Iring-Iringan Kapal Nelayan Kabaena Sambut Paslon BERANI

Bombana, sultranet.com – Kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, di Pulau Kabaena pada Sabtu (2/11/2024) disambut meriah oleh ratusan warga.

Momen mengharukan ini ditandai dengan iring-iringan kapal nelayan yang mengantar mereka menuju Pelabuhan Pising, menciptakan pemandangan yang luar biasa di tengah lautan.

Saat kapal feri yang mengangkut Burhanuddin dan Ahmad Yani mulai mendekati pelabuhan, puluhan perahu nelayan bergerak mendekat.

Barisan kapal kecil ini menggambarkan semangat dan antusiasme masyarakat Kabaena yang ingin menjemput calon pemimpin mereka dengan penuh sukacita.

Seorang nelayan setempat, Rahmat, mengungkapkan alasan di balik sambutan besar ini.

“Kami datang bukan tanpa alasan. Ini semua karena kecintaan kami kepada Pak Burhanuddin, yang kami tahu bertekad mendedikasikan sisa usianya untuk pembangunan Bombana, khususnya Kabaena,” ujarnya.

Di atas kapal feri, para penumpang juga terkesima melihat iring-iringan perahu yang datang menjemput.

Banyak dari mereka berkumpul di sisi kapal untuk menyaksikan pemandangan indah ini, menyebabkan feri sedikit oleng sebelum kembali stabil.

Sesampainya di dermaga, Burhanuddin tampak haru dengan sambutan luar biasa dari masyarakat.

Ia turun dari kapal dengan senyum syukur, menyapa warga yang bersorak dan melambaikan tangan.

“Ini adalah bentuk dukungan yang sangat menyentuh hati. Kalian semua adalah semangat saya untuk terus maju dan membangun Bombana,” ucap Burhanuddin, disambut tepuk tangan dan sorakan dari warga.

Ahmad Yani juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan yang meriah tersebut.

“Semangat dan cinta masyarakat Kabaena menunjukkan bahwa kita semua berada di jalur yang sama, menuju perubahan yang lebih baik untuk Bombana,” katanya sambil melambaikan tangan kepada masyarakat yang memadati dermaga.

Kehadiran pasangan BERANI di Pulau Kabaena meningkatkan optimisme mereka untuk meraih kemenangan di pemilihan mendatang.

Dukungan besar dari masyarakat ini menegaskan harapan mereka akan terwujudnya perubahan yang diinginkan.

Beberapa tokoh masyarakat dan perwakilan kelompok nelayan yang hadir turut mengungkapkan harapan agar pasangan ini dapat mengutamakan pembangunan pro rakyat, terutama dalam bidang infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat kepulauan.




Puting Beliung Hantam Kodeoha, Plt. Camat Syahlan Launu “Gercep” Data dan Salurkan Bantuan

Kolaka Utara, sultranet.com – Bencana Angin puting beliung yang terjadi Jumat (1/11) sore menerjang Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, mengakibatkan kerusakan pada 10 rumah warga di Kelurahan Mala-Mala dan Desa Koroha.

Angin kencang disertai hujan deras ini tidak hanya merusak atap rumah, tetapi juga menumbangkan beberapa pohon yang menimpa rumah warga.

Kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Merespons cepat kejadian tersebut, Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, S.H., Gerak Cepat (Gercep) langsung turun ke lapangan untuk mendata kerusakan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti PLN, Dinas Sosial, dan BPBD Kolaka Utara.

“Kami segera berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan aliran listrik di wilayah terdampak serta mengevakuasi keluarga yang rumahnya rusak parah,” ujar Syahlan, Sabtu (2/11/2024)

Syahlan Launu yang juga menjabat Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut itu menjelaskan kerusakan paling signifikan terjadi di Kelurahan Mala-Mala dan Desa Koroha, dengan beberapa rumah mengalami kerusakan parah.

Di Kelurahan Mala-Mala, rumah milik Usman, petani berusia 50 tahun, mengalami kerusakan berat pada bagian atap, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Selain itu, sejumlah rumah lainnya juga terdampak, termasuk rumah Rosdiana di Desa Koroha yang rusak berat di bagian dapur akibat tertimpa pohon dengan kerugian sekitar Rp5 juta.

