Penerima Bansos di Kecamatan Rumbia Tengah Disyaratkan Telah Vaksinasi

Bombana, SultraNET –  Masyarakat Kecamtan Rumbia Tengah,  Kabupaten Bombana yang hendak menerima Bantuan Sosial Sembako PPKM Tahun 2021 di Kantor Kecamatan setempat, diwajibkan melakukan vaksinasi terlebih dahulu, Jumat (05/11/2021).

Penyerahan Bantuan Sosial di Kantor Kecamatan tersebut bersamaan dengan diadakannya pekan vaksinasi tahap sembilan yang di Gelar oleh Pemkab Bombana melalui Puskesmas Rumbia Tengah sebagai pelaksana.

Sekretaris Kecamatan Rumbia Tengah, Muhammad Amin Mudeing menjelaskan, persyaratan tersebut dilakukan karena masih banyak warganya yang belum melaksanakan vaksinasi salah satunya para penerima bansos ini.

“Jika memenuhi syarat akan di vaksin, setelah itu dapat menerima Bansos, akan tetapi kalau ada penyakit bawaan harus menunjukkan surat keterangan dari Dokter agar bisa diberikan, Adapun warga yang sudah divaksin dapat langsung menerima bantuan tersebut,” Jelas Amin Mudeing

Meski demikian menurut Amin Mudeing pihaknya juga tidak melakukan pemaksaan kepada warga penerima Bansos untuk mengikuti program apalagi pelaksanaan Vaksinasi pada para penerima Bansos tersebut dan tetap dilakukan sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) vaksinasi covid 19, dalam hal ini melalui tahapan scrining.

“Kami Hanya tanya Kalau sudah vaksin, kalau mereka jawab belum maka kami minta Vaksin dulu” Tutupnya.

 

 

 

 

 

 

.




Target 70 Persen Warga Bombana Tervaksin, Dinkes Siapkan 38.000 Dosis

Bombana, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus bekerja untuk menyukseskan vaksinasi di daerahnya, kali ini disiapkan 38 ribu vaksinasi untuk mencapai target 70 persen pada Desember 2021 mendatang.

Percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity menjadi keharusan disetiap daerah minimal mencapai angka 70 persen, sesuai dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin Ismail mengatakan stok vaksin yang tersedia saat ini 19 ribu dosis,  dan bakal ada 19 ribu tambahan yang masih dalam proses pengiriman.

“Untuk mencapai 70 persen di bulan Desember sudah aman, sekarang tinggal pelaksanaannya,” kata Darwin, Jumat (05/11/2021).

Seluruh kelompok seperti Lansia, masyarakat umum, pelayan publik, pendidik, tenaga kesehatan, remaja usia 12 -17 tahun serta tenaga kesehatan akan dilayani, dari dosis pertama sampai dengan dosis ketiga.

“Semuanya kelompok sasaran akan dilayani, juga untuk dosisnya baik dosis pertama, kedua maupun dosis ketiga bagi tenaga kesehatan,” pungkas Mantan Kepala BKD ini.

 

 

 

 

.




Stok Vaksin Covid-19 di Bombana Melimpah, Siap Layani Seluruh Kelompok Sasaran

Bombana, SultraNET. | Untuk mencapai target vaksinasi covid-19 di Bulan Desember 2021 dimana sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bahwa untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok setiap Daerah diharuskan mencapai target vaksinasi kepada warganya minimal 70 persen penduduknya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Selasa (2/11/2021) mengatakan untuk mencapai target dimaksud Pemerintah Kabupaten telah melakukan berbagai skenario salah satunya dengan melakukan inovasi Pekan Vaksinasi di Seluruh wilayah Kecamatan se Kabupaten Bombana yang saat ini telah memasuki pekan ke 9.

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Bombana itu menguraikan kendala yang dihadapi selama ini yaitu ketersediaan stok vaksin yang terkadang menunggu pengiriman, saat ini sudah dapat teratasi dengan tersedianya sebanyak 19.000 dosis vaksin di Bombana serta ditambah yang sedang dalam pengiriman 19.000 dosis lagi.

“Dapat dipastikan stok vaksin untuk mencapai target 70  persen di Bulan Desember 2021 sudah aman, sekarang tinggal pelaksanaannya saja,” ujar Darwin Ismail

Ia menambahkan Pekan Vaksin yang bakal dimulai pada tanggal 5 hingga 12 November 2021 itu  bakal melayani seluruh kelompok sasaran vaksinasi yaitu Remaja atau pelajar usia 12 hingga 17 tahun, Masyarakat Umum, Pelayan Publik, Lansia dan Tenaga Kesehatan.

