Dipimpin Burhanuddin, Bombana Sukses Tekan Inflasi, Masuk Nominasi TPID Berprestasi

Kendari, SultraNET. | Dibawah kepemimpinan Ir. H. Burhanuddin, M.Si, sukses membawa kabupaten sebagai salah satu Daerah dengan Pengendalian Inflasi Terbaik di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sekaligus meraih nominasi TPID Berprestasi Kawasan Sulawesi.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sultra yang digelar di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari. Kamis (16/11/2023).

Rakorda tersebut bertujuan memperkuat kerja sama dan koordinasi antar pemerintah daerah guna menekan inflasi. Tema utama acara ini adalah “Penguatan Sinergi dan Harmonisasi Kebijakan Pengendalian Inflasi Daerah.”

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menekankan urgensi Rakor TPID untuk memperkuat sinergi, strategi, dan menekan angka inflasi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Meskipun inflasi di Sultra sudah cukup terkendali, dengan penurunan dari 3,46 persen pada September menjadi 3,14 persen pada Oktober 2023 berdasarkan data BPS, upaya terus dilakukan untuk menciptakan kebijakan bersama yang efektif guna mendukung stabilitas ekonomi.

Pj. Gubernur Sultra mendorong Kepala Daerah untuk mengambil langkah-langkah pengendalian inflasi sesuai rekomendasi dari BPS dan Bank Indonesia.

“Lakukan Gerakan Pangan Murah, Gerakan Pasar Murah, menjaga fluktuasi harga beras, stabilisasi harga BBM dan bahan bakar rumah tangga, operasi pasar, serta penyerapan anggaran pengendalian inflasi menjadi fokus dalam upaya ini,” ujar Pj. Gub Sultra Andap.

Bombana sendiri diakui sebagai salah satu daerah dengan pengendalian inflasi terbaik, terbukti dengan Kinerja TPID yang meraih Penghargaan dari Kemenko Bidang Perekonomian RI sebagai nominasi TPID Kab/Kota Berprestasi Kawasan Sulawesi.

Ditempat yang sama, Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan, seperti pemantauan IPH, rapat koordinasi TPID, sidak pasar, operasi pasar, pasar murah, gerakan pangan murah, penyaluran BTT, gerakan menanam.

Pemkab Bombana juga melakukan kerja sama antar daerah, bantuan transportasi APBD, bantuan suku bunga kredit usaha mikro, pemantauan harga pangan, pemantauan stok pangan, dan penyusunan neraca pangan strategis.

“Semua langkah terbaik kami lakukan untuk menekan inflasi di Bombana,” jelas Suami Hj. Fatmawati Kasim Marewa itu. (S)




Pemkab Konut Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga dan Pasokan

Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dibuka secara resmi oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, di Pelataran Kantor Bupati Konut. Kamis (16/11/2023),

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta mengendalikan inflasi di wilayah Konut. Masyarakat diberi kesempatan untuk membeli bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras dengan berbagai merk dan tipe mulai dari Rp 12.800 per kilogram, minyak goreng seharga Rp 15.000 per liter, dan gula pasir seharga Rp 15.000 per kilogram.

H. Ruksamin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi atas penempatan Gerakan Pangan Murah di Konut, atas nama masyarakat setempat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Pj Gubernur yang telah mengadakan Gerakan Pangan Murah di Konut,” ucapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan serupa untuk mengendalikan inflasi, menghapus kemiskinan ekstrem, serta menangani stunting melalui Program URC KISS.

“Di Konut, kami terus menggalakkan kegiatan semacam ini, mulai dari pasar murah hingga upaya penghapusan kemiskinan ekstrem. Salah satu gerakan yang kami bentuk adalah URC KISS,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung selama tiga hari, dari hari Kamis (16) hingga Sabtu (18 November 2023), memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pangan dengan harga terjangkau. (S)




Desa Labengki Masuk Nominasi 15 Besar Desa Wisata Nusantara 2023

Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, di bawah kepemimpinan Bupati Ruksamin dan Wakil Bupati Abuhaera, meraih prestasi gemilang di tingkat nasional.

