Komitmen Dukung Investasi, Pj. Bupati Bombana Kunjungi PT. PAG Jhonlin Group
Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menunjukkan keseriusannya dalam mendukung investasi dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bombana dengan melakukan kunjungan kerja ke PT. Prima Alam Gemilang (PAG), anak perusahaan PT Jhonlin Batu Mandiri (Jhonlin Group). Kunjungan ini dilaksanakan pada Kamis (25/1/2024), dengan tujuan untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Daerah dan perusahaan, serta memastikan koordinasi yang baik dalam pembangunan di daerah.
Dalam kunjungannya, Pj. Bupati didampingi oleh para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana, disambut oleh Direktur PT PAG, Rizky Prayudi, dan Direktur Jhonlin Group, H. Paijan. Mereka bersama-sama membahas isu-isu terkait pembangunan dan investasi di Bombana, menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Bombana berharap perusahaan sebesar PT. PAG akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam pertemuan tersebut.
Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto, M.Si, saat diperlihatkan produk gula dari PT. PAG
PT PAG, sebagai pemain utama dalam sektor pertanian dengan fokus pada perkebunan tebu, diharapkan akan terus berkontribusi positif dalam pembangunan daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Kerjasama yang erat antara pemerintah dan perusahaan swasta diharapkan dapat menciptakan lingkungan investasi yang kondusif, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.
Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Edy Suharmanto juga menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi langsung dengan PT. PAG terkait isu-isu nasional seperti inflasi, kemiskinan ekstrem, dan stunting. Rencananya, mereka akan segera meluncurkan kios inflasi sebagai salah satu langkah penanganan isu-isu tersebut, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.
Dengan demikian, kunjungan kerja ini bukan hanya sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendukung investasi dan pembangunan, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam menciptakan sinergi antara sektor publik dan swasta demi kemajuan dan kesejahteraan bersama. (adv)
Pj. Bupati Kolut Tepis Isu Gabung Usulan DOB Provinsi Luwu Raya
Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto Toding, MSP,MA menepis isu ikut bergabungnya Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara untuk masuk sebagai daerah otonom yang mengusulkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya yang saat ini usulannya untuk mekar menjadi DOB baru pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan terkendala kurangnya syarat jumlah Kabupaten / Kota pengusul.
Dilansir dari palopopos.co.id, wacana bergabungnya Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka mencuat dalam perbincangan yang melibatkan Bupati Luwu, Plh Sekda Kolaka, Pj Bupati Kolaka Utara, Ketua DPRD Kolaka Utara dan Ketua BPW KKLR Sulsel pada Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL-78) dan Hari Jadi Luwu (HJL-756) di Stadion A. Hasan Opu To Hatta Malili, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (23/01/2024) lalu.
Saat itu, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari yang kala itu duduk berdampingan dengan Pj Bupati Kolaka Utara Dr. Sukanto Toding dan Plh Sekretaris Daerah Kolaka Andi Makawaru, tiba- tiba memulai diskusi saat Bupati Luwu Basmin Mattayang dan Ketua BPW KKLR Sulsel Ir. Hasbi Syamsu Ali menyalami mereka.
”Bagaimana dengan perjuangan Provinsi Luwu? Kami dari Kolaka Utara dan Kolaka sangat mendukung terbentuknya Provinsi Tana Luwu sebagai Daerah Otonom Baru, salah satu jalan untuk mewujudkan Indonesia Emas itu adalah menjadikan Tana Luwu sebagai Provinsi Luwu Raya, dan kami siap bergabung,” ujar Buhari sebagaimana dikutip dari palopopos.co.id.
Menanggapi hal tersebut, Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto Toding, MSP,MA menjelaskan bahwa pada saat diskusi tentang itu, semua pihak dalam kondisi informal, akrab dan salin guyon.
“Saat itu dalam suasana diskusi informal sebagai bagian wacana tidak kunjung lengkapnya persyaratan jumlah kabupaten berdirinya Provinsi Luwu Raya. Pernyataan itu langsung dijawab spontan pak Ketua DPRD (Buhari),” ujar Sukanto Toding, Rabu (24/1/2023).
