Animo Warga dan Pelajar Ikut Vaksin di Lantari Jaya Sangat Tinggi

Rumbia, SultraNET. | Camat Lantari Jaya Dwi Asmoro meninjau pelaksanaan Pekan vaksinasi tahap ke Empat, yang di laksanakan di Aula Kantor Camat Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Kamis (16/9/2021).

Dalam tinjauan Dwi Asmoro merasa bangga bahkan terpukau lantaran banyak melihat warga yang mengikuti vaksinasi masih berstatus remaja.

“Saya. terpukau menyaksikan langsung animo masyarakat yang sangat tinggi diberikan vaksinasi, bahkan kini kalangan remaja pun sudah banyak yang diberikan vaksin,” terang Dwi Asmoro.

Dan atas tingginya minat masyarakat mengikuti vaksinasi tentunya Dwi Asmoro berharap, gerakan vaksinasi covid-19 semakin digencarkan pemerintah sehingga masyarakat Indonesia yang dinyatakan layak diberikan vaksinasi khususnya dari aspek kesehatan semakin merata, sehingga covid-19 menjadi virus yang biasa dan tidak terlalu menghantui sebagaimana terjadi saat ini.

“Kepada masyarakat baik kalangan remaja, dewasa hingga usia lanjut, jika dianggap layak dan ada kesempatan vaksin ayo jangan ragu apalagi lebih mempercayai informasi yang tidak jelas atau hoax,” ajaknya.

Dwi Asmoro juga mengingatkan kepada para Masyarakat yang sudah melakukan Vaksin agar tetap menjaga kesehatan dan selalu menerapkan pola hidup 3 M

” Kalau bukan kita siapa lagi ” pungkas nya




Rumbia Tengah Tetapkan 5 Lokasi Vaksinasi

Rumbia, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan sedang gencar gencarnya melakukan vaksinasi terhadap masyarakatnya guna mencapai Herd imunity, hal ini ditandai dengan Pekan Vaksinasi yang telah memasuki Pekan ke Empat.

Sebagai salah satu Kecamatan yang berada di jantung Kota, Kecamatan Rumbia Tengah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menyukseskan program vaksinasi tersebut

Termasuk mempersiapkan lokasi yang akan di jadikan tempat Vaksinasi.

Sekretaris Kecamatan Rumbia Tengah, Amin Mudeing, Kamis (16/9/2021) menjelaskan bahwa ada 5 Lokasi yang tersedia untuk pelaksanaan Pekan Vaksinasi tahap ke empat ini.

“Karena sasaran kali ini di fokuskan kepada pelajar umur 12 sampai dengan 17 tahun maka dari kelima lokasi tersebut ada 4 sekolah yang kami masukkan dalam daftar dan 2 Kelurahan yang kami satukan pelayanan nya di hari terakhir nanti,” Jelas Amin

Ke Empat sekolah tersebut yaitu SMKN 2 Bombana, Madrasah Aliyah negeri 1 Bombana, MTSN 2 Bombana, yang terakhir SMP dan SMA IT Al Wahdah.

” Lokasi yang satunya di Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Lauru yang kami khususkan untuk Masyarakat umum dan Pelayan Publik,” Ucap Pria Peramah ini

Berdasarkan data yang ada, hingga  hari ketiga pekan Vaksinasi tahap ke Empat di Kecamatan Rumbia Tengah telah mencapai 206 orang yang tervaksin dari target 594 orang.




Ini Pengakuan Pelajar SMAN 12 Usai Divaksin

Rumbia, SultraNET. | Ratusan pelajar SMAN 12 Bombana mengikuti pekan vaksinasi tahap ke Empat yang di adakan kedua kalinya di sekolah mereka, berbagai harapan terlukis dalam senyuman mereka ketika selesai divaksin.

Salah seorang siswi, Sukma yang sudah melakukan vaksinasi menuturkan, dirinya mengaku tidak merasakan sakit setelah disuntik vaksin.

Kendati awalnya ia mengaku  sempat takut jarum suntik, namun ketika disuntik ternyata tidak ada rasa sakit yang dirasakannya.

