Maulid KKSS Buton Teladani Ahlak dan Pandangan Politik Rasulullah

Buton, SultraNET. | Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Buton menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung SKB Buton di Pasarwajo. Acara yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat ini bertujuan mendorong toleransi dan kerukunan di era modern. Kamis Sore, 19 Oktober 2023

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak dan Pandangan Politik Rasulullah SAW untuk membangun toleransi dan kerukunan di era modern dan modernisasi,” Pj. Bupati Buton menyampaikan pesan penting untuk mengambil contoh dari akhlak dan pandangan politik Rasulullah untuk membangun toleransi dan kerukunan di tengah modernisasi yang terus berkembang.

“Rasululullah Muhammad SAW menjadi contoh terbaik dalam membangun toleransi dan kerukunan,” ujarnya

Pj. Bupati Buton menegaskan kesolidan KKSS dan menyatakan bahwa organisasi ini tidak memiliki unsur politik. “Momentum hari ini adalah bentuk silaturahim kita bersama. Pembentukan KKSS adalah upaya membangun organisasi kerukunan tanpa ada politik di dalamnya,” ungkapnya.

Dalam konteks era digitalisasi, Pj. Bupati Buton memberikan perhatian khusus pada peran orang tua dalam membimbing anak-anak. “Kita harus membimbing anak-anak agar memiliki akhlak baik sesuai Sunnah Rasulullah. Di era sekarang, kita sebagai orang tua perlu lebih cerdas dalam memberikan nasehat dan membentuk moral anak-anak kita,” paparnya.

Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS
Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS

Acara ini diakhiri dengan harapan Pj. Bupati Buton agar para orang tua terus memantau dan membimbing anak-anak mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik, sejalan dengan kemajuan teknologi yang memiliki dampak positif dan negatif.

Ketua KKSS Buton, Suhardi Dulati S.Pd, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Pj. Bupati Buton atas kehadirannya, ia menyebut saat ini KKSS Buton yang terdiri dari sekitar 500 keluarga di 7 Kecamatan Kabupaten Buton, mayoritas merupakan ASN Buton.

“KKSS mendukung pembangunan di Kabupaten Buton tanpa melibatkan politik,” katanya.

Acara ini dihadiri oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, Keta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton, Ny. Kiki Amalia Asnawi, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Kapolres Buton yang diwakili, Camat Pasarwajo, Drs. Amruddin, dan para kepala desa.




Bupati Buton Utara Pimpin Pemantauan Antisipasi Dampak El Nino

Buton Utara, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muhammad Ridwan Zakariah, M.Si., bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Amimuddin, S.Pd., dan jajaran, melakukan pemantauan aktifitas warga dan lahan pertanian di Kecamatan Kulisusu Utara dan Wakorumba Utara. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap fenomena El Nino yang berpotensi merubah pola cuaca di sejumlah daerah. Kamis (19/10/2023)

Pemantauan ini dilakukan dengan tujuan mengambil langkah-langkah antisipasi pencegahan dan penyesuaian yang tepat, khususnya untuk mengurangi dampak musim kemarau. Ancaman yang perlu diwaspadai melibatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman kekeringan dan gangguan musim tanam di sektor pertanian.

Bupati Buton Utara, Dr. H. Muhammad Ridwan Zakariah mengatakan El Nino, yang sering dikaitkan dengan peningkatan suhu permukaan laut dan penurunan curah hujan di beberapa wilayah, dapat menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan. Hal ini mengurangi ketersediaan air untuk pertanian, menghambat pertumbuhan tanaman, dan berpotensi mengurangi hasil panen.

Selain itu, El Nino dapat mengganggu musim tanam dan mengubah pola cuaca yang biasanya terjadi. Perubahan ini bisa menyebabkan penundaan dalam penanaman tanaman, penurunan luas tanam, atau bahkan kegagalan panen.

“Petani perlu memperhatikan perubahan cuaca terkait El Nino untuk dapat menyesuaikan jadwal tanam secara efektif,” ujarnya.

Langkah-langkah antisipatif yang diambil oleh pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perlindungan dan mitigasi dampak yang mungkin terjadi akibat fenomena El Nino, ia berharap masyarakat senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan alam,

“Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.” tandasnya




Pastikan Masyarakat Dapatkan Pelayanan Maksimal, Pj. Bupati Buton Tinjau Langsung Faskes

Buton, SultraNET. | Pj Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, didampingi langsung oleh Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton, Ny. Dra. Andi Aniwati, melakukan peninjauan terhadap pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan di beberapa puskesmas di wilayah Kecamatan Lasalimu Selatan, Kamis, 19 Oktober 2023.

