RahmaTnya Muna Dinyatakan Sehat Jasmani dan Rohani

MUNA, Sultranet.Com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan akronim RahmaTnya Muna, dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani setelah melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan.

Hasil tersebut disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna setelah menerima laporan dari Rumah Sakit Bahteramas Kendari, Rabu (04/09/2024).

Rayu Welendo, Liaison Officer (LO) pasangan RahmaTnya Muna, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan kesehatan telah diserahkan kepada tim mereka pada Rabu sore.

“Hasil pemeriksaan kesehatan RahmaTnya Muna telah diserahkan kepada kami oleh KPU Muna sore tadi,” ungkap Rayu saat ditemui awak media.

Lebih lanjut, Rayu menyarankan agar KPU Muna mengungkapkan hasil pemeriksaan kesehatan seluruh pasangan calon kepada publik.

“Calon pemimpin harus bisa diketahui kondisinya oleh masyarakat, agar semuanya transparan,” tambahnya.

Ketua LO RahmaTnya Muna, Taufan, turut menegaskan bahwa pasangan Rajiun-Purnama dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.

“Alhamdulillah, baik Pak Rajiun maupun Pak Purnama dinyatakan sehat jasmani dan rohani. Mereka siap bertarung di Pilkada Muna pada 27 November 2024,” jelas Taufan.

Hasil pemeriksaan kesehatan ini semakin menguatkan keyakinan tim RahmaTnya Muna untuk memenangkan kontestasi Pilkada Muna 2024.

Pewarta: Borju




Percepat Akses Keuangan, Pemkab Kolut Kukuhkan Tim TPAKD

Kolaka Utara, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara secara resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2024 bertempat di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Lasusua. Rabu (4/9/2024)

Pembentukan TPAKD ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat Kolaka Utara, sekaligus sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pengukuhan TPAKD dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah, H. Syamsuddin, SH.

Dalam sambutannya, Syamsuddin menekankan pentingnya peran TPAKD sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mempercepat inklusi keuangan di wilayah Kolaka Utara.

“Saya yakin Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Kolaka Utara akan menjadi ujung tombak dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Ia juga berharap agar program-program yang dijalankan oleh TPAKD mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Kolaka Utara.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan TPAKD.

Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung percepatan akses keuangan di daerah.

Dengan terbentuknya TPAKD, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat Kolaka Utara yang dapat mengakses layanan keuangan formal.

Hal ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Latar Belakang Pembentukan TPAKD

Pembentukan TPAKD merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan untuk mempercepat akses keuangan di berbagai daerah di Indonesia.

TPAKD berfungsi sebagai forum koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta stakeholders lainnya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam akses keuangan, terutama di daerah-daerah yang masih minim layanan keuangan formal.

TPAKD diharapkan menjadi katalis dalam menggali potensi ekonomi daerah serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga mengajak seluruh pihak terkait untuk berpartisipasi aktif dalam program-program yang akan dijalankan oleh TPAKD guna mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Pembentukan TPAKD Kolaka Utara diharapkan tidak hanya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif di daerah,” tandasnya

Sumber: Kominfo

 




Dua Terdakwa Tipikor Jembatan Cirauci di Buton Utara Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

MUNA, Sultranet.Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna telah melakukan konferensi pers terkait perkembangan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek pembangunan Jembatan Sungai Cirauci II, Kabupaten Buton Utara, pada Rabu (4/9/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejari Muna, Robin Abdi Ketaren, mengumumkan bahwa dua terdakwa dalam kasus ini telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kendari.

Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman kepada Rahmat, pelaksana pekerjaan pembangunan jembatan, dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp100 juta.

Dalam putusan bernomor 16/Pid.Sus-TPK/2024/PN. Kdi, Rahmat terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Jika denda tersebut tidak dibayar, maka terdakwa akan menjalani pidana kurungan selama 3 bulan,” ujar Robin.

Ia juga menambahkan bahwa uang titipan sebesar Rp647.835.058 yang telah disita dari terdakwa akan digunakan sebagai pengganti kerugian negara.

Selain Rahmat, terdakwa lainnya, Terang Ukoras Sembiring, Direktur CV Bela Anoa, juga divonis bersalah atas keterlibatannya dalam kasus yang sama. Dalam putusan bernomor 15/Pid.Sus-TPK/2024/PN. Kdi, Terang dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dan denda Rp100 juta, dengan ketentuan kurungan selama 3 bulan jika denda tersebut tidak dibayar.

