Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan dengan Program Makan Bergizi Gratis

Di tengah ancaman krisis pangan global dan potensi kelaparan akibat dampak perubahan iklim, pemerintah Indonesia terus berupaya memastikan ketersediaan pangan dan gizi bagi seluruh rakyat. Salah satu langkah strategis adalah mengoptimalkan cadangan pangan nasional untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, yang menyasar pelajar di berbagai wilayah.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Yudi Sastro, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem seperti El Nino, yang kerap memengaruhi produksi pangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan lahan rawa di luar Jawa untuk dijadikan sumber ketahanan pangan.

“Kita telah mengoptimalkan lahan rawa di Kalimantan, Sumatera, dan Papua sebagai alternatif pengganti lahan sawah yang terus berkurang akibat alih fungsi. Ini merupakan solusi jangka panjang untuk mendukung ketahanan pangan,” ungkap Yudi dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Makan Bergizi Gratis, Pasokan Pangan Cukupkah?”, Senin (11/11).

Selain itu, Kementerian Pertanian mencanangkan program cetak sawah baru dengan target seluas 3 juta hektare hingga 2029. Langkah ini diperkuat dengan kolaborasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperbaiki jaringan irigasi tersier, sehingga infrastruktur pertanian dapat mendukung peningkatan produksi pangan secara maksimal.

Program lainnya, Gerakan Pangan Merah Putih (GPMP), bertujuan mendorong masyarakat menanam sayuran, umbi-umbian, dan komoditas protein hewani di pekarangan rumah. Inisiatif ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Pemerintah juga menargetkan setiap desa memiliki Dapur Bergizi untuk menyediakan makanan bergizi gratis bagi masyarakat sekitar.

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita Yulianis, menambahkan bahwa cadangan pangan pemerintah (CPP) memegang peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, terutama di tengah kondisi darurat atau bencana. Program ini juga mendukung agenda penanggulangan stunting di wilayah rentan pangan seperti Papua.

Menurut Nita, program Makan Bergizi Gratis tak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi seimbang, tetapi juga mendorong konsumsi pangan lokal seperti ubi, sagu, dan ikan, yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah. “Kearifan lokal harus dioptimalkan agar daerah tidak bergantung pada bahan pangan yang didatangkan dari luar wilayah,” tegasnya.

Bapanas juga mendorong edukasi konsumsi pangan lokal melalui berbagai program di sekolah, yang saat ini telah menjangkau 90 sekolah di 30 kabupaten/kota. Selain itu, gerakan konsumsi beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) terus digaungkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat.

Pemerintah optimistis dengan berbagai program yang telah diluncurkan, Indonesia dapat mencapai kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan, meski tantangan global terus mengintai.




Peringatan Hari Pahlawan ke-79 di Bombana, Pj. Bupati Ajak Masyarakat Teladani Semangat Perjuangan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-79 dengan penuh khidmat di Halaman Kantor Bupati Bombana, pada Minggu (10/11/2024).

Upacara dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bombana, Anggota DPRD Kabupaten Bombana, Plh. Sekretaris Daerah, Asisten/Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal daerah, veteran/warakawuri, serta organisasi kemasyarakatan dan staf ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Upacara yang berlangsung dengan penuh penghormatan tersebut juga turut serta memperingati jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Pada kesempatan ini, Pj. Bupati Edy Suharmanto membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, yang mengusung tema Hari Pahlawan tahun ini, yakni “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu.” Tema tersebut mengingatkan masyarakat akan pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan dan mengaplikasikan nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“‘Teladani Pahlawanmu’ mengingatkan kita untuk terus berpegang pada nilai-nilai kepahlawanan dalam setiap aspek kehidupan,” ujar Pj. Bupati Edy Suharmanto dalam sambutannya.

Menurutnya, meneladani pahlawan bukan hanya soal menghargai jasa-jasa mereka, tetapi juga menghidupkan semangat perjuangan melalui tindakan nyata untuk kemajuan bangsa.

