Dinas Pertanian Bombana Salurkan 25 Ton Benih Padi untuk Perluasan Areal Tanam

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menggelar penyerahan bantuan benih padi sawah varietas Ciherang kepada kelompok tani di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang didukung oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Benih padi yang diserahkan sebanyak 25.000 kg dengan target penanaman seluas 1.000 hektare. (9/9/2024)

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, didampingi oleh Camat Rarowatu, Zakir, S.Pd., dan Kepala Desa Lakomea, Efendi, SH. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hasbi, SP.MM, Kabid Penyuluhan Hasriani Husain, SP, UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bombana Heriyani, SP, M.Si, serta sejumlah pejabat lainnya dari kelompok jabatan fungsional di bidang pertanian.

Sarif dalam arahannya menyampaikan harapannya agar bantuan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan para petani untuk memperhatikan jadwal tanam serta kondisi cuaca yang tidak menentu, guna memastikan hasil yang maksimal. “Bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan indeks pertanaman serta mengatasi inflasi daerah melalui peningkatan produksi pangan,” ujarnya.

Selain bantuan benih padi untuk PAT, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana juga mendapatkan alokasi bantuan lainnya dari Kementerian Pertanian melalui dana APBN tugas pembantuan (TP) pusat dan provinsi. Bantuan tersebut mencakup:

  1. Bantuan benih padi sawah PAT pusat seluas 1.000 hektare yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bombana.
  2. Bantuan benih padi sawah pusat akibat kekeringan seluas 1.000 hektare.
  3. Bantuan benih padi sawah pusat kegiatan PAT dan pompanisasi seluas 1.065 hektare.
  4. Bantuan benih padi sawah TP provinsi seluas 500 hektare.

Untuk wilayah Kecamatan Rarowatu sendiri, terdapat alokasi bantuan untuk penanaman seluas 416 hektare yang mencakup 27 kelompok tani dengan total 465 orang petani. Benih-benih tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sawah dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Bantuan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendukung petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah tantangan cuaca ekstrem dan inflasi. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan perekonomian petani di Kabupaten Bombana, khususnya di Kecamatan Rarowatu, akan terus meningkat.




Gercep! H. Burhanuddin Respon Langsung Bantu Warga Bangun Jembatan

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana periode 2025-2030, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, menunjukkan respons cepat (Gercep) dengan memberikan bantuan tunai untuk mendukung pembangunan jembatan penghubung antara Desa Tunas Baru dan Desa Hukaea di Kecamatan Rarowatu Utara, Minggu (8/9/2024).

Bantuan ini diberikan saat Burhanuddin tengah berkunjung ke wilayah tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Jembatan tersebut sangat penting untuk mempermudah akses antar desa, terutama saat musim hujan ketika aliran sungai sering meluap, mempersulit aktivitas warga.

Melihat warga bergotong royong membangun jembatan, Burhanuddin langsung tergerak memberikan bantuan guna mempercepat penyelesaiannya.

“Jembatan ini sangat vital untuk mobilitas warga, apalagi saat musim hujan. Akses antar desa akan terputus tanpa jembatan yang layak,” ungkap Burhanuddin.

H. Burhanuddin disambut antusias warga Rarowatu Utara
H. Burhanuddin disambut antusias warga Rarowatu Utara

Salah satu warga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan, menyebut bahwa jembatan ini sangat dibutuhkan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari mereka.

Selain menyerahkan bantuan, Burhanuddin juga melanjutkan kunjungan ke desa-desa lain di Rarowatu Utara untuk mendengar aspirasi masyarakat.

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana, Iskandar, SP, yang akan dilantik sebagai Ketua DPRD Bombana periode 2024-2029.

