Pengumuman, Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap 2

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual terhadap 193 mahasiswa pendaftar beasiswa bombana berprestasi tahun 2023 tahap II yang lulus seleksi berkas, maka tim seleksi bombana pintar telah menetapkan hasil seleksi sementara Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap II dengan hasil sebagai berikut :

  1. Lulus Seleksi sebanyak 171 orang
  2. Tidak Lulus Seleksi sebanyak 22 orang dengan rincian :
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana berprestasi.
  • Terdapat 17 Orang tidak lulus karena berbeda nilai IPS dengan hasil validasi perguruan tinggi.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sementara menduduki semester 9.
  • Terdapat 2 orang yang tidak lulus karena sedang menunggu wisuda.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena tidak terdaftar pada Forlap DIKTI.

Selanjutnya, hasil seleksi ini diumumkan ke publik sebagai bahan sanggahan apabila terdapat keberatan terhadap hasil seleksi yang dimaksud.

Masa sanggahan dilaksanakan pada :

Mulai hari/tanggal          :  Rabu, 8 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Berakhir hari/tanggal     :  Kamis, 9 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Mekanisme Sanggahan  :

  1. Sanggahan dilakukan dengan mengirim email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com dengan melampirkan bukti actual dan factual seperti dokumentasi dan foto.
  2. Sanggahan akan diselesaikan dan dijawab oleh tim seleksi dan hasilnya dikirim ke penyanggah dan diumumkan ke publik.
  3. Setelah masa sanggahan berakhir, maka tim seleksi mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa bombana berprestasi tahun 2023 tahap II.

Untuk file Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap II dapat dilihat dan didownload pada link download dibawah ini :

DAFTAR CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA BERPRESTASI TAHUN 2023 TAHAP II




Pengumuman, Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap 2

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual terhadap 495 mahasiswa pendaftar beasiswa bombana pintar tahun 2023 tahap II yang lulus seleksi berkas, maka tim seleksi bombana pintar telah menetapkan hasil seleksi sementara Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap II dengan hasil sebagai berikut :

  1. Lulus Seleksi sebanyak 411 orang
  2. Tidak Lulus Seleksi sebanyak 84 orang dengan rincian :
  • Terdapat 45 orang yang tidak lulus seleksi berdasarkan hasil verifikasi factual di kecamatan.
  • Terdapat 4 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana pintar.
  • Terdapat 4 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana berprestasi.
  • Terdapat 26 Orang tidak lulus karena berbeda nilai IPS dengan hasil validasi perguruan tinggi.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sementara menduduki semester 9.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sedang menunggu wisuda.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena tidak aktif kuliah.
  • Terdapat 2 orang yang tidak lulus karena tidak ada perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana dengan perguruan tingginya.

Selanjutnya, hasil seleksi tersebut diumumkan ke publik sebagai bahan sanggahan apabila terdapat keberatan terhadap hasil seleksi yang dimaksud.

Masa sanggahan dilaksanakan pada :

Mulai hari/tanggal          :  Rabu, 8 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Berakhir hari/tanggal   :  Kamis, 9 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Mekanisme Sanggahan  :

  1. Sanggahan dilakukan dengan mengirim email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com dengan melampirkan bukti actual dan factual seperti dokumentasi dan foto.
  2. Sanggahan akan diselesaikan dan dijawab oleh tim seleksi dan hasilnya dikirim ke penyanggah dan diumumkan ke publik.
  3. Setelah masa sanggahan berakhir, maka tim seleksi mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa bombana pintar tahun 2023 tahap II.

Untuk file Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap II dapat dilihat dan didownload pada link download dibawah ini :

DAFTAR CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA PINTAR TAHUN 2023 TAHAP II




Rapat Koordinasi TPID Bombana Fokus Atasi Inflasi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Bombana, SultraNET. | Di tengah tantangan ekonomi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menunjukkan langkah strategis dalam mengatasi masalah inflasi melalui Zoom Meeting dan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana tahun 2023, Senin (6/11/2023). di Ruang rapat Measa Laro di Kantor Bupati yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Rapat ini menjadi satu langkah terintegrasi dalam serangkaian upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana untuk mengatasi dampak inflasi terhadap harga dan pasokan barang yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Pentingnya langkah-langkah yang diambil dalam rapat tersebut disampaikan dengan jelas oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Beberapa poin penekanan yang diungkapkan Pj. Bupati  yaitu harus serius dan kerjasama yang baik dalam pengendalian Inflasi

