Kominfo Kolaka Dampingi OPD Isi Portal SDI

KOLAKA,SULTRANET.com – Kegiatan Sosialisasi SDI diselenggarakan Dinas Kominfo Kolaka Bidang Data Statistik dan Persandian merupakan layanan pendampingan bagi OPD dalam pengisian data Portal Satu Data Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kadis Kominfo Kolaka Drs. I Nyoman Suastika, M.Si yang didampingi Sekdis Kominfo Zainal Abidin, ST dan seluruh OPD terkait. Senin, (07/10/2024).

Dalam upaya mewujudkan Program Pemerintah Kabupaten Kolaka, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka sebagai Walidata bertujuan mewujudkan tata kelola data yang valid, terintegrasi, berkelaniutan dan berkualitas, guna kelancaran penyelenggaraan tugas-tugas Pemerintahan dan Pembangunan.

Kadis Kominfo menyampaikan, pentingnya kolaborasi dan sinergi pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program Nasional Satu Data Indonesia.

“Kolaborasi bersama dan sinergi merupakan hal terpenting.”Ujar I Nyoman Suastika

Ia kemudian menambahkan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut adalah upaya untuk menghindari tumpang tindih data dan untuk menjaga integrasi metadata.

“Sehubungan dengan Terintegrasinya Portal Satu Data Indonesia dengan Aplikasi E-walidata dan Open Data Kabupaten Kolaka, maka selaku Walidata Kabupaten Kolaka akan melakukan Pendampingan Pengisian Portal SDI .” Ucapnya

Untuk diketahui persiapan penyusunan dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah meliputi RPJPD, RPJMD dan RKPD yang akan dilaksanakan serentak pada tahun 2025 berdasarkan Peraturan Bupati Kolaka Nomor 35 Tahun 2021 tentang Satu Data Indonesia Kabupaten Kolaka.

sumber; Kominfo Kolaka




Perkuat Struktur Pemerintahan Daerah, Pj. Bupati Kolaka Lantik Ramli H. Sima sebagai Pj. Sekda

KOLAKA,SULTRANET.com – Dalam upaya menjamin kelancaran pelaksanaan tugas organisasi dan tertib administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka, Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si., resmi melantik Ramli H. Sima, SH., MH., sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Kabupaten Kolaka.

Pelantikan tersebut berlangsung pada Senin, 23 September 2024, di Aula Sasanapraja, Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka.

Pelantikan Ramli H. Sima didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/297 Tahun 2024 tentang pengangkatan Penjabat Sekda Kabupaten Kolaka. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Kolaka menegaskan pentingnya peran Sekretaris Daerah sebagai posisi yang sangat strategis dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

“Saya percaya saudara memiliki kapasitas yang memadai untuk menjalankan jabatan ini, sekaligus berharap dapat berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh jajaran perangkat daerah,” ujar Fadlansyah.

Lebih lanjut, Pj. Bupati Kolaka berharap agar Pj. Sekda yang baru dilantik mampu menjaga dan meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Kolaka. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang prima kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

“Saya harapkan Penjabat Sekda dapat melayani semua OPD serta terus mengabdi kepada masyarakat dengan penuh dedikasi,” tambahnya.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk memperkuat struktur pemerintahan daerah guna memastikan tercapainya tujuan pembangunan yang efektif dan efisien di wilayah tersebut.

Sumber; diskominfo kolaka




Pj. Bupati Kolaka Lepas 1 Ton Infaq Beras untuk Santri di 10 Pondok Tahfidz

KOLAKA,SULTRANET.com – Pj. Bupati Kolaka, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, secara resmi melepas distribusi infaq beras yang digagas oleh Pasukan Amal Soleh (Paskas) Kolaka pada Sabtu, 7 September 2024, di Alun-alun 19 November Kolaka.

Kegiatan ini ditujukan untuk membantu 10 pondok tahfidz di tiga kecamatan di Kabupaten Kolaka, yaitu Kolaka, Latambaga, dan Wundulako.

