Sambut HUT RI, TNI-Polri dan Pemerintah Kecamatan Kompak Bersihkan Drainase di Desa Lombakasih

Bombana, Sultranet.com — Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat terlihat nyata dalam kerja bakti membersihkan drainase di Desa Lombakasih, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jumat (8/8).

Kegiatan ini melibatkan Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Abdul Syukur, Sertu La Ode Masrun, dan Serda Harianto, bersama personel Polsek Lantari Jaya dan aparat kecamatan. Mereka bersama puluhan warga bergotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat sampah dan endapan tanah.

Camat Lantari Jaya, Amsal, SKM, menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh pihak. “Ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi cerminan kepedulian dan kebersamaan. Semoga bisa menjadi contoh bagi desa lainnya,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Lantari Jaya, Ipda Prasetyo Ninto, SH, Cpm, menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat. “Menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari upaya menciptakan wilayah yang sehat dan aman,” katanya.

Babinsa Sertu Abdul Syukur menambahkan, kegiatan ini juga bagian dari pembinaan teritorial TNI. “Kami hadir untuk dekat dengan masyarakat. Gotong royong adalah kekuatan bangsa yang harus dijaga,” tegasnya.

Kerja bakti ini memperlihatkan semangat kolaboratif lintas sektor di Kecamatan Lantari Jaya, sekaligus menjadi simbol kuat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. (SBU)




Dandim 1431/Bombana Jalin Silaturahmi dengan SPPI Batch 3, Dukung Program MBG dan Dapur Sehat

Bombana, Sultranet.com – Komandan Kodim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., menggelar pertemuan silaturahmi dengan para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 yang berasal dari Kabupaten Bombana. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Jum’at (25/7/2025).

Silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan antara TNI dengan para generasi muda intelektual yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana.

“Selamat datang di Makodim 1431/Bombana. Saya harap kehadiran kalian bisa menjadi katalisator positif dalam mendukung program-program pembangunan nasional di daerah,” kata Dandim Letkol Inf Andi Irfandi saat membuka pertemuan.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan SPPI sangat erat kaitannya dengan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden RI melalui Asta Cita. Salah satunya adalah program Masyarakat Bergizi (MBG) yang saat ini digulirkan oleh Kementerian Pertahanan.

“Program MBG ini sangat mulia. Kita harus dukung bersama, dan adik-adik SPPI saya harapkan bisa membantu Kodim dalam sosialisasi program ini, termasuk Dapur Sehat di masyarakat,” ujar Dandim.

Dalam arahannya, Dandim juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan kedisiplinan yang telah mereka terima selama Pendidikan dan pelatihan. Ia meminta agar nilai-nilai itu tetap terjaga dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Tak hanya itu, Dandim memberikan penekanan khusus terkait tata kelola kerja sama antara sekolah dan mitra program MBG. Ia mengingatkan agar seluruh kepala sekolah di wilayah Bombana tidak menandatangani MoU dengan pihak manapun yang mengatasnamakan programi tersebut.

“Penandatanganan MoU hanya boleh dilakukan oleh Kepala SPPG sebagai perwakilan resmi dari BGN di daerah. Jadi, mohon jangan sembarangan menandatangani surat kerja sama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar para SPPI berhati-hati dalam memberikan data peserta didik, terutama kepada oknum yang mengaku sebagai mitra yayasan atau BGN. Segala bentuk permintaan data sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu kepada koordinator wilayah.

“Jika ada pihak yang datang meminta data, pastikan dulu apakah mereka betul-betul mitra resmi. Laporkan dan koordinasikan dengan Korwil sebelum memberikan informasi,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa mitra yang sudah masuk tahap survei lapangan adalah mitra sah dan berhak mendapatkan data penerima manfaat. Untuk itu, Dandim berharap SPPI bisa segera melakukan validasi data di wilayah tugas masing-masing.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPI Bombana, Santi Siska Pratama, memaparkan rencana kegiatan SPPI Batch 3 di Kabupaten Bombana. Ia menjelaskan bahwa para SPPI akan menjalankan tugas baik di dapur sehat maupun di lapangan.

