Bantu Penyuluh dan Petani, Kadistan Bombana Launching Aplikasi “Simda Master”

Bombana, SultraNET.  | Untuk membantu meringankan tugas penyuluh dan upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui upaya peningkatan produksi pertanian, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Bombana Ir. Muhammad Siarah, M.Si  melaunching Aplikasi Simpul Data dan Informasi Pertanian Terpadu (Simda Master) yang menyediakan suatu layanan terpadu berbasis online, Kamis (29/9/2022) bertempat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.

Kepada awak media, Muhammad Siarah yang saat ini bertindak selaku Reporter pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) mengatakan Peluncuran Aplikasi Simda Master sebagai inovasi proyek perubahan bertujuan untuk mendukung suksesnya program pembangunan pertanian secara terpadu untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern di Kabupaten Bombana.

“Aplikasi ini menyediakan akses data yang sangat dibutuhkan oleh penyuluh dan petani secara cepat, akurat, tepat sasaran dan lengkap untuk diterapkan di usaha pertanian,” ujar Muhammad Siarah.

Pemukulan Gong Peluncuran Aplikasi Simda Master

Ia menyebut sumber data dan informasi pertanian dalam Simda Master bersumber dari stakeholder Promoters yang mempuyai pengaruh besar dan kepentingan besar, sehingga informasi yang diperoleh menjadi akurat dan terpercaya.

Aplikasi berbasis website dengan alamat web http://simdamaster-bombana.online/ itu memiliki 18 Fitur dan Link  yang meliputi Data Curah Hujan, Data potensi Banjir, Data Potensi Daerah, Data Stok Cadangan Pangan, Daftar Standar Harga, Data Kelompok Tani, Data Realisasi Produksi, data Luas Produksi, Data Perwilayahan Komoditas, Data Pengganggu Tanaman dan Data Konsultasi Pertanian serta link yang terhubung ke Portal BMKG, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Kementerian Pertanian RI, BPS, Bulog dan Agro Inovasi.

Tampilan Aplikasi SIMDA MASTER

Pantauan awak media ini, Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta itu, dibuka Langsung Oleh Sekda Bombana Drs. Man Arfa. M. Si dan di hadiri oleh Kepala OPD, BPTP Sultra, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Prov Sultra. BI Perwakilan Sultra, Bulog Bombana, BPS Bombana, BMKG Staklim Konawe Selatan, PT. JBM, Para Camat, Kepala Desa, Penyuluh Pertanian dan Petani. (IS)




Tunda Pembahasan Batas 2 Kecamatan di Kabaena, DPRD Minta Disesuaikan IUP PT. Tonia Mitra Sejahtera

Bombana, SultraNET.  | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara merekomendasikan pembatalan sementara pembahasan batas wilayah Kecamatan antara Kecamatan Kabaena Timur dan Kabaena Tengah.

Rekomendasi tersebut di ambil sebagai kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan Pemerintah dan Masyarakat dari dua wilayah Kecamatan tersebut, Rabu (28/9/2022) bertempat di Aula Rapat DPRD Bombana.

Ketua DPRD Bombana, Arsyad mengatakan pembahasan tapal batas ditunda sementara waktu dan akan dilanjutkan dengan melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten.

Rekomendasi tersebut di ambil karena DPRD tidak ingin kondisi sosial masyarakat kedua wilayah menjadi terpecah pecah.

“Pembahasan akan dilanjutkan, karena bagaimanapun masalah tapal batas ini harus diselesaikan,” ujar Politisi Partai Nasdem itu.

Ketua Partai Nasdem Bombana itu tidak menampik bahwa polemik tapal batas dua kecamatan di Pulau Kabaena itu ada hubungannya dengan kehadiran PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS) sebuah perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di dua Wilayah itu, untuk itu persoalan tapal ini harus dikordinasikan dengan perusahaan pula.

 “Terkait data yang sudah diambil ini kita akan turun ulang, kalaupun akan berubah batas ini juga berkaitan dengan masalah IUP dalam perusahaan, makanya ini juga akan dikoordinasikan kepihak perusahaan,” tutup Ketua KONI Bombana itu.

 Ditempat yang sama salah satu tokoh masyarakat Desa Bungi-Bungi Kecamatan Kabaena Timur, Ahmad Saifudin yang ikut dalam RDP mengapresiasi hasil RDP di DPRD Bombana itu.

Ia menyebut kesimpulan yang diambil DPRD yaitu penghentian sementara pembahasan tapal batas sebelum didudukan bersama dan rekomendasi pembentukan tim baru untuk sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa dan pemerintah kecamatan merupakan rekomendasi bijak dan sebaiknya dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten.