Ia menyebut Kegiatan pengendalian inflasi memerlukan keseriusan dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak terkait, termasuk instansi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Selanjutnya diperlukan tindaklanjuti regulasi terkait pengendalian inflasi sehingga Jika ada regulasi atau aturan terkait pengendalian inflasi, perlu segera ditindaklanjuti untuk memastikan implementasinya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

“Program menanam hortikultura 1 Ha 1 OPD tetap dilanjutkan dan perlu dimonitor secara rutin oleh setiap OPD untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilannya,” ujar Burhanuddin.

Selanjutnya perlu dilakukan Publikasikan Kegiatan Pengendalian Inflasi kepada Masyarakat, yaitu Kegiatan pengendalian inflasi yang sudah dilaksanakan perlu dipublikasikan secara luas kepada masyarakat agar tercipta transparansi dan pemahaman yang baik.

Fokus lainnya yaitu Program bantuan bibit ke masyarakat tidak hanya memberikan bibit tetapi juga perlu dilengkapi dengan pendampingan dan pembinaan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program tersebut.

“Dana Bantuan Tidak Langsung (BTT) dapat dimanfaatkan untuk pengendalian inflasi, penanggulangan stunting, dan penanggulangan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepatuhan dalam memberikan laporan dianggap sebagai hal yang penting dalam pengukuran kinerja pengendalian inflasi, sehingga data yang akurat dapat menjadi dasar untuk pengambilan keputusan lebih lanjut.

Rapat Koordinasi TPID ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah strategis yang lebih konkret dalam menghadapi permasalahan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana.

Turut hadir dalam rapat tersebut berbagai stakeholder terkait, seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Forkopimda Bombana, Kepala Dinas Pertanian, Kadis Perindagkop dan UKM, Kadis Perikanan, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, dan Kabag. Perekonomian Setda Bombana. (KI)




Atasi Inflasi, Kadis Pertanian Bombana Berperan Aktif pada Rakor TPID

Bombana, SultraNET. | Ir. Muhammad Siarah, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, terlibat secara aktif dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana Tahun 2023. Pada Senin (06/11/2023),

rapat tersebut digelar secara daring melalui platform zoom meeting, dan dipimpin oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Turut hadir dalam rapat ini berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Forkopimda Bombana, serta para Kepala Dinas terkait, seperti Perindagkop dan UKM, Perikanan, Ketahanan Pangan, dan lainnya.

Muhammad Siarah, dalam penjelasannya, menyoroti pentingnya langkah-langkah strategis dalam mengatasi permasalahan harga dan pasokan barang yang berpotensi mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Muhammad Siarah turut mendukung program bantuan bibit ke masyarakat, dengan penekanan bahwa pendampingan pembinaan perlu diberikan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

“Publikasi kegiatan pengendalian inflasi kepada masyarakat juga sangat penting sebagai bentuk transparansi,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin menegaskan 7 poin penting dalam kegiatan pengendalian inflasi, dengan menekankan keseriusan dan kerjasama sebagai elemen kunci.

Sebagai langkah konkret, program gerakan menanam hortikultura 1 Ha 1 OPD tetap menjadi fokus utama dan terus dimonitor oleh setiap OPD terkait. Keberhasilan program ini dianggap sebagai faktor krusial dalam menjaga stabilitas inflasi.

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya kepatuhan dalam pelaporan sebagai langkah yang mendasar dalam mengukur kinerja pengendalian inflasi.

“Inilah pentingnya alokasi dana BTT untuk pengendalian inflasi, penanggulangan stunting, dan mengatasi kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Upaya bersama ini diharapkan dapat memastikan stabilitas harga dan pasokan barang, menjaga kesejahteraan masyarakat, dan memajukan sektor pertanian di Kabupaten Bombana.

Rapat koordinasi ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat petani. (IS)




Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Buton Inspeksi Mendadak di Pasar Kaloko dan Pasar Shabo

Pasarwajo, SultraNET. | Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kaloko dan Pasar Shabo, Kecamatan Pasarwajo, pada Senin pagi, 06 November 2023.