“Kami diarahkan untuk magang di dapur dan juga melakukan pendataan terhadap penerima manfaat. Selain Mendata Jumlah siswa, kami juga mendata ibu hamil, ibu menyusui, balita, bahkan hingga ke pondok pesantren,” ujar Santi.

Ia juga menyampaikan permintaan dukungan dari Kodim agar para Babinsa bisa mendampingi tim SPPI saat turun ke lapangan. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran pendataan dan keamanan kegiatan.

“Kami berharap bisa mendapatkan pendampingan dari Babinsa saat melaksanakan tugas di desa. Pendataan ini sangat penting untuk memetakan sasaran program secara akurat,” tambahnya.

Santi mengungkapkan bahwa sejauh ini baru tiga lokasi di Kabupaten Bombana yang telah mendapatkan survei lapangan. Ia berharap wilayah lain segera menyusul dalam waktu dekat.

“Kami siap menjalankan tugas sebaik mungkin dan berharap sinergi ini terus berjalan agar program-program pemerintah pusat bisa berjalan optimal hingga ke pelosok desa,” pungkasnya.

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara unsur TNI dan SPPI dalam mendukung program strategis nasional yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat bawah, khususnya terkait gizi dan kesehatan. (Pen)




Dandim 1431/Bombana Bersama Perum Bulog Salurkan Bantuan Pangan Beras serta SPHP

Bombana, Sultranet.com – Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kodim 1431/Bombana. Bekerja sama dengan Perum Bulog, Kodim menyalurkan bantuan beras sekaligus mendukung program nasional Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Kamis (24/07/2025). Kegiatan ini dipusatkan di Aula Serbaguna Makodim Bombana dan diselaraskan dengan video conference bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan kemanusiaan TNI dalam membantu meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Kegiatan ini tidak hanya tentang menyalurkan beras. Ini tentang menjaga daya beli masyarakat dan memastikan semua warga, terutama yang kurang mampu, tetap bisa makan layak dan sehat,” ujar Letkol Andi Irfandi dengan penuh empati di hadapan para undangan dan penerima bantuan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, antara lain Pj. Sekda Bombana Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K., Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K., M.I.K., perwakilan Kejari Bombana Vincen Simanjuntak, S.Hut., serta Pimpinan Cabang Perum Bulog Bombana Aang Fahri Hajad, S.E. Kehadiran Kasdim Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Para Perwira Staf, Danramil, Babinsa, dan staf Kodim menambah kesan kuat bahwa program ini benar-benar melibatkan seluruh unsur pemerintahan.

Menurut Kabulog Bombana Aang Fahri Hajad, hingga tanggal 24 Juli 2025, pihaknya telah menyalurkan sebanyak 145.960 kilogram beras kepada 7.298 penerima bantuan di Bombana. Setiap warga menerima 20 kilogram beras sebagai bagian dari program SPHP yang bertujuan menjaga ketersediaan pangan dan harga tetap stabil.

“Ini bukan hanya distribusi logistik, tetapi bentuk kehadiran negara melalui Bulog dan TNI di tengah-tengah masyarakat. Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran dan tepat waktu,” jelas Aang Fahri dengan penuh semangat.

Pada kesempatan itu, 56 warga secara simbolis menerima langsung bantuan beras dari Dandim dan Kabulog. Proses penyerahan berlangsung tertib, hangat, dan disaksikan oleh unsur Forkopimda serta para Babinsa yang selama ini aktif mendampingi masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Salah seorang penerima bantuan, Ibu Rukiah (47), warga Kecamatan Rarowatu Utara, menyampaikan rasa syukur dan harunya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada TNI dan Bulog. Semoga kegiatan seperti ini terus ada dan makin banyak warga yang terbantu,” ujarnya.