Dalam acara tersebut, sebanyak 1 ton beras disalurkan kepada para santri. Distribusi ini dilakukan sebagai bagian dari gerakan infaq beras yang dipelopori oleh Paskas Kolaka dengan sasaran utama para santri pondok pesantren. Setiap santri menerima 7 kg beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan di pondok pesantren.

Pj. Bupati Kolaka menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan infaq beras ini, yang dinilai sangat membantu upaya pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para santri.

“Saya sangat mengapresiasi Paskas Kolaka yang telah menghimpun dan menyalurkan infaq beras ini kepada pondok pesantren, terutama untuk mendukung keberlangsungan pendidikan tahfidz di daerah ini,” ujar Fadlansyah.

Sementara itu, Komandan Paskas Kolaka, Ustadz Lukman Saraji, menjelaskan bahwa pada distribusi perdana ini, sebanyak 1 ton beras diserahkan kepada 10 pondok pesantren dengan total santri mencapai 1.314 orang.

Rinciannya, empat pondok pesantren di Kecamatan Kolaka dengan jumlah 497 santri, lima pondok pesantren di Kecamatan Latambaga dengan 798 santri, serta satu pondok di Kecamatan Wundulako yang memiliki 19 santri.

“Gerakan infaq beras ini berlandaskan pada prinsip ‘1 santri, 7 kg beras’, dan kami berharap inisiatif ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan. Di Kabupaten Kolaka sendiri, terdapat sekitar 30 pondok tahfidz dengan lebih dari 4.000 santri yang tersebar di berbagai wilayah,” kata Ustadz Lukman.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka, KH Muhammad Duana Said, Kabag Kesra Setda Kolaka, Syaifuddin Mustaming, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mendukung pendidikan agama dan kesejahteraan santri di Kabupaten Kolaka.

Dengan gerakan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal serupa, guna membantu meringankan beban hidup masyarakat yang membutuhkan, terutama di lingkungan pondok pesantren

Sumber; Diskominfo Kolaka




Dorong Solusi Berkelanjutan untuk Pembangunan, Pemkab Kolaka Gelar Kompetisi Inovasi Daerah 2024

KOLAKA,SULTRANET.com – Sebagai Upaya dalam memberikan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kolaka menggelar Kompetisi Inovasi Daerah 2024 yang dikoordinasikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kamis (05/09/2024).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Kompetisi tersebut bertujuan untuk mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru yang dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan daerah, khususnya di bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Kolaka, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, menekankan pentingnya inovasi sebagai solusi terhadap tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa inovasi adalah kunci untuk menemukan solusi yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Melalui inovasi, kita bisa menghadapi berbagai permasalahan dengan solusi yang lebih baik, terutama di bidang pelayanan publik dan pembangunan daerah secara keseluruhan,” ujar Fadlansyah.

PJ.. Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si
PJ.. Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si

Fadlansyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta kompetisi. Menurutnya, partisipasi aktif peserta adalah bukti semangat masyarakat Kolaka dalam mendorong perubahan dan kemajuan.

“Saya yakin, inovasi-inovasi yang dihasilkan akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Rundubeli Hasan, ST, M.Eng, yang mewakili Gubernur Sultra, mengajak para peserta untuk memanfaatkan ajang ini sebagai sarana berbagi ilmu dan pengalaman.

Rundubeli juga menyatakan bahwa kompetisi ini dapat menjadi awal munculnya inovator-inovator baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Kompetisi ini harus menjadi ajang untuk saling belajar dan menginspirasi satu sama lain. Semoga inovasi yang dihasilkan mampu meningkatkan daya saing Kabupaten Kolaka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rundubeli berharap kompetisi inovasi ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, keberlanjutan acara seperti ini penting untuk memastikan semakin banyaknya inovator lokal yang berkontribusi pada kemajuan daerah.

“Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tapi terus berkembang dengan lebih banyak inovator yang lahir dan semakin banyak inovasi yang kompetitif,” pungkasnya.

Kompetisi Inovasi Daerah 2024 di Kolaka ini diharapkan mampu menjadi platform bagi para inovator untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka, sekaligus memberikan solusi nyata untuk berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat daya saing Kolaka di kancah nasional melalui inovasi yang dihasilkan dari kompetisi ini.




