PLT Camat Kodeoha Tekankan Netralitas ASN dan Disiplin Kerja Jelang Pilkada

Kolaka Utara, sultranet.com – Apel pagi di Kecamatan Kodeoha pada Senin (18/11/2024) berlangsung khidmat di halaman kantor kecamatan. Dipimpin oleh PLT. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, S.H., apel diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Aparatur Sipil Harian (ASH) dari Kecamatan Kodeoha dan Kelurahan Mala-Mala.

Hadir mendampingi Syahlan dalam apel tersebut, Sekretaris Camat (Sekcam) Zakaria Kasim, S.H., dan Lurah Mala-Mala, Lewi, S.E., sementara Darusman, S.Sos., bertindak sebagai komandan apel.

Dalam arahannya, Syahlan kembali mengingatkan seluruh peserta apel untuk menjaga netralitas sebagai ASN menjelang pelaksanaan Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024.

“ASN harus netral. Tidak boleh terlibat dalam politik praktis atau menjadi bagian dari tim sukses salah satu pasangan calon. Tugas kita adalah menjaga integritas, stabilitas, dan fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Syahlan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan hubungan baik antarsesama ASN maupun dengan masyarakat selama proses Pilkada berlangsung.

“Pilkada ini harus menjadi momentum menjaga persatuan. Stabilitas keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus saling mengingatkan dan menjaga kondusivitas di tengah masyarakat, sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan lancar dan damai,” ujarnya.  P

Selain netralitas, Syahlan menyoroti kedisiplinan ASN dan ASH, terutama bagi mereka yang bertugas dalam piket harian.

Ia meminta seluruh pegawai mematuhi jadwal kerja dengan baik dan menjalankan tugas sesuai aturan.

“Kedisiplinan adalah cerminan profesionalitas. Saya ingin memastikan semua ASN dan ASH menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh, termasuk hadir tepat waktu saat bertugas,” tambahnya.

Dalam arahannya, Syahlan juga meminta agar ASN dan ASH di Kecamatan Kodeoha saling bersinergi, menjaga kerja sama, dan terus memberikan pelayanan terbaik.

“Sinergi adalah kunci. Kita harus saling mendukung, saling menasihati, dan menjaga semangat kebersamaan. Hanya dengan cara itu, kita bisa menghadapi tantangan-tantangan yang ada,” katanya.

Melalui apel ini, PLT. Camat Kodeoha berharap ASN dan ASH semakin sadar akan pentingnya menjaga integritas dan netralitas dalam situasi politik seperti Pilkada.

“Mari kita bersama-sama menjadikan Pilkada ini sebagai ajang untuk mempererat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Semangat gotong-royong dan netralitas ASN adalah kunci utama suksesnya Pilkada,” tutup Syahlan.

Suasana apel pagi di kecamatan Kodeoha
Suasana apel pagi di kecamatan Kodeoha

Sekcam Kodeoha, Zakaria Kasim, S.H., menambahkan bahwa apel pagi ini merupakan momen penting untuk memperkuat koordinasi menjelang Pilkada.

“Pilkada adalah agenda besar yang membutuhkan peran kita semua. ASN adalah garda terdepan dalam menjaga netralitas dan memberikan pelayanan terbaik. Jangan sampai ada yang mencederai kepercayaan masyarakat karena tindakan yang tidak sesuai dengan aturan,” jelas Zakaria.

Sementara itu, Lurah Mala-Mala, Lewi, S.E., menyampaikan bahwa netralitas ASN adalah wujud profesionalitas dalam menjalankan tugas.

Ia juga mendukung langkah PLT. Camat Kodeoha untuk memperkuat disiplin kerja di lingkungan ASN dan ASH.

Apel pagi ini diakhiri dengan doa bersama agar pelaksanaan Pilkada di Kecamatan Kodeoha dan Kabupaten Kolaka Utara secara umum berjalan aman dan lancar.

Peserta apel menunjukkan komitmen untuk menjalankan arahan pimpinan dengan penuh tanggung jawab.

