Peringati Hari Jadi ke-21, Era Baru Kolaka Utara Maju

Kolaka Utara, sultranet.com – Kabupaten Kolaka Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 dengan penuh khidmat di Alun-Alun Lasusua. Selasa (7/1/2025)

Upacara yang mengusung tema “Era Baru Kolaka Utara Maju” ini dihadiri sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat luas.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtera Banong, S.PWK., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan yang berlangsung meriah ini.

Rangkaian acara diawali dengan pengibaran bendera merah putih dan pembacaan sejarah pemekaran Kolaka Utara.

Sejarah ini menjadi pengingat perjuangan panjang masyarakat dan pemerintah hingga Kolaka Utara berdiri sebagai daerah otonom yang kini memasuki usia dua dekade.

Momen paling simbolis dalam upacara ini adalah prosesi penghormatan terhadap lambang daerah Kolaka Utara.

Lambang tersebut dibawa masuk dengan iring-iringan khusus, dihormati oleh seluruh peserta, dan diarak keluar lapangan dengan khidmat.

Prosesi ini mencerminkan rasa bangga dan penghormatan masyarakat terhadap identitas dan nilai-nilai luhur daerah.

Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., menegaskan pentingnya momentum ini untuk merefleksikan perjalanan daerah.

“HUT ke-21 ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk mengenang perjuangan masa lalu dan menatap masa depan yang lebih baik,” ujar Yusmin.

PJ. Bupati Kolaka Utara Yusmin, S.Pd., MH (Paling Kanan)
PJ. Bupati Kolaka Utara Yusmin, S.Pd., MH (Paling Kanan)

Ia juga mengajak masyarakat bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kabupaten Kolaka Utara.

“Mari kita bersama-sama membangun Kolaka Utara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Yusmin

Peringatan ini semakin meriah dengan kehadiran tamu undangan dari berbagai daerah, seperti Kota Kendari, Kolaka, Palopo, dan kabupaten tetangga lainnya.

Nampak mereka mengenakan pakaian adat beragam, termasuk adat Kolaka Utara, Bugis, dan Toraja, menciptakan suasana yang sarat akan keberagaman budaya.

Momentum HUT ke-21 ini menjadi refleksi atas capaian pembangunan selama lebih dari dua dekade.

Dengan semangat baru yang tertuang dalam tema “Era Baru Kolaka Utara Maju,” pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi untuk mencapai visi pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Suasana Upacara Puncak HUT Kolaka Utara
Suasana Upacara Puncak HUT Kolaka Utara

Sebagai penutup, doa bersama digelar sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang Kolaka Utara hingga mencapai usia 21 tahun.

Momen ini juga menjadi harapan agar kabupaten ini terus maju, berkembang, dan mampu menghadapi tantangan di masa mendatang.

Peringatan ini menjadi tonggak baru menuju masa depan Kolaka Utara yang lebih gemilang.




RSUD Bombana Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi 134 Calon Jamaah Haji 2025

Bombana, sultranet.com – Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bombana menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji tahun 2025. Pemeriksaan ini merupakan syarat wajib sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dan berlangsung selama dua hari, mencakup zona Rumbia, Kabaena, dan Poleang, pada 7–8 Januari 2025.

Sebanyak 134 calon jamaah haji mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang digelar RSUD Bombana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi prima sebelum melaksanakan ibadah haji yang menuntut kesiapan fisik dan mental.

Selama proses pemeriksaan, para jamaah menjalani serangkaian tes medis, mulai dari pemeriksaan fisik, kesehatan kejiwaan, hingga pemeriksaan lanjutan seperti tes paru, deteksi risiko stroke, rekam jantung, dan rontgen dada. Langkah ini menjadi bagian dari standar penilaian kesehatan haji untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang berpotensi mengganggu pelaksanaan ibadah.

Direktur BLU RSUD Bombana, drg. Riswanto, M.KM, menegaskan pentingnya tahapan ini dalam menjamin keselamatan jamaah. “Pemeriksaan kesehatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para jamaah haji dalam kondisi sehat dan siap menjalani ibadah haji dengan lancar dan aman. Melalui pemeriksaan ini, diharapkan dapat mengidentifikasi kondisi medis yang perlu mendapatkan perhatian khusus sebelum keberangkatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesiapan kesehatan adalah faktor utama yang menentukan kelancaran perjalanan jamaah selama menunaikan ibadah. “Harapan kami dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini, para calon jamaah haji dapat memastikan kesehatan mereka dalam kondisi prima. Selain itu, diharapkan juga agar ibadah haji yang mereka jalani dapat terlaksana dengan lancar, aman dan penuh berkah,” tutup drg. Riswanto.

