Inspektorat Bombana lakukan pemeriksaan audit ketaatan OPD Semester I Tahun 2024

Bombana, sultranet.com – Pemeriksaan Audit Ketaatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bombana pada Semester I Tahun 2024 telah dimulai sejak bulan Juli hingga Agustus 2024.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana yang melibatkan empat Inspektur Pembantu Wilayah I, II, III, dan IV, bersama tim auditor untuk memeriksa 30 OPD yang ada di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana.

Pemeriksaan ini mencakup beberapa ruang lingkup, di antaranya laporan pertanggungjawaban keuangan, pengadaan barang dan jasa, pengadaan bantuan kepada masyarakat, pengadaan aset, serta pemeriksaan laporan kepegawaian.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah merupakan kegiatan yang sangat penting untuk memastikan bahwa pemerintah daerah menjalankan tugasnya dengan efisien dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Pembinaan dan pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Daerah dibantu oleh Inspektorat Daerah untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan pemerintahan berjalan dengan baik dan transparan.

“Audit Ketaatan Semester I ini merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan Inspektorat, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” ungkap Ridwan, S.Sos., M.P.W., Inspektur Daerah Kabupaten Bombana.

Ridwan menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa OPD-OPD di Kabupaten Bombana telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku, serta untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya daerah.

Lebih lanjut, Ridwan menambahkan bahwa agar proses pemeriksaan berjalan lancar, setiap OPD yang diperiksa diharapkan dapat lebih proaktif dalam menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Dokumen-dokumen tersebut mencakup pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, penerimaan bantuan kepada masyarakat, dokumen aset milik OPD, dan laporan kepegawaian.

“Kami berharap agar semua pihak yang terkait dapat bekerja sama dengan baik, dengan menyiapkan dokumen yang diminta, guna memperlancar proses pemeriksaan,” jelas Ridwan, yang juga menekankan pentingnya keterbukaan dan kerjasama antara Inspektorat dan OPD untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pemerintahan.

Proses audit ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang sejauh mana setiap OPD mematuhi peraturan yang berlaku, serta menjadi dasar untuk perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah ke depan.

Pemeriksaan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih bersih, efisien, dan bebas dari praktik kecurangan.

Dengan adanya pemeriksaan ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan yang ketat terhadap seluruh OPD, sehingga pemerintahan di Kabupaten Bombana dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. (adv)




Revitalisasi Budaya dan Bahasa Moronene, IPPMAR Gelar Seminar Kebudayaan

Bombana, SultraNET.com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Rarowatu (IPPMAR) menyelenggarakan seminar kebudayaan Moronene dengan tema “Revitalisasi Budaya dan Bahasa Moronene di Era Modernisasi” di rumah adat Rahampu’u Wonua, Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan nilai-nilai budaya Moronene yang mulai pudar di kalangan generasi muda, khususnya di Kabupaten Bombana.

Seminar yang diikuti oleh 85 peserta ini melibatkan 10 siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Bombana, mulai dari tingkat SMP hingga SMA, serta beberapa tamu undangan.

Acara ini berlangsung selama satu hari, pada Minggu, 25 Agustus 2024, dan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Anton Ferdinan, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Bombana.

Ketua panitia, Kristian Abil Kornelis, dalam sambutannya mengajak seluruh pemuda, pelajar, dan mahasiswa Kabupaten Bombana untuk terus menjaga dan melestarikan identitas bangsa.

“Marilah kita semua, khususnya pemuda, pelajar, dan mahasiswa Kabupaten Bombana, menjaga dan melestarikan identitas kebangsaan ini,” ujar Kristian.

Aumni Pertukaran Mahasiswa Merdeka Batch 4 dari Universitas Sriwijaya, Kristian berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan serta kepedulian para pemuda terhadap realitas yang dihadapi suku Moronene.

“Dengan adanya seminar ini, saya berharap wawasan serta pengetahuan kita dapat berkembang dan menjadi loncatan awal untuk kebangkitan kebudayaan kita. Hilangkan sifat apatisme dan mari peka terhadap realita yang dihadapi suku Moronene. ‘Kai saiya cita niamo penda’,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Anton Ferdinan menyoroti fenomena menurunnya penggunaan bahasa Moronene di tengah keluarga.

