Pemantauan Hama dan Penyakit Hewan Karantina di Bombana Dimulai

Bombana, sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana melaksanakan kegiatan pemantauan daerah sebar Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 26 September 2024 dan bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan penyebaran hama dan penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan hewan ternak di wilayah tersebut. (3/9/2024)

Kegiatan pemantauan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, SH, bersama Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Surianto Wedda, S.Pt. Dalam acara pembukaan, mereka menekankan pentingnya pengambilan sampel darah sapi untuk memastikan kesehatan hewan ternak serta mencegah penyebaran penyakit yang dapat berdampak pada peternakan.

Tim pemantauan yang terdiri dari tenaga lapangan berpengalaman akan mengambil sampel darah di berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dimulai di Kecamatan Lantari Jaya dari tanggal 3 hingga 6 September, diikuti oleh Kecamatan Poleang Barat pada 9 hingga 12 September, serta Kecamatan Rarowatu dari 16 hingga 18 September. Kemudian, pemantauan akan dilanjutkan di Kecamatan Mata Usu pada 3 hingga 6 September dan di Kabaena Barat dan Utara pada 23 hingga 26 September.

Setiap tim terdiri dari tiga anggota yang memiliki keahlian di bidang kesehatan hewan, antara lain drh. Julian Satria, drh. Ipung Mulyowidodo, drh. Miftahul Ilmi, dan drh. Muhammad Sofyan. Mereka akan melakukan pengambilan sampel serta analisis untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit yang dapat mengancam populasi ternak.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Bombana. Dengan pemantauan yang efektif, diharapkan risiko penyebaran penyakit dapat diminimalisir, sehingga produktivitas sektor peternakan tetap terjaga dan kesejahteraan petani dapat meningkat. Dinas Pertanian Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program yang mendukung kesehatan hewan dan ketahanan pangan di daerah.




Pj Bupati Kolaka Utara Buka Orientasi PPPK, Tekankan Nilai dan Etika Instansi

Kolaka Utara, SultraNET.com – Pemerintah Daerah Kolaka Utara mengadakan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang difokuskan pada pengenalan nilai dan etika instansi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Agung Kolaka Utara ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding. Senin (2/9/2024)

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Sukanto Toding menegaskan pentingnya penguasaan nilai-nilai etika dan integritas oleh setiap pegawai pemerintah.

“Orientasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah awal yang sangat penting untuk membangun pondasi kerja yang kuat dalam melayani masyarakat,” ungkapnya di hadapan para peserta.

Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding (kiri) saat menyematkan tanda ke peserta orientasi
Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding (kiri) saat menyematkan tanda ke peserta orientasi

Acara yang dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat struktural, dan tamu undangan lainnya ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan wawasan dan pemahaman mendalam kepada PPPK mengenai tugas, tanggung jawab, serta etika kerja yang harus dijunjung tinggi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Orientasi ini juga bertujuan mempererat hubungan kerja antara pegawai, pimpinan, serta rekan kerja di lingkungan Pemda Kolaka Utara, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November 2024.

Para peserta orientasi diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama kegiatan berlangsung untuk mendukung kinerja mereka di masa mendatang. Antusiasme peserta mencerminkan komitmen mereka untuk menjadi aparatur negara yang profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas melayani masyarakat Kolaka Utara.




RSUD Tanduale Bombana Dipuji Calon Bupati ANS

BOMBANA, SultraNET. –  Calon Bupati Bombana, Andi Nirwana Sebbu (ANS), memuji pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale Bombana setelah menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan Pilkada 2024. ANS, yang didampingi pasangannya, Heryanto, merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit.

“Kami betul-betul merasa nyaman, seperti berada di rumah sendiri. Pelayanan sangat baik, mulai dari ketua hingga direktur rumah sakit, semua menyiapkan Liaison Officer (LO) yang mendampingi kami selama pemeriksaan, sehingga kami tidak perlu bingung mencari lokasi-lokasi pemeriksaan,” ujar ANS saat diwawancarai usai menjalani tes kesehatan pada Sabtu (31/8/2024).

Lebih lanjut, ANS mengungkapkan rasa bangganya karena RSUD Tanduale Bombana mampu melayani pemeriksaan kesehatan bagi para calon kepala daerah. Menurutnya, ini merupakan suatu prestasi yang patut diapresiasi, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bombana.

“Saya bangga bahwa RSUD kita sudah mampu memberikan pelayanan kesehatan untuk calon kepala daerah. Ini menunjukkan bahwa Bombana telah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dan dapat diandalkan,” lanjutnya disambut tepuk tangan para pendukung yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, ANS juga menekankan pentingnya sektor kesehatan dalam pembangunan daerah.

