Marak Penipuan Melalui Medsos, Kapolsek Rumbia Ingatkan Warga untuk Bijak

Rumbia, Sultranet.com – Belakangan ini marak terjadi kasus penipuan yang berawal dari interaksi di media sosial (Medsos) di wilayah hukum Polsek Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepada awak media ini, Selasa (26/3/2024), Kapolsek Rumbia, IPDA Rahman, secara tegas mengingatkan warga untuk lebih bijak dan waspada dalam menjelajahi dunia maya guna menghindari jebakan para pelaku kejahatan yang semakin canggih.

Mantan Kanit Regidden Satlantas Polres Konawe Utara itu mengatakan bahwa fenomena penipuan melalui medsos semakin memprihatinkan. Modus operandi para pelaku semakin beragam dan seringkali mengelabui kewaspadaan korban.

“Kami telah mencatat peningkatan kasus penipuan yang dilakukan melalui medsos. Modusnya semakin bervariasi, mulai dari iming-iming undian berhadiah hingga penawaran barang dengan harga murah yang menggiurkan,” ujar IPDA Rahman

Alumni SIP 2020 Angkatan 49 itu menjelaskan, para pelaku tak segan menggunakan trik-trik psikologis, termasuk menyamar sebagai penyelenggara undian resmi, guna memancing korban terperdaya.

“Saya menerima beberapa laporan dari warga yang menjadi korban penipuan melalui modus undian berhadiah. Mereka merasa terhipnotis dan mengikuti arahan-arahan yang diberikan oleh pelaku,” bebernya.

Terbaru ia mengaku tengah menangani kasus penipuan yang berawal dari iming iming hadiah dari medsos, karena tergiur korban justru diarahkan untuk melakukan transaksi pengiriman dana terlebih dahulu, bak terhipnotis korban merugi hingga 19 juta rupiah.

“Untuk tahun ini saja di Polsek Rumbia ini sudah tiga kali kami menangani korban penipuan yang berawal dari tawaran menggiurkan di medsos, kerugian korban rata rata puluhan juta rupiah,” tegasnya

Mengantisipasi ancaman ini, IPDA Rahman mengingatkan pentingnya untuk tidak mudah terpancing dengan tawaran-tawaran yang terlalu menggiurkan dan tidak jelas keabsahannya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal serta selalu melakukan verifikasi terhadap identitas dan kredibilitas penyelenggara sebelum terlibat dalam transaksi atau memberikan informasi pribadi.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Bombana, khususnya di wilayah hukum Polsek Rumbia, untuk menggunakan aplikasi pendukung seperti GetContact yang dapat membantu mendeteksi nomor yang tidak dikenal. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko jatuh korban penipuan yang lebih banyak lagi.” tandasnya. (IS)




Mobil Truk Pengangkut Sampah DLH Bombana Terbalik, Pelayanan Persampahan Dipastikan Terganggu

Bombana, Sultranet.com – Mobil truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kecelakaan saat bekerja mengangkut sampah, Kamis (28/3/2024) malam waktu setempat. Akibat insiden ini menyebabkan pelayanan persampahan di wilayah ibu kota Bombana dipastikan bakal terganggu.

Sekretaris DLH Bombana, Makmur  mengatakan kecelakaan tersebut terjadi karena faktor cuaca yang tidak menentu dan kondisi jalan yang kurang mendukung dan kerusakan mesin saat menanjak sehingga mobil yang bermuatan berat tersebut mundur dan terbalik. Sopir yang mengendarai truk tersebut dilarikan ke Rumah Sakit Tanduale untuk mendapatkan perawatan.

“Kami sedang menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini, namun yang jelas saat ini pelayanan persampahan akan mengalami penurunan signifikan,” ujarnya saat dihubungi media ini.

Dengan terbaliknya mobil truk pengangkut sampah tersebut, dari 4 unit kendaraan DLH yang seharusnya beroperasi, hanya tersisa dua unit yang masih dapat digunakan. Satu unit sedang dalam tahap perbaikan akibat kerusakan mesin dan perbaikan bak pengangkut, sementara unit lainnya mengalami kecelakaan saat sedang dalam tugas.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan bersabar dalam menunggu pelayanan persampahan hingga kembali normal.” jelasnya.

Dengan kondisi ini, DLH Bombana berupaya maksimal untuk mempercepat proses perbaikan mobil truk yang mengalami kerusakan. Namun, proses ini membutuhkan waktu yang tidak bisa diprediksi dengan pasti.