Pj. Bupati juga menambahkan bahwa tema “Cintai Negerimu” mengandung makna yang dalam, yaitu setiap individu diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan negara melalui solidaritas sosial, persatuan, dan semangat kebersamaan antar sesama anak bangsa.

Hal ini menjadi pesan utama yang diharapkan dapat menggugah masyarakat, khususnya generasi muda, untuk selalu memberikan yang terbaik bagi negara.

“Mencintai negeri berarti memberikan kontribusi nyata demi kemajuan bangsa. Ini bisa dilakukan melalui semangat kebersamaan dan persatuan yang menguatkan kita sebagai satu bangsa,” kata Edy Suharmanto.

Selain itu, Pj. Bupati juga menyampaikan harapannya agar setiap peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru di kalangan masyarakat. Ia berharap, di setiap momen seperti ini, muncul sosok-sosok baru yang mampu memberikan inovasi serta solusi bagi bangsa sesuai dengan tantangan zaman yang ada.

“Semoga dari setiap peringatan Hari Pahlawan, muncul semangat baru untuk memajukan bangsa, serta ada inovasi-inovasi yang mewujudkan nilai-nilai kepahlawanan sesuai dengan tantangan zaman,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati Bombana menegaskan agar masyarakat tidak pernah lelah untuk terus berbuat yang terbaik. Ia mengajak semua pihak untuk meneladani dan mewarisi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita implementasikan sifat-sifat kepahlawanan dan kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat, mulai dari diri kita, mulai dari hal yang paling kecil yang dapat kita lakukan di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat,” tutupnya.

Peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Bombana ini berlangsung dengan penuh khidmat, mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan dalam menghargai jasa para pahlawan. Momen ini juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa, baik melalui karya nyata maupun sikap saling membantu dan mendukung antar sesama.




Pemprov Sultra Sambut Menparekraf RI, Wisata Labengki Jadi Sorotan Nasional

KENDARI, sultranet.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, tiba di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat (11/11/2024). Kedatangannya di Bandara Haluoleo disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., yang mewakili Penjabat (Pj.) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H.

Kunjungan Menparekraf kali ini memiliki makna penting, terutama karena berkaitan dengan penjurian tahap akhir Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Salah satu destinasi andalan Sultra, Desa Wisata Labengki di Kabupaten Konawe Utara (Konut), berhasil masuk dalam daftar 50 desa wisata terbaik di Indonesia.

“Pak Menteri akan langsung menuju Desa Wisata Labengki di Konut, yang memiliki berbagai agenda penting terkait ADWI. Tema besar ajang ini adalah ‘Pariwisata Hijau Berkelas Dunia.’ Salah satu spot unggulan yang akan dikunjungi adalah Goa Kolam Renang,” ujar Sekda Sultra.

Menurut Asrun, kunjungan Menparekraf ini memberikan peluang besar bagi Sultra untuk memperkenalkan potensi wisata unggulannya ke kancah nasional dan internasional. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan daya tarik destinasi wisata dengan melibatkan peran aktif masyarakat, terutama melalui pengembangan UMKM lokal.

“Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan masukan strategis untuk pengelolaan destinasi wisata, termasuk pengembangan daya tarik, peningkatan kualitas SDM, adaptasi terhadap teknologi, serta penguatan produk lokal seperti makanan dan kerajinan khas Sultra,” tambahnya.

Sekda Sultra juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sekitar kawasan wisata, untuk berkolaborasi memberikan yang terbaik selama kunjungan Menparekraf. “Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk menampilkan kesiapan dan potensi wisata Sultra. Kami ingin memastikan wisata kita mampu bersaing di tingkat nasional dan global,” tuturnya.

Kehadiran Sandiaga Uno di Sultra disambut antusias, mengingat fokus pemerintah pusat pada pengembangan pariwisata hijau yang berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Desa Wisata Labengki diharapkan menjadi ikon pariwisata unggulan, tidak hanya di Sulawesi Tenggara tetapi juga di Indonesia.

