Gubernur Sultra Lantik H. Burhanuddin Sebagai Pejabat Bupati Bombana

Kendari, SultraNET. | Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Ali Mazi melantik H. Burhanuddin sebagai Pejabat Bupati Bombana, bertempat di Aula Bahteramas Kantor Gubernur Sultra, Rabu (24/8/2022).

Pelantikan H. Burhanuddin bersamaan dengan 2 pejabat Bupati lainnya dan satu Wakil Bupati yaitu Pejabat Bupati Kolaka Utara yaitu Parinringi, Pejabat Bupati Buton yaitu Basiran dan Abdul Azis dilantik sebagai Wakil Bupati Kolaka Timur.

Abdul Azis yang dilantik sebagai Wakil Bupati Kolaka Timur untuk sisa masa jabatan tahun 2021-2026.

Keempatnya mengangkat sumpah jabatan di hadapan Gubernur Sultra dan ratusan undangan serta  masyarakat yang memadati Aula Bahteramas.




Akhir Masa Jabatan Tafdil, RSUD Tanduale Bombana Diresmikan

Bombana, SultraNET. | Jelang masa akhir jabatan sebagai Bupati Bombana, H. Tafdil, S.E., MM kembali berikan kesan terbaik. Rabu (3/8/2022), didampingi Ibu Bupati Bombana Hj. Andi Nirwana Sebbu, SP.,MM dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dr. Putu Agustin Kusumawati, M.Kes melakukan peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale Kab. Bombana di Desa Lantowua Kec. Rarowatu Utara.

Selain bangunan yang megah dan fasilitas yang cukup memadai, melalui laporan panitia yang dibacakan langsung oleh Direktur RSUD Bombana drg. Riswanto, jumlah SDM di RSUD Tanduale pada tahun 2021 sebanyak 321 orang, yang terdiri dari 10 orang Instruktural, 21 orang Dokter Spesialis, 9 orang Dokter Umum, 9 orang Dokter Gigi, 143 orang Tenaga Keperawatan, 74 tenaga Keperawatan lainnya dan 34 orang tenaga Administrasi serta masih ada beberapa yang masih menempun pendidikan sebagai Dokter Spesialis.

Melalui peresmian tersebut, RSUD Tanduale terima satu unit Ambulance dari Bank Sultra yang diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Bank Sultra Kabupaten Bombana, Hasmirat.

Bupati Bombana dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan rasa syukur yang mendalam atas terselesaikannya pembangunan RSUD Tanduale ini, terutama terkait dengan peningkatan kapasitas layanan kesehatan.

“Saya sangat mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat, atas terselesaikannya pembangunan RSUD Tanduale ini, sehingga pada hari ini bisa diresmikan. Semoga kedepannya dengan adanya RSUD Tanduale ini kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dapat dipenuhi dengan baik” ungkapnya.

Tak hanya Bupati Bombana, Kadis Kesehatan Provinsi Sultra dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Bupati Bombana dalam pembangunan RSUD Tanduale ini. Menurutnya, dari beberapa daerah Kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara, Kabupaten Bombana merupakan salah satu daerah yang paling sering dikunjungi.

“Sejak tahun 2010 kami melihat kemajuan dari waktu kewaktu dan tahun ke tahun selalu ada perbaikan dalam bidang pelayanan kesehatan”ungkapnya.

Dari hasil penilaian Dinkes Provinsi Sultra, pencapaian Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang digelar pada bulan Mei sampai dengan Juni 2022 lalu Pemkab Bombana yang awalnya berada di angka di bawah rata-rata, hingga peresmian ini dilakukan sudah mencapai kurang lebih 70%, dan ini dinilai sesuai target yang sudah ditetapkan oleh Dinkes Provinsi Sultra.

“Melalui peresmian ini, Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran untuk membuat program ini menjadi sesuai target yang kita tetapkan dan juga masyarakat yang semakin kritis dan mengerti akan pentingnya BIAN” tutup Kadis Kesehatan Provinsi Sultra. (kominfo)




GPS Kerjasama Dinkes dan IDI Bombana Layani Ratusan Pasien

Rumbia, SultraNET. – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bombana didukung Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana menggelar kegiatan Gerakan Pelayanan Spesialis (GPS) di Puskesmas Poleang Kecamatan Poleang, Selasa (26/07/2022).

Tidak kurang dari 541 pasien mendapat pelayanan dari 52 dokter yang terdiri 18 dokter spesialis/dokter gigi spesialis,28 dokter umum dan 6 dokter umum

“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi dan mendapat banyak masukan dari masyarakat di lokasi-lokasi GPS sebelumnya, oleh karena itu kami berusaha memberikan pelayanan yang semakin baik dari waktu ke waktu,” ungkap dr. Eko Krahmadi Saputra Hanafi. Sp.B,M.kes Ketua IDI Cabang Bombana.

