Sultra Masuk 10 Besar dalam MTQ VII Korpri, Raih Berbagai Prestasi

Palangka Raya, sultranet.com – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati posisi 10 besar dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII Korpri Tingkat Nasional 2024, yang digelar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini resmi ditutup pada 9 November 2024, di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, yang dihadiri oleh ribuan peserta dan tamu undangan.

MTQ VII Korpri yang merupakan kompetisi tahunan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini ditutup dengan meriah, menampilkan penampilan dari Wali Band. Penutupan acara dilakukan secara resmi oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh. Dalam ajang ini, Provinsi Sumatera Barat keluar sebagai Juara Umum dengan perolehan 106 poin, sementara Sultra menduduki peringkat ke-10 dengan perolehan 27 poin. Pencapaian ini semakin berarti dengan penyerahan piagam penghargaan yang diberikan oleh Prof. Zudan Arif Fakrulloh kepada kafilah-kafilah terbaik dari Pemprov. Sultra yang diwakili oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sultra, Dr. Drs. Hj. Zanuriah, M.Si.

Selain berhasil menembus 10 besar, beberapa peserta asal Sultra juga berhasil meraih penghargaan di berbagai kategori lomba. Adapun prestasi yang diraih oleh peserta Sultra dalam MTQ VII Korpri 2024 adalah sebagai berikut:

  • H. Lalu Suharja Hambali, M.Pd: Juara 1 Hifzh Qur’an Golongan Surah An-Nisa
  • Dr. Danial, Lc., M.Th.I: Juara 1 Lomba Dakwah Al Qur’an
  • H. Syaifuddin Mustaming, S.Ag., MA: Juara 3 Lomba Khutbah Jumat
  • Syamsu Alam, S.HI: Juara Harapan 1 Hifzhil Qur’an Golongan 7 Surah Pilihan
  • St. Syahlal, S.Pd: Juara Harapan 3 Lomba Dakwah Al Qur’an

Salah satu momen yang menyemarakkan penutupan MTQ ini adalah pengundian hadiah umrah untuk 10 orang, yang terdiri dari 6 peserta, 2 panitia pusat, dan 2 panitia daerah. Pengundian ini diharapkan dapat menambah semangat dan motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan Al Qur’an.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan Arif Fakrulloh juga mengumumkan bahwa MTQ Korpri berikutnya akan diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2026, dan Provinsi Maluku Utara pada tahun 2028. Beliau menambahkan bahwa ajang MTQ mendatang akan mencakup tambahan kategori lomba, yang diharapkan dapat melibatkan lebih banyak peserta dan memberi kontribusi lebih besar dalam pengembangan nilai-nilai Al Qur’an di kalangan ASN.

Dengan pencapaian ini, Provinsi Sulawesi Tenggara menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam mendukung pengembangan nilai-nilai Al Qur’an di kalangan Aparatur Sipil Negara. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan meningkatkan semangat kebersamaan serta pengamalan Al Qur’an di seluruh Indonesia, khususnya di kalangan anggota Korpri.




Sekda Sultra Buka Dialog Kerukunan Umat Beragama Lintas Generasi Jelang Pilkada 2024

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., secara resmi membuka dialog kerukunan umat beragama lintas generasi bertema “Penguatan Peran FKUB dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Kondusivitas Pilkada 2024”, Sabtu (9/11/2024) di Kendari.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menyampaikan salam hangat dari Pj. Gubernur Sultra yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan. Ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan dialog ini yang diharapkan mampu mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan umat beragama, terutama menjelang Pilkada serentak Sultra 2024.

Mewakili Pj. Gubernur, Asrun Lio menegaskan bahwa Sultra sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bagi keberagaman. Keragaman agama, budaya, dan suku bangsa di Bumi Anoa menjadi cerminan Indonesia yang toleran. Berdasarkan data Kementerian Agama 2023, mayoritas penduduk Sultra beragama Islam (95,81 persen), diikuti Hindu (1,89 persen), Protestan (1,65 persen), Katolik (0,6 persen), Buddha (0,05 persen), dan agama lain seperti Konghucu.

“Keragaman ini adalah karunia yang harus kita syukuri dan jadikan modal sosial untuk membangun Sultra yang lebih maju, modern, dan sejahtera,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa kerukunan umat beragama adalah landasan utama untuk menghadapi tantangan keberagaman. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dinilai memiliki peran vital dalam mempertemukan pemuka agama untuk berdialog, berbagi pandangan, dan menjaga persatuan.