“Jika permasalahan tapal batas ini tidak terselesaikan secepatnya, apalagi forum RDP sudah di gelar empat kali dengan hari ini, dikhawatirkan dapat memicu pergesekan di masyarakat,” singkat Ahmad Saifudin. (IS)




Aleg DPRD Bombana Sayangkan PT. Tonia Mitra Sejahtera Tak Hadiri Undangan DPRD

Bombana, SultraNET. | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan Kabaena, Amiadin, SH menyayangkan ketidak hadiran pihak PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS) menghadiri undangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penentuan batas Wilayah Kecamatan Kabaena Timur dan Kabaena Tengah.

Kepada awak media SultraNET., Kamis (29/9/2022) Amiadin menjelaskan kehadiran Pihak PT. TMS pada RDP tersebut sangat penting, mengingat Perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan nikel itu beroperasi di dua wilayah Kecamatan yang ada di Pulau Kabaena yang saat ini batas wilayahnya masih terjadi pro dan kontra dan sedang ditangani Pemerintah Kabupaten.

“Kenapa penting mereka hadir (PT. TMS.red) karena polemik batas wilayah ini erat hubungannya dengan kehadiran mereka menambang dan beroperasi disitu, ada hak hak masyarakat yang menjadi konsekuensi dari aktivitas mereka, ada kewajiban-kewajiban perusahaan yang musti di tunaikan, inilah yang perlu diluruskan,” ujar Amiadin.

Anggota DPRD Bombana selama Empat Periode berturut turut itu menilai sikap tidak menghargai undangan DPRD Bombana menunjukkan sikap arogansi dan tidak menghargai lembaga DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat yang memiliki fungsi kontrol sekaligus menjadi benteng perjuangan kepentingan rakyat.

“Jelas sekali dalam IUP (Izin Usaha Pertambangan.red) bahwa PT. TMS ini beroperasi di Kecamatan Kabaena Tengah dan Timur, namun faktanya hak-hak masyarakat Kabaena Timur sebagai contoh hal terkecil seperti sosialisasi dampak tambang tidak pernah dilakukan perusahaan di Kabaena Timur,” Beber Amiadin

Mantan Wakil Ketua DPRD Bombana itu mengingatkan pihak PT. TMS untuk melaksanakan pertambangan dengan kaidah pertambangan yang baik dan dapat memberikan contoh baik dengan tidak hanya fokus mengeruk hasil kekayaan alam Pulau Kabaena saja tanpa memikirkan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan akibat kehadiran mereka.

“Saya tegaskan disini bahwa wilayah Kecamatan Kabaena Timur sudah menikmat dampak negatif dari aktifitas tambanga PT. TMS yaitu air bersih warga keruh dan ancaman kekeringan sumber air bersih dimasa mendatang, namun berbanding terbalik dengan kepastian terhadap dampak positif perusahaan terhadap warga,” tegas Amiadin

Amiadin membeberkan atas dampak terhadap wilayah yang dirasakan masyarakat Kabaena Timur ia meminta DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara serta Lembaga Lembaga non pemerintah yang bergerak di bidang lingkungan hidup untuk turun lapangan melihat kondisi mata air yang dirusak oleh PT TMS serta potensi bencana kekeringan dimasa depan.

“Kita harap persoalan tapal batas dan dampak lingkungan yang erat hubungannya dengan aktivitas PT. TMS ini mendapat atensi dari kita semua,” bebernya.

Pada kesempatan tersebut ia memberikan apresiasi terhadap kinerja Tim Kabupaten yang telah dibentuk menangani persoalan tapal batas dua wilayah tersebut dan telah bekerja selama berbulan-bulan hingga telah menghasilkan peta batas wilayah yang telah ditanda tangani para camat se Pulau Kabaena.

“Tidak semudah itu kemudian kinerja Tim yang telah dibentuk dan dibiaya anggaran daerah kemudian kinerja mereka yang telah maksimal itu dari pertemuan di Desa hingga di Kabupaten kemudian di ulang lagi, ini jadi pertanyaan besar,” tandasnya. (idris hayang)




Ridwan Cetuskan Inovasi “CSR-Smart” di Bombana

Bombana, SultraNET. | Asisten 3 Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, Ridwan S.Sos, M.PW mencetuskan gagasan perubahan saat menjadi Reporter dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional pada Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI).