Kunjungi Majelis Ta’lim Desa Bende, Hj. Ende Jayadin tekankan Pentingnya Saling Mengingatkan

KOLAKA, SULTRANET.com – Hj. Ende Jayadin, Ketua Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka, menegaskan pentingnya nilai saling mengingatkan untuk memperkuat kekeluargaan di antara anggota Majelis Ta’lim. Hal ini disampaikan saat kunjungan silaturahminya ke Desa Bende, Kamis (05/09/2024), dalam rangkaian kunjungan kerja di seluruh desa di Kabupaten Kolaka.

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Ende Jayadin menekankan bahwa hubungan kekeluargaan yang kokoh antara anggota Majelis Ta’lim akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang harmonis.

“Kebersamaan dan saling mengingatkan satu sama lain adalah kunci untuk membangun masyarakat yang damai dan harmonis melalui pemahaman agama yang baik,” ujar Hj. Ende dalam sambutannya.

Hj. Ende Jayadin tengah membawakan sambutannya di hadapan Warga Desa Bende
Hj. Ende Jayadin tengah membawakan sambutannya di hadapan Warga Desa Bende

Kunjungan Hj. Ende Jayadin ke Desa Bende merupakan bagian dari agendanya untuk menjalin silaturahmi dengan warga Majelis Ta’lim di berbagai desa.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memajukan Majelis Ta’lim agar dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan sejahtera.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Majelis Ta’lim dan memberikan kontribusi penuh demi kemajuan masyarakat melalui pemahaman agama yang lebih baik,” tambahnya.

Salah seorang anggota Majelis Ta’lim Nurul Iman Herliawati menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kunjungan Hj. Ende Jayadin di tengah kesibukannya.

Selain itu Ia mengatakan, kedekatan Hj. Ende dengan warga membuatnya selalu disambut hangat di setiap desa yang dikunjungi.

“Ibu Haja sangat dekat dengan kami. Beliau tidak memberikan batasan dan selalu terbuka kepada siapapun,” ujar Herliawati.

Ibu Herliawati Anggota Majelis Ta'lim Nurul Iman
Ibu Herliawati Anggota Majelis Ta’lim Nurul Iman

Herliawati juga menambahkan bahwa dalam setiap kunjungannya, Hj. Ende selalu menekankan pentingnya saling mengingatkan dan memotivasi para anggota Majelis Ta’lim agar lebih aktif dalam program-program keagamaan.

“Beliau selalu mengingatkan kami untuk menjadi teladan bagi masyarakat, baik yang Muslim maupun non-Muslim,” pungkas Herliawati.

Selain sebagai bagian dari program berkelanjutan Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka, kunjungan tersebut tidak hanya fokus pada pembinaan internal Majelis, tetapi juga bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat luas.

Dengan kunjungannya yang intensif, Hj. Ende Jayadin berharap agar Majelis Ta’lim dapat terus memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang damai, penuh toleransi, dan saling menghargai antarwarga desa.




Dukung Program Kepengurusan di Desa, Hj. Ende Jayadin Intens Silaturahmi ke Rumah Warga

KOLAKA,SULTRANET.com – Ketua Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka Hj. Ende Jayadin secara intens melakukan silaturahmi ke warga masyarakat di berbagai desa di Kecamatan Wundulako untuk memperkuat dan mendukung program kepengurusan Majelis Ta’lim di desa. Silaturahmi ini dilakukan setiap hari pada pukul 16.00 WITA, dengan kunjungan terbaru yang berlangsung pada Selasa (03/09/2024) di Desa Towua.

Dalam setiap kunjungannya, Hj. Ende Jayadin menekankan pentingnya menghidupkan dan mendukung program-program positif yang berkelanjutan di masyarakat.

Ia berharap Majelis Ta’lim dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan pemahaman agama serta menciptakan kondisi sosial yang damai dan harmonis. Menurut Hj. Ende, keberadaan Majelis Ta’lim yang aktif dan berperan positif sangat penting bagi kemajuan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan.