Menurutnya, bahasa Moronene seharusnya dikembalikan ke dalam lingkungan rumah tangga, namun justru tidak lagi mendapat ruang yang memadai di tengah keluarga.

“Ada fenomena di mana penggunaan bahasa Moronene seharusnya dikembalikan ke rumah, namun di dalam keluarga justru tidak mendapat ruang,” jelasnya.

Untuk meminimalisir fenomena tersebut, Anton menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mengajarkan bahasa Moronene kepada anak-anak.

“Orang tua di rumah harus mengajarkan bahasa Moronene, karena belum tentu anak-anak kita akan mendapatkan bahasa tersebut dari luar,” ungkapnya.

Acara ini diharapkan menjadi titik awal bagi revitalisasi budaya dan bahasa Moronene di tengah modernisasi, serta membangkitkan semangat generasi muda untuk lebih peduli terhadap kelestarian budaya daerahnya.

Pewarta : Azuli

 




Gerindra Resmi Usung Rajiun-Purnama di Pilkada Muna

MUNA, SultraNET.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) resmi mengusung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Penyerahan rekomendasi tersebut dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu, 25 Agustus 2024, di Hotel Claro, Kota Kendari.

Rekomendasi dari Gerindra ini menambah dukungan signifikan bagi pasangan yang dikenal dengan akronim RahmaT-Nya Muna. Menurut Ketua Tim Pemenangan Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan, Rayatimu, dukungan partai akan memperkuat posisi mereka dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Muna.

“Alhamdulillah, adanya partai Gerindra menambah semangat buat RahmaT-Nya Muna untuk maju dan memantapkan kemenangan RahmaT-Nya Muna di Pilkada 2024 nanti. Terima kasih kami ucapkan untuk partai pengusung dan pendukung.” Ujarnya

Lebih lanjut, Muhammad Taufan, Koordinator Liaison Officer (LO) RahmaT-Nya Muna, mengajak seluruh simpatisan, pendukung, dan relawan untuk bersama-sama mendampingi pasangan Rajiun-Purnama dalam pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna pada 27 November 2024.

Taufan, yang merupakan mantan Komisioner KPU Kabupaten Muna Barat, juga mengimbau agar seluruh pendukung berpolitik secara santun dan menjaga perasaan sesama.

“Mari kita bersama-sama mengantar Pak Rajiun-Purnama ke KPU pada 27 Agustus 2024. Kita antar RahmaT-Nya Muna untuk memenangkan kontestasi Pilkada Muna demi Muna yang lebih maju dan bermartabat,” ujar Taufan.

Dengan dukungan dari Gerindra, pasangan Rajiun-Purnama kini semakin siap menghadapi Pilkada Muna 2024, mengharapkan dukungan luas dari masyarakat untuk meraih kemenangan.

Pewarta: Borju




Diduga Meteor Jatuh di Langit Wakatobi

Wakatobi, Sultranet.com – Pada dini hari Sabtu, 24 Agustus 2024, sekitar pukul 05.20 WITA, sebuah objek bercahaya yang diduga meteor terlihat meluncur di langit Wakatobi.

Peristiwa ini berhasil direkam oleh seorang pengguna media sosial, Madi, yang mengunggah video tersebut ke Facebook.

Dalam video yang diunggah, tampak jelas sebuah cahaya yang membentuk ekor panjang saat meteor melintas sebelum akhirnya menghilang.

Madi dalam keterangan video tersebut menuliskan, “Fenomena alam di Wakatobi tepat jam 05.20 pagi belum diketahui, entah apa dugaan kami, apakah siang he atau dari planet lain.”

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait peristiwa ini, termasuk laporan mengenai kerusakan yang mungkin disebabkan oleh benda langit tersebut.

Beberapa warganet memberikan tanggapan di video tersebut, dengan berbagai spekulasi mengenai objek yang terlihat.