Pemeriksaan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi jamaah haji, sejalan dengan standar nasional penyelenggaraan kesehatan haji yang menekankan deteksi dini dan penanganan risiko kesehatan.

Dengan selesainya rangkaian pemeriksaan ini, RSUD Bombana berharap seluruh jamaah dapat mempersiapkan diri secara optimal sebelum mengikuti tahapan selanjutnya dalam proses pemberangkatan haji 2025.




LKPD: Jembatan Langkowala Akan Dibangun Tahun Ini 

Kendari, SultraNet.com – Pembangunan Jembatan Langkowala yang dinantikan masyarakat akhirnya akan terealisasi pada tahun 2025.

Jembatan ini akan dibangun dengan alokasi anggaran di atas Rp15 miliar oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepastian tersebut disampaikan pihak BPJN saat Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) melakukan Aksi Demonstrasi di Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional di Kota Kendari, Senin (6/1/2025)

Jembatan Langkowala memiliki posisi strategis sebagai akses utama yang menghubungkan Kabupaten Bombana dengan Kabupaten Konawe Selatan.

Selama ini, kondisi jembatan yang ada dinilai tidak lagi layak untuk dilalui bahkan berpotensi menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan sehingga mendesak untuk segera diganti dengan jembatan baru.

Direktur Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD), Muh. Arham, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong percepatan pembangunan jembatan tersebut.

“Jembatan Langkowala menjadi pintu masuk satu-satunya dari dan ke Bombana melalui jalur Konsel. Karena itu, sejak awal LKPD telah memberikan tekanan kepada pemerintah, khususnya Balai Pelaksana Jalan Nasional, agar pembangunan ini menjadi prioritas. Alhamdulillah, tahun ini pemerintah akhirnya merespons,” ujarnya.

Upaya LKPD tidak terlepas dari serangkaian aksi yang dilakukan, termasuk dua kali gerakan massa dan satu kali audiensi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan dengan baik.

“Selama ini, kami melihat kondisi jembatan yang sudah tidak kondusif. Oleh sebab itu, kami melakukan berbagai cara agar pembangunan ini dapat segera diwujudkan. Syukur, tahun ini bisa terealisasi dengan anggaran lebih dari Rp15 miliar,” tambah Muh. Arham.

Pembangunan Jembatan Langkowala diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat Bombana. Sebagai akses vital, keberadaan jembatan baru ini akan memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga dan semakin baik.

“Alhamdulillah saat aksi hari ini, pihak BPJN Sudah memastikan Jembatan Langkowala dikerjakan tahun ini,” tandasnya.

Balai Jalan Nasional sendiri belum merilis detail teknis proyek tersebut, namun masyarakat menyambut baik kabar ini mengingat kondisi Jembatan Langkowala yang semakin mengkhawatirkan.




Pemkab Kolaka Utara Serahkan Sertifikat Tanah Program PTSL 2024

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah melalui penyerahan sertifikat tanah dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2024. Senin (6/1/2025)

Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa Meeto, Kecamatan Kodeoha, dan dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd., M.H., bersama Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, S.PWK.

Dalam sambutannya, Yusmin menekankan pentingnya sertifikat tanah sebagai bukti kepemilikan yang sah dan aman.

“Sertifikat sangat penting, apalagi untuk memastikan aset-aset daerah aman. Sertifikasi ini tidak hanya melindungi masyarakat tetapi juga pemerintah untuk menjaga aset-asetnya,” ujar Yusmin.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan sertifikat tanah dengan bijak, terutama untuk mendukung kegiatan produktif yang membawa manfaat.

Selain itu, Yusmin mengaitkan program ini dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk program makan gratis bergizi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, mengapresiasi pelaksanaan Program PTSL di Kolaka Utara yang dinilai sukses dan berjalan sesuai harapan.

“Program pemerintah seperti PTSL harus kita dukung bersama. Sertifikat tanah ini memberikan jaminan kepastian hukum dan mengurangi potensi konflik pertanahan di masa depan,” tegas Bahtra.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong saat menyerahkan Sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong saat menyerahkan Sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga

Ia juga menyoroti program lain yang tengah menjadi perhatian pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan dan kemandirian pangan.

“Kolaka Utara adalah salah satu daerah yang progresif dalam menyukseskan program makan gratis bergizi. Di tengah tantangan global, program ketahanan dan kemandirian pangan harus terus kita dorong,” tambahnya.

