Berhasil Rehabilitasi 538 Hektar DAS di Bombana, Dishut Sultra Apresiasi PT. TMS

SultraNET. – Bombana | Komitmen PT.Tonia Mitra Sejahtera (TMS) sebagai salah satu perusahaan tambang nikel yang sudah mulai menambang sejak tahun 2019 di pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara, untuk menjalankan operasi tambang yang berkelanjutan kembali di buktikan dengan melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 538 hektar berlokasi di DAS Poleang dan Bambaea yang termasuk ke dalam Kecamatan Poleang Timur dan Poleang Utara.

CEO PT. Tonia Mitra Sejahtera, Syam Alif menjelaskan Rehabilitasi DAS ini merupakan kewajiban perusahaan selaku pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) dengan tujuan memberikan dampak baik ke lingkungan tetapi juga sekaligus dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat terutama di sektor ekonomi.

“Program ini sudah berjalan selama 3 tahun sejak 2019 masa penanaman sampai 2021 dengan hasil evaluasi yang memuaskan, selain itu upaya ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia,” Jelas nya. Rabu (05/04/2023)

Lebih lanjut Syam Alif menambahkan Sebagai bentuk upaya membangun strategi dan kebijakan bisnis yang berpegang pada bisnis berkelanjutan, PT.TMS terus melakukan kerjasama kemitraan dengan masyarakat sipil dan pemerintah setempat sehingga industri pertambangan yang dijalankan memiliki dampak positif terhadap masyarakat, lingkungan alam sekitar, perubahan iklim, dan modal sosial negara.

“PT. TMS juga menyadari bahwa DAS berperan penting dalam terbentuknya ekosistem vegetasi, tanah, air dan manusia” tambahnya.

Plt.Kepala Dinas Kehutanan Sulawesi Tenggara, Sahid menyampaikan bahwa pemerintah memberikan dukungan kepada perusahaan tambang yang telah melaksanakan kewajibannya dengan melakukan rehabilitasi DAS ini,

“Belum semua perusahaan berhasil melaksanakan kewajibannya oleh karena itu kami memberikan apresiasi kepada PT Tonia Mitra Sejahtera yang sudah sangat bagus kegiatan rehabilitasi DAS nya dan sudah dievaluasi dengan hasil yang memuaskan,” singkatnya.




Defrico Audy Klarifikasi Penggunaan Kepala Kuda sebagai Motif Khas Bombana

Bombana, SultraNET. | Seniman sekaligus fashion designer Defrico Audy memberikan klarifikasi terkait penggunaan motif Kepala kuda pada fashion khas Bombana yang ia desain dan ditampilkan pada ivent promosi fashion show berskala Internasional. Senin (3/4/2023)

Pada saat menyampaikan klarifikasinya, ia mengaku sangat senang dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bombana terutama terhadap Ketua Dekranasda Hj.Fatmawati Kasim Marewa yang dinilainya memiliki kepedulian tinggi untuk mengangkat Wastra Bombana ke ajang International.

Fashion designer kelahiran 10 Desember 1975 itu menyebut, pada hari ke 4 gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2023, busana asal Provinsi Sulawesi Tenggara ditampilkan ke hadapan penonton.

Sebanyak 60 karya busana berbahan tenun ditampilakan dengan begitu elegan yang mewakili 6 Kabupaten dimana setiap Kabupaten memiliki motif ciri khas yang berbeda-beda.

Defrico Audy menjelaskan, untuk Kabupaten Bombana yang ia angkat sebagai salah satu motif yang ada pada koleksinya untuk musim Autum 2023, menggunakan perpaduan motif lama Buburi Kalo dan Buburi Tuturica dengan memadupadankan motif Kepala Kuda sebagai motif baru.

“Kenapa muncul kepala kuda dikarenakan Kuda merupakan salah satu hewan yang digunakan untuk transportasi pada zaman dahulu di Bombana, selain itu Bombana juga memiliki hewan khas yaitu Anoa dan Udang yang mungkin suatu saat nanti bisa menjadi salah satu motif yang dapat diangkat menjadi motif wastra Bombana.” Jelasnya.

Desainer yang pernah menjadi Fashion guru pada salah satu acara TV yaitu Dangdut Academy 5 itu menambahkan, bahwa hewan kuda juga memiliki filosofi yang sangat bagus sehingga sebagai seorang desainer ia dapat mempadupadankan motif yang sudah ada dengan motif yang baru.

