PJ. Bupati Sukanto Toding: Pelayanan Publik adalah Jihad Fisabilillah
Lasusua, Sultranet.com – Dalam suasana yang penuh kekhidmatan di Masjid Uzwatun Khasanah, Kelurahan Lasusua, Kolaka Utara, usai melaksanakan sholat subuh berjamaah, para jamaah diberi ceramah atau biasa dikenal dengan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding. Jumat (1 Maret 2024)
Dalam kultumnya, beliau menekankan bahwa pelayanan publik bukan sekadar tugas, tetapi juga merupakan jihad fisabilillah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab.
Dr. Sukanto menjelaskan bahwa kekuatan dan kesehatan birokrasi sangatlah penting dalam membangun sistem pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan kepentingan umum.
“Pelayanan publik adalah bentuk jihad fisabilillah yang harus kita laksanakan dengan baik, sebagai upaya nyata untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.
Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding foto bersama Jamaah usai menyampaikan Kultum
Pj. Bupati juga mengajak para ASN dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun sistem pemerintahan yang kokoh, dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan komitmen ASN Berakhlak, kita dapat menciptakan birokrasi yang kuat dan sehat, siap mendukung kepemimpinan yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Sukanto.
Kultum subuh ini diharapkan menjadi titik awal bagi komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan pelayanan publik demi Kolaka Utara yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh warganya.
Sumber : Kominfo Kolut
Pastikan Harga Stabil Jelang Ramadhan, PJ. Bupati Kolut Sidak Pasar
Lasusua, SultraNET.com – Untuk memastikan kestabilan harga bahan kebutuhan pokok jelang bulan suci Ramadhan, Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Lacaria, Lasusua. Rabu, 28 Februari 2024
Dari hasil sidak tersebut, terungkap bahwa beberapa bahan pokok seperti beras, bawang putih, lombok besar, dan telur mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Pj. Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding menjelaskan, kenaikan harga ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kabupaten.
“Menjaga kestabilan harga ini penting ditengah persiapan menyongsong bulan suci Ramadhan,” ujar Sukanto Toding.
PJ. Bupati Kolut Sukanto Toding bersama Tim TPID saat melakukan sidak
Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kenaikan harga tersebut.
“Kami siap mengawal dan mengendalikan kenaikan harga bahan pokok agar masyarakat dapat menerima dengan layak dan adil,” tegas Sukanto Toding
Langkah-langkah konkret sedang dipersiapkan oleh TPID dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat dapat merayakan bulan Ramadhan yang penuh berkah secara khusyuk.” tandasnya
Sumber : Kominfo Kolut
MTQ Ke-XXX Kabupaten Bombana Resmi Dimulai
Bombana, SultraNET.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXX Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2024 telah resmi dimulai dengan gemerlap dan semarak di Aula Tanduale, Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana pada Senin (27/2/2024).
Acara pembukaan yang menggema keindahan ayat suci Al-Qur’an ini merupakan hasil kerjasama yang erat antara Pemerintah Kabupaten Bombana dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bombana, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendukung pengembangan keilmuan dan spiritualitas masyarakat.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin secara langsung seremoni pembukaan dengan penuh kekhidmatan dan tanggung jawab. Dalam sambutannya, beliau menegaskan harapannya agar MTQ tahun ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Kabupaten Bombana.
“Kepada umat Islam, pentingnya untuk menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat,” ujar Pj. Bupati Edy Suharmanto, menekankan pentingnya ajaran Al-Qur’an dalam membentuk karakter dan moralitas yang luhur.
Pembukaan MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi dalam mengukir prestasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkokoh tali silaturahmi dan kebersamaan antar umat Islam di Kabupaten Bombana. Di samping itu, MTQ juga diharapkan menjadi sarana yang efektif bagi generasi muda untuk menggali potensi dan keterampilan dalam membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an.
Dengan dimulainya MTQ ini, semangat keagamaan dan semangat untuk meningkatkan kualitas pembacaan Al-Qur’an diharapkan semakin tumbuh dan mengakar kuat di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Bombana.
“Semoga MTQ tahun ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan spiritual bagi masyarakat Bombana,” tandas Pj. Bupati, menggambarkan harapan akan manfaat yang melimpah dari kegiatan ini dalam memperkokoh keimanan dan kualitas spiritual umat Islam di daerah tersebut.
