Pj. Bupati Kolaka Utara Kunjungi Destinasi Wisata, Dorong Peningkatan PAD

Kolaka Utara, sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., melakukan kunjungan ke sejumlah objek wisata di Kecamatan Lasusua, Sabtu (21/09/2024), sebagai bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Pantai Berova, arena dayung yang akan dijadikan lokasi penebaran benih ikan, serta Kampung Kuliner yang direncanakan menjadi destinasi unggulan di Kolaka Utara.

Dalam kunjungannya, Yusmin menegaskan bahwa Kolaka Utara memiliki potensi pariwisata yang besar untuk dikembangkan.

“Potensi wisata alam di daerah ini sangat kaya. Mulai dari pantai, pegunungan, hingga kuliner lokal, semua ini bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa mendorong peningkatan PAD secara signifikan,” ujar Yusmin.

PJ. Bupati Kolut Yusmin saat mengunjungi objek wisata
PJ. Bupati Kolut Yusmin saat mengunjungi objek wisata

Dia juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam memajukan sektor pariwisata.

“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan, baik dalam menjaga kebersihan, keamanan, maupun promosi wisata. Partisipasi masyarakat adalah kunci untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai sumber utama PAD Kolaka Utara,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Yusmin didampingi oleh Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Diskominfo, Kasatpol PP, serta beberapa pejabat lainnya, termasuk Direktur Utama Perusda dan Kepala Bidang Informasi dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara.

Pemerintah daerah saat ini tengah merancang berbagai program untuk mendukung pengembangan infrastruktur dan promosi pariwisata, di antaranya adalah peningkatan fasilitas di destinasi wisata unggulan dan penataan kawasan wisata agar lebih menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Yusmin berharap, dengan adanya peningkatan promosi dan pembenahan destinasi wisata, Kolaka Utara bisa menjadi salah satu tujuan wisata utama di Sulawesi Tenggara.

“Jika potensi ini dimaksimalkan, bukan hanya PAD yang meningkat, tetapi juga kesejahteraan masyarakat sekitar akan terdongkrak,” tutupnya.

Sumber: Diskominfo Kolut




Jalan Santai bersama Rahman-AJB jadi Ajang Silaturahmi Tim dan Pendukung

MUNA, Sultranet.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna periode 2024-2029, DR Abdul Rahman SH MH dan Awal Jaya Bolombo SH (Rahman-AJB), menggelar kegiatan Jalan Santai di Kota Raha, Sabtu (21/9/2024).

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk silaturahmi antara Tim Pendukung, masyarakat dan pasangan calon, sekaligus mendorong gaya hidup sehat.

Dalam sambutannya, DR Abdul Rahman SH MH menyampaikan bahwa jalan santai tersebut tidak hanya bertujuan untuk berolahraga, tetapi juga sebagai ajang kebersamaan antara masyarakat dan pendukung paslon Rahman-AJB dari seluruh Kabupaten Muna.

“Pelaksanaan kegiatan ini tidak sekadar untuk berolahraga, tetapi diharapkan menjadi wadah kebersamaan serta hiburan bagi keluarga dan masyarakat luas,” ujarnya.

Rahman juga menekankan bahwa Pilkada harus dihadapi dengan suasana yang santai dan penuh kegembiraan.

Menurutnya, ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk memilih gagasan terbaik demi kemajuan Kabupaten Muna.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menyuguhkan berbagai hadiah menarik, termasuk satu unit kendaraan bermotor roda dua sebagai hadiah utama.

Hadiah lainnya meliputi kulkas, televisi, mesin cuci, kompor gas, rice cooker, kipas angin, setrika, dan alat rumah tangga lainnya.




Kukuhkan Pengurus TP-PKK Kolut, Pj. Bupati Yusmin Dorong Peran Aktif dalam Pembangunan

Kolaka Utara, SultraNET.com  – Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., secara resmi mengukuhkan Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ny. Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., bersama pengurus baru TP-PKK untuk masa bakti 2024.

Pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta pengurus TP-PKK yang baru saja dilantik. Jumat 20 September 2024

Dalam sambutannya, Yusmin menekankan pentingnya peran TP-PKK dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, TP-PKK merupakan garda terdepan dalam menggerakkan program-program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Kolaka Utara.