Kepala Kejari Muna menegaskan bahwa putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), sehingga pihaknya segera melakukan eksekusi.

“Kami telah melaksanakan eksekusi sesuai dengan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Kendari, termasuk penyitaan uang titipan dari terdakwa yang akan disetorkan ke Kas Negara sebagai pengganti kerugian negara,” jelas Robin.

Robin juga menekankan bahwa penegakan hukum dalam kasus Tipikor harus tidak hanya berorientasi pada hukuman badan, tetapi juga pada optimalisasi pemulihan kerugian keuangan negara.

“Pemulihan aset sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan negara,” pungkasnya.

 

Pewarta: Borju




KPU Bombana Umumkan Jadwal Resmi Tahapan Pilkada 2024

Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana telah merilis jadwal resmi tahapan pencalonan untuk Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang akan digelar pada tahun 2024. Dengan slogan “Suara Kita Masa Depan Bombana”, KPU mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan ini, yang akan menentukan masa depan daerah.

Jadwal tahapan yang telah ditetapkan mencakup beberapa fase penting yang harus diikuti oleh bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Tahapan dimulai dengan Pendaftaran Bakal Calon yang akan berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Agustus 2024. Dalam periode yang sama, bakal calon juga diwajibkan mengikuti Pemeriksaan Kesehatan yang dijadwalkan mulai 27 Agustus hingga 2 September 2024.

Setelah melewati verifikasi awal, pasangan calon dapat mendaftar secara resmi pada periode Pendaftaran Pasangan Calon yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2024. Selanjutnya, KPU akan melakukan Penelitian Persyaratan Administrasi Calon pada 29 Agustus hingga 4 September 2024, untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diserahkan.

Bakal calon yang memerlukan perbaikan persyaratan administratif diberikan kesempatan hingga 8 September 2024 dalam fase Perbaikan dan Penyerahan Perbaikan serta Pengajuan Pengganti Calon. Hasil dari penelitian administrasi tersebut akan diumumkan pada 13-14 September 2024 dalam fase Pemberitahuan dan Pengumuman Hasil Administrasi Calon.

Partisipasi Masyarakat dan Klarifikasi

KPU Kabupaten Bombana membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan Masukan dan Tanggapan Masyarakat terhadap Keabsahan Persyaratan Calon pada periode 15-18 September 2024. KPU akan menindaklanjuti setiap masukan dengan melakukan Klarifikasi atas Masukan dan Tanggapan Masyarakat dari 15 hingga 21 September 2024.

Tahapan krusial lainnya adalah Penetapan Pasangan Calon yang akan dilakukan pada 22 September 2024. Sehari setelahnya, pasangan calon yang telah ditetapkan akan mengikuti Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon pada 23 September 2024.

Ajakan Partisipasi Aktif

Ketua KPU Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Bombana dalam Pilkada 2024. “Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menyalurkan aspirasi dan menentukan arah pembangunan daerah kita. Mari sukseskan Pilkada ini dengan partisipasi yang penuh tanggung jawab,” ujar Hasdin.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Helpdesk KPU Kabupaten Bombana di nomor 0812-4320-6556 (Rizky) atau 0822-6514-7798 (Farid). Detail lengkap mengenai jadwal dan tahapan Pilkada dapat diakses di situs resmi KPU Kabupaten Bombana di https://kab-bombana-kpu.go.id.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, KPU Kabupaten Bombana siap menyongsong Pilkada 2024 sebagai ajang demokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel, demi masa depan Bombana yang lebih baik. (Adv)




Dinas Pertanian Bombana Gelar Sosialisasi Pengendalian Hama Tanaman Kakao

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan sosialisasi Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang berfokus pada pengendalian hama tanaman kakao. Kegiatan ini berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Poleang Timur dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Sarif, SH. Dalam kesempatan tersebut, Sarif juga memberikan arahan mengenai kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Bombana, (4/9/2024)

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada petani tentang pengendalian hama yang dapat merusak tanaman kakao. Dengan pengendalian yang baik, diharapkan dampak negatif bagi tanaman dapat diminimalisir, sehingga hasil buah kakao yang diperoleh berkualitas tinggi.