“Tujuannya agar koleksi busana saya bisa up todate dan mengikuti zaman serta trend masa kini, terlebih motif binatang kuda sebenarnya juga banyak digunakan oleh desaigner luar untuk dijadikan motif pada koleksi mereka seperti koleksi Valentino dan Burrberys.” tandasnya (IS)




BKPSDM Bombana Pastikan Seluruh Proses Seleksi PPPK Transparan

Bombana, SultraNET. | Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis Lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana tahun 2023 telah di laksanakan pada tanggal 28 Maret hingga 30 Maret 2023 bertempat di Hotel Kubah 9 Kendari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana, dr.Sunandar,M.MKes menjamin pelaksanaan seleksi tersebut berlangsung secara transparan dan akuntabel.

“Kita memberikan kesempatan seluas-luasnya pada masyarakat untuk mengisi formasi yang sudah dibuka oleh masing-masing instansi. Masyarakat tidak perlu khawatir, rekrutmen PPPK sudah sangat transparan dan terbuka untuk siapapun,” ujar Sunandar, Jumat (31/3/2023)

Ia mengatakan, PPPK memiliki peran signifikan terhadap reformasi birokrasi sehingga proses perekrutan dilakukan dengan cermat.

“Jadi masing-masing punya peran yang berbeda, tentu saja dengan spesialisasi kompetensi yang mereka punya bisa memperkuat pelaksanaan strategi yang dilakukan oleh instansi pemerintah sehingga program reformasi birokrasi dari segala bidang itu bisa dilaksanakan,” jelasnya

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Bombana itu memastikan tidak ada perbedaan antara seleksi PPPK dengan seleksi CPNS dari segi kualitas.

“Jadi untuk memfasilitasi tes PPPK yang telah kami laksanakan beberapa hari tentu yang digunakan sama persis seperti yang digunakan tes CPNS, akuntabilitas, terkait transparansi kita jamin bahwa ini tidak ada bedanya,” tegas Sunandar.

Peserta sedang melaksanakan Tes
Peserta sedang melaksanakan Tes

Sementara itu, Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM Bombana, Dhany Saputra, S.Kom menyebut total peserta yang mengikuti seleksi PPPK di lingkup Pemkab Bombana sebanyak 543 orang, para peserta memiliki latar belakang dan pengalaman kerja sesuai dengan formasi yang dilamar.

Dari data 543 orang, yang mengikuti seleksi sebanyak 517 orang dan yang tidak hadir sebanyak 26 orang. adapun hasilnya akan di umumkan pada tanggal 9 April sampai dengan 11 April 2023 menunggu hasil dari Panselnas.

“Dengan latar belakang dan pengalaman kerja yang sesuai, harapan kami mereka yang terekrut sudah langsung jadi, hanya tinggal kita poles sedikit sudah bisa running untuk menjalankan tugas-tugasnya,” tandasnya.(ADV)




PT.TMS Raih Penghargaan Kategori Pembayar Pajak Terbesar Sektor Pertambangan

Bombana, SultraNET. | PT. Tonia Mitra Sejahtera sebagai perusahaan tambang nikel yang telah menambang sejak tahun 2019 di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana berhasil meraih dua kategori awards dari Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra) dan dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari atas kontribusinya untuk penerimaan negara melalui pajak.

PT. TMS menerima penghargaan di dua tempat berbeda, pada Senin 20 Maret 2023 lalu yaitu penghargaan atas Kontribusi Membayar PPh dan PPN di Kantor Wilayah Direktoral Jendral Pajak Sulselbartra dan Pembayar Pajak Terbesar Sektor Pertambangan dan penghargaan atas Penggalian Sub Kategori Pemegang IUP Setoran Terbesar dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kendari.

Krisna Puja Baskara selaku Komisaris PT. TMS menjelaskan, Apresiasi dari pemerintah ini telah menjadi tonggak pencapaian bagi perusahaan dan merupakan bukti nyata perwujudan komitmen PT. TMS untuk menjadi pemimpin dan menjadi mitra strategis di sektor pertambangan nikel.