Penyerahan sertifikat ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab isu-isu strategis, khususnya di bidang pertanahan dan kesejahteraan rakyat.

Acara ini juga disambut antusias oleh masyarakat yang hadir, karena memberikan jaminan hukum atas tanah yang mereka miliki.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat menciptakan stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Kolaka Utara.




Ketua DPRD Bombana Desak Pemkab Tetapkan Status KLB Wabah Virus Sapi Jembrana

Bombana, SultraNET.com – Ketua DPRD Bombana, Iskandar, SP, mendesak Pemerintah Kabupaten Bombana untuk segera menetapkan wabah virus Jembrana yang menyerang ternak sapi sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Desakan ini disampaikan menyusul meningkatnya laporan masyarakat terkait kematian mendadak ternak sapi mereka.

“Wabah ini membutuhkan langkah cepat. Pemerintah daerah harus segera mengidentifikasi ternak yang terjangkit dan mengisolasi yang sehat. Tanpa tindakan tepat, dampaknya bisa semakin meluas,” ujar Iskandar, Sabtu (5/1).

Virus Jembrana, yang disebabkan oleh Lentivirus, menyebar melalui gigitan serangga seperti lalat dan memiliki tingkat kematian yang tinggi. Gejala umum yang muncul pada sapi yang terinfeksi meliputi demam tinggi, pembengkakan kelenjar getah bening, dan pendarahan.

Untuk menekan penyebaran, Iskandar mengusulkan vaksinasi massal terhadap seluruh ternak sapi di wilayah Bombana. Menurutnya, vaksinasi merupakan langkah preventif yang sangat efektif untuk mencegah kerugian lebih besar.

“Pemda juga harus menyediakan tenaga medis hewan, obat-obatan, dan melakukan sosialisasi kepada peternak tentang cara merawat ternak selama wabah. Edukasi kepada masyarakat peternak sangat penting agar wabah ini dapat dikendalikan,” tambahnya.

Iskandar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan peternak. “Kita harus bersatu. Pemerintah memfasilitasi, peternak mematuhi arahan, dan masyarakat mendukung langkah-langkah pencegahan,” tegasnya.

Penetapan status KLB diharapkan dapat mempercepat upaya penanganan, menekan angka kematian ternak, serta menghindari dampak ekonomi yang lebih luas di kalangan peternak lokal. Dengan langkah yang tepat, sektor peternakan di Bombana diharapkan segera pulih.

Untuk diketahui akibat wabah virus Jembrana telah menewaskan ribuan ekor hewan ternak sapi di Bombana dalam beberapa waktu terakhir ini yang penyebarannya sangat cepat.




Apel Akbar Awali Kinerja Pemkab Bombana di Tahun 2025

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar apel akbar sebagai penanda dimulainya aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik di awal tahun, Kamis, 2 Januari 2025, di Lapangan Kantor Bupati Bombana.

Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin langsung apel yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kabupaten Bombana, termasuk ASN Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang dipimpin dr. Sunandar, MM.Kes. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat kembali semangat kerja, mempererat sinergi antarlembaga, serta meneguhkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Edy Suharmanto menegaskan pentingnya memulai tahun 2025 dengan energi baru dan fokus kerja yang lebih efektif. “Selamat tahun baru 2025. Mari kita bersama-sama menjaga semangat untuk bekerja lebih baik lagi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta melaksanakan program-program unggulan yang telah direncanakan demi kemajuan Bombana yang lebih baik,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Ia menekankan bahwa disiplin, integritas, dan profesionalisme harus menjadi landasan bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang cekatan, responsif, dan mampu beradaptasi. Komitmen tersebut, katanya, menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mendorong percepatan program strategis yang telah disusun pemerintah daerah.

Selain menyampaikan arahan internal, Penjabat Bupati juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam mendukung agenda pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat tercapainya Bombana yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. “Peran masyarakat sangat penting. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kita membangun Bombana dengan bersama-sama,” tambahnya.

ASN Kesbangpol Bombana yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat. Kebersamaan ini disebut menjadi momentum awal untuk memperbaiki kualitas kerja dan meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah sepanjang tahun 2025.

Apel akbar kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh langkah pemerintahan di tahun baru dapat membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat Bombana. Pemerintah berharap kegiatan ini menjadi penguat komitmen bersama dalam menjalankan amanah pelayanan publik sepanjang tahun berjalan.