Mantan Sekretaris BPDB Bombana itu mencetuskan Sistem Pengelolaan Corporate Sosial Responsibility Pertambangan berbasis Masyarakat (CSR Smart) di Kabupaten Bombana.

Saat memberikan Sambutan pada kegiatan Diskusi Publik Sistem Pengelolaan CSR Pertambangan Berbasis Masyarakat yang di gelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Rabu (28/9/2022) Ridwan mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahapan kegiatan  Kepemimpinan Nasional yang ia ikuti di Kota Makassar.

“Pejabat eselon 2 dituntut membuat inovasi sebagai acuan Pemerintah Daerah dan kami memilih “CSR Smart” ini,” ujar Ridwan.

Ia menyebut Kabupaten Bombana memiliki potensi dari sumber daya alam pada sektor pertambangan yang sangat besar dimana setidaknya ada beberapa perusahaan pertambangan yang telah melakukan kegiatan Produksi.

Hal itu juga sejalan dengan tagline yang diangkat PJ. Bupati Bombana Burhanuddin yaitu Bombana sebagai Surga Investasi.

“Kita menginginkan Bombana ini tidak hanya sebagai Surga bagi Investor namun dapat pula manjadi Surga bagi masyarakatnya,” Sebutnya.

Ia berharap Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Desa/Kelurahan mampu bersinergi dengan Pengusaha bidang  Pertambangan untuk memastikan keberadaan pertambangan dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat.

“Kami melihat bahwa beberapa perusahaan telah melakukan pengelolaan CSR berbasis masyarakat, mereka sudah melakukan analisis kebutuhan masyarakat dengan melibatkan pihak eksternal dari perguruan tinggi dan mensosialisasikan dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten,” bebernya.

Ia berharap dengan CSR Smart, pengelolaan CSR dapat lebih terarah dan terprogram, sehingga dapat meringankan beban masyarakat dan dapat menghindari timpang tindih program dari Pemerintah Daerah.

“Kita ingin menghindari persoalan hukum yang timbul akibat pengelolaan CSR dan memastikan dengan dana CSR dapat membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” tandasnya. (IS).




PBSI Bombana Buka Seleksi Atlit Persiapan Porprov

Bombana, SultraNET. | Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara buka pendaftaran seleksi atlet bulutangkis, untuk mewakili Bombana di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022 di Kota Baubau.

Penjaringan para atlet Bulutangkis di wilayah itu bakal dimulai pada, 30 September sampai dengan 2 Oktober 2022.

Ketua Umum PBSI Bombana, AIPDA Muhtar, SH.,MH, Selasa (27/9/2022) mengatakan, seleksi atlet bulutangkis dilakukan guna menjaring pemain terbaik untuk mewakili Bombana pada ajang bergengsi Porprov Sultra.

Kegiatan yang mengangkat tema “Dengan semangat kebersamaan kita hadirkan atlet yang berkualitas untuk Bombana,” itu bakal diikuti atlet usia 16 hingga 19 tahun.

“Atlit yang diseleksi nantinya untuk mewakili Bombana di ajang Porprov Sultra 2022,” ujar Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Bombana itu.

Sementara untuk berkas yang harus dilengkapi oleh para atlet yang akan mendaftarkan diri, yakni fotocopy akta kelahiran, fotocopy ijazah terakhir, pasfoto foto 4×6 dua lembar berlatar merah. Serta menyertakan piagam prestasi bulutangkis, jika ada.

Selain itu, para atlet bulutangkis juga harus membawa rekomendasi dari sekolah pada saat akan melakukan pendaftaran, jika atlet merupakan dilegasi dari Kecamatan maka harus membawa rekomendasi dari Camat.

“Kita berharap partisipasi dan dukungan semua pihak agar kegiatan ini melahirkan atlit bulutangkis Bombana terbaik,” jelasnya.

Untuk alamat tempat pendaftaran yakni di Sekretariat PBSI Bombana yang beralamat di Jalan Poros Kasipute, Kompleks Tugu Munaja, Kecamatan Rumbia. (*)




Peringati HUT, PC FKPPI Bombana Gelar Baksos

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) yang ke-44 Tahun, FKPPI PC 2107 Bombana menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos), Minggu (25/9/2022).

Bakti Sosial dilaksanakan di Mesjid Al Akbar Kelurahan Lameroro dan kegiatan Pembagian Sembako di beberapa titik di Kelurahan Lameroro antara lain di Lorong Baru, Lorong Sandu dan Panti Asuhan.

