadis Disparpora meninjau sejumlah aspek fasilitas, mulai dari kondisi lapangan, kelayakan sarana pendukung, hingga tingkat pemanfaatan oleh masyarakat setempat. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa fasilitas olahraga dapat digunakan secara optimal, aman, dan nyaman bagi para pengguna.

Anton Ferdinan menegaskan bahwa sarana olahraga yang baik merupakan salah satu fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi dari daerah. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang memadai akan mendorong minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif berolahraga secara rutin.

“Fasilitas yang baik adalah kunci lahirnya atlet-atlet berbakat dari daerah. Karena itu, kami terus memastikan seluruh sarana olahraga yang ada di Kabupaten Bombana dalam kondisi prima dan siap digunakan masyarakat,” ujar Anton Ferdinan.

Ia juga menambahkan bahwa Disparpora Bombana akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap seluruh fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah kabupaten. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan publik di sektor olahraga serta mendukung program pembinaan atlet sejak usia dini.

Menurutnya, olahraga bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang sehat, disiplin, dan memiliki semangat kebersamaan. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas seperti Lapangan Futsal Poleang diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat fasilitas olahraga yang telah dibangun. Kesadaran bersama untuk menjaga sarana publik dinilai menjadi faktor penting agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Lapangan Futsal Poleang yang berada di Kelurahan Boepinang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga masyarakat setempat. Selain digunakan untuk pertandingan futsal, lapangan tersebut juga kerap dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan kepemudaan dan ajang silaturahmi antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Disparpora Bombana juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Pemerintah daerah menilai bahwa aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi risiko penyakit.

“Terus bergerak, terus berolahraga. Karena dengan tubuh yang sehat, kita bisa membangun daerah ini dengan lebih baik,” tambah Anton Ferdinan.

Monitoring dan evaluasi sarana olahraga ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor olahraga yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Disparpora Bombana menargetkan agar seluruh fasilitas olahraga di daerah dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur olahraga, termasuk melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan atau fasilitas yang belum memenuhi standar penggunaan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Bombana.

Selain sebagai sarana pembinaan atlet, fasilitas olahraga juga dipandang memiliki peran penting dalam mempererat hubungan sosial masyarakat. Aktivitas olahraga bersama dinilai mampu menciptakan ruang interaksi yang positif dan memperkuat solidaritas antarwarga.

Dengan adanya peninjauan ini, Disparpora Bombana berharap Lapangan Futsal Poleang dapat terus menjadi ruang publik yang aktif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam memastikan fasilitas publik dapat digunakan secara maksimal demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bombana




Wabup Bombana Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

Bombana, sultranet,com, – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Bombana sebagai momentum refleksi keagamaan untuk memperkuat nilai spiritual dan sosial masyarakat. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi pengingat pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yang digelar di Masjid Agung Nurul Iman Kasipute, Jumat malam (6/3/2026).

Peringatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bombana, penceramah agama Abdullah Fahmi Majid, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat yang memadati masjid.

Dalam sambutannya, Ahmad Yani mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama memperingati malam yang penuh berkah tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah petunjuk (hudan), pembeda antara yang hak dan yang batil (al-furqan), serta sumber ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan bagi umat manusia,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa di bulan suci Ramadhan, umat Islam tidak hanya diajak untuk membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, toleransi, dan semangat menuntut ilmu merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Ahmad Yani juga mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai landasan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga dukungan moral dan spiritual dari masyarakat.

“Dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bombana, kami sangat membutuhkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Mari kita jadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan etika dalam bekerja, dalam melayani masyarakat, dan dalam membangun daerah,” tuturnya.

Ia berharap peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.

“Semoga peringatan ini menjadikan kita pribadi yang lebih baik, lebih dekat kepada Al-Qur’an, serta mampu menjadikannya sebagai penerang dalam setiap langkah menuju Bombana yang lebih maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Abdullah Fahmi Majid serta doa bersama sebagai bentuk syukur dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.




Dinas Sosial Bombana Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Barangga melalui Anggota DPRD Dapil Poleang

Bombana, sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan bagi warga yang menjadi korban bencana kebakaran di Kelurahan Barangga, Kecamatan Poleang. Bantuan tersebut diserahkan kepada anggota DPRD Bombana daerah pemilihan Poleang, Ambo Lolo, untuk kemudian didistribusikan kepada keluarga korban yang terdampak musibah, di Kabupaten Bombana, Kamis (6/3/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa pemulihan pascakejadian.

Bantuan yang diserahkan terdiri dari sejumlah paket kebutuhan pokok serta perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan oleh keluarga korban. Paket tersebut disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bombana sebagai bagian dari program bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana.

Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Karman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang mengalami musibah.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan publik yang harus terus dijaga.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak kebakaran. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah agar warga yang tertimpa musibah tetap merasakan kehadiran pemerintah di tengah mereka,” ujar Karman.

Ia menjelaskan bahwa meskipun bantuan yang diberikan mungkin belum sepenuhnya dapat menggantikan kerugian yang dialami korban, namun diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak untuk sementara waktu.

Karman juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah, baik melalui bantuan sosial maupun berbagai program penanganan bencana lainnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bombana dari daerah pemilihan Poleang, Ambo Lolo, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial atas langkah cepat dalam menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran.

Ia mengatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perwakilan rakyat sangat penting dalam memastikan bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sementara korban kebakaran,” kata Ambo Lolo.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat segera disalurkan secara langsung kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Barangga.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di tingkat lokal sangat diperlukan agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan tepat sasaran.

Selain itu, Ambo Lolo juga berharap masyarakat yang terdampak kebakaran tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan yang sedang dialami.

Ia menilai bahwa dukungan moral dan kepedulian sosial dari berbagai pihak sangat penting dalam membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban keluarga korban dan memberikan semangat bagi mereka untuk bangkit kembali setelah musibah yang terjadi,” ujarnya.

Rencananya, bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada keluarga korban kebakaran di Kelurahan Barangga agar dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Sosial juga menyatakan akan terus memantau kondisi masyarakat terdampak bencana serta berupaya memberikan dukungan yang diperlukan sesuai dengan kemampuan dan program bantuan yang tersedia.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para korban kebakaran dapat memperoleh dukungan awal untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjadi langkah awal dalam proses pemulihan kehidupan mereka setelah mengalami musibah.




DPPKB dan IPeKB Bombana Berbagi Takjil Ramadhan, Pererat Kepedulian Sosial dengan Masyarakat

Bombana, sultranet.com— Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana bersama Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (DPC IPeKB) Bombana menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara penyuluh keluarga berencana dan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut berlangsung di jalan poros Kasipute–Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Jumat (6/3/2026).

Aksi sosial ini melibatkan para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) PKB, serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Bombana. Mereka turun langsung ke jalan untuk membagikan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan Sebagai Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus wujud nyata kepedulian para penyuluh keluarga berencana terhadap masyarakat.

Sejak sore hari, para penyuluh terlihat berdiri di sepanjang jalur poros Kasipute–Lameroro dengan membawa paket takjil yang kemudian dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta warga yang melintas di lokasi tersebut.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima takjil menjadi gambaran kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut.

Selain menjadi sarana berbagi makanan berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara jajaran penyuluh keluarga berencana dengan masyarakat yang selama ini menjadi mitra dalam berbagai program pembangunan keluarga.

Sekretaris Umum DPD IPeKB Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Suhernawati, SKM, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan berbagi takjil yang diinisiasi oleh DPC IPeKB Bombana bersama DPPKB Kabupaten Bombana.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar membagikan makanan untuk berbuka puasa.

“Berbagi takjil ini bukan hanya tentang membagikan makanan, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial, mempererat kebersamaan, serta memperkuat silaturahmi antar sesama,” ujar Suhernawati.

Ia menilai kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dan kepedulian.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat respons positif dari Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kabupaten Bombana, Drs. Budiman, M.M.

Dukungan tersebut disampaikan setelah tim DPC IPeKB Bombana terlebih dahulu menyampaikan informasi mengenai rencana kegiatan pembagian takjil kepada pihak DPPKB Kabupaten Bombana melalui sekretaris dinas.

Budiman mengapresiasi inisiatif para penyuluh keluarga berencana yang menggelar kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mencerminkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat peran penyuluh keluarga berencana sebagai bagian dari pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para penyuluh keluarga berencana yang melaksanakan kegiatan berbagi takjil ini. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa penyuluh tidak hanya hadir dalam program pembangunan keluarga, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh keluarga berencana berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara petugas lapangan dengan warga yang mereka dampingi.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang diberikan, khususnya di bulan suci Ramadhan yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap tertib dan lancar. Para peserta kegiatan bekerja sama membagikan takjil dengan tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalan poros Kasipute–Lameroro.

Antusiasme masyarakat yang menerima takjil juga terlihat jelas. Banyak pengendara yang menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian para penyuluh keluarga berencana.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat citra positif para penyuluh keluarga berencana sebagai garda terdepan dalam mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam program pembangunan keluarga tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bombana.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini, DPPKB dan IPeKB Bombana berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, serta semangat berbagi di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.




