Polres Bombana rilis penanganan kasus Sepanjang Tahun 2025

Bombana, sultranet.com – Polres Bombana menggelar kegiatan press release akhir tahun di Aula Kantor Polres Bombana yang dihadiri insan pers Kabupaten Bombana serta jajaran pejabat utama Polres Bombana. Dalam kegiatan tersebut, kepolisian memaparkan capaian kinerja penegakan hukum sepanjang tahun 2025, termasuk penanganan kasus narkoba, tindak pidana umum, serta upaya pencegahan kejahatan yang menjadi atensi masyarakat, Rabu (31/12/2025).

Kasat Narkoba Polres Bombana AKP Muhammad Arman, S.H., M.H. dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Polres Bombana menangani sebanyak 21 laporan polisi kasus narkotika. Dari jumlah tersebut, 19 perkara telah memasuki tahap II atau dilimpahkan ke kejaksaan, sementara sisanya masih dalam proses tahap I.

“Total tersangka kasus narkoba yang kami tangani berjumlah 32 orang, terdiri dari 28 laki-laki dan 4 perempuan. Barang bukti narkotika yang berhasil diamankan seberat 189,65 gram,” ujar AKP Muhammad Arman dalam keterangan persnya.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Bombana Ipda Mahadi Gandhi Hutagaol, S.Tr.K., menyampaikan bahwa Satreskrim Polres Bombana telah menangani 70 perkara tindak pidana umum sepanjang tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 perkara telah diselesaikan, sementara 46 perkara lainnya dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Tindak pidana yang melibatkan perempuan dan anak juga menjadi perhatian serius. Selain itu, terdapat 10 perkara yang diselesaikan melalui mekanisme restorative justice dan 33 perkara pidana lainnya telah kami limpahkan ke kejaksaan,” kata Ipda Mahadi.

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Mahadi juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya pencurian sepeda motor yang masih menjadi salah satu kejahatan dominan di wilayah Bombana.

“Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada, memarkir kendaraan di tempat yang aman serta menggunakan kunci ganda guna meminimalisir aksi pencurian,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bombana AKP Muh. Nur Sultan, S.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat dan insan pers atas dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian selama tahun 2025. Ia menegaskan bahwa peningkatan kasus tertentu menjadi perhatian bersama, khususnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak.

“Terima kasih atas kerja sama semua pihak. Tahun ini terdapat peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya sehingga perlu pengawasan lebih ketat, terutama dari orang tua,” ujarnya.

AKP Muh. Nur Sultan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam memerangi penyalahgunaan narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

“Kami berharap di tahun mendatang, kasus narkoba dapat terus berkurang. Mari kita ambil peran bersama dalam pencegahan,” katanya.

Selain itu, Polres Bombana juga menegaskan larangan keras terhadap kepemilikan dan penggunaan senjata api ilegal oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bombana.

Press release ini menjadi refleksi sekaligus komitmen Polres Bombana dalam meningkatkan kinerja penegakan hukum serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan media demi mewujudkan Bombana yang aman dan kondusif.

Pewarta: Azuli




Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penerima HOK Pengadaan Lampu Jalan Desa Mata Bubu, Sejumlah Warga Desak APH Turun Tangan

SULTRANET. COM, KONAWE KEPULAUAN – Dugaan pemalsuan tanda tangan penerima upah Hari Orang Kerja (HOK) mencuat dalam kegiatan pengadaan lampu jalan di Desa Mata Bubu, Kecamatan Wawonii Utara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).

Dugaan tersebut memicu keresahan warga, yang kini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan mengusut persoalan tersebut.

Dugaan ini terungkap setelah sejumlah warga menemukan nama mereka tercantum dalam daftar penerima HOK, lengkap dengan tanda tangan, padahal mereka mengaku belum menandatangani apapun baik itu mengenai satuan upah kerja di pengadaan maupun pemasangan lampu jalan tersebut.

“Saya tidak merasa telah menerima upah HOK tersebut. Tetapi di daftar, ada nama dan tanda tangan saya,” ujar salah seorang warga Desa Mata Bubu yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan pengadaan lampu jalan tersebut bersumber dari anggaran desa. Dalam dokumen administrasi dan laporan pertanggungjawaban kegiatan, tercantum daftar penerima HOK sebagai bukti pembayaran. Namun, setelah dikonfirmasi kepada beberapa nama yang terdaftar, diduga terdapat tanda tangan yang tidak sesuai dengan pemilik nama.

