BPK RI Akan Audit Khusus Pabrik Jagung Rp 14,1 Miliar dan Kebun 150 Hektar di Desa Bea

MUNA, Sultranet.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berencana melakukan audit khusus terhadap pabrik jagung senilai Rp 14,1 miliar dan kebun jagung 150 hektar senilai Rp 1,9 miliar di Desa Bea, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi tertanggal 23 September 2024. Audit akan dilakukan awal tahun 2025.

Menurut informasi tertulis yang diterima oleh Hasidi, Koordinator Aliansi Pemuda Anti Korupsi, dari Kepala BPK RI melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Internasional, Teguh Widodo, audit akan menyoroti dugaan korupsi dalam pembangunan pabrik dan sejumlah izin yang terkait, termasuk legalitas tanah, akta hibah, izin lingkungan (AMDAL), dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Selain itu, pemeriksaan juga mencakup arus penjualan jagung, kontribusi pabrik pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang mengelola pabrik tersebut.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi menyoroti dugaan pelanggaran dalam pembangunan pabrik dan kebun jagung yang dinilai sarat kecurigaan.

Sejak awal pembangunan, menurut Hasidi, muncul kejanggalan terkait janji pabrik jagung akan menyediakan ribuan lapangan pekerjaan dan memberikan PAD sebesar Rp 4 miliar per tahun, namun hingga kini manfaat tersebut belum terwujud.

Aliansi ini juga mengklaim bahwa tanah untuk pabrik tersebut seharusnya hibah dari masyarakat, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tanah masih menjadi milik masyarakat setempat.

Hasidi menyampaikan bahwa proses pembangunan pabrik diduga dikendalikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Muna tanpa melibatkan pegawai lainnya, yang menyebabkan pengelolaan pabrik berjalan sendiri tanpa dasar hukum yang kuat. Minggu (10/11/2024)

Ia juga menyebutkan bahwa operasional pabrik diduga menggunakan anggaran pembukaan lahan 150 hektar, senilai Rp 1,9 miliar, yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

Laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi ini telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Muna, tetapi menurut Hasidi, tidak ada tindak lanjut yang jelas dari pihak kejaksaan.

Aliansi tersebut juga melaporkan kasus ini ke Komisi Kejaksaan RI, Jamwas, Jampidsus, KPK RI, serta BPK RI Pusat.

Menanggapi klaim legalitas dan kerja sama pabrik dengan PT DNA, Hasidi menganggap pernyataan dari Kepala Dinas Pertanian tidak konsisten dan sering berubah-ubah.

“Kami menduga, kerja sama dengan PT DNA tidak benar-benar ada dan hanya digunakan untuk mengelabui masyarakat,” tegasnya

Bukti lain yang menurut Hasidi memperkuat dugaan ini adalah fakta bahwa sertifikat tanah pabrik baru diurus setelah pabrik dibangun, sementara pabrik sendiri sudah berdiri sejak tahun 2022 tanpa memenuhi syarat administratif, seperti IMB dan AMDAL.

Pada tanggal 26 Maret, Pemda Muna sempat melakukan peluncuran ulang pabrik jagung dengan mengklaim adanya kerja sama dengan PT DNA. Namun, alih-alih PT DNA, pabrik tersebut diduga dikelola oleh pihak Kepala Dinas Pertanian sendiri, yang menyebabkan masyarakat yang mengirimkan hasil panen jagung mereka tidak menerima pembayaran.

Direktur PT DNA, Deal Novel, bahkan mengonfirmasi bahwa perusahaannya tidak pernah memiliki kerja sama resmi dengan Pemda Muna.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi juga melayangkan surat kepada PLT Bupati Muna untuk meminta salinan dokumen akta hibah tanah dan perjanjian kerja sama dengan PT DNA, namun hingga kini belum ada tanggapan.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun anggaran 2022 dan 2023, pabrik jagung tersebut tidak tercantum dalam pemeriksaan BPK terkait pengelolaan aset daerah.

Hasidi berencana melaporkan kasus ini ke Presiden RI dan DPR RI untuk memastikan bahwa dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pabrik jagung ini ditangani dengan serius.

Ia berharap BPK RI dapat membongkar seluruh skandal terkait pengelolaan pabrik jagung yang tidak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan hanya menciptakan keresahan karena pengelolaan yang tidak transparan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Pihak Pemerintah Kabupaten Muna belum terkonfirmasi.

