Lansia di Bombana Terima BLT Rp. 1 Juta

Bombana, Sultranet.com | Sebanyak 100 orang Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Bombana mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp. 1.000.000 per orang dari APBD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Andi Matahari, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bombana, mengungkapkan bahwa tujuan dari bantuan ini adalah untuk membantu lansia miskin memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Adapun kriteria penerima BLT Lansia meliputi usia minimal 60 tahun, status miskin, dan belum menerima bantuan sosial lainnya.

Ia menjelaskan dalam pelaksanaannya, beberapa lansia mengalami kendala dalam pembukaan rekening tabungan di bank setempat karena alasan sakit, yang menghambat proses penyerapan dana bantuan.

“Dari informasi yang diterima, sebagian penerima BLT Lansia tidak dapat hadir di bank untuk pembukaan rekening tabungan karena alasan sakit, sehingga proses pembayaran sedikit terhambat,” jelas Andi Matahari. Kamis (4/1/2024)

Untuk mengatasi hal ini, petugas Bank Penyalur Daerah akan melakukan kunjungan ke rumah para penerima yang tidak dapat hadir di bank (Home Visit).

“Langkah ini diharapkan dapat memperlancar proses penerimaan BLT Lansia agar dana bantuan segera dapat dimanfaatkan oleh para penerima untuk kebutuhan mereka.” tandasnya (Kominfo).




Kabar Gembira, SPM Kegiatan Pemkab Bombana Sempat Tertunda Segera Dibayarkan

Bombana, SultraNET.com – Kabar gembira, Surat Perintah Membayar (SPM) untuk sejumlah kegiatan Pemerintah Kabupaten Bombana pada Tahun Anggaran 2023 yang sebelumnya mengalami penundaan bakal segera dibayarkan.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bombana, Sofian Baco, menjelaskan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh perubahan dalam penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Tahun 2023.

Dana tersebut dialihkan secara non-tunai ke fasilitas deposito Bank Indonesia, sekitar Rp. 87 Milyar, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 90 Tahun 2023.

Menurut Sofian Baco, kejadian serupa dialami oleh banyak daerah di seluruh Indonesia yang menerima alokasi Kurang Bayar Dana Bagi Hasil berdasarkan PMK Nomor 90 Tahun 2023.

Dampak dari perubahan ini sangat signifikan terhadap alokasi keuangan daerah masing-masing, tergantung pada kebijakan pengalokasian Dana Bagi Hasil Kurang Bayar dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023.

Untuk Kabupaten Bombana sendiri telah menggunakan seluruh alokasi Kurang Bayar DBH Tahun 2023 pada perubahan APBD TA. 2023 untuk mendukung kegiatan Pembangunan, Pemberdayaan, dan Kemasyarakatan.

“Pemerintah Kabupaten akan mengantisipasi masalah ini dengan merealisasikan sisa pembayaran SPM pada APBD TA. 2024 segera setelah sisa dana transfer masuk ke Kas Daerah.” Bebernya Rabu (3/1/2024)

Menurutnya langkah ini diharapkan dapat mempercepat pencairan dana tersebut setelah masuk ke Kas Daerah.

Dia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana berupaya keras untuk memastikan bahwa alokasi dana tersebut dapat segera tersalurkan untuk mendukung berbagai kegiatan yang telah direncanakan demi kemajuan daerah.

Sofian Baco juga menegaskan bahwa meskipun ada penundaan dalam pembayaran SPM untuk kegiatan tersebut, pihaknya telah mengoordinasikan upaya-upaya untuk memastikan bahwa pelayanan dan program-program yang dijalankan oleh pemerintah tetap berjalan dengan baik tanpa adanya dampak yang signifikan akibat dari penundaan ini.

“Dengan masuknya sisa dana transfer ke Kas Daerah, kami siap untuk segera melaksanakan pembayaran SPM tersebut dan memastikan tidak adanya gangguan terhadap program-program yang telah direncanakan,” tandasnya. (IS)




Diskominfos Bombana Komitmen Terapkan Pelayanan Publik Profesional dan Berintegritas

Bombana, SultraNET.com – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas di Daerah penghasil emas itu.