Pelantikan Dewan Hakim MTQ XXX Bombana
Sebagai bagian dari prosesi pembukaan MTQ Ke-XXX Kabupaten Bombana, dilakukan juga pelantikan Dewan Hakim yang akan bertugas memastikan jalannya kompetisi berjalan dengan adil dan profesional. Prosesi pelantikan ini menandai dimulainya secara resmi kompetisi MTQ di tingkat kabupaten ini.
Dewan Hakim yang terpilih dengan cermat telah dilantik dan siap menjalankan tugasnya dengan integritas dan keadilan, memastikan bahwa para peserta dapat bersaing dengan adil dan sesuai dengan nilai-nilai keilmuan Islam yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bombana juga mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta komitmen Dewan Hakim dalam menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan integritas yang tinggi.
Dengan demikian, MTQ Ke-XXX Tingkat Kabupaten Bombana Tahun 2024 secara resmi telah dimulai, membawa harapan dan semangat baru bagi kemajuan spiritual dan intelektual umat Islam di daerah ini.
Jagung Program Satu Hektar Satu OPD di Bombana Dipanen
Bombana, Sultranet.com – Program pertanian “Satu Hektar Satu OPD” yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana mencapai tonggak penting dengan dilaksanakannya panen jagung di kebun Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana. Pada Selasa (27/2/2024).
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, beserta Pj. Ketua Tim Penggerak PKK, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, dan rombongan Pemerintah Kabupaten Bombana, turut serta dalam kegiatan panen yang berlangsung di Baruga Moico, Kelurahan Poea, Kecamatan Rumbia Tengah.
Program “Satu Hektar Satu OPD” diarahkan untuk menekan laju inflasi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi pangan lokal. Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam sambutannya menekankan pentingnya komitmen serius dalam menjalankan program ini, dengan harapan agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan pangan lokal serta mengurangi tekanan inflasi di wilayah Bombana.
Panen Jagung di Kebun Setda Bombana
Panen jagung hari ini tidak hanya merupakan implementasi program, tetapi juga menjadi bukti nyata dari kesungguhan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung sektor pertanian. Menurut Pj. Bupati, keberhasilan panen ini mencerminkan potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal di Bombana.
“Keberhasilan panen ini menegaskan potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal di Bombana,” tegasnya.
Program “Satu Hektar Satu OPD” diharapkan akan terus memperluas pengetahuan teknologi pertanian dan meningkatkan produksi pertanian di seluruh Kabupaten Bombana. Melalui upaya ini, diharapkan tercipta dampak positif yang signifikan bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Bombana.
Dengan demikian, kegiatan panen jagung dalam program “Satu Hektar Satu OPD” tidak hanya memberikan hasil dalam bentuk produksi pangan lokal yang meningkat, tetapi juga menciptakan dorongan bagi pengembangan sektor pertanian secara keseluruhan di Bombana. (Adv)
Pemkab Bombana Lakukan Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama
Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana menggelar Uji Kompetensi Kesesuaian Jabatan (Jobfit) bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Lt 2 Kantor Bupati Bombana ini resmi dibuka oleh Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Selasa (27/2/2024)
Jobfit merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memastikan bahwa para pejabat yang menjabat memiliki kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan jabatan mereka.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya didasarkan pada inisiatif pribadi beliau, melainkan juga merupakan amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Pasal 117 dari undang-undang tersebut mengatur bahwa Jabatan Pimpinan Tinggi hanya dapat diduduki paling lama 5 tahun, namun dapat diperpanjang berdasarkan pencapaian kinerja, kesesuaian kompetensi, dan kebutuhan instansi setelah mendapat persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian dan berkoordinasi dengan KASN.
Suasana Pembukaan Kegiatan Uji Kompetensi
Pj. Bupati Edy Suharmanto juga menekankan pentingnya kualitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas-tugas kepemimpinan. Beliau berharap melalui uji kompetensi ini.
“Para pejabat yang terpilih nantinya mampu memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bombana,” tegas Edy Suharmanto.
Sebanyak 18 orang Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana mengikuti ujian kompetensi ini. Para peserta uji kompetensi akan menjalani serangkaian tes dan wawancara untuk menilai kemampuan mereka dalam memenuhi tuntutan jabatan sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama.