 




Sultra Peringati Hari Pahlawan, Ajakan Teladani Semangat Juang

Kendari, sultranet.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara, Dr. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur Sultra, memimpin upacara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin pagi. Upacara yang dihadiri oleh Forkopimda Sultra, Ketua DPRD Sultra, para kepala OPD Pemprov Sultra, Ketua Dharma Wanita Provinsi Sultra, serta sejumlah peserta dari TNI, Polri, ASN, dan siswa-siswi, berjalan khidmat dan penuh semangat. (10/11)

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia yang mengingatkan seluruh masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan. “Hari Pahlawan adalah momen penting untuk merenung dan berkomitmen meneruskan perjuangan mereka dalam bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara,” ungkap Asrun Lio.

Mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” peringatan tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi bagi kemajuan negara. “Para pahlawan telah berkorban demi kemerdekaan kita. Sekarang saatnya kita meneruskan perjuangan mereka dengan cara yang relevan dengan kondisi saat ini,” tegasnya.

Sekda Sultra juga menekankan pentingnya membangun persatuan dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa mencintai tanah air tidak hanya melalui kata-kata, tetapi dengan aksi nyata yang memperkuat bangsa. “Kepahlawanan di era modern tidak lagi hanya melawan penjajahan, namun harus berfokus pada pemecahan masalah sosial seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidaksetaraan,” katanya.

Melalui peringatan ini, Sekda berharap masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menjaga semangat kepahlawanan dengan tindakan nyata. “Mari kita jadikan peringatan Hari Pahlawan ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi dorongan bagi kita semua untuk melakukan perubahan positif, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” ajaknya.

Dengan semangat perjuangan yang terus membara, Hari Pahlawan menjadi momen yang mengingatkan kita semua untuk bekerja lebih keras demi kemajuan bersama, menjadikan Sulawesi Tenggara, serta Indonesia, lebih maju dan sejahtera.




Komitmen Masyarakat Bontu-Bontu Menangkan Rajiun-Purnama di Pilkada Muna 2024

MUNA, Sultranet.com – Kehadiran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, di Desa Bontu-Bontu, Kecamatan Towea, disambut hangat oleh masyarakat yang melihatnya sebagai harapan baru untuk perubahan di daerah mereka.

Antusiasme warga Desa Bontu-Bontu terhadap pasangan yang berakronim “Rahmatnya Muna” ini didasari oleh keinginan kuat mereka untuk melihat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Bumi Sowite, khususnya di wilayah mereka.

Momen ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi yang belum terselesaikan.

La Ode Usman, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan bahwa Rajiun-Purnama adalah pasangan yang memiliki pengalaman dan kapabilitas untuk memimpin Muna ke arah yang lebih baik.

“Insyaallah, solusi untuk Muna yang lebih baik ada di tangan Rajiun-Purnama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa warga Desa Bontu-Bontu telah sepakat untuk memenangkan pasangan ini dalam Pilkada mendatang.

Harapan besar masyarakat Bontu-Bontu tertuju pada terwujudnya sejumlah fasilitas penting jika pasangan ini terpilih, termasuk pembangkit listrik tenaga surya, jembatan penghubung antar lokasi, dan solusi untuk permasalahan air bersih.

“Kami berharap pasangan Rahmatnya Muna dapat merealisasikan hal ini jika terpilih pada 27 November 2024,” tambah La Ode Usman.

Di hadapan masyarakat Desa Bontu-Bontu, LM Rajiun Tumada menyampaikan komitmennya untuk mengutamakan kepentingan rakyat jika diberikan amanah memimpin Kabupaten Muna.

“Insyaallah, kami, pasangan Rahmatnya Muna, akan lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat,” tegasnya

Kunjungan ini memperlihatkan tingginya dukungan masyarakat terhadap pasangan Rajiun-Purnama, yang terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat untuk mewujudkan visi perubahan di Muna.




Sultra Masuk 10 Besar dalam MTQ VII Korpri, Raih Berbagai Prestasi

Palangka Raya, sultranet.com – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi 10 besar dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII Korpri Tingkat Nasional 2024, yang digelar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini resmi ditutup pada 9 November 2024, di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh ribuan peserta dan tamu undangan.