Dandim 1431/Bombana Buka Persami KKRI 2026, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda

Bombana, sultranet.com — Komandan Kodim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi, S.H secara resmi membuka kegiatan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Triwulan I Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda di Kabupaten Bombana. Kegiatan yang melibatkan unsur TNI dan pelajar dari berbagai sekolah ini digelar di Lapangan Sepak Bola Lameroro, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan Persami tersebut diikuti sekitar 85 peserta yang terdiri dari personel TNI serta para siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Bombana. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari proses pembelajaran yang menekankan pada kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat kebangsaan.

Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan tertib dengan Komandan Kodim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kapten Inf Syafaruddin bertugas sebagai Perwira Upacara dan Letda Inf Iwan Salasi sebagai Komandan Upacara.

Sejak awal upacara hingga berakhirnya rangkaian pembukaan, seluruh peserta mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh disiplin. Suasana lapangan yang dipenuhi para kadet muda menambah semangat tersendiri dalam dimulainya kegiatan Persami KKRI di wilayah Kodim 1431/Bombana.

Sejumlah pejabat dan unsur pendukung turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Staf Kodim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Perwira Seksi Operasi Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Nyoman Admika, serta dua pelatih Pramuka yang mendampingi para peserta yakni Kharisman, S.Pd dan Haris Ismail, S.Pd.

Dalam amanatnya, Letkol Arm Mulyadi mengajak seluruh peserta untuk bersyukur karena dapat mengikuti kegiatan Persami dalam keadaan sehat serta penuh semangat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan perkemahan tersebut bukan sekadar aktivitas berkemah biasa, melainkan sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Persami ini bukan hanya ajang berkumpul dan berkemah, tetapi merupakan wadah pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan serta semangat kebangsaan bagi para kadet muda,” ujar Letkol Arm Mulyadi di hadapan para peserta upacara.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali dengan nilai-nilai kebangsaan, integritas, serta kemampuan bekerja sama agar mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan di masa depan.

Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan Persami, para peserta dilatih untuk menghargai perbedaan, memperkuat kerja sama tim, serta mengasah kemampuan memimpin kelompok.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran yang mendorong peserta untuk membangun rasa tanggung jawab, kemandirian, serta solidaritas di antara sesama.

“Melalui kegiatan seperti ini, para peserta tidak hanya belajar tentang kedisiplinan, tetapi juga tentang kebersamaan, kepemimpinan, dan bagaimana menghadapi tantangan dengan semangat pantang menyerah,” katanya.

Letkol Arm Mulyadi juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan dan menjadikannya sebagai pengalaman berharga dalam proses pembentukan karakter.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, kerja sama dan tanggung jawab. Jadikan setiap pengalaman dalam Persami ini sebagai bekal untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa,” tambahnya.

Di akhir amanatnya, Dandim 1431/Bombana mengingatkan kepada seluruh panitia serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan agar selalu mengutamakan faktor keamanan selama kegiatan berlangsung.

Ia menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara panitia, pelatih, serta seluruh peserta agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Selenggarakan kegiatan ini dengan baik dan tetap perhatikan faktor keamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dengan prinsip zero accident,” tegasnya.

Kegiatan Persami KKRI di wilayah Kodim 1431/Bombana ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda yang efektif dalam membangun karakter, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menumbuhkan semangat kepemimpinan di kalangan pelajar.

Melalui kegiatan seperti ini, TNI juga berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa.




Peksos Dinsos Bombana Dampingi Korban Disabilitas dan Saksi Anak dalam Pemeriksaan Polisi

Bombana, sultranet.com – Pekerja Sosial (Peksos) Anak dari Dinas Sosial Kabupaten Bombana melakukan pendampingan terhadap seorang korban perempuan penyandang disabilitas serta saksi anak dalam proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Kepolisian Resor Bombana sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap kelompok rentan yang tengah menghadapi proses hukum, Kamis (5/3/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan korban dan saksi anak dapat menjalani proses pemeriksaan dengan rasa aman dan nyaman. Kehadiran pekerja sosial juga bertujuan memberikan dukungan psikososial sehingga mereka tidak merasa tertekan saat memberikan keterangan kepada penyidik.

Dalam proses pemeriksaan, pekerja sosial berperan mendampingi korban sekaligus membantu menjembatani komunikasi antara korban dengan penyidik. Langkah ini dinilai penting agar proses pengambilan keterangan berjalan lebih lancar serta tetap memperhatikan kondisi psikologis korban dan saksi anak.