Ia berpendapat bahwa kesehatan adalah fondasi utama yang mendukung berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan dan kepemimpinan.

“Kesehatan adalah dasar utama dalam pembangunan. Kita tidak bisa menyekolahkan anak-anak kita jika kita tidak sehat. Begitu juga, seorang pemimpin yang baik haruslah sehat. Kehadiran RSUD Tanduale menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” tuturnya.

ANS pun berjanji, jika terpilih sebagai Bupati Bombana, ia akan berkomitmen untuk menyempurnakan pelayanan dan fasilitas RSUD Tanduale.

Menurutnya, peralatan medis yang memadai sangat penting untuk mendukung kinerja para tenaga medis di rumah sakit tersebut.

“Jika kami diberi amanah, kami berjanji akan membenahi segala kekurangan, terutama dalam hal peralatan medis. Ini sangat penting, karena tanpa alat yang memadai, dokter ahli tidak dapat bekerja dengan optimal,” pungkasnya. (Rls)

 




Dekranasda Kolaka Utara Perkenalkan Produk Unggulan di Kriyanusa 2024

Jakarta, SultraNET.com – Pj. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kolaka Utara, Nina Harini Yuniarti, yang juga istri dari Pj. Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, turut ambil bagian dalam Pameran Kriyanusa 2024 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Acara ini berlangsung dari 28 Agustus hingga 1 September 2024 dan menampilkan berbagai produk kerajinan tangan dari seluruh Indonesia, termasuk karya-karya unggulan dari Kabupaten Kolaka Utara. Senin (2/9/2024)

Dekranasda Kolaka Utara, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kolaka Utara dan desainer asal Sulawesi Tenggara, Riszasao, berpartisipasi dalam fashion show yang menjadi salah satu sorotan acara Kriyanusa 2024.

Kolaborasi ini menampilkan busana berbahan dasar tenun motif Patowonua, sebuah motif khas dari Kolaka Utara, dengan harapan kain tenun ini dapat dikenal lebih luas di kancah nasional maupun internasional.

Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024
Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024

Nina Harini Yuniarti menghadiri acara tersebut bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, yang mewakili Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara. Mereka memberikan plakat apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pariwisata Kolaka Utara, Dekranasda Kolaka Utara, serta desainer Riszasao atas kontribusi mereka dalam mempromosikan kain tenun khas Kolaka Utara di ajang nasional ini.

“Kami sangat bangga bisa memperkenalkan produk-produk unggulan Kabupaten Kolaka Utara di ajang nasional seperti Kriyanusa ini. Dengan partisipasi ini, kami berharap pengrajin lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan perekonomian daerah,” ujar Nina Harini Yuniarti.

Desainer Riszasao menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk memodernisasi kain tenun Sulawesi Tenggara, terutama motif Patowonua, agar lebih menarik bagi generasi muda.

“Kami ingin kain tenun bisa terlihat modern dan mengikuti perkembangan mode. Yang paling penting, target kami adalah agar semua generasi, khususnya generasi muda, tertarik dan bangga menggunakan kain tenun Sulawesi Tenggara, terutama kain tenun Patowonua dari Kabupaten Kolaka Utara,” kata Riszasao.

Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024
Foto Bersama di Acara Pameran Kriyanusa 2024

Pameran Kriyanusa 2024, yang dibuka oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional, Ibu Wury Ma’ruf Amin, mengusung tema “Pengrajin Muda Lestarikan Warisan Budaya.” Selain sebagai ajang pameran hasil karya, acara ini juga menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kerajinan tangan.

Selama lima hari pameran, peserta berkesempatan memperkuat jaringan bisnis dan mempromosikan potensi kerajinan daerah ke tingkat nasional. Partisipasi Kabupaten Kolaka Utara dalam pameran ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur produk lokal dan menarik perhatian pelaku industri serta masyarakat luas.

Sumber: Diskominfo Kolut




KKP Mahasiswa STIMIK Bina Bangsa di Bombana Berakhir

Bombana, SultraNET.com – Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIMIK Bina Bangsa Kendari di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana resmi berakhir setelah berlangsung selama 48 hari. Minggu (1/9/2024)

Kegiatan penutupan dan ramah tamah yang diadakan para mahasiswa mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, dan dosen pembimbing, Ahmad Baco, S.Kom., MM

Lurah Doule, Hj. Surisma, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi mahasiswa yang telah banyak membantu kegiatan-kegiatan di kelurahan selama KKP.