MTQ VII Korpri yang merupakan kompetisi tahunan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini ditutup dengan meriah, menampilkan penampilan dari Wali Band. Penutupan acara dilakukan secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Dalam ajang ini, Provinsi Sumatera Barat keluar sebagai Juara Umum dengan perolehan 106 poin, sementara Sultra menduduki peringkat ke-10 dengan perolehan 27 poin. Pencapaian ini semakin berarti dengan penyerahan piagam penghargaan yang diberikan oleh Prof. Zudan Arif Fakrulloh kepada kafilah-kafilah terbaik dari Pemprov. Sultra yang diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sultra, Dr. Drs. Hj. Zanuriah, M.Si.

Selain berhasil menembus 10 besar, beberapa peserta asal Sultra juga berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori lomba. Adapun prestasi yang diraih oleh peserta Sultra dalam MTQ VII Korpri 2024 adalah sebagai berikut:

  • H. Lalu Suharja Hambali, M.Pd: Juara 1 Hifzh Qur’an Golongan Surah An-Nisa
  • Dr. Danial, Lc., M.Th.I: Juara 1 Lomba Dakwah Al Qur’an
  • H. Syaifuddin Mustaming, S.Ag., MA: Juara 3 Lomba Khutbah Jumat
  • Syamsu Alam, S.HI: Juara Harapan 1 Hifzhil Qur’an Golongan 7 Surah Pilihan
  • St. Syahlal, S.Pd: Juara Harapan 3 Lomba Dakwah Al Qur’an

Salah satu momen yang menyemarakkan penutupan MTQ ini adalah pengundian hadiah umrah untuk 10 orang, yang terdiri dari 6 peserta, 2 panitia pusat, dan 2 panitia daerah. Pengundian ini diharapkan dapat menambah semangat dan motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan Al Qur’an.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan Arif Fakrulloh juga mengumumkan bahwa MTQ Korpri berikutnya akan diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2026, dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2028. Beliau menambahkan bahwa ajang MTQ mendatang akan mencakup tambahan kategori lomba, yang diharapkan dapat melibatkan lebih banyak peserta dan memberi kontribusi lebih besar dalam pengembangan nilai-nilai Al Qur’an di kalangan ASN.

Dengan pencapaian ini, Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam mendukung pengembangan nilai-nilai Al Qur’an di kalangan Aparatur Sipil Negara. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan meningkatkan semangat kebersamaan serta pengamalan Al Qur’an di seluruh Indonesia, khususnya di kalangan anggota Korpri.




Sekda Sultra Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama Lintas Generasi Jelang Pilkada 2024

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., secara resmi membuka dialog kerukunan umat beragama lintas generasi bertema “Penguatan Peran FKUB dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Kondusivitas Pilkada 2024”, Sabtu (9/11/2024) di Kendari.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menyampaikan salam hangat dari Pj. Gubernur Sultra yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan. Ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan dialog ini yang diharapkan mampu mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan umat beragama, terutama menjelang Pilkada serentak Sultra 2024.

Mewakili Pj. Gubernur, Asrun Lio menegaskan bahwa Sultra sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bagi keberagaman. Keragaman agama, budaya, dan suku bangsa di Bumi Anoa menjadi cerminan Indonesia yang toleran. Berdasarkan data Kementerian Agama 2023, mayoritas penduduk Sultra beragama Islam (95,81 persen), diikuti Hindu (1,89 persen), Protestan (1,65 persen), Katolik (0,6 persen), Buddha (0,05 persen), dan agama lain seperti Konghucu.

“Keragaman ini adalah karunia yang harus kita syukuri dan jadikan modal sosial untuk membangun Sultra yang lebih maju, modern, dan sejahtera,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa kerukunan umat beragama adalah landasan utama untuk menghadapi tantangan keberagaman. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dinilai memiliki peran vital dalam mempertemukan pemuka agama untuk berdialog, berbagi pandangan, dan menjaga persatuan.

Pilkada serentak yang akan digelar 27 November 2024 mendatang melibatkan 62 pasangan calon di tingkat provinsi dan 17 kabupaten/kota se-Sultra. Asrun Lio mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan agar momentum demokrasi ini tidak memicu polarisasi yang merusak.