Labengki, yang terkenal dengan keindahan alamnya, menawarkan pengalaman wisata unik seperti snorkeling, eksplorasi gua, hingga menikmati panorama pantai berkelas dunia. Kunjungan Menparekraf ini diharapkan menjadi momen penting untuk semakin memperkuat posisi Sultra sebagai destinasi wisata berkelas dunia.




Cabup Bombana, H. Burhanuddin Janji Gratiskan Biaya Kuliah dan Kembangkan Politeknik Bombana

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana 2024, H. Burhanuddin, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan Kampus Politeknik Bombana agar mampu bersaing dengan kampus politeknik lainnya di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu Juru Bicara Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Burhanuddin dan Ahmad Yani, Abady Makmur, dalam rilis persnya kepada media. Senin (11/11/2024)

Menurut Abady, komitmen ini sejalan dengan visi dan misi pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani yang dikenal dengan slogan “BERANI.” Mereka berfokus pada pembangunan Bombana yang berdaya saing, terutama dalam mengembangkan kawasan Minapolitan.

“Mewujudkan daerah yang berdaya saing tinggi memerlukan sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama kami,” ujar Abady.

Salah satu program unggulan Burhanuddin dalam hal ini adalah kebijakan penggratisan biaya kuliah bagi mahasiswa Politeknik Bombana. Program ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan dukungan perusahaan-perusahaan di Bombana dan pemerintah desa setempat.

“Semua mahasiswa Politeknik Bombana nantinya akan digratiskan biaya kuliah tanpa syarat. Ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memastikan setiap generasi muda di Bombana mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi,” tambah Abady.

Langkah Burhanuddin ini sekaligus menepis isu yang beredar bahwa Politeknik Bombana akan terabaikan jika dirinya terpilih sebagai bupati. Abady memastikan bahwa komitmen pasangan BERANI terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Bombana adalah bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, Burhanuddin juga berjanji akan memperkuat infrastruktur pendidikan dengan membangun laboratorium di Politeknik Bombana. Keberadaan laboratorium ini diharapkan mampu menunjang proses belajar mengajar, terutama dalam bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri lokal di Bombana.

“Gedung laboratorium adalah prioritas dalam pengembangan Politeknik Bombana agar para mahasiswa mendapatkan fasilitas praktik yang memadai,” ungkap Abady.

Tim Pemenangan Paslon Berani, Abady Makmur
Tim Pemenangan Paslon Berani, Abady Makmur

Langkah Burhanuddin ini disambut baik oleh masyarakat, terutama kalangan mahasiswa dan orang tua yang merasa terbantu dengan adanya keringanan biaya kuliah. Kebijakan pengembangan kampus dan pembebasan biaya ini juga diharapkan dapat menarik minat lebih banyak pelajar dari Bombana dan sekitarnya untuk menempuh pendidikan di Politeknik Bombana.

Melalui visi ini, pasangan BERANI menargetkan generasi muda Bombana yang kompeten dan berdaya saing, terutama dalam mendukung sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas daerah.

“Kami yakin, melalui pendidikan yang berkualitas dan terjangkau, generasi muda Bombana dapat menjadi pionir dalam pengembangan kawasan Minapolitan dan sektor-sektor unggulan lainnya,” tegas Abady.

Burhanuddin berharap dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan program ini agar Politeknik Bombana mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain, bahkan mampu menjadi pusat pendidikan unggulan di Sulawesi Tenggara.