Baginya, vaksin ini penting dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Apalagi dalam setahun lebih ini ia dan teman-temannya binggung ketika pandemi belum juga berakhir.

“Efeknya tidak sakit sama sekali, alhamdulillah,” kata Sukma, Kamis (16/09/2021)

Siswi kelas 12 IPS SMAN 12 Bombana ini juga menuturkan dirinya mengikuti vaksinasi berdasarkan kesadaran tentang pentingnya vaksin bagi dirinya.

“Selain itu saya mendapatkan restu dari orang tua, bahkan mereka yang memberikan support untuk ikut vaksin,” ucapnya

Ia pun mengajak para pelajar lain, agar tidak perlu takut untuk disuntik vaksin. Sebab, vaksinasi ini dilakukan demi kesehatan bersama. Kalau semua anak bisa divaksin, kekebalan kelompok akan terbentuk.

“Ayo semuanya vaksin itu tidak sakit kok, dan vaksin penting buat kesehatan,” ajak Sukma.




Pengorbanan Vaksinator di Bombana, Sukseskan Pekan Vaksin

Rumbia, SultraNET. | Ditunjuk sebagai vaksinator dalam pelaksanaan vaksinasi massal, tentunya memiliki tantangan tersendiri bagi para Tenaga Kerja (Nakes) yang ada di Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Bombana yang saat tengah giat melakukan vaksinasi Covid-19 melalui program pekan vaksinasi.

Petugas vaksinator yang ditemui awak media ini, Besse Darna, A.MD.KEB (BIKOR) dan Panti Susianti, AMK (Perawat) mengatakan Pentingnya menjaga konsentrasi dan daya tahan tubuh dalam melaksanakan tugas.

Menurutnya hal itu wajib untuk selalu diperhatikan oleh tenaga vaksinator, terutama apabila kegiatan vaksinasi memiliki target hingga ratusan masyarakat.

Hal ini sendiri juga menjadi perhatian khusus dari Besse Darna dan Panti Susianti, yang di percaya untuk menjadi tenaga Vaksinator di Puskesmas Rarowatu Utara.

“Yang penting menerapkan protokol kesehatan, kemudian saat pulang ke rumah kita jaga-jaga juga dengan menyemprotkan disinfektan. Lalu istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi dan juga minum vitamin,” ujar Besse ditemui di sela-sela pelaksanaan vaksinasi, Rabu (16/09/2021).

Dengan istirahat dan vitamin yang cukup, diakuinya hingga saat ini sangat membantu dirinya tetap fokus dan konsentrasi guna menghindari salah pemberian dosis dan jenis vaksin kepada masyarakat yang datang.

Kemudian pentingnya pengetatan protokol kesehatan, juga diakuinya sangat berpengaruh, guna menjaga kesehatannya sendiri, serta keluarga yang menunggu di rumah.

“Menjadi vaksinator bukan masalah tinggal suntik saja . Kita harus tahu dosis yang akan kita berikan ke masyarakat. Jangan sampai salah, terutama kalau ada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Makanya konsentrasi penuh diperlukan sekali,” jelasnya.

Sementara itu Panti Susanti membeberkan ia tidak menampik bahwa selama program vaksinasi masal ini berlangsung, dirinya selalu merasa kelelahan, sehingga hal ini sempat berdampak terhadap waktu bersama buah hatinya.

“Beberapa hari ini saya selalu tepar mas apabila sudah sampai rumah. Biasa kalau seperti itu, saya bahkan tidak sempat main sama anak karena terlalu letih,” Beber Panti.

Tidak hanya kelelahan, berhadapan dengan banyaknya masyarakat setiap pelaksanaan vaksinasi, juga diakuinya membuat dirinya merasakan kecemasan jika terpapar Covid-19.

Namun, keteguhan hati, niat dan disertai dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, diakuinya membuatnya  tetap semangat melaksanakan tugas tersebut.