“Penting untuk kita pahami pemahaman agama yg baik akan membawa kita mewujudkan kondisi sosial yg baik seperti yang kita semua harapkan, ya, melalui program-program seperti majelis ta’lim ini kita membangun kesadaran setiap individu tidak hanya anggota majelis tapi dapat bermanfaat untuk semua masyarakat”. Terang Hj. Ende.

Di Desa Towua, warga menyambut hangat kunjungan Hj. Ende Jayadin. Ibu Nurbaya, salah satu warga Desa Bende, mengungkapkan bahwa kehadiran Hj. Ende memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat untuk lebih mendalami ajaran agama.

Ibu Nurbaya Majelis Ta'lim Desa Bende
Ibu Nurbaya Majelis Ta’lim Desa Bende

Ia menekankan pentingnya pemahaman agama yang benar agar masyarakat tidak salah dalam menafsirkan ajaran agama, yang bisa berdampak pada aktivitas negatif.

Lebih lanjut, Nurbaya menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian yang diberikan Hj. Ende Jayadin terhadap pertumbuhan majelis ta’lim di seluruh Kabupaten Kolaka. Menurutnya, Hj. Ende adalah figur perempuan yang konsisten mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di daerahnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih diantara tokoh perempuan di daerah, ibu Hj. Ende sangat peduli terhadap kemajuan majelis ta’lim”. Ungkapnya

Setelah mengunjungi Desa Towua, Hj. Ende Jayadin dijadwalkan akan melanjutkan silaturahminya ke Desa-desa lainnya setiap hari yang dilanjutkan pada jam yang sama yakni majelis ta’lim Desa Bende, Sabiano, dan Ngapa serta desa-desa lainnya.




Upaya Percepatan Penurunan Stunting Pemkab Kolaka Fokus Perkuat Sistem Data

KOLAKA,SULTRANET.com–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka terus berupaya menurunkan angka stunting dengan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Aksi 6 Konvergensi Stunting, yang fokus pada Sistem Manajemen Data Stunting.

Rakor ini digelar pada Jumat, 30 Agustus 2024, di Ball Room Hotel Sutan Raja Kolaka, dan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bappeda Kolaka. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka, Hj. Andi Bendahari, SP, M.Si.

Kabid IKP diskominfo Hj Andi Bendahari S.P, M.Si dan Jafung Analisis Kebijakan Abd Farid Saleh ST, MM
Kabid IKP diskominfo Hj Andi Bendahari S.P, M.Si dan Jafung Analisis Kebijakan Abd Farid Saleh ST, MM

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) No. 440.5.7/4190, yang mengatur pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting di daerah sebagai bentuk implementasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Dalam rangka percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten Kolaka menilai pentingnya pelaksanaan Aksi 6 yang berfokus pada penguatan sistem manajemen data stunting, yang diharapkan mampu memberikan dasar yang kuat bagi penanganan dan pemantauan stunting di wilayah tersebut.

Menurut Plt. Kepala Bappeda Kolaka Hj. Sri Raodah Buna M.Si, data terbaru dari Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023 menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Kolaka mencapai 23,8%.

Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan prevalensi stunting Provinsi Sulawesi Tenggara yang mencapai 30% dan nasional yang berada di angka 21%.

Dibandingkan dengan data tahun 2019 dari SSGBI, yang mencatat angka stunting sebesar 36,01%, terjadi penurunan signifikan sebesar 12,21% di Kabupaten Kolaka.

“Dibandingkan dengan SSGBI Kab. Kolaka tahun 2019 (36,01%) menunjukkan capaian penurunan prevalensi stunting sebesar 12,21%”. Ungkap Sri Raodah.

Selain itu, data dari Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) tahun 2023 mencatat bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Kolaka sebesar 9,4%. Angka ini juga mengalami penurunan dari data tahun 2019, yang mencatat prevalensi sebesar 17,1%.

Penurunan sebesar 7,7% ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, namun upaya lintas sektor masih sangat diperlukan untuk mencapai target penurunan stunting nasional tahun 2024 sebesar 14%.

“Data-data ini menunjukkan masih perlunya kerja keras lintas sector dalam upaya pencapaian target penurunan stunting nasional tahun 2024 sebesar 14% “. Tambahnya.