Plt. Camat Kodeoha Pimpin Apel Pagi, Tekankan Netralitas ASN di Pilkada

Kolaka Utara, sultranet.com – Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH., memimpin apel pagi yang diikuti oleh seluruh ASN dan ASH Kantor Camat Kodeoha serta staf Kelurahan Mala-Mala. Apel tersebut berlangsung tertib dengan Meliyawardana, S.Pd., M.M., Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, bertindak sebagai Komandan Upacara. Senin (11/11/2024)

Apel kali ini terasa istimewa karena berbeda dari kelaziman apel di Kolaka Utara, dengan penerapan pembacaan doa yang dilakukan oleh staf kecamatan sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Doa dipimpin oleh Nurdin, S.Ag., dengan harapan agar seluruh pekerjaan ASN dapat bernilai ibadah dan diberkahi oleh Allah SWT. Inovasi ini diharapkan menambah semangat serta menumbuhkan nilai-nilai religius di lingkungan kerja.

Dalam amanatnya, Syahlan menekankan pentingnya netralitas ASN dalam mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman dan demokratis. Ia mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga profesionalitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

“Sebagai ASN, kita harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat dengan menjaga netralitas dan profesionalitas, khususnya dalam pelaksanaan Pilkada yang akan datang,” ungkap Syahlan.

Suasana Apel Pagi di Kecamatan Kodeoha
Suasana Apel Pagi di Kecamatan Kodeoha

Selain mengimbau netralitas, Syahlan juga mendorong peningkatan kinerja ASN dan ASH di wilayah Kecamatan Kodeoha. Ia menggarisbawahi bahwa pelayanan publik yang maksimal sangat diperlukan untuk mendukung perkembangan daerah.

“Saya berharap kita semua dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena kinerja kita mencerminkan kualitas pemerintahan di mata publik,” tambahnya.

Menurut Syahlan, upaya untuk menjaga netralitas ASN serta peningkatan kinerja adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Saya berharap seluruh ASN dan ASH tetap memegang teguh prinsip-prinsip profesionalitas, terutama di masa-masa krusial seperti Pilkada ini,” ujar Syahlan, yang juga menjabat sebagai Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara. (SL)




KPU Bombana Imbau Masyarakat Saksikan Debat Kandidat Tahap 2

Bombana, sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana bakal menggelar debat publik kedua untuk calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Rabu, 13 November 2024.

Mengusung tema “Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi Kerakyatan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak,” debat ini bertujuan untuk memperkenalkan visi dan misi masing-masing pasangan calon kepada masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari komitmen KPU dalam menjamin pemilihan yang transparan dan berintegritas.

Debat bakal diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu pasangan Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, pasangan Hj. Andi Nirwana Sebbu, S.P., MM dan Heryanto, S.Km, serta pasangan Hasrat Haji Nabi, SH dan Ir. H. M. Rifai Gunawas, M.Si. Setiap pasangan calon menyampaikan gagasan dan program unggulan yang akan mereka bawa untuk kemajuan Bombana.

Pasangan Ir. Burhanuddin dan Ahmad Yani mengusung visi untuk membangun Bombana Berdaya saing berbasis agrominapolitan dengan program-program utama yang fokus pada peningkatan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan UMKM, pendidikan berkualitas, dan kesehatan terpadu yang dapat dijangkau seluruh masyarakat. Mereka juga berkomitmen dalam pemberdayaan perempuan dengan menyediakan akses yang lebih besar terhadap sektor ekonomi dan pendidikan.

Pasangan Hj. Andi Nirwana dan Heryanto mengusung visi Menuju Bombana Juara, Maju, Inovatif dan Berdaya saing. Mereka merencanakan program unggulan yang mencakup pengembangan sektor pendidikan dengan menambah sarana dan prasarana sekolah, memperkuat pelayanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Bombana, dan membangun ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor pertanian dan perikanan. Dalam hal pemberdayaan perempuan, pasangan ini berkomitmen untuk membangun program-program keterampilan khusus bagi perempuan agar lebih aktif di sektor ekonomi.