Program SPHP dan penyaluran bantuan beras ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan lembaga pemerintah mampu memberikan dampak positif dan langsung dirasakan masyarakat. Harapannya, program ini terus digulirkan secara berkala guna memperkuat ketahanan pangan dan menumbuhkan rasa semangat di tengah tantangan ekonomi saat ini. (Pen)




Letkol Andi Irfandi Antar Kodim Bombana Raih Juara III LKJ TMMD ke-124 TA 2025 Kategori Media Cetak

Jakarta, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana yang berada di bawah Korem 143/Halu Oleo, Kodam XIV/Hasanuddin, berhasil meraih Juara III dalam Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) tingkat Nasional pada program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 pada Kategori Media Cetak. Penghargaan tersebut diumumkan pada acara penganugerahan di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis (10/07/2025).

Penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Diserahkan langsung Brigjen TNI Taufik Sobri, M. Han, Waaster Kasad Bidang Tahwil, Komsos dan Bhakti TNI kepada Dandim 1431/Bombana, Letnan Kolonel Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., bersama Wartawan Media Cetak Sriwijaya Express.

Letnan Kolonel Inf Andi Irfandi, S.I.P., M.I.P., selaku Komandan Kodim 1431/Bombana menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur dan bangga.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Ini adalah buah dari kerja keras semua pihak, khususnya para wartawan yang terlibat dalam peliputan TMMD ke-124 di Kab. Bombana,” ujarnya usai menerima penghargaan.

Letkol Andi menjelaskan, penghargaan ini terasa istimewa karena merupakan partisipasi perdana Kodim Bombana dalam program TMMD. “Meski baru pertama kali ikut, kami mampu bersaing dengan Kodim-Kodim yang lebih dulu dab berpengalaman. Ini bukti bahwa kerja sama yang baik antara TNI dan media dapat menghasilkan karya yang luar biasa,” katanya.

Menurutnya, peran wartawan sangat vital dalam mendukung kesuksesan program TMMD. “Mereka bukan hanya melaporkan, tetapi juga membangun narasi kebersamaan antara TNI dan rakyat. Hal ini sejalan dengan tujuan TMMD untuk memperkuat kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam mensukseska program pembangunan daerah,” tuturnya.

Ia pun berharap, raihan ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.

“Semoga pencapaian ini menjadi pemicu semangat untuk lebih baik lagi di TMMD berikutnya ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, La Ode Haliqfat wartawan Media Cetak yang karyanya turut mengantarkan Kodim 1431/Bombana meraih juara, mengungkapkan rasa bangganya bisa hadir langsung di Mabesad.

“Saya tidak menyangka bisa menginjakkan kaki di sini berkat karya jurnalistik. Ini pengalaman yang luar biasa,” ujarnya dengan penuh haru.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Dandim dan jajaran Kodim Bombana yang telah banyak membantu selama proses peliputan di lapangan.

“Terima kasih kepada Dandim dan seluruh personel Kodim 1431/Bombana atas bantuan dan dukungannya selama pelaksanaan TMMD. Tanpa mereka, karya ini tidak akan lahir,” katanya.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI dan media dapat membawa dampak besar, tidak hanya dalam pembangunan fisik di daerah, tetapi juga dalam membangun kesadaran publik tentang pentingnya kebersamaan.

TMMD ke-124 tahun 2025 sendiri dilaksanakan secara serentak oleh 50 Kodim di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk media, dalam mendukung pembangunan di daerah tertinggal dan memperkuat sinergi TNI-rakyat. (Pen)




Sosialisasi Kanker di Kodim 1431/Bombana, Edukasi Kesehatan untuk Prajurit dan Keluarga

Bombana, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana menggelar kegiatan sosialisasi kanker dan tumor bagi Personel dan Persit di Makodim, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Senin (30/6). Kegiatan yang berlangsung di Aula serba Guna Makodim ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dan menghadirkan dua pemateri, yakni Marlina, S.Kep., Ns. dan Iwan Sanusi, seorang konsultan kesehatan.

Kegiatan dibuka oleh Kapten Cba Heri Iswanto selaku Pasilog Kodim 1431/Bombana. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya pemahaman tentang penyakit kanker, terutama bagi prajurit dan keluarga yang kerap abai terhadap gejala-gejala dini.

“Sosialisasi ini bukan hanya edukatif, tapi juga bentuk perhatian kita terhadap kesehatan keluarga besar Kodim,” ujarnya.