Ia menegaskan, Kolaka Utara tidak mempertimbangkan bergabung dengan wilayah otonom baru. Ia juga menyoroti keterikatan pada undang-undang pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara yang membatasi kemungkinan penggabungan wilayah.
Ia menekankan bahwa wacana pembentukan Provinsi Luwu Raya selalu berkaitan dengan penambahan kabupaten karna dari syarat minimal 5 kabupaten pengusul saat ini baru 4 kabupaten yang siap.
“Mereka saat ini sementara menggagas pembentukan Kabupaten Luwu Tengah,” bebernya.
Menurut undang-undang pembentukan Sulawesi Tenggara nomor 13 tahun 1964, yang telah diperbaharui dengan undang-undang nomor 7 tahun 2022, Kolaka Utara terikat pada batasan administratif dan fungsional yang ditetapkan untuk wilayah tersebut. Undang-undang tersebut mengakui wilayah Sulawesi Tenggara yang terdiri dari 17 Kabupaten dan Kota
“Penggabungan wilayah, seperti yang diperbincangkan secara santai dalam suatu acara, tidaklah mudah dilakukan mengingat keterikatan per wilayah pada undang-undang pembentukan Sulawesi Tenggara,” tandasnya.
Bombana, SultraNET.com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bombana terus memantau pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) sebagai langkah krusial untuk memastikan keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH).
Acara P2K2, yang merupakan bagian integral dari PKH, bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH, sehingga mampu melangkah keluar dari garis kemiskinan. Rabu 24 Januari 2024.
Pemantauan kali ini diadakan di Desa Lameong-Meong, Kecamatan Poleang Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Rehabilitasi Sosial dan Linjamsos, Andi Matahari, Penyuluh Sosial Dinsos, Koordinator PKH Bombana, pendamping PKH, dan perwakilan KPM.
Andi Matahari, Kabid Rehabilitasi Sosial dan Linjamsos, menjelaskan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) PKH menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PKH. SDM PKH harus memiliki kompetensi yang memadai, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang mendukung.
Mereka perlu memahami dengan baik aspek-aspek terkait PKH, berkomunikasi efektif dengan masyarakat, dan menunjukkan sikap empatik serta motivasi.
“SDM PKH merupakan ujung tombak keberhasilan program ini. Dengan usaha dan kerja keras SDM PKH, program ini akan berjalan dengan baik,” ungkap Andi Matahari.
Foto Kegiatan Pelaksanaan P2K2
Pada kesempatan itu, Andi Matahari juga menekankan bahwa peran SDM PKH bukan hanya dalam pengelolaan bantuan sosial (bansos) kepada KPM, tetapi juga dalam membangun pemahaman KPM melalui P2K2. Acara P2K2 merupakan kegiatan rutin yang wajib diikuti oleh KPM PKH.
P2K2 menjadi wadah pembelajaran terstruktur dengan modul-modul edukatif dari Kementerian Sosial, BKKBN, dan Kementerian Kesehatan. Materi-materi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dan permasalahan keluarga penerima manfaat PKH. P2K2 dilaksanakan secara rutin setiap bulan di kelompok-kelompok yang telah dibentuk.
Tujuan dari P2K2 adalah mempercepat perubahan perilaku KPM PKH dalam aspek seperti pengasuhan dan pendidikan anak, kesehatan dan gizi, pengelolaan keuangan, serta perlindungan anak dan kesejahteraan sosial.
Hal ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan kepada KPM untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan mampu merubah cara hidup, perilaku, dan pola pikir keluarga penerima manfaat PKH menjadi lebih baik.
“Kerjasama antara Dinsos Bombana dan KPM PKH melalui kegiatan P2K2 diharapkan terus menguatkan sinergi untuk mencapai tujuan PKH dalam memberikan dampak positif bagi keluarga penerima manfaat.” tandasnya (Kominfo)
Kendari, SultraNET.com – Dalam upaya mengantisipasi potensi ancaman siber pada Pemilu 2024, Kesbangpol Kabupaten Bombana turut serta dalam kegiatan Konsolidasi Satgas Pengamanan Siber. Pada Rabu, 24 Januari 2024, pukul 08.00 Wita, Hotel Claro Kendari. Kegiatan diikuti staf Kesbangpol Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh dr. Sunandar, MM.Kes.