“PKK diharapkan menjadi motor penggerak yang mampu mengoptimalkan potensi daerah dan masyarakat untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H saat Mengukuhkan Pengurus TP-PKK Kolut
Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H saat Mengukuhkan Pengurus TP-PKK Kolut

Yusmin juga menegaskan pentingnya menjaga netralitas serta fokus pada tujuan utama, yaitu kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus menjaga netralitas dan fokus pada tujuan kita, yaitu kesejahteraan masyarakat. Mari kita bekerja sama, saling mendukung, dan menjadi teladan dalam keluarga masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pj. Bupati mengajak para pengurus TP-PKK yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh semangat dan komitmen, serta menjunjung tinggi rasa kebersamaan dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Ia berharap TP-PKK mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui program-program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga.

Acara pengukuhan ini menjadi tonggak penting bagi TP-PKK Kolaka Utara dalam mengawal program-program strategis yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan dengan kepemimpinan Ny. Hj. Nurhayati Yusmin dan pengurus baru, TP-PKK semakin berperan aktif dalam mendukung berbagai inisiatif pembangunan di tingkat keluarga dan komunitas.

Sumber: Kominfo Kolut




Ratusan Orang Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Calon Bupati H. Burhanuddin

Bombana, sultranet.com – Ratusan warga menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh calon Bupati Bombana 2025-2030, Ir. H. Burhanuddin, di Posko Utama Boepinang, Kecamatan Poleang, Kamis (19/09/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 400 orang yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk anggota komunitas Fatimah Pemberani.

Dalam sambutannya, H. Burhanuddin mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW yang mengajarkan cinta, kebersamaan, dan persaudaraan.

“Maulid Nabi ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan menjaga persatuan,” ujarnya di hadapan para hadirin.

Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW, ceramah agama, serta doa bersama.

Kehadiran H. Burhanuddin disambut hangat oleh warga yang semakin termotivasi untuk mendukungnya dalam Pemilihan Bupati Bombana pada 27 November 2024 mendatang.

Selain itu, turut hadir Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., istri H. Burhanuddin sekaligus pendiri komunitas FATIMAH PEMBERANI yang fokus pada pemberdayaan perempuan di Bombana.

Ia menyatakan bahwa komunitas tersebut mendukung penuh perjuangan H. Burhanuddin demi kesejahteraan masyarakat, terutama kaum perempuan.

Peringatan Maulid ini menjadi salah satu momentum kedekatan H. Burhanuddin dengan masyarakat setempat, terutama di wilayah Poleang.

Masyarakat menilai kegiatan ini sebagai bukti komitmen sang calon bupati dalam memperjuangkan kesejahteraan warga Bombana. (BC)




Zulfandi Mandala Tegaskan Tetap Solid Dukung Rajiun-Purnama di Pilkada Muna 2024

Muna, Sultranet.com – Mantan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Muna, Zulfandi Mandala, membantah keras isu miring yang ditujukan padanya terkait arah dukungan politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 2024.

Isu tersebut viral di media sosial, khususnya Facebook, dan menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

Zulfandi menegaskan bahwa hingga saat ini, dirinya tetap solid mendukung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, Rajiun Tumada dan Purnama.

Dia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar tanpa verifikasi.

“Isu-isu negatif tentang saya di luar sana jangan langsung dipercaya. Sampai saat ini, saya tetap solid berjuang untuk memenangkan pasangan Rajiun-Purnama di Pilkada Muna 2024,” ujarnya kepada awak media, Kamis (19/09/2024).

Zulfandi mengklarifikasi terkait unggahan foto di Facebook yang memperlihatkan dirinya bersama salah satu calon bupati lain.

Menurutnya, foto tersebut adalah foto lama yang sengaja diangkat oleh akun palsu untuk menyesatkan opini publik.

“Itu adalah foto lama, dan saya tetap solid mendukung pasangan Rajiun-Purnama. Jadi, soal akun yang mengunggah foto itu, kita maklumi saja. Apalagi itu hanya akun palsu. Tidak perlu membuang energi untuk menanggapinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Zulfandi menjelaskan alasan mengapa dirinya tetap mendukung Rajiun Tumada dalam Pilkada Muna 2024.

Menurutnya, mantan Bupati Muna Barat tersebut adalah sosok pemimpin yang tegas, merakyat, dan sudah memiliki pengalaman dalam memimpin daerah.

“Pak Rajiun adalah pemimpin yang punya ketegasan dan kedekatan dengan masyarakat. Selain itu, beliau juga sudah punya pengalaman yang mumpuni dalam memimpin daerah,” ucap Zulfandi.

Di akhir pernyataannya, Zulfandi juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar.

“Sekali lagi, saya tegaskan, jangan mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak jelas asal-usulnya,” tutupnya.