Pilkada serentak yang akan digelar 27 November 2024 mendatang melibatkan 62 pasangan calon di tingkat provinsi dan 17 kabupaten/kota se-Sultra. Asrun Lio mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan agar momentum demokrasi ini tidak memicu polarisasi yang merusak.

“Jadikan Pilkada sebagai sarana memperkuat demokrasi, bukan memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat Sultra untuk tetap waspada terhadap hoaks dan ujaran kebencian, mengedepankan toleransi, serta memilih pemimpin dengan kepala dingin dan hati yang penuh kasih. Para tokoh agama diharapkan menjadi penjaga perdamaian dan mendorong umatnya untuk menjaga stabilitas dan ketertiban.

“Semoga dialog ini dapat memperkokoh persatuan di tengah keberagaman Sultra,” harapnya.

Dialog yang berlangsung di Kendari ini turut dihadiri Ketua DPRD Sultra, Forkopimda, pimpinan lembaga tingkat provinsi, para rektor, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan media. Ajang ini menjadi langkah konkret dalam menjaga keharmonisan umat beragama di tengah dinamika politik menjelang Pilkada.




Ribuan Warga Tongkuno Siap Menangkan RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Ribuan warga Kecamatan Tongkuno menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dalam kampanye tatap muka yang berlangsung di Sumpuo, Kamis (7/11/2024).

Pasangan yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini disambut hangat dan antusias, terlihat dari pengalungan bunga dan kehadiran masyarakat sejak siang hari.

Kampanye tersebut tidak hanya dihadiri masyarakat umum, tetapi juga tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Tongkuno.

Muhammad Takdir, tokoh masyarakat setempat sekaligus anggota DPRD Muna dari PKB, menyatakan bahwa masyarakat Sumpuo, termasuk Desa Lakologou dan Kontumolepe, telah sepakat memenangkan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024.

“Alhamdulillah, masyarakat Sumpuo siap mendukung dan memenangkan Rajiun-Purnama. Antusiasme mereka adalah bukti nyata kesiapan untuk kemenangan,” ujar Takdir.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan ini berakar dari program-program unggulan Rajiun-Purnama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pajak bumi dan bangunan (PBB) gratis untuk lansia, seragam sekolah gratis, serta perhatian khusus bagi petani, peternak, dan nelayan.

Takdir juga mengungkapkan bahwa Rajiun-Purnama berkomitmen memperbaiki pelayanan publik di Kabupaten Muna, khususnya di RSUD Raha, yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat.

“Rajiun adalah pemimpin yang tegas dan disiplin. Dengan Rajiun-Purnama, insya Allah, Muna akan bangkit dan berkembang,” kata Takdir.

Dalam kampanye ini, hadir pula Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, yang juga anggota DPR RI Komisi IV. Jaelani menyatakan bahwa jika Rajiun-Purnama menang, ia akan memastikan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat Muna menjadi prioritas.

“Jika RahmaTnya Muna menang, saya akan berjuang untuk kemakmuran masyarakat Muna, terutama Sumpuo,” tegasnya.

Di hadapan warga Tongkuno, calon bupati Rajiun Tumada mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa yang ditunjukkan masyarakat setempat.

Ia optimistis pasangan RahmaTnya Muna dapat meraih kemenangan telak di Tongkuno pada Pilkada 2024.

“Saya yakin, di Tongkuno, Rajiun-Purnama akan menang 70 persen. Kami akan prioritaskan pembangunan jalan, baik akses dalam lorong maupun jalan menuju kebun,” ungkap Rajiun.

Ia menambahkan bahwa Muna membutuhkan pemimpin yang optimis, kreatif, tegas, dan disiplin untuk dapat bangkit dari masalah kemiskinan yang selama ini dihadapi.

“Muna saat ini berada di urutan keempat termiskin di Sulawesi Tenggara. Bersama Purnama Ramadhan, kami siap mengubah Muna menjadi lebih maju,” katanya.

Rajiun juga mengajak masyarakat Tongkuno untuk tetap solid dalam mendukung RahmaTnya Muna serta berkomitmen mengawal perubahan bagi kemajuan daerah.

“Mari bersama-sama kita bangun Muna agar lebih baik dan lebih sejahtera,” tutupnya.

 




Pemkab Kolaka Utara Gelar Doa dan Zikir Bersama di Pakue

Kolaka Utara, sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kolaka Utara yang akan berlangsung pada 27 November 2024, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus menggencarkan kegiatan doa dan zikir bersama di seluruh kecamatan untuk menciptakan suasana aman dan damai.