Dengan arahan yang jelas dan tegas, apel pagi ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi ASN dan ASH untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kecamatan Kodeoha. (*)

 




Sulawesi Tenggara Resmi Tuan Rumah Pra Popnas Zona IV 2024

Kendari, sultranet.com – Pra Popnas (Pekan Olahraga Pelajar Nasional) Zona IV 2024 resmi dibuka pada Minggu malam (17/11/2024) di Hotel Claro Kendari. Acara pembukaan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, yang mewakili Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, serta perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Dr. M. Aziz Arianto, Ketua DPRD Provinsi Sultra, Forkopimda Sultra, dan sejumlah kepala daerah serta kontingen dari tujuh provinsi peserta.

Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sultra, La Ode Hidayat, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang seleksi dan evaluasi bagi atlet muda dari delapan cabang olahraga. Pra Popnas ini juga menjadi langkah awal menuju Popnas ke-17 tahun 2025 yang akan berlangsung di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Melalui ajang ini, para atlet akan berlomba memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, sekaligus mempererat persatuan antar pelajar di seluruh Indonesia.

Pra Popnas Zona IV 2024 diikuti oleh tujuh provinsi, yaitu Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan tuan rumah Sulawesi Tenggara, yang mengirimkan 168 peserta. Kegiatan ini mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni bola basket, bola voli, bulu tangkis, pencak silat, sepak takraw, sepak bola, tinju, dan teknis lapangan. Pertandingan akan diselenggarakan di berbagai lokasi di Kota Kendari, seperti GOR Eks Koni Sultra untuk bola basket, GOR Sport Center Universitas Haluoleo untuk sepak takraw, dan beberapa tempat lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. M. Aziz Arianto menekankan pentingnya ajang ini sebagai sarana persiapan menuju Popnas 2025. Ia berharap kegiatan ini akan melahirkan atlet-atlet potensial yang siap dibina lebih lanjut melalui Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dengan tujuan utama mengharumkan nama bangsa di ajang Olimpiade.

Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini dan menyambut hangat seluruh peserta. “Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan saling mengenal antarbudaya,” ujarnya.

Dalam pesan yang disampaikan oleh Sekda atas nama Pj. Gubernur Sultra, disampaikan beberapa arahan penting untuk kelancaran acara, termasuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana, koordinasi yang baik antara panitia dan aparat keamanan, serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. Ia juga mengingatkan untuk melakukan evaluasi pasca acara guna memperbaiki kekurangan di masa mendatang.

Dengan tema “Berprestasi untuk Negeri,” Pra Popnas Zona IV 2024 diharapkan dapat menjadi titik awal bagi atlet muda untuk meraih prestasi di tingkat nasional dan internasional. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 24 November 2024 di Kota Kendari, Bumi Anoa.




Paslon Berani Sukses Kampanye Dialogis di 41 Titik, Siap Sambut Kemenangan

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, H. Burhanuddin dan Ahmad Yani (BERANI), terus menunjukkan dominasinya di Pilkada Bombana 2024 dengan sukses menggelar kampanye dialogis di 41 titik.

Salah satu kampanye meriah berlangsung di Lapangan Merdeka, Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, pada Sabtu  (16/11), yang dihadiri ribuan warga dari berbagai pelosok wilayah Poleang Timur.

Ketua Tim Pemenangan BERANI, H. Rasyid, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye menunjukkan kepercayaan besar terhadap pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Ia menekankan bahwa pasangan ini memiliki rekam jejak dan kapasitas untuk membawa perubahan besar bagi Bombana.

“Pak Burhanuddin adalah birokrat yang berpengalaman. Selama memimpin Bombana, beliau sudah memberikan bukti nyata, seperti meningkatkan listrik 24 jam di Kabaena, memperbaiki jalan, dan mempercantik wajah ibu kota kabupaten. Bersama Ahmad Yani yang memiliki pengalaman sebagai politisi senior, mereka adalah pasangan pemimpin yang tepat untuk daerah ini,” ujar H. Rasyid.

Tak hanya dari tim pemenangan, dukungan terhadap pasangan BERANI juga datang dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk mantan Ketua DPRD Bombana, Andi Firman. Ia sebelumnya merupakan bagian dari tim pemenangan kepala daerah sebelumnya, tetapi kali ini memutuskan untuk mendukung pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani.

“Saya memilih BERANI karena pasangan ini jujur, amanah, dan tidak hanya memberikan janji, tetapi menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat Bombana,” ujar Andi Firman dalam orasinya.