“Kami akan memaksimalkan penggunakan 2 unit truk yang ada sambil melakukan perbaikan pada dua unit lainnya.” tandasnya. (IS)




Pemkab Bombana Lakukan Advokasi dan Pelatihan Penyusunan Pelaporan ARG

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya mengoptimalkan pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana, Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga, menggelar kegiatan Advokasi dan Pelatihan untuk Penyusunan Pelaporan Anggaran Responsif Gender (ARG). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., yang mewakili Pj. Bupati Bombana di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bombana pada Kamis (28/3/2024).

Dalam sambutannya, Drs. Man Arfa menegaskan pentingnya pelaporan anggaran yang responsif gender dalam pembangunan daerah, mengacu pada Inpres No 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional. Ia menjelaskan bahwa pelaporan tersebut harus memastikan terlaksananya PUG dalam tahapan perencanaan, pelaksanaan, penganggaran, dan evaluasi kebijakan program dan kegiatan, guna mengurangi kesenjangan gender dalam pembangunan.

“Pelaksanaan Advokasi dan Pelatihan untuk Penyusunan Pelaporan ARG diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender dalam pembangunan,” ujarnya.

Suasana Kegiatan Pelatihan
Suasana Kegiatan Pelatihan

Melalui partisipasi aktif perempuan dan laki-laki serta berbagai pihak terkait, para perencana dapat menyusun dokumen laporan ARG yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Kunci (IKK) Laporan Penyelenggaran Pemerintahan Daerah (LPPD) urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Narasumber pertemuan penyusunan laporan ARG, Kepala Perangkat Daerah Se-kabupaten Bombana, Kasubag Perencanaan Perangkat Daerah dan Kecamatan Se-kabupaten Bombana. Partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama untuk mencapai kesetaraan gender dan pembangunan yang berkeadilan di Kabupaten Bombana. (Adv)




Bappeda Bombana Mulai Musrenbang RKPD 2025

Bombana, Sultranet.com – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bombana memulai rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bombana Tahun 2025 pada Rabu (27/3/2024).

Acara yang diusung dengan tema “Peningkatan Kualitas Sumberdaya Manusia dan Infrastruktur Wilayah Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan,” resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana.

Dalam sambutannya, Man Arfa menekankan pentingnya Musrenbang RKPD sebagai wadah untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan provinsi, serta sebagai upaya untuk menghasilkan rencana pembangunan yang aspiratif, transparan, dan akuntabel.

“Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2025 adalah momen strategis dalam mengakomodir kepentingan masyarakat dan menghasilkan rencana pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Man Arfa.

Peserta Musrenbang RKPD Bombana 2025
Peserta Musrenbang RKPD Bombana 2025

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si, turut memberikan pandangannya tentang pentingnya Musrenbang RKPD dalam mendukung visi pembangunan daerah.

“Musrenbang RKPD adalah ajang untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta menghasilkan rencana pembangunan yang dapat memberikan dampak positif secara luas bagi masyarakat Kabupaten Bombana,” ungkap Husrifnah Rahim.

Selain itu, Husrifnah Rahim juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak terkait dalam penyusunan RKPD. “Kami berharap melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, perangkat daerah, dan stakeholder lainnya, RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2025 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif,” tandasnya.

Musrenbang RKPD Kabupaten Bombana Tahun 2025 diharapkan dapat memberikan arah yang jelas dalam pembangunan daerah menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (adv)




Dinas Pariwisata dan Dekranasda Bombana Ramaikan IFW 2024

Bombana, Sultranet.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana telah sukses meramaikan acara Indonesia Fashion Week 2024 (IFW 2024) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center. Melalui penampilan kekayaan budaya dan kreativitas lokal, mereka memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengangkat citra daerah mereka di kancah nasional.

Acara yang dihadiri oleh para desainer ternama, pebisnis fashion, serta pecinta mode, menjadi panggung bagi Dekranasda Kabupaten Bombana dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana untuk memperkenalkan pameran busana tradisional dengan Tema BOMBANA MOICO.

Kehadiran mereka bukan hanya sekadar memamerkan ragam kain dan motif tradisional, tetapi juga sebagai upaya konkret untuk mempromosikan potensi pariwisata Kabupaten Bombana kepada para pengunjung acara. Dengan demikian, diharapkan minat wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati keindahan alam serta keanekaragaman budaya di Kabupaten Bombana semakin meningkat.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, mengungkapkan, “Partisipasi kami dalam Indonesia Fashion Week 2024 adalah wujud dari komitmen kami untuk terus mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata Kabupaten Bombana. “Kami berharap melalui acara ini, masyarakat luas dapat lebih mengenal dan mencintai warisan budaya dan keindahan alam yang kami miliki.” ujarnya

Selain menjadi sarana promosi pariwisata, IFW 2024 juga menjadi platform penting bagi para pelaku industri fashion lokal untuk berkolaborasi, bertukar pengalaman, dan membuka peluang kerjasama yang berpotensi mengembangkan industri kreatif di Kabupaten Bombana.