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati Buton fokus untuk melihat secara langsung perkembangan harga bahan pangan, terutama beras dan sayur mayur, yang dapat memicu inflasi di wilayah tersebut. Menyadari pentingnya kontrol inflasi, Pj. Bupati Buton melakukan interaksi langsung dengan para pedagang dan menanyakan harga beberapa komoditi.

Tidak hanya berhenti pada interaksi, Pj. Bupati Buton turut mendukung ekonomi lokal dengan membeli beberapa produk dari pedagang, termasuk tomat, sayur, bawang merah, ikan, dan komoditi lainnya. Kedatangan rombongan Pj. Bupati disambut gembira oleh pedagang yang sedang aktif bertransaksi di pagi hari.

“Sidak hari ini dilakukan untuk melihat harga-harga bahan pangan, terutama beras dan sayur mayur. Insya Allah, setelah ini akan dilanjutkan di pasar Sabo untuk mengevaluasi eskalasi harga di kedua pasar ini,” ujar Pj. Bupati Buton saat berada di Pasar Kaloko.

Selain memantau harga-harga, Pj. Bupati juga menanyakan kepada pedagang terkait pemanfaatan Pasar Holimombo, Kecamatan Pasarwajo. “Saya juga tadi menanyakan kepada para penjual bagaimana pemanfaatan pasar yang dibangun di Holimombo. Pada prinsipnya, mereka tidak ada masalah mengingat kondisi pasar Kaloko yang sudah tidak memungkinkan,” tambahnya.

Kegiatan sidak ini menunjukkan komitmen Pj. Bupati Buton dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengawasi harga-harga bahan pokok untuk mencegah potensi inflasi yang dapat berdampak negatif pada masyarakat. (KI)




Terobosan Digital Implementasi SPBE di Konsel, Diskominfo Rekam Tt-e ASN

Konawe Selatan, SultraNET. | Seiring peluncuran Sistem Aplikasi SuperApp untuk memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Konawe Selatan pada 30 Oktober 2023 lalu, Bupati H. Surunuddin Dangga menyoroti pentingnya kerjasama dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan SPBE yang efektif.

Dalam pernyataannya, Bupati Dangga menekankan, percepatan pembangunan SPBE adalah tanggung jawab bersama, utuk itu jika ada OPD yang tidak kooperatif, agar dilaporkan untuk evaluasi.

“SPBE bukan lagi pilihan, melainkan keharusan mengingat laju perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kita perlu terus beradaptasi agar tidak ketinggalan.” ujarnya. Senin (6/11/2023)

Menindak lanjuti hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) & Persandian Konawe Selatan menjadi pusat kegiatan ramai, di mana para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai OPD Konawe Selatan berbondong-bondong untuk melakukan Perekaman Data terkait Tanda Tangan Elektronik (Tt-e).

Langkah ini merupakan langkah konkret dalam implementasi SPBE di tingkat lokal.

Hasnadi Miharja, ST, Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo & Persandian Konawe Selatan, memberikan penjelasan mendalam mengenai peran kunci Tt-e dalam mendukung SPBE.

“Tanda tangan elektronik ini bukan hanya simbol, melainkan fondasi dalam mewujudkan SPBE yang efisien dan transparan,” ujarnya.

Dengan 305 ASN dari seluruh OPD Konawe Selatan yang telah sukses merekam data Tt-e, momentum ini menunjukkan tingginya kesadaran dan kesiapan pegawai negeri dalam mengikuti tren teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital.




Perindah Kota, DLH Bombana Bakal Tanam Pohon Pelindung Tabebuya

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan aspek estetika di Kabupaten Bombana, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Bappedas Provinsi Sulawesi Tenggara merencanakan penanaman beragam jenis pohon di beberapa jalan utama.

Makmur Darwis, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bombana, mengungkapkan bahwa sebanyak 1045 pohon Tabebuya akan menjadi pilihan untuk menghiasi jalan kejaksaan Sangkona sepanjang 1,8 KM sebagai bagian dari kerjasama dengan Bappedas. Selain itu, 450 pohon Glodokan juga akan dihadirkan untuk menghiasi median tengah jalan yang sama.

“Pohon Tabebuya ini banyak diminati oleh kota-kota besar sebagai pohon pelindung. Selain khasiatnya sebagai obat-obatan, keindahan dan warna bunganya menambah pesona bagi siapa saja yang melihatnya,” ungkap Makmur saat diwawancarai pada Senin (06/11/2023).