Kegiatan doa dan zikir bersama kembali digelar kali ini di Masjid Raya Nurul Jami, Kelurahan Olo-Oloho, Kecamatan Pakue. Kamis (7/11/2024)

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan dipimpin langsung oleh Imam Kecamatan Pakue, Drs. Sabaruddin, serta Imam Kelurahan Olo-Oloho, Masjidi. Doa dipimpin oleh H. Haeruddin, S.Ag., seorang tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Asisten I Setda Kolaka Utara, Mukhlis Bachtiar, yang mewakili Pj. Bupati Kolaka Utara H. Yusmin, S.Pd., M.H., menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan semua pihak dalam menjaga stabilitas jelang Pilkada.

Mukhlis juga mengajak seluruh warga Kolaka Utara untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan Pilkada yang damai dan harmonis.

“Melalui doa dan zikir bersama ini, kita berharap seluruh proses Pilkada Kolaka Utara dapat berjalan aman dan damai. Kami juga ingin agar seluruh ASN tetap menjaga netralitas serta profesionalisme dalam menghadapi tahapan Pilkada ini,” ungkap Mukhlis dalam sambutannya.

Kegiatan doa dan zikir bersama ini merupakan bagian dari program yang digagas oleh Pj. Bupati Kolaka Utara untuk meningkatkan kedekatan dan keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat serta memastikan setiap tahapan Pilkada berjalan tanpa gangguan.

Acara serupa sebelumnya telah dilakukan di beberapa wilayah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Dengan adanya kegiatan ini di Kecamatan Pakue, Pemkab Kolaka Utara berharap masyarakat semakin solid dan siap menghadapi Pilkada yang aman, damai, dan lancar.




Pj. Gubernur Sultra Hadiri Rakornas 2024, Siap Implementasikan Arahan Presiden Prabowo

Bogor, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Kamis (7/11/2024).

Acara ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri oleh lebih dari 5.000 peserta dari berbagai kementerian, lembaga negara, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Dengan tema “Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045,” Rakornas ini bertujuan mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program-program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Ini adalah momen pertama saya berbicara langsung dengan seluruh pengambil keputusan di republik kita. Kesempatan ini sangat strategis dan penting untuk membangun sinergi nasional demi kemajuan bersama,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam arahannya, Presiden menekankan perlunya efisiensi anggaran negara, baik dari APBN maupun APBD, serta pentingnya menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani rakyat.

“Saya perintahkan kepada TNI, Polri, dan Kejaksaan agar tidak ragu dalam melakukan penegakan hukum, ciptakan pemerintahan yang bersih serta memaksimalkan upaya penyelamatan uang negara,” tegasnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga memberikan arahan tentang beberapa program prioritas pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis, ketahanan pangan dan energi, serta hilirisasi industri. Rakornas ini juga mengadakan diskusi panel mengenai berbagai kebijakan strategis, antara lain pemberantasan korupsi, peningkatan produktivitas daerah, dan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan UMKM digital.

Pada diskusi panel terakhir, fokus diberikan pada persiapan Pilkada Serentak 2024. Para narasumber sepakat pentingnya pengawalan proses pemilu yang aman dan lancar, serta pembentukan desk Pilkada di tingkat daerah guna mengatasi potensi konflik.

Menutup Rakornas, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan agar seluruh peserta patuh pada visi dan program Presiden Prabowo.

“Tidak ada visi lain selain visi Bapak Presiden Prabowo. Tidak ada program lain selain program Bapak Presiden Prabowo,” kata Gibran.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan apresiasi atas arahan yang diberikan Presiden dalam Rakornas tersebut.

“Kami di Sulawesi Tenggara siap menjalankan arahan Presiden, terutama dalam upaya efisiensi anggaran, pemberantasan korupsi, serta memperkuat pemerintahan yang bersih dan melayani,” ujar Andap.

Andap juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan, hilirisasi, dan regulasi pengelolaan perkebunan yang berpihak pada rakyat.

“Program-program ini akan kami implementasikan secara terarah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat Sultra,” tuturnya.

Rakornas ini dihadiri oleh jajaran Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Merah Putih, Kepala Daerah, Forkopimda, serta KPU dan Bawaslu pusat dan daerah, yang turut bersama-sama merumuskan langkah-langkah strategis dalam mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo.