“PT. TMS berkomitmen terus menciptakan nilai bagi kemajuan industri dan kesejahteraan mitra terkait melalui operasi tambang yang berkelanjutan.” ujar Krisna Puja Baskara. Selasa (28/3/2023)

Muhammad Yusrie Abas, selaku Kepala KPP Pratama Kendari menyerahkan penghargaan kepada Fitri  Anita Hamid selaku Finance perwakilan PT.TMS
Muhammad Yusrie Abas, selaku Kepala KPP Pratama Kendari menyerahkan penghargaan kepada Fitri Anita Hamid selaku Finance perwakilan PT.TMS

Ia menyebut Indonesia merupakan negara penghasil nikel terbesar di dunia, logam mulia yang sangat penting untuk kelangsungan hidup masyarakat dan kemajuan perindustrian negara. Inilah yang menjadikan PT. TMS terus memastikan untuk menjalankan kegiatan operasi tambang yang mengikuti peraturan yang berlaku, berstandar tinggi, dan sekaligus memaksimalkan nilai komoditasnya.

“Penghargaan ini juga membuktikan bahwa naik turunnya harga komoditas nikel di pasaran, tidak mengurangi kepatuhan PT. TMS untuk tetap melakukan setoran pajak dan retribusi,” tegasnya

Kepatuhan perusahaan dalam mengolah sumber daya alam diharapkan dapat terus berkontribusi bagi pembangunan negeri.

“Oleh karena itu dukungan, kemitraan, dan apresiasi pemerintah sangatlah penting untuk membantu kami mewujudkan visi misi kami,” tutup Krisna. (IS)




Pj.Bupati Bombana Perkenalkan Produk dan Budaya Bombana ke AS

Bombana, HarapanSultra.COM | Pemerintah Kabupaten Bombana  Sulawesi Tenggara (Sultra) membantah dan mengklarifikasi pemberitaan tentang  Pj.Bupati Ir.H.Burhanuddin dan istri yang dituding pelesiran ke Amerika Serikat (AS).  Kunjungan ke AS itu mambawa misi memperkenalkan produk dan budaya Bombana.

Atas pemberitaan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Bombana meluruskan bahwa kunjungan ke New York AS merupakan perjalanan dinas pemerintah dan Dekranasda Bombana untuk mengenalkan lebih luas kekayaan produk olahan kain  dan motif khas Bombana ke dunia internasional.

“Kunjungan ke New York AS itu adalah perjalanan dinas dengan misi pengenalan, pengembangan dan pemasaran produk lokal dan budaya Bombana yang makin diminati di luar negeri.,” Ujarnya

Dalam kunjungan itu, Pj Bupati mengikutkan Ketua Dekranasda Bombana yang juga Istri Pj. Bupati Bombana, yaitu Ibu Hj.Fatmawati Kasim Marewa, serta Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bombana Anisa Sri Prihatin.

Kunjungan itu juga merupakan permohonan dari  Indonesian Fashion and Art Festival (IFAF) yang menjadi event partner New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) dengan menggelar fashion show di AS.

Pemerintah Kabupaten Bombana menilai permintaan IFAF untuk  NYIFW itu adalah moment terbaik menjadikan kain olahan dan motif khas Bombana untuk goes internasional.

“Apalagi ada 12 motif kain olahan Bombana yang telah mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual dari Kemenkum RI,” Bebernya

Dengan pengembangan motif oleh Dekranasda  Kabupaten Bombana yang menjadi kekayaan budaya daerah perlu dilestarikan, dikembangkan dan dipromosikan baik ditingkat, regional, nasional, maupun internasional.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bombana Sofian Baco, dalam klarifikasinya mengatakan,  acara NYIFW itu juga dihadiri Dekranasda Jawa Barat dan Pemerintah-Dekranasda Buton Tengah.

“Jadi kunjungan ke AS bukanlah pelesiran, tapi melakukan misi  promosi produk dan budaya Bombana.  Ini yang kami harus luruskan agar masyarakat tidak salah dalam menerima informasi dari media sosial,” tegas Sofian Baco dalam klarifikasi tertulisnya,  Kamis (24/3/2023).

Dalam kunjungan itu, utusan pemerintah terdiri dari Dekranasda Jawa Barat, Bombana, dan Buton Tengah diterima Konsulat Jenderal RI di New York Bpk Winanto Adi.

Dia juga mengatakan,  bahwa kunjungan ke AS tersebut sudah diketahui dan mendapat persetujuan Gubernur Sulawesi Tanggara H.Ali Mazi SH melalui surat rekomendasi ke Kementerian  Dalam Negeri RI No 098/175 dan Surat Kemendagri No 185.2/1013e/SJ tanggal 30 Januari 2023.

“Pemberitaan yang menyebut Pj. Bupati dan Istri pergi liburan ke Amerika Serikat adalah tidak benar.  Dengan klarifikasi ini diharapkan  tidak mengaburkan fakta sebenarnya, sehingga tidak terjadi lagi persepsi yang berbeda ditengah masyarakat di Kabupaten Bombana,” kata Kadis Kominfo Bombana Sofian Baco.