Dalam setiap kampanye, pasangan BERANI selalu menegaskan visi mereka untuk menjadikan Bombana sebagai daerah yang “Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan.” Untuk mendukung visi tersebut, mereka telah menyiapkan lima misi utama, yaitu meningkatkan sektor pertanian dan industri kreatif, memperkuat kualitas SDM, meningkatkan konektivitas wilayah, mengembangkan kearifan lokal, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Pasangan ini juga menawarkan 11 program unggulan, seperti alokasi Dana Desa Rp 1 miliar per desa/kelurahan, bantuan pendidikan hingga jenjang S3, layanan kesehatan berbasis NIK, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi, serta program “One Village, One Product” untuk mendorong potensi lokal.

Burhanuddin dalam orasinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pasangan BERANI pada 27 November 2024 demi mewujudkan Bombana yang lebih maju dan berdaya saing.

“Program-program ini adalah janji nyata yang kami hadirkan untuk masyarakat. Dengan dukungan dari seluruh rakyat Bombana, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Kesuksesan kampanye di 41 titik menjadi bukti kuat antusiasme masyarakat terhadap pasangan BERANI. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai elemen, pasangan ini optimis dapat memenangkan Pilkada Bombana 2024 pada 27 November 2024.

Usai melaksanakan Kampanye Dialogis terlihat antusias masyarakat silih berganti melakukan foto bersama Calon Bupati dan Wakil Bupati serta sejumlah tokoh yang hadir menggambarkan dukungan terhadap semangat perubahan yang selalu digaungkan oleh Paslon ini.




KPU Bombana Gelar Bimtek dan Simulasi Pemungutan Suara Pilkada 2024

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menunjukkan komitmen penuh dalam memastikan suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana 2024 dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara, Simulasi Pungut Hitung, serta pelatihan penggunaan aplikasi Sirekap. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (17/11/2024) di Gedung Tanduale, Bombana, dan dihadiri para Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari empat daerah pemilihan (Dapil).

Kegiatan ini tertuang dalam Surat Undangan Nomor: 450/PP.02.2-Und/7406/2/2024, tertanggal 16 November 2024, dan dimulai pukul 09.00 WITA. Peserta meliputi Ketua dan Anggota PPK yang menangani teknis penyelenggaraan serta aplikasi Sirekap, juga Ketua dan Anggota PPS di setiap Dapil.

Ketua KPU Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, membuka acara dengan memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta. “Waktu tinggal 10 hari menuju hari pemungutan suara. Ilmu yang kita pelajari hari ini akan menjadi bekal penting untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar pada 27 November nanti,” ujar Hasdin.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan semua pihak dalam menghadapi tantangan di lapangan. “Kadang teori tidak selalu sejalan dengan praktik. Oleh karena itu, mari kita terus berdiskusi dan aktif di grup koordinasi masing-masing,” tambahnya.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Desy Arisandi, Anggota KPU Bombana Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. Sesi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kendala di lapangan serta mencari solusi bersama.

Beberapa peserta aktif mengajukan pertanyaan, salah satunya adalah Risdal, Ketua PPK Poleang Selatan, yang menyoroti aturan dalam PKPU 17, khususnya Pasal 25 ayat 1 huruf b, terkait hak pilih penyandang disabilitas. “Pemilih yang tidak memiliki tangan tetap dapat mencoblos dengan bantuan pendamping sesuai aturan,” jelas Desy.

Pertanyaan lain diajukan oleh Andri, PPK Divisi Teknis dari Kecamatan Rarowatu Utara, mengenai mekanisme bagi pemilih tuna aksara. “Pemilih yang buta aksara dapat menggunakan pendamping sesuai prosedur. Namun, untuk tuna daksa, surat suara telah dilengkapi gambar dan angka sehingga pendampingan tidak diperlukan,” tambahnya.

Aminuddin, Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, memberikan pemahaman tentang aspek hukum dalam pelaksanaan Pilkada. Ia menekankan pentingnya mempelajari aturan yang relevan untuk meminimalkan potensi sengketa. “TPS lokasi khusus memang tidak ada di Bombana, tetapi memahaminya sebagai tambahan pengetahuan tentu sangat baik,” ujarnya.