Kegiatan ini mengumpulkan sejumlah tokoh dan perwakilan penting, termasuk perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekretaris Kesbangpol Provinsi Sulawesi Tenggara, serta Nurul Sugiarti SE. M. M, ahli muda Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Deputi 2.
Kepala Badan Kesbangpol Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes menegaskan komitmen untuk bersama-sama mengamankan dan menjaga integritas Pemilu Tahun 2024.
Nurul Sugiarti, mewakili Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Deputi 2, memberikan sambutan mengenai peran krusial Satgas Pengamanan Siber dan Sandi dalam menghadapi Pemilu.
Sesi selanjutnya, Hardin SE. ME memberikan paparan materi mengenai kondisi politik dan sosial terkini di Sulawesi Tenggara menjelang Pemilu Serentak 2024, memberikan wawasan kepada peserta mengenai dinamika politik regional.
Aldino Dika Pratama S.Tr.Kom kemudian menyampaikan materi mengenai ancaman siber sosial yang mungkin dihadapi selama Pemilu 2024, menyoroti pentingnya perhatian terhadap kelancaran proses demokrasi.
Peserta diajak untuk berdiskusi, berbagi pandangan, pengalaman, dan strategi dalam menghadapi tantangan Pemilu 2024. Konsolidasi ini berlangsung hingga pukul 16.00 Wita, memberikan persiapan optimal dalam menghadapi pemilu yang mendatang. (Kominfo)
Dinas Perikanan Bombana Sosialisasi Pengenalan Ekosistem Mangrove di Desa Lampata
Bombana, Sultranet.com | Dinas Perikanan Kabupaten Bombana menggelar acara sosialisasi tentang pengenalan ekosistem mangrove di Desa Lampata. Pada tanggal 24 Januari 2024, pemerintah setempat aktif melibatkan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran terhadap keberagaman hayati.
Penyelenggarakan acara sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang keberagaman ekosistem mangrove serta merencanakan kegiatan penanaman mangrove di wilayah ini.
Masyarakat desa, pelajar, dan stakeholder setempat turut hadir dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya ekosistem mangrove sebagai penyangga pantai dan habitat alami bagi berbagai jenis fauna laut.
Sosialisasi ini melibatkan penyuluh dari Dinas Perikanan dan Yayasan Konservasi Laut dari Makassar yang memberikan pemaparan ilmiah tentang fungsi ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan ekologi. Selain itu, kegiatan mencakup demonstrasi lapangan di area mangrove setempat, memungkinkan peserta untuk merasakan keberagaman hayati secara langsung.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lampata, Filudin, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove. “Mangrove bukan hanya sekadar hutan bakau, tapi juga rumah bagi berbagai jenis ikan, udang, dan burung. Keterlibatan kita dalam menjaga ekosistem ini adalah investasi untuk masa depan lingkungan hidup kita,” ucapnya.
Pada akhir acara, disampaikan rencana aksi pelestarian mangrove yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat, seperti kegiatan penanaman mangrove, pemantauan lingkungan, dan edukasi lanjutan.
Pemerintah desa berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami peran penting mangrove dalam melindungi pantai, menjaga keberagaman hayati, dan memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas setempat. (Kominfos)
DPPKB Bombana dan Puskesmas Matausu Sinergi Layani Masyarakat
Bombana, SultraNET.com | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana berhasil menyelenggarakan pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Kecamatan Matausu pada Rabu, 24 Januari 2024.
Acara ini merupakan hasil sinergi antara Bidang KB DPPKB, Bikor, Bidan Puskesmas Matausu, dan seluruh staf Balai Penyuluh KB. Partisipasi juga datang dari masyarakat Kecamatan Matausu yang berminat melakukan pemasangan KB.
Dalam konteks pertumbuhan penduduk yang tinggi, DPPKB berperan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dengan mengatur kelahiran anak.
Program KB tidak hanya fokus pada aspek pengendalian, melainkan juga bertujuan membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial dan ekonomi suatu keluarga. Tujuannya adalah terwujudnya keluarga yang bahagia dan sejahtera, mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
DPPKB Bombana bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Matausu terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, pemasangan IMPLAN menjadi metode kontrasepsi yang diutamakan.
