Pemkab Wakatobi Pesimis Soal Terget Capaian Pendapatan Asli Daerah

Sultranet.com, Wakatobi – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Wakatobi, Sulawesi Tenggara pesimis akan capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun ini.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Wakatobi tahun ini baru bisa mencapai 4,7 milyar rupiah dari target capaian PAD diangka 9 milyar lebih.

Sehingga menurut Kepala badan pengelola pajak dan retribusi daerah kabupaten Wakatobi, target sembilan milyar lebih itu mustahil bisa dicapai.

“Kalau kita kejar berdasarkan target kita maka saya sudah pesimis untuk mencapai target itu,”ucap Romeo Syahrir di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Wakatobi, Kamis (27/09/2024).

Selain itu, Sejumlah instansi juga mengakui bahwa capaian pendapatan asli daerah yang didapat pada periode tahun 2024 ini tidak sesuai target capaian. Misalnya saja pada sektor pariwisata, Perikanan dan Pertanian.

Sedangkan sisa waktu untuk dapat mencapai target capaian PAD tersisa 3 bulan, yakni dalam kurun waktu Oktober hingga Desember. Romeo menambahkan, untuk tetap optimis dalam capaian PAD maka yang harus dilakukan yakni menurunkan target capaian diangka 8,5 milyar.

Untuk mencapai peningkatan PAD juga lanjut, Romeo, yakni bisa dilakukan dengan harmonisasi semua sektor yang ada dan semua infrastruktur penunjang PAD juga harus menjadi perhatian.

“Untuk kita ketahui bahwa infrastruktur untuk mencapai itu tidak serta merta bahwa satu yang terbangun itu terkoneksi kepada seluruh komponen peningkatan PAD, sehingga kalau kita tidak memperhatikan salah satu diantara semua dimensi yang menunjang PHD itu berarti tidak mungkin kita akan capai,”jelasnya.

Laporan : Samidin




Wakil Bupati Resmi Jabat Plt Bupati Wakatobi

Sultranet.com, Wakatobi – Wakil bupati Wakatobi, Ilmiati Daud resmi menjabat Pejabat Pelaksana Bupati usai bupati Wakatobi Haliana cuti kampanye. Hal itu tertuang dalam dalam surat SK PJ Gubernur Sultra Nomor 100.1.4.2/5019. Tertanggal 3 September.

Tertera dalam surat tersebut. Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud SE.MSi, diperintahkan untuk melaksanakan tugas dan wewenang sebagai Plt bupati Wakatobi terhitung mulai 25 September 2024 sampai dengan 23 November 2024.

Dalam konsideran SK PJ Gubernur Sultra itu, berikut juga dijelaskan bahwa penugasan yang diberikan kepada Ilmiati Daud sebagai Plt Bupati Wakatobi adalah tindak lanjut surat bupati Wakatobi, H Haliana SE, Nomor 800.1.11.7/331 tanggal 2 September 2024 Perihal permohonan Cuti di Luar Tanggungan Negara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi, Nadar SIP.MSi, membenarkan hal tersebut.

“Iya, benar,” jawab Sekda Wakatobi melalui telepon selulernya (Whatsap). Selasa 24 September 2024.

Untuk diketahui, plt bupati Wakatobi akan menjalankan tugas sebagaimana yang dijalankan bupati namun ada beberapa hal yang tidak bisa dijalankan oleh plt bupati yakni tidak berwenang untuk mengambil keputusan dan/atau tindakan yang bersifat strategis.

Dikutip dari buku Administrasi Hukum Negara, istilah Plt ini merujuk pada pelaksana tugas yang diperlukan ketika terjadi kekosongan sementara karena kepala daerah sedang berhalangan sementara atau terjerat kasus.

Biasanya posisi pelaksana tugas ini akan diisi oleh wakil kepala daerah. Apabila wakil kepala daerah juga sedang berhalangan sementara atau berada dalam masa tahanan, yang menjadi Plt adalah sekretaris daerah.