Desa Labengki yang berada di Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara berhasil masuk sebagai salah satu dari 15 nominasi Desa Wisata terbaik di Indonesia oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI.




Upaya Kendalikan Inflasi, TPID Buton Perkuat Kerjasama dengan Pemkab Konawe

Unaaha,  SultraNET. | Langkah konkret dalam menjalankan Memorandum of Understanding (MOU) Kerjasama Antar Daerah yang telah ditandatangani pada bulan Juli lalu, Pemerintah Kabupaten Buton melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton, mengambil langkah nyata dengan melakukan kunjungan koordinasi ke Kabupaten Konawe. Rabu 15 November 2023

Tim yang terdiri dari perwakilan berbagai instansi, antara lain Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, La Ode Siruhu, SSos, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Buton, Usman, S.AP., M.Si, Sekdin Diskominfo dan Persandian, Alimuddin Matu, SPd, MSi, dan Kabid Stabilisasi Harga, Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, Wa Ode Liliana, SKM, MSc, melakukan kunjungan langsung untuk menjajaki harga dan kualitas beras di daerah penghasil beras Sulawesi Tenggara tersebut.

“Pada hari ini, TPID Buton melakukan kunjungan langsung di Kabupaten Konawe guna menjajaki harga dan kualitas beras di daerah tersebut. Konawe merupakan daerah penghasil beras di Sultra. Dan Pemkab Buton telah melakukan penandatanganan MOU KAD dengan Konawe Juli lalu,” ujar Sekdin Ketahanan Pangan Kabupaten Buton, La Ode Siruhu, SSos.

Kunjungan ini bukan hanya sebagai formalitas, melainkan sebagai langkah konkret dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas harga beras di pasaran. La Ode Siruhu menekankan, “Penjajakan ini guna memastikan ketersediaan beras juga menjaga stabilitas harga beras di pasaran.” bebernya

Usman, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Buton, menambahkan bahwa pihaknya akan mendorong keterlibatan distributor, koperasi, dan Bumdes dalam kerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe. Tujuannya adalah untuk membeli beras guna menstabilkan ketersediaan beras dengan harga terjangkau di wilayahnya.

Sekretaris TPID Kabupaten Buton, La Ode Siruhu, menegaskan komitmen timnya untuk turun langsung ke Kabupaten Konawe, pusat penghasil beras, guna memastikan ketersediaan beras berkualitas yang bisa didistribusikan ke masyarakat Buton.

“Tujuannya agar masyarakat memiliki pilihan membeli beras sesuai dengan kemampuan, menciptakan stabilitas harga yang kondusif untuk semua lapisan masyarakat,” singkatnya.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buton.




Bupati H. Ruksamin Lantik 290 Anggota BPD se Kabupaten Konawe Utara

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 290 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terpilih Kabupaten Konawe Utara untuk periode 2023-2029. Upacara berlangsung di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konut, melibatkan anggota BPD dari 58 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Konawe Utara. Selasa (14/11/2023)

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Konawe Utara Nomor 530 Tahun 2023 yang menetapkan pengangkatan anggota BPD di wilayah Konut. Ruksamin menyampaikan selamat kepada anggota BPD yang baru saja dilantik, sambil menjelaskan bahwa Kecamatan Lasolo Kepulauan menghadapi situasi khusus dengan hanya 6 desa, namun telah mengisi keanggotaan BPD.

Dalam sambutannya, Ruksamin mengajak anggota BPD untuk bersinergi dengan Pemerintah Desa. “Setelah diresmikan keanggotaan dan dikukuhkan, harus dapat bersinergi dengan Pemerintah Desa, mampu menjawab aspirasi rakyat, dan peka terhadap kebutuhan masyarakat di desa,” ungkapnya.