Bidan yang melakukan pemasangan memberikan penjelasan mendalam tentang keamanan, manfaat, dan tata cara pemasangan IMPLAN. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai opsi kontrasepsi yang efektif.
I Made Rai Adiana, SKM, M.Kes, sub koordinator Distribusi Alat Kontrasepsi DPPKB, juga turut memberikan informasi terkait peraturan administratif dan pelaporan terkini. Dengan demikian, peserta dapat memahami dan mengakses informasi lengkap seputar program KB, serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat dalam perencanaan keluarga.
“Sinergi antara DPPKB dan Puskesmas menjadi langkah bersama untuk mendukung program KB dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Matausu,” jelasnya. (Kominfos)
Dorong Pelayanan Terbaik, Pj. Bupati Kolut Resmikan 2 Kantor Baru
Kolaka Utara, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, meresmikan dua kantor baru yaitu Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) serta Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Kedua kantor ini tidak hanya dibangun dengan megah, tetapi juga menawarkan layanan terbaik bagi masyarakat. Rabu (24/1/2024)
PLT BPKSDM Kolaka Utara, Mawardi Hasan, ST, menyatakan rasa syukurnya atas keberhasilan memiliki kantor baru, menurutnya kantor ini bukan sekadar bangunan, tapi tempat di mana semua layanan kepegawaian dapat dilakukan di lantai satu.
“Ini adalah upaya kami untuk memberikan kenyamanan,” ujar Mawardi Hasan.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita untuk Kantor BPKSDM dan BKAD. Penjabat Bupati, menyatakan apresiasinya terhadap peran krusial BPKSDM dalam pembangunan sistem, kompetisi, dan kinerja.
“Ini adalah fondasi untuk mengembangkan sumber daya manusia,” tuturnya dengan semangat.
Dia menambahkan bahwa kantor adalah pusat data dan informasi. Saat ini dengan data digital, kantor sudah menjadi ‘smart office’, sebagai pusat kemajuan untuk ekonomi dan perkembangan.
“Saat ini konsep ‘smart office’ sudah semakin berkembang, dan kita ingin menerapkannya disini.” tegasnyaa.
Penggunaan konsep smart office tidak hanya membawa inovasi teknologi, tetapi juga menjadi kunci dalam mengurangi dampak lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas.
Dengan sistem digital yang terintegrasi, proses administrasi, dokumentasi, dan kolaborasi dapat dilakukan tanpa kertas, mengubah cara tradisional menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.
“Pengurangan penggunaan kertas bukan hanya tindakan ramah lingkungan, tetapi juga memberikan efisiensi biaya dan waktu. Smart office memungkinkan akses cepat dan mudah terhadap informasi digital, meminimalkan kebutuhan pencetakan, pengarsipan fisik, dan pengelolaan dokumen kertas,” tandasnya.
Sumber : Kominfo Kolut
Badan Kesbangpol Bombana Gencar Sosialisasi Perekrutan Paskibraka
Bombana, SultraNET.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana terus menggalakkan sosialisasi perekrutan Paskibraka tahun 2024 sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter bangsa.
Kabid Bina Idiologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Bombana, Hj. Suarni, SP.MM, beserta tim, melaksanakan kegiatan tersebut di beberapa sekolah sejak Selasa, 23 Januari 2024.
Sosialisasi dilakukan di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kecamatan Poleang dan sekitarnya. Salah satu sekolah yang dikunjungi adalah SMA Swasta Tontonunu, meskipun kondisi fisik sekolah terlihat belum memadai, namun semangat siswa tetap tinggi dalam mendengarkan penyampaian terkait persyaratan dan proses pendaftaran Paskibraka.
Hj. Suarni menjelaskan syarat-syarat umum pendaftaran Paskibraka tahun 2024, memberikan penekanan pada tinggi badan yang menjadi salah satu kriteria penting. Dalam arahannya, ia menegaskan peran Paskibraka sebagai garda terdepan dalam memperingati kemerdekaan negara, bukan hanya sebagai peserta upacara bendera.
“Paskibraka adalah salah satu wadah untuk membentuk karakter anak bangsa yang tangguh, disiplin, dan memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi,” ujarnya. Kamis (25/1/2024).