Pasangan Hasrat Haji Nabi dan Rifai Gunawas berfokus pada visi Bombana Cerdas, Mandiri dan Berkemajuan. Mereka mengedepankan program pendidikan yang menekankan pada teknologi dan inovasi, layanan kesehatan yang terjangkau dan merata, serta perlindungan anak melalui program pendidikan karakter. Pasangan ini juga menyoroti pentingnya pembangunan ekonomi berbasis lingkungan, dengan pemberdayaan perempuan dalam sektor-sektor ramah lingkungan.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, mengimbau masyarakat untuk menyaksikan debat ini sebagai langkah untuk mengenal lebih dalam setiap pasangan calon dan visi mereka. “Tentu dengan pelaksanaan debat ini, ada harapan agar masyarakat dapat mengetahui lebih lanjut terkait visi dan misi dari pasangan calon untuk memajukan daerah. Kami berharap pemilihan pada tanggal 27 November 2024 bisa berjalan sesuai dengan harapan kita,” ujar Hasdin. Senin (11/11/2024)

Menurut Hasdin, kegiatan debat ini adalah wujud komitmen KPU Bombana dalam menciptakan pemilihan yang jujur dan adil. Dengan debat yang diselenggarakan secara terbuka dan transparan, KPU ingin memastikan bahwa masyarakat Bombana memiliki akses penuh untuk menilai program-program yang ditawarkan oleh setiap pasangan calon, sehingga dapat menentukan pilihan yang terbaik bagi kemajuan daerah.




Pemkab Kolaka Utara Gelar Upacara dan Ziarah Nasional ke TMP Totallang

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memperingati Hari Pahlawan 2024 dengan menggelar upacara di Lapangan Aspirasi Lasusua, Minggu (10/11/2024). Upacara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI, Polri, pejabat daerah, pegawai, dan pelajar.

Upacara kali ini mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu” yang sarat akan pesan moral dan semangat kebangsaan. Tema “Teladani Pahlawanmu” mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

Sedangkan tema “Cintai Negerimu” menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang dilakukan warga Indonesia harus memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa.

Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Ketua sementara DPRD Kolaka Utara, Muhammad Syair bertindak menyampaikan pidato Menteri Sosial RI.

Dalam pidatonya, Syair mengajak seluruh peserta untuk terus meneladani nilai-nilai kepahlawanan sebagai landasan dalam menghadapi tantangan zaman.

“Peringatan Hari Pahlawan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah panggilan bagi kita untuk menghidupkan kembali semangat para pahlawan dalam tindakan nyata untuk bangsa,” ujarnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Totallang Kolaka Utara sebagai bentuk penghormatan bagi para pahlawan yang telah mengorbankan nyawa demi kemerdekaan Indonesia. Peletakan karangan bunga dan tabur bunga menjadi simbol penghormatan mendalam bagi jasa-jasa mereka.

Siarah di Taman Makam Pahlawan Totallang
Siarah di Taman Makam Pahlawan Totallang

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, mengatakan bahwa peringatan Hari Pahlawan ini adalah momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan yang relevan dengan kondisi saat ini.

“Hari Pahlawan adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk kembali mengingat bahwa perjuangan tidak pernah berhenti. Jika dulu mereka berjuang untuk kemerdekaan, kini kita berjuang untuk membangun dan menjaga negeri ini agar lebih baik,” ujar Syahlan.

Syahlan menambahkan bahwa pemerintah berharap seluruh masyarakat Kolaka Utara, khususnya generasi muda, dapat memaknai Hari Pahlawan dengan semangat cinta tanah air.

“Semangat kepahlawanan harus tumbuh di hati setiap generasi, karena kemajuan suatu bangsa tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kecintaan dan kontribusi nyata dari seluruh rakyatnya,” tandasnya.




BPK RI Akan Audit Khusus Pabrik Jagung Rp 14,1 Miliar dan Kebun 150 Hektar di Desa Bea

MUNA, Sultranet.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berencana melakukan audit khusus terhadap pabrik jagung senilai Rp 14,1 miliar dan kebun jagung 150 hektar senilai Rp 1,9 miliar di Desa Bea, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi tertanggal 23 September 2024. Audit akan dilakukan awal tahun 2025.