Aksi 6 ini merupakan bagian dari rangkaian delapan aksi konvergensi yang bertujuan untuk mempercepat penurunan stunting di Indonesia.

Rangkaian aksi tersebut meliputi Aksi 1 (Analisis Situasi Program Penurunan Stunting), Aksi 2 (Penyusunan Rencana Kegiatan), Aksi 3 (Rembuk Stunting), Aksi 4 (Peraturan Bupati tentang Percepatan Penurunan Stunting), Aksi 5 (Pembinaan Kader Pembangunan Manusia), Aksi 6 (Sistem Manajemen Data Stunting), Aksi 7 (Pengukuran dan Publikasi Stunting), serta Aksi 8 (Review Kinerja Tahunan).

Dengan pelaksanaan Aksi 6 ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka diharapkan dapat memperkuat sistem manajemen data yang akurat dan terintegrasi, yang akan memudahkan pemantauan serta intervensi yang lebih efektif dalam upaya penurunan angka stunting.

Pemerintah Kabupaten Kolaka berkomitmen untuk terus bekerja keras bersama semua pihak terkait untuk mencapai target penurunan stunting sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Sumber; Diskominfo Kolaka




Pemkab Kolaka Perkuat Netralitas ASN Jelang Pilkada Serentak 2024

KOLAKA,SULTRANET.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka menyelenggarakan sosialisasi penting mengenai netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis 29 Agustus 2024 dan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kolaka, Hj. Andi Wahidah, S.Pd., M.M.

Acara yang berlangsung di Aula Pemda Kolaka ini dihadiri oleh 232 peserta yang merupakan ASN dari berbagai perangkat daerah dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ASN terkait pentingnya menjaga netralitas, sesuai dengan aturan yang berlaku, guna mendukung terselenggaranya Pilkada yang adil dan demokratis.

Dalam sambutannya, Hj. Andi Wahidah menegaskan bahwa netralitas ASN menjadi isu yang sangat sensitif di masyarakat, terutama dalam suasana politik yang memanas menjelang Pilkada.

“Netralitas ASN bukan hanya tentang ketaatan pada hukum, tetapi juga merupakan harapan masyarakat agar ASN tidak terlibat dalam politik praktis, baik sebagai pengurus partai maupun sebagai simpatisan,” ungkapnya.

Sambutan Plh.Sekda Kolaka Hj. Andi Wahidah, S.Pd., M.M.
Sambutan Plh.Sekda Kolaka Hj. Andi Wahidah, S.Pd., M.M.

Sosialisasi ini, menurutnya, diadakan sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, serta Surat Edaran Bupati Kolaka Nomor 100.1.4.1/99/01/2024 yang menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN dan non-ASN dalam Pilkada Serentak Tahun 2024.

Lebih lanjut, Andi Wahidah berharap agar para peserta sosialisasi ini dapat menjadi agen perubahan yang turut mensosialisasikan pentingnya netralitas kepada staf dan rekan-rekan mereka di instansi masing-masing.

“Kita harus bersama-sama mencegah pelanggaran yang bisa merusak integritas dan kredibilitas ASN, yang pada akhirnya dapat berujung pada proses hukum kedisiplinan,” tambahnya.

Ia juga menutup sambutannya dengan harapan agar pertemuan ini mampu memperkuat sinergi antar ASN untuk mewujudkan demokrasi yang sehat di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk memastikan seluruh ASN berperan sebagai pelayan masyarakat yang bebas dari intervensi politik, sehingga Pilkada Serentak Tahun 2024 dapat berlangsung dengan lancar, jujur, dan adil.




Ribuan Simpatisan Padati Jalanan Kolaka-Pomalaa Kawal Pasangan Jayadin-Deni Menuju KPU Kolaka

KOLAKA, SULTRANET.com – Ribuan simpatisan memadati ruas Jalan Kolaka-Pomalaa pada Kamis 29 Agustus 2024 untuk mengawal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka, H. Muhammad Jayadin, S.E., M.E., dan Deni Germanto, S.H., dalam proses pendaftaran mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kolaka.