“Semuanya kelompok sasaran akan dilayani, juga untuk dosisnya baik dosis pertama, kedua maupun dosis ketiga bagi tenaga kesehatan,” tutupnya.

Untuk diketahui target pekan vaksin ke 9 di Bombana sebanyak 19736 dosis yang disebar di 22 Kecamatan. (IS)

 

 

 

 

 

 

 

.




Pekerja Bangunan di Bombana Ditemukan Tewas Tergantung

Bombana, HarapanSultra.COM | Seorang pekerja bangunan salah satu rumah warga di Desa Persiapan Talabente, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara ditemukan tewas tergantung.

Kepada awak media, Plh. Kasi Propam Polres Bombana, IPDA Abdul Hakim mengatakan korban diketahui bernama Ismail Yasa, usia 34 Tahun, Jenis Kelamin Laki-Laki, merupakan pekerja Asal Kabupaten Lombok ( NTB ) yang sebelumnya tinggal di Desa Mekar Jaya Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan.

“Ditemukan Mayat gantung diri dengan menggunakan sarung di stager (tempat menginjak pemasangan batu bata), ujar Abd. Hakim, Selasa (2/11/2021).

IPDA Abd. Hakim menjelaskan kronologis kejadian  bermula pada hari Senin tanggal 1 November 2021 sekitar pukul 22.00 Wita sejumlah Saksi hendak beristirahat di basecamp dan masih melihat korban sementara bermain HP miliknya di depan teras (Rumah sementara dibangun),

Sekitar pukul 22.30 Wita kemudian para saksi tertidur dan sudah tidak mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh korban.

Pukul 05.00 Wita Saksi atas nama Ridwan Rianto bangun hendak shalat subuh dan saat mengambil air wudu, saksi menghadap ke arah korban dan melihat korban gantung diri.

“Saat itu saksi tidak langsung menghampiri korban akan tetapi saksi berteriak membangunkan teman kerjanya sambil menanyakan keberadaan korban dan mengajak teman kerjanya untuk memastikan siapa yang gantung diri,” bebernya.

Pukul 05.15 Wita Saksi an. DASMIN JOKO PRAYITNO bersama DODO kemudian pergi kerumah ARDUNA untuk memberitahukan bahwa ditempat kerjanya ada yang gantung diri.

Untuk diketahui Korban ISMAIL YASA berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat dan datang ke Sulawesi Tenggara dengan maksud merantau dan tinggal di Rumah bibinya di Desa Mekar Jaya Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan selama 4 tahun hingga sekarang.

Korban sebelumnya pernah bekerja pemasangan Batu Bata di Rumah tempat kejadian dan sempat beristirahat pada bulan Oktober 2021.

Pada hari Senin tanggal 1 November 2021 Korban kemudian di panggil kembali oleh DASMIN JOKO PRAYITNO (Kepala Tukang ) untuk kembali bekerja akan tetapi sebelum bekerja korban sudah ditemukan tewas gantung diri. (IS)

 

 

 

 

 

 

 

.




Partai Golkar Bombana Target 1 Kursi Per Dapil, Siap Usung Kepala Daerah

Bombana, SultraNET. | Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bombana menyatakan optimis mampu menjadi pemenang Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang di seluruh tingkatan serta mengusung kader terbaik untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Bombana, Heryanto A Nompa pada acara Rapat Kerja Daerah dan Rapat Pimpinan Daerah Partai Golkar Bombana, Sabtu, (30 Oktober 2021).

Mantan Anggota DPRD Bombana itu menjelaskan, agenda Rakerda dan Rapimda bertujuan untuk mengkonsolidasikan pengurus di tingkatan Kecamatan, Kelurahan dan Desa agar lebih solid memenangkan Partai Golkar pada setiap hajatan politik.

“Untuk memenangkan Pileg, Pilpres dan Pilkada kita membutuhkan kader-kader militan dan senior-senior yang masih berkomitmen membesarkan Golkar,” Tegas Heryanto

Pria yang juga menjabat Ketua PPNI Provinsi Sulawesi Tenggara itu menguraikan, untuk dapat mengusung kader sendiri maju Pemilihan Kepala Daerah Bombana mendatang, setiap dapil mesti ditargetkan mendudukkan satu kader di DPRD minimal 1 kursi di setiap Dapilnya.