Penyerahan bantuan pertama dilakukan pada Sabtu (2/11) pukul 11.00 WITA, dipimpin oleh Syahlan Launu bersama Ketua TP PKK Kodeoha, Ny. Yusriani Syahlan, yang turut mendampingi penyaluran bantuan bagi para korban bersama perwakilan Dinas Sosial dan PMI Kolaka Utara.

“Dukungan pemerintah daerah dan instansi terkait sangat diharapkan dalam situasi seperti ini. Bantuan yang diberikan setidaknya dapat meringankan beban para korban,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pendataan terus dilakukan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang diperlukan.

“Kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. Untuk sementara, kami telah mendata 10 rumah yang terdampak, namun pendataan lebih lanjut akan terus dilakukan,” jelasnya.

Upaya tanggap darurat ini diharapkan dapat membantu pemulihan situasi pascabencana serta memberikan kenyamanan bagi warga terdampak agar dapat segera melanjutkan aktivitas mereka dengan aman.

Berikut daftar korban dan kerugian akibat bencana angin puting beliung di Kecamatan Kodeoha: Usman, 50 tahun, petani di Kelurahan Mala-Mala, mengalami kerusakan berat pada atap rumah dengan kerugian ± Rp20.000.000.

Selanjutnya Jufri, 50 tahun, petani, mengalami kerusakan atap rumah dengan kerugian ± Rp500.000; Nawir, 40 tahun, petani, mengalami kerusakan pada sebagian atap rumah dengan kerugian ± Rp2.000.000; Harisah, 45 tahun, PNS, mengalami kerusakan atap rumah dengan kerugian ± Rp500.000;

Selanjutnya Tamrin, 55 tahun, petani, mengalami kerusakan atap rumah dengan kerugian ± Rp500.000; Haeruddin, 49 tahun, petani, mengalami kerusakan atap rumah dengan kerugian ± Rp500.000.

Selanjutnya Yuspa, 62 tahun, mengalami kerusakan atap rumah dengan kerugian ± Rp500.000; dan Haeruddin Jumi, petani, mengalami kerusakan atap rumah dengan kerugian ± Rp500.000.

Di Desa Koroha, Rosdiana, 62 tahun, ibu rumah tangga, mengalami kerusakan berat pada dapur dan sebagian atap rumah dengan kerugian ± Rp5.000.000; serta Irfan, 38 tahun, mengalami kerusakan ringan pada dapur akibat tertimpa pohon dengan kerugian ± Rp3.000.000. Total kerugian yang tercatat mencapai sekitar Rp33.000.000.

 

Sumber: PLT. Camat Kodeoha




GEN-Z Satukan Kekuatan Dukung RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), terus meluas.

Kali ini, dukungan datang dari generasi muda GEN-Z yang berada di Kendari dan memiliki ikatan erat dengan Kabupaten Muna.

Mereka aktif berpartisipasi dan berkomitmen untuk memenangkan RahmaTnya Muna dalam Pilkada Muna 2024.

Kelompok pemuda yang tergabung dalam GARAB GEN’Z menyatakan bahwa keterlibatan mereka bukanlah sekadar kepentingan kelompok atau golongan, melainkan atas dasar keyakinan terhadap kapasitas pasangan nomor urut 2 ini.

Putra Sang Fajar Ombi, koordinator GARAB GEN’Z, menegaskan bahwa menurut mereka hanya RahmaTnya Muna yang paling tepat memimpin Kabupaten Muna dengan pengalaman serta visi yang jelas untuk kemajuan daerah.

“Momen ini bukan karena adanya kepentingan pribadi atau kelompok, tapi kami hadir karena kami yakin hanya pasangan Rajiun dan Purnama yang memiliki kapasitas untuk memajukan Muna. Kami menilai Pak La Ode M. Rajiun Tumada memiliki pemahaman mendalam tentang persoalan yang dihadapi daerah ini karena beliau pernah memimpin sebelumnya,” ungkap Putra pada Sabtu (2/11/2024).

Selain pengalaman, menurutnya, calon Bupati Rajiun Tumada memahami masalah-masalah mendasar di masyarakat Muna.

Ini dianggap sebagai modal kuat untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Muna.

“Kami, anak-anak GEN-Z Kabupaten Muna yang berada di Kendari, insya Allah akan 100% berjuang dan bergotong-royong mendukung RahmaTnya Muna untuk meraih kemenangan,” tandasnya.