Salah satu komentar, dari Rahma Tiya Damrin, menulis, “Meteor kali, pecah ketika masuk bumi.” Sementara itu, Annazlita Syamsiara Prasyad berkomentar, “Ini satelit Starlink Elon Musk lagi lewat, beruntung sekali lewat di atas langit Wakatobi.”

Pihak berwenang diharapkan segera memberikan klarifikasi resmi mengenai peristiwa ini dan kemungkinan dampaknya.

Sementara itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari sumber yang terpercaya.

Pewarta : Idin




KPU Bombana Umumkan Pendaftaran Pasangan Calon Bupati

Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Langkah ini menandai dimulainya proses pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Bombana, dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas di setiap tahapan pemilihan.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa seluruh proses pendaftaran akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024. Peraturan tersebut mengatur tata cara pencalonan untuk pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Bombana.

Salah satu aspek krusial dalam pengumuman ini adalah syarat minimal dukungan politik yang harus dipenuhi oleh calon pasangan. Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 791 Tahun 2024, setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati wajib didukung oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memperoleh setidaknya 10% suara sah dalam Pemilu 2024 untuk DPRD Bombana. Dengan kata lain, pasangan calon harus mendapatkan dukungan minimal sebesar 9.436 suara.

Detail Pendaftaran dan Syarat Administratif

Pendaftaran calon akan berlangsung mulai tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024 di Kantor KPU Kabupaten Bombana. Jam operasional pendaftaran ditetapkan mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA pada dua hari pertama, dan akan diperpanjang hingga pukul 23.59 WITA pada hari terakhir untuk mengakomodasi seluruh pendaftar.

Selain dukungan politik, calon Bupati dan Wakil Bupati juga harus memenuhi berbagai persyaratan administratif dan legal. Persyaratan tersebut meliputi integritas ideologi, rekam jejak hukum, kesehatan fisik dan mental, serta komitmen finansial. Untuk memastikan transparansi dan efisiensi proses pendaftaran, calon diwajibkan menggunakan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang telah disediakan oleh KPU.

“Kami mengimbau seluruh pasangan calon untuk segera mempersiapkan seluruh berkas yang dibutuhkan dan memanfaatkan waktu pendaftaran dengan sebaik-baiknya. Proses pendaftaran ini akan diawasi dengan ketat untuk menjamin tidak ada pelanggaran yang terjadi,” ujar Hasdin Nompo.

Upaya KPU dalam Menjamin Proses yang Adil dan Transparan

KPU Bombana juga telah menyediakan layanan helpdesk yang siap memberikan informasi dan bantuan terkait semua tahapan pendaftaran, termasuk penggunaan Silon. Layanan ini diharapkan dapat membantu calon dan partai politik dalam memenuhi semua persyaratan pendaftaran.

“Pilkada Bombana 2024 bukan hanya sekadar memilih pemimpin daerah, tetapi juga menjadi cerminan dari demokrasi lokal yang sehat, transparan, dan akuntabel. Kami berharap masyarakat Bombana dapat memilih pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi mereka,” tambah Hasdin.

Seluruh informasi terkait pendaftaran dan syarat pencalonan dapat diakses melalui situs resmi KPU atau link berikut:

https://bit.ly/PengumumanPendaftaranCalonBupatiBombanaTahun2024

 




KPU Wakatobi Umumkan Pendaftaran Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024

 

Download Pengumuman

Klik Link dibawah ini 

Pengumuman_Pendaftaran_Pasangan_Calon_KPU Wakatobi

Pengumuman KPU Wakatobi
Pengumuman KPU Wakatobi

 

 

.

 




Pilkada Muna, Gerindra Undang Rajiun-Purnama

Muna, Sultranet.com – Dukungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di 17 Kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menemukan titik terang.

Pada Jumat, 23 Agustus 2024, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra resmi melayangkan undangan kepada pasangan calon (Paslon) di Sultra untuk menghadiri acara penyerahan rekomendasi B. Persetujuan Parpol KWK.