Pemprov Sultra Gelar Rakor Evaluasi Kelembagaan dengan Kementerian PAN-RB

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi (rakor) evaluasi kelembagaan perangkat daerah se-Sultra yang dimulai pada Kamis (7/11/2024), bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra. Rakor ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Perangkat Daerah (OPD), Kepala Biro Lingkup Pemprov Sultra, serta Kepala Bagian Organisasi dari Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota se-Sultra.

Rakor ini dilaksanakan seiring dengan adanya perubahan nomenklatur Kementerian, di mana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) terlibat dalam proses evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto., S.I.K., M.H., membuka rakor tersebut dan memberikan sambutan selamat datang kepada tim Kementerian PAN-RB yang dipimpin oleh Mulyanto, S.Kom., selaku Deputi Bidang Kelembagaan dan Tatalaksana, serta anggota tim lainnya.

Sekda Sultra dalam sambutannya mengungkapkan bahwa rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi struktur dan proses organisasi perangkat daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota se-Sultra, dengan merujuk pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 20 Tahun 2018 tentang pedoman evaluasi kelembagaan instansi pemerintah. Evaluasi ini dianggap penting untuk memastikan bahwa setiap perangkat daerah berfungsi secara optimal dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Saya mengucapkan selamat datang di Bumi Anoa Provinsi Sultra kepada Bapak Mulyanto dan tim, yang akan memberikan arahan dan petunjuk teknis dalam evaluasi kelembagaan perangkat daerah. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja pemerintahan di Sultra,” ujar Sekda Asrun Lio.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa pembentukan perangkat daerah harus didasarkan pada prinsip tepat fungsi dan tepat ukuran, yang bertujuan agar organisasi pemerintah di daerah menjadi rasional, proporsional, efektif, dan efisien. Dalam hal ini, evaluasi kelembagaan menjadi langkah strategis untuk menilai sejauh mana organisasi di daerah mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan yang terjadi.

“Evaluasi kelembagaan ini sangat penting agar kita dapat mengetahui apakah struktur dan proses organisasi perangkat daerah kita sudah sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan mengikuti pedoman yang telah ditetapkan oleh Kementerian PAN-RB, diharapkan setiap perangkat daerah dapat berfungsi dengan optimal dan berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan di Sultra,” lanjutnya.

Sekda Sultra juga mengingatkan peserta rakor untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan memanfaatkan kesempatan untuk menggali pemahaman terkait evaluasi kelembagaan, agar dapat diterapkan dengan baik di masing-masing daerah. Ia berharap evaluasi ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja perangkat daerah dalam melayani masyarakat.

“Tujuan kita adalah untuk mewujudkan perangkat daerah yang tepat fungsi, tepat proses, dan tepat ukuran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Mari kita semua berkomitmen untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan demi kemajuan Sulawesi Tenggara,” tutup Sekda Asrun Lio.




Ketua HNSI Muna: Sinyal Kemenangan Rajiun-Purnama di Pilkada Mulai Terlihat

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan, terus menguat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Muna, La Ode Syahribin, mengajak masyarakat Bumi Sowite untuk bersama-sama memenangkan pasangan yang dikenal dengan akronim “Rahmat Nya Muna” tersebut.

Syahribin mengungkapkan, pasangan Rajiun-Purnama adalah sosok pemimpin visioner yang berpengalaman dalam pemerintahan.

Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa pasangan tersebut dianggap layak menahkodai Muna periode 2025-2030.

“Dari lima calon yang bersaing di Pilkada 2024 Muna, Rajiun-Purnama adalah yang paling pantas memimpin Muna ke depan,” ujar Syahribin, Rabu (6/11/2024).

Lebih lanjut, mantan Ketua Kerukunan Keluarga Baruta (KKB) Kabupaten Muna ini mengatakan bahwa tanda-tanda kemenangan Rajiun-Purnama mulai terlihat di lapangan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye pasangan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka memiliki dukungan luas.

Selain itu, hasil survei terbaru dari Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 2 tersebut berada di posisi unggul dengan 48,3 persen, mengalahkan empat rival lainnya.

“Kalau partisipasi pemilih mencapai 100 persen, Rajiun-Purnama bisa memperoleh 70 ribu suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 157.321 orang. Jika partisipasi sekitar 80 persen, perolehan suaranya bisa mencapai 60 ribu lebih. Karena ada lima calon, sisa suara lainnya akan terbagi di antara mereka. Saya yakin pertarungan ini akan dimenangkan secara mutlak oleh Rajiun-Purnama,” jelas Syahribin.