Dalam pemberitaan yang telah viral di berbagai media online itu,  disebutkan bahwa istri Pj Bupati Bombana, Hj Fatmawati Kasim Marewa S.Sos kerap memamerkan gaya hidup hedonis. Misalnya memakai tas, sepatu dan gaun branded.

Terkait itu, Pj Bupati Bombana Ir.H.Burhanuddin melalui Tenaga Ahli Bupati Bidang Komunikasi Kebijakan Publik Syahrir Lantoni, SE langsung mengklarifikasi.  Menurutnya,  tas, sepatu,  dan segala macam yang bermerek itu adalah asli tapi palsu.

Dikatakan,  barang-barang itu adalah barang Kw 2 atau palsu. Beli di Mall Mangga Dua dengan harga Rp 1,5  sampai 2,5  juta.  Sepatu, tas tangan yang dikenakan Pj. Bupati yang diviralkan akun medsos itu semua beli di Mangga Dua.

“Sayang sekali informasi yang diviralkan adalah tidak benar.  Sumber berita itu mengandung perilaku kebencian dengan membonceng momentum isu pamer harta yang saat ini jadi perhatian publik,” kata Syahrir Lantoni. (*)




Danau Laponu-Ponu Objek Wisata Andalan di Desa Ranokomea Bombana

Bombana, SultraNET. | Dari sekian banyak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, ada sebuah danau yang menawarkan keindahan dan keeksotisannya yang terletak di Kecamatan Poleang Barat tepatnya di Desa Ranokomea. Alamnya yang cantik nan indah, airnya bening dan segar serta memiliki keunikan tersendiri. Belakangan ini objek wisata tersebut tengah menjadi primadona bagi wisatawan lokal.

Jika sedang berada di Bombana tak ada salahnya Anda mengunjungi sebuah danau yang terletak di Desa Ranokomea, Kecamatan Poleang Barat ini. Danau itu bisa menjadi daftar tujuan wisata Anda bersama keluarga saat periode libur akhir pekan. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan Danau Laponu-ponu.

Danau yang terbentuk secara alami ini ini menawarkan banyak aktivitas wisata di dalamnya. Mulai dari bermain air hingga merasakan sensasi ke tengah danau menggunakan perahu. Luas kawasan wisata ini mencapai 1 hektare. Danau ini dikelilingi oleh tanaman dan pepohonan hijau yang menjadi penambah keasriannya.

Untuk penyebutan ‘Ponu’ dibalik nama danau ini merupakan bahasa daerah masyarakat sekitar yang bermakna penyu. Di tempat yang sama, ada sebuah tanjung yang sejak dulu diberi nama Tanjung Ponu-ponu. Sehingga masyarakat lokal setempat memberi nama danau ini dengan sebutan Laponu-ponu

Fasilitas yang di tawarkan untuk penunjang pariwisata di tempat ini ternyata juga cukup memadai mulai dari WC umum, gazebo hingga warung makan. Beberapa tahun terakhir ternyata pemerintah setempat memperhatikan potensi wisata danau ini sehingga rela menggelontorkan anggaran pembangunannya. Wisatawan yang berkunjung ke tempat ini akan mendapatkan fasilitas umum yang cukup baik.

Penataan kawasan wisata ini cukup cantik dengan perpaduan pohon-pohon kelapa di tengah bangunan revitalisasi fasilitas penopang destinasi.

Selain itu, ada satu keunikan tersendiri yang tidak banyak dimiliki danau-danau di Indonesia yakni keberadaan sebuah pulau di tengah hamparan air tenang tempat ini. Pulau ini tidak begitu luas namun ditumbuhi oleh pohon-pohon kelapa yang cukup banyak. Keberadaan pulau tersebut cukup kontras karena tepat berada di tengah-tengah danau.

Anda bisa menikmati danau ini dengan menyusurinya menggunakan perahu dan rakit yang telah disediakan pengelola.

Kepala Desa Ranokomea, Iskandar Wase mengungkapkan danau ini memang memiliki potensi yang besar jika dikelola dengan baik sebagai kawasan pariwisata di Kabupaten Bombana. Ia pun mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata Bombana yang telah membangun kawasan itu untuk dikembangkan dengan baik sebagai kawasan destinasi wisata.