“Jika setiap dapil di Bombana ini kita mampu mendudukkan minimal 1 kursi per dapil maka kita otomatis dapat mengusung Calon Kepala Daerah nantinya,” urainya

Ia menambahkan kendatipun pelaksanaan Rakerda dan Rapimda masih berlangsung dengan berbagai agenda, namun apapun keputusan yang dihasilkan ia menyatakan kesiapan untuk menjalankannya.

“Saya sebagai Ketua hanya menjalankan amanah dari hasil Rakerda dan Rapimda apapun hasilnya saya akan berupaya untuk melaksanakannya,” Tutupnya. (IS).

 

 

 

 

 

 

 

.




BINDA Sultra Gelar Vaksinasi Massal di Bombana, di Hari Sumpah Pemuda 2 Sekolah Jadi Sasaran

Bombana, SultraNET. | Pelaksanaan vaksinasi covid-19 oleh Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kabupaten Bombana yang dilaksanakan bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda dipusatkan di Dua tempat yaitu SMAN 03 Bombana dan MAN 02 Bombana dengan target sasaran 300 orang untuk pelajar dan masyarakat umum, Kamis (28/10/2021).

Kepada media Kepala BINDA Sultra, Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos, mengatakan pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda sebagai bentuk penghargaan kepada seluruh tenaga kesehatan yang terus berjuang ditengah Pandemi Covid-19 tanpa henti dan tidak mengenal lelah.

“Harapannya juga menjadi momen pengingat dan pembangkit semangat kepada pemuda dan masyarakat untuk mengikuti vaksin demi mewujudkan Herd Immunity serta tercapainya Indonesia Sehat dan Indonesia Hebat,” ujar Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos

Ia menjelaskan, dalam penyelenggaraan vaksin kali ini, BINDA Sultra menargetkan sekitar 5.500 orang yang terdiri dari 3.500 orang pelajar dan 2.000 orang dari masyarakat umum se Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Terdapat 34 titik, 17 titik diantaranya berada di sekolah dengan sasaran pelajar dan 17 titik di berbagai Desa dengan sasaran masyarakat umum yang dilakukan secara door to door atau jemput bola, utamanya terhadap para lansia,” Jelasnya.

Jenderal yang baru 5 bulan dipercaya sebagai Kabinda di Sultra itu menambahkan untuk Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini capaian vaksinasi baru mencapai sekitar 33 persen sedangkan amanat Presiden RI, Joko Widodo, pada akhir tahun 2021 setiap daerah harus mencapai angka 70 persen.

“Pekerjaan yang tidak mudah, seluruh stakeholder perlu mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan semoga ini bisa tercapai 70 persen”. Tegasnya

Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bombana yang dinilai telah mendukung kegiatan vaksinasi yang dilakukan BINDA Sultra sehingga bisa terlaksana dengan baik.

“Pemda Bombana sangat mendukung kegiatan ini sehingga bisa terlaksana dengan baik,” Pungkasnya.

.




Pemilik IUP Somasi CV. Mitra Sejati Perkasa terkait Dugaan Penambangan Ilegal

Bombana, SultraNET. | CV. Bina Mineral Sentosa selaku pemilik sah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Komoditas Bahan Galian Minerba Bukan Logam (Pasir Kuarsa) yang terletak di Dusun Tiromain, Kelurahan Kasabolo dan Kelurahan Boeara, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara melayangkan somasi kepada Pimpinan CV. Mitra Sejati Perkasa atas dugaan melakukan penambangan ilegal di wilayah IUP nya.

Kepada sejumlah awak media Direktur CV. Bina Mineral Sentosa, Basir Abbas, SH, Selasa (26/10/2021) menjelaskan perusahaan yang dipimpinnya itu, telah mengantongi izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi dan memiliki hak untuk melakukan konstruksi, produksi, pengangkutan dan penjualan serta pengolahan dan pemurnian dan WIUP untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang 2 (dua) kali masing-masing 5 (lima) tahun terhitung mulai tanggal 12 Maret 2016 sampai tahun 2021 dan saat ini telah masuk dalam pengurusan perpanjangan dan atau pembaruan di Kementerian Mineral dan Batubara sesuai regulasi dan peraturan baru dengan luas  area 197,5 Ha.

“Aktivitas yang dilakukan oleh yang mengatasnamakan CV. Mitra Sejati Perkasa, dilokasi Dusun Tiromain Kelurahan Kasabolo dan Kelurahan Boeara adalah sesungguhnya perbuatan yang illegal dan tak berdasar secara hukum dimana lokasi dimaksud adalah milik CV. Bina Mineral Sentosa,” ujar Basir Abbas.