Syahribin, yang akrab disapa Hipno, menambahkan bahwa dukungan terhadap pasangan Rajiun-Purnama semakin kuat dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, sebagai kader Partai Gerindra yang diusung langsung oleh Prabowo, pasangan ini memiliki posisi strategis dan dukungan besar dari pemerintah pusat.

“Rajiun-Purnama adalah kader Gerindra, dan keduanya diamanahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bertarung di Pilkada Muna 2024. Hal ini patut diperhitungkan,” tegas Ketua Kelompok Advokat dan Pengacara Indonesia (KAPI) Kabupaten Muna itu.




Pemuda Milenial PAM Deklarasikan Dukungan untuk Rajiun-Purnama di Pilkada Muna

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan, terus mengalir menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muna 2024.

Kali ini, komunitas Pemuda Milenial Lorong PAM menyatakan sikap mendukung pasangan yang dikenal dengan akronim “Rahmat Nya Muna” tersebut.

Koordinator Pemuda Milenial Lorong PAM, Laode Anugrah Ilahi, mengungkapkan alasan dukungan mereka kepada Rajiun dan Purnama.

Menurutnya, Rajiun Tumada terbukti sebagai pemimpin berprestasi yang telah berhasil membangun infrastruktur jalan saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat.

Dengan pengalaman itu, Rajiun diyakini mampu membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Muna, apalagi kini berpasangan dengan Purnama Ramadan, mantan Direktur PDAM Muna yang memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan air bersih di daerah tersebut.

“Saat memimpin di Muna Barat, Pak Rajiun berhasil membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Visi dan misi yang beliau bawa selalu dituntaskan. Kali ini, beliau berpasangan dengan Pak Purnama yang memahami pentingnya akses air bersih untuk warga Muna,” ujar Laode Anugrah Ilahi, Rabu (6/11/2024).

Lebih lanjut, Anugrah menambahkan bahwa program yang diusung pasangan Rajiun-Purnama menyasar kebutuhan mendasar masyarakat, seperti kenaikan gaji untuk RT/RW, perbaikan jalan, penyediaan air bersih, seragam sekolah gratis, serta pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lansia.

“Pak Rajiun dan Pak Purnama adalah kombinasi ideal untuk membawa perubahan bagi Muna. Mereka dekat dengan masyarakat, dan sangat dikenal di Kabupaten Muna,” tambah Anugrah.

Komunitas Pemuda Milenial Lorong PAM pun mengajak seluruh masyarakat Muna untuk memberikan dukungan penuh bagi pasangan Rajiun-Purnama.

Anugrah menegaskan bahwa mereka siap mengawal jalannya Pilkada hingga kemenangan.

“Oleh karena itu, kami, Pemuda Milenial Lorong PAM, menyatakan siap mendukung penuh pasangan Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan. Kami juga memohon doa serta dukungan dari masyarakat agar Rahmat Nya Muna dapat meraih kemenangan,” pungkasnya.

Di sisi lain, pasangan Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan mengapresiasi setiap elemen masyarakat yang telah bergabung dalam barisan “Rahmat Nya Muna” dan mengimbau semua pihak untuk menjaga suasana demokrasi yang damai menjelang hari pemilihan pada 27 November 2024.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Muna. Mari bersama-sama mengawal dan memenangkan Rahmat Nya Muna di Pilkada 2024,” tutup Rajiun.




Isu Penundaan Pelantikan Pj Bupati Busel, Sekda Sultra Klarifikasi

KENDARI, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, memberikan klarifikasi resmi terkait isu penundaan pelantikan Pj. Bupati Buton Selatan (Busel) yang beredar di sejumlah media. Sekda Sultra mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan menjaga kondusivitas menjelang Pilkada serentak pada 27 November 2024.

Dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024), Sekda Sultra menjelaskan bahwa setiap langkah yang diambil terkait pelantikan Pj. Bupati Busel telah melalui proses dan mekanisme yang berlaku. Ia mengungkapkan bahwa Pemprov Sultra merespon dengan cepat setiap instruksi pemerintah pusat, termasuk dalam penjemputan dokumen negara yang bersifat rahasia.

“Pada Minggu, 3 November 2024, atas arahan Pj. Gubernur, Pemprov Sultra menjemput dokumen pelantikan tersebut langsung dari Kemendagri. Dokumen itu dibawa dengan kondisi masih tersegel untuk segera dilaporkan kepada Pj. Gubernur,” ujar Sekda.