Kedua penjabat tersebut, melaksanakan kunjungan ke beberapa puskesmas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan di Kecamatan Lasalimu. Sebelumnya, Pj. Bupati Buton bersama Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, ikut serta dalam Aksi Bergizi di sekolah yang diinisiasi oleh TP PKK bersama Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Kesehatan.

Pj. Bupati mengawali kunjungannya di Puskesmas Wajah Jaya, Desa Wajah Jaya, Kecamatan Lasalimu Selatan. Selama di puskesmas tersebut, hampir semua ruang pelayanan dijelajahinya. Pj. Bupati tampak serius berbincang dengan petugas medis, menanyakan detail terkait tindakan medis dan kualitas pelayanan.

Setelah Wajah Jaya, Pj. Bupati melanjutkan kunjungannya ke Puskesmas Lasalimu Selatan di Ambuau Indah. Mustari, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Betoambari, menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pasien.

“Saya ingin memastikan, apakah puskesmas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan merupakan garda terdepan dalam kehidupan, dan masyarakat harus mendapatkan pelayanan maksimal,” ujar Pj. Bupati.

Pj. Bupati menekankan bahwa para tenaga medis memiliki tanggung jawab terhadap semua lapisan masyarakat yang menjadi objek layanan kesehatan.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buton dalam memastikan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan yang prima bagi warganya.




Wabup Konut H. Abuhaera Resmikan TPI Perairan Darat Pertama di Sultra

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara H. Ruksamin diwakili Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera resmikan Penggunaan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Perairan Darat di Desa Labungga, Kec Andowia, Kamis, 19/10/2023

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wabup H. Abuhaera yang turut disaksikan Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sultra Laode Kardini, SE., M.Si.

Wabup H. Abuhaera dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi Kepada Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, serta pada Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra yang telah mengalokasikan anggaran dalam pembangunan TPI di Desa Labungga tersebut.

“Pemda Konut sangat menyambut baik Program ini dan siap mendukung,” ucapnya

Untuk mendukung Program Pembangunan TPI tersebut, H. Abuhaera mengatakan Pemda Konut telah mengalokasikan anggaran di tahun 2023 yang meliputi.

Penyediaan lokasi pembangunan seluas 1 Ha, penyediaan fasilitasi penyambungan listrik ke TPI, penyediaan pembangunan drainase, penyediaan pembangunan jalan dalam halaman TPI.

“pembangunan sarana dan prasarana berupa fasilitas di TPI ini merupakan bukti nyata upaya Pemda dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” ungkapnya

Selanjutnya H. Abuhaera mengungkapkan, pembangunan TPI dilabungga sangat potensial untuk dikebangkan, karena di Wilayah tersebut dialiri oleh 2 sungai besar yakni Sungai Lasolo dan Lalindu, yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kec Andowia, Asera, Oheo, Landawe dan Langgikima.

“dengan adanya TPI ini diharapkan nelayan dapat menjual hasil tangkapan ikan langsung kepada konsumen, dan tentunya akan meningkatkan perdagangan, dan kesejahteraan nelayan,” jelasnya

Foto Bersama usai peresmian TPI Perairan darat
Foto Bersama usai peresmian TPI Perairan darat

Ditempat yang sama Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas, mengatakan pembangunan TPI di Konawe Utara merupakan yang pertama di Wilayah Sultra dan ke 10 di Indonesia

Olehnya itu, Anas berharap seluruh hasil tangkapan nelayan dapat didaratkan di TPI tersebut, serta dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarkat setempat.

Diketahui usai meresmikan Wabup H. Abuhaera bersama Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas dan Kadis Kelatan dan Perikanan Sultra meninjau pelabuhan TPI. (S)




Bantu Petani Atasi Kekeringan, Pemkab Bombana Salurkan Ratusan Pompa Air

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara terus berupaya mengatasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Lantari Jaya dan Rarowatu Utara.

Untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menyalurkan bantuan Alsintan berupa 752 Mesin Pompa Air Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Bantuan ini didistribusikan melalui program kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bombana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Komisi VII DPR RI. Rabu (18/10/2023) –

Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana, turut hadir dalam acara penyerahan bantuan Alsintan yang berlangsung di Desa Lomba Kasih, Kecamatan Lantari Jaya.