Dukungan dari kaum muda ini memperlihatkan antusiasme tinggi yang diharapkan dapat memperkuat posisi RahmaTnya Muna dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna periode 2024-2029.

 




Inflasi Sultra Terkendali Kembali Deflasi, Pj Gubernur Puji Sinergitas Jaga Stabilitas Harga

Kendari, sultranet.com – Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencatatkan prestasi dalam menjaga stabilitas harga dengan membukukan deflasi sebesar 0,17% pada Oktober 2024. Angka ini bertolak belakang dengan inflasi nasional yang mencapai 0,08%. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa Sultra menjadi salah satu provinsi dengan pengendalian harga terbaik. (2/11/2024)

Deflasi ini terutama didorong oleh penurunan harga di kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau, yang mengalami deflasi sebesar 0,58% dengan kontribusi 0,19%. Beberapa komoditas yang paling berpengaruh adalah beras (0,06%), terong (0,05%), dan bayam (0,04%).

Meski demikian, sejumlah komoditas turut menyumbang inflasi, seperti kacang panjang, ikan layang, dan emas perhiasan, masing-masing dengan andil inflasi 0,04%. Tomat dan sawi hijau juga memberikan kontribusi inflasi sebesar 0,03%.

Secara tahunan (year on year), inflasi Sultra berada pada angka 0,71%, jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 1,71%. Capaian ini menjadikan Sultra sebagai provinsi dengan inflasi tahunan terendah kedua di Indonesia. Kontribusi inflasi tahunan terbesar berasal dari sigaret kretek mesin (0,33%), emas perhiasan (0,27%), dan ikan bandeng (0,06%), sedangkan beras (-0,16%) dan angkutan udara (-0,07%) memberikan andil dalam menekan inflasi tahunan.

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi, mengapresiasi kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga stabilitas harga.

“Keberhasilan ini adalah hasil dari sinergitas antara TPID, pemerintah daerah, pelaku pasar, dan pemangku kepentingan lainnya. Kami akan terus memantau dinamika pasar, mengintervensi harga jika diperlukan, serta menguatkan langkah inovatif untuk menjaga stabilitas,” kata Andap.

Ia juga berkoordinasi dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Doni Septadijaya, terkait tren deflasi berturut-turut sejak Juni hingga Oktober 2024. Menurut Doni, daya beli masyarakat masih terjaga meski terjadi deflasi, terlihat dari pertumbuhan kredit dan simpanan dana pihak ketiga dibandingkan tahun sebelumnya.

Deflasi di Sultra dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Mitigasi El Nino dan La Nina yang lebih baik dibandingkan 2022-2023.
  2. Produksi beras 2024 yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
  3. Penyesuaian harga sejumlah komoditas yang sebelumnya tinggi.

Untuk menjaga daya beli masyarakat dan kestabilan harga, Pemprov Sultra telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

  1. Percepatan realisasi APBD untuk mendorong konsumsi pemerintah dan rumah tangga.
  2. Optimalisasi Dana Desa dan program asuransi pertanian berbasis APBN.
  3. Akselerasi pembiayaan KUR untuk sektor perikanan dan pertanian.
  4. Penguatan kerja sama antar daerah melalui business to business (B2B).
  5. Pendirian kios pemantau harga sebagai alat pengendalian inflasi.
  6. Proteksi harga petani melalui perdagangan antar daerah.

Pemprov Sultra juga bersiap menghadapi tantangan di tahun 2025, termasuk potensi lonjakan harga akibat efek statistik (base effect) dari penurunan harga 2024. Fenomena ini dapat menyebabkan kenaikan harga yang tampak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami optimis inflasi Sultra akan tetap terkendali dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” pungkas Andap.




Tokoh Masyarakat Kelurahan Dana ajak Warga Menangkan Rajiun-Purnama

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, atau yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna,” melakukan kampanye tatap muka dan dialogis bersama masyarakat Kelurahan Dana, Kecamatan Watopute, Jumat (01/11/2024).

Kedatangan pasangan ini disambut antusias oleh warga dengan pengalungan bunga sebagai tanda kehormatan.