Bupati juga menyoroti tugas anggota BPD dalam menangani tantangan seperti kemiskinan ekstrem, inflasi, dan stunting di wilayah Konawe Utara. “Mari bergerak bersama dan bersinergi. Tugas kalian memfasilitasi, sampaikan jika ada keluarga yang kurang mampu kepada kami,” ajaknya.

Bupati Konut, H. Ruksamin saat melantik BPD se Konut
Bupati Konut, H. Ruksamin saat melantik BPD se Konut

Untuk meningkatkan disiplin, Bupati Ruksamin mendorong pelaksanaan apel pagi sebagai sarana untuk menjaga silaturahmi. “Saya minta BPD harus ada apelnya supaya silaturahmi terus terjalin,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Bupati Ruksamin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga perdamaian, terutama mengingat tahun politik 2024 yang akan datang. “Sekarang kita memasuki tahun politik, saya minta kalian menjadi ujung tombak perdamaian. Jangan ada keributan. Perbedaan pilihan itu hak masing-masing orang. Pertahankan Konut sebagai partisipasi pemilu terbaik di Sulawesi Tenggara,” tutupnya.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting di Konawe Utara, termasuk Wakil Bupati Konut H. Abuhaera, Ketua DPRD Konut Ikbar, Forkopimda Konut, Ketua dan Wakil TP.PKK Konut, Kepala Instansi Vertikal Konut, Kepala OPD, Camat, Lurah, dan Desa Lingkup Pemda Konut. (S)




Jambore Kader: Pemkab Bombana Tingkatkan Kompetensi Kesehatan

Bombana, SultraNET. | Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana, membuka Jambore Kader tingkat Kabupaten Bombana. Acara ini dihelat oleh Dinas Kesehatan Bombana di Pelataran EKS MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah. Selasa 14/11/2023.

Kegiatan tersebut wujud  komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana, khususnya Dinas Kesehatan, dalam memperkaya keterampilan, pengetahuan, dan wawasan para Kader yang menjadi tulang punggung dalam menggerakkan layanan kesehatan masyarakat.

“Saat ini merupakan momen penting bagi masyarakat Bombana, di mana hari ini menjadi langkah awal untuk membentuk kader-kader yang berbakat dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Sekda Bombana.

Peserta Jambore Dinkes Bombana
Peserta Jambore Dinkes Bombana

Menurut Man Arfa, kompetisi yang diikuti oleh para Kader dalam bidang kesehatan menjadi harapan besar bagi kemajuan kesehatan di Bombana. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa melalui Jambore Kader, para peserta akan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kesehatan di daerah tersebut.

Sekda Bombana berharap agar semangat yang tercipta dari Jambore Kader ini akan melahirkan pelayanan yang lebih baik dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Diharapkan para Kader yang mengikuti Jambore ini akan menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat kami yang sangat membutuhkan layanan kesehatan yang prima,” tambah Man Arfa.

Sebagai penutup, Sekretaris Daerah Bombana menyampaikan terima kasih atas upaya Dinas Kesehatan dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelayan kesehatan, sebagai bentuk perhatian dan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Bombana dalam sektor kesehatan. (KI)




Konut, Satu-satunya Kabupaten PTSL Lengkap di Indonesia Timur

Konawe Utara Menandai Gemapatas Terakhir untuk Kabupaten Lengkap PTSL

 

Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) menggelar kegiatan Gemapatas Terakhir dalam upaya mencapai status Konut sebagai Kabupaten Lengkap PTSL pertama di Indonesia Timur.

Kegiatan ini diawali dengan deklarasi dukungan dari berbagai instansi, dihadiri oleh Bupati H. Ruksamin, membuka acara di depan Lokasi Pembangunan Kantor Bappeda Konut. Rabu (14/11/2023),

Dukungan yang dinyatakan melalui pernyataan Camat dan Lurah dari beberapa wilayah di Konut serta penandatanganan Fakta Integritas oleh Kepala BPN Konut Erny, menjadi langkah awal yang diikuti dengan penyerahan simbolis sertipikat oleh Bupati, Forkopimda Konut, dan Kepala Instansi Vertikal Konut.