Maulid Nabi di SIT Al-Izzah Bombana: Tanamkan Cinta Rasul Pada Siswa

Bombana, sultranet.com – Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al-Izzah Bombana menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H/2024 M di Areal Sekolah yang terletak di Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Kamis (19/09/2024)

Acara ini diikuti oleh 200 siswa-siswi dari sekolah tersebut dan diramaikan dengan berbagai kegiatan, termasuk sedekah atau infaq, yang dilaksanakan langsung oleh para pelajar.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pembacaan dongeng yang dibawakan oleh Ustadz Heru dengan bantuan boneka lucu bernama Bona, yang berhasil menarik perhatian anak-anak.

Suasana Maulid Nabi Muhammad SAW di SIT Al Izzah Bombana
Suasana Maulid Nabi Muhammad SAW di SIT Al Izzah Bombana

Ketua Yayasan Al-Izzah Bombana, Arman Ahmad, S.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah menanamkan rasa cinta kepada Allah dan Nabi kita, serta menerapkan apa yang menjadi kebiasaan Nabi, sehingga anak-anak bisa cinta kepada Nabi Muhammad,” kata Arman Ahmad.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SIT Bombana, Asmawati, S.Si, menambahkan bahwa acara ini juga bertujuan untuk lebih memperkenalkan sosok Nabi Muhammad SAW kepada para siswa.

Selain itu, anak-anak diharapkan bisa mempelajari perjalanan hidup Nabi dan menjadikannya sebagai panutan dalam kehidupan mereka.

“Memperkenalkan kepada anak-anak tentang tahun kelahiran Nabi Muhammad SAW dan perjalanan hidupnya sangat penting agar mereka bisa mengenal, mencintai, serta meneladani beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Asmawati.

Dengan adanya kegiatan Maulid Nabi ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai akhlak Nabi Muhammad dan menerapkannya dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.




Dukung Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Bombana Serahkan Bibit Sayuran dan Benih ke Warga

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan serah terima bibit sayuran, benih, dan sarana pendukung lainnya kepada masyarakat Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kamis (19/09/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung lomba PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Harno, S.KM., M.Kes., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Hasbi, SP., MM., Kepala Bidang Penyuluhan, Hasriani Husain, SP., bersama para pejabat fungsional dan staf Dinas Pertanian Bombana. Kepala Desa Lantowua, Irwan, serta Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) turut menyaksikan proses penyerahan tersebut.

Sekretaris Dinas Pertanian, Harno, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyerahan bibit sayuran dan benih ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam upaya menganekaragamkan konsumsi pangan, sekaligus mendukung desa dalam lomba PKK tingkat provinsi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menciptakan ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman pangan.

“Penyerahan bibit tanaman cabai, terong, tomat, serta tanaman toga ini merupakan salah satu kontribusi dari Dinas Pertanian Bombana dalam rangka penurunan angka stunting. Melalui pemberdayaan lahan pekarangan, kami berharap masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman pangan, buah-buahan, sayuran, dan tanaman obat keluarga (toga),” ujar Harno.

Kepala Desa Lantowua, Irwan, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian, yang terus berupaya membantu masyarakat di sektor pertanian. “Alhamdulillah, hari ini kami menerima bantuan berupa bibit sayuran, benih, dan sarana pendukung lainnya. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan produksi hortikultura di desa kami,” ucap Irwan.

Lebih lanjut, Irwan berharap bantuan ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola lahan pekarangan mereka. “Kita berharap apa yang diberikan oleh Dinas Pertanian ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam pertanian hortikultura. Bantuan yang kami terima bukan hanya berupa bibit sayuran dan tanaman buah, tetapi juga sarana pendukung lainnya seperti waring untuk pemagaran, selang, dan gembor untuk penyiraman,” tutupnya.

Program penyerahan bibit sayuran ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung program nasional ketahanan pangan keluarga. Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah desa dan Dinas Pertanian Bombana, diharapkan masyarakat dapat secara mandiri memenuhi kebutuhan pangan harian mereka, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah.

Penyerahan bantuan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Bombana, khususnya di bidang hortikultura. Dinas Pertanian terus mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal guna menanam berbagai jenis tanaman pangan dan sayuran yang bermanfaat untuk kesehatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Desa Lantowua ini tidak hanya berfokus pada pemberian bibit dan benih, tetapi juga diiringi dengan arahan teknis dari penyuluh pertanian setempat. Para penyuluh memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait cara budidaya tanaman hortikultura yang efektif, mulai dari tahap penanaman hingga perawatan agar hasil panen maksimal.

Program ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi isu stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Bombana. Dengan adanya dukungan dari Dinas Pertanian melalui program ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan melalui perbaikan gizi masyarakat yang lebih baik dan beragam.