“Sampai sampai suami kamipun harus menerima resiko nya, di cuekin dulu lah demi tugas negara.” pungkas Panti Susianti yang di iyakan oleh Besse Darna sambil tersenyum. (IS)




Mudahkan Pelayanan, Polsek Lantari Jaya Antar Jemput Warga untuk Divaksin

Rumbia, SultraNET. | Dalam rangka menyukseskan program vaksinasi yang ada di Kecamatan Lantari Jaya, Kepolisian Sektor (Polsek) Lantari Jaya menggunakan mobil patroli  Jemput Warga untuk Ikut Vaksinasi Covid-19.

Upaya ini dilakuan pihak Kepolisian sektor (Polsek) Lantari jaya, untuk memobilisasi masyarakat yang ada di wilayah hukum Lantari Jaya agar bisa mengikuti vaksinasi covid-19.

Kapolsek Lantari Jaya, IPDA Setyabudi Satrianto SH mengatakan demi kelancaran vaksinasi ia menjadikan mobil patroli Polsek untuk mengantar warga menuju tempat Vaksinasi.

Upaya  tersebut dilakukan untuk mendukung program pemerintah terkait vaksinasi masyarakat

“Walaupun kondisi mobil patroli tersebut agak kurang bagus tapi demi kelancaran untuk mendukung agar vaksin dapat berjalan lancar dan target vaksin terselesaikan, kami usahakan semaksimal mungkin agar kendaraan itu bisa di gunakan,” ujar Om Bud sapaan akrab nya, Kamis, (16/09/2021)

Pria yang belum genap setahun menjabat sebagai Kapolsek Lantari Jaya itu mengungkapkan Tujuan lainnya adalah untuk mendukung program pekan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat umum, khususnya di Kecamatan Lantari Jaya yang tidak terjangkau.

“Dalam proses penjemputan warga dimaksud, petugas dan warga tetap mentaati protokol kesehatan atau prokes. Mereka mengenakan masker dan duduk jaga jarak,”ungkap nya

Untuk di ketahui Wilayah hukum Polsek Lantari Jaya terdiri dari dua Kecamatan (Kecamatan Lantari Jaya dan Kecamatan Rarowatu Utara) dan dua puskesmas (Puskesmas Rarowatu Utara dan Puskesmas Lombakasih).




SMA Negeri 12 Bombana Usung Slogan ‘Vaksin Kok Takut’

Rumbia, SultraNET. | Sebagai salah satu garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di masyarakat khususnya di  lingkungan sekolah, SMA Negeri 12 Bombana yang terletak di Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya berkomitmen untuk menyukseskan program Vaksinasi Massal untuk mempercepat tercapainya Herd imunity.

Salah satu cara yang dilakukan pihak sekolah dengan sosialisasi yang intens secara persuasif kepada warga sekolah dalam hal ini siswa dan orang tua wali murid dengan mengusung slogan “VAKSIN KOK TAKUT” menuai hasil yang maksimal.

Kepada awak media Kepala Sekolah SMAN 12 Bombana, Amal Sulaeman, S.Pd menjelaskan dengan 2 kali pelaksanaan vaksin di sekolahnya yang pertama Senin (13/09/2021) dan yang kedua Kamis (16/09/2021) tercatat dari jumlah 364 siswa keseluruhan sudah 259 yang telah divaksin.

“Insya Allah ini akan terus bertambah karena ketersediaan vaksin masih terbatas sehingga sekitar 105 siswa dimasukkan dalam daftar tunggu vaksinasi oleh pihak Puskesmas Lombakasih,” beber Amal Suleman, S.Pd. Kamis (16/09/2021).

Pria Lulusan Universitas Haluoleo ini juga menambahkan bahwa SMAN 12 Bombana yang merupakan satuan pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara ini sejak awal 2019 memang telah menerapkan standar operasional penanganan (SOP) penyebaran virus Covid – 19.