Pemkab Bombana Ikuti Rakor Nasional Bahas Antisipasi Bencana dan Lonjakan Mobilitas Menjelang Nataru

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) berskala nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama sejumlah menteri dan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia. Rakor yang membahas peningkatan potensi bencana alam serta antisipasi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini berlangsung secara virtual dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Pertemuan tersebut diikuti jajaran Pemkab Bombana dari Ruang Rapat Bupati Bombana, Senin (1/12/2025).

Rakor besar ini menjadi forum strategis untuk memastikan kesiapan pusat dan daerah dalam menghadapi dinamika cuaca dan mobilitas masyarakat pada akhir tahun. Sejumlah isu utama yang menjadi sorotan antara lain potensi cuaca ekstrem, ancaman banjir dan tanah longsor, kesiapan transportasi, hingga kemungkinan meningkatnya harga bahan pangan akibat naiknya konsumsi masyarakat selama periode Nataru.

Turut hadir dalam Rakor tersebut perwakilan dinas terkait dari Bombana, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Badan Kesbangpol, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Syukri Kasim, S.IP., BPBD Bombana, Dinas Kesehatan, serta unsur lainnya yang berkaitan langsung dengan kesiapsiagaan daerah.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi dua bencana besar dalam dua pekan terakhir, yakni banjir bandang dan longsor di Cilacap, serta peristiwa serupa di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa kondisi ini harus menjadi alarm agar pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat manajemen kebencanaan.

“Indonesia telah mengalami banjir bandang dan longsor di beberapa wilayah dalam dua minggu terakhir. Ini harus menjadi perhatian serius bagi daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi dalam penanganan bencana,” ujar Tito dalam arahannya.

Selain itu, Tito menyoroti potensi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Nataru yang diprediksi terjadi pada moda transportasi darat, laut, dan udara. Menurutnya, arus mobilitas ini harus diantisipasi dengan memastikan kelancaran transportasi, kesiapan posko pengamanan, serta ketersediaan layanan publik yang memadai.

Persoalan peningkatan kebutuhan pangan juga menjadi perhatian Mendagri. Ia mengingatkan bahwa konsumsi masyarakat yang meningkat setiap akhir tahun dapat memicu kenaikan harga bahan pokok jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Semua stakeholder pangan harus memastikan stok dan distribusi berjalan lancar untuk mencegah gejolak harga menjelang Nataru,” tegas Tito Karnavian.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana menyatakan komitmennya untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi dinamika cuaca dan mobilitas akhir tahun. Pemkab Bombana berencana meningkatkan koordinasi lintas instansi, menyiapkan sarana prasarana penanganan darurat, serta mengoptimalkan fungsi pos pengamanan dan pemantauan di titik-titik rawan.

Pemkab Bombana juga menegaskan kesiapan untuk melakukan langkah-langkah antisipatif, baik dalam mitigasi bencana maupun penjagaan stabilitas harga pangan melalui sinergi dengan distributor, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem dan tingginya mobilitas masyarakat saat Nataru, Pemkab Bombana berharap seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat dapat berkolaborasi demi menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas publik.




Sambut Tahun Baru 2025, Majelis Taklim se Kecamatan Kodeoha Gelar Dzikir dan Doa Bersama 

Kolaka Utara, sultranet.com – Majelis Taklim se-Kecamatan Kodeoha menggelar dzikir dan doa bersama menjelang pergantian tahun 2024 menuju 2025. Selasa (31/12/2024)

Kegiatan bertema “Implementasi Zikir dalam Kehidupan untuk Merajut Kebersamaan dan Persaudaraan” ini berlangsung di Masjid Raya Baitur Rahim, Kelurahan Mala-Mala, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara.

Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH.

Rangkaian acara dimulai dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir dan doa yang dipandu oleh Penyuluh Agama Kecamatan Ngapa sekaligus Pembina Pondok Pesantren As’Adiyah, Ustaz Arifuddin, S.HI., M.Pd.

Kegiatan ini juga diisi tausiyah inspiratif oleh Imam Kecamatan Kodeoha, Ustaz Iqbal, S.Pd. Seluruh rangkaian ditutup dengan salat Isya berjamaah.

Dalam sambutannya, Syahlan Launu mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Kodeoha dalam menyambut tahun baru dengan kegiatan yang memperkuat nilai-nilai religius.

Ia menegaskan bahwa tema kegiatan ini relevan dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Zikir tidak hanya menjadi ibadah lisan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap hidup kita sehari-hari. Dengan zikir, mari kita rajut kebersamaan dan persaudaraan untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis,” ujar Syahlan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Kodeoha. Salah satu peserta, Nurhayati, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun harapan baru yang lebih baik di tahun mendatang.