“Alhamdulillah perkembangannya wisatawan banyak datang kalau hari-hari libur. Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Bombana sudah membangun tempat ini cukup bagus sejak tahun 2020,” ujarnya.

Awalnya, danau ini sebenarnya sering digunakan oleh masyarakat sekitar untuk memancing ikan air tawar. Ia mengungkapkan danau itu dihidupi ikan-ikan jenis mujair hingga mas sehingga banyak masyarakat selama ini memancing di tempat tersebut. Namun ternyata seiring berjalannya waktu, di tahun 2020 pemerintah setempat melirik potensi wisata Danau Laponu-ponu.

Pembangunan pariwisata terus digenjot untuk melengkapi fasilitas umum dengan membangun puluhan gazebo yang bisa digunakan wisatawan yang berkunjung ke danau ini. Pemerintah juga merapikan dan membuat kawasan ini tertata baik dan indah. Di pinggir danau juga dibangun spot-spot foto yang mirip dengan dermaga-dermaga kecil. Warga setempat juga dibangunkan puluhan warung untuk digunakan menjual makanan.

Kawasan wisata Danau Laponu-ponu ini merupakan tanah milik warga setempat. Sehingga pengelolaannya ada di tangan warga dan pemerintah kabupaten. Sampai saat ini, kawasan wisata ini sudah mulai dibuka oleh umum.

“Memang pembangunan sempat terhenti karena pandemi waktu itu, tapi terus digenjot dan dipercantik lagi tempatnya. Jadi untuk pengelolaannya ini yang punya lahan satu rumpun mereka dan bekerjasama dengan Pemda Bombana,” tandasnya.




Inspektorat Bombana Tingkatkan Profesionalisme Melalui Pelatihan Audit Pengadaan Barang dan Jasa

Bombana, SultraNET. | Inspektorat Kabupaten Bombana mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengawasan dengan terlibat dalam Pendidikan dan Pelatihan Audit Pengadaan Barang dan Jasa yang diselenggarakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Bali, pada 13-17 Maret 2023. Keenam anggota Inspektorat Bombana turut serta bersama 50 peserta lainnya dari berbagai Inspektorat di seluruh Indonesia.

Muhammad Masykur, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bali, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjalankan proses audit yang independen, objektif, dan profesional dalam pengadaan barang dan jasa. Pelatihan ini dirancang untuk memastikan para peserta memahami seluruh tahapan proses pengadaan barang/jasa pemerintah dan konsep audit yang relevan.

Pelatihan menyeluruh ini mencakup tiga tahap audit pengadaan barang/jasa, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Sejumlah pengajar ahli seperti Krisno Wandi Siahaan, Ahmad Faiz Burhani, Syaiful Hakim, Gatot Darmasto, dan Agustinus Heri Setiawan memberikan materi terkait pengadaan barang dan jasa, serta teknis komunikasi dalam audit.

Partisipasi aktif Inspektorat Bombana dalam pelatihan ini menandakan komitmen mereka untuk terus meningkatkan kemampuan dalam bidang audit pengadaan barang dan jasa. Langkah ini diharapkan akan berdampak positif pada penguatan sistem pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di wilayah mereka. Inspektorat Bombana semakin menunjukkan diri sebagai lembaga yang adaptif dan progresif, siap menghadapi tantangan audit dengan standar profesionalisme yang tinggi. (Adv)




Pj. Bupati Bombana Harap Momentum HUT Satpol-PP, Satlinmas dan Damkar Wujudkan Wilayah Tertib dan Ramah Investasi

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Satpol PP, HUT Ke-61 Satlinmas dan HUT ke-104 Pemadam Kebakaran. Kegiatan tahun ini mengusung tema : “Mewujudkan Wilayah Tertib, Ramah Investasi. Melalui Satpol PP dan Satlinmas serta Pemadam Kebakaran yang Profesional”. Jumat (17/03/2023)

Dalam sambutannya, Pj.Bupati Bombana Ir.H. Burhanuddin menekankan Beberapa hal kepada  Satpol PP, Satlinmas dan Damkar. ia menyebut Satpol PP dan Satlinmas harus dapat mewujudkan Kabupaten Bombana sebagai wilayah yang aman, tentram, tertib, ramah berinvestasi bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung tercapainya target pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi.

Mantan Pj.Bupati Konkep ini juga membeberkan bahwa Personil Damkar dapat menunjukkan kesiapan Pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam melayani masyarakat serta untuk mewujudkan perlindungan masyarakat, aset daerah, Fasilitas Publik dari ancaman dan dampak ikutan kebakaran serta penyelamatan kedaruratan non kebakaran lainnya.