Antusiasme tinggi para pendukung mencerminkan dukungan kuat masyarakat terhadap pasangan yang dikenal dengan singkatan “JADI”.

Iring-iringan kendaraan simpatisan Paslon Jayadin-Deni
Iring-iringan kendaraan simpatisan Paslon Jayadin-Deni

Jalanan dipenuhi oleh iring-iringan kendaraan dari berbagai kelompok masyarakat dan pemuda yang datang dari berbagai daerah di Kolaka.

Beragam ornamen bertemakan “JADI” menghiasi kendaraan para simpatisan, memperlihatkan semangat kebersamaan dan solidaritas di antara simpatisan.

Koordinator Relawan Pemenangan Jayadin-Deni Kecamatan Wundulako, Gatot Mudjaini, menegaskan bahwa kehadiran ribuan simpatisan tersebut murni sukarela, tanpa ada paksaan.

“Ini semua dari segala penjuru Kolaka, mereka datang dengan keikhlasan,” ujar Gatot Mudjaini.

Iring-iringan ini menandai pasangan Jayadin-Deni yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kolaka.

Dukungan besar ini diharapkan menjadi modal kuat dalam menghadapi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mendatang.




Soal Tenaga Kerja Lokal, Calon Bupati Jayadin Pastikan Pemberdayaan Masyarakat Kolaka 70%

KOLAKA,SULTRANET.com – Pemberdayaan Masyarakat Lokal terhadap Penyerapan Tenaga Kerja pada seluruh Perusahaan yang berkedudukan di Daerah Kabupaten Kolaka dipastikan melibatkan sebesar 70% Masyarakat Lokal.

Hal tersebut disampaikan Calon Bupati H. Muh. Jayadin, S.E.,M.E. usai dirinya mendaftar ke KPU Kolaka bersama Pasangannya Calon Wakil Bupati Deni Germanto Lisan, S.H. dan rombongan pendukung pada 29 Agustus 2024 Lalu.

Dalam kesempatan itu Jayadin mengemukakan gagasan tersebut telah lama direncanakannya jauh sebelum ia menjadi figur Calon Bupati Kolaka, ia juga menambahkan saat ini Perbup telah dikeluarkan untuk mengawal aspirasi masyarakat lokal terkait perekrutan tenaga kerja lokal.

Olehnya itu ia berpesan kepada seluruh elemen masyarakat agar kiranya dapat bersama mengawal serta memberikan ide serta gagasan lainnya yang berdampak positif pada pembangunan daerah.

“Mari bersama kita kawal perjuangan ini, saya kira kita semua sama menginginkan Pembangunan Daerah lebih maju di semua sektor, olehnya itu baik saran, pendapat dan juga kritiknya kami tunggu, agar kedepan kita bisa lebih berbenah lagi”. Ujar Jayadin.

Selain itu pihaknya terus menyerap aspirasi masyarakat dan ia berjanji akan merealisasikan step by step bila dirinya diberi kesempatan untuk memimpin Kolaka kembali dan mewujudkan keinginan masyarakat dengan Pemerintahan yang Kokoh yang mampu menciptakan Program-program yang mengarah pada kemaslahatan secara universal.

Ia juga menambahkan bahwa menurutnya Pembangunan yang dilakukan pemerintah harus bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh masyarakat Kolaka tanpa ada pengecualian baik Suku, Agama, serta Kelompok-kelompok tertentu.

“jadi, Pembangunan yg dilaksanakan oleh Pemerintah harus bisa dinikmati dan dirasakan oleh seluruh Mayarakat Kolaka tanpa terkecuali”. Tambahnya.

Untuk diketahui H. Muhammad Jayadin, S.E., M.E. merupakan tokoh daerah Kolaka yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati Kolaka Bersama Bupati Kolaka H. Ahmad Syafei 2 periode berturut-turut antara tahun 2014-2019 dan 2019-2024, Juga pernah menjabat Plt. Bupati Kolaka di awal Tahun 2024.

Saat ini ia telah mendaftarkan dirinya ke KPU Kolaka sebagai calon Bupati Kolaka Periode 2024-2029 berpasangan Deni Germanto Lisan, S.H.