SOP dilakukan secara optimal dengan memberikan bantuan masker, hand sanitizer, tandon air untuk cuci tangan,  serta menerapkan proses belajar mengajar yang berdasarkan pada zona aktual daerah dimana sekolah tersebut berada dengan pembelajaran Daring (dalam jaringan)

“Jika wilayah sekolah telah berada pada zona hijau, sudah dapat dilakukan pembelajaran secara normal tentu saja dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Amal

Ia berharap pihak – pihak terkait yang menangani pendistribusian Vaksin bagi masyarakat untuk segera menindaklanjuti agar kebutuhan dapat terpenuhi.

Hal tersebut dikarenakan siswa atau siswi SMA Negeri 12 Bombana sangat antusias dalam mengikuti Pekan Vaksinasi ini.

“Meskipun ada beberapa orang tua siswa yang sempat menolak anaknya divaksin dengan alasan yang tidak berdasar, namun setelah dijelaskan merekapun akhirnya paham dan mengijinkan anak mereka untuk divaksin.” Pungkasnya (IS)




Anak Usia 12 hingga 17 Tahun Ikut Vaksin, Wajib Penuhi Sejumlah Syarat

Rumbia, SultraNET. | Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan kembali  melaksanakan pekan Vaksinasi tahap ke Empat yang di mulai Senin 13 September 2021 hingga 20 September 2021 dan menyasar anak usia 12 hingga 17 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana , Darwin Ismail. SE mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi untuk anak ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi agar anak bisa lakukan vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi Covid-19 anak usia 12 sampai 17 tahun akan dilakukan di berbagai sekolah yang ada di Bombana,” ujar Darwin

Adapun syarat vaksinasi anak usia 12-17 tahun yang harus dipenuhi yaitu harus membawa Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), atau dokumen lain yang mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak.

Selanjutnya si anak harus mengikuti dan lolos skrining atau observasi kesehatan yang dilakukan sama seperti vaksinasi pada usia di atas 18 tahun.

“Namun yang tidak kalah pentingnya adalah calon penerima vaksin COVID-19 juga harus mendapat izin dari para orang tua dan itu semua tertuang dalam surat pernyataan bersedia di vaksinasi yang di tandatangani orang tua siswa,” ungkap Darwin

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mendata anak-anak yang akan ikut vaksinasi COVID-19 untuk usia 12-17 tahun.

“Anak-anak yang mau divaksin,  Dinkes Bombana melalui Puskesmas yang ada di di 22 Kecamatan buat penjadwalan di sekolah-sekolah sesuai dengan kapasitas sumber daya yang kami punya,” ujar Darwin saat dikonfirmasi lewat telepon, Rabu (15/09/2021)

Mantan Kepala BKD Bombana ini juga  menegaskan bahwa ketentuan yang dibuat itu telah sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/1727/2021 tentang Vaksinasi Tahap 3 Bagi Masyarakat Rentan Serta Masyarakat Umum Lainnya dan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Anak Usia 12-17 Tahun. (IS)




Hendak Ikut Vaksin, Sejumlah Pelajar MTSN 1 Bombana Tak Lolos Skrining

Rumbia, SultraNET. | Vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar usia 12 hingga 17 tahun di Kabupaten Bombana terus di genjot dalam pekan vaksinasi tahap ke Empat ini.

Salah satunya di MTSN 1 Bombana yang terletak di Kecamatan Kabaena, Rabu (15/09/2021).

PLT Kepala Puskesmas Kabaena, Husmin, SKM menjelaskan bahwa di hari ketiga pelaksanaan pekan Vaksinasi tahap ke Empat ini di fokuskan untuk para pelajar.

” Dari 111 jumlah siswa yang ada di sekolah ini, yang  tervaksin ada 50 siswa dari 70 siswa yang mendapat persetujuan dari orang tua murid” jelas Husmin

Mantan Kapus Matausu ini juga menambahkan bahwa Setelah melalui proses skrining akhirnya ada 20 siswa yang tidak lolos skrining dengan berbagai alasan

“Alasan tidak lolos skrining di antaranya ada yang dalam keadaan sakit, batuk, sesak dan juga ada yg belum cukup umur masih berusia 11 tahun,” ucapnya

Husmin juga berharap kedepannya agar para orang tua siswa bisa lebih pro aktif dalam memberikan penjelasan tentang pentingnya vaksinasi ini.