Kehadiran Burhanuddin dan bantuan yang diberikannya semakin memperkuat citra dirinya sebagai calon pemimpin yang responsif, peduli, dan siap memberikan solusi nyata bagi masyarakat Bombana. (*)




Nina Harini Yuniarti Apresiasi Muh. Aqil Syafiq Putera Kolut Wakili Sultra di Ajang Nasional

Lasusua, SultraNET.com – Istri PJ Bupati Kolaka Utara, Nina Harini Yuniarti, mengungkapkan rasa bangganya terhadap Muh. Aqil Syafiq, putra asal Kolaka Utara yang terpilih menjadi delegasi Sulawesi Tenggara di ajang Men & Woman Trend Model Indonesia 2024. Kompetisi ini berlangsung di Jakarta mulai 6 hingga 8 September 2024.

“Kami bangga dengan prestasi Aqil. Dia membawa nama Kolaka Utara ke tingkat nasional,” ujar Nina Harini Yuniarti. Sabtu (7/9/2024)

Istri PJ. Bupati Sukanto Toding itu berharap Aqil bisa membawa pulang prestasi untuk mengharumkan nama Sulawesi Tenggara secara umum dan Kolaka Utara secara khusu.

“Semoga Aqil dapat berprestasi dan membawa kebanggaan bagi daerah dan keluarganya,” harap Nina.

Muh. Aqil Syafiq bersama PJ. Bupati Kolaka Utara Sukanto Toding
Muh. Aqil Syafiq bersama PJ. Bupati Kolaka Utara Sukanto Toding

Men & Woman Trend Model Indonesia, yang telah berlangsung sejak 2016, merupakan ajang pencarian putra-putri terbaik dari 38 provinsi di Indonesia.

Acara ini diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, bekerja sama dengan PT. Kharisma Production dan PT. Cahaya Sabrina Production.

Para finalis, termasuk Aqil, akan mendapatkan pelatihan intensif, mulai dari pengembangan karakter, modeling, hingga public speaking.

Mereka juga dibekali keterampilan sosial seperti kecerdasan emosional dan etika dalam berpenampilan.

“Ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi pengembangan diri secara menyeluruh,” jelas Nina.

Selain itu, para finalis juga akan menerima sertifikat yang ditandatangani Menteri Kemenparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, dan berbagai penghargaan lainnya.

Mereka juga berpeluang menjadi delegasi Indonesia dalam ajang Singapore Expo 2025, IMM Award, serta kegiatan ASEAN Indonesia pada Januari 2025.

Rayyan Haris, Direktur Are Academy Kendari, yang mendampingi Aqil bersama tiga kandidat lain dari Sulawesi Tenggara, menyampaikan bahwa persiapan mereka sudah dilakukan sejak tiba di Jakarta pada 4 September 2024.

“Kami fokus melatih mental, attitude, dan bakat sebelum masuk masa karantina,” katanya.

Aqil Syafiq, siswa kelas 1 SMA Negeri 1 Lasusua, juga merasa bangga bisa mewakili daerahnya.

“Ini kesempatan besar bagi saya untuk memperkenalkan Kolaka Utara di kancah nasional,” ujar Aqil singkat.

Penanggung jawab kegiatan, Tarwiru Umar, berharap ajang ini dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan karakter mereka.

“Acara ini menjadi wadah bagi putra-putri Indonesia untuk meraih pengalaman berharga,” ucap Tarwiru.

Sumber: Diskominfo Kolut




Dandim Bombana Silaturahmi ke Raja Kabaena

Bombana, SultraNET.com – Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., melakukan kunjungan silaturahmi ke Raja Kabaena, Kasman, S.Sos., di Desa Tangkeno, Kecamatan Kabaena, pada 6-7 September 2024.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antar lembaga serta menjaga stabilitas wilayah menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Dandim Andi Irfandi menegaskan bahwa pentingnya menjaga persatuan di tengah memanasnya suhu politik, terutama di wilayah Bombana, harus menjadi prioritas utama.