Hal tersebut lanjut Basir sesuai dengan Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 220.1/BKPMD-PTSP/V/2016 tentang Persetujuan Perubahan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Kepada CV. Bina Mineral Sentosa Kode Wilayah: 24 7406 4 05 2016 024;

“CV. Mitra Sejati Perkasa telah melakukan penambangan iIlegal dengan tidak memperhatikan standar pertambangan yang baik dan benar sebagaimana aturan yang belaku serta tidak memenuhi hak dan kewajiban kepada Negara dan daerah berupa pajak dan penerimaan negera lainnya bukan pajak,” Tegasnya.

Berdasarkan fakta tersebut, ia meminta Pimpinan CV. Mitra Sejati Perkasa untuk segera menghentikan aktivitas pertambangan dengan tanpa terkecuali diatas wilayah IUP nya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Terhadap fakta-fakta hukum yang kami kemukakan diatas, maka kami meminta untuk segera menghentikan segala macam tindakan diatas tanah lokasi IUP CV. Bina Mineral Sentosa, baik penggalian, pemuatan dan penjualan dengan pihak lain.” Tegas Basir.

Hingga berita ini dirilis pihak CV. Mitra Sejati Perkasa selaku pihak yang disomasi belum dapat dikonfirmasi. (IS)

 

 

 

 

 

 

.




Bupati Tafdil Ancam Ganti Camat dan Kapus di Bulan November

Bombana, SultraNET. | Bupati Bombana, H. Tafdil mengeluarkan pernyataan keras bakal mengganti para Camat dan Kepala Puskesmas (Kapus) di Bulan November 2021 mendatang jika dinilai tidak serius mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bombana mencapai target vaksinasi covid-19.

Kepada awak media, Selasa (26/10/2021) orang nomor satu di Wonua Bombana itu mengatakan Pemerintah Kabupaten saat ini fokus melaksanakan instruksi presiden tentang pencapaian target vaksinasi warga hingga dapat mencapai angka 70 Persen pada bulan desember 2021 mendatang dengan memberikan target capaian kepada masing-masing Kecamatan.

“Tadi beberapa Camat sudah saya berikan warning, pertama untuk bagaimana memperbaiki target, jika November tidak bisa, nanti kita cari Camat dan Kapus Baru yang bisa mencapai target hingga akhir desember,” tegas Tafdil.

Bupati dua periode itu menjelaskan dengan karakteristik masyarakat di wilayah Bombana yang tidak jauh berbeda, seharusnya target capaian per kecamatan juga tidak jauh berbeda namun faktanya ada beberapa kecamatan yang masih jauh dari angka yang di harapkan sedangkan kecamatan lain mampu bahkan melampaui target.

“Saya tidak mau kehilangan target, sampai desember kita ditarget oleh Presiden sebanyak 70 persen dan sekarang vaksin kita sudah lengkap, 19 ribu sudah ada dan akan ada lagi 19 ribu dosis yang akan datang, jadi tidak ada lagi alasan bahwa stok vaksin tidak ada,” jelasnya

Ia berharap para Camat dan Kepala Puskesmas berkolaborasi untuk melaksanakan seluruh kegiatan dan mengambil langkah langkah taktis untuk mencapai target sekaligus membangun sinergitas dengan TNI dan Polri serta instansi vertikal lain di wilayah masing-masing.

” Untuk bulan november kita target tercapai dulu 60 persen, nanti desember target ditambah lagi 10 persen hingga mencapai 70 persen, kekurangan dari target hingga bulan oktober ini akan ditutupi di bulan November jadi sekarang tergantung kreatifitas kepala wilayah masing-masing, mau door to door silahkan,” pungkasnya.

Untuk diketahui hingga 25 oktober 2021, capaian vaksinasi covid-19 se Kabupaten Bombana, Kecamatan Rumbia Tengah menjadi yang tertinggi dengan mencatatkan angka 156 % atau melebihi target menyusul Kecamatan Matausu 97 %, Kabaena Utara 94 %, Lantari Jaya, 94 %, Kabaena 89 %, Rarowatu Utara 85 %, Kabaena Selatan 80 %.

Menyusul Kabaena Tengah, 78 %, Kabaena Timur 73 %, Poleang Tenggara 73 %, Kabaena Barat 72 %, Rumbia 69 %, Poleang Timur 68 %, Rarowatu 63 %, Mataoleo 61 %, Poleang Utara 60 %, Poleang 57 %, Poleang Tengah 51 %, Poleang Barat 50 %, Tontonunu 49 % dan terendah Poleang Selatan 45%.