Uji kompetensi jabatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan daerah. Diharapkan dengan adanya uji kompetensi ini, Kabupaten Bombana akan memiliki kepemimpinan yang efektif dan berkualitas untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (adv)
Pemkab Bombana teken MoU TPAKD dengan Industri Jasa Keuangan
Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana mengambil langkah maju dalam memperkuat sektor keuangan setempat dengan menandatangani Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan Industri Jasa Keuangan. Tanda tangan untuk kesepakatan tersebut dilakukan pada Selasa (27/2/2023) di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.
Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemkab Bombana untuk mendorong inklusi keuangan di wilayahnya, dengan mengedepankan kolaborasi erat antara sektor pemerintahan dan industri jasa keuangan.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menjadi salah satu pihak yang menandatangani perjanjian tersebut, bersama dengan perwakilan industri jasa keuangan. Hadir pula dalam acara ini para pejabat terkait, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Forkopimda Kabupaten Bombana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pemangku kepentingan lainnya.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, saat menyampaikan sambutannya
Pj. Bupati Bombana menegaskan pentingnya industri jasa keuangan dalam mendukung perekonomian suatu daerah. Beliau menyampaikan bahwa produk-produk keuangan tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Bombana pada tahun 2022 mencapai 5,11%, meningkat dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, peran TPAKD Kabupaten Bombana menjadi sangat signifikan,” ujar Pj. Bupati Bombana.
Dalam konteks ini, perjanjian ini menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana untuk mendukung dan memfasilitasi upaya meningkatkan inklusi keuangan di wilayahnya. Sementara itu, industri jasa keuangan diwajibkan untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Pj. Bupati Bombana mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah akan mendukung program TPAKD Kabupaten Bombana dengan memberikan dukungan penuh. Dia juga menyoroti pentingnya kerjasama dan sinergi antara semua pihak terkait untuk mewujudkan inovasi-inovasi dan strategi baru dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Bombana.
Suasana Penandatanganan MoU
Salah satu titik sorot dalam acara ini adalah apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara yang telah memberikan dukungan yang konsisten terhadap TPAKD di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana. Diharapkan, kerjasama ini dapat membantu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mempercepat akses keuangan daerah melalui berbagai program yang akan diluncurkan dan dijalankan.
Program TPAKD Kabupaten Bombana juga telah dirancang untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat. Antara lain, program Tangkas yang bertujuan untuk meningkatkan investasi keuangan dan mewujudkan Bombana sebagai surga investasi, serta program Kejar Emas Satu Rekening Satu Pelajar Keuangan, yang bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas secara finansial. Tak lupa, program Pasti Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir juga diperkenalkan untuk mengajarkan masyarakat cara yang tepat dalam mengelola keuangan mereka.
Dengan kesepakatan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menunjukkan keseriusannya dalam mendorong inklusi keuangan dan membangun kerjasama yang kuat dengan industri jasa keuangan. Semua pihak berharap bahwa langkah ini akan membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bombana. (adv)
Dinas Pariwisata Bombana Susun Master Plan Kawasan Wisata Terpadu
Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si., telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat. Acara ini dihadiri oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dibuka secara langsung oleh Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Kantor Bupati Bombana pada hari Senin (26/2/2024).
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya pengembangan pariwisata yang terkoordinasi dan terpadu untuk memanfaatkan potensi besar Kabupaten Bombana. “Pengembangan pariwisata sama dan pengembangan sektor lain, selalu memiliki dampak bagi perkembangan masyarakat maupun kawasan sekitarnya,” katanya
Penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu Desa Wisata Ranokomea dan sekitarnya menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memberikan arahan yang matang dalam pengembangan pariwisata di daerah tersebut. “Kawasan wisata terpadu Desa Wisata Ranokomea memiliki nilai strategis yang besar sebagai pilihan wisata yang menarik,” jelas Pj. Bupati.
Peserta FGD
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) di bawah kepemimpinan Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menjelaskanm, hasil dari FGD ini diharapkan menjadi panduan yang komprehensif dan berkelanjutan dalam pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bombana.
Selain itu, master plan ini akan menjadi dasar bagi program konservasi kawasan pariwisata, yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kekayaan alam dan budaya di Kecamatan Poleang Barat.
“Pengembangan pariwisata dan penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Terpadu merupakan salah satu langkah krusial dalam mengangkat potensi pariwisata Bombana ke tingkat yang lebih tinggi,” jelas Anisa Sri Prihatin. (Adv)
Pj. Bupati Kolut Dorong ASN Layani Masyarakat Dengan Akhlak dan Disiplin
Lasusua, Sultranet.com – Pj. Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah itu untuk melayani masyarakat dengan mengedepankan akhlak dan disiplin.