Hal itu ditandai Penandatanganan Pakta Integritas oleh Pejabat Struktural, Fungsional, dan Staf di Aula Rapat Dinas Kominfos, Rabu (3/1/2024)

Kepala Dinas Kominfos Bombana, Sofian Baco, menjelaskan penandatanganan pakta integritas adalah komitmen nyata untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Penandatanganan pakta integritas ini adalah sebagai komitmen kami mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas dan profesional,” ujar Sofian Baco

Pejabat Struktural, Fungsional, dan Staf saat sesi foto bersama usai penandatanganan pakta integritas
Pejabat Struktural, Fungsional, dan Staf saat sesi foto bersama usai penandatanganan pakta integritas

Pihaknya berharap tindakan ini dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dan pemantik semangat memberikan pelayanan yang lebih baik dan berkualitas kepada warga Kabupaten Bombana.

“Dalam menjalankan tugas pelayanan publik, integritas merupakan pondasi utama yang harus kami junjung tinggi,” tegas Sofian Baco

Ia juga mendorong partisipasi aktif dari semua pihak dalam mengawasi serta melaporkan setiap pelanggaran terhadap prinsip-prinsip yang telah disepakati dalam Pakta Integritas tersebut .

“Ini adalah komitmen kita membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di wonua Bombana,” tandasnya. (IS)




Rumpun Keluarga Terodono Berkumpul di Lakomea

Bombana, SultraNET.com – Lebih dari seratusan Orang yang tergabung dalam Rumpun Keluarga Terodono berkumpul di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana dalam rangka silaturahmi keluarga menjelang pergantian tahun baru 2024, Minggu (31/12/2023).

Salah satu pengagas kegiatan, Kasmiaddin menjelaskan, acara yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat dan agama, serta ratusan anggota Rumpun Keluarga Terodono itu bertujuan untuk mempererat hubungan keluarga yang tersebar di beberapa wilayah baik di kabupaten Bombana maupun di luar daerah.

“Kita ingin melalui kegiatan ini terbangun keakraban yang kuat antar keluarga yang saat ini domisilinya sudah tersebar,” ungkap Kasmiaddin.

Foto Bersama Rumpun Keluarga Terodono
Foto Bersama Rumpun Keluarga Terodono

Acara tersebut juga menjadi wadah bagi generasi muda Rumpun Keluarga Terodono, baik yang berasal dari desa maupun dari perantauan, untuk saling mengenal dan memahami sejarah serta tradisi keluarga.

Pada kegiatan itu, suasana kehangatan terpancar dalam serangkaian kegiatan penutupan tahun,  momen saling bersalaman, berbagi pengalaman dan saling bercengkrama.

“Kita menyadari bahwa sudah banyak dari generasi keluarga yang terpecar ini yang sudah tidak saling mengenal, sehingga salah satu solusinya adalah mereka dipertemukan pada momen spesial seperti ini,” bebernya

Foto Bersama Rumpun Keluarga Terodono
Foto Bersama Rumpun Keluarga Terodono

Untuk diketahui Rumpun Terodono adalah Rumpun Keluarga yang berasal dari wilayah Terodono yaitu perkampungan di wilayah Desa Lakomea saat ini yang secara turun temurun tinggal di wilayah tersebut. Saat ini rumpun keluarga telah tersebar di seluruh wilayah Bombana bahkan luar daerah.

Foto Kegiatan Silaturahmi Rumpun Keluarga Terodono
Foto Kegiatan Silaturahmi Rumpun Keluarga Terodono

“Saat berkumpul, kami menekankan pentingnya merajut keakraban dan mempererat hubungan di antara anggota keluarga Terodono. Kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan di waktu-waktu yang akan datang.” tandasnya (IS)




Polsek Lantari Jaya Berikan Hadiah Tahun Baru untuk Masyarakat dengan Menangkap Pencuri Sapi

Bombana, SultraNET. – Kesuksesan Polsek Lantari Jaya Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menangkap pencuri sapi yang selama ini meresahkan masyarakat merupakan kado tahun baru 2024 yang didedikasikan untuk masyarakat di wilayah hukumnya.