Pada sore harinya, sesi pelatihan aplikasi Sirekap dipimpin oleh Dasril, Anggota KPU Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, didampingi Bachtiar Laji, Kasubbag Perencanaan, Data, dan Informasi. Materi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta dalam memanfaatkan teknologi guna mendukung kelancaran proses rekapitulasi suara.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 17.00 WITA ini berjalan lancar. Para peserta mengapresiasi langkah KPU dalam memberikan pembekalan menyeluruh menjelang hari pemungutan suara. Sebagian peserta melanjutkan kegiatan ke Kantor KPU Bombana untuk mengambil seminar kit sebagai bagian dari persiapan.

Dengan semangat dan persiapan matang, KPU Bombana optimistis mampu menyelenggarakan Pilkada 2024 dengan lancar dan sesuai aturan.




Pemprov Sultra bersama TP-PKK Tingkatkan Sinergi Demi Kesejahteraan Masyarakat

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., membuka rapat evaluasi implementasi 10 program pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Sultra bersama Tim Penggerak (TP) PKK dari 17 kabupaten/kota, Minggu (17/11/2024), di Kendari.

Dalam sambutannya, Asrun menekankan pentingnya peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan, khususnya dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai elemen dasar masyarakat. Ia mengapresiasi kontribusi berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan rapat evaluasi tersebut.

“Saya mengingatkan bahwa ada 10 indikator prioritas Pj Gubernur yang harus kita capai bersama, seperti kesehatan, penanganan stunting, layanan publik, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga pengurangan pengangguran. Beberapa di antaranya bersinggungan langsung dengan program PKK,” ujar Asrun.

Asrun menjelaskan, 10 program pokok PKK meliputi penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan, keterampilan, kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat. Implementasi program ini, katanya, memerlukan dukungan nyata dari 18 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra dan instansi vertikal lainnya.

“Dukungan tersebut meliputi penyediaan anggaran, tenaga ahli, hingga kolaborasi lintas sektor, terutama dalam upaya penurunan prevalensi stunting, pencegahan pernikahan dini, dan perilaku hidup bersih serta sehat,” jelasnya.

Selain itu, PKK juga berperan dalam mendorong ketahanan pangan keluarga, meningkatkan keterampilan perempuan, dan mendorong pendidikan inklusif untuk mencegah anak putus sekolah. “Sinergi yang terjalin akan mempercepat capaian program pembangunan, baik di tingkat desa maupun kota,” tambah Asrun.

Asrun menegaskan pentingnya keseriusan seluruh pihak yang terlibat dalam rapat evaluasi untuk mencapai kesepakatan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Ia juga optimistis kader PKK dapat mengimplementasikan program secara efektif.

“Saya yakin kader PKK mampu menjadi penggerak perubahan di masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai kesejahteraan masyarakat sesuai amanah konstitusi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Asrun mengucapkan selamat bekerja kepada para anggota TP PKK di semua tingkatan. Ia berharap PKK terus menjadi mitra andalan dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat di Sultra.

Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Sultra, para Ketua TP PKK kabupaten/kota, jajaran pengurus PKK, serta perwakilan dari instansi terkait di Sultra. Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi untuk mensukseskan 10 program pokok PKK.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Sultra berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan PKK untuk menciptakan pembangunan berbasis keluarga yang bebas dari berbagai permasalahan sosial. Program ini menjadi langkah strategis untuk mendukung visi Sulawesi Tenggara yang lebih maju dan sejahtera.




Meriahkan HKN ke-60, Dinkes Kolaka Utara Gelar Jalan Sehat dan Lomba Gembira

Kolaka Utara, sultranet.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kolaka Utara sukses menggelar kegiatan jalan sehat dan berbagai lomba gembira.

Acara ini berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, masyarakat umum, hingga pejabat daerah. Sabtu (16/11/2024)

Pelepasan peserta jalan sehat dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taufiq, di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kolaka Utara, yang menjadi titik awal kegiatan.

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD beserta anggota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dr. Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan, melainkan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan.

“Kesehatan adalah kunci utama dalam membangun kehidupan yang produktif dan bahagia. Melalui jalan sehat dan lomba ini, kami ingin menekankan bahwa hidup sehat bisa dimulai dari aktivitas yang ringan, sederhana, tetapi bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan kita semua,” ujar Dr. Taufiq.

Ia menambahkan, semangat menjaga kesehatan harus terus dipupuk, tidak hanya di momentum HKN tetapi juga dalam keseharian.