Hal itu disampaikan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara di Lapangan Aspirasi pada Senin pagi. Senin (26/2/2024)
Pada kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya nilai akhlak dan kedisiplinan kerja bagi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pj. Bupati menekankan bahwa akhlak dan kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
“Tanpa akhlak dan kedisiplinan yang kuat, kita tidak dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ungkap Sukanto di depan ratusan ASN yang hadir.
Foto bersama usai pelaksanaan Apel
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap ASN harus menjadi teladan dalam mematuhi aturan dan etika kerja.
“Sebagai pelayan publik, kita harus menjaga integritas dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Kegiatan apel gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan komitmen ASN di Kolaka Utara.
Pj. Bupati berharap penekanan pada nilai akhlak dan kedisiplinan ini akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah itu.
(SumberĀ : Kominfo Kolut)
Penderita Stunting di Kolaka Utara Terima Bantuan Bapak Ibu Asuh
Kolaka Utara, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, terus memprioritaskan penurunan angka stunting di Kabupaten Kolaka Utara melalui program Bapak Ibu Asuh (BAS). Program ini menyediakan bantuan makanan bergizi kepada balita yang menderita stunting, termasuk susu, daging, telur, dan beras. Minggu (25/2/2024)
“Stunting merupakan masalah serius kesehatan masyarakat yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Data menunjukkan bahwa stunting dapat menyebabkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak hingga dewasa,” ungkap Penjabat Bupati.
Dalam upaya mengatasi stunting, Penjabat Bupati Kolaka Utara baru-baru ini melakukan kunjungan ke salah satu balita yang terkena stunting di Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Tiwu. Dalam kunjungannya, Dr. Sukanto didampingi oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka Utara.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Bantuan pendanaan berasal dari BAZNAS dan Dinas Tanaman Pangan, sementara pihak Perumahan dan PU juga terlibat dalam penggalangan sumber daya. Tim Pendamping Keluarga Stunting memberikan bantuan dan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan.
“Ini adalah bentuk kolaborasi kita untuk serius mengatasi stunting di Kabupaten Kolaka Utara,” ungkap Dr. Sukanto Toding. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita yang terkena stunting.”
Melalui program-program seperti BAS dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah serta lembaga terkait berupaya secara aktif untuk memberikan solusi berkelanjutan dalam mengentaskan stunting.
“Langkah-langkah ini tidak hanya berfokus pada penanganan akut stunting, tetapi juga pada pencegahan sejak dini melalui penyuluhan gizi, perbaikan akses terhadap pangan bergizi, serta penguatan sistem kesehatan masyarakat,” tandasnya.
Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan bahwa perubahan positif dalam status gizi anak-anak Kolaka Utara dapat terwujud, membawa dampak yang signifikan bagi masa depan generasi mendatang.
Sumber : Kominfo Kolut
Dinas Pariwisata Bombana Gandeng ITB Gali Potensi Desa Wisata Ranokomea
Bombana, Sultranet.com – Sebuah kolaborasi yang strategis terjadi antara Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana dengan tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka melakukan survei terkait penyusunan masterplan kawasan wisata terpadu Ranokomea di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Sabtu (24/2/2024)
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si menyebut , kgiatan ini sebagai langkah penting dalam mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.
Kolaborasi dengan ITB untuk menggali potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Wisata Ranokomea, sebuah kawasan yang kaya akan keindahan alam dan budaya.
“Kami sangat antusias bekerja sama dengan tim peneliti dari ITB untuk mengembangkan masterplan kawasan wisata terpadu di Ranokomea.” ujarnya
Survei ini dilakukan dengan pendekatan lintas disiplin ilmu, melibatkan masyarakat setempat, Kepala Desa, dan pihak terkait lainnya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi wisata alam, budaya, yang dapat diintegrasikan dalam masterplan kawasan wisata terpadu.
Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” tambah Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si.
Ketua Tim Peneliti dari ITB, Yani Adriani, S.T., M.P.Par, menjelaskan bahwa masterplan yang akan disusun akan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan memberdayakan masyarakat setempat. “Kami tidak hanya ingin menciptakan destinasi wisata yang indah, tetapi juga berkelanjutan dan melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya.” bebernya
Dengan adanya survei ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan Ranokomea sebagai destinasi wisata unggulan. Masterplan yang akan disusun nantinya diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata di wilayah tersebut. (adv)