Total 2.103 sertipikat Hak Milik dan 84 sertipikat Hak Pakai diserahkan untuk PTSL tahun 2023, termasuk sertipikat untuk Pemda Konawe Utara, Aset Pemerintah Desa, Kementrian PUPR, Kementrian Agama, dan Waqaf Mesjid.

Menteri ATR BPN juga turut menyaksikan kegiatan ini melalui Vidcon dari Kabupaten Kolaka. Bupati Ruksamin menyatakan kebanggaannya bahwa Konut menjadi satu-satunya Kabupaten di Indonesia Timur yang melaksanakan PTSL dengan upaya menuju status Kabupaten Lengkap, menjadikannya Kabupaten pertama yang lengkap di Sultra maupun di Indonesia Timur.

Pelayanan gratis ini, ungkapnya, adalah bentuk nyata dari komitmen untuk masyarakatnya. Dalam sambutannya, Bupati juga menekankan manfaat PTSL dalam pengakuan hukum, keamanan, dan aspek ekonomi serta menargetkan penerbitan 2500 sertipikat tahun ini dengan harapan selesai sebelum 31 Desember.

Bupati juga mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemasangan tanda batas, mengajak Camat dan Desa untuk turun langsung dalam upaya tersebut.

“Kami berharap agar kesadaran akan pemasangan tanda batas semakin meningkat di masyarakat Konut,” tandasnya. (S)

 




Pemkab Konut Perkuat Peran PPID: Sarana Informasi Publik Akurat

Konawe Utara, SultraNET. | Dalam upaya memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Pemkab Konut) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) menggelar kegiatan sosialisasi PPID Pelaksana. Acara ini dilaksanakan di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara. Senin (13/11/2023)

Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, menyampaikan pandangan tentang peran krusial PPID di era keterbukaan informasi. Beliau menekankan pentingnya PPID sebagai sarana untuk menyajikan informasi yang jelas kepada masyarakat, dengan harapan dapat mengurangi konsumsi berita yang tidak akurat.

“Jadikan PPID ini sebagai sarana dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat, agar tidak ada lagi masyarakat yang mengkonsumsi berita hoax,” ungkap H. Ruksamin.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Bupati Konawe Utara, Kepala Dinas KOMINFO Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara. Mereka hadir untuk mendukung upaya Pemkab Konut dalam memastikan informasi publik yang disajikan akurat dan dapat dipercaya.

Sebagai langkah lanjutan, Kepala Bidang Komunikasi Publik Ardin Sito A., S.SI., M.Si, selaku Ketua Panitia kegiatan, menjelaskan bahwa sosialisasi PPID Pelaksana merupakan bagian dari program Dinas KOMINFO Konawe Utara yang diinisiasi sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Foto Bersama usai pelaksanaan Kegiatan
Foto Bersama usai pelaksanaan Kegiatan

Acara juga menampilkan pemaparan materi oleh Kepala Dinas KOMINFO Provinsi Sulawesi Tenggara, M. Ridwan Badallah, yang membahas strategi pengelolaan PPID. Dalam penjelasannya, beliau menggarisbawahi hak masyarakat untuk mendapatkan informasi dari Badan Publik.

“Informasi Publik merupakan informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh Badan Publik yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan Badan Publik lainnya yang sesuai dengan UU No. 14 serta informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik,” jelas M. Ridwan Badallah.

Dengan langkah-langkah konkret ini, Pemkab Konut berharap peran PPID dapat semakin diperkuat, dan pelayanan informasi kepada masyarakat dapat menjadi lebih baik dan terpercaya. (S)




Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga, Bupati Ruksamin Blusukan ke Pasar Molawe

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, bersama Wakil Bupati Konut, H. Abuhaera, secara tegas menunjukkan komitmennya dalam menekan inflasi di wilayah Kabupaten Konawe Utara. Keduanya turun langsung ke lapangan untuk meninjau harga bahan pokok dan pangan di Pasar Molawe, Kecamatan Molawe. Senin, 13 November 2023.