GPS kali ini datang dengan tim terlatih serta alat-alat pemeriksaan penunjang medis yang umumnya hanya tersedia di rumah sakit. Dengan alat-alat tersebut, beragam penyakit yang seringkali sulit terdiagnosis di pelayanan kesehatan primer dapat diketahui dengan jelas dan mendapat terapi yang tepat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada IDI Cabang Bombana dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bomban telah memilih Poleang sebagai lokasi GPS. Masyarakat sangat puas mendapatkan pemeriksaan dan edukasi yang baik dari dokter-dokter spesialis”, ungkap Sandra (43) Salah seorang Warga yang Hadir di kegiatan tersebut

Darwin Ismail, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana memberikan apresiasi khusus kepada IDI Kabupaten Bombana yang sudah mau berbuat tanpa pamrih untuk kesehatan masyarakat Bombana

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana mendukung dan memberikan apresiasi kepada IDI Cabang Bombana. Semoga dengan program GPS ini, masyarakat semakin sehat dan produktif.” tutup Darwin Ismail (Adv)




PJ Bupati 3 Kabupaten, Wagub Lukman : Belum Ada Pembahasan

Kendari, SultraNET. – Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas memastikan belum ada pembahasan mengenai siapa yang bakal ditunjuk sebagai Pejabat Bupati terhadap tiga Kabupaten di Sultra yang Kepala Daerahnya telah memasuki Akhir masa jabatan pada bulan Agustus 2022 mendatang.

Ketiga Kabupaten dimaksud yakni Bombana, Buton dan Kolaka Utara.

“Saat ini belum ada panggilan soal pembahasan PJ tersebut, tetapi merujuk dari aturan maka seyogyanya pengusulan nama PJ dari Tiga Kabupaten itu paling lambat 30 hari sebelum AMJ (akhir masa jabatan),” ujar Lukman saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (13/7/22).

Ia menyebut sesuai aturan, pengusulan nama-nama PJ ini diambil dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau Pejabat eselon II Pemerintah Provinsi.

“Yang di utamakan itu kebanyakan dari Pemprov, kalaupun ada dari Kabupaten Kota cuma Sekda, itupun jika dipandang perlu,” ungkapnya.

Lukman menambahkan, sebagai Wakil Gubernur yang memiliki tugas-tugas membina ASN dirinya mengaku belum mendapat panggilan untuk melakukan pembahasan usulan Pejabat Bupati.

“Biasanya setelah mendekati hari pengusulan kami akan dipanggil selaku wakil gubernur yang memiliki tugas-tugas membina ASN, olehnya itu persoalan ASN kurang banyaknya saya ketahui,” tandasnya.

Reporter : Sul

 




Pencabulan Sesama Jenis Terjadi di Bombana

Bombana, SultraNET. | Kasus pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), namun kali ini antara terduga pelaku dan korban adalah sesama Pria.

Kasat Reskrim Polres Bombana AKP. Muh. Nur Sultan, SH, Jumat (8/7/2022) mengatakan berdasarkan pemeriksaan sementara kejadian bermula pada hari minggu 12 juni 2022 lalu sekitar jam 20.00 wita bertempat di Kecamatan Masaloka Raya.

Saat itu pelaku inisial lelaki IP menghubungi korban inisial FM yang berusia 17 tahun untuk bertemu dirumah pelaku untuk nongkrong dan bercerita.

Namum disela sela pembicaraan mereka, pelaku meraba raba paha korban dan meramas kemaluan korban.

Saat itu pelaku bertanya pada korban tentang kemaluannya apakah besar atau kecil.

“Pelaku mengatakan coba buka saya liat namun korban tidak mau tetapi pelaku memaksa korban dan membuka celana korban,” jelasnya.

Pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan mencabuli dan memaksa korban untuk menyodominya.

Terduga Pelaku saat diperiksa Polisi
Terduga Pelaku saat diperiksa Polisi

Setelah melakukan pencabulan, pelaku mengatakan kepada korban agar tidak  memberitahukan kepada orang lain  sambil memberikan uang 150.000 ribu rupiah.

Namun 1 minggu kemudian korban mengalami kesakitan pada kemaluannya dan korban memberitahukan kepada pelaku dan pelaku mengatakan agar membeli obat ampicilin dan amoxcilin untuk di minum.