” Insyaa Allah target usia 12 sampai 17 tahun bisa tercapai di Pekan vaksinasi kali ini.” harap Husmin.




Sukseskan Pekan Vaksin, Puskesmas Rumbia Tengah Bentuk Tim

Rumbia, SultraNET. | Untuk mensukseskan Pekan Vaksinasi tahap ke Empat yang telah berlangsung sejak beberapa hari yang lalu, Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Rumbia Tengah sebagai salah Puskesmas yang di tunjuk untuk melaksanakan vaksinasi menurunkan dua Tim.

Nurhaya S.Kep yang di percaya selaku Kepala Puskesmas Rumbia Tengah membagi dua tim dengan target 594 dosis dengan waktu pelaksanaan Senin 13 September 2021 sampai dengan Jumat 17 September 2021

” Masing masing Tim ada 8 orang,” ujar Nurhaya. Rabu (15/09/2021)

Tim yang diturunkan terdiri dari dokter pemeriksa, PJ Vaksinasi, PJ petugas pemantauan pasca vaksinasi, PJ data Pcare vaksinasi, Nakes pendamping screaning, PJ Verifikasi data vaksinasi, PJ Limbah Media dan bendahara.

Wanita berhijab ini menambahkan bahwa dengan dua Tim yang dia bentuk bersama sama dengan rekannya di PKM  Rumbia Tengah, target yang di berikan kepada mereka akan tercapai

“Insyaa Allah masyarakat yang ada di Kecamatan Rumbia Tengah ini punya kesadaran tinggi untuk melakukan vaksinasi Tanpa harus di panggil lagi,” pungkasnya.




Dukung Inovasi Pemkab Bombana, PT. PLM Dorong Karyawan Sukseskan Pekan Vaksin

Rumbia, SultraNET. | Perusahaan Pertambangan Emas PT. Panca Logam Makmur (PLM) yang beroperasi di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana mendorong seluruh karyawannya turut melaksanakan vaksinasi covid-19.

Kepada awak media SultraNET., Selasa (14/09/2021) Pelaksana Direktur PT. PLM, Haslinda mengatakan kebijakan perusahaan yang dipimpinnya itu sebagai bentuk dukungan terhadap program pekan vaksinasi covid-19 yang merupakan sebuah inovasi Pemkab Bombana dalam upaya percepatan pencapaian target vaksin.

“Kita sadar bahwa untuk mencapai tujuan Pemerintah Kabupaten Bombana agar tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus covid-19 ini, maka kebijakan pekan vaksin ini wajib di dukung oleh semua pihak termasuk kami pihak perusahaan,” ujar Haslinda.

Hingga saat ini lanjut Haslinda, karyawan yang telah di vaksin telah melebihi angka 50 persen dan bakal terus digalakkan hingga mencapai 100 persen.

“Termasuk pekan vaksin ini kita manfaatkan betul untuk menuntaskan vaksin seluruh karyawan,” tegasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Rarowatu Utara, Satar, S.KM mengapresiasi kebijakan yang diambil PT. Panca Logam Mamur yang dinilainnya turut berkontribusi terhadap percepatan pemenuhan target vaksin di daerah itu.

Kepala PKM Rarowatu Utara, Satar, S.KM saat memantau pendataan peserta vaksinasi
Kepala PKM Rarowatu Utara, Satar, S.KM (Paling Kanan) saat memantau pendataan peserta vaksinasi

“Dengan adanya kebijakan perusahaan mendorong karyawannya untuk di vaksin kami sambut baik dan kami siap melayani terutama dalam rangka pekan vaksin ini,” jelas Ketua PPNI Bomban itu.

Pantauan awak media ini, pada pelaksanaan pekan vaksin di Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara tercatat 9 orang peserta merupakan karyawan PT. Panca Logam Makmur.

Laporan : Idris Hayang