“Jadikan Pilkada sebagai sarana memperkuat demokrasi, bukan memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Sultra untuk tetap waspada terhadap hoaks dan ujaran kebencian, mengedepankan toleransi, serta memilih pemimpin dengan kepala dingin dan hati yang penuh kasih. Para tokoh agama diharapkan menjadi penjaga perdamaian dan mendorong umatnya untuk menjaga stabilitas dan ketertiban.

“Semoga dialog ini dapat memperkokoh persatuan di tengah keberagaman Sultra,” harapnya.

Dialog yang berlangsung di Kendari ini turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, Forkopimda, pimpinan lembaga tingkat provinsi, para rektor, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan media. Ajang ini menjadi langkah konkret dalam menjaga keharmonisan umat beragama di tengah dinamika politik menjelang Pilkada.




Ribuan Warga Tongkuno Siap Menangkan RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Ribuan warga Kecamatan Tongkuno menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dalam kampanye tatap muka yang berlangsung di Sumpuo, Kamis (7/11/2024).

Pasangan yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini disambut hangat dan antusias, terlihat dari pengalungan bunga dan kehadiran masyarakat sejak siang hari.

Kampanye tersebut tidak hanya dihadiri masyarakat umum, tetapi juga tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Tongkuno.

Muhammad Takdir, tokoh masyarakat setempat sekaligus anggota DPRD Muna dari PKB, menyatakan bahwa masyarakat Sumpuo, termasuk Desa Lakologou dan Kontumolepe, telah sepakat memenangkan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024.

“Alhamdulillah, masyarakat Sumpuo siap mendukung dan memenangkan Rajiun-Purnama. Antusiasme mereka adalah bukti nyata kesiapan untuk kemenangan,” ujar Takdir.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan ini berakar dari program-program unggulan Rajiun-Purnama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pajak bumi dan bangunan (PBB) gratis untuk lansia, seragam sekolah gratis, serta perhatian khusus bagi petani, peternak, dan nelayan.

Takdir juga mengungkapkan bahwa Rajiun-Purnama berkomitmen memperbaiki pelayanan publik di Kabupaten Muna, khususnya di RSUD Raha, yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat.

“Rajiun adalah pemimpin yang tegas dan disiplin. Dengan Rajiun-Purnama, insya Allah, Muna akan bangkit dan berkembang,” kata Takdir.

Dalam kampanye ini, hadir pula Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, yang juga anggota DPR RI Komisi IV. Jaelani menyatakan bahwa jika Rajiun-Purnama menang, ia akan memastikan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat Muna menjadi prioritas.

“Jika RahmaTnya Muna menang, saya akan berjuang untuk kemakmuran masyarakat Muna, terutama Sumpuo,” tegasnya.

Di hadapan warga Tongkuno, calon bupati Rajiun Tumada mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa yang ditunjukkan masyarakat setempat.

Ia optimistis pasangan RahmaTnya Muna dapat meraih kemenangan telak di Tongkuno pada Pilkada 2024.

“Saya yakin, di Tongkuno, Rajiun-Purnama akan menang 70 persen. Kami akan prioritaskan pembangunan jalan, baik akses dalam lorong maupun jalan menuju kebun,” ungkap Rajiun.

Ia menambahkan bahwa Muna membutuhkan pemimpin yang optimis, kreatif, tegas, dan disiplin untuk dapat bangkit dari masalah kemiskinan yang selama ini dihadapi.

“Muna saat ini berada di urutan keempat termiskin di Sulawesi Tenggara. Bersama Purnama Ramadhan, kami siap mengubah Muna menjadi lebih maju,” katanya.

Rajiun juga mengajak masyarakat Tongkuno untuk tetap solid dalam mendukung RahmaTnya Muna serta berkomitmen mengawal perubahan bagi kemajuan daerah.

“Mari bersama-sama kita bangun Muna agar lebih baik dan lebih sejahtera,” tutupnya.

 




Pemkab Kolaka Utara Gelar Doa dan Zikir Bersama di Pakue

Kolaka Utara, sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kolaka Utara yang akan berlangsung pada 27 November 2024, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus menggencarkan kegiatan doa dan zikir bersama di seluruh kecamatan untuk menciptakan suasana aman dan damai.