Blusukan orang nomor satu di Konawe Utara itu melibatkan Forkopimda menunjukkan tidak hanya sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Bupati Ruksamin memastikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merespons dan mengantisipasi fluktuasi harga yang dapat berdampak pada inflasi.

Dalam peninjauan yang dilakukan, Bupati Ruksamin secara cermat memeriksa harga bahan pokok di pasar, menegaskan pentingnya menjaga agar harga-harga tersebut tetap stabil. Di sela-sela peninjauan, Ruksamin tidak hanya berfokus pada aspek formal, namun juga terlibat aktif dalam berbincang dengan para penjual di pasar tersebut.

Bupati Konut dua periode itu secara langsung menanyakan harga bahan dapur seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari lainnya.

“Kita perlu memastikan bahwa harga bahan pokok dan pangan tetap terjangkau oleh masyarakat. Dengan menjaga stabilitas harga, kita dapat melindungi ekonomi masyarakat dari dampak inflasi yang merugikan,” ungkap Bupati Ruksamin.

Bupati Ruksamin berdialog dengan pedagang Ikan
Bupati Ruksamin berdialog dengan pedagang Ikan

Setelah menyelesaikan peninjauan di pasar sembako, Pencetus Visi “Sultra Pusat Energi Dunia” itu melanjutkan langkahnya ke pasar ikan. Di sana, ia tidak hanya melihat-lihat, tetapi juga secara langsung menanyakan harga beberapa jenis ikan kepada para pedagang. Tindakan ini menegaskan bahwa upaya menjaga stabilitas harga tidak hanya terfokus pada satu sektor saja, melainkan mencakup berbagai aspek kebutuhan masyarakat.

“Peninjauan pasar ini bukan hanya sekedar rutinitas, tapi merupakan bagian dari komitmen kita untuk terus mengawal kesejahteraan masyarakat. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, kita dapat merespons perubahan harga dengan lebih cepat dan tepat,” tambah Bupati Ruksamin.

Kegiatan rutin seperti ini, yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah terjadinya inflasi yang merugikan masyarakat. (S)




Setahun Pimpin Bombana, Pj Bupati Burhanuddin ukir Sederet Prestasi

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana H. Burhanuddin, yang baru satu tahun tiga bulan memimpin di Kabupaten Bombana, telah mencapai prestasi gemilang dengan membawa perubahan yang signifikan. Melalui aksi nyata dan program-program inovatifnya, Bombana mengalami transformasi yang patut diapresiasi.

Keberhasilan Kadis Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara itu selama menjabat sebagai Pj. Bupati Bombana terungkap saat acara silaturahmi dengan insan Pers di Aula Rujab Bupati Bombana pada Minggu Malam (12/11/2023).

Pj. Bupati yang mengusung tagline “Menata Kota Membangun Desa,” dinilai sukses membawa perubahan signifikan, terutama dalam aspek pelayanan publik dan pembangunan secara umum.

Dihadapan awak media, Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk merealisasikan tagline pembangunan dan mensukseskan 8 program prioritas Pj. Bupati, sesuai amanat Kemendagri yang dievaluasi setiap triwulannya.

Untuk menata Ibu Kota, dilakukan penataan sejumlah ruas jalan dan taman dari aspek estetika dan kebersihannya, serta pemasangan lampu jalan di hampir seluruh ruas jalan Ibu Kota Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah.

Burhanuddin membuktikan keseriusannya dalam mengembangkan ekonomi desa dengan menghadirkan Program OVOP (One Village One Product) sebagai tonggak utama dalam upaya mendorong produk-produk lokal.