“Mari kita jadikan gaya hidup sehat sebagai bagian dari kebiasaan. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa memberikan kontribusi lebih untuk keluarga, masyarakat, dan daerah ini,” tutupnya.

Setelah jalan sehat, peserta menikmati berbagai lomba gembira yang menciptakan suasana penuh tawa dan keceriaan. Di antaranya adalah Senam Kreasi, Estafet Sarung, dan Lomba Bola Gotong. Sorak sorai dan antusiasme peserta menambah semarak acara tersebut.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, mengapresiasi semangat peserta yang telah memeriahkan peringatan HKN ke-60 ini.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki pesan penting untuk mengingatkan masyarakat tentang gaya hidup sehat.

“Kesehatan itu penting, tetapi sering kali kita abaikan. Lewat acara seperti ini, kami ingin masyarakat menyadari bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus serius atau berat. Bahkan, dengan aktivitas yang sederhana dan menyenangkan, kita sudah mengambil langkah penting untuk hidup lebih sehat,” ungkap Syahlan.

Ia berharap peringatan seperti ini dapat menjadi tradisi tahunan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin acara ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga inspirasi bagi semua untuk hidup lebih sehat dan harmonis. Kebersamaan yang terjalin di sini juga menjadi bukti bahwa kesehatan bisa menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarsesama,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pengundian kupon door prize bagi peserta jalan sehat. Hadiah yang disediakan termasuk kulkas, handphone, kompor gas, serta berbagai hadiah hiburan lainnya. Para peserta, baik yang menang maupun tidak, tampak gembira mengikuti rangkaian kegiatan yang menghibur sekaligus bermanfaat ini.

Dengan semangat HKN, Dinkes Kolaka Utara berharap pesan kesehatan yang disampaikan melalui kegiatan ini dapat terus menyebar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut 




Kades Ghonebalano Diduga Tekan Warga untuk Dukung Paslon, Ancaman BLT Dicoret

Muna, Sultranet.com – Dugaan intimidasi politik mencuat di Desa Ghonebalano, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, menjelang Pilkada 2024. Kepala Desa Ghonebalano, La Ode Muhammad Ery, dituding memanfaatkan posisinya untuk menekan warganya agar mendukung pasangan calon (Paslon) 01.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku keluarganya diancam akan kehilangan hak menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) jika tidak mengikuti arahan Kades untuk mendukung Paslon tertentu.

“Pak Desa datang ke rumah, suruh bapak dan ibu saya pilih 01. Kalau tidak, katanya BLT kami akan dicoret,” ungkap warga tersebut.

Ia menambahkan, ancaman itu tidak membuatnya gentar. Bahkan, ia meminta kedua orang tuanya tetap berpegang pada pilihan sesuai hati nurani, meskipun risiko kehilangan bantuan harus dihadapi.

“Saya bilang ke orang tua, tidak usah takut. Jangan biarkan suara kita dipengaruhi oleh orang lain. Pilihlah dengan hati,” tambahnya.

Kasus ini memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan bantuan dari pemerintah desa. Dugaan intervensi politik seperti ini dianggap mencederai asas demokrasi dan kebebasan dalam memilih.

Saat dimintai tanggapan, La Ode Muhammad Ery membantah tudingan tersebut. Menurutnya, informasi itu hanyalah fitnah yang sengaja disebarkan untuk menjatuhkan nama baiknya.

“Tidak benar itu. Semua itu hanya fitnah yang dibuat untuk merusak reputasi saya,” tegasnya singkat.

Meskipun bantahan telah disampaikan, isu ini terus menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Desa Ghonebalano. Warga berharap pihak berwenang, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna, dapat segera turun tangan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran ini.

Praktik ancaman atau pemanfaatan bantuan pemerintah untuk kepentingan politik, jika terbukti, bisa berujung pada sanksi berat sesuai aturan yang berlaku. Di sisi lain, isu ini menjadi pengingat pentingnya menjaga netralitas aparatur desa dalam proses pemilu.

Kejadian ini juga memunculkan seruan dari berbagai pihak agar masyarakat tetap menjaga integritas suara mereka pada Pilkada 2024 dan tidak terpengaruh oleh tekanan atau intimidasi apa pun.