Abd. Hafid, S.ST, yang bertindak sebagai narasumber, menjelaskan materi sosialisasi yang meliputi pengenalan hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao serta cara pengendaliannya. Dalam sesi diskusi, peserta diajak untuk aktif berinteraksi dan berbagi pengalaman terkait masalah yang dihadapi dalam budidaya kakao. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan petani mengenai hama tanaman kakao dan pengendaliannya. Kami berharap melalui sosialisasi ini, produksi buah kakao di Kabupaten Bombana, khususnya di Kecamatan Poleang Timur, Poleang Selatan, Poleang Tenggara, Tontonunu, dan Poleang Utara, dapat meningkat,” ujar Abd. Hafid.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan sosialisasi sedini mungkin untuk meminimalkan serangan hama, terutama hama lalat buah dan penggerek buah kakao, yang menjadi ancaman serius bagi petani. Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan praktik langsung dalam pengamatan hama dan penyakit pada tanaman kakao, dipandu oleh Abd. Hafid dan Duwi Atmanto, SP.

Peserta sosialisasi terdiri dari anggota kelompok tani dari berbagai kecamatan serta penyuluh pertanian. Dinas Pertanian berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan produksi kakao di wilayah tersebut, serta membantu petani dalam menghadapi tantangan yang dihadapi di lapangan.

Dengan upaya ini, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendukung para petani dalam mengatasi berbagai masalah pertanian, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kakao.




Pimpinan Ponpes Khairussunan Dukung Penuh Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin

Bombana, Sultranet.com – Dukungan penuh terhadap Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Khairussunan Nahdlatul Wathan, Ustad Rasiman, SE. Dukungan ini disampaikan langsung saat H. Burhanuddin melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes yang berlokasi di Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, pada Selasa (3/9/2024).

Kehadiran H. Burhanuddin di Ponpes Khairussunan Nahdlatul Wathan disambut hangat oleh Ustad Rasiman beserta para pengasuh dan puluhan santri. Dalam kunjungan tersebut, H. Burhanuddin yang didampingi oleh Calon Wakil Bupati Ahmad Yani dan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana Iskandar, kembali menyampaikan niatannya untuk maju sebagai Calon Bupati Bombana pada Pilkada 2024, serta memohon doa dan dukungan dari warga pondok pesantren.

“Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat ini. Saya datang ke sini untuk silaturahmi sekaligus memohon doa dan dukungan agar niatan saya untuk maju sebagai Bupati Bombana dapat direstui oleh Allah SWT,” ujar H. Burhanuddin.

Menanggapi hal tersebut, Ustad Rasiman dengan penuh antusias menyatakan dukungannya kepada H. Burhanuddin. Menurutnya, meskipun H. Burhanuddin memimpin Bombana dalam waktu yang relatif singkat, yakni kurang dari 1,5 tahun, ia telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pondok pesantren yang dipimpinnya.

“Kami melihat perhatian serius dari Pak H. Burhanuddin terhadap Pondok Pesantren, sehingga kami dan pengurus sepakat untuk mendukung beliau pada Pilkada nanti,” tegas Ustad Rasiman.

Ustad Rasiman juga menyampaikan harapannya agar jika H. Burhanuddin terpilih sebagai Bupati Bombana, beliau dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren dan dunia pendidikan Islam di wilayah tersebut.

“Kami titip pesan, jika beliau terpilih nanti, agar lebih memperhatikan lagi kesejahteraan pondok pesantren di Bombana. Kami yakin beliau memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan pendidikan Islam di daerah ini,” pungkasnya.

Kunjungan H. Burhanuddin ke Ponpes Khairussunan Nahdlatul Wathan merupakan bagian dari upayanya untuk memperkuat hubungan dengan para ulama dan tokoh agama di Bombana, sekaligus menggalang dukungan menjelang Pilkada serentak 2024.

Pewarta; Azuli 

 




Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud Titip Pesan ke H. Burhanuddin Jika Terpilih Sebagai Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud, Ustad Surahmad, menyampaikan pesan penting kepada Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, jika ia terpilih sebagai Bupati dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

Pesan ini disampaikan saat H. Burhanuddin melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Ibnu Mas’ud di Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Bombana, pada Selasa (3/9/2024).

Kunjungan H. Burhanuddin, yang datang bersama Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana Iskandar, disambut hangat oleh Ustad Surahmad beserta para pengasuh dan puluhan santri Ponpes.

Dalam pertemuan tersebut, H. Burhanuddin menyampaikan niatannya untuk maju sebagai Calon Bupati dan memohon doa restu serta dukungan dari para ulama dan santri.