Dengan semangat yang membara, DEKRANASDA Kabupaten Bombana dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana siap terus berperan aktif dalam mengangkat nama daerah mereka melalui berbagai event bergengsi di tingkat nasional maupun internasional. (ADV)




Tekan Inflasi, Pemkab Bombana Buka Lapak Tani Ramadhan

Bombana, Sultranet.com – Dalam menghadapi tantangan kenaikan harga komoditas pangan menjelang lebaran, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa M.Si., yang mewakili Pj. Bupati Bombana, secara resmi membuka Lapak Tani Ramadhan di RTH Eks MTQ Kel. Lauru pada Selasa (26/3/2024). Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bombana bekerja sama dengan PT Prima Alam Gemilang dan Kelompok Tani setempat.

Dalam sambutannya, Sekda Man Arfa menyampaikan bahwa menjelang lebaran, harga komoditas pangan cenderung meningkat karena permintaan yang tinggi dan transisi cuaca dari elnino ke lanina, yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas panen petani serta menimbulkan gejolak harga pangan. Dalam konteks ini, Lapak Tani Ramadhan diinisiasi untuk membantu menjaga stabilitas harga pangan di tengah-tengah ramadhan.

“Dengan menginisiasi kegiatan Lapak Tani, kami berharap dapat menumbuhkan jiwa sosial para pelaku usaha di bidang pertanian dan membantu memenuhi kebutuhan bahan pangan masyarakat dengan harga yang terjangkau. Ini merupakan salah satu upaya dalam menekan tingkat inflasi daerah,” ujar Sekda Bombana.

Kegiatan Lapak Tani Ramadhan

Lapak Tani Ramadhan menawarkan berbagai produk berkualitas seperti beras, telur, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, tomat, dan gula pasir. Acara pembukaan Lapak Tani Ramadhan juga dihadiri oleh perwakilan dari PT Prima Alam Gemilang, yang menegaskan komitmennya dalam mendukung program pengendalian inflasi daerah melalui kerjasama ini.

Dengan gencarnya upaya seperti kegiatan pasar murah, gerakan pangan murah, dan Lapak Tani Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok pangan dan memberikan kontribusi positif dalam menekan inflasi daerah.




Pemprov Sultra Transformasi Sistem Kerja dan Digitalisasi Pembayaran Zakat

Kendari, Sultranet.com –  Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto menunjukkan tekad kuat membenahi sistem dan mekanisme kerja di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Sejak awal menerima amanah sebagai penjabat Gubernur Sultra, Andap memiliki harapan agar Sultra bisa menerapkan SISTEM MERIT dalam tata kelola SDM. Dengan dasar itu, bisa mengantar Sultra lebih unggul, maju, damai, dan sejahtera.

Sistem Merit merupakan kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi.

Konsep ini telah sukses diimplementasikan di lingkup Kementerian Hukum dan HAM RI. Andap Budhi Revianto yang juga menjabat Sekretaris Jendral Kemenkumham RI memiliki peran strategis dalam pencapaian sistem tata kelola manajemen ASN tersebut.

“Saya berharap agar Pemprov Sultra bisa melakukan transformasi sistem kerja melalui pembenahan tata kelola manajemen kepegawaian,” ujarnya.

Dengan penerapan sistem merit, maka mulai dari proses rekrutmen, penempatan tugas dengan konsep manajemen talenta, pola kerja akan menghasilkan output yang dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

“Sistem kerja profesional akan membuat daerah lebih cepat maju dan sejahtera,” ungkap Andap Budhi Revianto.

Posisi Andap selaku Sekjend Kemenkumham RI sekaligus Pj. Gubernur menjadi kesempatan besar bagi Pemprov Sultra dalam mengadopsi sistem tranformasi yang telah dilakukan Kemenkumham RI.

Realisasinya, seluruh Kepala OPD, Kepala SMA dan sederajat, serta sekda kabupaten/kota se Sultra hadir dalam studi tiru bersama Biro SDM Kemenkumham RI di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Selasa (26/03/24).