Sejumlah warga menilai dugaan pemalsuan tanda tangan ini bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan berpotensi merugikan keuangan negara dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa. Oleh karena itu, warga meminta APH, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

“Kami minta APH turun tangan agar masalah ini jelas. Jangan sampai dana desa disalahgunakan dan dibiarkan begitu saja,” kata salah satu tokoh masyarakat setempat.

“Kalau tidak salah waktu itu pengadaan lampu jalan ini dilakukan tahun 2021,” Ungkap warga desa Mata Bubu lainya.

Sementara itu, pihak pemerintah desa dalam hal ini Kepala Desa Mata Bubu, Bastian, yang dikonfirmasi di kediaman Jumat (26/12/2025) malam. Mengaku telah menyelesaikan dugaan Pemalsuan tanda tangan pada daftar HOK.

“Kenapa masalah ini diungkit kembali saya sudah diaudit oleh inspektorat Konkep dan pihak pihak berwenang,” Kesalnya.

Masyarakat setempat berharap proses penanganan dilakukan secara transparan dan adil, guna memberikan kepastian hukum serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan sejumlah Masyarakat yang tercantum namanya dalam daftar penerima HOK pengadaan lampu jalan desa Mata Bubu mengaku belum menerima atau bahkan mendapat klarifikasi terhadap dugaan tersebut.

Pewarta: Aldi Darmawan




Pemkab Bombana Buka Esports Open Tournament ESI Bombana Cup III 2025, Dorong Lahirnya Atlet Esports Berprestasi

Bombana, sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi membuka Esports Open Tournament ESI Bombana Cup III Tahun 2025 sebagai upaya mendorong pengembangan olahraga elektronik (e-sports) sekaligus memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat di bidang tersebut. Turnamen yang diikuti peserta dari berbagai wilayah ini diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet-atlet esports berprestasi dari Kabupaten Bombana, di Gedung Tanduale, Kabupaten Bombana, Selasa (30/12/2025).

Pembukaan turnamen tersebut dilakukan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana, M. Syukri Kasim, S.IP yang mewakili Bupati Bombana. Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur perangkat daerah, pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Bombana, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bombana Herlin, S.Psi., M.M, serta para peserta turnamen yang datang dari berbagai wilayah.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan pengunjung yang memadati lokasi kegiatan. Turnamen ini menjadi salah satu ajang kompetisi esports terbesar yang digelar di Kabupaten Bombana, sekaligus menunjukkan bahwa olahraga digital semakin mendapat tempat di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, M. Syukri Kasim menyampaikan sambutan Bupati Bombana yang menegaskan pentingnya turnamen ini sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet esports di daerah.

“Turnamen ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka di bidang e-sports secara positif dan terarah,” kata Syukri saat membacakan sambutan Bupati Bombana.

Menurutnya, perkembangan olahraga esports saat ini sangat pesat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, pemerintah daerah memandang penting untuk memberikan ruang dan dukungan agar para pemain esports di Bombana dapat berkembang secara profesional.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ESI Bombana Cup tidak hanya berdampak pada pembinaan atlet, tetapi juga memiliki potensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pelaksanaan turnamen ini menjadi momentum penting bagi daerah, tidak hanya dalam pengembangan atlet esports, tetapi juga dari sisi ekonomi karena kegiatan seperti ini mampu menggerakkan berbagai sektor usaha,” ujarnya.

Syukri menambahkan bahwa pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat mendorong terbentuknya ekosistem esports yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Bombana.

Dengan adanya kompetisi yang rutin dan terorganisir dengan baik, para pemain esports dapat memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan, serta membangun mental kompetitif yang dibutuhkan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Bombana juga berharap melalui turnamen ini akan muncul atlet-atlet esports yang mampu membawa nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Perkembangan esports sangat pesat dan sudah menjadi bagian dari industri olahraga modern. Kami berharap dari Bombana akan lahir atlet-atlet esports yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi generasi muda agar memanfaatkan teknologi secara lebih produktif dan kreatif.

Melalui pembinaan yang tepat, esports dapat menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan keterampilan seperti strategi, kerja sama tim, komunikasi, serta disiplin dalam berlatih.

Para peserta yang mengikuti turnamen ESI Bombana Cup III terlihat antusias mengikuti pertandingan yang berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Bombana menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membina dan mengembangkan olahraga esports di daerah.

Dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas esports di Bombana diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang siap bersaing di panggung kompetisi yang lebih luas.