“Sengaja kami datang menemui para Pimpinan Pondok untuk silaturahmi sekaligus meminta doa agar hajat kami di Pilkada Bombana dapat berjalan dengan lancar,” kata H. Burhanuddin.

Menanggapi kunjungan tersebut, Ustad Surahmad mengapresiasi perhatian H. Burhanuddin terhadap pondok pesantren dan berharap agar siapapun yang ditakdirkan memimpin Bombana nanti dapat berlaku adil dan tidak mengabaikan budaya serta hak-hak masyarakat setempat.

“Setiap orang terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Jika H. Burhanuddin ditakdirkan terpilih sebagai Bupati, saya berharap beliau bisa berlaku adil dan tidak mengabaikan kultur yang menjadi latar belakang Bombana ini,” ujar Ustad Surahmad.

Ustad Surahmad juga menekankan pentingnya menjaga keadilan dan kesejahteraan semua pihak, termasuk pondok pesantren dan masyarakat lokal, dalam upaya membangun Bombana yang lebih baik.

“Bombana ini harus dibangun secara adil dan berkeadilan, tidak mengabaikan hak-hak setiap orang, baik yang memiliki kemampuan untuk membangun daerah maupun putra-putra daerah yang ingin berkontribusi,” harapnya.

Kunjungan H. Burhanuddin ke Ponpes Ibnu Mas’ud merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Bombana, dalam upaya menggalang dukungan menjelang Pilkada. (Az)




Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin Silaturahmi dan Minta Doa ke Pimpinan Pondok Pesantren

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, melakukan kunjungan silaturahmi ke dua pondok pesantren di Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (3/9/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meminta doa restu atas pencalonannya sebagai Bupati Bombana pada Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada November 2024 mendatang.

H. Burhanuddin, yang mengusung visi untuk mewujudkan Bombana yang sejahtera, berdaya saing, dan bahagia, mengunjungi Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud di Desa Lantowua dan Pondok Pesantren Khairussunan Nahdlatul Wathan di Kelurahan Aneka Marga. Di kedua pondok pesantren tersebut, ia diterima langsung oleh para pimpinan pesantren.

“Kami sengaja datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu atas hajat kami di Pilkada Bombana,” ujar H. Burhanuddin.

Di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud, H. Burhanuddin disambut oleh Pimpinan Pondok, Ustad Surahmad, beserta para pengasuh pondok dan puluhan santri. Dalam kesempatan tersebut, H. Burhanuddin yang didampingi oleh Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana, Iskandar, menyampaikan komitmennya untuk memperhatikan dunia pendidikan, termasuk pondok pesantren.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana APBD bagi kepentingan pondok pesantren.

Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud, Ustad Surahmad, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan harapannya agar siapa pun yang ditakdirkan memimpin Bombana nanti, dapat berlaku adil dan tidak mengabaikan budaya serta hak-hak masyarakat.

“Setiap orang terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Jika H. Burhanuddin ditakdirkan terpilih sebagai Bupati, saya berharap beliau bisa berlaku adil dan tidak mengabaikan kultur yang menjadi latar belakang Bombana ini,” kata Ustad Surahmad.

Setelah kunjungan di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud, H. Burhanuddin melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Khairussunan Nahdlatul Wathan di Kelurahan Aneka Marga. Kehadiran H. Burhanuddin disambut hangat oleh Pimpinan Pondok, Rasiman, SE, beserta para pengasuh dan santri. Dalam kunjungan ini, H. Burhanuddin kembali menyampaikan niatnya maju sebagai Calon Bupati Bombana dan meminta doa serta dukungan dari warga pondok pesantren.

Ustad Rasiman, dalam tanggapannya, menyatakan dukungannya kepada H. Burhanuddin, dan menekankan bahwa selama kepemimpinan singkatnya sebajai Penjabat Bupati beberapa waktu lalu, H. Burhanuddin telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pondok pesantren yang ia pimpin.

“Kami melihat perhatian serius dari Pak H. Burhanuddin terhadap pondok pesantren, sehingga kami dan pengurus sepakat untuk mendukung beliau pada Pilkada nanti,” tegas Ustad Rasiman.

Ia juga menitipkan pesan agar jika H. Burhanuddin terpilih, beliau dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren di Bombana.