Menurutnya, pohon Tabebuya memiliki keunggulan dengan batang yang kuat, akar yang tidak merusak fasilitas lain, dan estetika yang menarik. Lebih lanjut, Makmur menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan hanya untuk keindahan visual, tetapi juga sebagai langkah konkrit dalam mencegah perubahan iklim.

Selain di jalan kejaksaan Sangkona, penanaman pohon juga akan dilakukan di beberapa jalan strategis lainnya. Pohon Nusa Indah akan menghiasi jalan poros Yos Sudarso, sementara pohon Ketapang Kencana akan memberikan nuansa hijau di jalan bypass ke pelabuhan feri.

Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen Kabupaten Bombana dalam menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan indah untuk masyarakatnya. (ads)




Pimpin Apel Akbar Pj. Bupati Bombana: Fokus Pada Kesehatan, Pendidikan, dan Kondusifitas Tahun Politik

Bombana, SultraNET. | Senin pagi, Halaman Kantor Bupati Bombana menjadi saksi gelaran Apel Akbar yang dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati (Pj. Bupati) Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Acara ini dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), dan Honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Senin (6/11/2023).

Pj. Bupati Bombana mengungkapkan urgensi penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024, sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Stunting, yang masih menjadi permasalahan serius, tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak tetapi juga mengarah pada kualitas sumber daya manusia dan kemampuan berpikir anak.

“Stunting ini masih menjadi prioritas Pemerintah Pusat, jadi bagaimana kita mengendalikan laju stunting di daerah. Stunting ini adalah tanggung jawab kita masing-masing demi mewujudkan Generasi Emas di tahun 2045,” ungkap H. Burhanuddin.

Pendidikan juga menjadi sorotan dalam amanatnya. Pj. Bupati menekankan perlunya peningkatan kualitas pendidikan melalui program Merdeka Belajar. Ia juga mengajak untuk memanfaatkan peran Guru Penggerak dalam mengubah skenario pendidikan demi kesuksesan program Merdeka Belajar.

“Pendidikan dan kesehatan kita masih di bawah rata-rata. Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan, kita harus galakkan program merdeka belajar. Upaya untuk menggalang masyarakat melakukan pembelajaran sepanjang masa inilah yang diharapkan oleh merdeka belajar,” jelasnya.

Dalam konteks masalah inflasi dan fenomena El Nino yang masih terasa, H. Burhanuddin menekankan perlunya menjaga kestabilan pangan di daerah. Meskipun Bombana telah masuk dalam kategori daerah dengan pengendalian inflasi terbaik, perlu tetap dijaga agar kestabilannya tidak terlalu di bawah rata-rata.

Melalui Apel Akbar ini, Pj. Bupati resmi meresmikan Launching Implementasi Aksi Perubahan dengan menghadirkan berbagai inovasi, antara lain:

  • Sistem Informasi Layanan Bagian Umum Melalui Aplikasi Pelayanan Cepat (SIYAP) Setda
  • Sistem Manajemen Layanan Informasi Perjalanan Dinas Melalui Aplikasi SIMLINDA Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda
  • Sistem Informasi Layanan Gaji dan Tunjangan Melalui Aplikasi SI-MANTU Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda
  • Optimalisasi Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Klinik Amel Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda
  • Sistem Aplikasi Perencanaan Penganggaran Responsif Gender Melalui Aplikasi SI PAPA RESE pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Pj. Bupati berharap implementasi inovasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan di lingkup pemerintahan Kabupaten Bombana. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga kondusifitas masyarakat, netralitas, dan fokus pada tugas pokoknya masing-masing sebagai pelayan masyarakat. (KI)




Pemkab Bombana Stabilkan Harga Beras di Pulau Kabaena

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya menstabilkan harga bahan pokok dan mengatasi dampak inflasi akibat fenomena El Niño, Pemerintah Kabupaten Bombana, bekerjasama dengan Dinas Perindagkop dan UKM serta Tim Pengendali Inflasi Daerah, menyelenggarakan Operasi Pasar yang diresmikan oleh Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M. Si, dan Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos di Pasar Sikeli Kecamatan Kabaena Barat pada Minggu (5/11/2023).