Hadir dalam acara tersebut tokoh agama, masyarakat, pemuda, perempuan, serta ribuan warga Kelurahan Dana yang ingin mendengarkan langsung paparan program mereka.

Tokoh masyarakat Kelurahan Dana, La Samia, dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pasangan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024.

La Samia menilai, pemimpin daerah yang baik harus memahami kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat, sehingga program yang ditawarkan dapat benar-benar memberi solusi nyata bagi masalah-masalah lokal.

“Seorang pemimpin harus paham dengan wilayahnya. Tanpa itu, sulit untuk menghadirkan solusi yang sesuai kebutuhan, seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap La Samia.

Ia menambahkan, Rajiun merupakan sosok yang telah menunjukkan komitmennya dengan mengunjungi 22 kecamatan dan 124 desa di Kabupaten Muna, sehingga langsung mendengar keluhan masyarakat.

Lebih lanjut, La Samia mengajak masyarakat untuk bersatu dan berjuang memenangkan Rajiun-Purnama dalam pilkada.

“Saya meminta seluruh keluarga kita, orang tua, abang, adik, tokoh agama, serta tokoh pemuda untuk tetap solid dan mendukung RahmaTnya Muna. Mari kita berikhtiar dan berdoa demi kemenangan mereka,” tegas La Samia.

Sementara itu, calon bupati Muna LM Rajiun Tumada, dalam kampanyenya, menjelaskan bahwa pengalamannya mengelilingi wilayah Kabupaten Muna memberinya pemahaman lebih mendalam mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah terpencil.

Ia menyoroti kondisi desa di Labulawa, Muna bagian timur, yang hingga kini belum memiliki akses listrik memadai dan kondisi jalan yang rusak parah.

“Ada desa di Labulawa yang belum memiliki listrik. Kondisi jalan juga masih sangat memprihatinkan. Kami berkomitmen menghadirkan kesetaraan pembangunan di semua wilayah Kabupaten Muna,” ujar Rajiun.

Dalam upayanya untuk mendorong pembangunan daerah, Rajiun-Purnama berkomitmen untuk memprioritaskan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk sektor mebel di Kecamatan Watopute.

Selain itu, pasangan ini juga merencanakan pembangunan jalan lingkar tengah yang akan mendukung pengembangan Kota Raha sebagai pusat ekonomi baru di Kabupaten Muna.

Rencana pembangunan ini akan menghubungkan beberapa wilayah seperti Lakoduma, Bangkali Barat, Dana, hingga Dermaga Tampo, yang diharapkan akan mempermudah akses dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

Rajiun menutup kampanyenya dengan mengajak seluruh warga untuk bersatu memilih RahmaTnya Muna pada hari pemilihan.

“Mari kita berjuang bersama, dukung dan pilih RahmaTnya Muna pada tanggal 27 November nanti,” ujarnya dengan penuh semangat.




Cabup Bombana H. Burhanuddin “Tancap Gas” Sapa Warga Mulaeno

Bombana, sultranet.com – Sehari usai melaksanakan Depat Kandidat, Calon Bupati Bombana Nomor Urut 1, H. Burhanuddin lansung “Tancap Gas”, melanjutkan aktivitas politiknya dengan menggelar kampanye dialogis di Desa Mulaeno, Kecamatan Poleang Tengah, Jumat, 1 November 2024,

Kedatangannya H. Burhanuddin disambut antusias oleh warga yang meneriakkan yel-yel “Berani Menang” sebagai bentuk dukungan.

Dalam kampanye ini, Burhanuddin berdialog langsung dengan masyarakat, menyampaikan komitmennya untuk menjadi pemimpin yang melayani masyarakat Bombana.

Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kesejahteraan masyarakat.

“Saya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melayani, bukan dilayani. Prioritas saya adalah kesejahteraan warga Bombana,” ujarnya disambut tepuk tangan warga.

Selain itu, Burhanuddin juga menyampaikan beberapa program unggulannya, termasuk beasiswa bagi anak-anak Bombana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Pendidikan adalah investasi masa depan. Saya akan memastikan anak-anak Bombana mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik,” tambah Burhanuddin.

Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi dan harapan mereka.