Sekda juga menjelaskan bahwa dokumen tersebut diterima pada Senin, 4 November 2024, dan pada hari yang sama Pj. Gubernur langsung memberikan disposisi kepada Sekda untuk menindaklanjutinya. Namun, karena Sekda Sultra masih berada di Jakarta, pelantikan baru dapat dijadwalkan setelah kedatangan Sekda kembali di Kendari pada 5 November 2024.

Sekda menegaskan bahwa meskipun pelantikan belum dilaksanakan, tidak ada kekosongan jabatan, mengingat SK Pj. Bupati Busel mulai berlaku setelah pelantikan. Proses administrasi, termasuk penyusunan dokumen dan kelengkapan acara pelantikan, juga sedang dipastikan agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Pelantikan ini akan dilakukan setelah semua administrasi dan kesiapan pelantikan dipastikan lengkap. Tidak ada penundaan, hanya memastikan segala sesuatunya siap,” tegas Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Sultra, Dr. M Ridwan Badallah, yang juga diusulkan sebagai Pj. Bupati Busel, merasa terkejut dengan beredarnya foto dokumen pelantikan yang dimuat di media. Menurutnya, dirinya secara pribadi belum menerima SK tersebut, dan beredarnya informasi terkait penundaan pelantikan tidak ada kaitannya dengan niatan penundaan dari Pj. Gubernur.

“Saya sangat menyayangkan berita yang beredar, karena saya pun belum menerima SK pelantikan itu. Semua ini murni karena padatnya jadwal Pj. Gubernur yang tidak dapat diwakili,” kata Ridwan. Ia berharap masyarakat dan media bisa memahami bahwa proses pelantikan tetap berjalan sesuai dengan prosedur dan akan dilakukan segera setelah kesiapan administrasi selesai.

Sekda Sultra dan Ridwan Badallah mengimbau semua pihak untuk tidak salah persepsi terkait proses yang sedang berlangsung dan memastikan bahwa semua keputusan yang diambil telah sesuai dengan aturan dan kebijakan pemerintah pusat.




Pj. Gubernur Sultra dan Komisi II DPR RI Bahas Kesiapan Pilkada Serentak 2024

Kendari, sultranet.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., menerima kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Tim, Bahtra. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan Sulawesi Tenggara dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada Serentak 2024. Pertemuan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, dihadiri berbagai elemen penting pada Rabu, 6 November 2024.

Rombongan Komisi II DPR RI didampingi perwakilan KPU RI, Ketua KPU dan Bawaslu provinsi serta kabupaten/kota, Forkopimda tingkat I dan II, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Tenggara. Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut, yang diharapkan dapat memberikan masukan strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu di Sultra.

Sulawesi Tenggara yang terdiri dari 74% perairan dan 26% daratan menghadapi tantangan geografis yang cukup besar. Pemprov Sultra telah memaksimalkan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar. Dengan 62 pasangan calon yang akan bertarung di berbagai kabupaten/kota, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran yang memadai untuk mendukung operasional KPU dan Bawaslu.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sultra aktif memverifikasi data pemilih melalui program Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga saat ini, tingkat perekaman KTP-el mencapai 98,03%, dengan fokus pada pemilih pemula dan kelompok rentan.

Pemprov juga menerapkan kebijakan tegas terkait netralitas ASN. Surat edaran telah dikeluarkan untuk memastikan tidak ada ASN yang terlibat dalam mendukung pasangan calon tertentu. Dukungan penuh diberikan kepada KPU dan Bawaslu dalam rekrutmen badan adhoc serta penyediaan fasilitas kampanye.

Untuk menjamin keamanan, Sultra yang dikategorikan sebagai wilayah “rawan sedang” telah memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan Kejaksaan. Pemerintah menargetkan tingkat partisipasi pemilih sebesar 83,82%, sesuai dengan target nasional.

Pj. Gubernur Sultra menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak agar Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung aman, lancar, dan demokratis. “Sinergi antara Pemprov, Komisi II DPR RI, KPU, Bawaslu, serta seluruh pemangku kepentingan adalah kunci untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang membawa kemajuan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan seluruh elemen di Sulawesi Tenggara, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pengamanan, untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Pemerintah optimistis bahwa melalui persiapan matang dan dukungan penuh masyarakat, penyelenggaraan Pilkada dapat memberikan hasil yang terbaik bagi daerah.