Ketua Pantia HUT FKPPI PC 2107 Bombana, Supratman Maru mengatakan, kegiatan itu dilakukan sesuai dengan tema HUT FKPPI ”Membangun Negeri” sebagai bentuk ucapan syukur atas peringatan Ulang Tahun Keluarga Besar FKPPI.

“Kegiatan FKPPI PC 2107 Kabupaten Bombana memperingati HUT FKPPI ke 44 tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Anton sapaan Akrabnya.

Pembagian Paket Sembako di Panti Asuhan
Pembagian Paket Sembako di Panti Asuhan

Kegiatan baksos kali ini dilakukan dengan membagikan puluhan paket sembako terhadap masyarakat Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia dan sekitarnya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian dengan berbagi terhadap sesama,” Tutupnya. (IS).

 




Resmi Pimpin PBSI Bombana, Muhtar Siap Lahirkan Atlit Berprestasi

Bombana, SultraNET.| Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Bombana resmi dinahkodai Muhtar Darwis, SH., MH sebagai Ketua untuk masa bakti tahun 2022-2026.

Pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin langsung DR.L.M Bariun SH.,MH selaku Ketua PBSI Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (25/10/2022).

Kepada awak media ini, Muhtar Darwis mengatakan salah satu fokus PBSI Bombana kedepan adalah melahirkan atlit bulutangkis profesional dan berprestasi.

Salah satu langkah yang bakal dilakukan yaitu mengadakan seleksi atlet bulutangkis dari tingkat Kecamatan hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan.

“Kita akan menyurati setiap sekolah yang ada di setiap Kecamatan agar mengutus atlet mengikuti seleksi bulutangkis,” ujar Muthar.

Muhtar yang juga Personil Polres Bombana itu menegaskan pihaknya bakal segera melakukan koordinasi dengan pemerintah dan organisasi diluar pemerintah yang berhubungan dengan bulutangkis.

Menurutnya Bombana harus memiliki atlet bulutangkis lokal, sehingga tidak lagi harus menyewa pemain dari luar ketika akan mengikuti turnamen tingkat provinsi atau nasional.

“Kita akan menyeleksi atlet-atlet bulutangkis di Bombana secara terbuka dan transparan,” tandasnya

Ditempat yang sama, Ketua PBSI Sultra DR.L.M Bariun SH.,MH  mengatakan pelantikan atau pengukuhan Ketua dan pengurus PBSI Bombana merupakan ajang konsolidasi organisasi.

Rektor Universitas Sulawesi Tenggara itu berharap Ketua PBSI Bombana, segera menggelar turnamen bulutangkis untuk menyeleksi para atlet untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra yang akan digelar pada 26 November 2022 mendatang.

”PBSI harus membina semua club bulutangkis yang ada di Bombana,” ujarnya.

Ia menyebut PBSI harus memiliki semangat dalam melakukan pembinaan atlet bulutangkis agar dapat mencetak atlet bulutangkis yang mampu berlaga hingga tingkat nasional.

“Paling tidak kita mengikuti jejak Apriyani Rahayu untuk berlaga di tingkat nasional,” tutupnya. (IS)




Lagi KNPI Hadir di Bombana

Bombana, SultraNET. | Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan Ketua Umum DPP Umar Bonte dan Ketua DPD Sulawesi Tenggara Hendrawan Sumus Gia menunjuk Pengurus Carateker DPD KNPI Kabupaten Bombana.

Adalah Muhammad Basri Tahir diangkat sebagai Ketua DPD, Asri sebagai Sekretaris dan Kasmiati sebagai Bendahara.

Kepada media SultraNET., Sabtu (24/9/2022) Ketua DPD KNPI Bombana, Muhammad Basri Tahir mengatakan pengangkatan Pengurus Carateker KNPI Bombana berdasarkan SK nomor 11/KPTS/DPD KNPI-SULTRA/IX/2022, tanggal 5 September 2022.

Ia menyebut tugas utama penunjukan pengurus carateker yaitu mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Daerah selambat lambatnya 3 bulan setelah keluarnya SK.

Selanjutnya melakukan verifikasi keberadaan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Nasional tingkat Kabupaten Bombana yang bernaung di KNPI, sebagai acuan status kepesertaan dalam pelaksanaan musda nanti.

“Kehadiran KNPI ini untuk Berkolaborasi dengan semua pihak yang tujuannya untuk Masyarakat Bombana,” ujar Basri yang juga Ketua LBHR Sultra itu.

Advokat muda itu menjelaskan KNPI tidak boleh tampil seperti milik perseorangan namun harus hadir bersama organisasi kepemudaan yang bernaung di KNPI.