Materi pertama disampaikan oleh Marlina, S.Kep., Ns., yang memaparkan secara rinci tentang kanker prostat, serviks, endometrium, hingga kanker ovarium. Ia menyebutkan bahwa kebiasaan sehari-hari, termasuk pola makan, gaya hidup, dan faktor pekerjaan, sangat memengaruhi risiko terkena kanker.

“Kanker prostat misalnya, rentan terjadi pada pria yang terlalu lama duduk atau sering menahan hasrat biologis,” jelasnya.

Lebih lanjut, Marlina menjelaskan bahwa wanita yang menikah dini, tidak menjaga kebersihan organ reproduksi, atau menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang juga memiliki risiko tinggi terkena kanker rahim.

“Gejala awal seringkali tidak terasa, seperti keputihan berlebih atau nyeri di bagian bawah perut. Deteksi dini sangat penting,” tambahnya.

Kanker payudara juga menjadi sorotan. Marlina menegaskan bahwa tidak hanya wanita, pria pun bisa terkena kanker ini. Ia mengingatkan peserta untuk mewaspadai tanda-tanda seperti benjolan di payudara, kulit mengeras, atau keluarnya cairan dari puting. “Pemeriksaan mandiri dengan metode SADARI dan mamografi rutin sangat dianjurkan,” ucapnya.

Sementara itu, Iwan Sanusi menambahkan bahwa pencegahan kanker dapat dilakukan dari luar dan dalam tubuh. Dari luar melalui pola hidup sehat, olahraga teratur, dan konsumsi makanan berserat. Dari dalam, melalui imunisasi dan konsumsi herbal alami seperti temu putih yang mengandung ribosome inacting protein (RIP). “RIP memiliki khasiat anti kanker dan meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Iwan.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kodim, di antaranya Kapten Inf Syafarauddin (Danramil 1431-01/Rumbia), Kapten Inf Dahlan (Danramil 1431-03/Poleang), Lettu Inf Nyoman Admika (Danunit Intel), serta anggota Persit Cabang LXIV Bombana. Mereka tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi terbuka seputar kanker.

Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, yang dikonfirmasi usai kegiatan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. “Ini bentuk perhatian kami terhadap kesehatan prajurit dan keluarganya. Harapannya, setelah kegiatan ini, seluruh peserta lebih peduli terhadap gaya hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” ujar Dandim.

Ia juga berharap edukasi ini bisa diteruskan hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. “Kami ingin menciptakan budaya hidup sehat dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga prajurit,” tambahnya.

Dengan semangat edukasi dan pencegahan, kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan peserta mengenai bahaya kanker dan pentingnya deteksi dini, sebagai langkah awal perlindungan terhadap penyakit mematikan tersebut. (Pen)




Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bergandeng Tangan dengan Warga Dusun 1 Desa Toburi, Kerja Bakti Bersihkan Pasar

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama aparat desa dan warga Dusun 1 Desa Toburi, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, melaksanakan kerja bakti pembersihan Pasar Rakyat Desa Toburi, Rabu (11/06/2025). Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat menimbulkan risiko banjir.

Serka Zainal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan.

“Pembersihan pasar ini merupakan wujud kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap lingkungan yang bersih dapat mengurangi risiko banjir dan menciptakan suasana yang nyaman,” ujarnya.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, juga memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kerja bakti ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan menjadi tanggung jawab bersama antara aparat dan warga,” katanya.

Kepala Desa Toburi, Rahman, mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Semoga kerja sama ini terus terjalin demi kemajuan desa,” tutupnya.

Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup warga Desa Toburi.




Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan Progam Makan Bergizi dan Berikan Bingkisan Hasanuddin Peduli pada Siswa-siswi Berprestasi di Bombana

Bombana, Sultranet.com – Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi di SDN 33 Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Rabu (4/6). Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan bingkisan Hasanuddin Peduli kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda.

Didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin, Ny. Infita Kamalia, kunjungan tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa dan guru. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh para Guru dan Siswa serta para pejabat TNI dan pemerintah daerah yang turut hadir.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Danrem 143/HO Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto beserta ibu, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, Ketua DPRD Bombana Iskandar, SP, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, PJU Kodam XIV/Hsn, PJU Korem 143/HO, Forkopimda, bersama jajaran OPD dan insan pers Kabupaten Bombana.

Program Makan Bergizi merupakan inisiatif Pemerintah Pusat yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemberian Gizi (SPPG) Yayasan Darul Ilhamiyah Nusantara. Sebanyak 2.442 siswa dari 10 sekolah di Kecamatan Rumbia menjadi penerima manfaat dari kegiatan ini, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

Sekolah-sekolah tersebut antara lain TK Darma Wanita, TK N 21 Doule, TK Tutwuri, SDN 27 Doule, SDN 08 Kasipute, SDN 33 Kasipute, SDN 148 Lampopala, SDN 47 Lameroro, SMPN 02 Rumbia, dan SMAN 03 Bombana. Menu makanan yang diberikan meliputi nasi putih, tumis wortel jagung, ayam kecap, tempe goreng, dan buah pepaya.

Kasatpel SPPG, Riska Purnama Sari, S.Farm, menyebutkan bahwa program ini dirancang untuk menunjang tumbuh kembang anak melalui asupan gizi seimbang serta sebagai langkah nyata dalam mencegah stunting. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh tim dan karyawan yayasan.

 

Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas semangat belajar para siswa. Ia berharap dengan adanya program ini, anak-anak semakin termotivasi untuk berprestasi. “Semoga menjadi anak-anak yang terus berprestasi dan berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya.

Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, turut menyampaikan terima kasih atas kepedulian Kodam XIV/Hasanuddin. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak di Bombana.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Anak-anak tampak senang menikmati makanan bergizi dan merasa dihargai atas pencapaian mereka. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat ini diharapkan terus terjalin demi masa depan generasi yang lebih baik.




Pangdam XIV/Hasanuddin Tutup Program TMMD Ke-124 di Kabupaten Bombana

Bombana, Sultranet.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Kodim 1431/Bombana. Penutupan berlangsung di Pelataran Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/6/2025).

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Windiyatno menyampaikan bahwa TMMD ke-124 telah berjalan selama 30 hari, mulai 6 Mei hingga 4 Juni 2025, dan dilaksanakan secara serentak di empat wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, yaitu Kabupaten Luwu Utara, Wajo, Bantaeng, dan Bombana.

Ia menjelaskan bahwa pelibatan TNI dalam program ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang menugaskan TNI untuk membantu pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

TMMD ke-124 di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin mencakup berbagai sasaran fisik, antara lain peningkatan jalan desa sepanjang 5.000 meter, pembuatan drainase 200 meter, pembangunan 6 unit plat deuker, pengerasan jalan sepanjang 2.100 meter, dan pembangunan 2.100 meter talud.

Penyerahan Laporan Hasil Palaksanaan TMMD dari Dansatgas kepada Bupati Bombana
Penyerahan Laporan Hasil Palaksanaan TMMD dari Dansatgas kepada Bupati Bombana

Selain itu, dilakukan pula pembangunan satu unit embung pertanian, dua unit jembatan, peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2.800 meter, rehabilitasi dua unit tribun, dan renovasi satu unit masjid sebagai bagian dari sasaran fisik utama TMMD.

Program unggulan Kasad juga turut dilaksanakan dalam TMMD ke-124, seperti pembangunan sumur bor di 17 titik, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 6 unit, pembangunan MCK 4 unit, penanaman 2.500 pohon, serta kegiatan pembersihan pasar dan saluran irigasi.

Terkait sasaran nonfisik, TMMD kali ini meliputi penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kesehatan, perikanan, peternakan, kamtibmas, penggunaan media sosial, serta materi tambahan Posyandu dan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Mayjen TNI Windiyatno berharap hasil program TMMD dapat mendorong semangat masyarakat untuk berkembang secara ekonomi dan mampu menghadapi tantangan globalisasi dengan tetap menjaga kebersamaan serta nilai-nilai gotong royong.