Dalam jangka panjang, kegiatan semacam ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga dan desa, sehingga masyarakat tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan pangan mereka sendiri, tetapi juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Acara penyerahan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara serah terima, yang menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengoptimalkan program pemberdayaan di sektor pertanian. Dengan adanya sinergi ini, Kabupaten Bombana diharapkan dapat terus maju dan berkembang, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi sektor unggulan.




Cabup H. Burhanuddin Jadikan Skala Prioritas Pemerataan Pembangunan dan SDM

Bombana, sultranet.com – Calon Bupati Bombana 2024-2029, H. Burhanuddin, menyatakan komitmennya untuk menjadikan pemerataan pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai prioritas utama.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan silaturahmi di Dusun Tantahi, Desa Pabiring, Kecamatan Poleang Barat, pada Rabu malam (18/04/2024).

Dihadiri oleh tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, dan ibu-ibu dari komunitas Fatimah Pemberani, Burhanuddin menyoroti ketertinggalan Bombana dalam hal pembangunan dibandingkan kabupaten lain seperti Kolaka Utara dan Wakatobi.

“Sudah 21 tahun Bombana berdiri sendiri, tapi pembangunan infrastruktur kita masih jauh tertinggal,” ungkapnya dengan tegas.

Dalam programnya, Burhanuddin berjanji untuk mempercepat pembangunan jalan, jembatan, dan akses pertanian selama lima tahun ke depan.

“InsyaAllah seluruh jalan lorong, jalan pertanian, dan jembatan akan selesai dibangun. Ini adalah kunci untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor pertanian,” jelasnya.

Selain infrastruktur, H. Burhanuddin juga fokus pada pendidikan dan kesehatan. Ia berjanji untuk menyediakan sarana pendidikan dan layanan kesehatan yang merata, dengan biaya kesehatan ditanggung oleh pemerintah daerah.

Ia pun menegaskan pentingnya dukungan penuh bagi pengembangan SDM, termasuk melalui program beasiswa untuk jenjang perguruan tinggi hingga S3, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Pertemuan ini dianggap sebagai angin segar bagi masyarakat Poleang Barat, yang telah lama menantikan perubahan signifikan di wilayah mereka.

Burhanuddin berkomitmen untuk mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat guna mewujudkan visi Bombana yang lebih adil dan merata.




Cabup Bombana H. Burhanuddin, Dengarkan Keluhan Warga Desa Puu Waeya

Bombana, Sultranet.com – Safari politik Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin di Desa Puu Waeya, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, warga menyampaikan keluhan mengenai minimnya infrastruktur dasar, terutama jalan dan jembatan, yang hingga kini kurang mendapat perhatian pemerintah. Rabu (18/9/2024)

Kepada Burhanuddin, warga mengeluhkan akses jalan yang buruk ke area pertanian membuat warga kesulitan mengangkut hasil panen, khususnya jalan yang terletak di Dusun Dua dan Tiga desa tersebut.

Fadli, salah satu warga Desa Puu Waeya, mengungkapkan bahwa warga telah beberapa kali mengajukan permohonan pembangunan jalan dan jembatan ke pemerintah daerah, namun belum ada tindak lanjut.

“Kami sangat susah untuk membawa hasil panen karena belum ada jalan dan jembatan penghubung ke area pertanian. Pengajuan sudah beberapa kali dilakukan, tapi belum ada realisasi,” ungkap Fadli.

Selain itu, Fadli yang juga berprofesi sebagai guru honorer di Sekolah Dasar Swasta setempat, menyoroti minimnya fasilitas pendidikan. Sekolah yang telah beroperasi selama empat tahun itu hanya memiliki dua ruang kelas, sedangkan jumlah siswa mencapai 39 orang.

“Sampai sekarang, sekolah tempat saya mengajar hanya punya dua ruang kelas. Kami sangat butuh tambahan ruang belajar karena siswanya sudah banyak,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Burhanuddin merespons keluhan warga dengan penuh empati. Ia berjanji akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk fasilitas pendidikan, jika terpilih sebagai Bupati Bombana.

“Semua desa dan kecamatan harus memiliki infrastruktur yang layak, baik itu jalan, jembatan, pendidikan, maupun kesehatan. Itu adalah upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa pencalonannya sebagai Bupati adalah bentuk pengabdian dirinya untuk berbuat baik dan membangun daerah Bombana yang lebih sejahtera.

“Saya ingin menghibahkan sisa hidup saya untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Setelah pensiun, saya ingin mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi lebih banyak,” tutupnya.