Pewarta : Idris hayang

 

 

 

 

 

 

.




Jalin Kerjasama, Pemkab Muna Bakal Beli Gabah Petani Bombana

Rumbia, Sultranet.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Muna dalam hal penjualan gabah petani di wilayah kerjanya.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Bombana Muhammad Siarah menjelaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kadis Pertanian Muna. Rencananya Distan Muna bakal membeli gabah petani di wilayah Bombana sesuai dengan harga yang telah di tetapkan oleh Pemerintah

“Harga gabah yang telah ditentukan perkilo dibanderol Rp 4.200 jika diterima di penggilingan. Kalau diterima di lahan petani sebesar Rp 4.000 perkilogram dengan pertimbangan transportasi dan upah angkut,” jelas Siarah saat di temui awak media di ruang kerjanya, Selasa (26/10/2021)

Distan Bombana Lakukan Pemantauan di Sejumlah Pabrik Gabah

Menurut mantan Sekretaris Dinas Pertanian Bombana ini kerja sama tersebut akan sangat membantu menstabilkan harga gabah di Bombana.

Sebab, pada masa awal panen para petani harga gabah di Bombana itu masih stabil dengan harga 4.000 perkilo. Namun, di pertengahan masa panen harga gabah selalu mengalami penurunan harga, karena banyaknya produksi gabah petani atau over produksi

“Kerja sama ini kita lakukan dengan komunikasi secara intensif. Dalam waktu dekat mudah mudahan mereka akan ke Bombana dan kita bisa membuat Momerandum of Understanding (MOU) atau Nota kesepahaman,” Pungkas nya. (Adv)




Jelang Liga III Sultra, PS. Wonua Bombana, Optimis Pertahankan Gelar Juara

Bombana, SultraNET.com | Jelang pertandingan sepakbola Liga III Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang akan dimulai pada tanggal 30 Oktober 2021 mendatang, klub PS. Wonua Bombana  optimis mampu  mempertahankan gelar juara yang diraih dua kali berturut-turut pada musim lalu.

Ketua Asosiasi Sepakbola Kabupaten, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kabupaten Bombana, Arsyad, S.Pd., MH mengatakan berbagai persiapan terus dilakukan Tim PS. Wonua Bombana jelang pertandingan bergengsi tersebut.

“Untuk memastikan kesiapan pemain, selama sebulan ini sudah kita lakukan karantina dan pemusatan latihan di Ibu Kota Bombana ” ujar Arsyad, Kamis (21/10/2021).

Ketua DPRD Bombana itu menjelaskan untuk memastikan stamina dan gizi para pemain tetap terjaga, proses karantina dan pemusatan latihan mendapat pendampingan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan dan RSUD setempat.

“Segala upaya persiapan terbaik telah kita lakukan, baik oleh pelatih maupun seluruh Tim, kita berharap usaha kita membuahkan hasil yang maksimal pula,” jelasnya.

Untuk memastikan keberlanjutan pembinaan sepakbola Bombana, Ketua DPD Partai Nasdem Bombana itu membeberkan, sebagian besar materi pemain yang direkrut berasal dari wilayah Kecamatan di Wilayah Poleang, Rumbia – Rarowatu dan Kabaena.

“Dari 25 orang pemain yang akan kita bawa, 15 orang merupakan pemain lokal Bombana, yang dari luar itu kita ambil untuk menutupi kekurangan-kekurangan pemain lokal saja,” bebernya.

Ia menambahkan yang menarik dari putaran Liga III tahun ini, jika lolos sebagai juara liga III Sultra secara otomatis masuk liga III Nasional di musim berikutnya.

“Tidak seperti yang lalu dimana juara diputar lagi dengan juara regional Sulawesi, sehingga peluang ini harus di maksimalkan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut aleg dua periode di DPRD Bombana itu juga menyampaikan terimakasih atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam hal support anggaran sehingga proses persiapan pertandingan tidak mendapatkan kendala berarti.

“Pemerintah Kabupaten sanggat mendukung terbukti dengan support anggaran yang diberikan,” Tutupnya.

Untuk diketahui putaran Liga III Sultra dilaksanakan di Dua zona yaitu di Kabupaten Kolaka untuk zona daratan dan di Buton Utara untuk zona kepulauan. (IS).

 

 

 

 

 

 

 

 

.