Pekerja Sosial Anak Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Muhamad Arif, mengatakan pendampingan terhadap korban disabilitas dan saksi anak merupakan bagian dari tugas pekerja sosial dalam memberikan perlindungan dan memastikan hak-hak kelompok rentan tetap terpenuhi selama proses hukum berlangsung.

“Pendampingan ini penting agar korban perempuan disabilitas dan saksi anak merasa didampingi dan lebih tenang saat menjalani proses pemeriksaan,” kata Muhamad Arif.

Ia menjelaskan, pekerja sosial tidak hanya hadir secara fisik saat proses pemeriksaan berlangsung, tetapi juga memberikan dukungan emosional agar korban dan saksi anak dapat menyampaikan keterangan secara lebih terbuka tanpa tekanan.

Menurutnya, korban yang berasal dari kelompok rentan, seperti anak dan penyandang disabilitas, membutuhkan pendekatan khusus dalam proses penanganan hukum. Oleh karena itu, kehadiran pekerja sosial menjadi bagian penting dalam memastikan proses tersebut berjalan secara humanis dan berpihak kepada korban.

Selain memberikan pendampingan langsung, Dinas Sosial Kabupaten Bombana juga terus membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan setiap kasus yang melibatkan anak maupun penyandang disabilitas ditangani dengan pendekatan perlindungan yang tepat.

Muhamad Arif menambahkan bahwa kolaborasi antara lembaga pemerintah dan aparat penegak hukum sangat diperlukan agar proses perlindungan terhadap korban dapat berjalan secara komprehensif.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar penanganan kasus yang melibatkan anak maupun penyandang disabilitas dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi korban,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, Dinas Sosial Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan layanan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas yang sedang menghadapi situasi sulit.

Pendampingan oleh pekerja sosial diharapkan dapat membantu korban dan saksi anak melewati proses hukum dengan lebih tenang, sekaligus memastikan bahwa hak-hak mereka sebagai individu yang membutuhkan perlindungan tetap terpenuhi.

Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat sistem perlindungan sosial serta meningkatkan kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perhatian.




Dinsos Bombana Verifikasi Komitmen KPM PKH untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Bombana, sultranet.com – Dinas Sosial Kabupaten Bombana bersama para pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) memperkuat koordinasi pelaksanaan verifikasi komitmen bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan sosial berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kementerian Sosial Republik Indonesia terkait pelaksanaan verifikasi komitmen KPM PKH Triwulan I Tahun 2026. Proses ini menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan PKH sebagai program bantuan sosial bersyarat atau Conditional Cash Transfer (CCT).

Dalam pelaksanaannya, pendamping sosial PKH melakukan pengecekan serta pencocokan data anggota keluarga penerima manfaat berdasarkan komponen yang dimiliki setiap keluarga. Verifikasi ini mencakup pemanfaatan layanan dasar seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, serta layanan kesejahteraan sosial.

Langkah tersebut bertujuan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kondisi keluarga penerima serta mendorong anggota keluarga KPM untuk aktif mengakses layanan publik yang tersedia.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, Sadli Sirajuddin, mengatakan koordinasi antara pemerintah daerah dan pendamping sosial PKH menjadi kunci penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan program di lapangan.

“PKH bukan sekadar bantuan tunai, tetapi program yang mendorong keluarga penerima untuk aktif memanfaatkan layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Karena itu, melalui verifikasi komitmen ini kita ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kualitas hidup keluarga penerima,” kata Sadli.

Menurutnya, verifikasi komitmen juga menjadi instrumen penting untuk menjaga akurasi data penerima manfaat sekaligus memastikan bahwa keluarga penerima memenuhi kewajiban yang menjadi syarat dalam program PKH.

Dalam prosesnya, pendamping PKH melakukan pendataan serta konfirmasi langsung terhadap kondisi keluarga penerima, termasuk memastikan kehadiran anak dalam kegiatan pendidikan, pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil maupun balita, serta pemanfaatan layanan sosial lainnya yang telah ditetapkan dalam komponen program.

Sadli menambahkan, keberhasilan pelaksanaan verifikasi komitmen tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penyediaan layanan dasar bagi masyarakat.

“Kerja sama lintas sektor sangat diperlukan, terutama dari fasilitas kesehatan, satuan pendidikan, serta lembaga kesejahteraan sosial yang menjadi tempat layanan bagi KPM PKH. Dengan sinergi ini, kita berharap pelaksanaan program bisa berjalan lebih efektif,” ujarnya.

Melalui koordinasi yang terus diperkuat serta pelaksanaan verifikasi komitmen secara berkala, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap Program Keluarga Harapan dapat terus berjalan optimal, transparan, dan tepat sasaran.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial yang lebih baik bagi masyarakat.