Kapolsek Lantari Jaya IPDA Prasetyo Nento, SH menjelaskan di penghujung tahun 2023 ini personilnya sukses meraih prestasi dengan menangkap dua pelaku Tindak Pidana Pencurian Ternak.

Kedua pelaku, JF dari Desa Watu-Watu Kecamatan Lantari Jaya dan AC dari Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara, keduanya berhasil ditangkap setelah sejumlah penyelidikan.

Korban dari aksi pencurian ini adalah MC dari desa Wumbubangka yang melaporkan hilangnya sapi miliknya pada 28 Desember 2023 ke Polsek Lantari Jaya.

“Keberhasilan ini kami dedikasikan sebagai kado tahun baru 2024 bagi masyarakat yang selama ini diresahkan dengan banyaknya kasus kehilangan sapi,” ujar Prasetyo Nento. Minggu (31/12/2023).

Setelah mendapatkan laporan, penyelidikan dilakukan oleh personil Polsek yang dipimpin oleh Kapolsek Lantari Jaya, mengingat sudah beberapa kali terjadi kehilangan sapi di wilayah hukum mereka.

Tim gabungan dari Polsek Lantari Jaya, Sat Reskrim Polres Bombana, dan Sat Intel Polres Bombana melakukan pengejaran terhadap pelaku JF hingga ke Kabupaten Konawe Selatan.

“Setelah informasi bahwa pelaku bersembunyi di sana, tim segera melakukan pengepungan dan berhasil menangkapnya di rumah keluarganya,” tegasnya

Dari interogasi terhadap JF, ia mengaku melakukannya bersama AC. Pada Rabu, 27 Desember 2023, JF memerintahkan AC untuk menangkap sapi milik korban, yang kemudian diikat di pohon oleh AC.

“Saat JF hendak menjemput sapi, kejadian terlihat oleh masyarakat sehingga JF melarikan diri,” tandasnya.

Keduanya dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-1e dan ke-4e subs 362 jo pasal 55, 56 KUHP tentang pencurian hewan dengan ancaman hingga 7 tahun penjara.

Saat ini Pihak Polsek Lantari Jaya yaitu Kanit Reskrim AIPDA FITRA masih melakukan pemeriksaan untuk melakukan pengembangan terhadap Tempat Kejadian Perkara (TKP) lain yang dilakukan oleh para pelaku.

Aksi tangkapan ini diharapkan memberikan keamanan dan hadiah tahun baru bagi masyarakat sekitar. (IS)




Pj. Bupati Bombana Ajak Umat Kristiani Bersama Isi Pembangunan

Bombana, SultraNET.com | Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., memimpin momen istimewa perayaan Natal di Aula Tanduale Kantor Bupati. Dihadiri ASN, TNI, dan POLRI, tema “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi” memperdalam makna Natal. Jum’at (29/12/2023)

Dalam sambutannya, Pj. Bupati menggarisbawahi esensi cinta kasih dan persaudaraan Natal sebagai landasan persatuan. “Mari gunakan momentum ini untuk memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pj. Bupati juga mengingatkan peran penting ASN, TNI, dan POLRI sebagai agen pembawa damai dan pilar pembangunan. “Kerjasama aktif untuk masa depan lebih baik,” imbuhnya.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.

Pj. Bupati berterima kasih kepada seluruh pemuka agama dan umat kristiani Kabupaten Bombana yang terus memupuk kebersamaan serta kedamaian di tengah jemaat.