Menurut informasi tertulis yang diterima oleh Hasidi, Koordinator Aliansi Pemuda Anti Korupsi, dari Kepala BPK RI melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Internasional, Teguh Widodo, audit akan menyoroti dugaan korupsi dalam pembangunan pabrik dan sejumlah izin yang terkait, termasuk legalitas tanah, akta hibah, izin lingkungan (AMDAL), dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Selain itu, pemeriksaan juga mencakup arus penjualan jagung, kontribusi pabrik pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang mengelola pabrik tersebut.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi menyoroti dugaan pelanggaran dalam pembangunan pabrik dan kebun jagung yang dinilai sarat kecurigaan.

Sejak awal pembangunan, menurut Hasidi, muncul kejanggalan terkait janji pabrik jagung akan menyediakan ribuan lapangan pekerjaan dan memberikan PAD sebesar Rp 4 miliar per tahun, namun hingga kini manfaat tersebut belum terwujud.

Aliansi ini juga mengklaim bahwa tanah untuk pabrik tersebut seharusnya hibah dari masyarakat, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tanah masih menjadi milik masyarakat setempat.

Hasidi menyampaikan bahwa proses pembangunan pabrik diduga dikendalikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Muna tanpa melibatkan pegawai lainnya, yang menyebabkan pengelolaan pabrik berjalan sendiri tanpa dasar hukum yang kuat. Minggu (10/11/2024)

Ia juga menyebutkan bahwa operasional pabrik diduga menggunakan anggaran pembukaan lahan 150 hektar, senilai Rp 1,9 miliar, yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

Laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi ini telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Muna, tetapi menurut Hasidi, tidak ada tindak lanjut yang jelas dari pihak kejaksaan.

Aliansi tersebut juga melaporkan kasus ini ke Komisi Kejaksaan RI, Jamwas, Jampidsus, KPK RI, serta BPK RI Pusat.

Menanggapi klaim legalitas dan kerja sama pabrik dengan PT DNA, Hasidi menganggap pernyataan dari Kepala Dinas Pertanian tidak konsisten dan sering berubah-ubah.

“Kami menduga, kerja sama dengan PT DNA tidak benar-benar ada dan hanya digunakan untuk mengelabui masyarakat,” tegasnya

Bukti lain yang menurut Hasidi memperkuat dugaan ini adalah fakta bahwa sertifikat tanah pabrik baru diurus setelah pabrik dibangun, sementara pabrik sendiri sudah berdiri sejak tahun 2022 tanpa memenuhi syarat administratif, seperti IMB dan AMDAL.

Pada tanggal 26 Maret, Pemda Muna sempat melakukan peluncuran ulang pabrik jagung dengan mengklaim adanya kerja sama dengan PT DNA. Namun, alih-alih PT DNA, pabrik tersebut diduga dikelola oleh pihak Kepala Dinas Pertanian sendiri, yang menyebabkan masyarakat yang mengirimkan hasil panen jagung mereka tidak menerima pembayaran.

Direktur PT DNA, Deal Novel, bahkan mengonfirmasi bahwa perusahaannya tidak pernah memiliki kerja sama resmi dengan Pemda Muna.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi juga melayangkan surat kepada PLT Bupati Muna untuk meminta salinan dokumen akta hibah tanah dan perjanjian kerja sama dengan PT DNA, namun hingga kini belum ada tanggapan.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun anggaran 2022 dan 2023, pabrik jagung tersebut tidak tercantum dalam pemeriksaan BPK terkait pengelolaan aset daerah.

Hasidi berencana melaporkan kasus ini ke Presiden RI dan DPR RI untuk memastikan bahwa dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pabrik jagung ini ditangani dengan serius.

Ia berharap BPK RI dapat membongkar seluruh skandal terkait pengelolaan pabrik jagung yang tidak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan hanya menciptakan keresahan karena pengelolaan yang tidak transparan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Pihak Pemerintah Kabupaten Muna belum terkonfirmasi.