Jabatan Plt ini telah diatur dalam pasal 65 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 14 angka 2 Huruf b Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Laporan : Midin




Pemkab Teken MoU, Pesawat Kembali Mengudara di Wakatobi

Sultranet.com, Wakatobi– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi bersama direktur utama PT. Super Air Jet menandatangani Nota Kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) bersama penerbangan pesawat Super Air Jet type Air Bus A320 di Lion Tower Jakarta, Rabu (18/09/24).

Nota Kesepahaman tersebut tercantum dalam dokumen dengan nomor: 420/NK/2/PEMKAB/IX/2024 dan 001/DZ-IU/PKS/IX/2024.

Bupati Wakatobi, H Haliana SE mengatakan kerjasama ini diharapkan menjadi pintu gerbang baru dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi Wakatobi, serta memperluas konektivitas karena Wakatobi sebagai daerah prioritas pariwisata.

“Dengan senang hati, kami mengumumkan kesepakatan penerbangan Pesawat Super Air Jet Type Air Bus A320 yang penting bagi mendukung pariwisata Wakatobi,” ucapnya.

“Ini adalah momentum penting bagi kita semua, dan saya yakin kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Wakatobi terutama bagi sektor pariwisata yang menjadi andalan perekonomian daerah,”Lanjut Haliana.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Wakatobi, Nadar SIP juga mengatakan rencana kerjasama ini merupakan babak sejarah baru bagi Wakatobi dikarenakan Wakatobi akan dilayani oleh pesawat berbadan lebar.

“Semoga semuanya berjalan lancar sehingga dapat mendukung akses pariwisata, pelayanan publik dan aktivitas sosial ekonomi yang pastinya bisa berdampak positif bagi kemajuan pembangunan daerah sebagai daerah Pariwisata Prioritas,” Ucap Nadar

Dengan pengalaman panjang dalam industri penerbangan, Super Air Jet berkomitmen untuk menyediakan layanan penerbangan yang aman dan nyaman menggunakan pesawat Airbus A320.

Ari Azhari menyampaikan, “Kami siap mendukung Wakatobi sebagai destinasi wisata unggulan dengan menghadirkan penerbangan langsung yang akan memudahkan akses bagi wisatawan domestik maupun internasional.”

Penandatanganan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Capt. Ongky selaku Direktur Safety Super Air Jet, Kepala Bandara Matahora Yogy, serta Sekda Wakatobi, Nadar SIP.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama tersebut untuk masa depan Wakatobi.

Kolaborasi antara Pemkab Wakatobi dan PT. Super Air Jet diharapkan mampu mempercepat pengembangan sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Wakatobi.

Selain itu, kerjasama ini juga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik serta memperbaiki akses sosial-ekonomi masyarakat Wakatobi, dengan kehadiran penerbangan pesawat berbadan lebar yang memudahkan mobilitas antar daerah.

Diketahui, sebelumnya penerbangan rute Wanci-Kendari dan sebaliknya dilayani oleh maskapai penerbangan Wings Air namun tahun 2022 berhenti mengudara ke Wakatobi.  Kali ini pesawat kembali mengudara ke Wakatobi dengan bantuan subsidi pemerintah. (ADM)




Pembangunan Gedung Pelayanan Walker Wanci Diduga Sarat Korupsi

Sultranet.com, Wakatobi – Proyek kontruksi fisik pembangunan gedung pelayanan walker Wanci di kelurahan Mandati ll, Kecamatan Wangi-wangi Selatan kabupaten Wakatobi menuai sorotan publik.

Hal itu diutarakan oleh Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan Sulawesi Tenggara La Ode Achmad Najhan. Ia mengungkapkan, proyek tersebut diduga kuat terindikasi akan jadi sarang Korupsi.

Pasalnya, dalam pembangunan gedung Pelayanan Walker Wanci yang dikerjakan oleh CV Ganiyu Ootahu Mandiri dengan menelan anggaran miliaran rupiah itu diduga asal-asalan dan tidak sesuai spek yang disinyalir kuat dilakukan demi meraup kentungan yang lebih besar.

“Kami telah mengumpulkan beberapa bukti-bukti terkait penggunaan material yang diduga tidak sesuai spesifikasi, ada beberapa material dengan jenis berbeda di lokasi proyek tersebut baik dari material lokal pasir, bestek pondasi dan material lain yang digunakan pada proyek tersebut,” ucapnya, Selasa (12/9/2024).