“Mewujudkan Kabupaten Bombana sebagai daerah yang aman, tentram, tertib dan teratur sehingga menjadi daya tarik dan kemudahan berusaha bagi investor dan pengusaha lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di  Bombana,” ujar Burhanuddin

H.Burhanuddin mengingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan agar senantiasa siap untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat dalam situasi bencana apapun dan situasi kedaruratan lainnya, terkhusus dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024 mendatang.

Kegiatan upacara ditutup dengan beberapa atraksi dari Satpol PP, Satlinmas dan Damkar Kabupaten Bombana.

Pewarta : Muh. Adnan




Lulusan Polbit PTDI-STTD Kemenhub-RI Terima SK CPNS Bombana

Bombana, SultraNET. | Penjabat Bupati Bombana Ir.H.Burhanuddin di dampingi Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengambangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dr.Sunandar, M.MKes dan Kepala Dinas Perhubungan, Ramsi, SH.,M.Si menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 2 orang yang di laksanakan di Halaman Kantor Bupati Bombana, Jumat (17/03/2023)

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengambangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dr.Sunandar, M.MKes mengatakan, kedua yang menerima SK CPNS tersebut adalah Adysti Waradita,A.Md.Tr dan Muhammad Ali Akbar, A.Md.Tr. Keduanya adalah Lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI) – Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) melalui pola pembibitan Kabupaten Bombana bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan.

Mantan Kadis Kesehatan Kabupaten Bombana ini menjelaskan program pola pembibitan antara Pemerintah Kabupaten Bombana dengan PTDI-STTD Kementerian Perhubungan merupakan kerjasama yang dibangun oleh pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam upaya pemenuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang transportasi darat.

“Untuk yang saat ini memang bukan dari putra asli Bombana, karena mereka ini sudah lulus sebelum ada M.O.U, namun sekarang sudah ada 2 orang putra Bombana asli yang sementara mengikuti pendidikan dan Insya Allah tahun 2024 mereka selesai dan kembali mengabdi ke daerah. Ini sudah merupakan jatah kita,” jelas dr. Sunandar.

Ia mengharapkan M.O.U ini tetap berlangsung sehingga Pemda Bombana mendapatkan tenaga tenaga yang mempunyai skill khusus di dalam mengelola sektor perhubungan darat.

Sementara itu Kepala dinas Perhubungan Bombana, Ramsi,SH., M.Si yang secara langsung turut serta mendampingi pada kegiatan penyerahan SK CPNS tersebut mengucapkan terima kasih kepada pihak BKPSDM Bombana yang telah memfasilitasi dan membantu dalam penyelesaian administrasi dokumen kepegawaian kepada CPNS Polbit PTDI-STTD yang hari ini telah menerima SK.

Ia mengharapkan agar alumni PTDI-STTD yang hari ini telah menerima SK CPNS untuk selalu disiplin, bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan memiliki etos kerja yang tinggi serta dapat membantu optimalisasi kinerja pemerintah daerah dalam hal ini Dishub Bombana.

“Kita berharap dengan kehadiran mereka dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan pada sektor transportasi darat.” singkat Ramsi. (IS)




Musrenbang Bombana 2024, sebanyak 287 Usulan Dikembalikan

Bombana, SultraNET. | Pada penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bombana tahun 2024, dari 2.154 usulan yang masuk sebanyak 287 usulan dikembalikan.  hal ini disebabkan karena bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten namun tetap akan di koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim, Jumat (17/3/2023) ia menyebut dikembalikannya 287 usulan tersebut setelah dilakukan penyelarasan, klarifkasi dan sinkronisasi program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah serta program dan kegiatan prioritas pembangunan provinsi pada tahun 2024 beberapa waktu lalu.

“Telah dilaksanakan pembahasan usulan melalui diskusi kelompok atau desk pada acara Pra Musrenbang yang dilaksanakan hari rabu, 15 maret 2023,” ujar Husrifnah Rahim.

Jumlah keseluruhan usulan sebanyak 2.154, terdiri dari  usulan pokir DPRD sebanyak 426 usulan, usulan Musrenbang sebanyak  1.728 usulan. Jumlah usulan yang terverifikasi sebanyak 1.767 yang terdiri dari usulan Pokir DPRD sebanyak 426 usulan dan usulan musrenbang sebanyak  1.341 usulan dan usulan yang tidak terverifikasi dan dikembalikan sebanyak 387 usulan.