Dandim 1431/Bombana Selaku Dansatgas Bacakan Laporan hasil Pelaksanaan TMMD ke 124 Ta. 2025
Dandim 1431/Bombana Selaku Dansatgas Bacakan Laporan hasil Pelaksanaan TMMD ke 124 Ta. 2025

Tema TMMD ke-124, “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah,” dinilai sangat relevan dengan dinamika pembangunan dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Pangdam XIV/Hasanuddin ini juga menyampaikan lima pesan penting kepada seluruh pihak yang terlibat. Pertama, menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat dengan terus hadir dan membantu masyarakat. Kedua, memperkuat budaya gotong royong sebagai benteng terhadap segala bentuk ancaman bangsa.

Ketiga, memelihara hasil TMMD agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan. Keempat, Dansatgas TMMD diminta melakukan evaluasi untuk peningkatan program di masa mendatang. Kelima, ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel Satgas atas dedikasi selama kegiatan berlangsung.

Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P saat di temui di Lokasi Upacara Mengatan sasaran TMMD di Kabupaten Bombana yang terfokus di Kecamatan Matausu, meliputi 13 sasaran fisik utama seperti perbaikan jalan usaha tani, jembatan, deuker, rehab tribun dan masjid.

Pangadam Fofo bersama Forkopimda Kabupaten Bombana
Pangadam Fofo bersama Forkopimda Kabupaten Bombana

Diantara sasaran tersebut adalah perbaikan jalan tani sepanjang 800 meter di Desa Wia-wia dan 2 km di Desa Lamuru, serta pembangunan dan perbaikan jembatan di Desa Morengke dan Kolombi masing-masing sepanjang 5 hingga 6 meter.

Selain itu, direalisasikan pembangunan dan rehabilitasi deuker di tiga desa, rehab tribun di dua desa, serta renovasi dua masjid di Desa Totole dan Morengke sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur desa.

Sasaran nonfisik TMMD di Bombana mencakup lima kegiatan penting: penyuluhan narkoba, bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan lingkungan hidup, serta pelaksanaan program Keluarga Berencana dan kesehatan.

Program unggulan Kasad yang dilaksanakan khusus di Kabupaten Bombana meliputi pembangunan dan rehab rumah tidak layak huni, sumur bor, penanaman pohon di lima desa, pemberian sembako kepada 100 warga kurang mampu dan stunting, serta makan bergizi gratis untuk 100 orang.

Letkol Andi Irfandi menambahkan bahwa keberhasilan TMMD ini tidak terlepas dari kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat yang secara aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan fisik dan nonfisik.

Masyarakat Kecamatan Matausu menyambut baik pelaksanaan TMMD ini karena dampaknya dirasakan langsung, seperti akses jalan tani yang kini lebih mudah dilalui dan jembatan penghubung antar-desa yang kini lebih aman.

Dengan berakhirnya program ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI-rakyat dapat terus terjaga demi terwujudnya masyarakat desa yang lebih sejahtera dan mandiri.




Pangdam XIV/Hasanuddin ke Bombana, Agenda Tutup TMMD ke 124 Ta. 2025

Bombana, Sultranet.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hassanudin, Mayjen TNI Windiyatno, melakukan kunjungan kerja perdananya di wilayah Kodim 1431/Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (3/6/2025).

Kunjungan ini dirangkaikan dengan agenda penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 serta berbagai kegiatan sosial dan pembinaan satuan.

Setibanya di Makodim 1431/Bombana Pangdam disambut dengan pengalungan bunga, tarian adat, dan laporan resmi dari Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P

Pangdam hadir bersama Ketua Persit KCK PD XIV/Hassanudin, Ny. Infita Windiyatno, dan rombongan dari jajaran Kodam dan Korem.

Dalam arahannya kepada seluruh personel Kodim, Mayjen Windiyatno menekankan pentingnya keharmonisan dalam rumah tangga prajurit.

“Sayangi keluarga dan jaga komunikasi yang baik antara suami dan istri agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa berujung perceraian,” ujar Pangdam.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi judi, mendampingi anak-anak dalam meraih cita-cita, serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Jalankan tugas dengan niat ibadah, dan jangan ada gesekan dengan masyarakat maupun instansi lain. Hindari sifat iri hati dan jangan membandingkan hidup dengan orang lain,” pesannya.