Sekda Man Arfa  mengatakan, bantuan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengurangi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian, terutama pada masa panen.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani penerima manfaat,” ujarnya.

Sekda Man Arfa memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran yang terus berupaya memberikan yang terbaik untuk kepentingan petani di tengah keterbatasan sumber daya yang ada. Ia menegaskan bahwa bantuan ini bersifat murni dan dilarang untuk diperjualbelikan di lapangan.

“Apabila saya mendengar bantuan ini diperjualbelikan, maka pemerintah tak segan-segan untuk menarik kembali bantuan tersebut,” tegasnya.

Sekda Bombana Man Arfa
Sekda Bombana Man Arfa

Di akhir sambutannya, Sekda Man Arfa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rusda Mahmud atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada petani di Kabupaten Bombana.

“Bantuan ini merupakan hasil aspirasi dari Komisi VII DPR RI yang bekerja sama dengan Kementerian ESDM,” tandasnya.

Anggota DPR-RI, Rusda Mahmud
Anggota DPR-RI, Rusda Mahmud

Acara penyerahan bantuan Alsintan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Anggota Komisi VII DPR RI, Rusda Mahmud, Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Bombana, para Kepala OPD, Perwakilan Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Camat, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya.




Dinas Komunikasi dan Informatika Kolaka Utara Luncurkan “Bis Gesit”

Kolaka Utara, SultraNET. | Sebagai langkah progresif dalam mengakselerasi perubahan dan meningkatkan layanan pemerintah melalui teknologi informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kolaka Utara meresmikan program “Bimbingan Teknis Website (Bis Gesit).”

Program ini dirancang untuk menyempurnakan pengelolaan website pemerintah daerah, menargetkan efisiensi operasional, dan memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat. Selasa (17/10/2023)

Hj. Enty Hastatiawati, Kepala Bidang E-government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka Utara, menjelaskan bahwa Bis Gesit diinisiasi untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi dalam pengelolaan website.

Diantaranya adalah kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, fasilitas yang belum optimal, dan kesulitan mengikuti perkembangan teknologi yang cepat.

“Dengan peluncuran Bis Gesit, kami berkomitmen untuk merekrut dan meningkatkan kompetensi SDM aparatur yang bertanggung jawab mengelola website pemerintah daerah. Hal ini diharapkan dapat membawa pengelolaan website menjadi lebih mandiri, transparan, dan terbuka, sehingga memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taupik, menegaskan urgensi pembenahan website pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa website saat ini membutuhkan perbaikan untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dr. Taupik mendorong agar langkah-langkah perbaikan segera dilaksanakan untuk memastikan pengelolaan website mencapai tingkat optimal.

“Bis Gesit diharapkan membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan website pemerintah daerah. Program ini terintegrasi dengan pengembangan e-government secara menyeluruh, mempercepat adopsi teknologi informasi, serta meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik,” katanya.

Dengan Bis Gesit, diharapkan masyarakat dapat dengan lebih mudah mengakses informasi dan berinteraksi dengan pemerintah, menjadikan Kolaka Utara lebih maju dan terhubung dalam era digital yang terus berkembang. (Kominfo)




Bupati Konut H. Ruksamin : Kande-Kandea Perkuat hubungan Sosial, Politik, dan Budaya

Bau-Bau, SultraNET. | Upacara peringatan Hari Jadi ke-482 Kota Bau-Bau dan ulang tahun ke-22 sebagai daerah otonom dihadiri oleh Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng.

Setelah meriahnya peringatan tersebut, Bupati Ruksamin melanjutkan partisipasinya dalam tradisi Kande-Kandea yang diadakan sebagai bagian dari rangkaian penganugerahan gelar adat dan syukuran untuk memperingati Hari Jadi Bau-Bau dan HUT Kota Bau-Bau, bertempat di pelataran Kantor Walikota Bau-Bau. Selasa (17/10/2023),

Bupati Konawe Utara, Dr. Ruksamin, saat ikut serta dalam merayakan tradisi ini dengan penuh makna, mengakui adanya nilai-nilai sosial, politik, dan mistis yang terkandung dalam Kande-Kandea sebagai simbol kesatuan masyarakat Buton.