” Usulan dikembalikan karena usulan itu bukan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten, namun usulan tersebut tetap akan di koordinasikan dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” tegasnya

Sementara itu, Penjabat Bupati Bombana. H. Burhanuddin menyebut Penyelenggaraan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bombana tahun 2024, merupakan momentum yang sangat strategis dalam rangka mengakomodir kepentingan masyarakat sekaligus sebagai wadah partisipasi untuk menghasilkan rencana program dan kegiatan pembangunan yang lebih aspiratif dan transparan serta akuntabel.

Pada kesempatan itu, Mantan Pj. Bupati Konawe Kepulauan itu memaparkan beberapa hal terkait dengan capaian kinerja indikator makro pembangunan kabupaten Bombana yaitu indeks pembangunan manusia (IPM) di kabupaten bombana tahun 2022 berada pada peringkat 5 dari 17 kabupaten/kota se-sulawesi tenggara dengan nilai 66,81 poin, dimana nilai IPM tersebut disebabkan masih rendahnya angka rata-rata lama sekolah yang berkisar pada 8,05 tahun dan angka harapan hidup yang baru mencapai 69,20 tahun.

Selanjutnya dari segi pertumbuhan ekonomi, kondisi perekonomian kabupaten Bombana dalam 2 (dua) tahun terakhir ini terus mengalami peningkatan setelah terjadi penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2020 akibat adanya pandemi covid-19. hal tersebut terlihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 yang berada pada angka 5,11 persen sedangkan pada tahun 2021 hanya mampu tumbuh sebesar 3,49 persen.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara dan Nasional sebesar 5,53 persen dan 5,31 persen pada tahun 2022. dilihat dari segi pendapatan, jumlah pendapatan perkapita perkapita penduduk kabupaten Bombana ditahun 2022 sebesar 50,75 juta meningkat dibandingkan dengan pendapatan perkapita pada tahun 2021 yang hanya mencapai sebesar 45,51 juta.

“Dengan capaian itu menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan perkapita mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat kabupaten Bombana,” ,” jelas Burhanuddin.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi kabupaten Bombana tahun 2022 juga berpengaruh terhadap kondisi kemiskinan di kabupaten Bombana. hal tersebut terlihat dari tingkat kemiskinan kabupaten Bombana pada tahun 2022 sebesar 10,27 persen mengalami penurunan dibanding tahun 2021 yang sebesar 10,76 persen.

Angka kemiskinan tersebut relatif lebih baik masih di bawah rata-rata sulawesi tenggara yaitu sebesar 11,17 persen, namun lebih tinggi dari angka rata-rata nasional yaitu sebesar 9,57 persen.

“Tingkat pengangguran seiring dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi, maka tingkat pengangguran di kabupaten Bombana juga mengalami penurunan,” bebernya.

Tingkat pengangguran terbuka di kabupaten Bombanan tahun 2022 yaitu sebesar 1,47 persen atau sebanyak 1.375 jiwa, lebih rendah dibandingkan Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 3,36 persen dan nasional sebesar 5,86 persen. oleh karena itu.

“Penurunan angka pengangguran tersebut tentu tidak terlepas dari terbukanya lapangan kerja baru akibat kebijakan pemerintah daerah yang terbuka terhadap investasi yang masuk di kabupaten Bombana,” tegasnya.

Tingkat ketimpangan (gini rasio) indeks gini (gini rasio) merupakan salah satu alat ukur tingkat kesenjangan pendapatan penduduk disuatu wilayah. pada tahun 2022, tingkat ketimpangan (gini rasio) kabupaten bombana sebesar 0,370 poin, masih lebih rendah dibandingkan dengan indeks gini rasio provinsi sulawesi tenggara dan nasional yang mencapai diangka 0,390 poin dan 0,403 poin.

Musrenbang ini juga memiliki makna yang strategis, karena merupakan penjabaran tahun ke-2 pelaksanaan rencana pembangunan daerah (RPD) kabupaten Bombana tahun 2023-2026. oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi, dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan dalam upaya bersama-sama membangun wonua bombana.

Beberapa isu strategis yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan program dan kegiatan ditahun 2024, antara lain yaitu kualitas dan daya saing sumber daya manusia, kemiskinan ekstrim dan stunting, pertumbuhan ekonomi, layanan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah dan tata kelola dan pelayanan pemerintahan.