Menurutnya, komunikasi yang baik antar elemen masyarakat, termasuk para tokoh adat, sangat berperan dalam menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk di wilayah Kabaena, tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Stabilitas wilayah adalah prioritas kami, dan silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun kerja sama yang solid dengan para pemangku adat dan tokoh masyarakat,” ujar Dandim Andi Irfandi. Sabtu (7/9/2024)

Ia juga menekankan pentingnya peran para tokoh adat seperti Raja Kabaena dalam menjaga ketertiban sosial.

Lebih lanjut, Dandim Andi menekankan bahwa TNI siap mendukung proses Pilkada agar berjalan damai dan demokratis.

“Kami akan selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendorong masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu-isu provokatif yang bisa memecah belah persaudaraan,” tegasnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Raja Kabaena, Kasman, S.Sos., menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dandim dalam menjalin silaturahmi.

Menurut Raja, hal ini sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini dipegang oleh Kerajaan Kabaena dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Kita dihadapkan dengan dinamika politik yang sangat fluktuatif, terutama menjelang Pilkada serentak. Silaturahmi antar pemangku kepentingan seperti ini sangat penting dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat,” ujar Raja Kasman.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu konflik horizontal selama proses Pilkada.

“Semua kontestan Pilkada adalah bagian dari kita, jangan sampai perbedaan pilihan memicu permusuhan di antara pendukung,” imbaunya.

Silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan para tokoh adat dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di Bombana. (*JR)

 




Sejalan Visi Misi, BERKAH Deklarasi Dukung BERANI di Pilkada Bombana 

Bombana, SultraNET. – Mantan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana pada Pilkada 2017, Ir. H. Kasra Jaru Munara, M.Sc, dan H. Man Arfa, S.Pdi, secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani (BERANI) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana 2024.

Deklarasi tersebut dilakukan dalam sebuah acara di halaman Hotel Persada, Kabupaten Bombana, pada Jumat (6/9/2024).

Dalam orasi politiknya, Kasra Jaru Munara menegaskan bahwa dukungannya didasarkan pada visi dan misi pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani yang dianggap sejalan dengan harapan masyarakat Bombana.

Ia menyebut bahwa setelah beberapa kali pertemuan, pasangan BERANI menunjukkan komitmen yang kuat untuk membawa perubahan signifikan di daerah tersebut.

“Setelah berdiskusi lebih dari dua kali, saya yakin bahwa rencana mereka sangat sesuai dengan apa yang Bombana butuhkan. Mereka konsisten dalam visi mereka dan berkomitmen untuk perubahan nyata,” ujar Kasra di hadapan para tokoh politik dan pendukung yang hadir.

Kasra juga menekankan bahwa keputusan mendukung pasangan BERANI bukan tanpa alasan. Menurutnya, pasangan ini berani menantang kekuasaan yang telah mendominasi politik di Bombana selama bertahun-tahun.

Ia mengapresiasi keberanian mereka yang tercermin dalam tagline “BERANI” yang, menurutnya, lebih dari sekadar slogan.

Selain itu, Kasra melontarkan kritik tajam kepada lawan politik pasangan BERANI. Ia menyatakan bahwa lawan politiknya tidak responsif dan bahkan tidak pernah mencoba menjalin komunikasi dengan dirinya.

Menurut Kasra, ini menunjukkan keangkuhan dan keyakinan yang berlebihan dari pihak lawan.

“Lawan politik tidak pernah menghubungi saya, ini menunjukkan mereka terlalu percaya diri dan merasa tidak memerlukan dukungan dari tokoh-tokoh seperti kami,” ungkap Kasra.

Lebih lanjut, Kasra menyindir penggunaan slogan yang mirip oleh pihak lawan yang menggunakan kata “BERANI-TO” dalam kampanye mereka.

Ia menilai hal ini menunjukkan kurangnya kreativitas dalam menyusun strategi politik.

Kasra, yang pada Pilkada 2017 maju dengan akronim BERKAH (Bersama Kasra Jaru Munara dan Man Arfa), berharap agar para pendukungnya tetap solid dan mengalihkan dukungan mereka kepada pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani.