“Tradisi ini terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Ruksamin

Ia menyebut dengan pelaksanaan tradisi Kande-Kandea menjadikan peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan HUT Kota Bau-Bau ke-22 sebagai momen yang tidak hanya membanggakan sejarah, tetapi juga sebagai wujud kesatuan sosial dan budaya yang mendalam.

“Saya merasa bangga dapat bersama masyarakat Kota Bau-Bau merayakan momen ini,” ungkap Bupati Konut dua periode itu.

Pemilik jargon Sultra Pusat Energi Dunia itu menjelaskan sejarah Kande-Kandea memiliki akar yang dalam, menjadi cara tradisional untuk menyambut pulangnya para laskar Kesultanan Buton dari medan perang.

Tradisi Kande-Kandea, yang merupakan warisan budaya dari masyarakat Buton, melibatkan tiga etnis utama: Cia-Cia, Muna (Pancana), dan Wolio.

“Acara ini menjadi momen bersejarah untuk memperkuat hubungan sosial, politik, dan budaya di antara masyarakat setempat,” bebernya.

Bupati Konut H. Ruksamin (Tengah)
Bupati Konut H. Ruksamin (Tengah)

Tradisi ini melibatkan persiapan gadis-gadis setempat yang menyajikan makanan sebagai tanda penghargaan kepada para laskar yang kembali, menciptakan momen penuh kehangatan dan solidaritas.

Selain itu, Kande-Kandea juga menjadi panggung untuk pertemuan muda-mudi, memfasilitasi interaksi antara remaja putra dan putri.

Namun, Kande-Kandea tidak hanya sekadar tradisi makan bersama. Dalam konteks masyarakat adat Baruta Analalaki, acara ini dijalankan secara sederhana, bersifat ritual, dan terlaksana secara tertutup di rumah adat mereka.

Foto Kegiatan Kande-Kandea
Foto Kegiatan Kande-Kandea

Prosesi ini melibatkan pemberian makanan kepada arwah leluhur dan makan bersama, mencerminkan nilai-nilai mistis dan sosial yang mendalam, serupa dengan slametan dalam masyarakat Jawa.

Meskipun terpengaruh oleh dua kekuatan berbeda, yaitu negara dan adat, Kande-Kandea tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya masyarakat Buton. (IS)




Bupati Ruksamin Hadiri dan Sampaikan Selamat Hari Jadi Baubau ke 482 Tahun

Baubau, SultraNET. | Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, menghadiri undangan Pemerintah Kota Bau-Bau dalam rangka upacara peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan ulang tahun Kota Bau-Bau ke-22 sebagai daerah otonom, bertempat di Lapangan Utama Betoambari. Selasa, 17 Oktober 2023

Pada upacara peringatan Hari Jadi Kota Bau-Bau tahun ini, Pj.Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto bertindak sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri perangkat Adat Kesultanan Buton, ASN, dan para siswa-siswi lingkup Kota Bau-Bau.

Kepada awak media, Bupati Konut H. Ruksamin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas undangan Pemerintah Kota Bau-Bau kepadanya. Menurut Bupati Konut dua periode itu, undangan tersebut merupakan sebuah kehormatan hingga dapat mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dari upacara peringatan Hari Jadi Kota Bau-Bau, dan kegiatan lainnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa kita harus berbangga atas jasa dan pengabdian yang tulus para pendahulu yang telah meletakkan pondasi Kota Baubau sehingga kini menjadi kota yang sejuk, dengan penuh kedamaian,” ujarnya.

Suasana upacara peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan ulang tahun Kota Bau-Bau ke-22
Suasana upacara peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan ulang tahun Kota Bau-Bau ke-22

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat hari jadi Pemerintah Kota Baubau yang ke-22 tahun sebagai daerah otonom. Ia menyampaikan semangat pembangunan dan support agar pemerintah Kota terus meneruskan nilai-nilai perjuangan luhur pendahulu.

“Saya berharap agar perjuangan para pendahulu yang telah memberikan landasan dan pondasi pembangunan agar dipertahankan dan untuk terus diperjuangkan ke arah yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat Kota Baubau,” tutup Bupati pemilik jargon Sultra Pusat Energi Dunia itu.

Sebagaimana diketahui, Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara, tahun 2023 ini telah berusia 482 tahun, dan kini berulang tahun yang ke-22 tahun sebagai sebuah daerah otonom.