“Mari bersatu dalam pembangunan Kabupaten Bombana kearah yang lebih baik,” tegas Edy Suharmanto

Dengan momen yang sarat makna, perayaan Natal di Bombana tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tapi juga sebagai titik awal bersatunya langkah dalam membangun daerah ke arah kemajuan yang lebih baik. (IS)




Polres Bombana Cek Kesiapan Pos Pam Terpadu Nataru

Bombana, SultraNET.com –  Polres Bombana memeriksa kesiapan Pos Pengamanan Terpadu Natal dan Tahun Baru (Pos Pam Terpadu Nataru) di Toburi, Rumbia, dan Lantari Jaya. Kegiatan pemeriksaan ini dipimpin oleh Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra SH, S.I.K., M.Si. Sabtu (30/12/2023).

“Dalam kunjungan ini, kami melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa Pos Pam Terpadu Nataru telah siap secara keseluruhan dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru,” ungkap Kapolres Roni Syahendra

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan penyerahan paket ransum dan pemeriksaan kesehatan terhadap petugas yang bertugas di pos pengamanan tersebut.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel yang bertugas dalam pengamanan di Pos Pam Terpadu Nataru. Kami memberikan dukungan dan perhatian kepada seluruh anggota yang menjalankan tugas pengamanan di sini,” tambah Kapolres.

Penyerahan Ransum ke Koordinator Pos Pam
Penyerahan Ransum ke Koordinator Pos Pam

Kunjungan pemeriksaan ini berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga pukul 11.10 WITA dengan lancar dan tertib. Kapolres menyatakan apresiasi terhadap kerja keras dan kesiapan seluruh personel yang bertugas.

“Kami harap kunjungan ini juga memberikan semangat dan motivasi bagi mereka dalam menjaga keamanan di tengah masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tandasnya

Pemeriksaan Kesehatan Personil Pos Pam
Pemeriksaan Kesehatan Personil Pos Pam

Kunjungan pemeriksaan kesiapan Pos Pam Terpadu Nataru ini menunjukkan perhatian yang serius dari Polres Bombana dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024. (ResBom).

 




Kelompok Petani, Nelayan dan Tukang di Bombana Terima Bantuan

Bombana, SultraNET. | Sejumlah alat mesin pertanian, Sarana Perikanan dan Pertukangan diserahkan secara simbolis oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., kepada sejumlah kelompok tani, nelayan, dan pertukangan di Kabupaten Bombana. Acara ini dihadiri Forkopimda, kepala OPD, serta tokoh masyarakat.

Penyerahan bantuan yang dilakukan pada Jumat (29/12/2023) di kantor Dinas Pertanian bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas sekaligus menekan angka inflasi. Pemberian kepada 2 Kelompok Tani, 23 Kelompok Nelayan dan 2 Kelompok Pertukangan ini diharapkan juga dapat mengurangi angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., mengungkapkan harapannya agar bantuan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Ia mendorong penerima bantuan untuk mengoptimalkan penggunaan alat dan sarana yang telah diberikan.

“Kami akan berupaya secara bertahap memenuhi kebutuhan kelompok yang belum mendapatkan bantuan. Untuk yang telah menerima, harapannya mereka dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar Edy Suharmanto.

Pj. Bupati juga menegaskan pentingnya bantuan ini sebagai dorongan besar dalam mencapai pertanian, perikanan dan sektor jasa pertukangan yang berkelanjutan serta berdaya saing. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bombana. (IS)




Pemkab Bombana Serius Dukung Transformasi Digital

Bombana, SultraNET.com | Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W, berpartisipasi dalam teleconference bersama Presiden Joko Widodo. Acara tersebut bertujuan untuk mendorong pemerataan konektivitas digital di desa-desa Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (3T) demi mencapai visi Indonesia Emas 2045. Kamis (28/12/2023)

Pertemuan daring ini, yang diadakan di Desa Lantowua Kecamatan Rarowatu Utara di lokasi Base Transceiver Station (BTS) yang dikerjakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), dihadiri oleh beberapa pihak termasuk Camat Rarowatu Utara, Kepala Desa Lantowua, dan perwakilan dari vendor.