Melalui tema yang diusung, dzikir dan doa bersama ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman masyarakat.

 




Sepanjang 2024 Jumlah Kasus Tindak Pidana di Bombana Meningkat Drastis

Bombana, sultranet.com – Kepolisian Resor (Polres) Bombana menggelar konferensi pers akhir tahun 2024 di Aula Rekonfu Polres Bombana, Selasa (31/12).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WITA ini dihadiri oleh Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Waka Polres Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K., M.H., Kabag Ops Kompol Idham Syukri, S.Pd.I., M.Pd., Kabag SDM AKP Prasadja, S.H., para kepala satuan Polres Bombana, serta awak media.

Dalam pemaparannya, Kapolres AKBP Roni Syahendra menyampaikan refleksi kinerja sepanjang 2024.

“Kegiatan ini menjadi evaluasi apa yang sudah kami capai selama setahun terakhir dan menjadi landasan peningkatan layanan keamanan, kenyamanan, serta kesejahteraan masyarakat Bombana pada tahun mendatang,” ujar Kapolres.

Tahun 2024 mencatatkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus tindak pidana yang ditangani Polres Bombana.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan foto bersama personel dan insan Pers Bombana
Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan foto bersama personel dan insan Pers Bombana

Total 145 kasus tercatat, meningkat dari 73 kasus pada 2023. Namun, tingkat penyelesaian kasus menurun menjadi 88% dibandingkan 104% pada 2023.

“Peningkatan ini salah satunya disebabkan di Tahun 2024 ini adalah tahun politik sehingga beberapa kasus yang kami tangani adalah terkait dengan pelanggan Pemilu dan Pilkada,” jelas Roni

Kapolres juga memaparkan peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas dari 62 kasus pada 2023 menjadi 80 kasus di 2024, dengan kerugian material mencapai Rp323,1 juta, naik dari Rp69,4 juta tahun sebelumnya.

Sementara itu, pelanggaran lalu lintas juga meningkat dari 184 menjadi 334 kasus. Denda tilang yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp33,4 juta, naik dari Rp14,3 juta pada 2023.

Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat untuk menekan angka kriminalitas dan kecelakaan.

“Ke depan, kami akan mengintensifkan patroli, edukasi masyarakat, serta pengawasan di wilayah rawan,” ungkapnya.

Selain itu, Polres Bombana juga fokus meningkatkan fasilitas pendukung, termasuk memperbaiki sarana transportasi dan peralatan komunikasi untuk menunjang operasional.

Kegiatan konferensi pers diakhiri dengan sesi tanya jawab bersama awak media, di mana Kapolres Bombana mengapresiasi peran pers dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun kepada masyarakat.




26 Personel Polres Bombana Naik Pangkat

Bombana, sultranet.com – Sebanyak 26 personel Polres Bombana menerima kenaikan pangkat dalam upacara resmi yang digelar pada Selasa, 31 Desember 2024, pukul 08.00 WITA.

Upacara berlangsung di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga Polres Bombana dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Bombana AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K., M.Si., sebagai Inspektur Upacara.

Kenaikan pangkat ini merupakan penghargaan bagi personel Polres Bombana untuk periode 1 Januari 2025. Adapun rincian personel yang naik pangkat meliputi:

– AKP ke Kompol: 1 personel

– IPTU ke AKP: 2 personel

– IPDA ke IPTU: 6 personel

– AIPDA ke AIPTU: 6 personel

– BRIPKA ke AIPDA: 5 personel

– BRIPTU ke BRIGPOL: 4 personel

– BRIPDA ke BRIPTU: 2 personel

Kapolres Bombana dalam amanatnya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan sekaligus tanggung jawab.

“Semoga ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Upacara ini juga diikuti oleh pasukan dari Kelompok Perwira Menengah, Peleton Gabungan Staf, Peleton Samapta, serta Peleton Gabungan Satreskrim, Narkoba, dan Intelkam.

Kabag SDM AKP Prasadja, S.H., bertindak sebagai Perwira Upacara, dan IPDA Aryanto Musna sebagai Komandan Upacara.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran di Aula Rekonfu Polres Bombana. Acara ini menjadi momen kebersamaan bagi para personel dan keluarga besar Polres Bombana.

“Kenaikan pangkat ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh personel Polres Bombana untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” tutup Roni Syahendra.