“Kami sangat-sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini,” ujarnya

Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, saat menyampaikan sambutannya
Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, saat menyampaikan sambutannya

Atas nama pemerintah dan masyarakat, ia mengucapkan terima kasih dan permohonan  maaf jika selama kegiatan KKP ada kekurangan dalam pelayanan.

“Kami mendoakan agar adik-adik mahasiswa bisa semakin sukses kedepannya,” ungkapnya

Ditempat yang sama, Ahmad Baco selaku dosen pembimbing dari STIMIK Bina Bangsa Kendari, juga memberikan apresiasi terhadap penyambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat Doule.

Ia berharap kerjasama antara mahasiswa, Pemerintah dan masyarakat dapat membawa dampak positif bagi semua pihak.

“Pelayanan dan penerimaan terhadap mahasiswa sangat baik. Kami juga memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya

Ahmad Baco, dosen pembimbing Mahasiswa KKP STIMIK Bina Bangsa Kendari
Ahmad Baco, dosen pembimbing Mahasiswa KKP STIMIK Bina Bangsa Kendari

Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan KKP ini menjadi bagian penting dari Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap tahun kami melakukan KKP di tempat yang berbeda-beda, dan kami berharap kehadiran mahasiswa di Doule memberikan manfaat yang nyata,” tandasnya

Salah satu mahasiswa peserta KKP, Fikri Nugroho, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari pemerintah dan warga Kelurahan Doule.

“Kami diterima dengan tangan terbuka, dan kenangan selama 48 hari di sini akan selalu kami ingat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat bagi Kelurahan Doule,” ucapnya.

Kegiatan KKP yang berakhir ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Para mahasiswa kini bersiap untuk kembali ke kampus dan melanjutkan kegiatan akademik mereka, dengan harapan dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari di tengah masyarakat.

Nampak hadir pada kegiatan ramah tamah, Direktur Politeknik Bombana, Sainal Abidin,S.Si., MM, Sekretaris Perpustakaan Daerah Bombana, Anton Ferdinan, S.Pd dan sejumlah tamu undangan dan masyarakat setempat.

Pewarta: Azuli




Pj Bupati Lantik Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali, Tekankan Pentingnya Persatuan

Morowali, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menghadiri dan melantik Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali untuk periode 2024-2026. Acara ini berlangsung dalam suasana kekerabatan yang hangat dan dihadiri oleh Plh Sekda Kabupaten Morowali, Husban Laonu, SP, MSi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Morowali dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Sukanto Toding menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga serta komitmen bersama untuk memajukan daerah. “Kolaka Utara dan Morowali harus bersama-sama memikirkan keberadaan kerukunan ini, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga bagaimana kita menjaga lingkungan bersama,” ujarnya.

Pj Bupati juga menyoroti pentingnya kerjasama yang erat antara kedua pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk penyediaan lapangan kerja. “Ke depan, semoga pemerintah bisa menjamin fasilitas yang mendukung kerukunan ini, sehingga suasana kekerabatan akan terjaga dan potensi konflik bisa dihindari,” tambahnya.

Ketua Kerukunan Kolaka Utara-Morowali, Riswanto, SE, menegaskan peran penting kerukunan dalam meredam potensi konflik, terutama mengingat masyarakat Kolaka Utara yang berdomisili di Morowali berjumlah sekitar 3.000 orang. “Jika tidak ada kerukunan yang menaungi, kemungkinan konflik bisa terjadi. Namun, dengan adanya kerukunan, konflik tersebut bisa diatasi,” jelas Riswanto.

Plh Sekda Morowali, Husban Laonu, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa Morowali merupakan kabupaten yang berkembang pesat dan akan menginjak usia 25 tahun pada Desember 2024. “Penduduk di Kecamatan Bahodopi saja diperkirakan mencapai 400.000 orang,” katanya.

Husban menekankan bahwa kerukunan menjadi wadah penting untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada, dan tujuan utamanya adalah menciptakan kehidupan yang lebih baik serta menghindari perpecahan.

Husban juga menyinggung tentang besarnya investasi di Morowali yang mencapai Rp117 triliun, dengan hampir 90% berada di wilayah Bahodopi. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah harus diiringi dengan jaminan keamanan agar investasi tersebut dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Tanpa keamanan dan ketertiban, investor tidak akan menanamkan modalnya,” tegasnya.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah. Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sumber: Kominfo Kolut




Empat Loyalis Rusman-Bahrun Alihkan Dukungan ke Rahmatnya Muna

MUNA, Sultranet.Com – Empat loyalis yang sebelumnya mendukung pasangan La Ode Muhammad Rusman Emba dan Bahrun Labuta dalam Pilkada Muna 2020 kini beralih mendukung pasangan La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna) untuk bertarung dalam Pilkada Muna 2024. Langkah ini dianggap sebagai pergeseran penting dalam peta politik lokal menjelang pemilihan kepala daerah yang akan datang.