Dinas Pertanian Bombana Imbau Peternak Waspadai Penyakit Jembrana pada Sapi Bali

Bombana, sultranet.com – Penyakit Jembrana, yang menyerang sapi Bali, kembali menjadi perhatian di Kabupaten Bombana. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan ditularkan antar sapi, tanpa menimbulkan risiko bagi manusia. Meski demikian, peternak diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan ternaknya guna mencegah penyebaran penyakit ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyakit Jembrana tidak berbahaya bagi manusia, sehingga tidak perlu ada kepanikan di kalangan masyarakat. “Jangan panik, penyakit Jembrana hanya menyerang sapi Bali dan tidak menular kepada manusia. Dagingnya aman untuk dikonsumsi, selama dimasak dengan sempurna di atas suhu 55 derajat Celcius,” ujarnya, (18/9/2024).

Penyakit Jembrana ini ditandai dengan sejumlah gejala pada sapi yang terinfeksi, di antaranya adalah demam tinggi, bengkaknya kelenjar limfe, diare berdarah, keluarnya saliva secara berlebihan, keringat darah, serta pucatnya warna mulut, mata, dan alat kelamin. Gejala lainnya termasuk ingus yang keluar berlebihan dari mulut dan hidung, sapi banyak minum, lesu, menurunnya berat badan, dan adanya benjolan di pangkal leher.

Penularan penyakit Jembrana terjadi melalui kontak langsung antara sapi yang terinfeksi dengan sapi yang sehat. Selain itu, penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung melalui serangga, seperti lalat Tabanus rubidus, serta melalui alat-alat medis seperti jarum suntik yang tidak steril.

Untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan, sapi yang terinfeksi dapat diberikan obat anti radang, antinyeri, dan penurun demam. Pemberian vitamin juga disarankan guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan mempercepat proses penyembuhan.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian Bombana mengimbau kepada peternak untuk tidak membiarkan sapi berkeliaran bebas, melainkan harus dikandangkan agar tidak berisiko menularkan penyakit kepada ternak lain. “Dengan mengandangkan sapi, Anda telah melindungi ternak Anda sendiri dan populasi sapi di sekitarnya,” tegas Sarif.

Selain itu, peternak juga diminta untuk segera melaporkan jika ada sapi yang menunjukkan gejala-gejala Jembrana kepada petugas peternakan. “Jika ternak Anda sakit, segera lapor ke petugas peternakan di nomor 085333439834 atau 085162803219. Petugas kami siap membantu menangani kasus ini dengan langkah-langkah yang tepat,” tambahnya.

Imbauan Dinas Pertanian Bombana
Imbauan Dinas Pertanian Bombana

Penyakit Jembrana yang disebabkan oleh virus ini memang hanya menyerang sapi Bali, namun dampaknya bisa sangat merugikan bagi peternak apabila tidak segera diatasi. Penyebarannya yang cepat dan kondisi sapi yang melemah dengan gejala parah bisa berujung pada kematian sapi, jika tidak ditangani secara baik. Oleh sebab itu, peternak di Bombana diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan baik.

Selain itu, peternak juga diimbau untuk menjaga kebersihan kandang serta lingkungan sekitar, terutama dengan meminimalisir keberadaan serangga pengganggu seperti lalat. Penggunaan alat-alat kesehatan yang steril juga sangat penting untuk mencegah penularan melalui jarum suntik atau alat medis lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian akan terus memantau perkembangan penyakit ini di lapangan dan melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif. Peternak diharapkan dapat bekerja sama dengan petugas peternakan untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga dan menghindari dampak ekonomi yang lebih besar akibat wabah penyakit ini.

Sebagai tambahan, Sarif juga mengingatkan bahwa meskipun daging sapi yang terjangkit penyakit Jembrana tetap aman dikonsumsi, proses memasaknya harus dilakukan dengan benar untuk memastikan keamanan pangan. “Pastikan daging sapi dimasak dengan matang di atas suhu 55 derajat Celcius agar virus yang ada dalam daging mati dan tidak menimbulkan risiko apa pun bagi konsumen,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara peternak dan pemerintah daerah, diharapkan penyebaran penyakit Jembrana dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap populasi sapi di Bombana bisa diminimalisir. Para peternak diminta untuk terus berkoordinasi dengan dinas terkait dalam menjaga kesehatan ternak mereka, sehingga sektor peternakan di daerah ini tetap produktif dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian Bombana juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan bantuan teknis kepada peternak mengenai penanganan penyakit Jembrana, serta memperkuat ketahanan kesehatan hewan di wilayah Bombana. Dengan adanya himbauan ini, diharapkan para peternak lebih sigap dalam menangani penyakit yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi ternak mereka.