“Studi tiru ini diisi dengan penyampaian materi dan diskusi mengenai proses dan tata kelola pengadaan calon ASN serta implementasi sistem merit dan manajemen talenta yang berorientasi pada perbaikan mekanisme kerja,” jelasnya.

Studi tiru bersama Biro SDM Kemenkumham RI
Studi tiru bersama Biro SDM Kemenkumham RI

Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka perbaikan dan mentransformasikan mekanisme kerja di Pemerintah Daerah se-Sultra.

“Studi tiru ini merupakan kesempatan yang baik untuk saling bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan sharing knowledge bagi jajaran Pemerintah Daerah se-Sultra,” ujar Andap.

Ia menambahkan, Kemenkumham layak menjadi objek untuk studi tiru karena lembaga tersebut telah mendapat pengakuan dan penghargaan dari Kementerian/Lembaga terkait dalam hal tata kelola kepegawaian. Andap berharap, setelah studi tiru dilaksanakan, BKD Pemerintah Daerah dapat memahami tugas dan fungsinya, sehingga menghasilkan SDM yang cakap dan profesional.

“Saya berharap melalui studi tiru ini, Pemerintah Daerah se-Sultra dapat mengakselerasikan tata kelola pemerintahan yang semakin baik (good governance) sehingga dapat menghasilkan SDM yang profesional, akuntabel, lebih agile ( lincah) dan cakap,” harapnya.

Selain studi tiru sistem kerja, Pj. Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto juga meluncurkan sistem pembayaran zakat berbasis digital. Di lokasi yang sama diselenggarakan juga sosialisasi serta bimbingan teknis (Bimtek) aplikasi “Bayar Zakat” berbasis digital.

Sistem inilebih memudahkan masyarakat dalam pembayaran zalat, dan sesuai Syariah Islam. Masyarakat Sultra bisa membayar zakat melalui https://bayarzakat.sultraprov.go.id.

“Esensinya, di tengah intensitas kesibukan yang ada, aplikasi ini dapat membantu pembayaran zakat dengan aman, mudah, dan sesuai Syariah Islam. Aplikasi ini direplikasi dari Kemenkumham secara gratis, nol rupiah,” tandasnya.

Pj Gubernur sampaikan, ke depan aplikasi ini akan digunakan oleh Baznas Sultra untuk diterapkan serta fitur-fiturnya akan lebih dikembangkan.

“Saat ini aplikasi Bayar Zakat diterapkan bagi ASN di lingkungan Pemerintah Daerah. Ke depan, Insya Allah aplikasi ini dapat diterapkan bagi masyarakat di seluruh jazirah Sultra. Aplikasi ini juga akan dikembangkan dengan fitur-fitur lainnya seperti zakat maal, dan lain sebagainya,” tutupnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut yakni Sekda Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sultra, Kepala Biro SDM Kemenkumham dan Jajaran, Kepala Perangkat Daerah se-Sultra, Kepala SMA/SMK se-Sultra, operator zakat pada Perangkat Daerah se-Sultra. (*rls)




Wartek Inflasi TPID Kolut Upaya Pemkab untuk Stabilisasi Stok dan Harga Pangan

Lasusua, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) meluncurkan program Warung Tekan Inflasi (WARTEK INFLASI) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Pj. Bupati Kolaka Utara Dr. Ir. Sukanto Toding, Senin (25/3/2024) mengatakan WARTEK INFLASI merupakan bagian dari Program Pelaksanaan Pasar Murah yang bertujuan untuk stabilisasi stok dan harga pangan di wilayah tersebut. WARTEK INFLASI dijadwalkan akan beroperasi setiap hari selama bulan Ramadhan, dan lokasinya berada di Area Kuliner UMKM Expo, depan Mesjid Agung Lasusua.

“Program Warung Tekan Inflasi merupakan langkah nyata Pemkab Kolaka Utara dalam mendukung stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sukanto Toding.

Sebanyak 10 ton beras, 750 liter minyak goreng, dan 500 liter gula pasir telah disiapkan. Harga komoditas yang ditawarkan adalah beras seharga Rp. 10.900 per kilogram, minyak goreng spesifikasi medium seharga Rp. 14.000 per liter, dan gula pasir seharga Rp. 15.000 per liter.

Pemilihan harga yang kompetitif ini diharapkan dapat membantu aksesibilitas masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah, terhadap kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.