Rajiun-Purnama Disambut Ribuan Warga Desa Lagasa: Solusi untuk Muna Lebih Baik

Muna, Sultranet.com – Ribuan warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, menyambut hangat kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, pada Jumat malam (15/11/2024).

Suasana di desa yang berada di pinggiran Kota Raha itu dipenuhi dengan lantunan shalawat yang menggema sebagai bentuk penghormatan kepada pasangan berakronim Rahmatnya Muna tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Mereka yakin pasangan Rajiun-Purnama mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Muna. Hal ini didasarkan pada rekam jejak keduanya yang dinilai cemerlang dan penuh pengalaman, baik di pemerintahan maupun sektor lainnya.

Haridin, tokoh masyarakat Desa Lagasa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak jelas dan asal-usul yang baik. Ia menyebutkan bahwa Rajiun telah membuktikan kepemimpinannya saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat.

“Pak Rajiun berhasil membawa perubahan besar dalam waktu singkat ketika memimpin Muna Barat. Itu bukti nyata kemampuannya,” ujar Haridin.

“Kami percaya Rajiun-Purnama adalah solusi terbaik untuk membawa Muna ke arah yang lebih baik. Kami telah berkomitmen untuk memenangkan pasangan ini pada 27 November nanti,” tegasnya.

Haridin juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memilih pemimpin, mengutamakan pengalaman dan integritas. Menurutnya, Rajiun-Purnama memiliki dua hal tersebut sehingga layak untuk memimpin Muna.

Pasangan Rajiun-Purnama menawarkan kombinasi pengalaman yang mumpuni. La Ode Muhammad Rajiun Tumada dikenal sebagai pemimpin tegas dan merakyat. Sementara itu, Purnama Ramadhan memiliki latar belakang yang solid, pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Muna pada 2023 dan Direktur Utama PDAM Muna pada 2005.

“Pengalaman itu penting, dan kami hadir untuk memberikan solusi nyata bagi Muna,” ujar Rajiun.

Dalam orasinya, Rajiun menyampaikan komitmennya untuk fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Muna. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pemimpin yang memberikan solusi, bukan sekadar janji.

“Percayakan pada saya. Jika terpilih, program pemerataan pembangunan akan berjalan dan dirasakan oleh semua masyarakat Muna,” katanya penuh semangat.

Rajiun juga menyisipkan pesan unik dalam kampanyenya, meminta masyarakat mengenali pasangan Rahmatnya Muna dari seragam yang mereka kenakan.

“Jangan lupa, tanggal 27 November nanti pilih pasangan yang mengenakan pakaian seperti Prabowo-Gibran saat mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Itulah kami, pasangan Rahmatnya Muna,” tandasnya sambil tersenyum.

Kehadiran pasangan Rahmatnya Muna di Desa Lagasa menjadi momentum kebangkitan semangat masyarakat untuk perubahan di Pilkada Muna 2024. Ribuan warga yang hadir memadati lokasi acara, menunjukkan dukungan mereka secara langsung.

Masyarakat berharap kepemimpinan Rajiun-Purnama dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Muna, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dengan antusiasme yang tinggi, dukungan terhadap pasangan ini terus menguat di berbagai wilayah Muna.




Pemprov Sultra Saksi Penandatanganan MoU dan NDA antara Bank Sultra dan Bank Jatim

Surabaya, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, turut menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Non Disclosure Agreement (NDA) antara Bank Sultra dan Bank Jatim, yang berlangsung di Surabaya, Jumat (15/11/2024). Acara tersebut menandai langkah awal dari pembentukan Kelompok Usaha Bank (KUB) yang melibatkan kedua bank tersebut.

Dalam sambutannya, Sekda Sultra mengawali dengan pantun yang disambut antusias para undangan. “Ke Surabaya naik batik, singgah transit di Kota Makassar. Yang menjawab salam dengan baik, semoga rezekinya lancar,” ujar Sekda, mengawali sambutan dengan nuansa yang hangat dan penuh keakraban.

Sekda Sultra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Bank Jatim atas kesediaannya menerima Bank Sultra untuk bergabung dalam Kelompok Usaha Bank (KUB). “Kami percaya bahwa langkah strategis ini akan memberikan dampak positif bagi penguatan permodalan, peningkatan daya saing, dan perluasan jangkauan layanan perbankan,” kata Sekda.