Kabid Bina Ideologi ini juga menyoroti bahwa seleksi calon Paskibraka akan dilakukan secara online, memberikan peluang yang sama bagi semua siswa. Suarni berharap para guru mendampingi siswa dalam melakukan pendaftaran, memandu mereka untuk memiliki peluang sebaik mungkin. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan direncanakan untuk menyampaikan informasi rekrutmen Paskibraka ke berbagai Sekolah Menengah Atas/Kejuruan di Kabupaten Bombana.
Tim Kesbangpol Kabupaten Bombana disambut baik oleh para guru di SMA Tontonunu, yang mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan terkait rekrutmen Paskibraka. Gencarnya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa dan mendukung terbentuknya Paskibraka yang berkomitmen dan memiliki karakter yang kuat. (Kominfos)
Dinas Sosial Bombana Tinjau Kondisi Lansia Penerima PKH
Bombana, Sultranet.com | Dinas Sosial Kabupaten Bombana turun langsung untuk meninjau kondisi Ibu Minarti, seorang lansia tunggal penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Tongkeseng, Kecamatan Tontonunu, pada Selasa (23/1/2024).
Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga kurang mampu, khususnya lansia tunggal seperti Ibu Minarti. Sebagai penerima PKH, Ibu Minarti mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki pekerjaan atau mata pencaharian lain selain mengandalkan bantuan sosial PKH. Kondisinya semakin memperihatinkan karena saat ini Ibu Minarti mengalami sakit-sakitan.
Dalam pertemuan dengan petugas Dinas Sosial, Ibu Minarti menyampaikan harapannya agar kedua cucunya yang masih sekolah dapat masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan bantuan PKH komponen Pendidikan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial, Andi Matahari, menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Pemerintah Desa Tongkoseng untuk menindaklanjuti harapan Ibu Minarti.
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bombana untuk melihat apakah kedua cucu Ibu Minarti bisa dimasukkan dalam satu Kartu Keluarga,” ujar Andi Matahari.
Lebih lanjut, Andi Matahari menyampaikan bahwa jika kondisinya memungkinkan, kedua cucu Ibu Minarti berhak mendapatkan bantuan PKH dari komponen Pendidikan, dengan proses melalui Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Dinas Sosial akan berupaya mengakomodir dengan menghubungkan warga kurang mampu, terutama lansia tunggal, dengan berbagai program bansos, baik dari pemerintah pusat maupun daerah. (Kominfos)
Kolaka Utara Jadi Tuan Rumah Peringatan HJL dan HPRL di 2025
Luwu Timur, Sultranet.com – Dalam puncak peringatan Hari Jadi Luwu (HJL) ke-756 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-78 di Stadion H. Andi Hasan Opu To Hatta, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kolaka Utara diumumkan sebagai tuan rumah untuk kegiatan bersejarah Tanah Luwu pada tahun 2025 mendatang. Selasa 23 Januari 2024
Bupati Luwu Timur, H. Budiman, secara resmi menyampaikan permintaan kepada Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, dan Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, S.Kel, M.Si.
“Ini adalah Kesadaran spiritual kita tiap tanggal 23 memperingati HJL dan HPRL, tahun depan Kolaka Utara menjadi tuan rumah. Berdiri dulu pak bupati, mana Ketua DPRDnya,” ujar Budiman dalam sambutannya.
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, dan Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari, turut hadir dalam momen tersebut. Wilayah Kabupaten Kolaka Utara dikenal sebagai tempat tinggal bagi Wija To Luwu, dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Luwu Timur.
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, menyatakan, pada prinsipnya, Kolut siap menjadi tuan rumah. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai peluang untuk mempromosikan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Kolaka Utara.
“Ini tidak hanya sebagai ajang penguatan persaudaraan Luwu, tetapi juga sebagai ajang budaya dan wisata.” ujar Sukanto Toding
Dia juga menambahkan pihaknya berkomitmen untuk menjadikan peringatan HJL dan HPRL ini sebagai momentum positif.
“Selain memupuk semangat persatuan, kami juga ingin memberikan kontribusi positif dalam pembangunan dan promosi pariwisata di Kolaka Utara.” tegasnya