Untuk mendukung pemasaran produk desa, Pemkab akan membangun minimarket di sekitar rumah jabatan Bupati yang akan dikelola oleh Dekranasda, dengan harapan menjadi sarana efektif dalam memasarkan produk-produk unggulan desa.

“Pada tahun depan, kita akan mengalokasikan dana sebesar 50 juta rupiah per desa, di luar dana desa, sehingga diharapkan dapat memicu perkembangan produk-produk unggulan masyarakat di desa,” ungkapnya.

Komitmen untuk menyelaraskan pembangunan di Pulau Kabaena dengan daerah lain di Bombana terbukti melalui pembangunan 18 kilometer jalan hotmix, yang merupakan penggunaan pertama kali aspal hotmix di pulau tersebut yang terkenal dengan produk Gula Kelapanya.

“Wilayah yang sebelumnya mungkin terlupakan, hari ini kita coba benahi dan, alhamdulillah, salah satunya listrik yang kita janjikan 24 jam sudah dapat terealisasi,” tegasnya.

Prioritas untuk mensukseskan Pemilu 2024, khususnya Pemilihan Kepala Daerah 2024, dijelaskan oleh Burhanuddin. Dengan anggaran sekitar 60 miliar, pihaknya telah menyusun rencana strategis dan mengalokasikan anggaran 40% untuk tahun 2023, sementara sisanya 60% akan dianggarkan pada tahun 2024 mendatang.

“Jadi, di bulan berapapun, baik dipercepat atau sesuai rencana Pilkada serentak, dari segi dukungan anggaran kita sudah siap,” ujar Burhanuddin.

Dalam pengendalian inflasi, Burhanuddin menjelaskan inovasinya untuk mengatasi inflasi pada komoditas beras dan cabe di Bombana. Salah satu langkahnya adalah mewajibkan Satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menanam 1 Ha tanaman hortikultura dan operasi pasar.

Di bidang kesejahteraan masyarakat, fokus Burhanuddin adalah pada penurunan angka stunting dan pengendalian inflasi. Program revitalisasi Posyandu di seluruh kabupaten menjadi strategi efektif untuk mencapai tujuan tersebut, dengan melibatkan langsung masyarakat dalam pemantauan anak-anak yang terkena stunting.

“Dari 180 anak yang terdeteksi stunting, kita buat kebijakan Bapak dan Bunda Asuh untuk mereka, jadi setiap OPD itu menangani 3 anak, begitu juga Pemerintah Kecamatan dan Desa,” urainya.

Pj. Bupati yang telah mengunjungi hampir seluruh Desa di Bombana dalam satu tahun menekankan komitmen Pemkab dalam peningkatan kualitas pendidikan dengan penambahan biaya untuk pemeliharaan gedung sekolah, menargetkan tidak ada lagi sekolah di Bombana yang tidak layak pakai.

Ketika diinformasikan tentang adanya sekolah dalam kondisi rusak parah di Pulau Kabaena, Pj. Bupati Burhanuddin langsung memerintahkan Kepala Bidang yang menangani infrastruktur Dinas Pendidikan setempat untuk langsung memasukkan sekolah itu dalam perencanaan anggaran tahun 2024 untuk dibenahi.

“Tahun depan sekolah itu sudah harus bisa dipakai anak-anak kita,” instruksinya.

Suami Hj. Fatmawati Kasim Marewa juga menyampaikan niat dan komitmennya untuk menjadikan Bombana sebagai wilayah yang selalu diberkahi oleh Allah SWT. Dia berencana membiayai satu Hafidz Qur’an setiap Desa dan Kelurahan, yang diharapkan setelah lulus dapat mengabdi di desa asalnya mengajarkan ilmu al-Quran dan menjadi imam masjid.

“Semua ini bertujuan agar masyarakat kita bisa bahagia dan daerah kita diberkahi oleh Allah SWT,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Pj. Bupati banyak bertukar pikiran dan menerima masukan sekaligus kritikan yang bersifat membangun dari para insan PERS Bombana. (IS)