Pemerintah Kabupaten Bombana menilai bahwa kegiatan seperti Esports Open Tournament ESI Bombana Cup III dapat menjadi salah satu sarana pembinaan generasi muda yang positif, sekaligus memperkuat posisi esports sebagai cabang olahraga yang semakin diakui di berbagai tingkat kompetisi.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi esports, dan komunitas pemain, diharapkan olahraga esports di Kabupaten Bombana dapat berkembang secara profesional, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan generasi muda dan daerah.




Wakapolda Sultra Tinjau Pos Pengamanan Nataru di Bombana, Beri Apresiasi ke Petugas

Bombana, Sultranet.com  – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pos pengamanan terpadu Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah hukum Polres Bombana, Minggu (28/12/2025).

Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 13.00 Wita itu bertujuan memastikan kesiapan dan kelayakan sarana prasarana posko, serta memberi apresiasi langsung kepada petugas yang berjaga. Gidion didampingi sejumlah Perwira Utama (PJU) Polda Sultra dan pimpinan Polres Bombana.

“Kami datang untuk mengecek kesiapsiagaan dan memastikan bapak-bapak sekalian berada dalam kondisi prima. Pelayanan kepada masyarakat selama libur Nataru harus tetap optimal,” ujar Brigjen Gidion di Pos Pelayanan Lantari Jaya, sekitar pukul 14.20 Wita.

Rombongan pertama kali mengunjungi Polsek Lantari Jaya, sebelum melanjutkan ke Pos Pelayanan Lantari Jaya. Di pos yang diisi gabungan personel Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, Dishub, dan Dinkes tersebut, Wakapolda menyerahkan bingkisan berupa logistik makanan, minuman, dan vitamin.

“Ini bentuk perhatian kami. Petugas yang bertugas 24 jam penuh perlu dijaga stamina dan semangatnya,” tambahnya sambil menyerahkan bantuan.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan ke Pos Pengamanan Terpadu Rumbia yang tiba sekitar pukul 15.00 Wita. Gidion kembali berdialog dan menyerahkan bingkisan kepada personel di tempat tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi solid antar instansi untuk menciptakan situasi aman dan lancar selama periode liburan.

Setelah singgah sebentar di Mako Polres Bombana, rombongan menuju Pos Siaga Brimob di Kecamatan Lantari Jaya. Kunjungan kerja ini ditutup dengan keberangkatan Wakapolda menuju Kendari sekitar pukul 16.30 Wita.

Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., menyatakan kunjungan ini menjadi motivasi bagi jajarannya. “Terima kasih atas kunjungan dan bantuan dari Bapak Wakapolda. Ini pasti memacu kami untuk bekerja lebih baik dalam mengamankan Nataru 2026,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengecekan lapangan oleh Polda Sultra untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas selama perayaan Nataru. Kehadiran langsung pimpinan diharapkan dapat memastikan implementasi pengamanan berjalan sesuai prosedur dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.




Bupati Bombana Tegas: Pemkab Tak Tolerir Ujaran Kebencian dan Provokasi SARA

Bombana, sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk ujaran kebencian yang beredar di media sosial dan dinilai melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., saat memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bombana, Sabtu (27/12/2025).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Pendopo Rumah Jabatan Bupati Bombana itu membahas laporan masyarakat terkait beredarnya konten bermuatan ujaran kebencian dan provokasi yang menyasar kelompok etnis, budaya, dan agama. Konten tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum serta merusak persatuan dan keharmonisan sosial di Bombana.

Dalam arahannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentolerir segala bentuk ujaran kebencian, diskriminasi, maupun provokasi dalam ruang publik, khususnya di media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab bersama dalam menyampaikan pendapat di dunia digital.

“Media sosial harus menjadi ruang yang sehat dan beretika. Jika sudah mengandung unsur ujaran kebencian dan provokasi, maka itu bukan lagi persoalan etika, melainkan sudah masuk ke ranah hukum,” tegas Bupati.

Bupati Bombana juga menyampaikan bahwa penanganan dugaan pelanggaran UU ITE tersebut diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia meminta masyarakat untuk mempercayakan proses penanganan secara profesional kepada pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Bupati mengimbau seluruh masyarakat Bombana untuk tetap tenang, menahan diri, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi daerah agar tetap aman, damai, dan kondusif.