Ia optimis bahwa dengan dukungan tersebut, perubahan nyata di Bombana bisa terwujud dalam lima tahun ke depan.

“Saya berharap para pendukung saya di Pilkada 2017 tetap solid dan mendukung pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Dengan soliditas ini, kita bisa melihat perubahan nyata di Bombana,” tutup Kasra. (*)




Pemkab Bombana Tingkatkan Kapasitas Satlinmas, Siap Jaga Ketertiban Jelang Pilkada 2024

BOMBANA, sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana kembali mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Gelombang II. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., didampingi Sekretaris Daerah, di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Kamis (5/9/2024).

Pelatihan ini diikuti oleh 311 peserta yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. Para peserta yang terlibat merupakan anggota aktif Satlinmas, yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan, terutama selama masa Pilkada.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa keberadaan Satlinmas menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum. Menurutnya, pelatihan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mempersiapkan Satuan Perlindungan Masyarakat agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik di lapangan.

“Pemerintah menempatkan urusan ketentraman masyarakat, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat sebagai urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh anggota Satlinmas memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar Edy Suharmanto.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto juga menyebutkan bahwa pemerintah Kabupaten Bombana telah menyiapkan beberapa program peningkatan kapasitas Satlinmas. Selain pelatihan ini, salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah pembentukan Sistem Informasi Manajemen Linmas (SIM LINMAS). Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan lingkungan dengan partisipasi masyarakat secara sukarela dan swakarsa.

Satlinmas sendiri memiliki peran penting, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Pemilu maupun Pilkada. Dalam konteks Pilkada 2024 yang akan datang, Satlinmas diharapkan dapat berperan aktif dalam pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga dapat tercipta suasana kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

Adapun materi pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi beberapa aspek utama, seperti indeks potensi kerawanan Pilkada, strategi dan taktik pengamanan TPS, pelibatan pers dalam pengamanan TPS, serta peran penting Satlinmas dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dalam memastikan ketertiban umum selama Pilkada. Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari pihak kepolisian yang memberikan panduan tentang teknik pengamanan dan penanganan situasi darurat di lapangan.

Peserta Peningkatan Kapasitas Satlinmas
Peserta Peningkatan Kapasitas Satlinmas

Pj. Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Satlinmas, SatPol PP, dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada. Dengan demikian, seluruh elemen keamanan dapat bersinergi untuk menciptakan situasi yang kondusif, tidak hanya di hari pemungutan suara, tetapi juga dalam proses kampanye dan pascapemilu.

“Kita berharap pelatihan ini akan memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pengawasan oleh Satlinmas di seluruh Kabupaten Bombana. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka akan lebih siap dalam mengatasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin muncul selama proses Pilkada,” jelas Edy Suharmanto.

Pelatihan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan peserta pelatihan. Mereka menganggap kegiatan ini sangat relevan, mengingat peran Satlinmas yang kian penting dalam menjaga stabilitas daerah di tengah suasana politik yang dinamis.

Salah seorang peserta pelatihan, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam pelatihan ini. Ia menilai bahwa materi yang disampaikan sangat berguna untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilannya sebagai anggota Satlinmas, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan adanya materi tentang strategi pengamanan TPS dan kerawanan Pilkada, kami jadi lebih siap untuk menjaga keamanan di desa kami masing-masing,” ujarnya

Di sisi lain, pemerintah Kabupaten Bombana juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam sistem keamanan lingkungan akan semakin meningkat melalui kegiatan ini. SIM LINMAS yang direncanakan akan diterapkan di seluruh desa dan kelurahan diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

Dengan adanya pelatihan ini, Kabupaten Bombana semakin siap dalam menghadapi Pilkada 2024. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas SDM Satlinmas, tetapi juga mendorong terjalinnya kerja sama yang solid antara berbagai pihak terkait demi menciptakan suasana pemilu yang aman, damai, dan tertib.