Ibu korban yang merasa curiga dengan sikap anaknya dan menemukan obat amoxcilin dan ampilisin di kamar anaknya, kemudian  bertanya obat ini untuk apa ? kamu sakit apa ? dengan mendesak anaknya untuk berkata jujur.

“Sehingga anaknya menceritakan kejadian ini kepada ibunya,” bebernya.

Mendengar pengakuan anaknya,  ibu korban kaget dan marah. Ia kemudian menyampaikan kepada suaminya dan melaporkan kejadian ini di Polres Bombana.

“Saat ini pelaku sudah kami tahan,” bebernya.

Mantan Kasat Intel Polres Bombana itu menghimbau agar jika ada korban anak lain yang pernah di cabuli oleh pelaku untuk segera melaporkan ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim menambahkan terhadap perkara ini  ia telah memerintakan kepada kanit PPA utk segera menindak lanjuti dan memproses secara profesional.

“Disini perlunya pengawasan ekstra oleh orang tua terhadap anak anaknya agar di dalam pergaulan tidak menyimpang,” Tandasnya

Perkara ini  diterapkan Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU RI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun dan  pasal 290 KUHPidana, ancaman hukuman 7 tahun serta pasal 292 KUHPidana ancaman hukuman 5 tahun. (IS)

 




Sukseskan Program Bangga Kencana, ANS Terima Satyalencana Wira Karya dari Presiden RI

Bombana, SultraNET.  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Andi Nirwana Sebbu (ANS) menerima Penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia pada acara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-29 Tahun 2022 di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/7/2022).

Penghargaan ini diberikan oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana yang dinilai telah berperan aktif menyukseskan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Kegiatan yang dinilai berhasil yaitu penanganan stunting dengan memprakarsai pemanfaatan lahan pekarangan untuk membangun Ruang Terbuka Hijau disetiap kecamatan, pemberian bantuan makanan tambahan balita, pelayanan KB dan Posyandu yang terintegrasi, dan pelatihan produksi industri pangan lokal bagi UPPKA sehingga terwujud keluarga sehat, bahagia dan sejahtera.

Atas pencapaian itu, Senator DPD-RI menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bombana bersama jajaran dinas terkait, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bombana yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan Program Bangga Kencana di Bombana.




Dinkes Bombana Teken MoU Edukasi Dispensasi Menikah

Rumbia, HarapanSultra.COM | Pengadilan Agama Rumbia dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menandatangani Perjanjian Kerjasama (Memorandum of Understanding) perihal Edukasi Bagi Pemohon Dispensasi Menikah, bertempat di Ruangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana. Rabu (06/07/2022)

Kegiatan itu sebagai tindak lanjut Surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 2449/DjA/HM.00/4/2022 Tanggal 22 April 2022 Perihal Koordinasi dan Perjanjian Kerjasama dengan Dinas Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin Ismail mengatakan bahwa nantinya akan ada petugas yang di tunjuk untuk memberikan edukasi dan surat keterangan rekomendasi terhadap masyarakat pemohon dispensasi menikah.

“Kita akan tunjuk petuganya untuk mengurusi edukasi pemohon dispensasi menikah,” ujar Darwin Ismail

Kegiatan Edukasi kesehatan perkawinan adalah kegiatan penyuluhan kesehatan pada pasangan sebelum melakukan perkawinan.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Rumbia, Zulfahmi sangat mengapresiasi atas kerjasama yang baik dengan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan edukasi terhadap masayarakat para pencari keadilan.

“Saya berharap dengan adanya penandatanganan MoU ini semakin meningkatkan sinergi antara Pengadilan Agama Rumbia dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana sehingga dapat memberikan manfaat bagi kedua instansi,” singkatnya. (Adv)




Tujuh Pelaku Pengeroyokan Bermotif Masalah Perempuan berhasil Ditangkap

SultraNet, Kendari – Tujuh pelaku pengeroyokan menggunakan senjata tajam di Bundaran Adi Bahasa ditangkap Tim Buru Sergap (Buser) 77 Polresta Kendari, Selasa (28/6/2022).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menjelaskan, aksi pengeroyokan itu terjadi saat korban AS (18) bersama rekannya berencana pulang ke kediamannya di Desa Alebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Setibanya di Bundaran Adi Bahasa, korban dihadang oleh orang tak dikenal menggunakan sepeda motor saling berboncengan kurang lebih 10 orang.

“Tujuh pelaku, yakni R (18), M (15), M (16), R (18) R (16), M (17) dan A (19) ditangkap di tempat terpisah,” Katanya

Ia menerangkan korban terjatuh dan sempat melarikan diri tetapi beberapa pelaku sempat mengejar dan membacok kaki korban.