Ia menyampaikan, selain itu proyek tersebut melanggar peraturan Bupati (Perbup) Nomor 48 tahun 2020 tentang standar satuan harga pemerintah kabupaten Wakatobi tahun anggaran 2021 dan surat edaran tentang pelarangan menggunakan material lokal pasir putih baik proyek APBN maupun APBD.

Tak hanya itu, minimnya pengawasan dari pihak dinas terkait sehingga mengakibatkan pekerjaan tidak bisa maksimal dan diduga hanya dijadikan lahan untuk mencari keuntungan lebih besar tanpa mempertimbangkan mutu dan kualitas bangunan serta aturan yang ada.

Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan  (LPP) Sulawesi Tenggara La Ode Achmad Najhan masih dalam pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut dan akan melakukan pelaporan kepada pihak terkait.

Dikonfirmasi terpisah kontraktor pengawas proyek, Galang Rahmat, Membenarkan adanya penggunaan material lokal pasir yang katanya di peroleh dari gunung.

Ia berdalih material tersebut tidak digunakan dalam proyek yang diawasi, namun melalui pantauan media ini, pasir tersebut telah di gunakan dalam proyek tersebut

“Iya pasirnya di ambil di sini itu dari gunung tapi tidak digunakan untuk mencor dan timbunanya di ambil dari yang punya legalitas,” Bebernya kepada media.

Perlu diketahui, Selain material pasir putih lokal proyek tersebut juga gunakan galian C ilegal yang belum memiliki legalitas.

Laporan; Midin




BMKG Beri Peringatan, Ada Potensi Megathrust di Wakatobi?

Wakatobi, Sultranet.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan masyarakat Wakatobi, Sulawesi Tenggara terkhusus yang berada di daerah Waha raya untuk mengetahui tanda-tanda tsunami.

Peringatan tentang bahaya tsunami itu disampaikan oleh pihak BMKG saat meresmikan papan peta evakuasi tsunami di desa Wapiapia, Rabu (11/09/2024).

Ditanya terkait dengan potensi megathrust yang baru-baru ini mencuat di beberapa media, Ilham menjelaskan, potensi tsunami di Wakatobi memang ada tetapi tidak terkait dengan Gempa Megathrust.

“Jadi papan informasi ini kami tempatkan sebelum ada isu megathrust, hanya baru-baru ini isu megathrust itu lagi naik karena adanya gempa Jepang kemarin, memang di Indonesia juga ada tetapi untuk Wakatobi hanya ada Gempa sesar,”ucap PMG Muda stasiun Geofisika Kendari tersebut.

Meskipun demikian, jika dilihat dari papan peta evakuasi yang terpasang di desa Wapiapia menunjukan bahwa daerah tersebut berstatus siaga jika terdapat tanda-tanda tsunami.

“Jadi statusnya itu masih masuk pada zona Waspada atau status ancaman sedang, namun masih berbahaya dan warga harus di evakuasi jika terjadi tsunami,”paparnya.

Terkait dengan pemasangan papan informasi Tsunami kata Ilham, merupakan langkah tanggap yang dilakukan pihak BMKG agar masyarakat dapat mengetahui tanda-tanda tsunami dan apa yang dilakukan untuk dapat meminimalisir akibat dari tsunami.

“Harapannya ketika terjadi tsunami masyarakat mudah mengetahui cara berlindung serta mengetahui jalur evakuasi,”pungkasnya.

Selain meresmikan papan evakuasi, pihak BMKG ke Wakatobi juga dalam rangka menggelar Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) yang dihadiri oleh masyarakat, Pemda setempat dan Kepolisian. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wakatobi, Haliana.

“Tentu kami juga berterimakasih, semoga kegiatan ini bisa memunculkan kesadaran kita tentang gempa bumi dan tsunami sehingga kita sudah tau langkah -langkah apa yang bisa kita lakukan disaat gempa bumi terjadi, kita semua berusaha mengurangi resikonya,”sambut Haliana.
Laporan : Idin