Sementara itu, pimpinan DPRD Kabupaten Bombana bersama unsur Forkopimda sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor guna menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyebaran ujaran kebencian. Di sisi lain, upaya edukasi literasi digital kepada masyarakat juga dinilai penting agar penggunaan media sosial dapat dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh pihak berkomitmen menjaga keamanan dan keharmonisan antarwarga serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyikapi setiap persoalan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya, demi mewujudkan Bombana yang aman, damai, dan harmonis. (SRM)




Polres Bombana Amankan Ibadah Minggu Jemaat Kristiani Jelang Natal 2025

BOMBANA, sultranet.com – Personel Polres Bombana melaksanakan patroli dan pengamanan ibadah Minggu Jemaat Kristiani dalam rangka Operasi Lilin Anoa 2025, Minggu (21/12/2025).

Pengamanan dilakukan sejak pukul 08.00 hingga 11.00 Wita di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukum Polres Bombana guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kasi Humas Polres Bombana, IPTU Abdul Hakim, mengatakan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah.

“Pengamanan ibadah Minggu ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan peribadatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar IPTU Abdul Hakim.

Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja, antara lain Gereja Tondowatu Kelurahan Kasipute, Gereja Kibaid Kelurahan Doule, Gereja Maranatha Kelurahan Lameroro, dan Gereja Pantekosta Desa Lantawonua di Kecamatan Rumbia.

Selain itu, personel juga disiagakan di Gereja Jemaat Tisarahi Kecamatan Rarowatu, Gereja GKII Kelurahan Aneka Marga Kecamatan Rarowatu Utara, Gereja Katolik Santo Antonius Desa Marga Jaya Kecamatan Rarowatu Utara, Gereja Shaloom Desa Marga Jaya, serta Gereja Tunamentora Desa Toburi Kecamatan Poleang Utara.

Selama pelaksanaan pengamanan, personel Polres Bombana melakukan patroli di sekitar lokasi gereja, pengaturan arus lalu lintas, serta pemantauan aktivitas jemaat dan lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya potensi gangguan, ancaman gangguan, maupun gangguan nyata.

IPTU Abdul Hakim menambahkan, Polres Bombana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan memperkuat toleransi antarumat beragama selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya. (rls)




Bupati Kolaka Utara Tegaskan Bela Negara Dimulai dari Pengabdian di Daerah

Kolaka Utara sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 di Lapangan Aspirasi Lasusua. Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nurrahman Umar, MH bertindak sebagai Inspektur Upacara dan memimpin langsung jalannya kegiatan yang diikuti unsur pemerintah, TNI-Polri, serta masyarakat, Jumat (19/12/2025).

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kolaka Utara H. Jumarding, SE, Ketua DPRD Kolaka Utara Fitra Yudi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI-Polri, dan elemen masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati Kolaka Utara menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum strategis untuk menumbuhkan dan memperkuat semangat nasionalisme, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan masyarakat secara luas.

“Peringatan Hari Bela Negara ke-77 menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meneguhkan komitmen menjaga keutuhan bangsa, dimulai dari pengabdian dan tanggung jawab kita di daerah,” kata Nurrahman Umar.

Ia menjelaskan, setiap tanggal 19 Desember bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948. Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga eksistensi Republik Indonesia di tengah situasi krisis dan keterbatasan.

Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, Bupati menyampaikan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kontribusi daerah. Menurutnya, Kolaka Utara memiliki peran penting dalam membangun kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta ketangguhan menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Bela negara saat ini tidak hanya menghadapi ancaman fisik, tetapi juga tantangan nonkonvensional seperti disrupsi teknologi, ancaman siber, penyebaran hoaks, radikalisme, hingga potensi bencana alam,” ujarnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kolaka Utara untuk berperan aktif sesuai kapasitas dan profesi masing-masing. ASN diminta bekerja profesional dan berintegritas, aparat keamanan menjaga stabilitas, serta masyarakat memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

“Semangat bela negara tidak hanya diwujudkan melalui upacara seremonial, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata sehari-hari, seperti menjaga persatuan, membantu sesama, dan mendukung pembangunan daerah demi Kolaka Utara yang aman, maju, dan sejahtera,” tegasnya.

Upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kolaka Utara dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara sebagai fondasi pembangunan dan kehidupan berbangsa.