Salah satu pemilih millenial, Meria Sari, menitip pesan kepada H.Burhanuddin jika ia terpilih sebagai Bupati Bombana agar memperhatikan perbaikan infrastruktur dasar di wilayahnya, terutama jalan dan jembatan

 “Kami sangat berharap perbaikan jalan di Poleang segera terealisasi,” ungkap Meria.

Keluhan lain datang dari Nursia, seorang ibu rumah tangga yang menceritakan pengalamannya pernah dijanjikan rumah bantuan namun hingga kini belum terealisasi, meskipun ia sudah menyerahkan kartu keluarga dan membayar Rp 100.000.

“Hingga saat ini, bantuan rumah yang dijanjikan itu tak kunjung diberikan,” keluh Nursia sambil menahan tangis.

Menanggapi hal ini, Burhanuddin berjanji untuk memperbaiki sistem bantuan sosial agar tidak ada warga yang dirugikan dan memastikan setiap bantuan diterima oleh yang berhak.

“Kita berkomitmen untuk mengevaluasi pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat Bombana,” tandasnya.

 

 




Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton Resmi Dirilis: Tonggak Baru Industri Lokal Sultra

JAKARTA, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi merilis Peta Jalan (Roadmap) Hilirisasi Aspal Buton di Jakarta, Jumat (1/11/2024). Acara ini menandai langkah strategis dalam mendukung kemandirian industri nasional dan optimalisasi sumber daya lokal.

Sekda Sultra mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah pusat dalam menyelesaikan roadmap ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen pemerintah dalam mendukung produk Aspal Buton melalui e-katalog. Ini langkah konkret sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022,” ungkapnya.

Roadmap ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sultra, khususnya PT Wika Bitumen di Kabupaten Buton, serta pernyataannya pada acara Business Matching dan P3DN di Istora Senayan, Maret 2023. Presiden menegaskan pentingnya hilirisasi Aspal Buton dalam mendukung kemandirian industri nasional.

Pemerintah Provinsi Sultra optimis bahwa implementasi roadmap ini tidak hanya membawa kemajuan sektor industri, tetapi juga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan dasar hukum yang kuat, kita sepakat untuk bersama-sama mendukung langkah ini demi tercapainya visi pembangunan daerah,” tambah Sekda.

Sekda Sultra menjabarkan empat dasar hukum utama yang menjadi fondasi pemanfaatan Aspal Buton, yaitu Inpres No. 2 Tahun 2022 tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, Permen PUPR No. 18 Tahun 2018 tentang penggunaan Aspal Buton untuk pembangunan jalan, Permendagri No. 15 Tahun 2023 tentang pedoman penyusunan APBD 2024, dan Perda Sultra No. 2 Tahun 2016 tentang pemanfaatan Aspal Buton untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Sultra memiliki deposit Aspal Buton mencapai 663 juta ton, setara dengan 133 juta ton aspal murni, cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama 100 tahun. Produk Aspal Buton mencakup berbagai jenis seperti asbuton butir 5/20, asbuton pracampur, hingga asbuton murni.

Namun, produksi Aspal Buton saat ini baru mencapai 350.000 ton per tahun, atau 25% dari kebutuhan nasional yang berkisar antara 1,3 hingga 1,5 juta ton. Sebagian besar kebutuhan masih diimpor dari Singapura. Untuk itu, pemerintah sedang mempersiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Aspal di Pulau Buton guna meningkatkan kapasitas produksi.

Sekda Sultra berharap roadmap ini dapat mendorong pertumbuhan industri, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa Pemprov Sultra mendukung penuh investasi yang memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan dalam upaya kita membangun Bumi Anoa tercinta,” tutupnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat eselon I dan II dari berbagai kementerian, kepala daerah di Sultra, pimpinan asosiasi industri, dan perusahaan terkait. Dukungan lintas sektor ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta dalam memajukan industri Aspal Buton.

Rilis roadmap ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan kemandirian industri nasional sekaligus penguatan ekonomi lokal Sultra.




Diterpa Black Campaign, RAHMATnya Muna Anggap Sebagai Pemicu Semangat Baru

MUNA, Sutranet.com – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan yang diusung oleh Partai Gerindra dan PKB, terus menghadapi serangan kampanye hitam (black campaign).

Sejak resmi ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna, berbagai isu dan tudingan personal ditujukan kepada pasangan yang dikenal dengan akronim RAHMATnya Muna ini.