Pemuda Besulutu Serukan Pilkada Konawe 2024 Jadi Pesta Demokrasi yang Riang Gembira

KONAWE, SultraNET. – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, pemuda asal Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, menyerukan ajakan untuk menjadikan pesta demokrasi tahun ini sebagai momen yang penuh cinta dan kebersamaan. Ajakan ini khususnya ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kecamatan Besulutu.

Antusiasme masyarakat di Kabupaten Konawe dalam menyambut Pilkada selalu meningkat. Tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting dengan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi indikator penting dalam menciptakan Pilkada yang humanis, berkualitas, dan berintegritas.

Pemuda Besulutu yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe Jakarta (IMIK-JAKARTA), Irsan Aprianto Ridham, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Menurutnya, pemuda dan mahasiswa harus menjadi aspek penting dan mendesak dalam proses politik ini, mengingat pemilihan pemimpin daerah tidak hanya soal popularitas, tetapi juga kemampuan dalam membangun daerah.

“Pendidikan politik sangatlah penting agar menjadi bekal bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memilih calon pemimpin lima tahun ke depan. Mereka harus melihat apakah kandidat memiliki kompetensi, rekam jejak, dan integritas dalam membangun daerah,” ujar Irsan pada Senin, 2 Oktober 2024.

Irsan juga berharap masyarakat dapat menyeleksi calon pemimpin dengan cermat, bukan hanya di Kabupaten Konawe, tetapi juga di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kami berharap masyarakat, pemuda, dan mahasiswa bisa menakar kandidat dengan benar-benar melihat visi dan programnya, apakah sesuai atau tidak untuk memajukan daerah,” tambahnya.

Selain itu, Irsan menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dan keterlibatan semua pihak dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Konawe. Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam menjaga konsistensi keamanan dan ketertiban.

“Soal Kamtibmas menjadi tantangan bersama yang perlu diawasi oleh TNI-Polri. Saya berharap masyarakat di Kabupaten Konawe, khususnya Kecamatan Besulutu, agar tidak menimbulkan kekacauan atau kericuhan,” tutupnya. (rls)




Dekranasda Kolut Tampilkan Tenun Motif Patowonua Dipanggung Nasional

Jakarta, SultraNET. – Tenun Motif Patowonua dari Kolaka Utara berhasil menarik perhatian di ajang nasional fashion show KriyaNusa 2024 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada 28 Agustus hingga 1 September 2024.

Event ini menjadi panggung bagi Dinas Pariwisata Kolaka Utara dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kolaka Utara untuk mempromosikan kain tenun khas daerah tersebut, bekerja sama dengan desainer ternama asal Sulawesi Tenggara, Riszasao.

Pj. Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Nina Harini Yuniarti menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam memperkenalkan tenun Kolaka Utara ke kancah nasional.

“Ini adalah langkah besar bagi kami untuk membawa tenun Patowonua ke panggung nasional. Kami berharap motif tenun ini dapat semakin dikenal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia internasional,” ujar Nina Harini Yuniarti.

Pada acara tersebut, Dekranasda Kolaka Utara dan Riszasao berhasil memadukan unsur tradisional dan modern dalam koleksi busana yang ditampilkan.

Kain tenun Patowonua yang dikenal dengan motif khas Kolaka Utara diolah dengan sentuhan desain modern, menciptakan hasil karya yang mengikuti perkembangan mode tanpa meninggalkan identitas asli daerah.

“Kolaborasi ini tidak hanya untuk memajukan industri fashion, tetapi juga untuk membangkitkan kebanggaan akan warisan budaya kita, terutama di kalangan generasi muda,” tambah Nina.

Foto bersama Pj Ketua Dekranasda Kolut Bersama Sekda Sultra
Foto bersama Pj Ketua Dekranasda Kolut Bersama Sekda Sultra

Menurutnya, kolaborasi dengan Riszasao bertujuan untuk menunjukkan bahwa kain tenun tradisional bisa menjadi tren di kalangan anak muda.

“Kami ingin generasi muda merasa bangga dan tertarik menggunakan kain tenun Sulawesi Tenggara, khususnya Patowonua dari Kolaka Utara,” tegasnya.

KriyaNusa 2024 menjadi momentum penting bagi Kolaka Utara untuk mempromosikan tenun motif Patowonua sebagai bagian dari warisan budaya yang memiliki potensi besar di pasar mode nasional dan internasional.

Melalui dukungan dari berbagai pihak, diharapkan kain tenun ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah.

Sumber: Kominfo