 




Sultra Peringati Hari Pahlawan, Ajakan Teladani Semangat Juang

Kendari, sultranet.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara, Dr. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur Sultra, memimpin upacara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Senin pagi. Upacara yang dihadiri oleh Forkopimda Sultra, Ketua DPRD Sultra, para kepala OPD Pemprov Sultra, Ketua Dharma Wanita Provinsi Sultra, serta sejumlah peserta dari TNI, Polri, ASN, dan siswa-siswi, berjalan khidmat dan penuh semangat. (10/11)

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia yang mengingatkan seluruh masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan. “Hari Pahlawan adalah momen penting untuk merenung dan berkomitmen meneruskan perjuangan mereka dalam bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara,” ungkap Asrun Lio.

Mengusung tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” peringatan tahun ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi bagi kemajuan negara. “Para pahlawan telah berkorban demi kemerdekaan kita. Sekarang saatnya kita meneruskan perjuangan mereka dengan cara yang relevan dengan kondisi saat ini,” tegasnya.

Sekda Sultra juga menekankan pentingnya membangun persatuan dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan bahwa mencintai tanah air tidak hanya melalui kata-kata, tetapi dengan aksi nyata yang memperkuat bangsa. “Kepahlawanan di era modern tidak lagi hanya melawan penjajahan, namun harus berfokus pada pemecahan masalah sosial seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidaksetaraan,” katanya.

Melalui peringatan ini, Sekda berharap masyarakat Sulawesi Tenggara dapat menjaga semangat kepahlawanan dengan tindakan nyata. “Mari kita jadikan peringatan Hari Pahlawan ini bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi dorongan bagi kita semua untuk melakukan perubahan positif, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas,” ajaknya.

Dengan semangat perjuangan yang terus membara, Hari Pahlawan menjadi momen yang mengingatkan kita semua untuk bekerja lebih keras demi kemajuan bersama, menjadikan Sulawesi Tenggara, serta Indonesia, lebih maju dan sejahtera.




Komitmen Masyarakat Bontu-Bontu Menangkan Rajiun-Purnama di Pilkada Muna 2024

MUNA, Sultranet.com – Kehadiran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, di Desa Bontu-Bontu, Kecamatan Towea, disambut hangat oleh masyarakat yang melihatnya sebagai harapan baru untuk perubahan di daerah mereka.

Antusiasme warga Desa Bontu-Bontu terhadap pasangan yang berakronim “Rahmatnya Muna” ini didasari oleh keinginan kuat mereka untuk melihat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Bumi Sowite, khususnya di wilayah mereka.

Momen ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi yang belum terselesaikan.

La Ode Usman, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan bahwa Rajiun-Purnama adalah pasangan yang memiliki pengalaman dan kapabilitas untuk memimpin Muna ke arah yang lebih baik.

“Insyaallah, solusi untuk Muna yang lebih baik ada di tangan Rajiun-Purnama,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa warga Desa Bontu-Bontu telah sepakat untuk memenangkan pasangan ini dalam Pilkada mendatang.

Harapan besar masyarakat Bontu-Bontu tertuju pada terwujudnya sejumlah fasilitas penting jika pasangan ini terpilih, termasuk pembangkit listrik tenaga surya, jembatan penghubung antar lokasi, dan solusi untuk permasalahan air bersih.

“Kami berharap pasangan Rahmatnya Muna dapat merealisasikan hal ini jika terpilih pada 27 November 2024,” tambah La Ode Usman.

Di hadapan masyarakat Desa Bontu-Bontu, LM Rajiun Tumada menyampaikan komitmennya untuk mengutamakan kepentingan rakyat jika diberikan amanah memimpin Kabupaten Muna.

“Insyaallah, kami, pasangan Rahmatnya Muna, akan lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat,” tegasnya

Kunjungan ini memperlihatkan tingginya dukungan masyarakat terhadap pasangan Rajiun-Purnama, yang terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat untuk mewujudkan visi perubahan di Muna.