Usai pengarahan, Pangdam menyerahkan satu ekor sapi kurban secara simbolis kepada Kodim 1431/Bombana.

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon, peninjauan lahan pembangunan rumah SBSN, serta penandatanganan kesan dan pesan.

Kunjungan ini disambut antusias oleh jajaran Forkopimda Bombana. Turut hadir Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, Kapolres AKBP Wisnu Hadi, Kajari Agung Sugiharto, serta para perwira Kodim dan OPD Kabupaten Bombana.

Sementara Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin juga melakukan pembinaan terhadap anggota Persit Kodim 1431/Bombana dan menyempatkan meninjau hasil pertanian serta budidaya ikan di lingkungan pangkalan Kodim.

Rombongan yang mendampingi Pangdam XIV/Hassanudin dalam kunjungan ini terdiri dari Brigjen TNI R. Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han. (Danrem 143/HO) beserta ibu, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, S.Sos., M.Si., M.Han. (Plh. Asops Kasdam XIV/Hsn) beserta ibu, Kolonel Kav Eko Saptono, S.E., M.M. (Aster Kasdam XIV/Hsn) beserta ibu Letkol Inf Erwinsyah Taupan, S.H., M.Si. (Kasi Ops Kasrem 143/HO), Letkol Inf Muhamad Jafar (Kasi Ter Kasrem 143/HO) beserta ibu, Kolonel Arm Gatot Awan Febrianto, S.Sos., M.Han. (Kapen Dam XIV/Hsn) beserta ibu

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi TNI dan Pemda Kabupaten Bombana, sekaligus penguatan internal Kodim dalam membina wilayah teritorialnya ke depannya.




Rasa Haru selimuti Keluarga Salmawati, RTLH-nya Rampung 100 Persen dan Siap Ditempati

Bombana, Sultranet.com – Kebahagiaan tak terbendung dirasakan keluarga Salmawati, warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) miliknya yang selama ini ia tempati bertahun-tahun kini telah rampung direnovasi dan siap dihuni. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana yang pengerjaannya telah mencapai 100 persen, Senin (2/6/2025).

Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama solid antara Satgas TMMD dan masyarakat.

“Pada hari ke-27 pelaksanaan TMMD, kami berhasil menyelesaikan pembangunan RTLH secara keseluruhan. Ini tidak lepas dari semangat gotong royong yang luar biasa,” ujar Letkol Andi Irfandi.

Pembangunan RTLH menjadi salah satu fokus kegiatan fisik TMMD di wilayah Kodim 1431/Bombana. Proyek ini ditujukan untuk membantu warga kurang mampu agar dapat memiliki hunian yang layak, sehat, dan aman. Rumah Salmawati menjadi simbol nyata keberhasilan program tersebut.

“Semangat dan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat sangat terlihat selama pelaksanaan. Pekerjaan berjalan lancar, tanpa hambatan, dan rumah pun bisa langsung ditempati,” tambahnya.

Salmawati, penerima manfaat program TMMD, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Air mata haru mengiringi saat ia melihat rumah barunya berdiri kokoh menggantikan bangunan lamanya yang sudah rapuh dan tak layak huni.

“Kami sangat bersyukur. Sudah lama tinggal di rumah yang hampir roboh, tapi tidak punya biaya untuk memperbaikinya,” ucap Salmawati.

Ia mengungkapkan bahwa bantuan dari TNI bagaikan jawaban atas doa-doa panjang keluarganya.

“Begitu dapat kabar rumah kami akan diperbaiki oleh bapak-bapak TNI, kami langsung sujud syukur. Ini berkah yang tak ternilai,” tambahnya dengan mata berkaca-kaca.

Program TMMD ke-124 bukan sekadar pembangunan fisik, namun juga menjadi bentuk kepedulian nyata TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui program ini, kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa, menyentuh hati dan mengubah kehidupan warga yang membutuhkan.