Penyerahan rekomendasi ini dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu, 25 Agustus 2024, dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang akan digelar di Hotel Claro, Kota Kendari. Rekomendasi tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.

Untuk Pilkada Muna, undangan resmi dari Partai Gerindra diberikan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan. Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Muna, La Ode Gerson.

“Iya, hanya untuk pasangan calon Rajiun-Purnama,” ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Sabtu, 24 Agustus 2024.

Sebelumnya, pasangan LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang memiliki akronim RahmaT-Nya Muna, telah mengantongi rekomendasi B. Persetujuan Parpol KWK dari Partai Golkar dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang memiliki 7 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 lalu.

Dengan tambahan dukungan dari Partai Gerindra, pasangan RahmaT-Nya Muna ini diperkirakan akan semakin memperkuat posisinya dalam persaingan Pilkada Muna mendatang.

Dukungan dari Gerindra menjadi modal penting bagi pasangan ini dalam menghadapi berbagai tantangan politik yang akan datang, terutama dalam menggalang kekuatan dari basis pemilih di Kabupaten Muna.

Penyerahan rekomendasi ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Partai Gerindra telah memutuskan untuk mendukung pasangan Rajiun-Purnama secara penuh, meninggalkan spekulasi yang selama ini berkembang mengenai arah dukungan partai besutan Prabowo Subianto tersebut di Pilkada Muna.

Dengan berbagai rekomendasi dari partai-partai besar, pasangan RahmaT-Nya Muna kini dinilai banyak pihak berada dalam posisi strategis untuk meraih kemenangan pada Pilkada serentak yang akan digelar pada akhir November 2024 nanti.

Pewarta : Borju

 




Rencana Pembangunan Industri Bombana 20 Tahun ke Depan Diseminarkan 

Bombana, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) Kabupaten Bombana Tahun 2024-2044 pada Jumat (23/8/2024). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana.

Seminar ini merupakan langkah penting dalam penyusunan RPIK yang akan menjadi pedoman pembangunan industri selama dua dekade mendatang. Drs. Man Arfa menegaskan pentingnya dokumen ini, yang harus disusun sejalan dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) dan Kebijakan Industri Nasional (KIN), sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

“Rencana Pembangunan Industri Daerah harus selaras dengan tata ruang wilayah, agar pembangunan industri dapat menghindari dampak lingkungan negatif dan potensi konflik penggunaan lahan,” ungkap Man Arfa dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan industri, sebagai kegiatan bisnis, harus memenuhi kaidah tekno-ekonomis untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan.

Dalam dokumen RPIK yang sedang disusun, pemerintah menargetkan agar pembangunan industri di Bombana dapat lebih terarah, tepat sasaran, dan sesuai dengan potensi lokal yang ada.

“Dokumen ini akan menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan pembangunan industri yang berdaya guna, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bombana,” tambah Man Arfa.

Seminar tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Para peserta aktif berdiskusi dan memberikan masukan konstruktif, dengan harapan dokumen RPIK yang dihasilkan dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan industri yang berkelanjutan di Bombana.

Seminar ini juga menjadi forum penting untuk menciptakan sinergi antara berbagai elemen masyarakat dalam merumuskan strategi pembangunan industri yang berkelanjutan. Keberhasilan penyusunan RPIK ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri yang lebih inklusif dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat selama 20 tahun ke depan. (PPID Bombana)

 




Persiapan Pasukan Pengamanan Pilkada Bombana Diperiksa

Bombana, SutraNET. – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bombana, menghadiri apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Anoa 2024 yang digelar oleh Polres Bombana pada Jumat (23/8/2024).

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Polres Bombana, sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana (Sarpras) untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan aman dan lancar.

Dalam apel tersebut, Pj. Bupati Bombana menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian guna menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada.

“Operasi Mantap Praja Anoa 2024 adalah upaya bersama untuk memastikan pilkada berjalan dengan damai dan sukses. Kami berharap semua pihak telah siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi,” ujar Edy Suharmanto saat ditemui.

Kapolres Bombana, Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si, yang memimpin apel gelar pasukan, membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan pengamanan maksimal selama tahapan Pilkada 2024.