Keterlibatan Sofian Baco menegaskan komitmen Bombana dalam mendukung percepatan transformasi digital, terutama dalam memperluas akses internet dan teknologi di daerah. Kabupaten Bombana saat ini menerima pembangunan 55 BTS dari Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BLU BAKTI).

salah satu Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun di Bombana
salah satu Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun di Bombana

Dalam diskusi tersebut, Sofian Baco menegaskan komitmen dan upaya konkret yang telah dilakukan Kabupaten Bombana untuk meratakan teknologi informasi dan komunikasi demi kesejahteraan masyarakat lokal.

“Partisipasi kami di kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan impian Indonesia maju dan inklusif di ranah digital,” ujar Sofian Baco.

Diskusi teleconference ini menekankan semangat untuk menciptakan perubahan positif dan kesetaraan dalam akses teknologi di daerah 3T. Kerjasama antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi penting dalam merealisasikan visi besar transformasi digital di Indonesia.




Relawan AMIN di Kolaka Utara Deklarasi Jadi Saksi Tanpa Bayaran

Kolaka Utara, SultraNET. | Berbagai cara dilakukan oleh relawan untuk mengekspresikan dukungannya kepada pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) memenangkan Pilpres 2024 mendatang.

Salah satunya adalah dengan gencar melakukan deklarasi Gerakan Pemantau AMIN dan Saksi AMIN Tak Mau Dibayar (PAMAN SATAMAR).

Terbaru, sejumlah relawan di Desa Puunduho, Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara mendeklarasikan Gerakan PAMAN SATAMAR di Tribun Lapangan Sepakbola Puundoho, Selasa (26/12/2023).

Deklarasi yang diprakarsai oleh relawan Simpul Masyarakat Pilihan Anies (SIMPANIES) tersebut berlangsung meriah dihadiri oleh puluhan relawan dan warga setempat.

Ketua DPP Simpanies Sarju Junaedi yang turut menyaksikan deklarasi tersebut mengatakan bahwa kegiatan itu bertujuan untuk menyiapkan saksi-saksi AMIN di TPS tanpa tanpa harus dibayar.

“Kegiatan ini adalah bentuk ikrar atau janji relawan untuk siap menjadi saksi Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar di TPS tanpa harus dibayar sepeserpun,” ungkapnya.

Dikatakan Arjun, sapaan karib Sarju Junaedi, gerakan Paman Satamar ini juga memberikan edukasi kepada rakyat bahwa politik tidak selalu identik dengan uang dalam sebuah kontestasi, termasuk di Pilpres.

“Demokrasi kita saat ini nyaris tergadai oleh politik transaksional. Rakyat harus melawan itu jika benar-benar menginginkan perubahan bangsa dengan cara menjadi saksi TPS tanpa harus dibayar,” tegasnya.

Pada kegiatan ini turut hadir Ketua DPD Simpanies Kabupaten Kolaka Utara Galpit dan sejumlah tokoh relawan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar di daerah itu.

Deklarasi ditandai dengan pembacaan ikrar menjadi saksi TPS tanpa mau dibayar yang dipimpin oleh Galpit dan diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.

Gerakan PAMAN SATAMAR yang diinisiasi Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) Muhammad Ramli Rahim (MRR) telah dideklarasikan di ratusan daerah di Indonesia dan kini menjelma sebagai Gerakan Nasional.

Salah satu tujuan dari gerakan ini adalah untuk mengantisipasi kemungkinan Paslon Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar tidak memiliki cukup biaya untuk membayar saksi di TPS.

“Jadi jika nantinya di TPS tidak ada saksi AMIN, maka itu bukan lagi karena soal dana, tetapi karena kesalahan manajemen saksi,” tegas MRR saat launching Gernas PAMAN SATAMAR beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, pada hari ini, Selasa (26/12), deklarasi serupa juga digelar oleh puluhan relawan Sangmaneta dari DPD Sahabat Bung Anies (SBA) Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. (*)