“Kehadiran WARTEK INFLASI diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” tegas Sukanto Toding

Suami dari Nina Harini Yuniarti itu menambahkan, langkah-langkah konkrit seperti ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kolaka Utara.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program ini di beberapa titik strategis Kabupaten Kolaka Utara.” tandasnya. (kominfo)




PT. Jhonlin Perusahaan Pertama Bantu Pembangunan Rumah Sakit di Pulau Kabaena

Bombana, Sultranet.com – PT. Jhonlin Batu Mandiri sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan dan pabrik tebu di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi perusahaan pertama yang menunjukkan komitmennya mendukung rencana Pemerintah Kabupaten membangun Rumah Sakit di Pulau Kabaena.

Perusahaan milik Crazy Rich asal Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, H Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam itu menyerahkan langsung bantuan alat kesehatan (Alkes) dan uang tunai senilai total Rp. 50.039.500 kepada Pemerintah Daerah Bombana yang diterima langsung Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto, bertempat di Kantor Bupati Bombana. Senin (25/3/2024).

Manager Human Resource Departement General Affair (HRD-GA) PT. Jhonlin Batu Mandiri, Mimin Gunawan mengatakan bantuan yang disalurkan kepada pemerintah kabupaten bombana bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat yang maksimal.

“Kita berharap agar bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan kesehatan serta memberi kemudahan bagi masyarakat di Pulau Kabaena dalam menjangkau fasilitas kesehatan,” ujar Mimin.

PT. Jhonlin berharap saat rumah sakit yang baru tahap persiapan pembangunan ini sudah berjalan, dapat dimanfaatkan dan dirasakan oleh masyarakat luas di pulau Kabaena yang selama ini kesusahan jika mengalami kondisi darurat yang mengharuskan dilakukan rujukan ke Ibu Kota Kabupaten karena menggunakan transportasi laut.

“Mudah-mudahan PT. Jhonlin bisa terus bersama-sama dengan Pemda untuk bersinergi membangun dan memberikan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana ini.” tandasnya

Mobil pengangkut Alkes bantuan PT. Jhonlin tibda di Kantor Bupati Bombana
Mobil pengangkut Alkes bantuan PT. Jhonlin tibda di Kantor Bupati Bombana

Sementara itu, Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto, mengapresiasi kontribusi PT. Jhonlin Batu Mandiri dan menyebutnya sebagai tindak lanjut dari pertemuan antara kepala daerah dan direktur perusahaan beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Mewakili masyarakat Bombana saya sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Jhonlin Batu Mandiri yang telah merealisasikan apa yang pernah kita sepakati beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut juga merupakan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana melalui kolaborasi antara Pemda dan perusahaan yang beroperasi di wilayah itu.

“Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar dan mulai peletakan batu pertama di bulan Maret ini.” bebernya

Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran di Kementerian Dalam Negeri RI itu berharap dengan adanya batuan dari PT. Jhonlin tersebut dapat memotivasi perusahaan-perusahaan lain di daerah itu untuk bisa berkontribusi demi percepatan pembangunan rumah sakit tersebut.

“Kebutuhan Rumah Sakit di Pulau Kabaena sudah mendesak, semoga Perusahaan lain yang investasi di Bombana ini dapat mengikuti langkah PT. Jhonlin.” tutupnya. (IS)




Pemkab Bombana Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

Bombana, Sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (25/3/2024). Rakor ini dipimpin langsung oleh Irjen Kemendagri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si dan diadakan melalui platform Zoom Meeting sebagai upaya pencegahan kenaikan inflasi daerah selama bulan Ramadhan.

Dalam rapat tersebut, Pj. Bupati Bombana menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan laju inflasi khususnya di Bombana. Dia juga menyoroti kelompok-kelompok yang biasanya dominan menyumbang andil inflasi pada momen Ramadhan dan Idul Fitri, seperti kelompok makanan, minuman, tembakau, dan transportasi.

Dalam konteks transportasi, Pj. Bupati menyoroti adanya inflasi yang terjadi pada angkutan udara, angkutan antar kota, kereta api, dan angkutan laut selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2021-2023. Hal ini perlu diwaspadai mengingat beberapa tarif mengalami kenaikan signifikan, seperti inflasi angkutan antar kota yang mencapai 12,36% pada April 2023.

Selain itu, rakor juga mencermati stabilitas Indek Perkembangan Harga (IPH) nasional yang relatif stabil di minggu ke-3 Maret, dengan jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan/penurunan IPH yang tidak berubah secara signifikan.

Pj. Bupati Bombana menyatakan bahwa Kabupaten Bombana akan segera mengimplementasikan hasil-hasil diskusi dari rakor tersebut untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Bombana. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mengantisipasi potensi kenaikan inflasi yang mungkin terjadi selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.