Inspektorat Bombana Cetak Quattrick Kantor Terbersih, Tegaskan Komitmen Dukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku

Bombana, sultranet.com – Inspektorat Kabupaten Bombana kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mencatatkan quattrick atau empat kali juara berturut-turut sebagai kantor terbersih di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Capaian ini diraih dari berbagai ajang lomba kebersihan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sepanjang 2024 hingga 2025, sekaligus menegaskan komitmen kuat Inspektorat dalam mendukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku yang dicanangkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana, Bombana, Sulawesi Tenggara.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti konsistensi Inspektorat Bombana dalam membangun budaya kerja yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Empat prestasi bergengsi itu meliputi Juara I Lomba Kebersihan Kantor Tingkat OPD Kabupaten Bombana dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-79 Tahun 2024, Juara I Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD pada peringatan HUT RI ke-80 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bombana, Juara I Kategori Terbersih dan Terkelola Holistik pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bombana, serta Juara I Lomba Kebersihan Kantor Antar OPD pada Peringatan HUT ke-22 Kabupaten Bombana Tahun 2025.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.P.W., mengatakan bahwa capaian prestasi tersebut bukan semata-mata mengejar penghargaan, melainkan bagian dari komitmen institusi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Capaian prestasi yang kami dapatkan ini adalah salah satu wujud komitmen kami dalam mendukung Gerakan Bombana Bersih Wonuaku yang sedang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana. Kami meyakini bahwa lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan melahirkan kinerja yang profesional serta pelayanan publik yang lebih baik,” kata Ridwan dalam keterangannya. Jum’at (19/12/2025)

Menurut Ridwan, keberhasilan Inspektorat Bombana tidak terlepas dari peran seluruh pegawai yang secara konsisten menjaga kebersihan, kerapian, dan pengelolaan lingkungan kantor secara menyeluruh. Ia menegaskan bahwa kebersihan kantor bukan hanya dilihat dari aspek fisik, tetapi juga dari sistem pengelolaan yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh unsur internal.

“Kami membangun kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kolektif. Mulai dari pimpinan hingga staf, semua memiliki peran yang sama. Inilah yang kami maksud dengan pengelolaan holistik, tidak parsial, tetapi menyeluruh,” ujarnya.

Ia juga menilai, keberhasilan meraih juara di berbagai momentum penting, mulai dari peringatan HUT RI, Hari Lingkungan Hidup Sedunia, hingga HUT Kabupaten Bombana, menjadi indikator bahwa upaya yang dilakukan Inspektorat berjalan konsisten dan terukur. Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan standar kebersihan dan tata kelola lingkungan kantor ke depan.

Lebih lanjut, Ridwan menyampaikan bahwa Inspektorat Bombana akan terus berupaya menjadi contoh bagi OPD lain dalam mendukung kebijakan daerah, khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan pembangunan budaya kerja yang positif. Menurutnya, Gerakan Bombana Bersih Wonuaku bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di setiap instansi pemerintah.

“Kami berharap apa yang dilakukan Inspektorat Bombana ini bisa menjadi inspirasi bagi OPD lain. Jika lingkungan kerja kita bersih, nyaman, dan tertata, maka semangat kerja juga akan meningkat, dan pada akhirnya berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Gerakan Bombana Bersih Wonuaku sendiri merupakan program strategis Pemerintah Kabupaten Bombana yang bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan, baik di ruang publik maupun di lingkungan perkantoran. Program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan daerah yang sehat, asri, dan berkelanjutan.

Dengan torehan quattrick kantor terbersih ini, Inspektorat Bombana menegaskan posisinya sebagai salah satu OPD yang konsisten menerjemahkan kebijakan daerah ke dalam praktik nyata. Ke depan, Inspektorat berkomitmen untuk tidak hanya mempertahankan prestasi, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan kerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan penguatan integritas di Kabupaten Bombana. (IS)




Bombana Resmi Luncurkan Call Center 112, Perkuat Layanan Darurat Terpadu

Bombana, sultranet.com, – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi meluncurkan layanan Call Center 112 sebagai upaya meningkatkan sistem layanan darurat terpadu bagi masyarakat. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si dan Ketua DPRD Kabupaten Bombana Iskandar, S.P., dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Bombana. Peluncuran ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan cepat, responsif, dan gratis bagi masyarakat dalam kondisi darurat, yang digelar di RTH Eks MTQ Rumbia, Kamis (18/12/2025).