Salah satu loyalis tersebut, Muhamad Rayu Welendo, yang sebelumnya merupakan bagian dari tim Liaison Officer (LO) Rusman-Bahrun pada Pilkada 2020, kini menjabat sebagai LO bagi pasangan Rahmatnya Muna. Rayu mengungkapkan komitmennya untuk memenangkan pasangan Rajiun-Purnama dalam Pilkada 2024.

“Terkait pernyataan salah satu loyalis Rajiun yang pindah ke Bahrun di media, hal itu biasa saja dan tidak ada yang luar biasa. Kami menanggapinya dengan tenang,” ujar Rayu, Sabtu (31/08/2024), didampingi oleh loyalis Rusman-Bahrun lainnya, yakni Rifains, Herman Runa, dan La Nuruhi.

Rayu juga membantah klaim dari Viky, yang sebelumnya mengaku sebagai LO Rajiun, yang disebutnya sebagai hoaks. “Viky mengatakan dirinya adalah LO Rajiun, itu tidak benar. Mandat yang diserahkan ke KPU Muna tidak mencantumkan namanya sebagai LO Rahmatnya Muna,” tegas Rayu.

Alasan utama yang mendorong Rayu dan rekan-rekannya seperti Rifains, Herman Runa, dan La Nuruhi untuk berpindah haluan mendukung Rahmatnya Muna adalah penilaian mereka terhadap pasangan ini yang dianggap ideal, tegas, disiplin, dan energik. Mereka berpendapat bahwa Kabupaten Muna membutuhkan pemimpin dengan karakter seperti itu untuk membawa perubahan yang signifikan.

“Kabupaten Muna adalah salah satu kabupaten tertua di Sulawesi Tenggara selain Buton, Kendari, dan Kolaka. Namun, kita jauh tertinggal dari mereka, bahkan daerah-daerah baru yang baru mekar pun lebih maju. Ini menunjukkan ada yang salah dalam pengelolaan daerah kita. Solusinya adalah memilih L.M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2025-2029,” ujar Rayu.

Meskipun Rayu dan timnya telah lama berjuang bersama Bahrun, mereka memutuskan bahwa Rahmatnya Muna adalah pasangan yang paling pantas dan ideal untuk memimpin Kabupaten Muna pada periode 2024-2029.

“Kami tidak mau mengungkapkan terlalu banyak di sini, tetapi yang jelas, kami menilai pasangan Rahmatnya Muna sebagai yang paling layak untuk memimpin Muna ke depan,” pungkas Rayu.

Pewarta: Borju




RAHMATnya Muna Hadiri Apel Kader Partai Gerindra

MUNA, Sultranet.Com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, menghadiri acara Apel Kader Partai Gerindra yang digelar di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Jakarta, pada 31 Agustus 2024.

Acara ini menjadi momentum penting bagi pasangan calon yang dikenal dengan akronim “RAHMATnya Muna” dalam memperkuat dukungan politik menjelang Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

Kehadiran pasangan calon ini dalam acara tersebut berdasarkan undangan resmi dari DPP Partai Gerindra dengan nomor 08-0151/A/DPP-GERINDRA/2024. Undangan tersebut ditujukan kepada seluruh pasangan calon kepala daerah yang telah mendapatkan mandat resmi sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Gerindra.

Koordinator Liaison Officer (LO) pasangan RAHMATnya Muna, Muhammad Taufan, membenarkan kehadiran pasangan calon ini dalam Apel Kader Partai Gerindra. Saat dihubungi melalui WhatsApp, Taufan yang saat itu sedang mendampingi pasangan calon dalam pemeriksaan kesehatan di RS Bahteramas, mengonfirmasi bahwa pasangan Rajiun-Purnama akan hadir dalam acara tersebut bersama dengan tim LO.

“Benar, yang akan hadir dalam acara Apel Kader Partai Gerindra di DPP adalah pasangan calon sendiri bersama tim LO,” ujar Taufan, Sabtu (31/08/2024).

Lebih lanjut, Taufan menjelaskan bahwa Partai Gerindra telah mengundang seluruh calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendapatkan persetujuan dan rekomendasi dari partai untuk mengikuti Pilkada serentak.

Acara ini diharapkan menjadi ajang konsolidasi dan koordinasi bagi para calon yang diusung oleh partai dalam menghadapi kontestasi politik yang akan datang.