Pj. Bupati Bombana berharap, dengan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini, anggota Satlinmas dapat berkontribusi secara maksimal dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing, sehingga proses Pilkada dapat berjalan lancar dan demokratis.




Dinas Pertanian Bombana  Sosialisasi Pengendalian Hama Kakao di Poleang Barat

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan sosialisasi Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang berfokus pada hama penggerek buah kakao (PBK) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Poleang Barat. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Sarif, SH, yang juga memberikan arahan terkait kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Bombana. Turut hadir dalam acara tersebut Camat Poleang Barat, Kepala Bidang Perkebunan, dan Kepala BPP Poleang Barat. (5/9/2024)

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang pengendalian hama, sehingga dampak negatif yang ditimbulkan pada tanaman dapat diminimalisir, dan kualitas buah kakao yang dihasilkan menjadi lebih baik. Abd. Hafid, S.ST, sebagai narasumber, menjelaskan bahwa kegiatan ini meliputi pengenalan awal mengenai hama dan penyakit pada tanaman kakao, cara pengendalian, serta sesi diskusi yang melibatkan peserta.

“Dengan sosialisasi ini, kami berharap para petani di Kabupaten Bombana, terutama di Kecamatan Poleang Barat, dapat lebih memahami cara mengantisipasi serangan hama, khususnya lalat buah dan penggerek buah kakao, yang menjadi ancaman utama bagi hasil pertanian,” ungkap Abd. Hafid. Ia menekankan pentingnya koordinasi dan sosialisasi sejak dini untuk meminimalisir serangan hama yang dapat merugikan petani.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung dalam pengamatan hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao, dipandu oleh Abd. Hafid dan Duwi Atmanto, SP.

Peserta sosialisasi terdiri dari kelompok tani di Kecamatan Poleang Barat, Poleang Tengah, dan Tontonunu, serta penyuluh pertanian. Dinas Pertanian Kabupaten Bombana berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi kakao di wilayah tersebut dan membantu petani dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Melalui sosialisasi ini, Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus mendukung para petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, khususnya kakao, yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Bombana.




Tiga ASN di Muna Diduga Langgar Netralitas, Laporannya Diteruskan ke BKN

Muna, Sultranet.com – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Muna diduga melanggar netralitas dengan terlibat langsung dalam proses pengantaran salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Muna.

Dugaan pelanggaran ini terjadi pada Kamis, 29 Agustus 2024, dan saat ini telah ditindaklanjuti oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna.

Ketua Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Muna, Mustar, menyampaikan bahwa laporan terkait ketiga ASN berinisial A, S, dan W tersebut telah diteruskan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diproses lebih lanjut.

“Setelah melakukan pemeriksaan terhadap para pelapor dan mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran, Bawaslu sudah memiliki berkas yang lengkap, baik secara formil maupun materiil. Laporan tersebut kini telah diplenokan dan diteruskan ke BKN,” ungkap Mustar melalui sambungan telepon pada Kamis (5/9/2024).

Mustar, Koordiv Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Muna
Mustar, Koordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Muna

Lebih lanjut, Mustar menjelaskan bahwa langkah ini merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 91 Tahun 2024, yang mengubah Perpres Nomor 47 Tahun 2021 tentang Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Peraturan tersebut, yang diundangkan pada 23 Agustus 2024, mencabut Perpres Nomor 118 Tahun 2014 tentang Komisi Aparatur Sipil Negara, sehingga dugaan pelanggaran terkait netralitas ASN kini tidak lagi ditangani oleh Komisi ASN (KASN), tetapi oleh BKN.

“Dengan adanya perubahan regulasi ini, keputusan apakah ketiga ASN tersebut terbukti bersalah atau tidak akan diputuskan oleh BKN,” tutup Mustar.

Pewarta: Borju




PPID Utama Bombana Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik

Bombana, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama terus berupaya meningkatkan kualitas sistem informasi publik.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo & Statistik Kabupaten Bombana yang juga menjabat sebagai Ketua PPID Utama, Fadlan, menyatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan evaluasi terhadap sistem yang ada.