Peluncuran layanan Call Center 112 tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Jaelani, S.IP., M.Si., anggota DPD RI Wa Ode Rabia Al Adawiyah Ridwan, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, perwakilan instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan Sertifikat Layanan Darurat 112 dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bombana. Sertifikat tersebut diserahkan oleh perwakilan Kemkomdigi RI, Hary Fridayanto, sebagai tanda resmi bahwa Kabupaten Bombana telah terintegrasi dalam sistem layanan darurat nasional 112.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bombana menyerahkan plakat apresiasi kepada Kemkomdigi RI sebagai bentuk penghargaan atas dukungan dalam implementasi layanan tersebut. Penyerahan plakat juga dilakukan oleh penyedia layanan, PT Trada Telekom Indonesia, melalui perwakilannya Ade Nining, kepada pemerintah daerah, yang kemudian dibalas dengan penyerahan plakat penghargaan dari Pemkab Bombana sebagai simbol kerja sama dan dukungan teknis operasional.

Sebagai bentuk kesiapan operasional, dilakukan pula pemakaian rompi secara simbolis kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bombana, para call taker, serta Ketua Tim Call Center 112. Prosesi ini menandai kesiapan sumber daya manusia dalam menjalankan layanan darurat secara profesional dan responsif.

Bupati Bombana, Burhanuddin, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran Call Center 112 diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Layanan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap warga mendapatkan bantuan cepat saat menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Ia menambahkan, layanan 112 dapat diakses secara gratis oleh seluruh masyarakat tanpa pulsa, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan mendesak seperti kebakaran, kecelakaan, bencana, maupun kondisi darurat lainnya.

Peresmian layanan ditandai dengan prosesi simbolis oleh Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Bombana. Dengan diluncurkannya Call Center 112, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah dan cepat untuk mendapatkan bantuan dalam situasi darurat.




Komitmen Jamin Kesehatan Warganya, Pemkab Konkep Raih Penghargaan Nasional dari BPJS

LANGARA, sultranet.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Pemkab Konkep) dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Di penghujung tahun 2025, Pemkab Konkep menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas dukungan dan konsistensinya dalam menyukseskan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan tersebut diterima oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Konkep, Drs. Muhammad Rustam, M.Pd, bersama Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Konkep, Mahmud, SP., M.PW, dalam acara penyerahan yang digelar di Kedeputian Wilayah IV BPJS Kesehatan, Makassar, Kamis (18/12/2025).

BPJS Kesehatan menilai Pemkab Konkep berhasil menunjukkan kinerja yang berkelanjutan dalam pengelolaan JKN, mulai dari peningkatan kepesertaan aktif, kepatuhan pembayaran iuran, hingga penguatan layanan di fasilitas kesehatan. Upaya tersebut dinilai berdampak langsung pada perluasan akses layanan kesehatan yang adil dan berkualitas bagi masyarakat.

Di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, hanya delapan daerah yang berhasil meraih penghargaan tersebut, yakni Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Wakatobi, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Buton Selatan, Kota Baubau, dan Kabupaten Buton Tengah.

Kepala BKD Konkep, Mahmud, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi BPJS Kesehatan atas komitmen Pemkab Konkep dalam penganggaran dan pembayaran iuran JKN. Hingga tahun 2024 dan 2025, Pemkab Konkep tercatat tidak memiliki piutang iuran BPJS Kesehatan.

“Pemkab Konkep konsisten melakukan penganggaran iuran BPJS Kesehatan, melakukan pembayaran tepat waktu setiap bulan, serta memastikan tidak ada tunggakan. Ini menjadi indikator penting dalam penilaian BPJS,” ujar Mahmud dalam keterangannya.

Ia menambahkan, Pemkab Konkep juga secara rutin melakukan kolaborasi dan sinergi dengan BPJS Kesehatan, baik dalam validasi data kepesertaan, perencanaan anggaran iuran, hingga memastikan keberlanjutan program JKN di daerah.

“Pengelolaan JKN kami lakukan secara terencana dan berkelanjutan, sehingga tidak menimbulkan persoalan tunggakan maupun gangguan pelayanan kesehatan,” katanya.

Selain penguatan pengelolaan anggaran, Pemkab Konkep di bawah kepemimpinan Bupati Rifqi Saifullah Razak, ST dan Wakil Bupati Muhammad Farid, SE, juga terus membenahi kualitas layanan kesehatan dasar. Pemerintah daerah meningkatkan pelayanan di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya, memperkuat sumber daya tenaga medis, serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor agar pelayanan kesehatan berjalan cepat, tepat, dan humanis.

Mahmud menegaskan, sinergi antara Pemkab Konkep dan BPJS Kesehatan akan terus diperkuat sejalan dengan visi pembangunan daerah “Menuju Wawonii Emas (Ekonomi Maju, Adil, dan Sejahtera Berkelanjutan) Tahun 2030”.

“Penghargaan ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan,” pungkasnya.

Laporan: Aldi Dermawan