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Drs. Man Arfa, M.Si, Forkopimda Bombana, Forkopimcam, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana beserta jajarannya, serta masyarakat Kabaena, terutama para ibu rumah tangga.

Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjelaskan bahwa Operasi Pasar dengan tema “Sinergi Untuk Stabilisasi Harga dan Penanganan Inflasi” dilakukan untuk menekan dan memastikan kestabilan harga bahan pokok, khususnya beras, sekaligus mencegah terjadinya inflasi di Kabupaten Bombana.

“Hasil operasi pasar di Pasar Sikeli menunjukkan kenaikan harga beras mencapai Rp. 13.000 – Rp. 14.000 per liter. Oleh karena itu, Pemkab. Bombana menggelar pasar murah dengan subsidi dari pemerintah sebesar Rp. 4.000 per liter, sehingga harga jual beras menjadi Rp. 10.000 per liter, memberikan bantuan signifikan kepada masyarakat,” ungkap H. Burhanuddin.

Berdasarkan data dari Bagian Ekonomi Setda Bombana, sebanyak 20 ton beras disalurkan ke lima titik berbeda di Pulau Kabaena, dengan alokasi beras dalam kemasan 10 kg per karung. Distribusi ini melibatkan 450 karung beras di Kecamatan Kabaena Barat, 300 karung di Kecamatan Kabaena, 350 karung di Kecamatan Kabaena Selatan, 500 karung di Kecamatan Kabaena Tengah, dan 400 karung di Kecamatan Kabaena Utara.

Dalam rangka menyelenggarakan operasi pasar murah, masyarakat yang ingin membeli beras diminta untuk menukarkan kupon senilai 100 ribu rupiah per karung. Hal ini bertujuan untuk memberikan bantuan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Operasi Pasar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga bahan pokok, serta mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi sulit akibat kenaikan harga dan dampak dari fenomena El Niño. (KI)




Dampingi Pj. Bupati Resmikan PLN 24 Jam di Kabaena, Pj. Ketua TP PKK Sosialisasi Penanganan Stunting

Bombana, SultraNET. | Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Merewa, S.Sos, turut mendampingi Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam meresmikan pelayanan listrik 24 jam oleh PLN di Pulau Kabaena. Acara ini, yang berlangsung pada Minggu (5/11/2023), juga menjadi momentum untuk menyelenggarakan sosialisasi tentang penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Hj. Fatmawati mengungkapkan pentingnya peran Pemerintah dan Pengurus PKK di Kabupaten Bombana dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, yang saat ini menjadi Program Nasional Pemerintah. Ia menekankan bahwa peran aktif pemerintah daerah dan PKK dari tingkat Kabupaten hingga Kecamatan sangat diperlukan.

“Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem tidak akan terlaksana dengan baik tanpa peran pemerintah dan pengurus PKK baik dari Kabupaten hingga Kecamatan,” ungkap Hj. Fatmawati.

Hj. Fatmawati menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem, dengan fokus di daerah-daerah mulai dari tingkat desa dan kelurahan. Koordinasi penanganan stunting diarahkan agar dilakukan secara terpadu, dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada.

“Saya yakin dengan dilibatkannya semua pihak, mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, hingga Kabupaten, maka upaya penanganan stunting dapat makin optimal,” ujarnya.

Guna mempercepat penanganan stunting, Hj. Fatmawati bersama timnya menginisiasi program Gerobak Olah Aksi Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Program ini merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang fokus pada pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting di Kabupaten Bombana.

Melalui Gerobak DASHAT, Hj. Fatmawati mengajak para ibu untuk meningkatkan kualitas gizi balita dan anak dengan memanfaatkan sumber daya bahan pangan lokal. Optimalisasi bahan pangan lokal diharapkan dapat menyediakan makanan sehat dan padat gizi serta mencegah stunting.

“Saya berharap agar kegiatan dapur sehat untuk atasi stunting dapat memberikan pemahaman dan peningkatan kreativitas Ibu dalam mengolah dan menyediakan makanan sehat dan bergizi, sehingga efektif dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kabaena ini,” pungkasnya.

Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi, dilakukan penyerahan bantuan sebanyak 32 paket secara simbolis untuk ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK) dan anak gizi kurang. Penyerahan ini dilakukan oleh Pj. Ketua TP PKK didampingi Pj. Bupati Bombana sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan stunting di Pulau Kabaena. (KI)