“Keadaan terluka, korban masih sempat melarikan diri kembali dengan berlari ke rumah warga untuk meminta pertolongan,” ujarnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Konsel itu menambahkan, bahwa motif pengeroyokan itu dilatarbelakangi masalah perempuan antara salah satu pelaku bernama Openg dengan korban.

“Pemicu permasalah diduga karena masalah perempuan antara korban dan tersangka atas nama Openg, dimana tersangka Openg ini masih dalam pengejaran,” Terangnya.

Untuk mempertanggung jawabkan, para tersangka akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan secara bersama-sama dengan hukuman ancaman 5 tahun 6 bulan kurungan.

Sebagai informasi tambahan, aksi pengeroyokan itu terjadi di Bundaran Adi Bahasa, Kelurahan Baruga pada Sabtu (7/5/2022) lalu.

Reporter : Sul




Beredar Video Pemukulan Diduga Soal Piutang

SultraNet, Kendari – Beredar sebuah video pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa orang di media sosial whatsapp.

Video berdurasi tiga puluh detik tersebut memperlihatkan beberapa wanita memberikan pukulan dan tendangan pada seorang wanita, diduga soal utang piutang.

Dalam video terlihat dua wanita berbaju putih menarik salah seorang wanita berbaju hitam dari atas kasur ke bawah lantai hingga pakaian dalam bawah wanita berbaju hitam tersebut terlihat sambil memberikan pukulan disertai makian dan tendangan pada wanita berbaju hitam.

Terdengar suara pukulan di badang wanita berbaju hitam disertai tangisan dan suara “saya bayar mi utangku” Sambil berderai air mata serta menahan sakit.

Dalam video itu pula terdengar kalimat dari wanita berbaju putih yang memukul “sudah lama mi saya tungguko” Sambil wanita satu lagi berbaju putih bergaris hitam memberikan tendangan ke belakang kepala wanita berbaju hitam.

Menanggapi video tersebut, Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa video ini masih diidentifikasi terkait lokasi kejadiannya.

“Sabar mohon waktunya, saya sudah monitor tentang Video yang lagi Viral tersebut dan Kami masih cek tentang TKPnya dan Tim kami masih bekerja,” Jelasnya.

Reporter : Sul

 

 




BMKG Peringatkan Masyarakat Waspada dan Siaga 2 Hari Kedepan

SultraNet, Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari menghimbau masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) agar waspada dan siaga dua hari kedepan. Hal ini dikarenakan potensi cuaca kedepan dapat berdampak buruk dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Kendari, Sugeng menyampaikan Provinsi Sulawesi Tenggara berpotensi cuaca buruk yang mengakibatkan banjir dan longsor.

“Daerah yang masuk kategori Waspada pada 28 Juni antaralain Buton Utara, Muna, Buton Tengah, Wakatobi, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna Barat, Konawe Selatan, Bombana, Konawe, Kolaka, dan Kota Kendari,” Ungkap sugeng pada, Senin (27/6/22).

“Daerah yang masuk kategori Siaga 28 Juni antara lain Buton Selatan, Kota Baubau, dan Buton,” Tambahnya.

Pada matrik resiko yang diterima pihaknya dalam Matrik resiko untuk tingkat resiko tinggi dan sedang.

“Yang tertampil di info tersebut kemungkinan tingkat kejadiannya tujuh atau kemungkinan terjadinya atau ancamannya tinggi. Sedangkan untuk tingkat berdampaknya tujuh masuk kategori sedang,” Jelasnya.

Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh tingkat ketahanan lingkungannya, jadi meski kemungkinan kejadiannya tinggi namun karena daya tahannya tinggi sehingga dampak tidak tinggi atau sedang.

“Pada 29 Juni Daerah yang siaga antara lain Buton Selatan, Kota Baubau dan Buton, sedangkan daerah yang masuk kategori waspada antara lain Konawe, Muna, Buton Tengah, Wakatobi, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna Barat, Konawe Selatan, Bombana, Buton Utara, Konawe Utara dan Kolaka,” Jelas sugeng.

Akibat dari potensi cuaca buruk dapat berdampak pada Jembatan, debit air sungai yang tinggi hingga berakibat banjir.

“Potensinya berdampak pada Jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi, terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah, volume aliran sungai meningkat atau banjir dan aliran banjir berbahaya serta mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah,” Tegasnya.

Olehnya itu, ia menyampaikan agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah.

“Untuk masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah, memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial, mencari informasi ke pihak terkait, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan,” Himbaunya

“Peringatan ini bisa didownload di signature.bmkg.go.id dan Peringatan ini di update setiap hari,” Tutupnya

Reporter : Sul