Kegiatan doa dan zikir bersama kembali digelar kali ini di Masjid Raya Nurul Jami, Kelurahan Olo-Oloho, Kecamatan Pakue. Kamis (7/11/2024)

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan dipimpin langsung oleh Imam Kecamatan Pakue, Drs. Sabaruddin, serta Imam Kelurahan Olo-Oloho, Masjidi. Doa dipimpin oleh H. Haeruddin, S.Ag., seorang tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kolaka Utara, Mukhlis Bachtiar, yang mewakili Pj. Bupati Kolaka Utara H. Yusmin, S.Pd., M.H., menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan semua pihak dalam menjaga stabilitas jelang Pilkada.

Mukhlis juga mengajak seluruh warga Kolaka Utara untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan Pilkada yang damai dan harmonis.

“Melalui doa dan zikir bersama ini, kita berharap seluruh proses Pilkada Kolaka Utara dapat berjalan aman dan damai. Kami juga ingin agar seluruh ASN tetap menjaga netralitas serta profesionalisme dalam menghadapi tahapan Pilkada ini,” ungkap Mukhlis dalam sambutannya.

Kegiatan doa dan zikir bersama ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Pj. Bupati Kolaka Utara untuk meningkatkan kedekatan dan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat serta memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan tanpa gangguan.

Acara serupa sebelumnya telah dilakukan di beberapa wilayah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Dengan adanya kegiatan ini di Kecamatan Pakue, Pemkab Kolaka Utara berharap masyarakat semakin solid dan siap menghadapi Pilkada yang aman, damai, dan lancar.




Pj. Gubernur Sultra Hadiri Rakornas 2024, Siap Implementasikan Arahan Presiden Prabowo

Bogor, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Kamis (7/11/2024).

Acara ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri oleh lebih dari 5.000 peserta dari berbagai kementerian, lembaga negara, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Dengan tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045,” Rakornas ini bertujuan mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program-program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah momen pertama saya berbicara langsung dengan seluruh pengambil keputusan di republik kita. Kesempatan ini sangat strategis dan penting untuk membangun sinergi nasional demi kemajuan bersama,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam arahannya, Presiden menekankan perlunya efisiensi anggaran negara, baik dari APBN maupun APBD, serta pentingnya menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani rakyat.

“Saya perintahkan kepada TNI, Polri, dan Kejaksaan agar tidak ragu dalam melakukan penegakan hukum, ciptakan pemerintahan yang bersih serta memaksimalkan upaya penyelamatan uang negara,” tegasnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan arahan tentang beberapa program prioritas pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis, ketahanan pangan dan energi, serta hilirisasi industri. Rakornas ini juga mengadakan diskusi panel mengenai berbagai kebijakan strategis, antara lain pemberantasan korupsi, peningkatan produktivitas daerah, dan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM digital.

Pada diskusi panel terakhir, fokus diberikan pada persiapan Pilkada Serentak 2024. Para narasumber sepakat pentingnya pengawalan proses pemilu yang aman dan lancar, serta pembentukan desk Pilkada di tingkat daerah guna mengatasi potensi konflik.

Menutup Rakornas, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan agar seluruh peserta patuh pada visi dan program Presiden Prabowo.

“Tidak ada visi lain selain visi Bapak Presiden Prabowo. Tidak ada program lain selain program Bapak Presiden Prabowo,” kata Gibran.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan apresiasi atas arahan yang diberikan Presiden dalam Rakornas tersebut.

“Kami di Sulawesi Tenggara siap menjalankan arahan Presiden, terutama dalam upaya efisiensi anggaran, pemberantasan korupsi, serta memperkuat pemerintahan yang bersih dan melayani,” ujar Andap.

Andap juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan, hilirisasi, dan regulasi pengelolaan perkebunan yang berpihak pada rakyat.

“Program-program ini akan kami implementasikan secara terarah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Sultra,” tuturnya.

Rakornas ini dihadiri oleh jajaran Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih, Kepala Daerah, Forkopimda, serta KPU dan Bawaslu pusat dan daerah, yang turut bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo.




Pemprov Sultra Gelar Rakor Evaluasi Kelembagaan dengan Kementerian PAN-RB

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi (rakor) evaluasi kelembagaan perangkat daerah se-Sultra yang dimulai pada Kamis (7/11/2024), bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Rakor ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Perangkat Daerah (OPD), Kepala Biro Lingkup Pemprov Sultra, serta Kepala Bagian Organisasi dari Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota se-Sultra.