“Semua calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra akan hadir dalam acara ini,” tambahnya.

Taufan juga mengajak seluruh pendukung pasangan RAHMATnya Muna untuk mendoakan agar acara Apel Kader Partai Gerindra berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang positif bagi pasangan calon tersebut.

Acara Apel Kader Partai Gerindra dijadwalkan akan berlangsung pada pukul 14.00 WIB di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Partai Gerindra, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang juga merupakan Presiden RI terpilih periode 2024-2029.

Pewarta: Borju




Ryfains Tuani, Loyalis Rusman-Bahrun Alihkan Dukungan ke RAHMATnya Muna: Ini Alasannya

MUNA, Sultranet.com – La Ode Muhammad Ryfains Tuani, yang sebelumnya dikenal sebagai loyalis pasangan La Ode Muhammad Rusman Emba – Bahrun Labuta pada Pilkada Muna 2020 lalu, kini mengalihkan dukungannya kepada pasangan La Ode M. Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna) menjelang Pilkada Muna 2024.

Keputusan ini diambil Ryfains karena menilai pasangan Rajiun-Purnama sebagai figur yang memiliki integritas, komitmen, dan kecerdasan untuk membawa perubahan di Kabupaten Muna.

“Di antara figur yang muncul, hanya La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan yang memiliki komitmen besar untuk membangun Kabupaten Muna. Yang lain hanya mau coba-coba,” ungkap Ryfains pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Ivan, sapaan akrab Ryfains, menuturkan bahwa setelah mengenal lebih dekat sosok La Ode M. Rajiun Tumada, ia semakin yakin bahwa Rajiun adalah figur yang tepat untuk memimpin Muna. Menurutnya, Rajiun memiliki integritas yang kuat serta visi yang jelas untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Muna.

“Saya pun dulu orang yang paling getol menyerang Rajiun karena saya berada di kubu Rusman-Bahrun, tetapi setelah mengenal Rajiun dan melakukan perbandingan, ternyata Rajiun yang lebih punya integritas dan pas untuk memimpin Muna menjadi lebih baik,” beber Ivan.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pendukung, simpatisan, dan relawan pasangan Rajiun-Purnama harus tetap tenang dan fokus pada kerja-kerja politik yang santun dan elegan, dengan mengedepankan politik gagasan.

“Mari kita kedepankan politik gagasan, ajak dan rangkul semua elemen. Sampaikan bahwa pasangan inilah yang akan mampu membawa perubahan di Bumi Sowite,” ajaknya.

Pewarta: Borju




Dugaan Korupsi Dana BOK dan JKN Puskesmas Lohia Masuk Tahap Penyidikan oleh Kejari Muna

MUNA, sultranet.com – Dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan JKN Kapitasi di UPTD Puskesmas Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, kini telah memasuki tahap penyidikan. Jum’at (30/8/2024)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna, melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), La Ode Fariadin, mengungkapkan bahwa penyelidikan yang dilakukan sejak Agustus 2024 telah menemukan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan dana tersebut.

Menurut Fariadin, proses penyelidikan melibatkan pemanggilan dan pemeriksaan sekitar 20 orang, termasuk dokter, perawat, bidan, tenaga honorer, serta bendahara pengeluaran di Dinas Kesehatan Muna. Selain itu, bendahara BOK dan JKN serta Kepala UPTD Puskesmas Lohia juga telah diperiksa oleh tim penyidik.

“Pemeriksaan ini dilakukan secara maraton untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan korupsi tersebut,” ujar Fariadin dalam siaran persnya pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Lebih lanjut, Fariadin menjelaskan bahwa penyidik telah menemukan indikasi adanya penyimpangan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban keuangan dan pelaporan dana BOK dan JKN Kapitasi untuk tahun anggaran 2023-2024. Temuan ini mengindikasikan potensi kerugian negara akibat pengelolaan dana yang tidak sesuai prosedur.

“Sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan dana BOK dan JKN Kapitasi telah diperoleh dan akan segera dilakukan penyitaan,” tambah Fariadin.

Kasus ini kini telah resmi masuk tahap penyidikan sejak 28 Agustus 2024. Kejari Muna berencana untuk mengembangkan penyidikan ke lingkup Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas, serta pihak swasta yang terlibat, guna mempertegas dugaan tindak pidana yang terjadi.

“Kami berharap rekan-rekan media dan lembaga pemerhati korupsi terus memberikan dukungan kepada Kejari Muna dalam penanganan perkara ini,” pungkas Fariadin.

Pewarta: Borju