Tujuannya adalah memastikan informasi yang disampaikan selalu relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami rutin melakukan pembenahan dan evaluasi terhadap sistem informasi PPID. Ini penting untuk memastikan bahwa layanan yang kami berikan selalu dapat diakses dengan mudah dan memenuhi ekspektasi publik,” ungkap Fadlan. Kamis (5/9/2024)

Peningkatan kualitas ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Penjabat (Pj.) Bupati Bombana yang mendorong inovasi dalam penyampaian informasi publik.

Pj. Bupati berharap sistem ini dapat terus dikembangkan agar mampu memberikan layanan informasi yang lebih efektif dan efisien.

Melalui situs resmi PPID Utama Kabupaten Bombana, www.ppid.bombanakab.go.id, masyarakat kini dapat mengakses berbagai informasi penting yang berkaitan dengan kebijakan dan kegiatan pemerintah daerah.

Harapannya, dengan peningkatan kualitas ini, masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi yang diperlukan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, situs resmi tersebut dapat diakses secara langsung, memastikan transparansi informasi bagi seluruh warga Kabupaten Bombana.

 




Politeknik Bombana Bimbing Masyarakat Matausu Kembangkan Budi Daya Ikan dan Pembangunan Instalasi Air dan Listrik

BOMBANA, Sultranet.Com – Dosen Politeknik Bombana meluncurkan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, untuk mendukung pengembangan ekonomi dan perbaikan infrastruktur dasar. Program ini bertujuan membantu masyarakat setempat dalam mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar sekaligus pembangunan instalasi air bersih dan listrik di desa. Rabu (4/9/2024)

Direktur Politeknik Bombana, Sainal Abidin, S.Si., M.M, mengatakan bahwa program PKM ini merupakan langkah nyata institusi dalam memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan dan penyediaan infrastruktur.

“Kami memberikan pelatihan budidaya ikan air tawar kepada masyarakat Matausu agar mereka dapat meningkatkan hasil produksi dan efisiensi usaha perikanan mereka. Ini juga sebagai upaya untuk menggerakkan perekonomian lokal,” jelas Sainal.

Program ini melibatkan dosen Politeknik Bombana yang bekerja sama dengan mahasiswa dan masyarakat dalam pembangunan instalasi air dan listrik di Desa Morengke. Sumber mata air lokal dimanfaatkan untuk menyediakan pasokan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari, serta instalasi listrik yang lebih handal.

Menurut Abdul Majid, S.Pi., M.Pi., koordinator PKM ini, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperbaiki kualitas hidup masyarakat Morengke secara signifikan. “Akses terhadap air bersih dan listrik adalah hal yang sangat mendasar, dan kami berusaha memastikan kebutuhan ini terpenuhi dengan baik,” ujar Majid.

Selain aspek teknis, Abdul Majid menekankan pentingnya kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam pelaksanaan program ini. “Partisipasi aktif masyarakat setempat menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap dampak positifnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, baik dalam sektor perikanan maupun akses air dan listrik,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam budi daya ikan air tawar serta ketersediaan infrastruktur dasar yang lebih baik, perekonomian di wilayah ini akan semakin berkembang.

Tim yang terlibat dalam program ini terdiri dari para dosen berpengalaman yang memiliki keahlian di berbagai bidang, yakni Sainal Abidin, S.Si., M.M sebagai pengarah, Abdul Majid, S.Pi., M.Pi (koordinator), Abdul Budiatma, S.Pi., M.P, Safruddin, S.T., M.T, Adwan Bahar, S.T., M.T, Akbar Tanjung, S.E., M.M, Waode Sry Wulan, S.Pi., M.Si, Lidya, S.Pi., M.Sc, dan Nyoman Distanaya, S.Pi., M.Pi.

Sumber: Humas Polina

Editor  : Azuli