“Kita buka yang seluas luasnya, KNPI harus menjadi milik semua,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris DPD KNPI Bombana, Asri menambahkan hadirnya KNPI saat ini tidak boleh ditafsirkan sebagai tidak bersatunya unsur kepemudaan.

Ia menyebut saat ini KNPI terdapat 3 kepengurusan DPP hingga turunannya.

“KNPI bisa kita kibarkan dengan kondisi seperti ini, tidak ada persatuan kalau tidak ada perpecahan, yang pada akhirnya jika DPP sudah bersatu pasti seluruh turunannya juga akan bersatu,” ujarnya

Kendatipun masih pengurus carateker namun KNPI bakal melakukan kegiatan pada momen sumpah pemuda 28 Oktober 2022 yaitu kegiatan Bakti Sosial, Kemah Pemuda dan Seminar.

“Kegiatan kita akan berkolaborasi dengan semua pihak sesuai dengan tagline KNPI yaitu The Era of Collaboration.” tandasnya. (IS)




KPU Bombana Harap Parpol Manfaatkan Masa Perbaikan Dokumen

Bombana, SultraNET. | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi Verifikasi Administrasi Perbaikan Dokumen Persyaratan Keanggotaan Partai Politik Calon Peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, bertempat di Cafe Grand Lampusui Bombana, Sabtu (24/9/2022).

Anggota KPU Bombana, Kasjumriati Kadir mengatakan setelah KPU melakukan pemeriksaan dokumen administrasi dan keanggotaan sebagai persyaratan Partai Politik ditemukan sejumlah dokumen Partai Politik yang Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan Dokumen yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Kordinator Divisi Teknis Penyelenggara KPU Bombana itu menguraikan terhadap dokumen Parpol yang statusnya Belum Memenuhi Syarat (BMS), Parpol dapat melakukan perbaikan sedangkan Dokumen yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) Parpol dapat melakukan Pergantian.

“Dokumen yang BMS dapat dilakukan perbaikan sedangkan dokumen yang TMS dapat dilakukan Pergantian,” jelasnya.

Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 345 tahun 2022, jadwal perbaikan dokumen Parpol dimulai tanggal 15 September 2022 hingga 28 September 2022.

“Selagi ada masa perbaikan, harap dokumennya diperbaiki,” Bebernya

Kasjumriati Kadir berharap dalam masa perbaikan dokumen ini, Parpol tidak terburu buru dalam pengisian Sipol untuk menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan dokumen tersebut TMS.

“Sebelum mengaplod keanggotaan harap di cek dulu NIK-nya, untuk menghindari kegandaan keanggotaan,” harapnya.

Nampak dalam rakor tersebut hadir Para Pimpinan Parpol, Para LO Parpol dan Bawaslu Bombana. (IS).




Diskominfos Bombana Launching Aplikasi “Rumbia Keren”

Bombana, SultraNET. | Setelah melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Rumah Publikasi dan Informasi Kegiatan Pemerintah Kabupaten Bombana (RUMBIA KEREN) yang dihadiri oleh Sekda Bombana Drs. Man Arfa, M.Si dan seluruh Admin OPD, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana bakal melaksanakan Launching Aplikasi  pada hari Senin, 26 September 2022 mendatang.

Kepala Dinas Kominfos Bombana, Sofian Baco, Jum’at (23/9/2022) mengatakan Sejalan dengan hasil analisis menggunakan Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan (APKL) bahwa isu atau masalah yang memiliki pengaruh paling signifikan serta layak untuk diselesaikan yaitu minimnya Informasi Publik terkait kegiatan atau Program Kerja Pemerintah Daerah, sehingga melalui proyek perubahan “RUMBIA KEREN” diharapkan bisa menjawab isu aktual tersebut.

“Aplikasi “Rumbia Keren” merupakan suatu produk aplikasi atau software yang nantinya akan terhubung dengan web resmi Pemerintah Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Aplikasi yang dapat diakses melalui http://rumbiakeren.bombanakab.go.id itu bakal memberikan informasi publik terkait Kegiatan Pemerintah Daerah yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

Ia menjelaskan, Proyek Perubahan “RUMBIA KEREN” ini memiliki sedikit kemiripan dengan aplikasi atau software Koran Digital Kite (KONDITE) yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pangkal Pinang.

“KONDITE berfokus pada publikasi berita secara umum sedangkan aplikasi atau software “RUMBIA KEREN” akan berfokus pada publikasi kegiatan pada Pemerintah Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.,” Tandasnya (Kominfo).