Rakor ini dilaksanakan seiring dengan adanya perubahan nomenklatur Kementerian, di mana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) terlibat dalam proses evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto., S.I.K., M.H., membuka rakor tersebut dan memberikan sambutan selamat datang kepada tim Kementerian PAN-RB yang dipimpin oleh Mulyanto, S.Kom., selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Tatalaksana, serta anggota tim lainnya.

Sekda Sultra dalam sambutannya mengungkapkan bahwa rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi struktur dan proses organisasi perangkat daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota se-Sultra, dengan merujuk pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 20 Tahun 2018 tentang pedoman evaluasi kelembagaan instansi pemerintah. Evaluasi ini dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap perangkat daerah berfungsi secara optimal dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Saya mengucapkan selamat datang di Bumi Anoa Provinsi Sultra kepada Bapak Mulyanto dan tim, yang akan memberikan arahan dan petunjuk teknis dalam evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja pemerintahan di Sultra,” ujar Sekda Asrun Lio.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa pembentukan perangkat daerah harus didasarkan pada prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran, yang bertujuan agar organisasi pemerintah di daerah menjadi rasional, proporsional, efektif, dan efisien. Dalam hal ini, evaluasi kelembagaan menjadi langkah strategis untuk menilai sejauh mana organisasi di daerah mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan yang terjadi.

“Evaluasi kelembagaan ini sangat penting agar kita dapat mengetahui apakah struktur dan proses organisasi perangkat daerah kita sudah sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan oleh Kementerian PAN-RB, diharapkan setiap perangkat daerah dapat berfungsi dengan optimal dan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan di Sultra,” lanjutnya.

Sekda Sultra juga mengingatkan peserta rakor untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan memanfaatkan kesempatan untuk menggali pemahaman terkait evaluasi kelembagaan, agar dapat diterapkan dengan baik di masing-masing daerah. Ia berharap evaluasi ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja perangkat daerah dalam melayani masyarakat.

“Tujuan kita adalah untuk mewujudkan perangkat daerah yang tepat fungsi, tepat proses, dan tepat ukuran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Mari kita semua berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan demi kemajuan Sulawesi Tenggara,” tutup Sekda Asrun Lio.




Ketua HNSI Muna: Sinyal Kemenangan Rajiun-Purnama di Pilkada Mulai Terlihat

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan, terus menguat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Muna, La Ode Syahribin, mengajak masyarakat Bumi Sowite untuk bersama-sama memenangkan pasangan yang dikenal dengan akronim “Rahmat Nya Muna” tersebut.

Syahribin mengungkapkan, pasangan Rajiun-Purnama adalah sosok pemimpin visioner yang berpengalaman dalam pemerintahan.

Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa pasangan tersebut dianggap layak menahkodai Muna periode 2025-2030.

“Dari lima calon yang bersaing di Pilkada 2024 Muna, Rajiun-Purnama adalah yang paling pantas memimpin Muna ke depan,” ujar Syahribin, Rabu (6/11/2024).

Lebih lanjut, mantan Ketua Kerukunan Keluarga Baruta (KKB) Kabupaten Muna ini mengatakan bahwa tanda-tanda kemenangan Rajiun-Purnama mulai terlihat di lapangan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye pasangan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka memiliki dukungan luas.

Selain itu, hasil survei terbaru dari Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 2 tersebut berada di posisi unggul dengan 48,3 persen, mengalahkan empat rival lainnya.

“Kalau partisipasi pemilih mencapai 100 persen, Rajiun-Purnama bisa memperoleh 70 ribu suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 157.321 orang. Jika partisipasi sekitar 80 persen, perolehan suaranya bisa mencapai 60 ribu lebih. Karena ada lima calon, sisa suara lainnya akan terbagi di antara mereka. Saya yakin pertarungan ini akan dimenangkan secara mutlak oleh Rajiun-Purnama,” jelas Syahribin.

Syahribin, yang akrab disapa Hipno, menambahkan bahwa dukungan terhadap pasangan Rajiun-Purnama semakin kuat dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, sebagai kader Partai Gerindra yang diusung langsung oleh Prabowo, pasangan ini memiliki posisi strategis dan dukungan besar dari pemerintah pusat.

“Rajiun-Purnama adalah kader Gerindra, dan keduanya diamanahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bertarung di Pilkada Muna 2024. Hal ini patut diperhitungkan,” tegas Ketua Kelompok Advokat dan Pengacara Indonesia (KAPI) Kabupaten Muna itu.