Perjalanan sejarah mengingatkan kita bahwa 482 tahun yang silam, sejarah mencatat bahwa Sultan Murhum Khalifatul Khamis dilantik pada tahun 1452 atau 984 Hijriah sebagai Sultan Buton pertama dan sekaligus masuknya Islam di Buton, menandai awal penentuan hari jadi Kota Bau-Bau. Berdasarkan UU No. 13 Tahun 2001, Kota Bau-Bau ditetapkan sebagai daerah otonom baru.




Pilkada Bombana 2024 Dianggarkan 51,4 Milyar

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Penyelanggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2024 mendatang.

Penandatanganan naskah NPHD oleh Penjabat Bupati Bombana H. Burhanuddin diwakili oleh Sekda Bombana Man Arfa sedangkan dari KPU Bombana diteken langsung Ketua KPU Bombana Hasdin Nompo. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Bombana, Senin (16/10/2023)

Kepada awak media, Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo mengatakan besaran anggaran yang dialokasikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk Pilkada Bombana 2024 senilai 51, 4 milyar rupiah.

Adapun penganggarannya akan dilakukan dengan dua tahun anggaran yaitu untuk tahun 2023 dianggarkan 20,5 milyar rupiah dan tahun 2024 dianggarkan 30,8 milyar rupiah.

“Penganggaran di dua tahapan ini karena memang ada tahapan Pilkada berjalan di tahun 2023 ini dan di tahun 2024, ujar Hasdin Nompo

Mantan Ketua Bawaslu Bombana itu menyebut dari nilai anggaran yang ditetapkan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) itu, telah melalui proses review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Daerah, sehingga apapun yang menjadi ketentuan dari pembelanjaan nantinya sudah sesuai dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.

“Sehingga tidak ada lagi norma norma tidak bisa dilakukan pembelanjaannya, namun pembelanjaannya tentu harus sesuai dengan tahapan yang berjalan,” tandasnya. (IS)




Pesta Adat Bokaano Ropo di Lasalimu Buton di Apresiasi

Buton, SultraNET. |  Masyarakat Adat Kadie Lawele, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pesta Adat Bokaano Ropo di Baruga Lawele.

Pesta adat yang melibatkan tiga desa, yaitu Desa Lawele, Desa Benteng, dan Dusun Lagunturu (Desa Nambo), mendapat apresiasi tinggi dari Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari. Sabtu malam, 14 Oktober 2023

Pj. Bupati Buton menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah desa, tokoh adat, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam menjaga dan melestarikan budaya leluhur melalui Pesta Adat Bokaano Ropo.

“Saya atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas acara ini yang merupakan tradisi leluhur kita yang setiap tahun diperingati.” ujarnya

Sekwan DPRD Provinsi Sultra itu menjelaskan bahwa pesta adat ini memiliki dampak positif, terutama dalam hal pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

“Pemerintah Daerah mendukung terhadap upaya pelestarian budaya melalui ritual-ritual seperti ini,” tegasnya.

Pj. Bupati Buton merasa gembira dengan pulangnya masyarakat Lawele dari perantauan yang memberikan dampak positif pada perputaran ekonomi lokal.

“Begitu masuk Lawele malam ini saya seperti berasa di kota yang rame luar biasa. Karena banyak sekali orang. Rupanya banyak juga masyarakat Lawele yang dari luar daerah atau perantauan yang pulang kampung ini tentu berdampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat.” ungkapnya

Selain aspek ekonomi, Pj. Bupati Buton juga menyoroti kekompakan dan kebersamaan antar ketiga desa tersebut. ia berharap agar acara semacam ini tetap dijaga kesuciannya dan tidak dinodai dengan kegaduhan atau kekacauan.

“Silahkan kita ekspresikan kesenangan kita dengan tarian misalnya tapi silahkan jaga ketertiban,” harapnya Pj. Bupati Buton.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Buton, Ny. Hj. Wa Ode Nurnia Kahar, SH, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny. Andi Asniwati, Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi.

Nampak hadir pula Ketua DWP Buton, Ny. Kiki Amaliah Asnawi, Forkopimda Kabupaten Buton, Mantan Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, Msi, Mantan Sekda Buton, Ir. La Ode Zilfar Djafar, MSi, pimpinan organisasi Kabupaten Buton, Camat Lasalimu, Forkopicam, dan masyarakat Lasalimu. (R)