Menurut Koordinator Media Center RAHMATnya Muna, Anton Laeti, isu-isu negatif yang menyerang pasangan ini sering kali bersumber dari rival politik serta para pendukungnya melalui berbagai media, termasuk media sosial.

Anton menganggap serangan-serangan ini sebagai hal yang biasa terjadi menjelang pesta demokrasi di Bumi Sowite, nama lain Kabupaten Muna.

“Saat-saat seperti ini memang rawan diserang isu kampanye hitam. Tapi bagi kami, hal ini justru menjadi motivasi untuk terus maju,” ujar Anton, Jumat (1/11/2024).

Anton menyebutkan beberapa isu yang dilemparkan, seperti tidak tuntasnya masa jabatan Rajiun sebagai Bupati Muna Barat, serta tuduhan bahwa jika terpilih sebagai Bupati Muna, Rajiun akan membubarkan para pedagang bahan bakar eceran di Kota Raha. Ia juga menyebutkan tuduhan-tuduhan pribadi lainnya yang dinilai jauh dari kenyataan.

Terkait tidak diselesaikannya masa jabatan sebagai Bupati Muna Barat, Anton menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rajiun saat itu.

“Pak Rajiun telah berkomitmen sejak awal untuk menyerahkan jabatannya kepada Wakilnya, Achmad Lamani, setelah ia berhasil membangun Muna Barat,” katanya.

Ia juga menanggapi tudingan soal pembubaran pedagang bahan bakar eceran, menyebutnya sebagai fitnah yang tidak berdasar.

“Pak Rajiun justru akan membantu pedagang kecil tersebut dengan memberikan modal usaha agar mereka dapat lebih berkembang dan mandiri,” tegas Anton.

Anton meyakini bahwa isu-isu yang dilontarkan akan menjadi bumerang bagi pihak yang menyerang.

“Isu ini akan jadi bom waktu bagi mereka. Kami sudah paham strategi kami dan kapan waktunya untuk membalas dengan cara yang tepat,” tandasnya.

 




Paslon BERANI Usung Visi Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan 

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., yang mengusung tagline BERANI, menetapkan visi besar untuk memajukan Kabupaten Bombana periode 2025-2030. Jumat (1/12024)

Dengan mengusung visi “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan,” Paslon BERANI menekankan konsep utama yaitu menata kota dan memberdayakan desa

Hal tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bombana, terutama di pedesaan.

Ketua Tim Pemenangan BERANI, H. Rasyid, menjelaskan bahwa visi ini berangkat dari kebutuhan Bombana untuk berkembang sebagai kabupaten yang memiliki daya saing tinggi di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Visi kami adalah menjadikan Bombana sebagai pusat agrominapolitan yang berdaya saing dan mandiri. Ini berarti pembangunan akan difokuskan pada pengelolaan potensi desa yang kuat, sehingga masyarakat pedesaan dapat hidup sejahtera dan mandiri,” ungkap H. Rasyid.

Menata Kota dan Memberdayakan Desa

Paslon BERANI memandang pentingnya pembangunan yang menyeluruh dan merata antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Bombana.

Menurut H. Rasyid, konsep “menata kota dan memberdayakan desa” dirancang untuk memberikan akses dan kesempatan yang sama bagi masyarakat di seluruh wilayah, tanpa meninggalkan satu pun area.

Di kota, pembangunan akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar, penyediaan fasilitas publik, dan penataan wilayah yang mendukung kehidupan masyarakat yang modern dan nyaman.

Di desa, Paslon BERANI akan mengembangkan sektor pertanian, peternakan, perikanan dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelatihan, akses teknologi, dan fasilitas penunjang bagi masyarakat desa agar produktivitas mereka meningkat dan mereka bisa mandiri secara ekonomi,” jelas H. Rasyid.

Desa yang Berdaya, Kota yang Tertata

Untuk merealisasikan visi ini, Paslon BERANI merancang berbagai misi strategis dan program unggulan yang berfokus pada pemberdayaan desa.

Salah satu misi utamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui pelatihan keterampilan dan akses pendidikan yang merata.

Paslon BERANI juga akan memperkuat konektivitas antara desa dan kota, dengan membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan internet yang lebih luas agar masyarakat desa dapat lebih mudah terhubung dengan pusat ekonomi dan layanan publik.