Pelaksanaan pemilukada serentak tahun 2024 mengacu pada isu strategis tersebut dan pencapaian target sasaran RPD kabupaten Bombana tahun 2023-2026, serta memperhatikan arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi sulawesi tenggara tahun 2024, melalui pendekatan holistik-tematik, integratif, dan spasial guna mewujudkan peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan infrastruktur wilayah mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Tagline pembangunan 2024 yaitu  menata kota memberdayakan desa,” ungkap Burhanuddin

Berdasarkan fokus pembangunan, prioritas dan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2024 diarahkan pada Peningkatan kualitas sumberdaya manusia, daya saing ketenagakerjaan serta pengentasan pemiskinan, dengan arah kebijakan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat melalui pendidikan formal dan informal, peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, perlindungan sosial bagi penduduk miskin dan rentan, pendidikan dan pelatihan vokasi berbasis kerjasama industri dan pelatihan wirausaha baru berbasis kompetensi.

Selanjutnya peningkatan kualitas infrastruktur wilayah dalam upaya penataan wajah kota dan pemerataan hasil pembangunan, dengan arah kebijakan, penataan kawasan ibukota kabupaten dan ibukota kecamatan, peningkatan akses masyarakat terhadap layanan air bersih dan sanitasi layak, peningkatan akses masyarakat terhadap rumah layak huni, peningkatan kualitas dan perluasan cakupan irigasi dan peningkatan konektivitas wilayah.

Peningkatan perekonomi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis peningkatan nilai tambah sektor unggulan daerah dengan melakukan peningkatan kapasitas produksi dan nilai tambah sektor pertanian – peningkatan kapasitas produksi dan nilai tambah sektor perikanan, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah dan industri kecil menengah

Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas yaitu pengelolaan birokrasi yang bersih dan akuntabel, pengelolaan birokrasi yang professional, peningkatan layanan publik yang prima

Peningkatan ketentraman, ketertiban umum dan kualitas demokrasi, dengan arah kebijakan dilakukan dengan koordinasi dalam penegakkan perda, koordinasi penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak hadirin dan undangan yang berbahagia, dalam rangka memenuhi prinsip anggaran berbasis program prioritas.

“Penyusunan RKPD tahun 2024 difokuskan pada kegiatan yang dapat memberikan daya ungkit sehingga berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat kabupaten bombana serta berkontribusi pada pencapaian 11 target kinerja sasaran rencana pembangunan daerah kabupaten bombana tahun 2023-2026,” tandasnya

 Untuk diketahui 11 target kinerja sasaran rencana pembangunan daerah kabupaten bombana tahun 2023-2026 yaitu Target laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 adalah 5,5% dan capaian tahun 2022 sebesar 3,49%, Target tingkat kemiskinan tahun 2024 adalah 9,75% dan capaian tahun 2022 sebesar 10,26%. Target tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 adalah 1%-2% dan capaian tahun 2022 sebesar 1,47%. Target indeks pemenuhan infrastruktur layanan dasar tahun 2024 adalah 71,80 poin. Target indeks pembangunan manusia (IPM) tahun 2024 adalah 68,73 poin dan capaian tahun 2021 sebesar 66,81 poin. Target indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) tahun 2024 adalah 69,96 poin dan capaian tahun 2021 sebesar 68,85 poin. Target indeks kepuasan masyarakat tahun 2024 adalah 89 poin dan capaian tahun 2022 sebesar 88,84 poin. Target nilai SAKIP tahun 2024 adalah 66,55 poin dan capaian tahun 2022 sebesar 66,23 poin. Target indeks konektifitas wilayah tahun 2024 adalah 71,17 poin. Target opini laporan keuangan daerah tahun 2024 adalah WTP; 11. target nilai maturitas SPIP tahun 2024 adalah 3,30 poin;

Selain pencapaian 11 indikator sasaran tersebut, perangkat daerah juga diharapkan dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam pencapaian 2 (dua) target nasional yaitu Penurunan angka stunting dengan target tahun 2024 sebesar 14% dan capaian tahun 2022 sebesar 20,3% (e-PPGBM) dan 35,3% (SSGI) dan Pengurangan angka kemiskinan ekstrim dengan target tahun 2024 sebesar 0% dan capaian tahun 2022 sebesar 1,72%.

“Saya mengharapkan pada pelaksanaan pembangunan Kabupaten Bombana pada tahun 2024 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel serta dapat menjawab isu-isu strategis  di Kabupaten Bombana,” tandasnya. (IS)