Polres Bombana telah membentuk pola pengamanan berbasis wilayah atau zonasi, di mana personel Polres dan Polsek jajaran siap dimobilisasi jika diperlukan.

Sebagai bagian dari Operasi Mantap Praja 2024, Polri juga meluncurkan operasi cooling system 2024 untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan kelompok.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi polarisasi yang dipicu oleh berita hoaks, isu SARA, propaganda, dan kampanye hitam yang bisa mengganggu stabilitas keamanan selama pilkada.

“Kami telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pilkada. Dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, sangat kami butuhkan,” tambah Kapolres Roni Syahendra.

Acara apel tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, perwakilan TNI, serta anggota Polres Bombana. Setelah apel, dilakukan pengecekan personel pengamanan untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan. Diharapkan, pengamanan ini dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi mApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaSApel Gelar Pasukan Pilkada BombanaApel Gelar Pasukan Pilkada Bombanaasyarakat Kabupaten Bombana untuk memilih dengan tenang dan bebas dari segala bentuk intimidasi. (PPID Bombana)

 




Inspektorat Bombana Raih Juara Pertama Lomba Kebersihan Antar OPD

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79. Kegiatan tahunan ini menjadi ajang bergengsi bagi setiap OPD untuk berlomba menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan nyaman. Tahun ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana berhasil meraih juara pertama dalam lomba kebersihan tersebut. (23/8/2024)

Kegiatan lomba ini, yang sudah rutin dilaksanakan menjelang perayaan HUT Kemerdekaan, bertujuan untuk memotivasi seluruh jajaran pemerintahan daerah dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kerja mereka. Selain itu, lomba ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan dan kesadaran pentingnya kebersihan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Bombana.

Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Inspektorat. Menurutnya, penghargaan yang diterima sebagai kantor terbersih di lingkungan Pemda Kabupaten Bombana tidak terlepas dari komitmen pimpinan serta kekompakan dan kebersamaan seluruh jajaran Inspektorat dalam menjaga kebersihan kantor.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan predikat sebagai kantor terbersih di lingkup Pemda Kabupaten Bombana. Ini berkat kerja keras dan kekompakan seluruh staf Inspektorat yang selalu menjaga kebersihan kantor sebagai bagian dari tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat,” ujar Ridwan dengan penuh rasa syukur.

Penilaian kebersihan kantor dilakukan berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan oleh tim penilai yang dikoordinatori oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana. Kriteria penilaian mencakup berbagai aspek kebersihan dan penataan kantor, seperti kebersihan fasilitas umum seperti toilet, pemanfaatan pekarangan kantor, kebersihan ruang kerja, pemilahan sampah, penataan taman dan halaman, serta ruang laktasi dan jalur evakuasi.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup yang telah menginisiasi lomba kebersihan ini. Penataan dan kebersihan kantor bukan hanya tentang menjaga estetika, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan sehat bagi seluruh pegawai. Kami berharap, prestasi ini dapat memotivasi OPD lainnya untuk selalu menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,” tambah Ridwan.

Selain Inspektorat Daerah, beberapa OPD lain juga berpartisipasi dalam lomba kebersihan ini. Meskipun Inspektorat berhasil meraih juara pertama, seluruh peserta menunjukkan semangat tinggi dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan tertata. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa upaya menjaga kebersihan dan keteraturan di lingkungan kerja sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kerja dan pelayanan publik.

Melalui lomba ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap agar kebiasaan menjaga kebersihan dan kerapian tidak hanya terwujud dalam lomba, tetapi menjadi budaya yang diterapkan setiap hari di seluruh lingkungan kerja pemerintahan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu cara untuk memperingati kemerdekaan dengan mengajak seluruh ASN untuk menjaga lingkungan kerja sebagai bentuk tanggung jawab terhadap negara dan masyarakat.

Dengan adanya lomba kebersihan ini, diharapkan seluruh OPD di Kabupaten Bombana akan semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan kantor, menciptakan lingkungan yang nyaman, dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (adv)