H. Rasyid menyebutkan bahwa pasangan BERANI juga menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan dengan memperkuat sektor ekonomi desa yang berbasis pada agrominapolitan.

“Kami akan memastikan bahwa desa-desa di Bombana dapat menjadi pusat produksi dan ekonomi yang kuat dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Program ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak.

Selain itu, untuk mendukung ekonomi desa, Paslon BERANI merancang program pengembangan industri kreatif dan UMKM yang berbasis budaya dan potensi lokal.

“Masyarakat desa akan didorong untuk menghasilkan produk unggulan yang bisa bersaing di pasar regional maupun nasional,” tegasnya

Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan untuk Desa

Di bidang kesehatan, Paslon BERANI berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat desa.

Mereka merencanakan pengembangan kualitas layanan Puskesmas serta menyediakan layanan kesehatan berbasis KTP agar akses kesehatan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat Bombana, terutama mereka yang berada di wilayah perdesaan.

Di bidang pendidikan, program unggulan yang dirancang mencakup peningkatan kualitas sarana fasilitas pendidikan serta pemberian beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap anak di Bombana, baik di desa maupun kota, memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Menuju Bombana yang Lebih Mandiri dan Sejahtera

Konsep menata kota dan memberdayakan desa yang diusung Paslon BERANI ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi Bombana untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah.

H. Rasyid menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari kemajuan di perkotaan, tetapi juga dari kesejahteraan masyarakat di desa.

“Melalui program yang kami siapkan, kami yakin bahwa masyarakat desa akan semakin mandiri secara ekonomi dan sejahtera. Kami ingin menciptakan Bombana yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan, dengan memastikan bahwa setiap warganya, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat pembangunan,” tutup H. Rasyid.

 




Rahmatnya Muna Kukuhkan Tim Paripurna 3 Kecamatan

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan(, mengukuhkan Tim Paripurna sebagai tim relawan utama dalam kampanye Pilkada Muna 2024.

Tim relawan yang didominasi oleh kaum perempuan ini berasal dari tiga kecamatan di Muna: Duruka, Katobu, dan Batalaiworu.

Rajiun menjelaskan bahwa Tim Paripurna akan menjadi garda terdepan untuk mensosialisasikan visi-misi RahmaTnya Muna dan menyebarkan pesan perjuangan pasangan ini kepada masyarakat luas hingga ke pelosok Bumi Sowite.

“Kami harap tim ini dapat mengajak masyarakat memahami perjuangan kami untuk membangun Muna yang lebih baik,” ujar Rajiun dalam acara pengukuhan yang disambut antusias warga.

Selain pengukuhan Tim Paripurna, pasangan dengan akronim RahmaTnya Muna ini juga mengadakan kampanye dialogis bersama masyarakat di Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, pada Kamis (31/10/2024).

Kedatangan mereka disambut meriah dengan pengalungan bunga dan lantunan shalawat oleh warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh agama setempat, Ustad Wahid Muslim, menyampaikan aspirasi warga kepada pasangan Rajiun-Purnama.

Ia berharap, jika terpilih, pasangan ini bisa membantu penyelesaian pembangunan masjid yang sedang dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat Wamponiki dan saat ini telah memasuki tahap pengecoran tiang.

Selain aspirasi mengenai pembangunan masjid, masyarakat Wamponiki Pantai yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan juga mengeluhkan tambatan perahu yang rusak dan jembatan akses runtuh, akibatnya mereka kesulitan memperbaiki perahu tanpa fasilitas tambatan yang layak.

Menanggapi aspirasi warga, Rajiun berjanji akan memprioritaskan perbaikan akses nelayan jika dirinya dan Purnama terpilih.

Ia juga menyoroti permasalahan sampah di Kota Raha, terutama di sekitar area Bypass, yang menurutnya memerlukan penataan lingkungan.

“Aspirasi masyarakat akan kami jadikan program prioritas RahmaTnya Muna. Selain penataan lingkungan, kami juga akan memfokuskan program pembangunan kota pesisir Raha dan pengembangan Kota Raha Baru di Kontu,” tegas Rajiun.

Acara tersebut menunjukkan komitmen RahmaTnya Muna untuk menggerakkan perubahan di Muna dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui gerakan Tim Paripurna.