Pembentukan KUB, menurut Sekda, berdasarkan Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2020 tentang konsolidasi bank umum, menjadi upaya penting dalam memperkuat sektor perbankan. “Kami optimis, sinergi dan kolaborasi yang terjalin akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di kedua provinsi, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Jawa Timur dan Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Penandatanganan MoU dan NDA ini merupakan langkah pertama dari proses pembentukan KUB. Sekda Sultra berharap, pengaturan lebih lanjut mengenai shareholding agreement antara Bank Sultra dan Bank Jatim dapat segera disepakati dan berjalan lancar. “Kami berharap proses pembentukan KUB ini dapat memberikan hasil yang optimal bagi semua pihak dan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan industri perbankan di Indonesia,” tuturnya.

Sebagai penutup, Sekda Sultra kembali menyampaikan pantun: “Makan rawon pake cabe, sambil nonton Roma Irama. Semoga dengan sinergi KUB, Bank Jatim dan Bank Sultra maju bersama,” ujar Sekda dengan senyum. Ia juga mengucapkan selamat kepada kedua bank atas penandatanganan MoU dan NDA tersebut, dan berharap kerjasama ini membawa kesuksesan serta keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Koordinator BUMN/BUMD Provinsi Jawa Timur, Komisaris Independen Bank Jatim Prof. Muhammad Mas’ud, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Bank Sultra. Hadir pula para pejabat dari Pemerintah Provinsi Sultra, termasuk Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Biro Perekonomian, dan Kepala Biro Hukum.




TP-PKK Kolut Terlibat Aktif dalam Pemberian MBG untuk Siswa

Kolaka Utara, Sultranet.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di daerah tersebut.

Program yang kembali digelar pada Jumat (15/11) ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dari tingkat TK hingga SMA mendapatkan asupan gizi yang cukup dan mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.

Program pemberian makan gratis ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu SDN Pitulua, SMAN Lasusua, dan SMKN Lasusua.

Makanan bergizi disiapkan dengan pengawasan dari ahli gizi dan bertujuan untuk memberikan asupan yang baik bagi para siswa agar dapat tumbuh sehat dan optimal dalam menjalani aktivitas belajar.

Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, menyatakan dukungannya terhadap program MBG yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara bekerja sama dengan dua perusahaan, PT Fatwa Bumi Sejahtera (FBS) dan PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP).

“Sebagai TP-PKK, kami sangat berkomitmen mendukung program ini karena sangat penting untuk kesehatan anak-anak kita. Makanan bergizi adalah fondasi yang kuat bagi masa depan mereka. Kami berharap program ini tidak hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ny. Nurhayati.

Ny. Nurhayati juga menambahkan bahwa TP-PKK Kolaka Utara terus berupaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan keluarga dan anak-anak.

“Kami berharap program ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan Kolaka Utara yang lebih baik, di mana anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta dalam pelaksanaan program ini.

“Program MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya pemerintah pusat untuk mengurangi angka stunting. Kami sangat berterima kasih kepada PT FBS dan KRIP yang telah turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini,” kata Yusmin.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak di Kolaka Utara.

“Ini adalah bagian dari sinergi antara pemerintah dan swasta dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda. Semoga ke depan semakin banyak perusahaan yang terinspirasi untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Anggota DPR RI, Bahtra Banong, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG ini.

“Program makan bergizi gratis adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan unggul. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar Bahtra.

Bahtra juga menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat.

“Negara kita kaya raya, tetapi masih banyak anak-anak yang terkena stunting dan kekurangan gizi. Program ini adalah upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut dan memastikan generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas,” tambahnya.

Bahtra juga mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah dengan semangat gotong-royong.

“Program ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk sektor swasta, dapat memberikan dampak positif. Kolaka Utara sudah memulainya, dan kami berharap program ini bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Di akhir acara, Pj. Bupati Kolaka Utara memberikan cinderamata kepada Bahtra Banong sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya.

Bahtra menutup dengan harapan bahwa program ini bisa menjadi contoh nasional.

“Kolaka Utara telah menunjukkan langkah besar. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh Indonesia untuk memperjuangkan kesehatan dan pendidikan anak-anak kita,” tutup Bahtra.

Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat mendorong tercapainya generasi yang lebih sehat dan cerdas di Kolaka Utara, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Indonesia.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut